Connect with us

Locafest.co.id

:: Confession ::

Curhatku

:: Confession ::

Aku.
Biasanya tidak tertarik dengan apa yang dikatakan orang lain.
Karena itu saya berusaha menghindarinya.
Aku tidak blogging ke blog lain untuk melihat reaksi fans pada drama yang sama, tapi malam ini seseorang memberitahuku.


Aku ingat saya pernah tersesat kesana dan saya tidak meninggalkan jejak apapun, tapi saya sempat menyinggung blog-nya ditulisanku.
Tapi yang saya permasalahkan yaitu komentar di postingannya. Sama sekali bukan bloggernya, alasannya yaitu kita sama-sama tahu kalau kita ingin menuliskan sesuatu perihal pkikiran kita. Karena nggak gampang dalam menciptakan satu postingan.
Tapi komentar readernya benar-benar mengejutkanku.

Ya.
Aku tahu perang ini bahkan semakin panas sesudah dramanya berakhir.
Aku tahu saya pernah menuliskan komentar buruk di beberapa postinganku, tapi seingatku, saya hanya menuliskan perihal karakter, bukan aktornya. Dan lagi, itu sebelum drama tersebut berakhir.
Setelah drama itu berakhir, saya menyampaikan kekecewaanku dengan goresan pena ketidakpuasan yang menyinggung banyak orang.
Aku berfikir harusnya beberapa orang akan mengerti, alasannya yaitu drama itu gres berakhir, luka ini masih mengeluarkan darah, tentu saja, saya menulis ibarat itu.

Tapi maaf, saya tidak pernah mem-bash aktor. Karena saya selalu berusaha membicarakan karakternya.
Aku bahkan mencoba mengabaikan yang menjelek-jelekkan pemain drama yang saya sukai.

Sekarang, drama ini sudah berakhir hampir sebulan.
Kita sudah tahu endingnya.
Ya. Itu endingnya.
Masalah mendapatkan atau tidak, kembali saya katakan, itu yaitu problem pribadi.
Yang merasa menyukai endingnya, saya pikir ada baiknya berbahagia, menceritakan perihal pasangan mereka dan lain-lain, tapi kenapa malah menambah luka ke tim yang terluka?

Aku sudah sering menyampaikan kalau saya memang tidak bisa masuk ke dalam endingnya. Karena ya memang itu yang saya rasakan. Tapi saya bisa mengerti, meski saya masih tidak terima dengan beberapa hal yang tidak perlu saya sebutkan lagi.
Apakah kalian mau 100000000000x mengatakannya, saya masih tidak bisa menerimanya, alasannya yaitu apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan berbeda dengan kalian.

Karena itu saya sangat mengharapkan untuk menghargai pendapat orang lain.
Karena drama ini sudah berakhir. Beda ceritanya kalau drama ini belum berakhir, maka perang sepanas apapun ya silakan, toh masih belum ada alhasil kan?
Tapi drama ini sudah berakhir. Makara itu keputusan masing-masing tim ingin ngapain kan?

Bagi yang belum menerimanya, kami menikmati dengan apa yang kami lakukan.
Aku berusaha menghindari percakapan yang menjelekkan aktor, karenanya saya nggak pernah menjawab komentar siapapun yang mem-bash aktor. Karena mereka hanya pemain drama yang melaksanakan tugas sesuai script.

Aku jujur saja sangat terluka ketika kalian menyampaikan saya ‘TIDAK WARAS’.
Lalu, apakah kalian WARAS?
Kita sama-sama delulu, kita sama-sama menunggu momen pasangan kita dan kita mengiterpretasikannya dengan cara yang berbeda, salah satunya saya yang menulis di blog ini.

Aku menulis momen fansign di blog-ku. Aku SENGAJA menulis hanya bab Jung Hwan dan Deok Sun / Hyeri dan Ryu Jun Yeol.
Kalian tau mengapa? Karena saya nggak mau shipping war lagi. Dan alasan lainnya yaitu alasan hati. Karena saya tidak mau melihat lovey dovey pasangan lain.

Aku tahu dan saya sadar kok, di fansign ada BUANYAK momen Park Bo Gum dan Hyeri. Karena itu dalam goresan pena sebelumnya saya menyampaikan kalau saya nggak punya impian terlalu tinggi dan ya, saya memang murung awalnya.
Makanya ketika momen Jun Yeol dan Hyeri muncul, saya menyampaikan kalau itu ‘little moment’. Karena momen mereka memang sedikit, tapi setidaknya itu bisa menciptakan saya bahagia. Dan bukan cuma aku, ada banyak Tim Jung Hwan yang juga senang karenanya.

Itu hanya momen kecil. Dan saya mengakuinya. Momen kecil.
Tapi apakah saya dihentikan menuliskan apa yang saya pikirkan mengenai momen kecil itu.
Kalian menyampaikan saya tidak waras dan bermulut besar, membesar-besarkan sesuatu, mempengaruhi pembaca dan lain sebagainya.

