Connect with us

Locafest.co.id

[Recap] G00n Ju Episode 2

Goon Ju

[Recap] G00n Ju Episode 2

Memasuki episode 2, plot Goon Ju tampaknya sedikit lambat, masuk akal aja sih, yang episode 1 masih perkenalan jadi terasa cepat berlalu.
Tapi saya rasa mereka menjelaskan dengan baik di episode 2 ini, apa yang sesungguhnya terjadi di Joseon sehingga putera mahkota yang tidak tahu apa-apa mulai menyadarinya.
Dan saya kesulitan alasannya ialah ada dua Lee Sun disini. Kaprikornus saya akan memanggil Yoo Seung Hoo dengan Lee Sun atau putera mahkota, sementara Myung Soo, saya akan menulisnya dengan Lee Seon XD

Di ending episode 1 kemarin, alhasil OTP kita bertemu, tapi ternyata mereka tidak ada interaksi sama sekali pas itu. Karena merasa terdesak, Lee Sun pribadi lari meninggalkannya. Dan ia masih dikejar anak buahnya DAe Mok hingga alhasil seseorang menarik tangannya dan itu ialah Han Ga Eun (Kim So Hyun) yang berhasil menyembunyikan Lee Sun dalam tandu. Pengejar sempat curiga sih, tapi lucu juga mereka pribadi percaya kalau yang sembunyi di dalam ialah ibu-ibu  HAHAHAHAHA.
Ga Eun cukup usang memandangi wajah Lee Sun jadi Lee Sun bertanya apakah ia setampan itu HAHAHA, ia menyampaikan gres kali ini ada yang memandangnya selama itu. Lee Sun berterima kasih alasannya ialah Ga Eun sudah menyelamatkannya.

 
 

Tapi alasannya ialah Sun tidak tahu jalan, ia berakhir dengan mengikuti Ga Eun sehingga Ga Eun resah kenapa Sun mengikutinya. Sun terus bicara banmal pada Ga Eun dan menciptakan Ga Eun kesal alasannya ialah ini pertemuan pertama mereka. Mereka berdua kemudian berkenalan dan Sun berbohong menyampaikan namanya ialah Chun Soo dari organisasi sastra.
Ga Eun sangat tertarik alasannya ialah itu artinya Sun membaca banyak buku, Ga Eun kemudian mulai menanyakan apakah Sun pernah baca buku ini dan itu, kita sanggup melihat kalau Ga Eun ialah gadis yang hobi membaca.
Sun bahkan memperlihatkan buku langka miliknya yang ia bawa dan Ga Eun benar-benar bahagia alasannya ialah itu buku yang tidak pernah ia baca. Buku itu rusak alasannya ialah tadi kena panah anak buah Dae Mok dan Sun khawatir alasannya ialah itu buku untuk Woo Bo. Mendengar nama Woo Bo, Ga Eun mengenalinya, alasannya ialah Woo Bo ialah gurunya. Sun terkejut mendengar itu dan berfikir mereka sanggup kesana bersama-sama.

Dalam perjalanan kesana, mereka berhenti di sebuah rumah, tapi Sun tidak ikut, ia menunggu di jalan. Rumah itu ialah rumah Lee Seon yang tadi bertengkar dengan Sun. Ia dimarahi oleh ayahnya yang bekerja sebagai pengantar air dari Biro Pasokan Air alasannya ialah ia menciptakan masalah.
Seon ialah salah satu murid Woo Bo, bersama Ga Eun. Tapi ayahnya tidak suka kalau Seon belajar, alasannya ialah untuk orang menyerupai mereka hal itu tidak ada gunanya. Tapi Ga Eun membela Seon, alasannya ialah Seon itu sangat pintar, sekali lihat, Seon sudah sanggup menghafal semuanya. Keluarga Seon kelihatan sangat menyukai Ga Eun jadi mereka tak sanggup menolak Ga Eun yang tiba membawa Seon ke daerah guru Woo Bo.
Sementara itu Sun yang menunggu bertemu dengan seorang laki-laki mabuk yang bertanya ini dimana dan bahkan menuduh Sun mennghabiskan minumannya.
Saat Ga Eun membawa Seon menemui Sun, keduanya cukup kaget alasannya ialah mereka bertemu sebelumnya. Tapi Ga Eun tidak peduli dan menyuruh mereka mengikutinya.

