Connect with us

Locafest.co.id

[Recap] Good Morning Call – Our Campus Days Episode 1

Dorama

[Recap] Good Morning Call – Our Campus Days Episode 1

Akhirnya sanggup juga nonton Good Morning Call Season 2 sesudah menunggu cukup usang alasannya saya mengalah mencoba daftar di Netflix lol.
Tapi sayangnya sesudah ada link downloadnya, menunggu subtitlenya ternyata butuh usaha ekstra juga, hingga ketika postingan ini ditulis, Aku belum menemukan subtitle drama ini T______T
Aku orangnya nggak sabaran nungguin subtitle, jadi alhasil RAW ditonton juga, meski hanya mengerti 30% isinya HAHAHAHAHAHA.
PAda kesempatan ini, saya akan menulis recap Good Morning Call Season 2 episode 1, nggak yakin apakah akan lanjut atau enggak, jikalau mood dan waktu memungkinkan, saya akan lanjut hehehhehe..
Tapi alasannya subtitlenya belum rilis, jadi saya hanya menceritakan garis besarnya saja dan sanggup saja ada kesalahan, jadi harap dimaklumi.

Good Morning Call Season 2 – Our Campus Days Episode 1

Episode 1 dimulai dengan ijab kabul Nao dan Uehara yang tentu saja itu hanya mimpi, alasannya ketika kesepakatan ijab kabul Uehara mengembalikan cincin ijab kabul pada Nao alasannya ia pikir tidak mungkin baginya bersama selamanya dengan Nao HAHAHHAHAHA.
Nao tentu saja panik ketika Uehara yang gres menikah beberapa detik dengannya meninggalkan gereja, ia mengejarnya tapi Uehara sudah keburu pergi sambil bergumam tidak mungkin baginya untuk menikah dengan Nao HAHAHAHAH.
Nao sendiri yang shock akan mimpi buruknya terbangun dan menyadari jikalau pintu apartemennya di gedor dengan keras oleh Uehara. Nao yang masih belum kembali ke dunia konkret alhasil sadar ketika ia melihat jam jikalau ia sudah sangat terlambat.
Nao dengan panik berdiri dan segera bersiap-siap.

Hari ini ialah hari kelulusan Nao dan Uehara. Ini hari terakhir masa Sekolah Menengan Atas mereka berdua. 1,5 tahun sesudah mereka berdua tinggal bersama.
Di Season 1 Nao dan Uehara tinggal bersama, tertangkap tangan pihak sekolah dan mereka diminta pindah, tapi takdir membawa mereka berdua tinggal di apartemen yang sama lagi, kali ini sebelahan rumah.
Nao sangat senang alasannya ia dan Uehara masih pacaran hingga masa terakhir Sekolah Menengan Atas mereka. Nao juga memiliki kunci rumah Uehara dimana ia sanggup masuk ke sana kapan saja.
Pagi itu mereka berdua berangkat ke sekolah bahu-membahu untuk terakhir kalinya dimana Uehara protes pada Nao yang memakan puding-nya seenaknya. Nao membela diri menyampaikan ada 2 puding disana, jadi ia pikir salah satunya untuknya, tapi tentu saja Uehara menyampaikan tidak HAHAHHAHHA.
Uehara jikalau soal masakan emang nomor 1, apalagi puding, masakan kesukaannya XD XD

Di sekolah, sesudah upacara kelulusan selesai, Uehara dikerumuni oleh bawah umur cewek untuk mendapatkan momen terakhir mereka dengan Uehara, tentu saja foto bareng. Dan Uehara hari itu cukup baik membiarkan mereka, mengingat ini momen terakhir. FAns Uehara, JUn Abe juga nggak mau kalah mengambil selca bersama Uehara.
sementara itu Nao menatap dengan kesal alasannya hingga ketika terakhir Uehara tetap populer. Ia juga mengeluh alasannya temannya Marina masuk ke Universitas yang sama dengan Uehara. Ternyata Nao masuk ke universitas berbeda, makanya tadi pas berangkat ke sekolah Nao dalam hati berkata ini terakhir kalinya ia berangkat bersama Uehara.
Marina sendiri tidak menganggap itu hal yang istimewa, ia malah mengeluh alasannya pacarnya MIcchan masuk ke Universitas di Hokkaido, sangat jauh dari Tokyo, jadi mereka akan LDR. Nao menyampaikan jikalau ia akan kesepian alasannya Micchan tidak bersama mereka.

