Connect with us

Locafest.co.id

[Review] Asadora: Churasan (2001)

Asadora

[Review] Asadora: Churasan (2001)

Kembali ke review asadora, kali ini saya menciptakan review + sinopsis singkat mengenai asadora yang tayang pada tahun 2001, berjudul Churasan.
Wow, melompatnya jauh banged ya, ke tahun 2001. Udah bisa kan dibayangin kalau ini asadora cukup jadul, 16 tahun kemudian hehehhehe.
Alasan saya menentukan asadora ini yaitu sebab saya melihat banyak penggemar asadora memuji asadora Churasan ini. Katanya  bagus banged, makanya saya ingin tau dan mencoba menontonnya.

Selain itu, ini yaitu asadora pertama yang ditulis oleh Yoshikazu Okada dan bahkan ada 4 season lho. Makara selain asadora, ada 3 part Churasan lagi, yang juga ditayangkan di NHK. Makara pastinya pada masa itu ini asadora terkenal banged kan?
Karenanya saya tertarik menontonnya. Dan kebetulan juga, asadora ini tersedia di youtube, udah hardsub pula HAHHHAHAHAHAHHA.

Churasan yaitu asadora ke-64 yang tayang di NHK sebanyak 156 episode, mulai April 2001 hingga September 2001. Naskah drama ini ditulis oleh Yoshikazu Okada (Hiyokko, Ohisama, Be With You) dan ini yaitu asadora pertamanya.
Sutradara drama ini sangat banyak, ada Takayasu Enokido (Teru Teru Kazoku), Keishi Ohtomo (Rurouni Kenshin), Kazuki Watanabe (Mare),  Kentaro Horikirizono (The Sniffer) dan Satoshi Endoh. Semuanya sutradara NHK sih hehehhehehe.
Churasan yaitu asadora pertama yang mengambil lokasi syuting di Okinawa, jadi ini drama, aksen Okinawanya sangat kental dan tentu saja kita akan diperkenalkan lebih dekat dengan Okinawa dan bahasa-bahasanya.
Lagu pembuka asadora ini yaitu Bestfriend yang dinyanyikan oleh Kiroro. Lagunya lezat banged dan berdasarkan saya cocok dengan dramanya 🙂

Tokoh utama Churasan yaitu Ryoko Kuninaka (Hungry, Hotaru no Hikari, My Darling is Foreigner) yang lulus dengan audisi mengalahkan kontestan lainnya untuk kiprah Kohagura Eri, sang heroine. Ryoko Kuninaka sendiri berasal dari Okinawa, jadi ia tidak kesulitan dengan aksen Okinawa. FYI, Ryoko Kuninaka yaitu istri Osamu Mukai XD XD XD
Ada sangat banyak tokoh dalam asadora, diantaranya yaitu Kohashi Kenji (Haru no Natsu, Orange Days, Onna Keiji Mizuki), Kimiko Yo (Shin Godzilla, Be With You, Jun & Ai), Miho Konno (Hiyokko, Miracle Apples, Beppinsan), Takehiro Murata (Friends, Jinjo Kirari, Scenery to Remember), Kazuo Kitamura (Black Rain, Henshin, Shinobi), Aiko Sato (Itazura na Kiss, Atsuhime, The Masked Girl), Gori (Sing Salmon Sing, The Knife and the Sword, Angel Heart), Takayuki Yamada (Taiyou no Uta, Bakuman, Somebody), Yamaguchi Ayumi (Hidamari no Ki, Last Present, Koi no Kiseki) dan masih banyak tokoh lainnya. Untuk selengkapnya silahkan kunjungi Asianwiki atau dramawiki.
Sebenarnya ketika menonton drama ini, satu-satunya tokoh yang saya kenal yaitu Ryoko Kuninaka (Itupun sebab ia menikah dengan Osamu Mukai HAHAHAHAHA). Setelah menonton dramanya alhasil saya kenal beberapa wajah, menyerupai Miho Konno, Aiko Sato dan Takayuki Yamada. Untuk tokoh lainnya tampaknya saya nggak terlalu kenal, cuma kenal wajah aja lol.

Churasan berasal dari bahasa Okinawa yang artinya ‘beautiful/indah’. Aku gres tahu artinya ketika dijelaskan oleh narator asadora ini yang tak lain yaitu nenek tokoh utama.
Drama ini mengangkat kebudayaan Okinawa yang cukup kental, bahkan sehabis sang tokoh utama pindah ke Tokyo, rasa-rasa Okinawanya masih terasa, sebab mereka punya sebuah restoran Okinawa tempat berkumpul.
Berbeda dari asadora yang saya tonton, selain opening song, ada beberapa episode yang menampilkan ending song, lagunya sama sih, cuma versi panjangnya dan selama ending song itu kita diperlihatkan keindahan Okinawa dan budayanya, serta klarifikasi mengenai beberapa kata dari Okinawa.
Aku gres tahu kalau dulu bahasa Okinawa dan jepang itu berbeda. Karena Okinawa sendiri jauh dari sentra kota sih ya, dan Okinawa yaitu kawasan tropis 2 musim, berbeda dengan daratan jepang yang merupakan 4 musim.

Churasan mengisahkan wacana seorang gadis berjulukan Kohagura Eri yang dilahirkan pada 15 Mei 1972, hari dimana Amerika menyerahkan Okinawa pada Jepang. Keluarga Kohagura tinggal disebuah pulau yang berjulukan Kohamajima, Eri yaitu anak ke-2 dari 3 bersaudara.
Wanita Okinawa dikenal sebagai perempuan yang pekerja keras dan tidak gampang menyerah, kalau kata nenek Eri sih sebab para laki-laki Okinawa itu pemalas LOL.
Ayah Eri memutuskan membuka penginapan di rumah mereka, tapi tidak pernah ada pelanggan sama sekali. Suatu hari, seorang ibu dan 2 anak laki-lakinya menyewa kamar disana dan itu mengubah takdir Eri selamanya.

