Connect with us

Locafest.co.id

[Review] 84Th Nhk Asadora: Ohisama (2011)

Asadora

[Review] 84Th Nhk Asadora: Ohisama (2011)

Kembali ke asadora, kali ini saya akan membahas asadora berjudul Ohisama. Ohisama merupakan asadora ke-7 yang saya selesaikan. Aku senang sekali saya menentukan asadora ini untuk masuk dalam list tontonan, alasannya yaitu cantik bangeeeeed!
 Awalnya sih saya ingin menonton Hanako to Anne, tapi ragu dan ragu kesudahannya saya malah menentukan Ohisama 😅. Aku tertarik alasannya yaitu yang main yaitu Inoue Mao. Selain itu ada banyak tokoh yang tidak mengecewakan saya kenal main di asadora ini hehehehhe.

Aku merasa sinopsis awal asadora ini agak menipu, sama halnya dengan Hiyokko. Sinopsis awal Hiyokko menyampaikan kalau Ayah Mineko kerja ke Tokyo untuk membiayai kuliah kakak Mineko, taunya untuk biaya keluarga dan Mineko sama sekali tidak punya abang. LOL. Sementara di Ohisama ini dikatakan kalau sang tokoh utama membuka kedai soba bersama muridnya. Tentu saja yang terpikir yaitu sang tokoh utama menjalankan toko soba bersama muridnya kan ya, tapi ternyata salah. Memang sih ada korelasi dengan muridnya, tapi bukan mereka yang menjalankan restoran sobanya. HAHAHAHAHAAH. Aku ketipu lagi sama sinopsis awal yang ada di dramawiki atau asianwiki alasannya yaitu saya membayangkan usaha sang tokoh utama bersama para siswanya gitu 😆

Ohisama (Ohisama = The Sun = Matahari) merupakan asadora ke-84 yang tayang pada April hingga September 2011. Inoue Mao (Hanamoyu, Hanayori Dango, The Eternal Zero) terpilih sebagai tokoh utama drama ini. FYI, tokoh utama asadora biasanya dipilih dengan melaksanakan audisi dan Inoue Mao yaitu aktris pertama yang di cast tanpa audisi. Kabarnya sih untuk menaikkan rating asadora, alasannya yaitu asadora sebelumnya ratingnya cukup memprihatinkan untuk ukuran asadora.
Setelah Inoue Mao, aktris lain yang di cast tanpa audisi yaitu Maki Horikita, Yoshitaka Yoriko dan Anne (aku nggak tau aktris lainnya, ada lagi ga? Haru?).

Ohisama tayang sebanyak 156 episode disutradarai oleh Tomochika Kasaura (Goen Hunter, Mattsugu, Ghost Friends) dan Takehiro Shoen (Ryomaden, The Bodyguards). Naskahnya ditulis oleh Yoshikazu Okada (Hiyokko, Churasan, Be With You). Yoshikazu Okada populer dengan naskahnya yang cantik dan ia bahkan sudah dipercayakan menulis 3 asadora, Churasan, Ohisama dan Hiyokko. Churasan sendiri selain asadora juga ada 3 season lanjutannya, Churasan 2, 3 dan 4. Aku tidak banyak menonton karya Yoshikazu sensei, tapi saya rasa keahliannya yaitu menciptakan kisah slice of life yang sederhana tapi menarik. Setidaknya itulah yang saya rasakan dari menonton Hiyokko dan Ohisama. Gimana ya, bahasa singkatnya sih menyejukkan jiwa hehehehehe.
Aku bahkan mulai menonton Churasan sehabis menonton Ohisama ini LOL.

Drama yang meraih rating rata-rata 18,8% selama penayangannya ini dibintangi oleh Inoue Mao, Kengo Kora (A Story of Yonosuke, Beppin-san, Solanin), Kei Tanaka (From Five to Nine, Tokyo Tarareba Girls, Good Morning Call), Kento Nagayama (Beppin-san, Atashinchi no Danshi, Legal High), Hikari Mitsushima (Wakamonotachi, Quartet, Kidnap Tour), Maiko (Pin to Kona, Space Battleship Yamamoto, Made in Japan), Tokio Emoto (Q10, Shinigami-kun, Prison School), Ayumi Ito (A Story of Yonosuke, Solanin, All About Lily Chou Chou) dan banyak artis lainnya.
Asadora pemainnya memang banyak banged, yang saya sebutkan diatas cuma sebagian kecil, yang wajahnya mungkin kalian kenal. Selain itu ada beberapa young actors yang hanya tampil dengan kiprah kecil disini menyerupai Yagi Yuki (Hiyokko), Tsuchiya Tao (Mare), Taishi Nakagawa (Your Lie in April), Kenta Suga, Watanabe Jinpei dan lain sebagainya.

Ohisama sukses menjadi The Best Asadora yang pernah saya tonton sebelum menuju ke ending, lol. Karena 12 episode terakhir saya merasa kurang suka, ada beberapa adegan yang ditambahkan hanya untuk menutupi biar cukup 156 episode, itu terasa banged lho 🙃. Tapi overall drama ini cantik banged, sangat menarik dan berdasarkan saya penulisnya keren banged. Di asadora ini kita sanggup mencicipi kuatnya sebuah persahabatan dan rasa kekeluargaan. Memang sih di asadora lain juga begitu, tapi ada yang beda disini. Biasanya di asadora lain akan ada perpisahan tokoh utama dengan keluarganya dan keluarganya jadi jarang dibahas, tapi disini meski berpisah tapi huruf mereka tetap kuat. Selain itu mengenai keluarga tokoh utama dibahas dengan dalam, kisah kakak adik, ayah dan ibu sangatlah menyentuh. Kisah persahabatan di drama ini juga sangat kental. Dari sebuah keberanian mereka menemukan belahan jiwa seumur hidup mereka dimana mereka berjanji dekat selamanya, persahabatan mereka wow banged.
Kisah cintanya saya juga suka, alasannya yaitu ibu mertua yang pertama jatuh cinta pada menantunya dan barulah OTP saling jatuh cinta. Pokoknya ini drama menghangatkan jiwa, banged. Dan secara keseluruhan saya menyukainya hehheehhehe.

Selain itu, OSTs drama ini juga bagus-bagus. Opening Ohisama menjadi opening asadora paling menyejukkan di hatiku. Klipnya juga indah banged, saya suka mereka menggunakan bunga yang dikeringkan di openingnya. Untuk lagu opening terbaik saya masih menentukan opening Mare sih Ahahahhaha.
Tapi bener lho, sekali mendengar opening Ohisama itu, sejuk banged ditelinga. Aku jarang banged skip openingnya dan visual nya juga bagus, bunga kering, pas banged. Tapi saya sukanya yang instrumen aja, pas di part 2 ada yang mulai menyanyi dengan lirik saya kurang suka HHAHAHAHA.

Hal menarik lainnya yaitu cara penyampaian kisahnya, alasannya yaitu kisah ini diceritakam sendiri oleh Sudo Yoko di tahun 2011 dan kita senang alasannya yaitu ia masih hidup dan satu per satu tokoh juga muncul di tahun 2011 itu. Makara istilahnya ini yaitu flashback.

Ohisama menceritakan wacana Sudo Yoko dimana kanji ‘yo’ pada nama ‘Yoko’ diambil dari kanji ‘yo’ pada ‘Taiyou’ (matahari) dengan harapan Yoko akan hidup menyerupai matahari, selalu menerangi orang sekitarnya, matahari yang meski sendirian selalu berdiri setiap pagi dan menyinari dunia. Karena itu ibunya berpesan biar Yoko selalu tersenyum meski menghadapi problem sesulit apapun, dan kalau ada yang mengejeknya alasannya yaitu ia wanita, maka Yoko boleh marah, alasannya yaitu pada masa itu perempuan masih direndahkan.
Awalnya alasannya yaitu sinopsis itu saya pikir Yoko akan tumbuh menjadi gadis ceria yang selalu tersenyum. Tapi saya salah besar alasannya yaitu Yoko disini orangnya gampang terharu, gampang meneteskan air mata, well, meskipun ia tetap tersenyum sih hehehehehe.
Yoko kehilangan ibunya dikala ia masih kecil dan ia mengurus keluarganya yang terdiri dari ayah dan dua kakak laki-lakinya. Yoko awalnya tidak tahu impiannya, tapi sehabis berteman dengan seorang gadis yang suka mencar ilmu tapi tak sanggup melanjutkannya alasannya yaitu kondisi keluarga dan mengetahui harapan ibunya yang ingin menjadi guru, Yoko menemukan impiannya, kalau ia akan menjadi guru. Dan begitulah Yoko menjadi guru yang sangat pengertian dan disayangi oleh para muridnya.