Tiba-tiba Abecchi tiba dan menyampaikan pada Nao jikalau Nao tidak perlu khawatir alasannya kesepian, alasannya ia masuk ke Universitas yang sama dengan NAo HAHAHHAHAHA.
Nao berterima kasih. Abecchi menyampaikan meski Nao dan Uehara tidak masuk ke universitas yang sama, ia yakin korelasi mereka akan baik-baik saja, alasannya mereka berdua ialah Best Couple. NAo terharu dan kembali bersemangat alasannya ia yakin Uehara tidak akan menduakan alasannya mereka pasangan yang ditakdirkan.
Marina sendiri berkata semoga saja itu tidak salah dan menciptakan NAo kembali bimbang.
sementara itu Uehara yang dikerumuni oleh cewek-cewek kelihatan agak murung ia dan Nao tidak satu universitas (?).

4 Bulan Kemudian
 

Uehara yang terkenal di Sekolah Menengan Atas ternyata makin terkenal di Universitas, ia bahkan memenangkan Tokyo Kenmei University Mr. Campus Contest 2017.
Marina melihat poster itu dan menyampaikan jikalau Nao dihentikan melihat hal itu, alasannya ia yakin Nao akan frustasi. Tapi sudah terlambat alasannya NAo ada dibelakanganya. Nao menyampaikan kepopuleran Uehara bahkan sudah hingga ke kampusnya, tidak mungkin ia tidak tahu HAHAHHHAHHA. Marina menyampaikan apa alasannya itu Nao tiba ke kampusnya dan Nao terdiam, tampaknya NAo ingin melaksanakan penyelidikan HAHAHAHAH.
Nao kemudian disapa oleh Ota Kayo, sahabat satu klub-nya yang excited alasannya mahasiswa gres yang terkenal itu ialah pacar Nao.
Abecchi bahkan bergabung dengan mereka dan menyampaikan alasan ia tiba ialah alasannya banyak hal yang berkilauan di kampus MArina. Marina menyampaikan para laki-laki di kampus mereka memang tampan dan kemudian Marina memperlihatkan runner-up Mr. Campus yang ternyata ialah Daichi. Ota tidak tahu siapa Daichi dan Marina menjelaskan jikalau Daichi ialah sahabat masa kecil Nao.
Nao kemudian menyadari jikalau para mahasiswi di kampus itu sangat berkilau alias cantik-cantik semua HAHAHHAHA.

MArina meminta Ota untuk mengawasi Nao alasannya ia yakin NAo niscaya akan membicarakan Uehara setiap hari dan mengkhawatirkan Uehara, meski itu merepotkan, ia meminta Ota setia mendengarkan.
Tapi Ota menyampaikan Nao bukan orang yang khawatiran menyerupai itu dan ketika ia akan menanyakan pendapat Nao, Nao sudah menghilang dari sana HAHHAHAHAHAHHA.

Nao tentu saja pergi mencari Uehara dan ia pribadi sanggup menemukan dimana Uehara alasannya para mahasiswi berkumpul mengikutinya. Para mahasiswi itu ada yang dari tahun pertama hingga mahasiswi senior berusaha menarik perhatian Uehara tapi Uehara menolak mereka dan menciptakan NAo senang alasannya Uehara tidak terpengaruhi HAHAHHAHA.
Tapi ia tak sanggup hening begitu saja, jadi ia terus mengikutinya dan mengawasi Uehara, untung saja Uehara benar-benar tidak tertarik pada mereka dan berusaha kabur alasannya semakin banyak yang mengikutinya HAHAHHAHA.

NAo sendiri, matanya fokus pada Uehara jadi ia tak melihat jalan dan menabrak seseorang. Orang itu ialah Natsume Shu yang membawa banyak selebaran dan tertarik pada Nao, ia menyampaikan satu pada Nao semoga Nao ikut program itu.
Aku kurang paham itu program apa, tapi kayaknya program kencan buta gitu, Shu bahkan berusaha meminta nomor kontak Nao, tapi Nao menolak dan mengembalikan selebarannya. Kemudian ia kembali pergi mengikuti Uehara. Shu menatap kepergian Nao sambil tersenyum, menyampaikan jikalau Nao sangat imut.