Sebuah kisah yang berdasarkan saya menyerupai dongeng dimana Eri percaya selama hidupnya akan akad dimana ia akan menikah dengan salah satu anak laki-laki itu. IA memegang akad itu hingga dewasa, tapi ternyata laki-laki yang dijanjikan menganggap itu hanya akad anak kecil.
Aku menyukai kisah ini sebab kita diperlihatkan bagaimana Kohagura Eri berubah dari seorang anak kecil yang pindah ke Tokyo dan perlahan menjadi dewasa. Ia menemukan impiannya dan fokus pada hal itu.
Ia ingin melupakan cinta pertamanya tapi pada alhasil takdir berkata lain. Nanti akan saya jelaskan di sinopsis dibawah ini^^

Hanya saja menuju ending, Kohagura Eri  yang selalu optimis dan pekerja keras malah tiba-tiba menjadi ndeso dan saya pengen banged marahin dia, sebab kok ya jadi orang berubah gitu HAHAHAHAHHAHAHA.
Sebenarnya itu sih yang saya khawatirkan dari asadora, sebab episodenya panjang, kadang penilis menambahkan sesuatu diluar konteks dimana ketika kita menonton terasa agak dipaksakan.
Aku paling benci sebuah drama dimana tokoh utamanya yang awalnya arif dan optimis tiba-tiba dibentuk jadi bodoh, terutama menuju ending HAHAHAHAHAHAHA.
Tapi overall, ini drama baiklah oke aja sih, cuma itu aja yang saya sayangkan.

Goyaman, aksara terkenal dalam drama ini, idenya dari abang Eri, awalnya nggak terkenal banged, tapi lucu^^

Di Churasan, kita bisa menikmati pemandangan Okinawa yang indah, meski fokus drama ini yaitu pemandangan Kohamajima island, tapi tentu saja bahari itu tetap alut Okinawa yang biru. Kita diperkenalkan beberapa kebudayaan Okinawa dan makanan-makanan dari sana yang saya yakin ketika drama ini tayang niscaya terkenal banged.
Asadora belakangan kurang memperlihatkan kebudayaan dan kuliner khas kawasan lol. Ada sih, tapi tidak terlalu dijelaskan dan tidak terlalu dibahas 🙂
Selain itu, yang saya sangat sukai disini yaitu persahabatan para tokoh yang berasal dari usia berbeda dan pekerjaan berbeda. Biasanya yang tinggal satu rumah kost itu yaitu yang seusia atau tidak jauh berbeda usianya, tapi di Churasan, kita bisa menikmati persahabatan perbedaan usia, laki-laki dan wanita, gabung jadi satu.
Hubungan abang dan adik yaitu favorite saya disini, bagaimana korelasi Eri dan adiknya, mereka berdua selalu bertengkar tapi selalu terhubung menyerupai anak kembar 🙂

Oke, berikut ini saya akan menceritakan sedikit mengenai drama ini. Sinopsis dibawah ini mengandung spoiler 100% jadi kalau kalian ingin menghindari spoiler, sebaiknya bacanya hingga disini saja hehehehehhe

SINOPSIS
spoiler alert

[Kiri] Eri dan ayahnya yang menunggu tamu guest house pertama mereka, dari Tokyo. [Kanan] Kazuya, Eri dan Fumiya kecil.

Kohagura Eri (Ryoko Kuninaka) lahir di pulau Kohamajima pada 15 Mei 1972, hari dimana Amerika mengembalikan Okinawa ke tangan Jepang.
11 tahun kemudian, Eri tumbuh menjadi gadis Okinawa yang cantik, ceria, selalu berfikir positif. Eri tinggal bersama neneknya, ayah, ibu dan adik laki-lakinya, Keitatsu. Kakak laki-lakinya Keisho masuk ke sekolah asrama, jadi ia tidak tinggal bersama mereka.
keluarga Eri bukanlah keluarga kaya, mereka berjuang untuk hidup. Ayah Eri termasuk pemalas, tapi ibu dan neneknya yaitu orang yang rajin. Nenek lebih banyak mengurus rumah sementara ibu Eri bekerja di ladang dan jualan dipasar. Kehidupan mereka semakin sulit sebab itu ibu ingin mereka pindah ke Naha, kota di pulau utama Okinawa, dimana keluarga ibu Eri tinggal disana.
Tapi ayah masih ragu. Mereka gotong royong sudah membuka bisnis penginapan, dimana mereka menyewakan kamar tapi tidak ada pelanggan sama sekali. Karena itu ibu semakin khawatir.

Suatu hari mereka menerima panggilan telpon dari sebuah keluarga dari Tokyo yang ingin menyewa kamar disana. Keluarga Kohagura sangat senang alhasil mereka mendapatkan pelanggan pertama mereka.
Eri dan ayah menjemput keluarga itu di pelabuhan. Pada masa itu, menyeberang ke KOhamajima butuh waktu seharian, jadi bukan perjalanan yang mudah.
Keluarga yang akan menyewa kamar disana yaitu keluarga Uemura, yang terdiri dari ibu dan dua anak laki-lakinya, Kazuya dan Fumiya.
Kazuya memiliki sebuah penyakit mematikan dimana ia sudah tidak tertolong lagi dan suatu hari ketika ia di atap rumah sakit sebuah kertas terbang kehadapannya, promosi pulau Kohamajima.
KAzuya menyukai tempat itu dan memutuskan kalau ia ingin menghembuskan nafas terakhirnya disana. Itulah alasan kenapa mereka tiba ke Kohamajima.

[Kiri] Eri, nenek dan Fumiya sehabis kepergian Kazuya. [Kanan] Fumiya dan Eri menanam pohon Kazuya di Kohamajima island.

Eri awalnya tidak tahu akan hal itu, ia menyukai abang adik Uemura dan suka menghabiskan waktu dengan mereka.
Kazuya anaknya sangat ceria dan ia suka belajar, ia tidak ragu memuji Eri juga, sementara adiknya Fumiya termasuk pendiam.
Fumiya satu tahun diatas Eri dan ia masuk ke sekolah yang sama dengan Eri. Karena jumlah siswa sedikit, jadi disekolah mereka siswa kelas 5 dan 6 bergabung dalam satu kelas, dan begitulah Eri dan Fumiya ada dikelas yang sama.
Fumiya sangat mengasihi kakaknya, tapi Kazuya tahu kalau sebab dirinya Fumiya jadi tidak punya banyak teman, sebab mereka sering menghabiskan wkatu di rumah sakit. Selain itu Fumiya selalu menahan dirinya dihadapan orang tuanya, ia menjadi anak baik dan tidak ingin merepotkan orang tuanya. Tidak sekali dua kali ia menangis rahasia sebab kakaknya.

elama keluarga Uemura tinggal disana, rumah keluarga Kohagura menjadi ramai dan penuh tawa. Mereka juga melaksanakan perjalanan sehari ke sebuah pulau tak berpenghuni dan menghabiskan waktu disana.
Ibu Uemura mungkin kelihatan kuat, tapi ia sangat duka sebab penyakit anaknya dan tidak ingin kehilangan anaknya. Sejak tiba ke Kohamajima, Kazuya selalu tersenyum setiap hari dan ia sangat bahagia, ia bahkan menyimpan foto tersenyum anaknya.
Kazuya, Fumiya dan Eri sangat dekat, Aku bisa melihat KAzuya dan Fumiya sama-sama menyukai Eri. Kazuya menyampaikan kalau Fumiya dan Eri sangat cocok bersama-sama dan ia pikir akan bagus kalau mereka menikah ketika sampaumur nanti. Fumiya tentu saja malu dan menolak tapi Eri malah menyampaikan kalau ia tidak masalah.
Dan disana mereka berdua berjanji pada Kazuya ketika sampaumur nanti mereka berdua akan menikah.

