Connect with us

Locafest.co.id

[Review] Asadora: Gochisousan (2013-2014)

Anne

[Review] Asadora: Gochisousan (2013-2014)

Yups, akhirnya, sehabis beberapa bulan, saya menuntaskan asadora / morning drama yang paling heboh dibicarakan oleh penggemar asadora, Gochisousan. Karena ingin tau banyak yang bilang bagus, saya kesudahannya memasukkan dalam salah satu list asadora yang akan saya tonton dan ternyata selesai pertama HAHAHHAHA. Masih banyak list yang lain, menanti untuk ditonton (downloadnya kalo ada kuota nganggur HAHHAHAAHA).


Gochisousan yakni asadora yang tayang sebanyak 150 episode, dimulai dari September 2013 hingga Maret 2014. Dibintangi oleh Anne Watanabe dan Masahiro Higashide, asadora ini berhasil memperoleh rating rata-rata 22,4% selama masa penayangannya yang merupakan rating yang cukup tinggi.
Gochisousan yakni asadora pengganti Amachan dan digantikan oleh Hanako to Anne.

Menceritakan perihal seorang gadis berjulukan Uno Meiko, yang sangaaaaaaaaaaaaaat menyukai kuliner lebih dari apapun. Narasi diawal drama ini menyampaikan kalau ini bukan perjalanan hidup Meiko, tapi perjalanan hidup makanan. Maka drama ini penuh dengan makanan-makanan tradisonal jepang, mulai dari yang paling serdehana hingga yang  glamor pada zamannya. Kalau nonton drama ini bawaannya pengen makan dan makan, alasannya Meiko, baik ketika kecil hingga ia menjadi dewasa, cara makannya itu bikin kita pengen makan XD

Ini yakni dongeng perjalanan hidup Meiko, yang mengubahnya dari gadis yang sangat menyukai kuliner menjadi perempuan yang suka menyajikan kuliner untuk orang lain. Melalui banyak sekali kesulitan hidup, kehilangan orang-orang tersayang, ia tidak mengalah untuk percaya, asalkan ada makanan, ia akan sanggup tetap hidup. Kecintaannya terhadap kuliner mengubahnya menjadi perempuan yang rendah hati yang suka menyajikan kuliner untuk bawah umur dan orang yang membutuhkan.
Ini yakni perjalanan hidup semenjak Meiko kecil hingga ia menjadi seorang nenek.

Chemistry Anne dan MAsahiro memang jjang banged!
Meski dibilang nggak banyak scene romantis mereka berdua, tapi ketika bantu-membantu mereka manis banged. Meski ada masa dimana saya ga suka sama abjad Masahiro HAHHAHAHA.
Wajar sih habis drama ini mereka menikah KYAAAAAAAAa
Papa dan Mama si kembar nih 🙂

Tokyo-Hen

Gochisousan memulai kisahnya ketika Meiko masih kecil. Ayahnya membuka restoran perancis di Tokyo, ayahnya yakni koki yang hebat, alasannya itu semenjak kecil Meiko selalu kuliner makanan yang enak. Ia tidak tertarik dengan hal apapun kecuali makanan, ia akan segera bangun pagi kalau kuliner sudah siap, makan bento dengan wajah puas di sekolah, pulang ke rumah untuk makan malam. Hari-harinya selalu dipenuhi oleh makanan.

Suatu hari ada insiden strawberry dimana ia dan teman-temannya, salah satunya berjulukan Genta mencuri strawberry di kuil. Saat itu strawberry sangat langka dan bawah umur gres pertama kali melihatnya. Meiko makan untuk pertama kalinya sehabis pertengkaran strawberry dengan Genta dkk.
Strawberry yakni hal yang special bagi Meiko dan ini akan selalu ada hubungannya dengan Genta sehabis mereka cerdik balig cukup akal nanti, alasannya berkat strawberry mereka bertengkar, mereka baikan dan saling menemukan ketulusan masing-masing.