Nao kembali ke kampusnya ketika jam makan siang dan makan bersama Ota di kantin. Nao sibuk menceritakan bagaimana Uehara menolak para mahasiswi yang mendekatinya dan terlihat keren. Ota sendiri berkomentar jikalau tampaknya menjadi pacar orang terkenal itu sangat sulit.
Kemudian beberapa mahasiswi tiba mendekati Nao untuk bertanya mengenai Uehara alasannya Nao pernah satu sekolah dengannya. Nao menceritakan mengenai Uehara yang tampan dan pintar, ia sedikit malu-malu menceritakannya alasannya Uehara ialah pacarnya.
Tapi ternyata mereka tidak tahu dan malah bertanya apakah Nao pernah bicara pada Uehara. Ota kesal mendengarnya dan akan menyampaikan jikalau Nao ialah pacar Uehara tapi Nao menahannya. Ota memberi arahan pada Nao jikalau Nao harus hening dan menyampaikan yang sebenarnya.
Makara Ota menyampaikan pada semua yang ada disana jikalau Nao ialah pacar Uehara. Semuanya termenung beberapa detik dan kemudian tertawa alasannya hal itu. Tentu saja tidak ada yang percaya Nao ialah pacar uehara dan Nao cukup terkejut dan merasa khawatir. Poor Nao.

Uehara benar-benar kesulitan kabur dari fans-nya. Ia alhasil berhasil hingga di daerah yang hening dan tidak ada siapa-siapa disana. Ia mengeluarkan bekalnya, onigiri yang gedenya minta ampun HAHAHAHAHHA. Tapi Uehara menyukai onigiri itu, matanya bersinar jikalau melihat masakan HAHAHHAHAHHA.
Tapi belum sempat ia makan, para mahasiswi menemukannya dan alasannya kaget onigiri itu jatuh. Para mahasiswi itu memperlihatkan Uehara makan bento mereka dan Uehara benar-benar sudah hilang kesabaran dan alhasil berteriak pada mereka, meminta mereka berhenti mengikutinya.
PAra mahasiswi itu kaget dengan perilaku Uehara dan ketika itulah Shu tiba-tiba muncul di gedung sebelah dan meminta maaf pada mahasiswi itu alasannya perilaku Uehara.

Uehara tidak mengenal Shu dan bertanya siapa dia. Aku tidak mengerti mereka bicara apa, tapi Shu membicarakan mengenai seorang stalker yang mengikuti Uehara tadi. Uehara tidak tertarik bicara pada orang yang tidak ia kenal dan Shu berkomentar jikalau Uehara sama sekali tidak imut dengan sikapnya yang hambar itu.
Uehara sendiri tidak peduli. Kemudian terdengar bunyi mahasiswi lainnya yang mencari Uehara dan Uehara bersiap untuk kabur lagi. Shu kemudian memperlihatkan proteksi pada Uehara untuk kabur ke daerah yang aman. Uehara terdiam.

Shu membawa Uehara ke suatu tempat, sebuah laboratorium yang isinya perjaka semua, jadi nggak akan ada yang menganggu Uehara.
Ia masuk ke kantor utama labor itu dan memperlihatkan pesediaan masakan disana, cup ramen. Mata Uehara berbinar-binar melihat ramen disana dan menentukan satu untuk makan siang.
Tapi ia kahwatir apakah tidak apa-apa mereka sembarangan masuk ke sana, Shu menyampaikan hening saja. Tapi kemudian ingat jikalau mereka mungkin punya satu masalah.
Uehara menyalakan bunsen untuk memasak air ketika tiba-tiba seseorang terbangun dan murka alasannya ada yang sembarangan masuk ke ruangannya. Uehara shock alasannya ada seorang perempuan disana yang tiba-tiba menarik kerah bajunya, mengguncangnya sambil murka dan kemudian si perempuan itu pingsan dan tertidur.

 

Uehara termenung tak mengerti apa yang gres saja terjadi. Shu menyampaikan jikalau ini biasa terjadi, jadi Uehara jangan khawatir. Ia mengangkat perempuan itu dan menidurkannya di sofa.
Shu menyampaikan pada Uehara jikalau daerah ini daerah yang cocok dengan Uehara alasannya tidak akan ada yang menganggunya, alasannya tak ada yang tertarik padanya, jadi Uehara sanggup bernafas lega.
Uehara tersenruh dengan kebaikan Shu, ia kemudian mengeluarkan puding favoritenya dan menyampaikan satu pada Shu, tandanya ia membuka hatinya untuk Shu. IA berterima kasih apda Shu.
Shu tertawa dengan puding itu dan memperkenalkan dirinya pada Uehara.

Nao ada di rumah Uehara sedang memasak makan malam sambil bernyanyi kecil, ia menikmati memasakkan makan malam untuk Uehara, wortelnya dipotong penuh cinta, berbentuk hati hehehehhe.
Saat mendengar bunyi langkah kaki Uehara, Nao berlari ke pintu untuk menyambut Uehara. Uehara menyampaikan pada Nao jikalau hari ini ia membawa temannya. Nao cukup kaget alasannya Uehara punya sahabat dan ia bersiap menyerupai seorang istri yang menyambut sahabat suaminya, berlutut di lantai.
Teman yang dimaksud masuk dan tentu saja itu ialah Shu yang mencari-cari dimana pacar Uehara dan ia shock alasannya pacar Uehara ada dibawah berlutut padanya. Ia makin shock ketika Nao memperlihatkan wajahnya.
Keduanya termenung membatu HAHAHAHAHHAHAH.

