Connect with us

Locafest.co.id

[Recap] Tokyo Tarareba Girls Episode 7

Eikura Nana

[Recap] Tokyo Tarareba Girls Episode 7

Rinko ada di sebuah bus, merenung sambil menatap ke luar jendela. Ia merenungi hidupnya dan kisah cintanya. Selama ini ia selalu ingin bertemu dengan ‘pria baik’ dan ia pikir ia akan senang jikalau ia menemukannya. Tapi ketika laki-laki baik itu datang, kesempatan kesudahannya diberikan padanya, ia malah melepaskan kesempatan itu, alasannya ternyata ia merasa tidak cocok. Ia mendesah dan mendesah.

Ternyata Koyuki dan Kaori ikut bersamanya. Tapi Koyuki dan Kaori lebih excited untuk melihat buku tour guide daripada memperhatikan Rinko. Rinko mengingatkan pada mereka kalau ia tiba kesana untuk bekerja. Koyuki dan Kaori mengerti, mereka ikut alasannya ingin melihat maritim dan mereka tidak akan menganggu pekerjaan Rinko.

Rinko ternyata diminta Tetsuro untuk menulis naskah drama pedesaan, drama wacana mempromosikan sebuah desa, short clip dan hanya tayang selama 5 menit saja. Kaori dan Koyuki menyampaikan betapa baiknya Tetsuro, selalu mencoba menyampaikan pekerjaan pada Rinko.
Tetsuro masih belum ingin Rinko mengalah akan impiannya menjadi penulis naskah, alasannya itu ia menyampaikan proyek ini pada Rinko. Rinko menyampaikan pada temannya kalau ia tak sanggup menolak, alasannya selama ini Tetsuro selalu membantunya. Proyek tiba ketika ia masih bimbang tetapkan apakah ia akan terus menulis atau tidak.
Dua temannya geleng-geleng dan menyampaikan Rinko tidak berterimakasih, seharusnya Rinko berterimakasih alasannya masih sanggup makan dan bekerja.

Tetsuro menceritakan hal itu pada Key ketika mereka syuting. Tetsuro tampak senang alasannya Rinko menerimanya, ia berharap dengan itu Rinko akan lebih percaya diri untuk tetap menulis.
Saat mereka antri untuk makan, Mami-chan bertanya-tanya apa yang dibicarakan Tetsuro dan Key, ia kemudian membahas mengenai Rinko yang sudah putus dengan pacarnya, alasannya menduga Tetsuro dan Key membicarakan hal itu.
Keduanya tentu saja terkejut alasannya mereka gres tahu. Tetsuro tampak khawatir.

Kembali ke Rinko dkk di bus, Kaori mulai menyampaikan lagi kalau ia jadi Rinko ia niscaya akan menentukan tetsuro, orang menyerupai Tetsuro benar-benar baik. Koyuki setuju. Mereka masih bertanya-tanya kenapa dulu Rinko menolak Tetsuro.
Rinko meminta mereka jangan bertanya wacana hal itu, alasannya ia juga ingin tau kenapa ia dulu melakukannya. Jika dulu ia pacaran dengan Tetsuro maka semuanya akan baik-baik saja sekarang. Mereka menghela nafas dan berkata senadainya mereka sanggup mengembalikan waktu.
Rinko menyampaikan jikalau ada mesin waktu, ia akan kembali ke ketika Tetsuro menembaknya dan menemui dirinya 8 tahun lalu, ia akan melaksanakan segala cara untuk menciptakan dirinya 8 tahun kemudian mendapatkan Tetsuro HAHHAHAHAH.

Rinko dkk tiba di desa yang mereka tuju, desa kelahiran Tetsuro dan mereka disambut oleh 3 serangkai pengurus desa, dimana Teguchi-san yaitu mantan guru Tetsuro dulu.
Mereka menyambut Rinko dkk dengan papan nama, bahkan memanggilnya sensei. Mereka excited alasannya Rinko masih muda dan membawa temannya yang masih gampang juga bersamanya.
Mereka bahkan memanggil Rinko dkk para gadis muda yang bagus dan sangat cute, yang menciptakan Rinko dkk excited dalam hati HAHAHHAHAHAHAH. Karena mereka tidak pernah dipanggil begitu oreng orang lain sebelumnya LOL.