Itu sih cuma sinopsis singkatnya saja, alasannya yaitu ini 156 episode jadi ceritanya tolong-menolong lebih panjang.
Dan disini saya akan menceritakan perjalanan hidup Sudo Yoko.
Sinopsis dibawah ini berisi spoiler ending, jadi kalau yang nggak ingin kena spoiler, bacanya hingga disini saja ^^
Oia, sinopsis ini tidak berurutan jadi harap dimaklumi^^

SINOPSIS 
Kisah Ohisama sendiri dimulai pada tahun 2011 dimana seorang ibu rumah tangga berjulukan Fusako-chan yang tiba ke Azumino untuk melihat bunga soba tapi mobilnya mengalami masalah. Untuk meminta dukungan ia pergi ke sebuah kedai soba di sekitar sana dan berkenalan dengan Maruyama Yoko, pemilik kedai. Pertemuan ini menciptakan Yoko menceritakan mengenai kisah hidupnya  pada Fusako. Fusako-chan ini lucu, ia sangat bersemangat dan ia juga menyukai Yoko alasannya yaitu Yoko memperlakukannya menyerupai gadis remaja.

Tahun 1932, Sudo Yoko (Yagi Yuki) berusia 10 tahun, ia dan keluarga Sudo yang terdiri dari ayah, ibu dan 2 kakak kali-lakinya pindah dari Tokyo ke Azumino. Ibunya sakit-sakitan, alasannya yaitu berdasarkan dokter udara desa cocok untuk ibunya, makanya mereka pindah, ayahnya bahkan berhenti dari pekerjaannya di Tokyo. Yoko sangat dekat dengan ibunya, ia selalu menghabiskan wakti bersama ibunya yang mengajarinya banyak hal. Hal yang tidak pernah Yoko lupakan yaitu dikala pertama kali tiba di Azumino, mereka pergi ke ladang soba yang mekar dan ibunya menyampaikan bahwa Yoko harus selalu tersenyum meski sesulit apapun. Kanji ‘yo’ dalam nama Yoko diambil dari kanji ‘yo’ pada ‘taiyou/matahari’, ibu ingin Yoko menyerupai matahari yang selalu berdiri sendiri menyinari dunia. Yoko jangan berkecil hati alasannya yaitu ia seorang wanita, kalau ada yang merendahkan perempuan Yoko boleh murka pada mereka alasannya yaitu ibunya ada dipihaknya.

Yoko tumbuh menjadi gadis yang ceria. Ibunya yang sakit menciptakan Yoko sanggup sedikit sanggup berdiri diatas kaki sendiri dengan menciptakan bekal sendiri dan membuatkan ayah dan kakaknya bekal. Di sekolah ia berteman dengan Yuki-chan, seorang anak perempuan dari keluarga miskin yang sangat suka belajar. Yuki memiliki harapan ingin menjadi guru, menyerupai guru mereka, Natsuko sensei (Ayumi Ito). Tapi Yuki sadar alasannya yaitu keadaan keluarganya harapan hanyalah impian. Suatu hari Yuki terpaksa pindah dan di hari kepindahannya Yoko sempat mengantar kepergiannya dengan penuh air mata. Yoko berharap Yuki tidak mengalah akan belajar, Yuko berjanji ia akan terus mencar ilmu sambil bekerja. Dan begitulah sehabis perpisahan mereka Yoko selalu mengirimkan surat pada Yuki yang berisi bahan pelajaran yang ia pelajari. Kelak Yuki menemukan jalannya sendiri, berkat Yoko ia menjadi sangat sukses bahkan lebih sukses dari Yoko, ia kembali ke Azumino untuk membangun Azumino dan tentu saja tidak melupakan jasa Yoko. Setelah kepergian Yuki, untuk pertama kalinya Yoko memikirkan mengenai impiannya dan ia berfikir kalau ia ingin menjadi guru, menggantikan Yuki.

Ibu Yoko meninggal dunia tidak usang sehabis itu, Yoko tidak melihat ibunya menghengbuskan nafas terakhirnya alasannya yaitu itu bertepatan dengan jadwal mendaki sekolahnya. Ibunya menyuruh Yoko tetap pergi, kalau tidak ibunya akan marah. Begitu matahari pagi bersinar di puncak gunung, Yoko tahu kalau ibunya sudah tiada. Tentu saja Yoko kecil menangis. Aku suka Yoko alasannya yaitu ia tidak pernah menyembunyikan air matanya meski ia yaitu anak yang ceria. Keluarga Yoko bersedih sehabis kepergian ibu. Tapi ayah mencoba menciptakan suasana menjadi baik meski leluconnya sama sekali tidak lucu tapi itulah yang membuatnya jadi lucu.
Tetangga dan sahabat sekelas Yoko berjulukan Takeo Miyamoyo menyukai Yoko semenjak pertama tiba ke Azumino, di hari kematian ibu Yoko, Takeo berniat menghibur Yoko, tapi melihat Yoko tertawa lepas bersama saudaranya, Takeo merasa sangat lega. Takeo yaitu orang yang selalu berada si sisi Yoko semenjak Yoko pindah ke Azumo hingga tahun 2011, mereka masih bersahabat.

Waktu berlalu dan Sudo Yoko (Inoue Mao) sudah menginjak usia remaja (kalau nggak salah usianya 16 tahun) , ia bersekolah di sekolah para gadis. Ia bangun dengan bersemangat setiap pagi, menyapa matahari dan mulai memasak. Ia tinggal bersama ayah dan kakaknya Shigeki Sudo (Nagayama Kento). Kakak sulungnya Haruki Sudo (Tanaka Kei) tinggal di asrama di Matsumoto. Haruki semenjak kecil sudah tetapkan impiannya kalau ia ingin menjadi seorang dokter, jadi ia sedang berjuang. Sementara Shigeki yang semenjak kecil sangat menyukai mainan pesawat rahasia sudah tetapkan ingin masuk ke angkatan udara.

Yoko dekat dengan Tsutsui Ikuko (Hikari Mitsushima) puteri sulung keluarga pemilik toko buku dan Machiko Soma (Maiko) puteri tunggal orang terkaya di Azumino. Dibanding keduanya, Yoko yaitu gadis yang sangat biasa. Ketiganya mulai berteman alasannya yaitu sebuah kejadian. Saat tahun aliran baru, mereka diajari oleh seorang guru bahasa inggris berjulukan Kotarou Iida. Iida sensei sangat tidak menyukai wanita, ia selalu merendahkan perempuan dalam pelajarannya dan itu benar-benar menciptakan Yoko merasa kesal. Ternyata bukan hanya Yoko yang merasa begitu. Suatu hari seluruh siswa kelas itu berkumpul dan mereka ingin balas dendam pada Ioda sensei. Mereka sepakat kalau mereka akan membiarkan jawaban kosong pada ujian mendatang. Semuanya setuju. Yoko yaitu anak baik, ia butuh keberanian untuk melaksanakan hal itu. Tapi alasannya yaitu semuanya sudah berjanji, ia benar-benar tidak menjawab pertanyaan dikala ujian. Tapi ternyata yang lain melanggar akad mereka. Hanya tiga orang yang menepati akad yaitu Yoko, Ikuko dan Machiko. Mereka bertiga dimarahi dan dieksekusi membersihkan toilet. Disanalah mereka tetapkan dekat dan menciptakan aliansi berjulukan ‘Blank Paper’, mereka berjanji akan dekat selamanya. Mereka masih tidak menyukai Iida sensei dan memanggilnya Octopus.

Tempat favorite mereka bertiga yaitu kedai permen milik suami istri Murakami. Pada masa itu, sepulang sekolah, belum dewasa dihentikan singgah di tempat menyerupai itu, jadi mereka rahasia kalau mau makan disana. Mereka sudah jadi langganan kedai itu, mereka dekat dengan pemiliknya. Tempat itu menjadi tempat curhat mereka bertiga, sanggup dibilang sih markas mereka.
Cinta yaitu hal yang biasanya niscaya dirasakan anak remaja. Ikuko mengaku kalau ia punya banyak pacar tapi tolong-menolong ia tidak punya pengalaman. Makiko sendiri menyampaikan kalau ia tidak akan jatuh cinta pada siapapun, alasannya yaitu itu hanya akan menyakitkan, alasannya yaitu ia pada kesudahannya harus menikah dengan pria. pilihan keluarganya. Sementara Yoko sendiri tidak pernah mencicipi cinta. Karena itu dikala mereka jalan-jalan ke Matsumoto untuk menonton film, ada laki-laki jahat yang menyentuh tangan Yoko dikala menonton film dan menciptakan Yoko merinding, ia menangis sehabis keluar dari sana dan menyampaikan kalau ia sudah ternodai dan tak akan sanggup menikah lagi. Teman-temannya turut sedih, tentu saja, mereka juga menyampaikan kalau Yoko tak menikah, mereka juga tak akan menikah.