Aku sudah menyampaikan jauh-jauh hari.
Kalau tidak suka ya jangan dibaca toh.
Tapi ya mau bagaimana lagi kalau kalian kepo dengan perkembangan hati tim Jung Hwan.
Jujur saja, kalau aku, saya bahkan tidak mengintip lembaga lain yang tidak satu tim, aku  tidak membaca blog lain, saya tidak mau buang waktu mengintip sana dan sini, alasannya yaitu saya punya sahabat untuk menyebarkan kegelisahan hati sesama tim.

Well, saya sudah ada di dunia blogger semenjak tahun 2009. Dan jujur saja, ini yang terparah.
Blog ku sebelumnya di hapus dan saya pikir saya akan keluar dari dunia blogger, tapi alhasil saya ada disini lagi. Aku nggak tau kenapa fanwar kali ini benar-benar sangat mengerikan.
Padahal dramanya sudah berakhir dan yang senang entah kenapa tidak bisa senang dengan pasangan mereka dan malah menghina pasangan lain, momen pasangan lain dan tim yang mendukungnya.

Ryu Jun Yeol.
Itu benar beliau 30 tahun. Lalu apa yang salah dengan usia itu disaat beliau masih bersinar?
Usia bukan menjadi masalah, kalian akan menyadarinya ketika pikiran kalian menjadi dewasa.
Mungkin kalian pikir kenapa kami menyukai laki-laki ibarat dia, tapi ada banyak alasan untuk menyukai seseorang.
Aku akui, bahkan Jun Yeol mengakui kalau beliau tidak tampan, ia bahkan menyampaikan kalau beliau jelek, tapi kalian akan tahu bagaimana rasanya menyukai seseorang dengan tidak melihat fisik tapi hati.
Saat kalian menyukai seseorang dari sifat-nya, maka kalian akan menemukan beliau lebih menarik.

Aku tidak menyalahkan yang menyukai seseorang dari fisik. Karena bagaimana pun itu yaitu hal pertama yang menciptakan seseorang jatuh hati. Karena saya juga pernah merasakannya, menyukai seseorang alasannya yaitu beliau tampan. Aku sering menyukai pemain drama ibarat itu kok, damai saja. Karena saya juga menyukai Kim Soo Hyun, Song Joong Ki dan pemain drama lainnya alasannya yaitu wajahnya, wkwkkwkwkw. Tapi saya tidak menjadi fangirl mereka.
Aku menyukainya sebatas itu saja.

Aku sangat kecewa dengan penghinaan itu.
Tapi ya sudah lah.
Terima kasih bagi teman-teman pembaca yang sudah menghibur.

Sekali lagi saya ingatkan, drama ini sudah berakhir, sebelumnya, saya mungkin pernah menyampaikan hal buruk sebelum drama ini berakhir, saya minta maaf, Karena saya sangat terpengaruh dengan drama ini, jadi masuk akal saja kita tidak menyukai sesuatu.
Bubble sesudah drama ini berakhir juga saya akui, beberapa hari saya menangis alasannya yaitu tidak berpengaruh dengan endingnya. Dan saya menuangkan semuanya lewat tulisan, semua perasaanku, semua yang saya rasakan dan ingin saya curahkan.
Itu yaitu pendapat pribadiku.

Ya.
Blogger tak waras ini akan terus menulis.
Selama masih ada kesempatan, selama masih ada waktu, selama jari masih bisa menekan keyboard, selama jiwa ini masih ingin membagikan sesuatu.
Gaya menulisku tidak akan berubah, saya menulis dengan caraku sendiri, dengan bahasa-ku sendiri. Jika kalian suka blogging, kalian bisa menemukan perbedaannya.
Aku yaitu tipe yang kalau suka akan sesuatu akan menulis perihal hal itu hingga saya bosan hingga saya menemukan hal gres yang saya sukai.
Aku nggak akan pernah berubah.
Karena dalam setiap tulisanku saya akan terus menyisipkan apa yang saya pikirkan.
Makara kalau kalian pikir saya gila, maka sebaiknya kalian tidak membaca tulisanku kalau nggak ingin ketularan gila.

Aku sangat menyayangi menulis, alasannya yaitu itu saya berharap saya akan terus melakukannya tanpa memikirkan haters yang terus berbicara di belakang.
Aku tidak tahu ternyata hatiku terlalu lemah.
Aku bahkan menangis malam ini.
Tapi alasannya yaitu sumbangan semuanya saya bisa tersenyum lagi.

Gwenchana!!!
Youth Over Flowers Afrika akan segera datang!
Reply 1988 Konser juga akan segera memenuhi time line kita! Excited.
Kita tetap menyayangi Kim Jung Hwan dan Sung Deok Sun kan?
Kita hebat!
Cinta kita tak terkalahkan, meski kapal kita tenggelam tapi kita tetap bersatu untuk berbahagia dengan cara kita sendiri 🙂

YOU.
YES.
YOU.
I love you…
share to love…
Oppa say love your self 🙂

Continue Reading

More in Curhatku

To Top