Ga Eun, Sun dan Seon tiba di rumah Woo Bo dan menciptakan Sun tidak percaya kalau itu rumah woo Bo alasannya ialah tampak buruk sekali, yang ia cari ialah seorang bangsawan. Dan alangkah kagetnya ia dikala melihat laki-laki mabuk yang tadi ternyata guru Woo Bo yang dimaksud Ga Eun. Sun makin tidak percaya.
Dengan ragu Sun mengeluarkan buku yang ia bawa dan Woo Bo sangat tertarik dengan buku itu, tapi tentu saja Sun tidak mau menyerahkannya sebelum Woo Bo menjawab pertanyaannya.
Woo Bo tampaknya tahu kalau Sun ialah putera mahkota jadi ia menyuruh Ga Eun dan Seon keluar. Saat mereka berdua saja, Sun bertanya apakah Woo Bo tahu alasan kenapa putera mahkota mengenakan topeng dan Woo Bo balik bertanya apakah Sun tahu organisasi yang berjulukan Pyun Soo.
Sun tentu saja kesal alasannya ialah ia yang bertanya duluan. Woo Bo menyampaikan ia akan memperlihatkan petunjuk sebelum menjawab pertanyaan Sun, sungai dua kali lebih tinggi tahun ini (curah hujan sangat tinggi tahun ini), tapi kenapa sumur mengering? Jika kamu tahu jawabannya maka saya akan menjawab pertanyaanmu.
Sun tidak tahu jawabannya, jadi ia kesal.

Ketiganya pulang dikala hari gelap dan Ga Eun bertanya lagi kenapa Sun terus mengikutinya. Sun menyampaikan ia belum menemukan jawabannya, jadi ia harus menemukannya sebelum ia pulang. Karena itu ia akan menginap di rumah Ga Eun.
Mendengar itu, Seon tentu saja murka dan mulai menyampaikan Sun tidak sopan pada Ga Eun, meski ia rakyat jelata, ia bahkan lebih tahu susila dari Sun. Keduanya sempat langgar lisan dan bertengkar, mereka terjatuh dari bukit kecil. Keduanya hampir saling pikil dan Ga Eun segera menghentikan mereka dengan memanggil nama Seon. Sun terkejut alasannya ialah nama rakyat jelata itu sama dengan namanya, ia tertawa. Kemarahannya pribadi hilang dan menyampaikan kalau ini pertama kalinya ia bertengkar dengan anak sebayanya.
Dan kemudian perhatian mereka teralih alasannya ialah banyak kunang-kunang disana. Suasana jadi romantis, untuk Sun dan Ga Eun yang saling memandang. Sementara Seon menatap keduanya dengan khawatir, alasannya ialah ia juga menyukai Ga Eun.
Aku suka banged adegan ini XD Salah satu adegan fav saya di episode ini, mana ostnya yang nyanyi ialah Bolbbalgan4 XD

Mereka bertiga kembali pulang bahu-membahu sambil ngobrol. Disana Sun tahu kalau mencar ilmu sanggup menciptakan hati seseorang berdegup kencang, Seon menyampaikan itu padanya, meski ia tak akan sanggup ikut ujian negara dan lain sebagainya, tapi ia tetap ingin mencar ilmu untuk memperbaiki dirinya.
Tapi kemudian pembicaraan mereka berhenti dikala Ga Eun berteriak. Ternyata ibu Seon sedang hamil (sumpah tadi pas ibunya  muncul saya ga memperhatikan HAHAHHAHAH), dan akan melahirkan. Semuanya panik, tapi mereka tidak punya air sama sekali.
Seon resah apa yang harus ia lakukan, Sun mengajak ke daerah sumber air, tapi Seon menyampaikan jam segini sudah tutup. Sun masih tidak mengerti kalau air disana di perjual belikan. Ga Eun menyampaikan ia akan melaksanakan sesuatu.
Ketiganya pergi ke Balai Pasokan Air, dan tentu saja mereka tak dibiarkan masuk. Sun masih tidak mengerti apa yang terjadi, ia hampir saja menyampaikan kalau ia ialah putera mahkota, tapi untung ayah Seon tiba dan membayar si penjaga semoga ia dibiarkan masuk tapi ujung-ujungnya ayah Seon mencuri satu baskom air.
Saat itu si anak buah Dae Mok yang mengurus balai pasokan air muncul, orang yang mengejar Sun kemarin bersama Hwa Gun dan ayahnya. Hwa Gun melihat Sun dan mengenalinya dikala Sun alasannya ialah luka di leher Sun (saat pertemuan pertama mereka, Hwa Gun sempat menusuk leher Sun dan ada bekas luka disana), Seon dan Ga Eun kabur dari sana.