Cinta pertama kesudahannya tiba pada Yoko dikala kakaknya Haruki kembali ke rumah dan membawa sahabatnya Koichi Kawahara (Nobuaki Kaneko). Yoko jatuh cinta pada pandangan pertama. Kawahara sanggup memainkan lagu kesukaan ibu Yoko dengan harmonika dan menciptakan Yoko makin cinta. Yoko menceritakan pada sahabatnya dan menciptakan mereka penasaran. pada Kawahara. Mereka ikut bersama Yoko dikala kakaknya meminta mereka tiba ke Matsumoto. Mereka berlima jalan-jalan bersama dan saya rasa itu dikala paling membahagiakan bagi Yoko. Tapi cinta lainnya bersemi disana, Haruki menyukai sahabat Yoko, Machiko-san. Tapi cinta Haruki dan Machiko sangatlah menyakitkan, Yoko ada diantara mereka dimana ia tahu kakaknya menyukai Machiko dan Machiko menyukai kakaknya. Yoko sempat memberitahu Machiko kalau kakaknya juga menyayangi Machiko, tapi Yoko tidak sempat memberitahu kakaknya kalau cintanya bukan cinta bertepuk sebelah tangan.

Cinta pertama juga menyakitkan bagi Yoko. Yoko excited alasannya yaitu Kawahara akan tiba dikala tahun gres dan menginap di rumahnya. Ia menceritakan pada sahabatnya kalau kakaknya menyampaikan Kawahara akan menciptakan pengumuman penting dan semuanya jadi exxited berfikir kalau Kawahara akan melamar Yoko.
Shigeki sendiri mengetahui perasaan adiknya pada Kawahara dan menceritakan pada ayah mereka. Ayah dan anak hanya mengamati Yoko yang excited. Tapi ternyata Kawahara tiba bersama seorang perempuan yang ternyata akan dinikahinya. Yoko patah hati dan keluarganya sangat khawatir padanya. Yoko sendiri menahan air matanya dan mencoba bersikap biasa. Ia bahkan sekamar dengan pacar Kawahara dan mendengarkan kisah cinta mereka. Ia tahu kalau Kawahara sangat menyukai gadis itu dan begitu juga sebaliknya. Yoko memperlihatkan sebuah buku pada gadis itu untuk dibawa ke Manchuria. Karena Kawahara dan gadis itu akan berangkat ke Manchuria dalam beberapa hari.
Tapi sehabis menahan perasaan cukup lama, Yoko jatuh sakit. Butuh beberapa hari baginya untuk sembuh.

Nenek Yoko dari Tokyo tiba menemui keluarga Sudo sehabis mendengar mengenai kematian anaknya. Yoko dan Shigeki sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai ibu mereka sebelum menikah dengan ayah, mereka bahkan tidak pernah bertemu dengan nenek. Nenek orangnya sangat ningrat dan mulutnya agak tajam meski lembut. Dari nenek Yoko mengetahui kalau ibunya yaitu puteri satu-satunya keluarga yang kawin lari bersama ayahnya. Ternyata kata-kata ibu Yoko mengenai matahari itu yaitu kata-kata sang nenek dikala ibu Yoko masih kecil. Dan Yoko juga mengetahui kalau harapan ibunya dikala kecil yaitu ingin menjadi guru. Disanalah Yoko kesudahannya tetapkan niatnya kalau ia akan menjadi guru.
Ayahnya mendukung harapan Yoko dan Yoko mulai mempersiapkan diri.

Nenek juga menceritakan sesuatu mengenai Shigeki. Saat itu Shigeki hanya mendengarkan dari luar jadi mereka tidak tahu kalau Shigeki mendengarkan. Karena Ibu Yoko yaitu anak satu-satunya, keluarga pihak ibu menginginkan pewaris. Ibu Yoko melahirkan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, jadi mereka pernah meminta Shigeki biar masuk ke keluarga mereka. Tapi Haruki memohon pada neneknya untuk tidak mengambil Shigeki, Haruki bahkan rela mati demi Shigeki dan hal itulah yang menciptakan keluarga neneknya menyerah. Shigeki yang mengetahui hal itu merasa bersalah pada kakaknya. Kelak Shigeki dan Haruki membicarakan hal itu dan tentu saja Haruki menyampaikan pada Shigeki untuk tidak mengungkit itu. Taoi Shugeki berterima kasih pada kakaknya, alasannya yaitu ia senang sanggup menjadi bab dari keluarga Sudo.

Yoko dalam persiapan untuk masuk ke sekolah keguruan, ia akan masuk ke sekolah di Matsumoto. Kakaknya Shigeki memberikan niatnya pada ayahnya untuk masuk ke sekolah angkatan udara dan ayahnya eksklusif sepakat kalau itu memang keinginan Shigeki. Shigeki cukup kaget alasannya yaitu ia sendiri sulit menyampaikan pasa ayahnya. Haruki sendiri menjalani pelatihannya sebagai dokter dengan lancar. Ikuko semenjak dulu selalu menyampaikan kalau ia akan pergi ke Tokyo kesudahannya menemukan keberaniannya, ia kabur dari rumah dan menuju Tokyo sendirian.
Machiko sendiri yang semenjak dulu mendapatkan dengan damai kalau suatu dikala ia akan menikah dengan pilihan keluarganya, semenjak perasaan pada Haruki tumbuh, ia jadi berfikir ulang dan bahkan kabur dari rumah alasannya yaitu tak ingin menikah. Ia bersembunyi di rumah Yoko, meski kesudahannya ketahuan. Yoko dan Machiko mengurung diri di toilet untuk menghindari ayah Machiko. Saat Yoko bertanya apakah ini alasannya yaitu kakaknya, Machiko menyampaikan kalau benar ia menyukai Haruki, tapi ia melaksanakan ini bukan alasannya yaitu Haruki, hanya saja ia tak ingin ijab kabul yang diatur. Tapi pada kesudahannya 2 gadis kalah oleh pengawal ayah Machiko dan mereka membawa paksa Machiko. Machiko pada kesudahannya bertunangan dengan laki-laki pilihan ayahnya.
Tapi insiden itu menciptakan sebuah kenangan bagi Yoko dan Machiko, dikala diseret oleh pengawal ayahnya, Machiko sempat membawa gagang toilet rumah keluarga Sudo dan setengahnya ada di tangan Yoko. Benda itu menjadi benda berharga bagi mereka berdua yang masih mereka simpan hingga tahun 2011.

Waktu berlalu, Yoko kesudahannya masuk asrama untuk sekolah keguruannya dan ia menuntaskan sekolah 2 tahun kemudian. Ia kembali ke Azumino dan menjadi guru di SD tempat ia bersekolah dulu. Tentu saja ia bertemu lagi dengan Natsuko sensei. Di hari pertamanya mengajar, Yoko tidak sanggup menahan air matanya, alasannya yaitu impiannya tercapai, ia berdiri di hadapan para siswanya.
Tapi pada masa itu, guru perempuan yaitu pekerjaan yang cukup sulit. Selain mereka sering direndahkan oleh guru lainnya, mereka juga bertugas menciptakan kopi, membersihkan kantor, mengepel, menyiapkan futon untuk guru jaga malam, dan bahkan mencuci. Yoko yaitu perempuan biasa yang tidak sanggup untuk tidak mengeluh mengenai hal itu, tapi ia melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Setidaknya senyum para siswa yaitu pengobat hatinya.
Yoko menjadi guru favorite bagi siswa-siswanya, Yoko selalu mengajar dengan baik dan senyuman, tapi tentu saja ia murka kalau ada yang salah. Ia juga rahasia memperlihatkan makanan pada siswa yang tidak sanggup membawa bekal alasannya yaitu miskin. Kejadian lucu yaitu dikala tiba kunjungan guru ke rumah muridnya, mereka memperlihatkan makanan (aku lupa namanya, semacam larva gitu). Yoko belum pernah memakannya tapi alasannya yaitu nggak sopan kalau ditolak, jadi ia makan juga dan menyampaikan kalau ia menyukai itu. Lalu tersebar rumor mengenai makanan favorite Yoko sensei yaitu larva dan setiap Yoko kunjungan niscaya selalu disajikan larva HAAHHAHAHA, Yoko kesudahannya jadi terbiasa. Salah satu siswi berjulukan Hana-chan bahkan menangis, alasannya yaitu keluarganya miskin, mereka tak sanggup menyediakan makanan favorite Yoko sensei lol. Yoko tersentuh dikala kunjungan ke rumah Hana, dimana ia hanya diberi sedikit gula dan ia makan sambil menahan air mata, Yoko sensei menyampaikan kalau ia tak pernah melupakan rasa manis gula dikala itu.