Rinko berdiskusi dibalai desa dengan 3 pengurus desa mengenai video promosi desa mereka untuk mendatangkan turis.
3 anggota balai desa itu yang akan mengurus semuanya, mereka akan menjadi director, producer, staff dan semuanya, mereka bertiga yang mengurus. Sementara aktornya, mereka sudah mempersiapkan seorang anak Sekolah Menengan Atas di desa mereka.
Rinko benar-benar khawatir apakah proyek ini akan berjalan lancar alasannya semuanya tak ada yang berpengalaman dalam syuting drama. PAra ahjushi malah excited alasannya ini pertama kalinya mereka akan melaksanakan syuting yang sebenarnya.

Semnetara Rinko di balai desa, Koyuki dan Kaori menikmati pemandangan sambil berfoto-foto.
Mereka juga mengobrol mengenai kekerabatan cinta mereka sebagai perempuan kedua. Kaori yang ingin mengajak Ryo tapi tidak bisa, ia ingin terus mengirim pesan pada Ryo tapi kadang ragu-ragu. Sementara Koyuki yang menyampaikan ia ingin bersama dengan Marui tapi kadang ia juga ingin sendirian menikmati free time-nya.
Ia tidak terlihat berfikir untuk menikah. Kaori menyampaikan kalau itu lezat banged, alasannya ia sendiri ingin segera menikah tapi ia tak sanggup berpisah dengan mantan pacarnya. Koyuki gres ingat dan bertanya mengenai perjodohan Kaori. Kaori menyampaikan mereka sudah mencarikan laki-laki yang cocok untuknya tapi pada ketika ia akan menemuinya, ia malah berfikir tampaknya tidak cocok, menyerupai ia tidak membutuhkannya sekarang.
Koyuki jadi gundah dengan Kaori.
Saat mereka asyik mengobrol, Rinko mengirim pesan pada mereka kalau para ahjushi akan mengajak mereka minum bir nanti malam.

Syuting Seasons of Love berakhir. Tetsuro menyampaikan bunga ucapan selamat dan terima kasih alasannya Key sudah bekerja keras selama ini.
Key menyampaikan sepatah dua patah kata dan menyampaikan kalau tampaknya ia akan terus mencoba untuk berakting mulai dari sekarang, alasannya syuting drama pertamanya ini, ia sangat menikamtinya. Tetsuro terharu mendengarnya, ia senang alasannya Key sudah menemukan jalannya.

Rinko dkk menikmati minum-minum mereka bersama para ibu-ibu dan bapak-bapak di desa itu. Suasana sangat ramai alasannya masyarakat excited dengan gadis tokyo yang masih muda tiba ke desa mereka. Suasana sangat menyenangkan. Mereka terus memuji-muji Rinko dkk.
Kaori benar-benar menyukai suasana disana dan menyampaikan kalau ia ingin pindah ke desa itu. LOL. Ia kemudian bertanya apakah ada laki-laki muda usia 30 tahunan dan masih single disana, ia menyampaikan kalau ia ingin tinggal disana tentunya ia harus menjadi istri warga disana HAHHAHAAH.
Tapi tiba-tiba bunyi tawa menghilang. Para warga yang tadinya bersemangat jadi kehilangan semangat mendengar hal itu, alasannya warga disana semuanya yaitu orang tua, tidak ada anak muda di desa mereka. Semua anak muda berangkat ke Tokyo sesudah lulus untuk bekerja.