Uehara, Nao dan Shu makan malam bersama. Shu berkomentar ia ingin tau orang menyerupai apa pacar Uehara itu dan ia tak menyangka ternyata orangnya ialah Nao, si stalker LOL. Nao juga menyampaikan ia tak pernah menyangka jikalau ia dan Shu akan duduk bersama menyerupai ini hahahahaha.
Uehara galau dan bertanya dimana mereka berdua pernah bertemu. Shu ingin menceritakan apa yang terjadi tapi Nao dengan cepat membuka sup kesukaan Uehara untuk mengalihkan pembicaraan. Selagi Uehara sibuk dengan supnya, Nao berbisik pada Shu untuk tidak menyampaikan hal yang tidak penting, tapi Shu malah menarik hati Nao dengan meninggikan suaranya menyampaikan ihwal Nao yang menjadi stalker Uehara. Tapi Uehara tidak terlalu mendengarkan mereka alasannya ia sibuk dengan makanannya.

Shu kemudian mengalihkan pembicaraan mengenai program kencan buta / goukon besok dan NAo dengan sigap menyampaikan jikalau ia menolak Uehara pergi. Ia menjelaskan pada Shu jikalau Uehara tidak tertarik dengan kencan buta, alasannya dikepala Uehara dipenuhi oleh masakan dan uang, jadi Uehara tidak tertarik dengan hal lain.
Shu malah memakai kesempatan itu untuk menarik hati Nao, jikalau begitu ia sama sekali tidak memikirkanmu, meskipun kamu ialah pacarnya?
Nao termenung dan ia dengan cepat mencari alasan, menyampaikan jikalau ia special alasannya ia pacar Uehara. Shu malah mengejek dan menertawakan Nao. Nao kesal banged.
Uehara hanya menatap keduanya sambil terus makan dan makan dan makan HHAAHAHAHAHAHAHHAHAHAHA.

Nao tidak mau kalah dan mengajak Uehara makan ‘itu’. Shu bingung. Nao merasa itu hanya rahasianya berdua dengan Uehara, jikalau Uehara sangat suka puding, jadi ia mengeluarkan puding kesukaan Uehara dari kulkas dan dengan gembira memperlihatkan pada mereka.
Shu dengan hening menyampaikan jikalau tadi ia dan Uehara gres makan puding itu dan NAo shock berat HAHAHHAHAHAH. Karena itu ialah rahasia mereka berdua tapi kini bukan menjadi rahasia lagi wkwkwkkwkw.
Nao mendekati Shu dan bertanya apa maksudnya. Shu menyampaikan tadi Uehara menyampaikan puding itu padanya dan Nao benar-benar tak percaya Uehara menyampaikan puding kesukaannya pada Shu. Puding kesukaan Uehara dimana ia pernah memakannya dan Uehara sangat murka padanya.
NAo merasa jikalau ia kalah dan terduduk lemas. Uehara menyampaikan itu alasannya Shu memperlihatkan daerah bagus padanya makanya ia menyampaikan puding pada Shu.

 

NAo bertanya apa maksudnya. Shu menjelaskan demi kehidupan kampus yang menyenangkan, mereka punya daerah rahasia. Nao shock lagi dan Shu menarik hati Nao apakah Nao penasaran. Shu mendekatkan wajahnya pada NAo.
Nao kesal dan menyampaikan ia tidak ingin tau sama sekali. Nao kemudian mulai menyombongkan lagi jikalau ia mengenal abang Uehara dan berteman baik dengan abang ipar Uehara dan bla bla bla.
Uehara kemudian memanggil Nao dan menyuruhnya pulang saja. Nao shock.

Nao kembali ke rumahnya dan sangat kesal, ia melempar bonekanya. Ia kesal alasannya Shu sangat akrab dengan Uehara, bahkan Uehara menyampaikan puding kesukaannya pada Shu. PAdahal ia memasakkan makan malam untuk Uehara tapi kenapa ia malah diusir, ia sangat kesal dan menyampaikan pada dirinya sendiri jikalau ia tidak akan kalah. Ia dihentikan kalah dari Shu HAHAHAHHA.