Setelah para siswa pertamanya lulus, Yoko menerima siswa baru. Pada masa itu, perang sudah mulai mendekat ke Jepang jadi sistem pelajaran mulai berubah dimana lebih banyak diajarkan mengenai perang dan bela negara kali ya. Yoko tidak terlalu menyukai hal itu alasannya yaitu senyuman para siswa menghilang dan mereka malah mengajarkan bunuh membunuh. Kalau ditanya harapan para siswa, para siswa banyak menjawab ingin menjadi tentara sementara para siswi menyampaikan ingin menjadi perawat untuk merawat para pejuang yang terluka. Para guru juga harus menghafal gerakan perjuangan, Yoko kesulitan menghafalnya alasannya yaitu ia tak suka pelajaran itu dimana kalau ada yang salah maka guru akan memukul. Ia khawatir pada satu siswanya yang agak lambat menangkap pelajaran dan demi melindungi anak itu Yoko hingga ingsan alasannya yaitu dipukul. Tapi kemudian para siswanya sendirilah yang mengatasi problem itu.

Ada juga insiden pencuri bekal di kelas (kalau nggak salah sih ini para siswa pertama Yoko, harap maklum alasannya yaitu gres inget) dan Yoko merasa sedih. Ia tahu kalau makanan sedang sulit dikala itu, tapi mencuri tetap lah salah. Ia menyuruh pelakunya untuk mengaku dan seorang anak berjulukan Keisuke mengaku kalau ia yang mencuri bekal itu. Tapi ternyata Keisuke melakukannya untuk melindungi pelaku sesungguhnya, Keiko yang ibunya sedang sakit. Keiko kemudian mengakui hal sesungguhnya pada Yoko. Keiko dan Keisuke ini nantinya yaitu pasangan siswa Yoko sensei yang menikah.
Selain itu ada masalah pertengkaran dikelas dan salah seorang siswanya merusak ember. Yoko menghukumnya, menyuruhnya tidak boleh pulang sebelum memperbaikinya. Yoko melupakan itu hingga malam ia gres ingat dan kembali ke kelas, siswanya masih memperbaiki bejana hingga menangis alasannya yaitu tak sanggup memperbaikinya. Yoko meminta maaf pada anak itu.

Kembali ke para siswa kedua yang diajari Yoko, seorang anak gres dipindahkan dari Tokyo berjulukan Kyoko. Orang renta Kyoko sakit jadi tak sanggup merawat anaknya, mereka mengirim Kyoko dan adiknya Chizuko ke Azumino, dirawat oleh saudara mereka. Kyoko tak pernah tersenyum, itu menciptakan Yoko khawatir. Kyoko diperbolehkan oleh Yoko membawa Chizuko ke kelas dan duduk bersama kakaknya. Kyoko sangat pintar menggambar dan alasannya yaitu itu ia jadi punya sahabat pada akhirnya. Setelah perang dunia II, orang renta Kyoko meninggal dunia, Kyoko dan Chizuko menginap di rumah Yoko. Kyoko benar-benar memperlihatkan kalau ia yaitu kakak yang kuat, ia tidak mau menangis di hadapan adiknya. Kyoko dan Chizuko kemudian kembali ke rumah pamannya di Tokyo dan meninggalkan Azumino. Tapi alasannya yaitu suatu masalah, nanti Kyoko akan kembali ke Azumino.

Oke, Sekarang saia akan menceritakan mengenai bagaimana Sudo Yoko berubah nama menjadi Maruyama Yoko.

Saat masih sekolah di sekolah gadis, Yoko pernah bernah bertemu dengan seorang perempuan yang memandangi kebun soba di Azumino. Wanita itu sudah menyukai Yoko semenjak awal. Mereka kemudian bertemu kembali di kedai permen Murakami, ternyata perempuan itu dulu punya anak perempuan, kalau masih hidup maka akan seumuran Yoko. Anaknya dulu suka sekali permen dari kedai Murakami.
Saat Yoko sudah menjadi guru, mereka bertemu lagi. Takdir gila mereka ini menciptakan perempuan itu berfikir sesuatu, ia menanyakan apakah Yoko sudah menikah atau punya orang yang disukai. Karena Yoko menyampaikan tidak, perempuan itu bahagia. 

Wanita itu yaitu Maruyama-san. Sejak awal ia sudah menciptakan keputusan untuk menyebabkan Yoko sebagai menantunya. Ia berniat menjodohkan anak laki-lakinya dengan Yoko. Ia bahkan tiba ke rumah Yoko untuk memberikan niat itu pada ayah Yoko. Ayah Yoko kaget juga sih, Yoko apalagi. Tapi Maruyama-san benar-benar menyukai Yoko. Ia menyampaikan kalau puteranya mungkin akan dikirim kembali untuk berperang, meski ia tidak tahu kapan, ia ingin anaknya menikah sebelum itu. Ia juga tidak problem Yoko terus bekerja sehabis menikah, bahkan menyampaikan kalau Yoko tidak boleh berhenti bekerja meski sudah menikah, alasannya yaitu ia menyukai perempuan yang bekerja. Aku rasa Yoko cukup terkesan dengan hal itu. Setelah berfikir semalaman, kesudahannya Yoko bersedia melaksanakan omiai/ pertemuan perjodohan. Meski terlihat santai dikala mengatakannya, tolong-menolong Yoko cukup excited dengan hal ini, ia bahkan menceritakan pada Machiko dan mulai senyam senyum sendiri.

Dan begitulah, hari omiai tiba, Maruyama-san tiba bersama suaminya dan anak laki-lakinya, Kazunari Maruyama (Kengo Kora). Yoko sudah terlihat menyukai Kazunari semenjak awal. Omiai ini berjalan cukup lancar hingga Kazunari menanyakan mengenai pekerjaan Yoko. Jawaban Yoko menciptakan Kazunari membatalkan omiai itu, bukan berarti kalau ia tidak menyukai Yoko tapi alasannya yaitu menurutnya Yoko orangnya sangat baik, punya pandangan kedepan, pada dasarnya sih terlalu baik untuk orang sepertinya. Kazunari mendapatkan omiai ini demi ibunya, ia pikir asalkan orang itu pilihan ibunya ia akan sepakat alasannya yaitu ia sebentar lagi akan berangkat perang, jadi ia ingin meninggalkan sahabat bagi orang tuanya. Ia merasa niatnya tidak lapang dada untuk. orang sebaik Yoko jadi ia tetapkan membatalkan omiai itu.

Tak disangka, Yoko ternyata cukup terluka alasannya yaitu hal itu. Ia terus memikirkan wacana Kazunari dan jadi tidak konsentrasi. Kazunari ternyata juga memikirkan Yoko dan sengaja tiba membawa makanan ke tempat Yoko dan para siswanya melaksanakan kerja bakti. Disana Yoko menyadari kalau ia sudah jatuh cinta pada Kazunari. Ayah Yoko menyadari perasaan puterinya itu dan sengaja mengajak Yoko jalan-jalan ke Matsumoto, ayahnya sih bilang pengen beli buku, tapi tujuan utamanya yaitu singgah ke kedai Soba keluarga Maruyama. Disana Kazunari dan Yoko bertemu kembali. Ibu Kazunari sangat senang melihat Yoko dan minta maaf dengan insiden waktu itu. Yoko sempat bertanya pada Kazunari kenapa ia tak sanggup menjadi istri Kazunari dan Kazunari menjawab alasannya yaitu dalam 1 ahad ia akan berangkat ke medan perang, ia tidak sanggup menciptakan Yoko menikah dengannya dan meninggalkannya tanpa tahu ia akan pulang atau tidak. Yoko tidak sanggup menahan perasaannya dan mabuk. Saat mabuk itu lah ia menyampaikan perasaan tolong-menolong kalau ia ingin menikah dengan Kazunari, meskipun Kazunari pergi berperang ia tetap ingin menjadi istri Kazunari.