[Kiri] Kakak Eri yang pulang ke rumah sehabis sekian usang dan menemukan ide wacana goyaman. Yang kanan lupa wacana apa.

Tak usang sehabis itu, Kazuya meninggal dunia di rumah keluarga Uemura. Saat itu Eri dan Fumiya sedang disekolah dan tidak sempat melihat Kazuya menghembuskan nafas terakhirnya.
Setelah Kazuya meninggal dunia, ibu dan Fumiya memutuskan kembali ke Tokyo. Sebelum pergi, Fumiya dan Eri menanam sebuah pohon disebuah bukit tepi pantai dan mereka menamai pohon itu pohon KAzuya, Kazuya sangat menyukai bahari Okianwa, jadi mereka sengaja menanamnya di tempat dimana bisa melihat laut.
Fumiya tak bisa menahan kesedihannya disana dan Eri mencoba membuatnya tertawa. Mereka berdua kemudian bertukar barang berharga dimana Eri menyampaikan sebuah jimat pada Fumiya dan Fumiya menyampaikan sebuah superball pada Eri.
Keluarga Uemura kemudian kembali ke Tokyo dimana ibu menyampaikan kalau ia mungkin tidak akan kembali ke KOhamajima sebab kenangan menyakitkannya ada disana.
Sementara itu ketika kapal sudah berangkat, Eri mengejar hingga ke mercusuar, berteriak pada Fumiya kalau Fumiya dilarang melupakan akad mereka, kalau mereka berdua akan menikah sehabis sampaumur nanti.

Setelah insiden itu, keluarga Kohagura pindah ke Naha dan memulai hidup gres disana. Waktu berlalu, Eri sudah duduk dibangku SMA, tingat akhir. Ia tumbuh menjadi gadis yang penuh semangat dan selalu optimis. Ia yaitu manajer klub baseball bersama temannya Rumiko (Maehara Eri). Klub baseball mereka tidaklah andal tapi Eri selalu yakin mereka bisa ke Koushien.
Eri satu-satunya yang selalu bersemangat mengenai Koushien sementara member yang lain tahu kalau itu hal yang mustahil. Kapten klub baseball, Yonabaru Makoto (Miyahara Shinobu) menggunakan kesempatan itu untuk menyatakan perasaan pada Eri, kalau mereka hingga ke Koushien maka Eri harus menciumnya. Makoto menyukai Eri, meski Eri sudah menolaknya sebab Eri menyampaikan ia sudah berjanji akan menikahi seseorang. Ya, Eri sama sekali tidak pernah melupakan janjinya.
Pada alhasil sehabis mereka berjuang, tim baseball sekolah Eri benar-benar bisa memperlihatkan kemampuan terbaik mereka, mereka yang bahkan tak yakin bisa lolos pertandingan pertama malah hingga ke semi-final.
Meski alhasil tim mereka tidak bisa ke Koushien, tapi mereka senang mereka bisa melaksanakan yang terbaik dan itu semuanya berkat Eri yang selalu percaya kalau mereka bisa.

[Kiri] Eri dan Rumiko ketika tes masuk universitas di Tokyo. [Kanan] Keitatsu dan Eri kerja sambilan di tempat yang sama, mereka membutuhkan uang untuk melaksanakan sesuatu.

Setelah persoalan baseball selesai, persoalan Eri berikutnya yaitu mengenai masa depannya. Rumiko sudah memikirkan mengenai impiannya dimana ia akan berangkat ke Tokyo dan mencoba masuk universitas disana. Eri sendiri masih tidak yakin ia bisa kuliah, sebab keadaan keuangan keluarganya yang buruk. Ibunya bekerja dari pagi hingga sore, sementara ayahnya sopir taksi disana tapi pemalas menyerupai biasa. Ditambah dengan kepulangan kakaknya Keisho yang membuka bisnis goyaman, souvenir Okinawa, dimana ia memesan 10000 buah pada perusahaan temannya tapi goyaman sama sekali tidak laku. Padahal Eri sudah berusaha promosi bersama adiknya, ayah, ibu dan bahkan nenek, tapi hanya laris higienis 70 buah. Kakaknya bahkan kabur sehabis itu.
Tapi ibu menyampaikan pada Eri untuk tidak menahan diri, kalau ia mau kuliah, mereka niscaya bisa melaksanakan sesuatu mengenai hal itu.
Dan begitulah Eri kemudian dalam sekejap, menemukan apa yang ingin ia lakukan, ia juga ingin kuliah di Tokyo bersama Rumiko. Dan itu ditentang oleh orang tuanya, sebab mereka pikir Eri akan kuliah di Okinawa.
Tapi Eri, kalau sudah memutuskan sesuatu, ia akan melakukannya apapun yang terjadi. Ia mulai bekerja sambilan demi hal itu.
Adik Eri sendiri, keitatsu yang 1 tahun lebih muda darinya, punya korelasi special dengan Eri, dalam artian, korelasi mereka berdua menyerupai anak kembar. Kalau Eri dalam suasana hati baik, maka Keitatsu juga, kalau duka sama sedih, kalau galau sama sama galau, kalau bersemangat maka sama-sama bersemangat. Pokoknya mereka berdua ini asik banged.
Saat Eri rahasia mengumpulkan uang untuk ke Tokyo, Keitatsu juga rahasia mengumpulkan uang membeli gitar, parahnya mereka malah tak sengaja kerja sambilan di tempat yang sama HAHHAHAHAHA.
Keitatsu menyukai seorang gadis yang ternyata suka dengan grup band rock, jadi ia juga ingin mencar ilmu rock, makanya ia ingin membeli gitar.