Karena semenjak kecil suka makan, Meiko tumbuh menjadi gadis yang sangat tinggi, ia bahkan lebih tinggi dari pria-pria (makanya mereka nge-cast Anne yang tinggi banged XD ). Meiko tidak tertarik dengan hal apapun kecuali makanan, alasannya para laki-laki selalu lari melihat badannya yang besar HAHAHHAHA. Ia bekerjsama ingin juga jatuh cinta, tapi tidak ada laki-laki yang menarik baginya, ia ingin laki-laki yang lebih tinggi darinya dan suatu hari ia menemukan laki-laki itu di cafe tempat ia dan temannya nongkrong, Yuutaro Nishikado, seorang mahasiswa yang ternyata akan tinggal di rumahnya.

Pertemuannya dengan Yuutaro mengubah segalanya. Meiko memang suka makan, tapi ia sama sekali tidak sanggup memasak. Meiko semenjak awal tertarik dengan Yuutaro meski tidak mengerti perasaan apa itu. Demi Yuutaro ia mulai berguru memasak dari 0. Tugasnya yakni menyebarkan bekal untuk Yuutaro setiap hari. Ia juga unya tantangan untuk menciptakan Yuutaro makan natto alasannya Yutaro tidak pernah makan Natto.
Selain itu Yuutaro juga membantunya berguru dan mengajarkan padanya kalau memasak yakni sains. Yuutaro yakni mahasiswa bidang arsitektur yang bercinta-cita ingin menciptakan bangunan yang kondusif untuk ditinggali, alasannya dulu ibunya meninggal dalam kebakaran.

Hubungan Meiko dan Yuutaro ketika itu masih sanggup dibilang unik, alasannya keduanya masih muda dan gres mencicipi cinta, tapi mereka belum mengerti. Mereka sering bertengkar alasannya hal kecil dan baikan alasannya hal kecil. Sampai suatu hari Meiko dijodohkan oleh orang tuanya, ia tetap kepikiran Yuutaro meski ketika itu mereka bertengkar. Meiko bahkan lari dari perjodohannya untuk bertemu Yuutaro, ia hingga jatuh ke sungai dan melamar laki-laki itu di hadapan banyak orang. Aku sangat menyukai bagaimana Meiko melamar Yuutaro, ia menyampaikan akan memasakkan kuliner yang hangat selama 365 hari setahun.

Awalnya Meiko ditolak oleh Yuutaro. Ia punya alasan sendiri sehingga menciptakan ayah Meiko murka (Ayahnya sudah tahu kalau anaknya suka Yuutaro makanya ia cepat-cepat menjodohkan Meiko) alasannya menolak anaknya. Meiko juga jadi kehilangan semangat alasannya ia sudah mengerahkan smeua keberaniannya. Meiko yang galau obatnya yakni makan, ia pesan ini dan itu ketika temannya ingin menghiburnya, tapi bagaimana pun, Yuutaro lah yang ada di hatinya.
Karena kemarahan ayahnya, Yuutaro di usir dari rumah Meiko ketika itu dan Yuutaro ternyata memang menyukai Meiko, hanya saja ia punya alasan tak ingin menikah, tapi pada kesudahannya ia tidak sanggup kalau bukan Meiko. Dan kesudahannya Yuutaro melamar Meiko, caranya mirip, tolong buatkan saya kuliner hangat setiap hari selamanya >///////////<

Tapi bekerjsama ini yang berdua lucu banged. Yuutaro itu suka berguru dan pintar, ia kalau ngomong suka berbelit-belit. Nah, si Meiko ini agak bodoh, ia nggak akan mengerti kalau nggak to the point. Bahkan lamaran yang harusnya terasa mengharukan, gegara meiko agak kekal jadi lucu HAHHAHAHAHA.

Pada kesudahannya mereka di restui, Yuutaro lulus dari universitas dan membawa Meiko ke rumah orang tuanya di Osaka. Oia, Yuutaro mengaku kalau kedua orang tuanya sudah meninggal.