Mendengar perasaan Yoko, Kazunari dan orang tuanya sangat tersentuh. Malam itu Yoko dan ayahnya menginap di rumah keluarga Maruyama alasannya yaitu Yoko terlalu mabuk. Kazunari berfikir sepanjang malam dan ayahnya memberinya dorongan alasannya yaitu ia tahu Kazunari juga menyukai Yoko. Keesokan harinya, dikala sarapan kesudahannya Kazunari memberikan perasaan tolong-menolong dan melamar Yoko dihadapan orang renta mereka. Yoko sangat bahagia.*GUE NANGISSSSSS HAHAHHAHA*

Setelah itu Yoko mengirim surat pada semua kenalannya menyampaikan kalau ia akan menikah sehari sebelum Kazunari berangkat berperang. Kakaknya Haruki tiba untuk menghadiri ijab kabul Yoko, ia sangat terkejut Yoko akan menikah. Ia selalu menyampaikan ‘Yoko yang itu’ menciptakan Yoko jadi kesal alasannya yaitu kakaknya masih menganggapnya anak-anak. (Itu olok-olokan sayang sih, seoralh-olah nggak percaya Yoko yang cengeng dan naif itu akan menjadi menantu keluarga lain gitu HAHAHHA).
Sedangkan Shigeki tidak tiba alasannya yaitu dikala itu Shigeki sudah dikirim ke medan perang.
Nenek Tokyo Yoko mengirim kimono untuk Yoko, kimono yang ia siapkan untuk ijab kabul puterinya, ia ingin Yoko memakainya. Pada masa itu para rakyat dihentikan mengenakan baju glamor jadi Yoko ragu mengenakan pakaian pengantin lengkap. Tapi ibu Kazunari menyuruh Yoko mengenakannya. Dan begitulah Yoko kesudahannya menikah dengan Kazunari dan ia berubah nama menjadi Maruyama Yoko.

Yoko memulai kehidupannya di rumah keluarga Maruyama di Matsumoto. Malam sehabis ijab kabul ayah dan ibu sengaja menginap diluar untuk membiarkan mereka menikmati waktu berdua. Dan begitulah keesokan harinya Kazunari berangkat ke medan perang. Yoko tidak melihat kepergian suaminya alasannya yaitu Kazunari memaksa Yoko ke sekolah dan tidak mengambil libur.

Yoko sangat beruntung menjadi menantu keluarga Maruyama, mertuanya sangat baik padanya. Ibu mertuanya tidak membiarkan Yoko berhenti bekerja meski sudah menjadi menantunya, ia ingin Yoko tetap bekerja. Ia juga menyampaikan akan menganggap Yoko sebagai anak sendiri, bukan menantu, jadi Yoko harus menganggapnya ibu sendiri, menyampaikan segala hal padanya selayaknya curhat pada ibu kandung, dan ia juga akan melaksanakan kiprah sebagai seorang ibu, dimana kalau Yoko salah ia tak akan segan memarahinya. Memikirkan bagaimana Yoko tumbuh tanpa seorang ibu menciptakan ibu Kazunari sedih, membayangkan bagaimana Yoko tumbuh diantara laki-laki dan tak sanggup curhat pada keluarganya kalau ada apa-apa yang berafiliasi dengan dirinya sebagai wanita. Karenanya ia akan memperlakukan Yoko sebaik mungkin.

Keluarga Maruyama membuka bisnis kedai soba, tapi alasannya yaitu kondisi tidak membaik, sulit mencari soba mereka menutupnya untuk sementara waktu. Selama masa perang itu, yang mencari uang yaitu ayah yang bekerja di pabrik dan Yoko sebagai seorang guru.
Ayah dan ibu mertua Yoko sangatlah mesra, kadang menciptakan Yoko merindukan suaminya. Yoko juga menjadi kesayangan para tetangga, ada onee-san yang sering makan di rumah keluarga Maruyama alasannya yaitu ia tak mau makan sendiri.

Selama kepergian suaminya, banyak hal yang terjadi disekitar Yoko. Berita kematian tunangan Machiko menciptakan Yoko sangat sedih. Ayah Machiko juga stress alasannya yaitu hal itu dan menyebabkan ayah Yoko sebagai sahabat curhat. Mereka menjadi sahabat baik semenjak dikala itu. Ikuko juga menghadapi problem di Tokyo. Saat terjadi serangan udara di Tokyo, Machiko dan Yoko berangkat ke Tokyo untuk mencari Ikuko dan membawanya pulang. Dalam serangan itu, Ikuko menemukan cinta pertamanya, orang yang menyelamatkannya dan ia selalu menyimpan rasa cintanya itu dalam hatinya.
Yoko juga menerima kabar kematian kakak Haruki yang membuatnya shock. Machiko yang bekerja sebagai tukang pos dikala itu mengirimkan surat itu secara pribadi pada Yoko. Sebelum kakaknya berangkat ke medan perang, Haruki sempat menemui Yoko dan menitipkan surat untuk Machiko, ia ingin Yoko memberikannya pada Machiko kalau ia tidak kembali dengan selamat.

Singkat cerita, perang dunia II berakhir. Satu per satu cowok yang dikirim ke medan perang kembali. Takeo yaitu yang pertama kembali, orang clumsy tampaknya kembali dengan selamat dan eksklusif menemui Yoko sebelum menemui keluarganya. Ia sudah berjanji pada diri sendiri kalau ia selamat ia akan melamar Yoko. Dan begitulah ia menemui Yoko di sekolah dan melamarnya, tanpa tahu Yoko sudah menikah. Takeo menyerupai kehilangan jiwa sehabis mengetahui hal itu, ia bahkan hanya tiduran di rumah selama satu ahad alasannya yaitu patah hati. Setelah luka hatinya sembuh, ia memperlihatkan hadiah ijab kabul pada Yoko, sayur-sayuran dari kebun mereka. Kelak Takeo menemjkan belahan jiwanya dan memiliki banyak anak. Ia tetap tinggal di Azumino selama hidupnya dan masih berteman baik dengan Yoko, bahkan muncul di tahun 2011. Takeo yaitu favorite Fusako-chan dan saya hehehehehehe.

Shigeki juga kembali dengan selamat dari medan perang. Ia sangat shock dikala mengetahui Haruki meninggal dunia. Padahal dirinya lah yang melaksanakan perpisahan sebelum berangkat berperang. Menurutnya dia-lah yang seharusnya mati. Tentu saja ayah memarahinya alasannya yaitu menyampaikan hal itu. Shigeki kehilangan jiwanya sehabis kembali dari perang, ia memperabukan semua miniatur pesawatnya dan buku wacana penerbangan. Ia menghabiskan waktu merenung dan menciptakan ayah dan Yoko khawatir. Setelah baikan ia mulai bekerja di kebun Takeo dan melaksanakan pekerjaan lainnya. Ia kemudian menemukan harapan keduanya bahwa ia ingin mencoba menjadi dokter, melanjutkan harapan kakaknya yang menyampaikan ia ingin membuka klinik di Azumino, menyebabkan rumah mereka sebagai klinik.
Demi harapan itu, Shigeki mencar ilmu dengan serius. Tapi ia kesulitan alasannya yaitu masuk sekolah kedokteran tidaklah mudah. Ia gagal berkali-kali, tapi ia tidak menyerah. Shigeki juga menemukan belahan jiwanya, Ikuko. Hal itu terjadi begitu saja, dari ejek mengejek hingga Ikuko nyaman menghabiskan waktu dirumah keluarga Sudo. Meski mereka tak pernah menyatakan cinta dan sering bertengkar kalau bertemu, tapi mereka menyadari perasaan masing-masing. Mereka berjanji untuk menikah nanti sehabis harapan mereka tercapai.

Kazunari juga kembali dari medan perang dan pertemuannya dan Yoko termasuk cukup lucu dimana saling kagetnya Yoko terduduk dan sakit pinggang. Semuanya senang Kazunari kembali, tapi Kazunari sendiri tidak terlihat bahagia. Ia masoh stress berat dan bermimpi buruk. Cukup usang baginya untuk keluar dari rasa ketakutan itu. Ia juga curhat bersama Shigeki mengenai banyak hal. Tapi tentu saja kehidupan rumah tangga Kazunari dan Yoko makin mesra sehabis Kazunari kembali. Mereka sering ketangkao lembap flirting oleh tetangga, ayah dan ibu hehehehehe.
Karena kedai soba mereka belum sanggup buka, ayah dan Kazunari menghabiskan waktu bekerja di pabrik. Kazunari bertahap kembali ke dirinya yang biasanya.