Suasana jadi berbeda dari sebelumnya, Teguchi-san kemudian bicara pada Rinko mengenai drama pendek ini, bahwa mereka sangat menantikan drama ini. Dengan drama ini, mereka berharap akan banyak anak muda yang tiba ke desa mereka dan ingin tinggal disana. Karena kini sudah ada internet, mereka berharap drama merek gampang diakses. JAdi mereka akan bekerja keras dan menciptakan drama yang menarik untuk menarik minat seseorang tiba ke desa mereka.
Karena itu mereka meminta Tetsuro memperkenalkan dengan penulis yang baik dan ia menentukan Rinko, jadi mereka yakin pada naskah yang ditulis Rinko. Rinko jadi termangu mendengarkan Teguchi san dan para warga yang sangat serius dengan hal ini.
Ia permisi sebentar ke dapur dan ia berfikir kalau seluruh warga serius akan hal ini dan ini mengganggu pikirannya. Dua makanan kembali tiba menasehatinya, Rinko yang tak punya laki-laki dan pekerjaan, bagaimana sanggup beliau memandang rendah orang lain menyerupai itu. Mereka ingin Rinko membuka matanya.
Hal itu menciptakan Rinko berfikir kembali, ia menulis naskah itu dengan pikiran kalau drama ini akan tak berguna, ia tidak serius menulisnya ketika itu. Ia juga memandang rendah proyek ini, alasannya ini hanya proyek kecil, ia tidak memikirkan betapa pentingnya proyek ini bagi orang lain dan ia melupakan hal yang penting.

Rinko yang sudah menyadarkan pikirannya kembali menemui para warga dan meminta maaf. Ia minta izin untuk menulis ulang naskahnya, dan menciptakan semuanay terkejut. Rinko kesepakatan ia akan menyelesaikannya sempurna waktu sebelum mulai syuting besok. Para warga heran alasannya naskah Rinko sudah cukup bagus. Rinko menyampaikan kalau ia tidak menulis dengan bagus, ia menulis tanpa tahu apa tujuan drama ini dan hanya mencari tumpuan di internet, ia melakukannya setengah hati.
TApi kini matanya sudah terbuka, ia ingin menulis naskah untuk membuka hati orang-orang, menciptakan drama yang menarik semoga orang ingin berkunjung ke desa ini.
PAra warga kesudahannya sepakat dan mempercayakan naskah pada Rinko. Rinko mengerti. Semuanya kembali bersulang semoga drama mereka sukses.

Sementara itu tim Seasons of Love berkumpul di restoran ayah KOyuki, wrap up party alasannya drama mereka sudah selesai syuting. Mereka bersulang untuk merayakannya.
Tetsuro menyampaikan rencananya ia akan kembali ke desa besok, menemui Rinko dkk dan melihat proses syutingnya. Ryo isi sekali, ia juga ingin pergi melihat laut. Tetsuro mengajaknya dan ia sangat senang, ia mengajak Key, tapi Key terlihat menolak.
Tetsuro mendapat pesan dari Teguchi-san yang menceritakan Rinko yang akan menulis ulang naskah dramanya alasannya ia ingin drama mereka menggoda seluruh jepang. Ia berterimakasih pada Tetsuro alasannya memperkenalkan seorang penulis yang baik pada mereka.

Malam itu Rinko menghabiskan waktu menulis naskah dari awal. Ia melakukannya dengan baik dan anggota balai desa menyukainya.
Mereka eksklusif memulai syuting di hari yang sama, dengan peralatan seadanya dan staf seadanya. Saat Rinko akan menyapa pemain figuran, ia melihat Key ada disana, ia terkejut kenapa Key ada disana.
Key menyampaikan Ryo menyuruhnya datang, Ryo tidak sanggup ikut alasannya ternyata ia ada pekerjaan. Rinko masih gundah dan Key menyampaikan ia penasaran, ingin melihat seorang perempuan yang gagal menikah dan sedang bersembunyi dibalik pekerjaannya.
Rinko tentu saja tersinggung mendengarnya. Tiba-tiba Tetsuro tiba membawa makanan untuk mereka dan Rinko gres sadar kalau Key ternyata tiba bersama Tetsuro, beliau pikir Key tiba sediri KWKWKWKWKW.

Ternyata Key akan menjadi salah satu cast di drama ini alasannya Teguchi-san merasa Key akan cocok memerankan laki-laki Tokyo, jadi ia minta proteksi Key menjadi salah satu cast HAHAHAHA. Rinko tidak terlihat excited sih, well, Key memang laki-laki Tokyo jadi cocok-cocok aja.
HAnya tugas singkat aja sih, tetsuro memujinya. Rinko menyampaikan kalau kepribadian Key yang jelek cocok dengan kiprahnya HAHAHAHAHA.
Key tersenyum sedikt dan bertanya apa Rinko menyampaikan sesuatu, Rinko menjawab tidak ada dan ia segera pergi menemui staf lain untuk membicarakan adegan lainnya.
Tetsuro senang melihat Rinko bergitu bersemangat, Rinko terlihat bersinar-sinar dimatanya.