Osaka-Hen

Di Osaka, Meiko bertemu dengan keluarga Nishikado. Ada Shizu-san, ibu tiri Yuutaro, mantan geisha yang suka kemewahan, Kazue, abang Yuutaro yang wajahnya lebih bau tanah dari Shizu jadi Meiko sempat salah yang mana ibu yang mana anak AHAHAHAHA dan adik bungsu Noriko yang pendiam, tidak pernah bicara.

Nah, disinilah penderitaan Meiko dimulai. Awal-awal kehidupan berumah tangga mereka yang sangat sulit, bukan alasannya ibu tiri tapi alasannya abang ipar. Kakak ipar Meiko, Kazue, tidak menyukai Meiko. Ia lebih sepakat adiknya menikah dengan sahabat Yuutaro dulu, Akiko. Karena itu ai bersikap sangat kejam pada Meiko. Ia menyampaikan tidak akan merestui Meiko dan harus menjadi pembantu di rumah mereka selama 1 tahun. Dan Meiko benar-benar menjadi pembantu di rumah keluarga Nishikado. Ia memasak, mencuci, belanja, membersihkan rumah. Makan bahkan tidak boleh bersama semuanya. Dan saya nggak tahu ya zaman itu memang begitu atau bagaimana, Yuutaro membisu aja >.<
Makanya saya ga suka Yutaro AHAHAHAHAHA.

Meiko tidak sekali dua kali menangis alasannya perlakuan Kazue padanya, tapi ia selalu berusaha bertahan  demi cintanya pada Yuutaro. Ia bahkan pernah ingin pulang alasannya hal itu, tapi pada kesudahannya ia kembali. Dan disanalah ia bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya, Genta, yang bekerja sebagai penjual daging disana. Setidaknya dengan adanya Genta, Meiko tidak merasa sendirian disana.
Karena Kazue sangat kejam, Kazue membuang semua barang Meiko termasuk pot rice merk peninggalan neneknya. Meiko memang sangat sabar orangnya, tapi saya suka ia menyampaikan bukannya ia tidak membenci Kazue selama ini, ia sangat membencinya dan akan membencinya.

Kazue bekerjsama dulu diperlakukan ibarat itu di rumah mertuanya, dijadikan pembantu dan sering dimarahi. Anaknya yakni satu-satunya yang membuatnya bertahan di rumah mertuanya tapi sehabis anaknya meninggal ia kehilangan arah dan berkembang menjadi kejam. Makara ia ibarat balas dendam pada Meiko. Dan bekerjsama kalau dipikir-pikir Kazue itu ada benarnya dalam hal memasak. Kazue pandai memasak, tapi semenjak Meiko datang, ia meninggalkan dapur untuk Meiko dan Meiko memang suka menciptakan kuliner yang enak, tapis etiap kali ia memasak selalu tidak memuaskan keluarga. Dan disana Meiko mulai berguru kalau pengecap orang berbeda-beda, enak menurutnya belum tentu orang osaka bilang enak. Makara ia berguru menyesuaikan selera dengan keluarga barunya, ia bahkan puasa 1 ahad demi menemukan rasa yang pas.

Meiko juga selalu berusaha dengan baik dan tidak mau menyerah. Itu menciptakan ia disukai, ia punya banyak sahabat di pasar alasannya rasa ingin tahunya mengenai materi kuliner ini dan itu, tentu saja dengan dukungan Genta juga. Bahkan hingga ada gosip Meiko dan Genta menduakan HAHAHHAHAHA.
Yuutaro hingga ke pasar untuk mengawasi dan pada kesudahannya menyampaikan rasa cintanya pada Meiko di tengah orang banyak. Meiko kesenangan banged itu XD