Ibu Seon melahirkan seorang puteri (yang tiba-tiba udah gede banged hahahhaha) dan ayahnya menamainya ‘kkomuri’. Mereka satu per satu gantian menggendongnya.
Woo Bo juga ada disana dan ia khawatir apa yang akan terjadi pada ayah Seon alasannya ialah sudah mencuri air. Ayah menyampaikan kalau ia tak apa-apa, besok palingan ia akan membayar mereka 2 kali lipat.

Sementara itu Raja dan pengawal heboh alasannya ialah putera mahkota menghilang. Yang tahu akan hal itu hanya Raja, pengawal dan kasim raja. Mereka merahasiakan hal itu dan melaksanakan upacara menyerupai biasanya. Untuk menciptakan semuanya tidak curiga, kasim raja tetap menggunakan topeng pangeran, Raja meminta anak pengawal untuk mencari Sun, kalau ada yang curiga maka katakan saja yang hilang ialah kasim putera mahkota.
Anak pengawal istana ialah Lee Chung Won (Shin Hyun Soo). Ia mengenal putera mahkota meski ia tak melihat wajah putera mahkota, mereka berdua sering main bersama. Kaprikornus raja menyuruhnya mencari dengan mengandalkan pendengarannya.
IA sempat melihat Sun dkk di Balai Pasokan Air dan menyerupai mengenali bunyi Sun tapi ia ragu. Meski alhasil ia kembali ke sana untuk menanyakan pada pengawal tadi kemana 3 orang tadi pergi.
Hal itu dilihat oleh Hwa Gun dan ia jadi makin yakin kalau yang tadi ialah putera mahkota.

Hwa Gun ini jahat banged sumpah deh -___-
Aku nggak tahu niatnya kolam atau bagaimana, tapi ia mencoba memperlihatkan petunjuk pada kakeknya kalau putera mahkota menghilang. Setelah kakeknya menyuruh salah satu pengawalnya mengecek dan yakin kalau yang ada di kamar bukan putera mahkota, Hwa Gun makin yakin dan tampaknya ia ingin mencari putera mahkota tapi ia tak tahu kemana, jadi ia memanfaatkan pengawal kakeknya, untuk mencari putera mahkota.
Ia menyuruh orang yang di panggil Gon itu untuk menemukan pengawal putera mahkota dan menyuruhnya melapor padanya alasannya ialah putera mahkota niscaya akan disana nantinya.

Sun masih belum mengalah menanyai Woo Bo dan Woo Bo menjelaskan kenapa putera mahkota mengenakan topeng dengan perumpamaan seekor naga yang murka kalau sisiknya diganggu. Bagi seorang raja hal yang penting ialah pangerannya, jadi pada dasarnya Raja menyembunyikan pangeran alasannya ialah ia melindungi pangeran. Sun masih tidak mengerti kenapa putera mahkota harus bersembunyi alasannya ialah seorang putera mahkota harus melindungi rakyatnya.
Woo Bo menyampaikan melaksanakan sesuatu tanpa berfikir sama saja dengan sia-sia, ia bertanya apakah putera mahkota punya keberanian melaksanakan itu? ia bukan apa-apa melainkan bunga yang terus dimanjakan sepanjang hidupnya, ia tidak tahu apa-apa dan mau melindungi rakyatnya?
Sun termangu mendengarnya. Saat Woo Bo pergi, Woo Bo menyuruh Sun kembali mengenakan topengnya dan Sun terkejut alasannya ialah itu artinya Woo Bo tahu ia putera mahkota.
*Well, masuk akal sih Woo Bo tahu, alasannya ialah Sun membawa buku langka, satu satunya di dunia dan hanya ada diistana, dan mungkin yang sanggup masuk ke sana dan membacanya hanya keluarga kerajaan.