Sementara di rumah uehara, Shu meminta maaf pada Uehara alasannya tadi ia terlalu akrab dengan Nao dan menciptakan Uehara tersedak dan batuk. Shu menyampaikan Uehara orang yang gampang dibaca pikirannya, ia tahu jikalau Uehara cemburu makanya ia menyuruh Nao pulang. Awwwwwwwwwwwww.
Tapi tentu saja Uehara membantah hal itu. Shu menyampaikan jikalau Nao bukan tipenya dan ia juga tak akan merebut pacar temannya. Uehara sok cool dan menyampaikan jikalau ia sama sekali tidak peduli hehehhehehhe.

Nao ternyata pergi ke minimarket membeli puding HAHHAHAHAHHAHAAHHA. Ia yakin ia tidak akan kalah dari Shu jikalau ihwal masakan kesukaan Uehara.
Saat ia melewati lampu merah, seseorang menyampaikan sesuatu padanya. Nao membaca goresan pena di tissu yang dibagikan itu, untuk promosi sebuah kafe dimana ada goresan pena ‘tempat rahasia’ dan itu menciptakan Nao kembali berfikir daerah rahasia yang dibicarakan Shu tadi. Nao tentu saja mulai berfikir yang tidak-tidak jikalau yang dimaksud Shu itu ialah sebuah bar.
Ia mulai membayangkan Uehara dan Shu dikelilingi perempuan seksi dan Nao shock banged, ia bahkan hingga ditabrak seseorang dan terjatuh, Nao lemas.

Hal itu dilihat oleh Daichi yang kebetulan ada disana dan mendekati Nao, ia membantu Nao memasukkan puding yang dibeli Nao kedalam kantong plastik.
Daichi berkomentar jikalau NAo sama sekali tidak berubah, semenjak dulu Nao selalu memikirkan Uehara, membelikan puding jikalau ia sedang dalam problem dengan Uehara. Nao membantah menyampaikan jikalau ia tidak membeli itu untuk Uehara. DAichi tertawa dan menyampaikan Nao orang yang gampang ditebak.
Keduanya kemudian membicarakan sesuatu, saya kurang terang sih mereka ngomong apa, tapi kayaknya Daichi menasehati NAo jikalau kini Nao sudah jadi pacar Uehara dan bukan cinta sepihak lagi, jadi ia harus lebih percaya diri.
Daichi menyampaikan jikalau ia juga tak berubah, selalu mengkahwatirkan NAo.
Daichi kemudian dipanggil oleh teman-temannya. Nao bertanya apakah mereka sahabat Daichi dan Daichi menyampaikan mereka sahabat satu klub di klub handball, mereka sedang membicarakan mau makan di restoran mana.
Daichi menyerupai biasa menepuk kepala Nao sebelum meninggalkannya.

Salah seorang sahabat Daichi menunggunya dan bertanya apakah Nao ialah pacar Daichi. Daichi menyampaikan bukan, tapi seseorang yang ia inginkan menjadi pacarnya. Gadis itu terdiam.

Nao galau di kampus alasannya Uehara sangat hambar padanya, semenjak malam itu ia belum bertemu dengan Uehara. Tapi meski Uehara hambar padanya, ia masih mengasihi Uehara dengan segenap hatinya.
Jun Abe alias Abecchi kemudian muncul dikampus dengan gaya yang berbeda menciptakan Nao dan Ota terkejut, tapi mereka sanggup menebak Abecchi akan ikut kencan buta malam ini.
Nao  juga mendapatkan pesan dari Marina yang akan ikut kencan buta. Nao kesal sekali alasannya semuanya kelihatan menikmati kehidupan kampus dan berbahagia. Ota kemudian punya wangsit dan mengajak Nao ikut kencan buta itu, alasannya ia juga ingin punya pacar. Tapi kemudian ia menyadari Nao sudah punya Uehara jadi tidak mungkin ikut.
Tapi mata Nao tiba-tiba bersinar dan menyampaikan jikalau ia akan ikut kencan buta itu.

Malam itu Nao alhasil ikut ke program kencan buta itu.
Ota ternyata sangat manis dan cukup populer, Marina juga memperlihatkan sisi feminin-nya dan menyampaikan jikalau ia belum pernah punya pacar, tentu saja NAo terkejut alasannya ia tahu Marina LDR dengan Micchan. Yang lain juga memperhatikan Nao dan menebak jikalau Nao tampaknya tipe yang belum pernah pacaran. Mereka bersikap baik pada Nao dan Nao malah menikmati program kencan buta itu.
Tiba-tiba ada bunyi dari belakang yang berkata, eh… jadi kamu belum pernah pacaran?
Nao terkejut dan melihat ke belakang, ternyata Shu dan Uehara sudah berdiri disana. Nao shock melihat Uehara disana, menatapnya dalam diam. Sementara para gadis yang lain excited alasannya Uehara tiba ke program kencan buta itu.
Nao panik dan ingin menjelaskan, tapi Uehara sudah malas dan meninggalkan mereka. Shu tersenyum melihat Uehara dan Nao. Marina dan Ota yang mengetahui apa yang terjadi jadi merasa nggak enak.