Tak usang sehabis itu, Yoko hamil. Seluruh keluarga sangat bahagia. Yoko eksklusif mengirim surat pada saudara jauhnya dan semuanya bersyukur. Yoko masih terus mengajar meski dalam keadaan hamil. Saat ia hamil, ia mendengar kabar kematian kakeknya dan mengkhawatirkan neneknya. Ia meminta izin pada ibu mertuanya biar membiarkan nenek tinggal bersama mereka. Awalnya nenek tentu saja menolak, tapi kesudahannya nenek bersedia tinggal disana hanya hingga Yoko melahirkan.
Yoko kemudian melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Hinako. Dan dimulailah kehidupan Yoko yang bekerja + merawat anak.

Hinako masih bayi jadi butuh asi. Kazunari yang berkorban di waktu jam makan siangnya menjemput Hinako di rumah dan membawa Hinako ke sekolah, kemudian ke rumah lagi dan kembali ke pabrik. Yoko merasa tidak yummy alasannya yaitu hal itu, takut suaminya merasa itu merepotkan dan aib melaksanakan pekerjaan menyerupai itu. Karena hal itu juga terjadi pertengkaran pertama pasangan suami istri itu. Untuk pertama kalinya Kazunari murka pada Yoko.
Hinako juga sempat dititipkan di kedai permen Murakami alasannya yaitu Kazunari sakit. Keluarga Murakami sangat senang alasannya yaitu mereka tak punya anak jadi menggendong bayi sangat membahagiakan bagi mereka. Murakami yaitu nenek Azumino-nya Hinako.

Pada masa itu, perempuan yang bekerja ada diposisi sulit alasannya yaitu mereka yang selamat perang sudah kembali dan butuh pekerjaan, banyak pekerja perempuan yang diberhentikan termasuk Machiko. Yoko masih tetap bertahan hingga Hinako lahir. Tapi kemudian ia mulai ragu dikala kepala sekolah memintanya berhenti alasannya yaitu mereka harus memecat salah satu guru wanita, antara ia dan Natsuko sensei. Kepala sekolah sengaja memberi tahu Yoko terlebih dahulu, alasannya yaitu Yoko yang paling muda. Selain itu dikala Yoko sekolah keguruan, bahan yang diberikan padanya berbeda dengan kurikulum gres sekarang.
Awalnya Yoko tetap bertahan tapi sehabis kepala sekolah bertanya siapa yang Yoko utamakan anaknya atau siswa, Yoko tak sanggup menjawab.
Saat itulah Hinako sakit pneumonia dan divonis akan meninggal dunia alasannya yaitu demamnya sangat tinggi. Yoko sangat sedih dan mereka sempat mengambil foto bersama Hinako alasannya yaitu mungkin itu akan menjadi foto pertama dan terakhir keluarga mereka. Untungnya Hinako sembuh dan Yoko menemukan jawaban kalau ia tak sanggup mendahulukan yang lain selain anaknya. Ia kesudahannya berhenti menjadi guru dikala kelulusan para siswanya dimana selama ia menjadi guru ia hanya memiliki 48 siswa.

Setelah berhenti menjadi guru, Yoko harus tetap bekerja untuk biaya keluarga. Makara ia masuk ke perusahaan yang memperbolehkan membawa bayi, ia bekerja sebagai akuntan. Pekerjaan itu tidaklah sulit tapi kadang ia merasa tak yummy alasannya yaitu kalau Hinako menangis itu akan menganggu yang lain. Ia tak sekali dua kali mendapatkan tatapan tajam mereka. Sampai suatu hari ia benar-benar dimarahi dan Yoko tak sanggup melawan, tapi salah satu rekan kerjanya yang kelihatan paling kejam justru memihaknya alasannya yaitu meski sibuk dengan pekerjaan dan anaknya, Yoko tak pernah salah menghitung. Yoko terharu alasannya yaitu ia dikelilingi oleh orang-orang baik. Rekan kerjanya itu ternyata juag menikah sehari sebelum suaminya berangkat perang, tapi suaminya tidak kembali.

Waktu berlalu, keadaan sudah semakin membaik. Kedai Maruyama kembali buka meski mereka belum sanggup menyajikan soba. Kazunari menemukan banyak inspirasi apa saja yang sanggup mereka jual di kedai. Setelah keadaan mulai membaik, ayah dan ibu memberikan keinginan mereka biar Kazunari dan Yoko berhenti bekerja di luar dan mulai membantu di kedai. Bukan alasannya yaitu mereka repot, tapi alasannya yaitu ayah dan ibu merasa kesepian. Yoko dan Kazunari mengerti.
Dan begitulah, Yoko dan Kazunari mulai membantu usaha ayah dan ibu.

Meski sudah tidak menjadi guru lagi, Yoko tetaplah Yoko sensei. Yoko bertemu kembali dengan para siswa lamanya yang kini sudah bekerja. Keiko dan Hana. Keiko yaitu yang pertama dimana ia dan Yoko sering saling mengirim surat. Keiko ingin mencar ilmu lagi jadi Yoko memperlihatkan waktu untuk mengajar dikala malam. Kemudian Keiko mengajak Hana-chan (Tsuchiya Tao) bersamanya. Siswa Yoko kemudian bertambah dengan kehadiran Murakami-san yang juga ingin mencar ilmu + kangen Hinako.
Yoko yang berhenti dari perusahaan memperkenalkan Keiko sebagai penggantinya dan sehabis Keiko lulus tes, ia diterima. Hana sendiri bekerja di pabrik sepeda dan ia sangat menyukai pekerjaanya. Nantinya Keisuke akan bergabung bersama mereka untuk belajar.
Kyoko-chan juga kembali dari Tokyo, awalnya ia menyampaikan hanya menginap sementara alasannya yaitu kangen Yoko, tapi sehabis Yoko menyelidikinya, Yoko mengetahui kalau Kyoko tidak punya siapa-siapa lagi, adiknya Chizuko di adopsi dan dibawa ke Amerika sementara ia diadopsi oleh keluarga lain dan hidupnya sangat sulit. Yoko meminta izin pada suaminya, ayah dan ibu untuk membiarkan Kyoko tinggal bersama mereka dan mereka setuju. Begitulah Kyoko menjadi bab dari keluarga Maruyama. Kyoko sangat dekat dengan Hinako.

Waktu berlalu dengan cepat, Hinako sudah berusia 5 tahun dan menjadi gadis kecil yang manis. Ia juga bekerja di kedai menyapa para pelanggan. Para pelanggan menyukainya. Mereka masih tidak sanggup menyajikan soba alasannya yaitu tidak menemukan pemasoknya. Ayah selalu berusaha mencarinya tapi tidak menemukannya. Kadang menemukan bertahap dan Kazunari menyampaikan kalau mereka harus menyimpannya dan tidak menggunakannya. Samoai kesudahannya pasokan mereka sudah banyak dan mereka sanggup menyajikan soba lagi. Ayah benar-benar sangat suka menciptakan soba. Yoko juga mencar ilmu membuatnya meskipun buatannya belum sanggup disajikan.
Ada juga kisah dimana Kawahara kembali ke Jepang dan bertemu dengan Yoko. Tapi keadaan Kawahara sangat memprihatinkan. Kawahara kemudian mengetahui kematian Haruki dan mengunjungi rumah keluarga Sudo. Kawahara menyampaikan kalau istrinya meninggal di Manchuria dan ia menyalahkan dirinya sendiri alasannya yaitu membunuhnya, ia berharap dunia watu terbuka dikala mereka ke Manchuria, ternyata keadaan disana lebih parah dari Jepang. Tapi Yoko tidak sepakat dikala Kawahara menyampaikan istrinya menderita, karwna Yoko ingat bagaimana bahagianya istrinya dikala Kawahara melamarnya.

Suatu hari terjadi hal yang tak terduga, kebakaran besar di Matsumoto. Keluarga Maruyama selamat tapi tempat tinggal mereka rata dengan tanah. Keluarga Maruyama pindah ke Azumino. Yang paling shock alasannya yaitu kebakaran itu yaitu ibu Kazunari alasannya yaitu itu yaitu tempat ia lahir dan dibesarkan. Keluarga Maruyama mencoba berdiri kembali dan menyebabkan kemalanhan itu sebagai watu loncatan untuk kehidupan gres mereka. Keluarga Maruyama pernah piknik bersama dan ibu menyampaikan kalau suatu hari nanti ia ingin pindah dari Matsumoto dan memulai sesuatu yang gres di tempat lain. Ayah menyampaikan ingin punya kebun soba sendiri dan Yoko menyampaikan ia ingin menciptakan suatu tempat dimana orang merasa nyaman dan tempat orang-orang untuk berkumpul.
Sepulang dari sana mereka melihat sebuah tumah modern yang menyerupai dengan sebuah gambar di buku Hinako dan gambar di sampul buku yang diberikan Yoko pada istri Kawamura sebelum mereka berangkat ke Manchuria.