Sementara itu Chung Won sudah tiba di rumah Seon dan bertemu ayah Seon, ia menanyakan kemana perginya laki-laki tadi, Chung Won menyampaikan kalau itu ialah adiknya dan ayah menjawab kalau laki-laki itu akan  tidur di rumah Ga Eun.
Dan benar saja Sun akan tidur disana malam ini, tamu yang malah minta dimasakkan ayam AHHAHAHHAHA. Ga Eun kesal banged padanya. Ayah Ga Eun kelihatannya ga murka anaknya membawa seorang laki-laki ke rumah dan malah menyuruhnya memasakkan ayam.
Saat keduanya merebus ayam, Sun bertanya pada Ga Eun bagaimana pendapatnya, apakah lebih baik menggunakan topeng atau tidak. Tapi Ga Eun tidak mengerti. Sun kemudian menciptakan perumpamaan seekor ayam di kandang, apakah lebih baik di sangkar atau hidup di luar.
Ga Eun sendiri menyampaikan meski ayam itu di kurung, belum tentu ia akan selamat dari kematian, menyerupai yang mereka lakukan sekarang, tidak tahu kapan mereka akan diambil dan dimasak, menurutnya hidup ayam akan lebih bebas kalau diluar kandang. Ia menyampaikan ungkapan favorite guru Woo Bo ‘Jika kamu tidak menanggung rasa sakit dan mencoba yang paling sulit, maka kamu tidak akan pernah mencapai kebebasan sejati’. Kalau itu dirinya, tentu saja ia tidak akan suka di kurung dan lebih suka bebas di luar.
Sun menyukai balasan Ga Eun dan keduanya berakhir dengan tatap-tapan HAHAHAHHAHAHAHA Romantis sih, tapi keduanya terlalu sering tatapan di episode ini, pas awal, di tandu, kunang-kunang dan ini XD

Sun tampaknya memang sudah tertarik dengan Ga Eun, ia bahkan bertanya apakah Ga Eun sudah bertunangan atau mempunyai seorang pria.
Ga Eun terlihat aib alasannya ialah Sun menanyakan hal itu tiba-tiba dan melihat reaksi Ga Eun, Sun tahu Ga Eun masih free. Ia bahagia sekali. EAAAAAAAAAA!!!!
Benih-benih cinta tiba sangat cepat XD
DAn dikala makan malam bersama ayah, ayah sudah tahu kalau terjadi sesuatu diantara mereka, apalagi puterinya tak biasanya memanggang ayam, malam ini malah menyajikan ayam panggang. Ia bahkan menyuruh Sun sering-sering mampir EAAAAA!!! Udah sanggup restu mertua HAHHAHAHAHAHA
Aku suka keduanya kelihatan malu-malu gitu XD

Si jahat Hwa Gon demi menemukan putera mahkota ingin menciptakan kekacauan, ia menyuruh penjaga Biro Pasokan Air, laki-laki yang mengejar Sun) yang ternyata namanya TAe Ho ini untuk melaksanakan sesuatu pada laki-laki yang mencuri air itu, kalau tidak ia akan melpor kejadian ini pada kakeknya.
Dan keesokan harinya Seon panik, ia tiba ke rumah ayah Ga Eun untuk meminta sumbangan alasannya ialah ayahnya di tangkap. TApi ayah Ga Eun ragu, alasannya ialah berdasarkan aturan dan keputusan raja, raja memberi wewenang penuh pada Biro Pasukan Air untuk menjalankan sanksi mereka sendiri kalau ada masalah.
Seon tetap memohon pada ayah Ga Eun alasannya ialah mereka akan memotong tangan ayahnya alasannya ialah mencuri air semalam, tentu saja bagi Sun itu terlalu kejam untuk sanksi mencuri seember air sementara ayah Ga Eun terus membicarakan aturan dan Sun kesal alasannya ialah nyawa seseorang di ujung tanduk ayah Ga Eun masih membicarakan mengenai aturan disini. Ia meminta ayah Ga Eun menyelamatkan ayah Seon sesuai hukum, setidaknya kalau menghukum sesuai aturan yang ada, alasannya ialah kalau memotong tangan hanya alasannya ialah mencuri seember air terlalu kejam baginya.
(Well, 11 12 sih sama aturan sekarang, nenek yang mencuri apa gitu kemaren hukumannya beberapa tahun penjara, nah yang mencuri duit negara? Hmmmmmmmmmm)