Waktu berlalu, Uehara ternyata sudah kembali dan duduk berbeda meja dengan Nao dkk. Nao menatapnya dengan penuh rasa khawatir. Marina dan Ota bertanya kenapa Uehara ada disana dan Nao juga tidak tahu.
Para gadis mulai mendekati Uehara dan memberikannya makan ini dan itu, tapi Uehara tidak tertarik. Seorang laki-laki mulai mendekati Nao dan bertanya tipe ideal Nao. Nao hanya mengerutkan kening dan menatap ke arah Uehara. Akhirnya matanya dan mata Uehara bertemu, tapi Uehara dengan cepat mengalihkan pandangannya. Nao kecewa.
Uehara sendiri berbisik pada Shu menyampaikan jikalau Shu mengajaknya pergi pesta tapi ia tidak tahu jikalau yang dimaksud ialah kencan buta.

Acara utama kencan buta dimulai, tampaknya mereka menunjuk siapa orang paling jujur dan banyak yang menentukan Ota. Orang paling membosankan kali ya, atau paling nggak menarik, mereka menentukan Nao HAHAHHAHAH.
Sementara orang yang paling menarik tentu saja Uehara yang nggak peduli semua orang menunjuknya, kerjanya cuma makan dan makan.
Abecchi kemudian berteriak alasannya ia tiba telat ke program itu dan Ota menyadari jikalau ternyata goukon yang dimaksud Abecchi tadi di kampus ialah program ini, ia pikir goukon yang lain.
Nao satu-satunya yang tidak menunjuk tadi ketika mereka bertanya orang yang paling menarik, jadi mereka semuanya meminta Nao untuk menunjuk siapa orang yang menarik baginya. Nao jadi bingung, tapi alasannya ia dipaksa jadi ia menunjuk asal saja sambil menutup mata, ternyata orang itu ialah yang mengajaknya kenalan tadi (yang bertanya tipe ideal Nao) dan yang lain tertawa alasannya ternyata selera Nao orang yang menyerupai itu (pria itu agak gemuk).
Nao khawatir dan menatap Uehara lagi, Uehara masih makan dan makan, ia sok cool makan dan menyadari jikalau ia salah ambil makanan, ia mengambil jeruk lemon HAHAHHAHAH. Menandakan jikalau uehara sebetulnya juga nggak hening disana heheehhe.

Nao permisi ke toilet bersama Ota dan mengeluh jikalau ternyata kencan buta itu sangat melelahkan HAHAHHAHA.
Ota kemudian berkomentar mengenai Uehara dan menyampaikan sesuatu ihwal Uehara. Sepertinya sih ia menyampaikan Uehara itu orang yang hambar banged, ketika pacarnya kesulitan Uehara membisu saja. Sepertinya ia juga menyampaikan jikalau Uehara jangan-jangan tidak peduli pada Nao atau semacamnya, menciptakan Nao jadi semakin khawatir.
Ota menyadari ia kelewatan dan meminta maaf.

Saat mereka kembali ke ruangan, program permainan sudah dimulai. Makara permainan ini semacam pepero game, cuma disini memindahkan karet gelang, bukan makan stick HAHAHAHA.
Nao benar-benar sangat khawatir alasannya para gadis menargetkan Uehara untuk permainan ini. Mereka bahkan sengaja memotong wortelnya jadi pendek sekali. Nao kehilangan fokus dan akan menyelamakan Uehara ketika laki-laki disampingnya tadi memperlihatkan untuk bermain. Nao shock dan berusaha melarikan diri wkwkwkkwkw.
PAsangan Nao dan laki-laki itu menjadi favorite MC alasannya ia mulai fokus pada mereka, ia bahkan memotong timun jadi pendek banged dan Nao makin shock, ia ingin meminta proteksi Uehara tapi Uehara sibuk dengan makanannya.
Sementara itu yang lain sudah menyoraki keduanya, kissu kissu kissu kissu!