Pagi itu, Kaori dan Koyuki kembali ke Tokyo.
Koyuki menemui Marui-san dan menyampaikan oleh-olehnya. Koyuki bertanya kapan istri Marui akan kembali ke rumah dan Marui menyampaikan sekitar 2 ahad lagi. Koyuki mengerti, tampaknya mereka tidak akan sanggup bebas bertemu lagi sesudah itu, tapi Marui tetap ingin tiba menemui Koyuki.
Koyuki menyampaikan kalau memiliki anak yaitu sebuah anugerah dan Marui menyampaikan kalau itu tidak seindah yang ia bayangkan. Saat anak pertamanya lahir, istrinya menangis setiap hari, ketika ia kembali ke rumah, semuanya terasa berat, sejujurnya kenangan yang ia punya yaitu kenangan jelek ketika itu. Ia lebih suka bersama Koyuki, jalan-jalan dan makan makanan yang enak.
Itu menciptakan Koyuki tertawa kareba Marui orangnya sangat jujur, biasanya laki-laki akan akal-akalan senang meski mereka kesulitan.
-SAITAEI! Ini si Marui aduuh plis deh, seberat-beratnya kau merasa, itu anak kau yang bikin n kau yang buat, kalau nggak mau kenapa nikah dulu ck, sumpah deh ini couple gw paling ga suk Zzzzzzzzzzz-

Salah satu pengunjung setia kedai ayah Koyuki melihat Koyuki dan Marui, ia melapor pada ayah Koyuki tanpa tahu duduk kasus yang sebenarnya, jadi ia excited alasannya kesudahannya Koyuki punya pacar.
Koyuki kembali ke rumah ketika itu dan ayahnya bertanya dengan hati-hati wacana laki-laki itu, ayah tahu kalau laki-laki itu sudah menikah. Sepertinya dulu ibu Koyuki berselingkuh makanya meninggalkan mereka.
Ayah menyampaikan ia hanya ingin Koyuki bahagia, melihat Koyuki kencan dengan bebas tanpa ada orang lain yang menggosipkannya, ia akan ada dipihak Koyuki. Tapi jikalau Koyuki suatu hari nanti ingin menikah, maka ia berharap KOyuki mengakhiri hubungannya dengan laki-laki itu. Koyuki terdiam.

Syuting adegan terakhir dorama pendek yang ditulis Rinko berhasil dengan baik. Tetsuro menyampaikan kalau Teguchi-san lah yang mempengaruhinya ketika itu, makanya ia bekerja sebaagi PD dan ingin menciptakan drama. Rinko mengerti.
Setelah syuting, mereka beres-beres dan bersiap untuk editing, mereka akan menontonnya malam ini.
Key bicara pada Rinko, menyampaikan kalau naskah yang ditulis Rinko tidak buruk. Rinko jadi malu-malu gitu dan akal-akalan fokus pada naskahnya, tapi ketika ia melihat lagi, Key sudah tidak ada disana HAHAAHAHA..
Key sibuk berjabat tangan dan foto dengan fans.

Malam harinya, para warga berpesta kembali atas suksesnya syuting drama mereka. Kali ini seluruh warga fokus pada Key, bukan pada gadis Muda Rinko HAHAAHHAHA. Rinko agak kesal jadinya. Ia bertanya kenapa Key tidak pulang. Key menyampaikan sudah terlalu larut jadi Tetsuro akan memintanya tinggal, Key sanggup tidur di rumahnya.
Rinko mengerti. Kemudian Tetsuro dan Teguchi-san tiba membawa video yang sudah di edit dan seluruh warga menontonnya bersama-sama.
Drama singkat wacana desa mereka. Semuanya terharu ketika dramanya berakhir. PAra warga sangat senang dan Teguchi san mengucapkan terima kasih pada Rinko.