Ayah Ga Eun alhasil setuju. Sementara di agen pasokan air, mereka bersiap memebri sanksi pada ayah Seon meski ayah memohon alasannya ialah ia hanya mencuri seember air demi istrinya yang akan melahirkan. Tae Ho tidak mau mendengarkan dan sempurna dikala tangan ayah akan di potong. Ayah Ga Eun dan pengawalnya masuk.
Ayah Ga Eun meminta mereka membawa ayah Seon alasannya ialah kantor pengadilan akan mengurus ayah Seon. Tae Ho mengingatkan kalau yang berafiliasi dengan Biro Pasukan Air, mereka berhak melaksanakan persidangan sendiri. Tapi ayah Ga Eun mencoba menghadapinya dengan hening menyampaikan yang dicuri ayah Seon ialah air higienis yang ada dalam kendalinya jadi masuk akal kalau kantor pengadilan ibu kota yang mengurusnya.
TAe Ho mengingatkan ayah Ga Eun alasannya ialah sudah melanggar batas tapi ayah Ga Eun tak gentar dan menyuruh pengawal membawa tersangka.
Seon, Sun dan Ga Eun lega, mereka dan para warga mengikuti dari belakang. Hwa Gun sudah disana menunggu SUn, tapi dikala ia akan menemui Sun, ternyata Sun menghilang.

Sun ditangkap oleh Chung Won dan Sun terkejut alasannya ialah Chung Won mengenalinya. Chung Won mengingatkan Sun betapa berbahayanya berkeliaran menyerupai ini. Ia akan membawa Sun kembali ke daerah raja tapi Sun menolak, ia masih punya hal yang harus ia lakukan. Ia tidak sanggup berhenti sekarang.

Sementara itu di kantor pengadilan, Tae Ho masih belum mengalah dan menyampaikan kalau ayah Ga Eun, hakim Han sudah melanggar perintah raja, Karena raja sendiri yang membentuk Biro Pasukan Air dan memberi wewenang aturan juga pada mereka, kali ini hakim Han benar-benar salah. Para rakyat tentu tidak oke dengan hal itu, mereka lebih oke ayah Seon dieksekusi oleh kantor kejaksaan.
Tiba-tiba hakim kepala tiba dan ia kelihatan malas banged berurusan dengan Biro Pasukan Air, jadi ia menyuruh Biro Pasukan Air membawa tersangka, dan mereka sanggup menghukumnya sesuai harapan Biro Pasukan Air. semuanya khawatir, dikala ayah seon akan dibawa, tiba-tiba ada yang menyuruh berhenti.
Putera Mahkota Lee Sun disana dengan topengnya. Semuanya terkejut. Mereka mengusut apakah itu putera mahkota orisinil dan mengecek giok tanda putera mahkota yang hanya ada satu di Joseon, menunjukan kalau ia benar-benar putera mahkota. Semuanya membungkuk.