Kalau Yuutaro cemburunya sama Genta, Maka Meiko juga waspada pada Akiko. Ada ketika dimana Meiko cemburu ketika mereka masih di Tokyo. Saat Akiko kembali ke Osaka juga, ada ketika dimana Yuutaro selalu menemuinya setiap pagi dan menciptakan Meiko sangat gelisah, ia bahkan melabrak Akiko di rumah sakit meski kesudahannya ia yang kalah. Kisah rasa cemburu suami istri ini menarik juga untuk diikuti XD

Karena Meiko tipe gadis yang tidak gampang menyerah, selalu terliaht ceria apalagi dalam hal makanan, ia sanggup mengambil hati Shizu-san dan juga Noriko. Noriko yang awalnya memag tidak pernah bicara mulai mengeluarkan bunyi dan menjadi sahabat Meiko. Bahkan membantunya memasak. Noriko ini gadis yang baik sebenarnya, tapi ia takut pada Kazue, makanya kadang ia berhati-hati. Ada ketika dimana Noriko akan dijodohkan oleh KAzue dan pada kesudahannya Noriko berani untuk melawan, meski dengan dukungan beberapa orang juga, termasuk ayah Yuutaro.

Nah, ternyata ayah Yuutaro masih hidup, hanya saja korelasi Yuutaro dan ayahnya sangat sangat buruk. Meiko lebih dulu bertemu dengan ayah Yuutrao tanpa tahu itu ayah mertuanya, mereka sering menghabiskan waktu bersama dan ternyata alasannya itu ayah sering membantu Meiko, alasannya ayah tahu Meiko menantunya. Saat Meiko tahu, ia murka pada Yuutaro alasannya merahasiakannya, ia menolak ketika Yuutaro memintanya tidak bertemu ayahnya, ia engingatkan akad Yuutaro padanya untuk membuatnya selalu tersenyum dan senyumannya yakni kalau ayah dan anak itu baikan.
Pada ketika perjodohan Noriko, ayah membantu Noriko dengan mengacaukan perjodohan Noriko.
Dan semenjak itu pula Noriko mulai membuka hatinya, ia sering keluar dan menghabiskan waktu bersama di Umasuke.

Umasuke yakni sebuah cafe kecil disana, dimana Sakurako, sahabat Sekolah Menengan Atas Meiko bekerja sebagai pembantu disana. Sakurako kawin lari dengan penulis novel di Tokyo yang sering jadi langganan di restoran ayah Meiko dan tempat Yuutaro menginap ketika ia di usir dari rumah Meiko dulu. Awalnya Umasuke tidak ramai, tapi semenjak Meiko dkk sering kesana, tempat itu mulai ramai, dan ketika pembukaan Umasuke yang menjual yakigori, Noriko menyumbangkan suaranya untuk menyanyi, promosi cafe itu.

Permusuhan Kazue dan Meiko juga masih terus berlangsung dalam waktu yang usang bahkan hingga pada titik dimana keduanya benar-benar sudah tidak sanggup berbaikan sehingga harus ada turun tangan memisahkan mereka berdua. Kazue sangat membenci Meiko dan Meiko juga sangat membenci Kazue. PAda kesudahannya KAzue menikah lagi dan pindah dari rumah itu, keduanya menyampaikan kalau mereak masih terus akan bermusuhan.

Lalu babak gres dimulai  ketika terjadi gempa besar di Tokyo yang menciptakan banyak pengungsi ke Osaka, dimana Meiko membantu untuk menyediakan kuliner bagi para pengungsi disana. Ia menghadapi banyak kesulitan juga pada masa itu, termasuk dengan korelasi ayah dan Yuutaro yang masih belum berbaikan. Dan waktu berlalu dengan semua problem yang ada hingga ketika dimana Meiko hamil dan melahirkan puteri pertamanya ketika ayah kembali ke rumah Nishikado.
Lucu banged pas Meiko melahirkan ia laper pengen makan HAHAHHAHAHA.