Sementara itu ayah Eri jatuh cinta pada seorang perempuan Tokyo yang tiba ke Okinawa sebab ditugaskan, hal itu menciptakan keluarga Kohagura menjadi cukup kacau. Wanita itu yaitu Yoko (Kimiko Yo) yang ternyata bertemu dengan Eri sebelumnya, Eri sempat menolongnya dan meminta ayahnya mengajak Yoko-san berkeliling Okinawa, sebab Yoko ditugaskan untuk melihat-lihat tempat wisata sebagai biro perjalanan.
Cinta ayah dan Yoko ini cukup lucu, ayah serius banged tapi untung saja Yoko masih sadar akan hal itu dan menolak ayah, tentu saja. Yoko tahu kalau Eri sedang mempersiapkan diri untuk tes di Universitas, jadi ia menyampaikan tinggal di rumahnya  ketika Eri tes nanti.
Dan ketika hari tes Eri tiba, Eri berangkat bersama Rumiko ke Tokyo. Meski pertama kalinya ke Tokyo, Eri sama sekali tidak takut dan tidak merasa terintimidasi sebab ia anak desa, berbeda dengan rumiko yang semenjak awal kita melihat ia tidak nyaman di Tokyo.
Seperti janjinya, Eri menginap di rumah Yoko, sebuah rumah kost berjulukan Ippukan dimana orang-orang yang tinggal disana sangat aneh.
Saat Eri tiba ke kantor Yoko, Yoko sedang sibuk dan menyampaikan alamat, dimana Eri mencarinya sendiri. Ippukan terdiri dari 2 lantai, lantai bawah untuk para laki-laki dan lantai atas untuk para wanita. Penghuni rumah kost itu aneh-aneh dan punya kepribadian yang berbeda, nanti akan saya jelaskan 🙂

[Kiri] Eri bekerja di kedai khas Okinawa di Tokyo. [Kanan] Eri dan Yoko sering ngumpul untuk curhat di kamar Maria.

Hari ujian, Eri bangkit pagi-pagi dan sengaja pergi ke alamt rumah yang diberikan Fumiya padanya di kart pos terakhirnya. Salah satu tujuan Eri ke Tokyo itu memang untuk bertemu Fumiya. Tapi ternyata Fumiya sudah pindah rumah. Ia mendengar kabar dari tetangga, ayah Fumiya meninggal dunia dan ia bersama ibunya pindah dari sana. Meski sedih, Eri menerima kabar bagus sebab ternyata Fumiya masih mengingatnya, bahkan tetangga Fumiya mengenalinya sebab Fumiya pernah bercerita wacana Eri, gadis yang akan dinikahinya.
Karena hal itu, Eri mengerjakan ujiannya dengan baik. Tapi sayang sekali, Eri tidak lulus, begitu juga dengan Rumiko. Rumiko yang semenjak dulu ingin kuliah di Tokyo sudah merelakan hal itu, sebab ketika mereka ke Tokyo, ia menyadari ia tidak cocok dengan Tokyo, jadi ia akan kuliah di Okinawa saja. Sementara itu Eri kehilangan semangatnya sebab ternyata ia lebih terluka dari yang ia bayangkan, sebab ia tidak lulus ujian universitas.
Ia juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Tapi Eri menyukai Tokyo. Karena itu ia meminta izin pada orang tuanya untuk membiarkannya ke Tokyo. Tentu saja orang bau tanah menolak keras, sebab semenjak Eri menyampaikan ia ingin ujian di universitas, mereka sudah menolak, hanya saja sebab belum tentu lulus jadi mereka tenang-tenang saja setiap hari berdoa jangan lulus LOL.
Tapi semakin di larang, kemauan Eri semakin besar lengan berkuasa dan ia memutuskan kabur dai rumah. Meski eri kabur dari rumah, gotong royong semua keluarganya tahu Eri pergi pagi itu, mereka bahkan sudah mengembangkan bekal, buah tangan dan memberi sedikit uang.

Dan begitulah Eri memulai kehidupan barunya di Tokyo.
Untuk sementara, Eri tinggal bersama Yoko-san. Eri berniat menyewa kamar di Ippukan, tapi kata Yoko-san sangat sulit lulus tes wawancara pemilik kos-kosan, Mizue-san (Tanami Yatsuko). Mizue-san ketika wawancara menanyakan hal-hal yang aneh padanya, tapi Eri berhasil lulus. Mizue menyukai Eri dan berfikir tampaknya kehidupan rumah kost akan seru mulai dari sekarang.
Eri alhasil punya kamarnya sendiri, dan ia sangat bahagia.
Ia kemudian berkenalan dengan penghuni kos lainnya. Ada Shibata-san (Murata Takehiro), seorang pekerja kantoran dari Hokkaido, hari itu ia akan pindah dari Ippukan, tapi ia jatuh cinta pada pandangan pertama pada Eri dan ia memutuskan batal pindah HAHAHAHAHA.
Disamping kamar Shibata-san (Kitamura Kazuo), ada Shimada-san, seorang kakek misteris yang pada awalnya kita tidak tahu mengenai pekerjaannya, tapi kemudian sebab ia sakit kita tahu kalau ia yaitu mantan seorang dokter yang kehilangan istrinya.
Dilantai atas ada kamar Yoko, Eri dan Maria Jyonouchi (Kanno Miho), seorang penulis yang tidak suka diganggu, pemarah, tidak pernah tersenyum dan selalu mengenakan pakaian hitam.
Penghuni kost favorite saya yaitu Maria hehehhehehhe.

Anggota Ippukan orangnya asik-asik, mereka sering ngumpul dan curhat. Maria selalu protes sebab mereka sering ngumpul di kamarnya, tapi rahasia ia selalu menantikan mereka datang.

Eri berhasil mendapatkan pekerjaan sambilan di sebuah restoran Okinawa, milik Kaneshiro Masahide (Fujiki Hayato). Eri bekerja membantu disana. Pemilik merupakan orang okinawa dan sengaja menciptakan restora itu semoga orang Okinawa yanga da di Tokyo punya tempat berkumpul, dimana mereka bisa makan kuliner Okinawa, dimana kesannya menyerupai kembali ke rumah gitu.
Eri bekerja dengan keras dan ia disukai oleh pelanggan. Para penghuni Ippukan bahkan jadi sering kesana semenjak Eri bekerja disana, dan lama-lama restoran itu menjadi tempat mereka berkumpul.
Karena Eri seorang pekerja keras, ia berhasil menciptakan restoran itu terkenal dengan meminta izin untuk membuka jam restoran ketika jam makan siang (restoran biasanya buka sore hingga malam). Karena hal itu, restoran jadi sangat populer, bahkan hingga masuk majalah masakan dan selalu penuh pengunjung. Eri awalnya berfikir pemilik akan senang, tapi Maria menyadarkannya kalau Eri sudah melaksanakan hal yang salah. Eri kemudian menyadari kalau pemilik membuka restoran untuk memperoleh uang banyak, melainkan untuk sempurna berkumpul orang Okinawa. Ia menyadari kalau pemilik tidak kelihatan senang dan begitulah Eri melangkah lebih sampaumur sedikit ketika ia membatalkan jam makan siang di sebuah program televisi.
Semuanya kembali menyerupai semula. Maria ini selalu menasehati Eri dengan kata-katanya yang tajam tapi benar, sama menyerupai ketika Eri pertama tiba ke Ippukan, Eri berfikir ‘semua orang Tokyo’ menyerupai Maria dan MAria tidak suka Eri membeda-bedakan orang berdasarkan tempat tinggalnya dan menilai keseluruhan penduduk hanya sebab sifat 1 orang.