Putera MAhkota mendekati Tae Hoo dan melempar gioknya, Tae Ho mengambil dan akan memperlihatkan pada Sun, tapi Sun bertanya, menurutmu kalau giok itu ada ditanganmu maka memilikinya?
Tentu saja Tae Ho berkata tidak. Sun mengingatkan kalau hujan jatuh dari langit, air ialah pemberian dewa, bukan milik siapa-siapa, tidak ada yang boleh mempunyai air secara pribadi. Ia juga mengingatkan hakim kepala mengenai tindakan hakim, hakim mengingatkan kalau itu ialah perintah raja sendiri. Sun tidak peduli, menurutnya seorang hakim harus melindungi rakyat bukan menghukumnya dan ia meminta ayah Seon dibebaskan. Semuanya lega mendengar itu dan mulai menyembah putera mahkota yang rendah hati.
Ga Eun sangat bahagia mendengarnya, Sun sempat menatap ke arah Ga Eun sebentar. Sementara itu Hwa Gun juga terpesona pada Sun dan bahkan sudah menyampaikan kalau putera mahkota ialah miliknya -___-

Lee Sun masih di kantor pengadilan bersama Chung Won, tadi Chung won menyuruhnya menggunakan pakaian itu dan ia sudah melakukannya tapi kini ia akan melepasnya dan Chung Won melarang, alasannya ialah semua orang tahu putera mahkota disana dan kalau tiba-tiba menghilang maka akan sangat gawat.
Sementara itu ada seorang penyelidik / pegawai pengadilan dan mondar mandir di depan pintu, ragu untuk masuk hingga alhasil Chung Won merasa ada yang mencurigakan di luar dan hampir menebas lehernya HAHHAHAHA
Orang itu tiba memperlihatkan laporan pribadinya pada putera mahkota, selama ini ia rahasia melaksanakan penyelidikan mengenai air di Joseon dan merasa ada yang aneh. Curah hujan 2 kali dari tahun kemarin tapi anehnya kekeringan yang mereka alami malah 2 kali lebih parah dari kemarau tahun kemarin. Ia curiga ada sesuatu yang terjadi.
Sun tidak mengerti kenapa orang itu melapor padanya bukannya pribadi pada kantor. Tapi orang itu menyampaikan percuma kalau melapor di kantor alasannya ialah ini berkaitan dengan Biro Pasukan Air, tidak ada yang berani.
Sun berfikir lagi dan memang merasa ada yang asing dan tampaknya mereka curiga ada yang sengaja mengosongkan sumber air atau sesuatu menyerupai itu.
Ia tak sanggup mengurus ini secara pribadi jadi akan meminta sumbangan ayah Ga Eun. Saat Chung Won memanggil ayah Ga Eun, Sun malah kabur. Ia hanya meninggalkan sebuah surat perintah pada ayah Ga Eun dan ayah Ga Eun oke melakukannya.

Hwa Gun masih menunggu Sun di luar kantor pengadilan dan begitu melihat Sun, ia terlihat senang. Gon ada bersamanya dan menunjuk seseorang yang lain, menyampaikan kalai itu ialah putera mahkota.
Gon mengejar orang yang dimaksud sementara Hwa Gun mengejar putera mahkota yang asli.
Tapi Gon pribadi menyadari Hwa Gun bohong padanya, alasannya ialah ia melihat Chung Won yang mencari putera mahkota berselisih dengan orang yang mereka ikuti tapi Chung Won mengabaikannya.
Mereka pribadi melapor pada Dae Mok mengenai hal ini, bahwa Hwa Gun berbohong pada mereka dan menyembunyikan putera mahkota. Dae Mok bingung.
Sementara itu Dae Mok ingin Tae Ho memberi pelajaran pada laki-laki pencuri air itu sebagai peringatan pada warga lainnya.
Hwa Gun sendiri akan menemui Sun dan ia bangkit di hadapan Sun yang menatap senyum padanya. Ia pikir Sun senyum padanya dan berlari ke arahnya, ternyata Sun berlari ke arah Ga Eun yang ada di belakangnya.
Hwa Gun yang melihat itu pribadi memperlihatkan wajah marahnya. Jahat banged ini anak, sumpah, saya kirain bakalan ada baiknya -__-
Sementara Sun dan Ga Eun sibuk bicara, Ga Eun excited menceritakan betapa kerennya putera mahkota tadi yang menciptakan Sun cuma senyam senyum aib HAHAAHHA