Nao benar-benar panik, laki-laki itu mulai berdiri dan mendekati Nao, Nao berusaha meundur tapi ia sudah tiba di tembok. Pria itu makin akrab dan makin dekat, Nao ketakutan.
Shu merasa itu sudah kelewatan dan akan membantu Nao, tapi tiba-tiba seseorang memukul meja dengan keras. Semuanya terkejut dan menatap ke arah suara.
Uehara berdiri dan menatap mereka, Nao terkejut.
Uehara meminta mereka berhenti alasannya Nao ialah pacarnya. Semuanya shock. Shu tersenyum dan merasa ini makin menarik.
Semuanya termenung dan berbisik-bisik, tidak mengerti apa yang terjadi.
Uehara berjalan mendekati Nao yang tak berani menatap Uehara. Uehara mengambil timun di lisan Nao dan menyampaikan jikalau Nao bodoh.
Nao hanya sanggup diam.

Pria yang naksir Nao tadi merasa jikalau Nao sudah membohongi mereka, jikalau punya pacar kenapa tiba ke kencan buta, itu menyalahi aturan.
Uehara menatap si laki-laki itu dengan tajam. Shu kemudian mulai bicara untuk mencairkan suasana, ia menyelamatkan Nao dan Uehara dengan mengajak semuanya masuk ke sesi berikutnya, free talk.
Uehara kemudian emngajak Nao pergi dari daerah itu. Nao mengikuti Uehara.
Ota dan Shu tersenyum melihat keduanya.

Uehara dan Nao dalam perjalanan pulang. Uehara berjalan sangat cepat dan Nao berusaha mengejarnya. Nao bertanya apakah Uehara murka padanya alasannya Uehara tidak bicara apapun semenjak tadi.
Uehara menyampaikan jikalau ia tak punya hal untuk dibicarakan. Tapi Nao tahu Uehara murka padanya.
Uehara menghentikan langkahnya, ia berbalik menatap Nao, ia protes dengan penampilan Nao hari ini, pakaiannya dan juga cara Nao di hadapan laki-laki tadi.
Nao bingung, ia tidak mengerti. Uehara menyampaikan bukan apa-apa dan meninggalkan Nao. Nao terus mengejarnya dan Uehara alhasil berbalik lagi, ia murka dan meninggikan suaranya, Kau itu kan pacarku! Jangan pergi ke daerah menyerupai itu, tertawa senang menyerupai itu, akan berciuman dengan laki-laki aneh menyerupai itu. Aku tidak menyukainya.
Nao menunduk, tapi kemudian perlahan ia tersenyum bahagia. Uehara kesal sekali. Nao kemudian tersenyum menarik hati dan bertanya, tadi kamu bilang saya ini apa mu?
Uehara kesal dan melanjutkan perjalanannya, Nao mengejarnya dan meminta Uehara menyampaikan sekali lagi. Tapi tentu saja Uehara menolak.
Nao meminta maaf padanya alasannya bencana hari ini.
Awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww. UEHARAKUUUUUUUUUUUUNNn

Nao dan Uehara tiba di pintu rumah mereka masing-masing. Keduanya akan berpisah disana alasannya kini mereka sudah beda rumah.
Uehara ingin Nao masuk duluan, tapi Nao ingin melihat Uehara masuk duluan. Pada alhasil keduanya nggak masuk ke rumah. Mereka berencana membuka pintu sama-sama, tapi tidak ada yang membuka pintu.
Suasana jadi awkward. Nao menyampaikan kini ia merasa kesepian, alasannya biasanya mereka masuk ke rumah bersama-sama. Keduanya terdiam. Nao kemudian tersenyum dan tetapkan masuk duluan, ia akan membuka pintu ketika Uehara tiba-tiba menarik tangannya dan memeluknya. Nao terkejut.
Uehara kemudian berkata pada Nao untuk menginap di kamarnya malam ini, tapi belum sempat Uehara menuntaskan kata-katanya, tiba-tiba Shu tiba dan menganggu mereka.

Nao kaget banged, plus malu jadi ia segera menjauh dari Uehara lol.
Shu menyampaikan ia ingin menginap di rumah Uehara menciptakan keduanya terkejut. Nao ingin protes tapi Shu meminta maaf pada Nao untuk melanjutkan hal yang tadi kapan-kapan. NAo jadi malu mengingat hal yang tadi dan Shu memperlihatkan jikalau mereka mau lanjut silakan saja kini dihadapannya HAHAHAHAHA.
Nao tentu saja nggak mau dan masuk ke kamarnya.
Meski kesal, tapi rahasia Nao tersenyum bahagia, setidaknya ia ada perkembangan dengan Uehara.

Sementara itu Uehara memperbolehkan Shu menginap di kamarnya, sebagai tanggapan alasannya Shu sudah menolongnya tadi di daerah kencan buta.
Sebenarya tadi ia merasa tak yummy mengacaukan acaranya, mengingat disana juga ada teman-teman Nao.
Shu menyadari jikalau Uehara sangat menyukai Nao.