Maria awalnya tidak suka pada Eri yang menurutnya anak yang ribut dan selalu seenaknya, sebab MAria dan Yoko seenaknya mengakibatkan kamarnya sebagai tempat berkumpul dan curhat, jadi mengganggu pekerjaannya. Tapi Yoko tahu kalau Maria itu anak manis yang kesepian, makanya mereka sering menghabiskan waktu disana. Maria sendiri awalnya selalu akal-akalan tidak ada di kamar, tapi ia selalu tertangkap lembap dan lama-lama ia jadi terbiasa dengan mereka yang ngumpul di kamarnya.
Ippukan juga menjadi ramai semenjak Eri tiba dimana Mizue-san menjamu mereka dengan makanannya 1 ahad sekali, jadi seminggu sekali mereka akan makan bersama di ruang makan dan mereka sangat menyukai hal itu, sebab mereka bisa makan masakan rumahan. Hal itu dimulai ketika Eri kehilangan superball-nya dan ia mencari semalaman ditemani Yoko, Maria, Shibata. Mereka mencarinya hingga pagi dan ternyata yang menemukan yaitu Shimada-san. Pulang dari sana, Mizue-san sudah menungg mereka dengan makanan. JAdi semenjak ketika itu mereka selalu berkumpul seminggu sekali.
Eri juga menceritakan mengenai kisah cintanya pada Yoko dan Maria tapi keduanya menertawakan kisah cintanya sebab berdasarkan mereka Eri sangat polos sebab masih percaya dengan akad belum dewasa menyerupai itu.
Mereka yakin Fumiya sudah melupakan akad itu, tapi Eri tetap percaya.

Eri patah hati sebab Fumiya punya pacar. Eri dan Keitatsu punya ikatan batin, Keitatsu niscaya tahu kalau terjadi sesuatu pada kakaknya.
Eri memutuskan untuk melupakan Fumiya dan akad mereka.

Sebenarnya ketika pertama kali Eri tiba ke Tokyo, ia dan Fumiya berselisih jalan dan Eri bisa merasakannya, hanya saja mereka tidak bertemu. Ia kemudian tahu kalau Fumiya tiba ke Kohamajima ketika ia tes universitas, sebab neneknya bertemu dengan Fumiya.
Fumiya bahkan masih ingat padanya makanya Eri bersikeras ingin ke Tokyo. Makara meski ia ditertawakan dan dianggap ke kanak-kanakan, Eri tetang percaya pada akad mereka.
Maria dan Yoko meminta Eri untuk menandakan hal itu dengan menemui Fumiya. Eri awalnya ragu dan alhasil ia melakukannya.
Fumiya sedang sekolah di sekolah kedokteran. Saat Shimada-san jatuh sakit, Eri membawanya ke rumah sakit dan disanalah ia dan Fumiya pertama kali bertemu sehabis terpisah ketika ia masih berusia 11 tahun. Mereka berselisih dan pribadi saling mengenali ketika itu.
Suatu hari untuk mengkonfirmasi perasaannya, Eri tiba menemui Fumiya. Tapi yang ia lihat yaitu Fimiya bersama perempuan lain. Fumiya sudah punya pacar ketika itu dan Eri sangat terluka. Ia bahkan kehilangan superball derma Fumiya ketika kecil.

Adik Eri, Keitatsu juga kabur dari rumah, sebab ia ingin fokus pada rock, ia sudah menerima ratifikasi dari gurunya di Okinawa dan berangkat ke Tokyo mengejar impiannya.
Ia tinggal bersama Eri dikamar yang sama, keduanya benar-benar sangat bersahabat dan saya menyukainya. Sejak Keitatsu tinggal disana, penghuni Ippukan juga bertambah. Saat pertama Eri mulai tinggal di Tokyo, Eri mengalami homesick dan Keitatsu menelponnya dan menyanyikan lagu ciptaannya yang pertama untuk Eri, Eri sangat tersentuh dan menangis, ia memuji adiknya. Karena itu juga Keitatsu punya rasa percaya diri untuk maju. Intinya sih, tanpa mereka ketahui, mereka menjadi penyemangat masing-masing.
Mengetahui adiknya sudah punya keinginan yang ingin dicapai, Eri juga merasa ia harus melangkah, mencari apa yang ingin ia lakukan. Saat ia merawat Shimada di rumah sakit, ia melihat senyuman pasien yang senang pulang ke rumah dan ia memutuskan kalau ia akan menjadi seorang perawat.
Eri selalu memutuskan sesuatu dengan cepat dan kalau ia sudah memutuskan, maka ia akan sangat serius. Ia dibantu oleh Shimada-san untuk mencar ilmu mengenai ilmu keperawatan dan menghadapi ujian. Shibata mencarikan sekolah bagus untuk Eri. semuanya membantu Eri menghadapi ujiannya dan sebuah keajaiban Eri lulus di tes pertama dan berhasil di terima untuk magang di sebuah rumah sakit, yang entah kebetulan atau takdir, yaitu rumah sakit yang sama dimana Fumiya juga intern disana.

Eri berhasil menjadi seorang perawat dan menyatakan perasaanya pada Fumiya.

Menjadi perawat baru, Eri sangat bersemangat meski ia melaksanakan banyak kesalahan. Lucu banged saya berfikir Eri menyerupai banged sama Kotoko ketika pertama kali jadi perawat, lucunya, perawat senior Eri yaitu Aiko Sato, Kotoko 1996 HAHAHHAHAHAHAA.
Jadi, Eri masuk menjadi perawat gres disana bersama Shoko-chan, gadis yang sangat pintar. Perawat senior mereka yaitu Satoko-san (Toda Keiko) dan Nanako-san (Aiko Sato). Nanako mengalami banyak kesulitan melatih Eri sebab Eri orangnya tidak cermat dan banyak melaksanakan kesalahan. Tapi pada alhasil mereka semua terbiasa dengan Eri. Shoko bahkan menjadi sahabat Eri, awalnya saya pikir ia tidak menyukai Eri sebab setiap memandang Eri, pandangannya aneh, ternyata ia malah ingin menjadi sahabat Eri. Nantinya, Shoko ini akan jatuh cinta pada Keitatsu dan menjadi penyemangat Keitatsu menggantikan Eri.