Seon pulang bersama ayahnya, ia menggendong ayahnya di belakang. Percakapan ayah dan anak dimana untuk pertama kalinya ayahnya memuji alasannya ialah Seon sanggup menulis. Seon sanggup menulis dan membaca apapun. Ayah tahu alasannya ialah Woo Bo menyampaikan kalau Seon anak yang pintar, jadi Woo Bo ingin Seon terus belajar. Seon terawa dan menyampaikan selama ini ayahnya lah yang membuatnya kesulitan belajar.
Ia bertanya apakah Seon ingin terus belajar, kalau iya maka belajarlah tapi jangan biarkan orang lain memukul Seon hanya alasannya ialah Seon anak tukang daging.
Seon tersentuh dan menyampaikan kalau ia akan bekerja keras siang hari dan mencar ilmu di malam hari.
Keduanya pulang sambil terawa tapi tiba-tiba seseorang memukul mereka dan Seon pingsan, ia sempat melihat ayahnya di seret oleh seseorang.
Saat ia sadar, ayahnya sudah digantung di hadapannya. Seon terkejut melihat ayahnya dan menangis.

Sementara itu Sun sedang bersama Ga Eun. Ga Eun resah hingga kapan ia harus menjadi pemandu Sun, padahal Sun tahu jalan ke rumah Woo Bo. Sun malah tersenyum dan bertanya, bagaimana kalau seumur hidup? OMo omooo!!!
Ga Eun tentu saja terkejut,  tapi dengan wajah tidak mengerti. Sun memutuskan menyampaikan siapa ia sebenarnya, tapi sebelum sempat ia menyampaikan sesuatu, beberapa warga + Woo Bo terlihat panik dan berlari ke suatu tempat.
Mereka resah dan mengikutinya.
Mereka ke hutan daerah dimana ayah Seon dibunuh. Jasad ayah Seon udah di turunkan dan mereka menangis menyampaikan lebih baik ayah Seon tangannya di potong daripada meninggal menyerupai ini.
Ga Eun dan Sun sangat terkejut melihat apa yang terjadi. Mereka khawatir apa yang akan dilakukan Seon, alasannya ialah seon menyampaikan akan balas dendam ke Biro Pasukan Air.
Sun terkejut mendengarnya.

Seon sudah ada disana dengan clurit-nya, ia kelihatan gemetar tapi dengan wajah penuh dendam. Menunggu Tae Ho keluar untuk menyerangnya.
Begitu ia melihat Tae Ho, Seon keluar dari persembunyiannya dan akan menyerang, tapi Sun segera tiba dan menghalanginya. Seon meronta meminta Sun melepaskannya. Ia harus balas dendam pada Biro Pasukan Air.
Sun tidak mau melepaskan Seon dan tidak ingin menyebabkan Seon pembunuh. Seon terus meronta dan Sun berusaha menghentikan Seon dengan menjelaskan mengenai aturan dan tentu saja Seon makin murka alasannya ialah aturan tak berlaku bagi orang menyerupai mereka.
Ia hampir menyerang Sun dan untungnya Chung Woo tiba menahan Seon.

Sun tak punya pilihan selain mengungkap identitasnya.
Chung Won melarangnya, tapi Sun tetap melakukannya, ia menyampaikan kalau dirinya ialah putera mahkota. Seon tidak percaya sama sekali dan Sun mengeluarkan giok putera mahkota miliknya, barulah Seon percaya.
Seon menyalahkan Sun, alasannya ialah Sun ikut campur makanya ayahnya meninggal. Sun tidak membantah sama sekali. Seon menangis dan akan menyerang Sun, Sun tidak bergerak tapi Seon tidak sanggup melakukannya,
Seon menangis histeris alasannya ialah hal itu dan Sun juga meneteskan air mata.

Dae Mok menemui Hwa Gun dan menanyakan apakah Hwa Gun mengetahui wajah putera mahkota karenanya Hwa Gun menyembunyikannya.
Hwa Gun tidak menjawab alasannya ialah Gon tiba melapor menyampaikan Chung Won, pengawal putera mahkota bersama dua orang pria. Dae Mok bertanya pada Hwa Gon apakah salah satu diantara mereka ialah putera mahkota. Hwa Gun  tidak menjawab dan Dae Mok menyimpulkan itu sebagai tanda benar. Ia menyuruh Gon menangkap putera mahkota.
Hwa Gun khawatir kakeknya akan membunuh Sun.