Fuku, Taisuke, Katsuo

Time jump terjadi sehabis Meiko melahirkan Fuku, puetri pertama mereka. Dan ketika Fuku di sekolah dasar, Meiko dan Yuutaro sudah punay 2 anak lagi, Taisuke dan Katsuo. Masalah gres yakni menjadi seorang ibu, dimana Fuku di cap sebagai anak yang tidak normal di lingkungan mereka, alasannya ia tidak tertarik dengan hal-hal yang biasa bawah umur lakukan. Fuku bahkan melempar kerikil kekkai temannya dan menyalakan api disekolah.

Dan ternyata hal ini yakni alasannya Fuku memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, dimana ia ingin tau kenapa kerikil jatuh ke tanah dan kenapa asap sanggup terbang ke udara. Bagaimana pun ia yakni anak Yuutaro yang menyukai sains, maka Fuku menjadi anak yang penuh rasa ingin tahu mengenai ini dan itu, ibarat Yuutaro. Gegara Fuku juga Meiko sempat putus asa alasannya menganggap Fuku tidak normal juga, ia dan Yuutaro juga sempat bertengkar alasannya hal itu, alasannya Yuutaro selalu sibuk bekerja.

Sebenarnya disini juga banyak dibahas mengenai pekerjaan Yuutaro yang membangun ini dan itu tapi alasannya saya tidak mengerti mengenai arsitektur jadi sulit membahasnya. Diawal ijab kabul sih mereka membangun sekolah, kemudian ketika ini mereka akan membangun subway, kereta bawah tanah. Ada banyak hambatan ini dah itu, Yuutaro juga stress di pekerjaannya. Tiba-tiba saya jadi ingat dulu Meiko dikasi uang belanja sedikit banged, alasannya honor Yuutaro yang ngambil kakaknya. Kejam emang. Tapi berkat itu Meiko berguru memasak dengan memanfaatkan serpihan yang ada, jadi tidak membuang kulit, duri atau bekas masakan sebelumnya, ia jadi ekonomis dan sanggup mengatasi problem keuangan itu.

Kalau Fuku lebih tertarik ke Sains dan tidak punya teman, maka Taisuke terlihat menjadi anak yang punya banyak teman, yang sering tiba ke rumah Meiko untuk meminta cemilan. Sementara itu Katsuo ibarat ibunya, sangat menyukai makanan, mengekspresikan kelezatan kuliner dengan wajahnya yang puas dan ia tumbuh menjadi anak yang suka memasak. Aku rasa dari 3 anak Meiko, Katsuo yakni anak yang paling dekat dengan Meiko alasannya sering membantunya memasak.

9 tahun menikah, Meiko dan Yuutaro bekerjsama belum pernah melaksanakan upacara pernikahan. Karena itu Noriko yang kini bekerja di stasiun penyiaran radio merencanakan ijab kabul mereka. Noriko awalnya kita melihat ia tertarik pada Genta dan memang punya perasaan pada Genta, bahkan saya pikir ia akan bersama Genta. Tapi ternyata Noriko tidak menentukan siapa yang ia sukai, ia menentukan orang yang mencintainya. Makanya ia kesudahannya berpacaran dan menikah dengan temannya di tempat penyiaran. Tapi sebelum menikah, ia berbohong pada Yuutaro dan keluarga kalau mereka ingin menikah, padahal keduanya menyiapkan ijab kabul Meiko dan Yuutaro.

Mereka mengundang seluruh tetua di keluarga Nishikado dan juga Kazue. Kazue awalnya tidak mau datang, tapi demi Noriko yang akan menikah ia datang. Noriko juga meminta dukungan orang-prang di Umasuke untuk memanggil keluarga Meiko. Meiko dan Yuutaro sama sekali tidak tahu , dan Kazue murka besar alasannya ia ditipu, tapi Noriko menyampaikan alasan kenapa ia ingin Meiko direstui keluarga, alasannya Meiko sudah berjuang selama ini demi keluarga Nishikado, bahkan dirinya yang tidak sanggup apa-apa menjadi berani semenjak Meiko muncul di keluarga mereka. Noriko sangat menyayangi Meiko.
Dan dengan begitu, kesudahannya sehabis 9 tahun, Meiko dan Yuutaro menikah, dengan keluarga besar dan 3 anak mereka.