Bekerja di rumah sakit yang sama dengan Fumiya, Eri gotong royong mencoba yang terbaik untuk menahan perasaannya. IA pikir ia akan bisa melupakan Fumiya, ternyata ia tidak bisa melakukannya. Yoko dan Maria menyarankan Eri untuk menyatakan perasaannya dan mengakhiri semuanya. Karena itu Eri memberanikan diri menyatakan perasaannya pada Fumiya, menyampaikan kalau ia masih ingat akad masa kecil mereka dan selama ini ia percaya akan akad itu, bahwa mereka akan menikah.
Meksipun tidak ada tanggapan yang jelas, Eri sudah merasa kalau dirinya ditolak. Ia cukup duka beberapa hari sebab ia harus merelakan cinta pertamanya selamanya, ia dan MAria berangkat ke Okinawa untuk menenangkan hati Eri.
Keitatsu yang tahu kalau Eri ditolak, mendatangi Fumiya dan memukulnya, sebab ia kesal Fumiya melupakan akad mereka, sementara kakaknya selama ini selalu percaya akan hal itu.
Hal ini menciptakan Fumiya sadar dan ia menciptakan keputusan, ia meminta maaf pada pacarnya dan memutuskan untuk menepati janjinya pada kakaknya.
IA tiba ke Kohamajima dan menemui Eri, mengajaknya untuk menikah sempurna dibawah pohon Kazuya.
Saksi mereka ketika itu yaitu Maria. Maria gotong royong akan mengakibatkan kisah cinta Eri menjadi sebuah buku, dan ia tidak suka sad ending, sebab itu tidak akan terjual, jadi ia galau juga beberapa waktu. IA sangat senang sebab alhasil ceritanya akan happy ending.

Eri pulang ke Kohamajima sebab ia patah hati, ia melapor ke pohon Kazuya kalau ia tak bisa memenuhi akad mereka ketika kecil (Kiri). Fumiya menemui keluarga Eri untuk meminta izin menikah dengan Eri (Kanan).

Tapi ternyata sehabis perasaan mereka bersambut, masih ada halangan. Orang bau tanah Eri tidak mengizinkan Eri menikah pada usia itu, sebab Eri masih sangat muda (kalau nggak salah umur Eri masih 21 tahun).
Tapi demi akad mereka, mereka berdua memaksa untuk menikah, sebab kalau tidak menikah, maka nggak ada artinya. Pada ketika memutuskan hal itu, Fumiya belum jatuh cinta pada Eri, tapi ia menyampaikan mereka berdua akan mulai jatuh cinta dan pacarans etelah menikah nanti.
Ayah yaitu orang yang paling melarang keduanya menikah, ia mengajak Fumiya untuk minum sake dan kalau Fumiya menang, maka Fumiya boleh menikahi Eri. Eri sangat khawatir sebab Fumiya tidak minum sake, tapi ternyata ayah malah kalah dan Fumiya menang.
Ibu sendiri tahu kalau ayah sudah memberi restunya, ayah tidak pernah kalah lomba minum sake, ayah hanya akal-akalan kalah ketika itu.

Dan begitulah Eri menerima restu keluarga Kohagura dan mereka meminta izin pada ibu Uemura. Ibu Fumiya ini awalnya terlihat masih dendam dengan Kohamajima sebab mengambil anaknya, saya khawatir ia akan melarang mereka, tapi ternyata ia malah memberi izin mereka dengan mudah. Hanya saja ia ingin sebelum menikah, Eri dan Fumiya harus fokus pada pekerjaan mereka, terutama Eri, ia masih gres menjadi perawat, kalau Eri merasa ia sudah menjadi perawat sepenuhnya, barulah mereka boleh menikah.
Eri dan Fumiya setuju. Tapi ternyata menjadi perawat sepenuhnya tidaklah mudah. Eri bahkan sehabis itu mendapatkan pasien yang sangat sulit untuk diurus, bahkan meminta ganti perawat dan pulang tanpa tersenyum, menciptakan Eri benar-benar berfikir ia tidak akan bisa menjadi perawat sesungguhnya selamanya.
Lucunya, rumor mengenai Eri akan menikah kalau ia menjadi perawat sesungguhnya sudah tersebar di rumah sakit, sebab ulang Shoko. Makara setiap bertemu dengan Eri, mereka selalu memberi Eri selamat, dan kalau ketemu dengan Satoko-san, kepala perawat, para pasien selalu meninta Satoko-san untuk menyampaikan Eri sudah berhasil menjadi perawat sesungguhnya HAHAHHAHAHAH.
Awalnya belum ada yang tahu siapa yang akan menikah dengan Eri. Fumiya ketika itu merawat pasien dan pasien itu membicarakan mengenai Eri, ketika tertangkap lembap kalau Fumiya ternyata yaitu orang yang akan menikah dengan Eri, pasien itu agak ngambek seidikit, tapi ia senang sih, hanya saja ia mengingatkan Fumiya kalau Fumiya menentukan perempuan Okinawa, hidupnya tidak akan mudah. Fumiya agak takut-takut sih HAHAHAHAHAHA.

Eri dan Fumiya bekerja di rumah sakit yang sama. Mereka akan melaksanakan upacara ijab kabul kalau Eri sudah jadi perawat seutuhnya. Eri ingin menikah dengan dress, tapi ibunya ternyata ingin Eri menikah dengan pakaian tradisional Okinawa, jadi Eri dan Fumiya mengadakan pesta ijab kabul 2 kali.

Karena Eri belum jadi perawat sepenuhnya, ibu Fumiya jadinya sangat resah, ia takut syaratnya itu terlalu memberatkan Eri. Ia bahkan gundah mau memesan kimono kalau belum menemukan tanggal yang pas HAHAHAHAHHA. Meskipun ayah awalnya menolak ijab kabul Eri, ia menjadi orang yang menunggu-nunggu kapan Eri akan menikah.
Dan pada suatu hari, Eri alhasil berhasil menjadi perawat sesungguhnya, ia pribadi mengabari keluarga dan mereka akan segera menikah. Eri ingin menikah dengan wedding dress, jadi mereka memutuskan menikah dengan gaya modern. Karena Eri menikah ke keluarga Uemura, jadi ibu  Eri tidak bisa menyampaikan keinginannya. Ia gotong royong ingin Eri menikah dengan susila Okinawa.
Keisho menyadari hal itu dan menceritakan pada Keitatsu, Keitatsu kemudian menceritakan pada Eri dan atas persetujuan mertua Eri, Eri dan Fumiya berangkat ke Okinawa dan menikah kedua kalinya disana dnegan pakaian Okinawa.
Ibu dulu tidak bisa melaksanakan upacara ijab kabul sebab ia mengandung Keisho ketika ia menikah, jadinya ia selalu punya angan-angan, Eri nanti akan menikah dengan pakaian Okinawa. Ibu sangat tersentuh sebab hal itu.