Ayah dan ibu membicarakan mengenai apa yang harus mereka lakukan selanjutnya pada Yoko dan Kazunari. Ayah dan ibu menyerahkannya pada Yoko dan Kazunari untuk memikirkannya, mereka sanggup melaksanakan apa yang mereka inginkan, tidak harus membuka ulang kedai soba. Dan dikala itulah Yoko dan Kazunari menemukan inspirasi untuk mengabulkan semua keinginan yang mereka katakan dikala piknik dulu. Memulai usaha di temoat baru, punya kebun soba sendiri dan tempat berkumpul. Yoko menyukai inspirasi itu dan menyarankan mereka menggunakan rumah gaya barat yang mereka lihat waktu itu, alasannya yaitu ia merasa ia seolah ditakdirkan menemukan rumah itu.
Setelah dibicarakan dengan semua anggota keluarga, mereka sepakat untuk kembali membuka kedai soba.

Takeo membantu keluarga Maruyama mengurus perizinan mengenai rumah itu dan ternyata pemilik rumah itu yaitu Yuki-chan, sahabat SD Yoko dulu. Yuki kini sudah sukses, berkat Yoko yang mengiriminya bahan pelajaran, ia terus mencar ilmu dan belajar, ia bahkan dipuji oleh manajernya dan berhasil membuka usaha sendiri. Ia kini sedang membuka supermarket di Azumino. Ia bersedia memperlihatkan rumah itu pada keluarga Maruyama, sebagai gantinya ia menjadi pemilik tanah keluarga Maruyama di Matsumoto. Yuki kelak akan menjadi salah satu kandidat wakil kawasan disana (Gubernur ato Bupatinya gitu 😅) dan menjadi tentangan ayah Machiko yang juga mencalonkan diri 😅

Pada kesudahannya keluarga Maruyama membuka kedai soba di Azumino. Tempatnya sangat indah, ditepi sungai, memang agak jauh dari pemukiman penduduk, alasannya yaitu harus melewati ladang soba, dimana ladang itu milik keluarga Maruyama. Mereka tidak ingin menamakan kedai itu sama dengan sebelumnya jadi mereka galau menamainya. Mereka kesudahannya meminta saran dari nenek di Tokyo dan kedai soba mereka diberi nama ‘Hyakubyakka’.
Awal membuka bisnis, kedai mereka tidak ramai, hanya satu per satu penduduk yang datang. Tapi usang kelamaan, alasannya yaitu soba disana enak, jadi tidak mengecewakan banyak yang datang. 

Yoko menghabiskan waktunya di kedai dikala siang dan dikala malam ia mengajar para siswanya, meski cuma beberapa kali seminggu. Ia juga menghabiskan waktu luang dengan mencar ilmu menciptakan soba dan les menciptakan pakaian (ia sudah ikut les semenjak masih di Matsumoto, gurunya dikala masih sekolah dulu yaitu guru mereka).
Dan begitulah waktu berlalu, usaha mereka tidak mengecewakan lancar. tempat itu menjadi tempat berkumpul para sahabat, murid dan keluarga. Impian kedua Yoko yang tercapai.
Hyakubyakka masih berdiri hingga 2011 dimana Yoko masih sehat untuk melayani pembeli. 

Ada beberapa kisah lainnya disekitar Yoko sehabis mereka membuka Hyakubyakka. Salah satunya yaitu Ikuko yang kembali ke Tokyo dan sukses bekerja disana tapi alasannya yaitu sebuah insiden ia ditangkap polisi. Yoko ke Tokyo untuk membantunya bersama neneknya. Dulu nenek Yoko pernah menyampaikan kalau ia akan mengabulkan 1 seruan Yoko, apapun itu. Dan Yoko menggunakan itu untuk membantu membebaskan Ikuko. Ikuko kemudian kembali ke Azumino dan menjalani kehidupan disana lagi. Tapi impiannya tetaplah Tokyo, jadi ia tetap berangkat sehabis ditawari menjadi penyiar radio.

Machiko sendiri menemukan belahan jiwanya di temoat kerja. Ia menikah dengan laki-laki itu tanpa pesta dan keluar dari rumah. Ia memulai hidup gres bersama suaminya tanpa apa-apa. Ayahnya sangat sedih alasannya yaitu Machiko sama sekali tidak mau dibantu. Machiko dan suaminya punya harapan menciptakan perusahaan sendiri dan mereka berhasil. Machiko melahirkan seorang putera yang sangat tampan dan sangat disayangi kakeknya.

Ayah Yoko sempat sakit dan nyawanya hampir tidak tertolong. Yoko menyadari kalau selama ini ayahnya kesepian, sehabis kehilangan ibu mereka ayahnya tidak pernah memperlihatkan wajah sedih. Saat melihat sebuah movie yang tayang dan artisnya menyerupai ibu mereka, ayah Yoko selalu menonton disana setiap hari dan hingga suatu hari ia pingsan. Yoko sangat shock dan sanhat sedih. Tapi ayah kesudahannya kembali sadar alasannya yaitu ia belum sanggup meninggalkan 2 anaknya yang menurutnya masih belum dewasa. Hal itu juga memotivasi Shigeki untuk mencar ilmu lebih giat, ia tidak mengalah akan impiannya menjadi dokter. Kelak ia akan masuk ke universitas yang sama dengan Hinako-chan dan menikah dengan Ikuko.

Keiko dan Keisuke, murid Yoko mengumumkan ijab kabul mereka pada Yoko. Mereka tidak ingin ada pesta, tapi Yoko tetap ingin melaksanakan sesuatu. Hana membantunya untuk menemukan sesuatu yang sanggup mereka lakukan dan semua sahabat SD mereka berkumpul dikala perayaan ijab kabul Keisuke dan Keiko.

Kyoko sendiri menghadapi problem dimana ia merasa menjadi beban keluarga Maruyama alasannya yaitu ia tinggal dengan mereka. Ia bahkan didanai masuk sekolah seni. Karena itu ia ingin mencari uang sendiri dan membuka usaha ilegal membuatnya ditangkap polisi. Setelah ia dikeluarkan, Yoko menasehatinya untuk tidak merasa terbebani alasannya yaitu ia menganggap Kyoko anak kandungnya sendiri. Tapi kalau Kyoko tetap mau membayar padanya, maka Kyoko sanggup bekerja dan separuh gajinya diberikan padanya.

Sementara itu problem yang kurang penting berdasarkan saya yaitu mengenai Kazunari. Memang sih semenjak awal Kazunari ini terlalu baik dan belum pernah melaksanakan kesalahan. Makara ceritanya Kazunari mendapatkan surat dari sahabat seperjuangannya dikala perang dulu. Temannya sakit parah dan Kazunari tiba menjenguknya.Tapi Kazunari tidak kembali, bahkan surat yang dikirimpun semakin sedikit. Tentu saja Yoko merasa resah dan gelisah. Ibu juga menyadari hal itu dan tak sanggup melaksanakan apapun. Sampai suatu hari Yoko tak tahan lagi dan ia menyampaikan akan pergi ke tempat suaminya. Ibu meminta maaf pada Yoko alasannya yaitu tindakan anaknya. Dan begitulah Yoko ke tempat sahabat Kazunari dan menemukan suaminya ternyata membantu bisnis temannya menciptakan keramik alasannya yaitu ada pesanan yang harus diselesaikan. Yoko melampiaskan kemarahannya pada Kazunari disana. Ia pikir Kazunari akan meninggalkan mereka dan ia sudah bersiap akan kemungkinan terburuk. Pada kesudahannya Yoko pulang sendirian sehabis problem selesai dan Kazunari belum pulang juga sehabis 1 bulan berlalu. Ia kembali ke rumah dikala perayaan ijab kabul Keiko-Keisuke.