Sementara Sun mengenakan baju kerajaannya, ia menyampaikan pada Seon kalau ia akan menemui ayahnya dan menyampaikan apa yang terjadi, ia juga akan meminta ayahnya menghukum orang yang membunuh ayah Seon.
Seon tidak sanggup menatap Sun, ia kelihatan segan/takut. Ia kemudian akan menyerahkan giok putera mahkota pada Sun tapi Sun menyampaikan Seon sanggup menyimpannya, itu sebagai tanda akad mereka. Jika duduk kasus sudah selesai, Seon sanggup mengembalikan giok itu padanya.
Chung Won ragu dengan ilham itu, tapi ia tak sanggup membantah.

Dan dikala mereka keluar, tiba-tiba mereka sudah dikepung oleh orang-orang Pyun Soo. Semuanya bersiap dengan panah dan pedang mereka untuk menyerang putera mahkota.
Chung Won tak punya pilihan untuk melindungi putera mahkota sendirian.

-THE END-

Komentar:
Awalnya mau bikin review doank kok malah jadi recap ya HAHAAHHAHAHHAHHA.
Mungkin alasannya ialah episode ini seru kali ya, sejauh ini saya suka kok. Masalahku sih sama menyerupai kemarin, Yoon So Hee, huhuhuhu, saya ga sanggup konsen kalau ia muncul HAHAHAHA

Sepertinya sedikit ketebak ini. Seon memegang giok putera mahkota, kalau tertangkap lembap maka Pyun Soo akan berfikir kalau Seon ialah putera mahkota yang orisinil dan Sun hanya sebagai bayangan aja. Seon dalam ancaman kalau begini.
Aku cuma ingin tau kapan Seon akan masuk ke istana sebagai bayangan Sun dan akankah keluarganya baik-baik saja.
Mengingat adik kecilnya gres lahir.

Ayah Ga Eun nantinya akan meninggal alasannya ialah di hukum, saya rasa alasannya ialah ia menyidik mengenai pasokan air diam-diam. Apakah ini akan menjadi perintah raja nantinya alasannya ialah ancaman Pyun Soo? Tapi Ga Eun tentu saja melihatnya sebagai kesalahan dan perintah putera mahkota. Karenanya di sinopsis awal, Ga Eun menyampaikan kalau putera mahkota membunuh ayahnya.
Tapi mengingat ratu menginginkan Hwa Gun masuk ke istana sebagai puteri mahkota, bagaimana Ga Eun nanti masuk ya? Apakah alasannya ialah perintah pribadi Lee Sun?

Di Episode ini percikan cinta sudah muncul sih dan berdasarkan saya lebih remaja aja bawaannya, apa alasannya ialah cepat banged ya, alur perasaan cinta Sun dan Ga Eun? HAHAHAHHAHAHA. Sun udah ngelamar aja di episode 2, ya meski yang bersangkutan nggak ngerti. Dan ayah Ga Eun sendiri sudah memperlihatkan restu ehheheehhe.
Tapi apakah ayah Ga Eun tahu kalau Lee Sun ialah putera mahkota?

Kelompok Pyun Soo ini jahat banged ya. Mereka lebih berkuasa dari istana sendiri dan bahkan memonopoli air disana. Orang masih sanggup nggak makan selama 3 hari, tapi kalau tanpa minum tidak akan bisa. Pinter juga mereka memonopoli air. Karena niscaya diharapkan setiap orang.
Seperti kata penyelidik istana, tampaknya mereka melaksanakan sesuatu pada sumber air, mengalihkan kanal air jadinya sumur dan sungai mengering. Kaprikornus ingin tau gimana caranya.

Sejauh ini cinematography dan ost drama ini keren-keren. Sayangnya tang rilis gres satu ya. Aku suka yang nyanyi yang cewek, Lovelyz Kei itu dan tentu saja yang Bolbbalgan4 XD
Nggak sabar dengan episode selanjutnya.

Continue Reading

More in Goon Ju

To Top