Keesokan harinya, Nao sudah berdandan dengan cantik, ia sangat senang pagi itu.
Seperti biasa ia pergi ke kamar Uehara untuk membangunkannya. Uehara menutup tubuhnya dengan selimut dan NAo mencoba membangunkannya alasannya hari sudah siang.
Tiba-tiba tangan Uehara menariknya dan Nao kissu dengan Uehara menyerupai episode pertama GMC.
Nao terkejut.
Tapi kemudian seseorang keluar dari kamar mandi dan Nao berbalik, ia shock alasannya itu ialah Uehara.
Uehara menatap Nao dengan tatapan tak percaya. Nao shock dan memperhatikan dengan teliti, orang yang menciumnya ternyata ialah Natsume Shu.
Nao shock dan panik sendiri, ia berteriak.

-The End-

Komentar:
HAHAHAHHAHAHAHAHA. Penulisnya konsisten ya dengan jalan ceritanya, kissu persis menyerupai season 1 tapi tentu saja dengan situasi yang berbeda. Aku shock banged alasannya ternyata Uehara melihat bencana itu, wah, apa yang akan terjadi ya. Nao nggak salah sih alasannya ia juga nggak tahu, tapi tentu saja Uehara niscaya cemburu dan murka banged. Poor Nao.

Aku menyukai episode 1 season 2 ini, menarik alasannya saya sama sekali tidak mencicipi perbedaan berarti dengan season 1, karakternya sama menyerupai season 1, akting mereka maksud aku, cara mereka menggambarkan karakternya, jadi memang terasa lanjutannya. Disini saya mencicipi perbedaan dengan Itakiss yang jujur aja, di season 2, mereka mengubah Kotoko jadi lebih over dan gaya dandanannya makin menyerupai bawah umur HAHAHAHAHA.
Aku senang saya menyukai season 2 ini, untuk episode 1.
Aku nggak mengecek aakah penulis dan directornya sama, tapi saya mencicipi perbedaan coloring di season 2, berdasarkan saya season 2 lebih indah, coloringnya bagus. Cinematography-nya juga lumayan.

Untuk karakter, menyerupai biasa, Nao tetap kolot dan agak nyebelin HAHHAHAHAHA. Padahal udah punya pacar tapi tetap saja tiba ke kencan buta. PAdahal pertengkarannya dan Uehara nggak berarti lah berdasarkan saya semalam, itu hanya alasannya Nao nggak mau kalah sama Shu. LOL.
Sementara perbedaannya di season 2 ini, Uehara jadi lebih hangat awwwww. Aku suka ia nggak menyembunyikan perasaannya di ending episode ini ehhehehehe. Untung ia nggak sok cool dan menahan diri wkwkwkwkw.
Uehara itu cinta banged sama Nao ya huhuhuhu, ia nggak mau ikut kencan buta, ia tiba karean Shu nggak bilang. Dia juga kelihatan kaget melihat Nao disana dan untung saja ia alhasil menyelamatkan Nao, saya pikir ia bakalan membisu saja.
Tapi tampaknya sih teman-teman kencan buta itu belum percaya jikalau NAo dan Uehara pacaran, jikalau mereka percaya, ancaman nih jikalau Nao di bully.

Untuk huruf gres di season 2 ini, penulisnya bagus juga memperlihatkan seluruh huruf di episode 1. Seperti yang saya tulis dalam cast & details pada postingan sebelumnya, tampaknya Shu ini seorang gay yang menyukai Uehara. Ia kayaknya berpura-pura baik pada Nao. Tapi semoga enggak deh ya, semoga ia memang dasarnya baik. Aku harap ia juga nggak gay alasannya akan menciptakan ia terluka alasannya Uehara nggak akan menatapnya.
Peneliti di ruang rahasia yang pingsan itu kemungkinan nantinya akan menyukai Uehara, jadi NAo harus hati-hati. Teman Daichi alias manager klub mereka terang menyukai Daichi, ia kelihatan tidak hening ketika Daichi menyampaikan Nao ialah gadis yang ingin ia jadikan pacar.
sementara itu Ota, sahabat Nao manis banged, saya suka, saya merasa ia cocok sama Abecchi hehehhehe.

Overall, episode 1 season 2 berdasarkan saya menarik, nggak kalah dari season 1 dan tentu saja wajib di tonton, apalagi yang udah menonton season 1-nya.
Dimana sanggup mendownload drama ini?
Aku mendownload di piratefile dan hingga postingan ini dibentuk masih episode 1 dan belum ada subtitle, jadi sabar saja 🙂

Continue Reading

More in Dorama

To Top