Tetsuro tampak duduk sendirian sambil menghapus air matanya, jadi Rinko tiba mendekatinya.
Tetsuro berterima kasih alasannya Rinko mau mengambil proyek ini, tapi justru Rinko lah yang berterimakasih pada tetsuro alasannya memberinya kesempatan. Ia menyampaikan menulis naskah untuk drama ini sangat menyenangkan dan ia sangat menyukainya. Hanya dengan memikirkan seseorang akan berperan untuk naskahnya dan orang lain akan menontonnya, itu memberinya semangat dan ia sangat senang (bener banged, bagi penulis, dengan memikirkan orang lain akan membaca tulisannya, itu yaitu kesenangan tersendiri lho ^^)
tetsuro hingga terharu alasannya Rinko tetapkan untuk terus menulis lagi. Rinko berterimakasih alasannya Tetsuro memberinya pekerjaan ini dan memperkenalkannya dengan orang-orang dari desanya. Ia minta proteksi tetsuro lagi di masa yang akan datang.
Tetsuro kemudian pergimenyapa warga lain dan Rinko minum birnya dengan bahagia, ia sudah usang melupakan rasa manis bir, minum bir sesudah bekerja yaitu hal terbaik.

Para makanan kembali muncul di hadapan Rinko dan menyampaikan kalau ia sangat bersinar-sinar sekarang. Mereka senang duduk kasus pekerjaan Rinko sudah terselesaikan, kini tinggal duduk kasus cinta. Mereka yakin alasannya pekerjaan Rinko berjalan dengan baik, maka percintaan juga akan mengikutinya. Rinko menyampaikan kalau ia tak butuh sekarang, alasannya ia gres saja putus.
Mereka menyampaikan Rinko tak punya waktu berfikir menyerupai itu, jikalau ada kesempatan maka manfaatkan, alasannya usia 30 tahun akan berakhir dalam sekejap.
Seperti biasa, para makanan pergi ketika Rinko masih ingin bertanya lebih lanjut. Dan itu membuatnya kepikiran.

Malam itu Koyuki menginap di daerah Kaori alasannya masalahnya dengan ayahnya, ia menceritakan pada KAori. Kaori bertanya bagaimana reaksi ayah, apakah menangis atau marah.
Koyuki menyampaikan ayahnya hanya bilang berhentilah dengan laki-laki itu. Jika ayahnya menyampaikan jangan selingkuh, ia akan melawan, tapi ayahnya menyampaikan ia hanya ingin Koyuki bahagia, ia jadi sulit membalasnya. Kaori menyampaikan ia mengerti perasaan Koyuki.
Koyuki menyampaikan rambut ayahnya semakin usang semakin putih, orang renta mereka semakin usang semakin tua. Jika mereka bertambah tua, maka orang renta mereka juga. Ia jadi ingin tau apa yang dipikirkan oleh oranng-orang dari generasi orang renta mereka, pada zaman itu, orang-orang niscaya sudah menikah di usia 30 tahun. Sementara zaman kini usia 30 belum menikah itu masih wajar. Tapi usia 30 tahun akan berakhir dalam 10 tahun. Itu artinya tidak ada waktu untuk melaksanakan hal-hal tak berguna.
Koyuki dan KAori menyampaikan kalau sebuah perselingkuhan dan menjadi perempuan kedua, itu hal yang tak berguna.

Saat dua sahabatnya sedang bergalau ria, Rinko menikmati malam terakhirnya di desa dengan menyanyi bahagia, ia tidak aib sama sekali dan menikmati karaokean bersama para warga. Bahkan Teguchi-san mulai menjodohkan Rinko dan Tetsuro HAHAHHAHAH.
Tetsuro jadi salah tingkah, ia minum aneka macam alasannya Teguchi san menyampaikan hal yang tidak-tidak, ia memperjelas kalau ia dan Rinko menjalin kekerabatan itu sesuatu yang tidak terpikirkan olehnya, alasannya ia sudah pernah ditolak 8 tahun kemudian dengan cara yang manly LOL.
Saat mereka tinggal berdua, Tetsuro sudah terlihat sangat mabuk dan ia benar-benar jadi salah tingkah, hingga Rinko sendiri berfikir kalau Tetsuro sangat cute. eaaaaaaaaaaaa.
Rinko juga jadi ga hening hatinya dan Tetsuro mulai mengubah topik menyampaikan ketika ia melihat Rinko hari ini, ia jadi teringat ketika Rinko bekerja di perusahaannya untuk pertama kalinya, Rinko tertawa dan berfikir maksud tetsuro yaitu dirinya yang ketika itu tidak baik dalam melaksanakan apapun dan selalu canggung.
Tetsuro tertawa dan menyampaikan yang ia maksud bukan hal itu, tapi apapun yang Rinko lakukan ketika itu, membuatnya berteriak dalam hati kalau Rinko sangat cute. EAAAAAAAAAAA.
Tetsuro sadar ia keceplosan dan ia segera keluar untuk mencari udara segar, alasannya ia pikir ia sedang mabuk.