Ada juga adegan yang berdasarkan saya hanya untuk memperpanjang episode, yaitu tangan Hinako yang tersiram air panas. Yoko merasa bersalah dan ingin memperabukan tangannya sendiri. Tentu saja ia dimarahi oleh Kazunari. Menurutku sih adegannya nggak teellau penting 😅

Dan begitulah wakti berlalu lagi, Hinako sudah akan masuk ke Sekolah Dasar. Di hari pertama ia akan masuk SD, semua keluarga berkumpul di Hyakubyakka. Ada nenek Azumino yang membelikan Hinako tas sekolah dan nenek Tokyo yang memberikannya seragam. Ibu Kazunari kehilangan adik Kazunari sebelum sempat menghadiri upacara masuk sekolah, jadi Yoko bertanya apakah ibu ingin ikut. Ibu tentu saja menolak, ia ingin Yoko dan Kazunari yang pergi dan ia akan mengantarkan hingga depan pintu rumah sebagai nenek. Dan drama ini berakhir dikala para keluarga dan sahabat mengantar keberangkatan Yoko, Kazunari dan Hinako ke upacara masuk sekolah. Lebih tepatnya drama ini berakhir dikala Yoko membuka kedainya, menatap matahari pagi, dan usianya sama dengan usia ibunya dikala meninggal.

Waaa, panjang banged ya?
Sepertinya saya menulis hampir semuanya HAHAHAHAHAHA, meski masih banyak yang tidak saya ceritakan sih LOL.

Aku sangaaaaaaaaat menyukai drama ini. Suer, ini asadora terbaik yang pernah saya tonton, kisahnya menghangatkan hati, kisahnya dipadu dengan baik, penyampaiannya sangat bagus, kita nggak bosan menontonnya, plot twist-nya sepakat pokoknya hampir perfect. Tentu saja alasannya yaitu rasa ketidakpuasan HAAHHAHAHAHA. Aku cuma terganggu sama beberapa episode terakhir sih, selebihnya ini drama udah WAH banged!

Inoue Mao manis bangeeeed!
Dia sangat cocok dengan kiprah Sudo / Maruyama Yoko. Dia memang selalu ceria, tapi ia juga banyak. menangis. Dia selalu baik pada orang lain, alasannya yaitu itu ia dikelilingi oleh orang-orang baik. Ia menikah ke keluarga yang sempurna dimana ia tidak harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga seumur hidupnya, mungkin itu tanggapan alasannya yaitu Yoko menghabiskan masa kecilnya dengan melaksanakan pekerjaan rumah tangga. Aku suka sekali yang jatuh cinta duluan pada Yoko yaitu mertuanya, bukan suaminya hehehehhehe. Mertuanya bahkan menyampaikan Yoko boleh tetap bekerja sehabis menikah dengan Kazunari, biasanya kan zaman dulu mertua pengen menantu dirumah aja ngurus rumah. Makara berdasarkan saya ibunya Kazunari itu jjang banged!

Selain itu ayah mertua Kazunari juga sangat baik padanya. Suami Yoko juga baik banged, suka tersenyum tapi kalau murka serem juga. Sama menyerupai Yoko, kalau murka suaminya takut. Ada adegan dikala keluarga Maruyama masih tinggal di Matsumoto, para perempuan ikut kes menjahit di rumah kekuarga Maruyama termasuk istri Takeo dan Machiko. Para suami menceritakan mengenai istri mereka yang murka sangat menakutkan hehehehehe. Aku suka suami Machiko dikala menceritakan kalau Machiko murka Machiko akan mengunakan bahasa formal dan menurutnya itu menakutkan LOL.

Kisah kehidupan Yoko ini sangat menarik mungkin alasannya yaitu kita bertemu dengan mereka kembali di tahun 2011 dimana kisahnya dimulai, jadi drama ini yaitu sebuah flashback. Tapi berdasarkan saya pemain drama Yoko 2011 itu terlalu kalem, mengingat Yoko sendiri orangnya berapi-api. Mungkin alasannya yaitu 2011 ia sudah menjadi nenek ya. Yoko tampaknya hidup sendiri di Hyakubyakka. Suaminya banyak menghabiskan waktu di tempat pembuatan keramik, suaminya semenjak dikala itu jadi suka keramik. Sementara Hinako menemukan belahan jiwanya di Tokyo. Kyoko-chan masih tinggal disekitar sana dan sering main ke Hyakubyakka. Takeo tentu saja masih sering menyebarkan sayuran dengan Yoko. Shigeki berhasil membuka klinik Sudo di rumah usang keluarga Sudo. Sayangnya kita tak sanggup melihat wajah tuanya. Yang versi renta yang sanggup kita lihat hanya Yoko, Takeo, Hana/Keiko (aku lupa siapa yang muncul itu), Ikuko dan Machiko. The Blank Paper Alliance masih bersama hingga mereka renta dan bahkan bercanda mengenai kematian siapa yang akan meninggal duluan.

Ada beberapa trivia yang menarik bagi saya mengenai drama ini dan bagaimana para castnya sehabis drama ini berakhir.

  • Kengo Kora dan Nagayama Kento reuni lagi di asadora, yaitu Beppinsan. Kalau di Ohisama Kento menjadi kakak ipar, di Beppin-san menjadi suami dua tokoh utama. Mereka menikahi keluarga yang sama. Menarik sih hehehheheh
  • Kengo Kora dan Inoue Mao di cast kembali oleh NHK, mereka membintangi taiga drama Hanamoyu. Inoue Mao cukup beruntung alasannya yaitu ia berhasil menjadi artis perempuan pertama yang membintangi 2 drama besar di Jepang, asadora dan taiga drama. Kalau di Ohisama mereka menjadi pasangan suami istri, maka di Hanamoyu mereka menjadi sahabat HAHAHHAHA.
  • Kengo Kora dan Ayumi Ito sehabis drama ini reuni 2 kali, di Solanin dan A Story of Yonosuke. Di Ohisama scebe mereka berdua sedikit sih hehehhehhe.
  • Hikari Mizushima dan Nagayama Kento jadi pasangan di drama ini, mereka bermain lagi di movie yang akan rilis tahun ini dan ternyata di dunia positif mereka pacaran.
  • Aku kaget banged pas tahu Nakagawa Taishi main di drama ini. Aku nggak cek dan ricek dulu sih, jadi pas nonton saya sampe kucek mata untuk memastikan saya nggak salah lihat HAHHAHAHAHAHA. Soalnya di subtitlenya nama ia salah, lol. Aku juga kaget dikala tau Tsuchiya Tao main disini. Perjalanan Tao jadi heroine asadora ternyata cukup panjang, selbelum menjadi heroine di Mare, ia sudah berada diasadora Ohisama dan Hanako to Anne sebelumnya 🙂
  • Seperti yang saya katakan diatas, ini yaitu asadora pertama dimana heroine-nya tidak dipilih melalui audisi dan ia yaitu Inoue Mao.
  • Yagi Yuki, pemain drama Sudo Yoko kecil, di cast lagi oleh Yoshikazu Okada dalam asadora Hiyokko 🙂 Yang nonton Hiyokko sanggup nebak nggak, ia jadi siapa? Hehehhehehe
  • Apa lagi ya? LOL. Pengetahuan asadora saya nggak terlalu banyak jadi cukup hingga disini saja.

Ohisama / The Sun sebagaimana judulnya memberi kehangatan pada kita dikala menontonnya. Aku sangat merekomendasikan asadora ini bagi yang belum pernah menontonnya. Dari semua asadora yang saya tonton berdasarkan saya ini yang paling bagus, meskipun yang lain juga cantik dan punya kelebihan masing-masing.

Yoko tumbuh dengan penuh cinta dan memperlihatkan banyak cinta pada orang lain jadi ia dikelilingi oleh banyak orang baik. Kedua kakaknya sangatlah menyayanginya. Kalau kita lihat sekilas, Yoko ini anak manja, ia gampang menangis alasannya yaitu hal-hal kecil, tapi ia juga termasuk orang yang kuat.
Impiannya yaitu menjadi guru, meski ia hanya sanggup menjadi guru selama beberapa tahun, tapi panggilan sensei selalu ada dibelakang namanya hingga ia tua. Ia suka mencar ilmu dan tidak pernah berhenti mencar ilmu dan tidak pernah berhenti mengajari. Impian keduanya tercapai sehabis kesulitan dalam keluarga dimana ia ingin membangun sebuah tempat untuk berkumpul bersama-sama. Harapan ibunya pada kesudahannya terkabul alasannya yaitu Yoko menjadi matahari bagi orang-orang disekitarnya. Sejak kecil Yoko dipanggil dengan Yoko sang matahari dan ia menyebabkan dirinya matahari bagi orang disekitarnya.

“Young Ladies, Enjoy Your Lives” yaitu moto Blank Paper Alliance. Makara para kaum muda, nikmatilah hidupmu!

 Skor:
Story: 5/5
Acting: 5/5
Cinematography: 4/5
Music: 4/5
Opening: 5/5
Ending: 4,5/5 
RECOMMENDED!

Continue Reading

More in Asadora

To Top