Tapi sehabis ijab kabul masih banyak hal yang terjadi. Awalnya Eri dan Fumiya akan tinggal di rumah keluarga Uemura. Eri bahkan sudah mengepak barangnya dan melaksanakan pesta perpisahaan dengan penghuni Ippukan.
Tapi ternyata ibu Uemura tidak ingin tinggal serumah dengan mereka. Bukannya ia tidak suka, tapi sehabis Fumiya menikah, ia ingin menjalani kehidupan keduanya, ia ingin tinggal sendirian. Selain itu Fumiya tidak pernah tinggal selain di rumah mereka, jadi ia ingin Fumiya mandiri. Dan begitulah, Eri dan Fumiya kembali ke Ippukan, mereka pindahan paginya dan pindahan lagi malamnya.
Dan begitulah, Fumiya menjadi penghuni gres Ippukan. Keitatsu sendiri pindah ke kamar Shibata-san.
Eri kembali menjalani kehidupannya sebagai seorang perawat dan kini ia sudah menjadi perawat senior. Fumiya mengambil kelas gres dimana ia ingin menjadi dokter bedah.
Ippukan sama sekali tidak berubah, mereka selalu berkumpul sekali seminggu dan ada perkumpulan gres dimana para perempuan akan berkumpul di kamar Maria dan para laki-laki berkumpul di ruang tamu. Perkumpulan perempuan dan pria.
Lucunya, perkumpulan laki-laki ada 3 orang, Shibata si pekerja kantoran, rocker Keitatsu dan dokter Fumiya, jadi kalau mereka ngumpul mereka nggak tahu mau bicara apa, pembicaraannya nggak nyambung.

Kehidupan Eri sehabis pernikahan. Ia melahirkan di Okinawa dan dikaruniai anak laki-laki, mereka sepakat menamakannya Kazuya. Saat Kazuya diberi nama, Keitatsu tidak ada disana jadi Eri selalu mengejek Keitatsu dihadapan Kazuya sebagai ‘paman yang tidak ada ketika kamu diberi nama’.

Tak usang sehabis itu, Eri hamil, ia masih terus bekerja hingga masa cutinya, dimana ia kembali ke Okinawa untuk melahirkan. Ia melahirkan bayi laki-laki yang sehat, ia melahirkan di rumah, lahiran normal dan hanya dibantu bidan. Ia memutuskan tidak ke rumah sakit.
Ia melahirkan bayi laki-laki yang sehat. Ia dan Fumiya sudah sepakat memberi nama putera mereka dengan nama Kazuya, nama abang Fumiya dulu. Awalnya mereka pikir ibu Fumiya akan melarang mereka, ternyata ibu malah menangis bahagia.
Semua senang sebab penghuni Ippukan bertambah satu lagi. Eri mulai menghadapi hari-hari yang sulit sehabis anaknya lahir. Disana ia menyadari aklau ia tidak sendirian, penghuni Kost dengan senang membantu Eri dan Fumiya mengurus Kazuya, mereka bahkan sudah mengembangkan jadwal untuk mengurus Kazuya.
Dan waktu kembali berlalu dimana KAzuya sudah berusia 5 tahun.

Setelah KAzuya berusia 5 tahun, persoalan gres dimulai dimana Kazuya takut pada orang asing dan menciptakan Eri merasa khawatir. Selain itu ia divonis penyakit mematikan dan Eri menolak operasi sebab anaknya sedang kesulitan. Disini sih saya merasa klise banged, Eri jadi egois dan kehilangan rasa percaya diri, padahal biasanya ia sangatlah optimis.
IA malah menjadi seperyi KAzuya yang ingin mati di Kohamajima. untung saja Kazuya kecil menemukan keberaniannya sehabis melihat ibunya pingsan di dekat pohon Kazuya dan mereka berhasil menyelamatkannya. Tentu saja Fumiya memarahi istrinya sebab Eri sangat bodoh.
Tapi semuanya alhasil berjalan dengan sangat lancar.
Drama ini diakhiri dengan kepindahan keluarga Eri dan Fumiya ke Kohamajima dimana mereka ingin menbuka klinik kecil disana.
Aku suka banged sebab semua penghuni Ippukan dan para sahabat tiba dan berpesta disana.

Tapi tentu saja apa yang saya ceritakan diatas hanyalah garis besar dari 156 episode Churasan.
Masih ada kisah tersendiri para tokoh lainnya.

Maria yaitu aksara paling unik dan paling asik dalam drama ini. Dia tipe yang blak-blakan, perkataannya nyakitin tapi ia juga kadang pemalu dan nggak bisa menolak seruan orang lain. Dia suka rahasia excited akan sesuatu. Sejak kepindahan Eri ke Ippukan, ia mulai berubah.

Misalnya kisah Maria-san, kenapa ia selalu menggunakan pakaian hitam dan aura disekitarnya terlihat gelap, ia bahkan menolak menggunakan nama aslinya, ternyata yaitu sebab alasan keluarga. Ia sangat kesepian, semenjak Eri datang, meski ia terlihat merasa terganggu, gotong royong ia bahagia.
Ia mulai terbiasa dengan Eri dan keluarganya yang selalu berkumpul di kamarnya. Maria ini sangat cute, ia selalu berusaha membantu Eri tapi ia tak ingin kelihatan kalau ia membantunya. Ia selalu tersenyum rahasia kalau ada hal yang ia sukai. Ia senang ketika mendapatkan baju tidur warna putuh dari ibu Eri, ia juga senang melaksanakan perjalanan ke Kohamajima. Setelah Kazuya lahir, Maria juga sangat senang tapi ia berusaha menyembunyikannya.
Yang mengerti Maria hanyalah Yoko, Maria menyerupai seorang abang bagi Eri, selalu memarahinya kalau ia melaksanakan kesalahan. Maria orangnya suka berterus terang. Tidak jarang kata-katanya menyakitkan, tapi ia yaitu aksara yang tidak bisa kita benci.
Ia mengejek mengenai Eri yang mmebuat akad ijab kabul dengan Fumiya ketika kecil, tapi ia malah menciptakan akad ijab kabul dengan KAzuya kecil heheehhehe.
Kaka Eri Keisho menyukai Maria dan mencoba memenangkan hatinya, tapi Maria sama sekali tidak tertarik LOL.