Rinko tinggal sendiri dan masih gundah apa yang gres saja terjadi. Ia khawatir pada Tetsuro dan mengikutinya keluar. Ia bertanya apa Tetsuro baik-baik saja, tetsuro membenarkan ia baik-baik saja, meski ia terlihat sangat mabuk.
IA bahkan hampir jatuh dan untung Rinko menangkapnya, tapi itu menciptakan suasana semakin awkward dan Rinko memperlihatkan diri mengambil air putih. tapi Tetsuro menyampaikan tidak perlu.
Rinko menyampaikan jaket pada Tetsuro dan Tetsuro mulai menyampaikan kalau ia tampaknya sudah tua, dulu jikalau ia minum begini, ia baik-baik saja. Rinko menyampaikan hal yang sama, kalau ia habis minum dan mulai mencari pereda mabuk pagi harinya, ia juga berfikir kalau dirinya sudah mulai tua.
Tapi Tetsuro tidak setuju, ia menyampaikan kalau Rinko bukan perempuan tua. Ia bahkan menggenggam tangan Rinko dan menyampaikan Rinko sama sekali belum berubah semenjak 8 tahun lalu, Rinko masih sama menyerupai gadis yang ia sukai 8 tahun lalu, gadis yang ceria dan dicintai banyak orang.

Rinko jadi tersentuh mendengarnya, dan belum sempat Tetsuro melanjutkan kata-katanya, Rinko tiba-tiba mencium Tetsuro. KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa
Tetsuro terdiam. Rinko mengembalikan kesadarannya dan bertanya-tanya apa yang sedang ia lakukan, ia menjauh dari Tetsuro.
Rinko tak sanggup berkata apa-apa ketika Tetsuro tiba-tiba mendekatinya dan menciumnya lagi. Tetsuro sadar apa yang ia lakukan dan ia menjauh.
Ia minta maaf alasannya tampaknya ia mabuk dan ia akan meninggalkan Rinko, tapi ia berbalik lagi, ia menyampaikan ia akan menemui Rinko besok, ketika ia tak mabuk lagi.

 

Rinko termangu di tempat, ia tak mengerti apa yang gres saja terjadi.
Sementara itu, Key ternyata melihat semuanya. Ia kelihatan tidak hening dan meninggalkan daerah itu.
Tetsuro kembali ke kedai dan ia terkejut dengan apa ayng gres saja terjadi.

Akhirnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!
Udah usang banged saia menantikan sesuatu terjadi pada Rinko dan Tetsuro HIKS.
Sebenarnya Rinko cocok lho sama Tetsuro, berdasarkan saya mereka pasangan yang serasi. Sayang banged ya, saya udah tahu endingnya jadi agak kecewa gitu HAHAHAHAHHA.
Well, tak apa deh, Tetsuro sini buat saya aja.  HAHAHHAHAHA.
Dia laki-laki baik banged, yang ia inginkan hanya kebahagiaan Rinko seorang.

Meski saya menonton drama ini alasannya Sakaguchi Kentaro, saya agak kurang suka dengan karakternya yang kelihatan sama sekali nggak berusaha untuk mendapatkan hati Rinko. Aku tahu beliau menyukai Rinko tapi beliau sama sekali belum menciptakan langkah ke arah sana. Well, beliau memang membantu Rinko sih untuk menciptakan Rinko sadar dalam beberapa hal.

Continue Reading

More in Eikura Nana

To Top