Yoko-san dan Shibata. Mereka sudah usang tinggal di Ippukan. Yoko yaitu orang yang selalu membantu Eri dan Shibata awalnya jatuh cinta pada Eri. Mereka berdua menikah kemudian dan menjadi pasangan yang agak ‘aneh’ HAHAHAHHA.

Yoko-san sendiri semenjak awal memang baik banged sama Eri. Ia termasuk penghuni pertama Ippukan dan ia sudah tinggal disana ketika pertama kali Maria datang, jadi ia memang yang paling memahami Maria dan ia selalu tidak ambil pusing dengan perilaku Maria.
Bagi Eri, Yoko menyerupai kakaknya juga, sama menyerupai Maria. Yoko selalu ada membantunya dan memberinya saran. Pemilik restoran Okinawa tempat Eri pertama bekerja menyukai Yoko, tapi Yoko tidak menyukainya.
Yoko sudah berumur tapi ia masih single, suatu hari ia ingin sekali punya pacar dan mereka pergi ke peramal, dimana peramal menyampaikan jodoh Yoko yaitu orang yang menabraknya 2 kali hari ini. Dan orang itu ada diantara pemilik resto dan Shibata-san.
Pemilik resto terlambat selangkah sebab yang Shibata lah yang menabrak Yoko 2 kali. Shibata dan Yoko kemudian menikah tapi mereka memutuskan tetap menggunakan kamar terpisah, tentu saja mereka tetap tinggal di Ippukan.

3 abang adik yang benar-benar berbeda sifatnya. Keisho suka bisnis tapi selalu gagal, ia beda ayah dengan Eri dan Keitatsu, tapi mereka bertiga saling menyayangi.

Keitatsu sendiri berhasil masuk perusahaan rekaman, sebab guru rock Okinawanya memperkenalkannya dengan seorang produser yang merupakan adiknya.
Tapi produser itu hanya menginginkan Keitatsu, ia tak ingin anggota grup band lain. Hal ini menciptakan Keitatsu sempat galau, tapi berkat kakaknya ia berhasil menciptakan keputusan dan debut. Berkat debutnya Keitatsu, goyaman yang dulunya tidak laris alhasil terjual habis sebab Keitatsu menggunakan gantungan goyaman di video klip debutnya.
IA menghasilkan cukup banyak uang dan menyampaikan semuanya pada orang tuanya sebab ia pikir ia tak butuh uang sebanyak itu. Ia kemudian mengetahui kalau kakaknya selalu mengirim uang setiap bulan semenjak pertama kali ke Tokyo menciptakan Keitatsu merasa ia amsih terlambat selangkah dari kakaknya.
Ia sempat kehilangan wangsit dan tidak bisa menciptakan lagu. Dan ketika itulah ia mulai menyadari Shoko yang selalu ada disisinya dan ia menyatakan perasaan pada Shoko yang menciptakan gadis itu pingsan saking bahagianya.
Shoko dan Keitatsu kemudian menikah dan Shoko tinggal di Ippukan, mereka menggunakan kamar Shimada-san yang menikah dengan Mizue-san.
Kelak mereka akan kembali ke Naha dan tinggal bersama orang bau tanah Keitatsu.

Pasangan Kazuya dan Fumiya yang disatukan oleh takdir dan Kazuya ^^

Rumor mengenai tuhan perjodohan ada di Ippukan menciptakan Nanako-san, perawat senior sahabat Eri pindah kesana, dengan harapan ia menemukan jodoh disana. Tak usang sehabis itu ia menemukan jodohnya yang tak lain yaitu Keisho, abang Eri HAHAHAHAHHAHA.
Shimada-san sendiri sempat pindah dari ippukan, ikut anaknya dan meninggalkan Mizue-san, ia berjanji akan kembali lagi dan Mizue selalu percaya akad itu. Sampai suatu hari Shimada alhasil kembali ke Ippukan dan menikah dengan Mizue-san.
Makara dalam waktu singkat, Ippukan menjadi rumah pasangan suami istri dan Maria satu-satunya yang tidak punya psangan HAHAHAHAAHA.
Ia kadang merasa tersisihkan sebab kiri kanan orang-orang bermesraan, tapi ia masih punya Kazuya jadi ia baiklah oke aja. LOL.
Ada juga kisah mengenai pacar Fumiya yang gotong royong diawal ia sangat jahat, ia tak bisa mendapatkan Eri dan mengancamnya. Tapi lama-lama ia mendapatkan Eri dan bahkan mereka menjadi sahabat ketika terakhir.

Kira-kira begitulah jalan dongeng asadora Churasan ini.
Aku sudah mencoba menceritakan selengkap mungkin, heeheehhehehhe, semoga yang membaca mengerti ya.
Intinya sih ini kisah perjalanan hidup sang tokoh utama dan orang-orang disekitarnya yang membantunya.
Sebuah kisah yang sangat menyentuh dan akan menciptakan air mata kita menetes, tapi kita juga akan tetap tertawa sebab mereka.

Aku mengerti kenapa banyak yang menyukai asadora ini. Humor yang disisipkan did alamnya sangat unik dan berbeda dari asadora yang lain.
Aku sangat menyukai aksara Maria disini, aktingnya bagus banged. Karena sebelum ini saya sudah menonton aktingnya di Beppinsan dan Hiyokko yang 100% berbeda jadi seru banged.
Dia jadi gadis yang polos, pemarah, keningnya selalu berkerut sebab semuanya selalu tanpa izin masuk rumahnya, tapi ia menikmati hal itu lama-lama. Meski ia protes HAHAHHAHAHA.
Selain itu, Keitatsu saya juga sangat menyukainya, ia selalu ada disekitar kakaknya dan mendukungnya.

Seperti yang saya katakan diatas, selain asadora ini masih ada special drama dari Churasan yaitu Churasan 2, Churasan 3 dan Churasan 4.
Sebenarnya bukan special drama sih, tapi kelanjutannya, dan tokohnya masih sama dan ceritanya juga masih nyambung dengan season 1. Aku belum menontonnya sih tapi sudah berencana akan menontonnya. Semoga saya bisa menyelesaikannya HAHAHHAHA. Udah usang banged download tapi berlum tersentuh *hiks*

Continue Reading

More in Asadora

To Top