World War II

Waktu kembali berlalu dan bawah umur Meiko sudah ada di dingklik SMA. Meiko masih menjadi ibu-ibu yang suka memberi bawah umur makan, ia bahkan menerima panggilan ‘Gochisousan’ di kawasan itu. Saat itu perang sudah dimulai dan Meiko kembali menghadapi kehidupan yang sulit untuk mempertahankan keyakinannya. Saat perang, banyak hal yang tidak diperbolehkan, ibarat pakaian glamor dilarang, gula dan bahakn lainnya tidak dijual bebas dan lain-lain.

Meiko bekerjsama sudah persiapan dari dahulu kala, jadi ia punya gudang penyimpanan. Menurutnya mereka akan hidup kalau ada makanan, jadi keluarga Nishikado tidak boleh kekuarangan makanan. Prinsip Meiko kalau kuliner harus enak, itu membuatnya tidak sanggup mengikuti organisasi perempuan disana yang harus menciptakan kuliner untuk perang, dimana memakai apapun yang ada dan itu rasanya sangat tidak enak. Meiko menyampaikan ia tidak sanggup menyajikan kuliner untuk manusia, yang anjing saja menolak memakannya. Tapi Meiko juga bukan orang yang membuang makanan, ia paling benci melihat orang yang menyianyiakan makanan. Makara roti yang basi dan rasanya sangat tidak enak itu ia habiskan semuanya. Meski anaknya ingin membantu makan, Meiko melarang, jarena janjinya pada keluarganya yakni menyiapkan kuliner yang enak pada mereka, jadi mereka tak boleh makan kuliner yang tak enak.

Tapi problem dan problem terus berdatangan selama masa perang itu. Masalah mengenai kuliner yang mulai kekuarangan, bahkan mereka tidak boleh makan beras putih lagi. Semua materi kuliner di distribusikan dan Meiko masih terus menjadi gochisousan, memperlihatkan kuliner pada anak-anak, ditengah masa sulit itu. Ia bahkan dibenci oleh tetangganya, tapi Meiko sanggup mengatasinya. Meski di usia itu ia masih memperlihatkan kalau ia sanggup murka dan merajuk juga. Ia juga menemukan solusi kekurangan materi kuliner dengan mengumpulkan tetangga dan memasak bersama-sama.

Puteri Meiko, Fuku menikah dengan sahabat Taisuke dengan alasan yang lucu, alasannya Moroka-san akan pergi berperang dan ia ingin punya anak dengan Moroka. Hubungan mereka awalnya awkward dan Fuku punya imajinasi dalam dirinya mengenai Taisuke dan Moroka, alasannya itu ketika Moroka akan pergi ia merasa tak sanggup hidup tanpanya. Ini yakni pertama kalinya Fuku punya keinginan alasannya selama ini ia sibuk belajar. Makara Meiko sangat senang, meski awalnya Yuutaro menolak, hehehehe, ayah yang tak mau anak perempuannya diambil.

Perang semakin menjadi, satu per satu laki-laki dikirim ke garis depan untuk berperang. Saat semuanya menunggu kapan dan kapan, Katsuo putera bungsu Meiko malah ingin menjadi relawan disana.Meiko melarang 100% tapi Katsuo tetap ingin melakukannya. Katsuo yakni anak yang paling dekat dengan Meiko, ia menyukai memasak dan ia pikir hidupnya untuk memasak, karenanya ia ingin pergi dan memasak untuk kuliner para tentara. Meiko dengan berat hati melepaskannya.
Sang Suami juga tak luput dari itu, Yuutaro melaksanakan suatu kesalahan dan ditangkap.  Ia memang dilepaskan tapi ternyata ia harus mendapatkan eksekusi dan akan dikirim menjadi tentara ke Machuria. Bagi Yuutaro, senyuman Meiko yakni segalanya, bahkan hingga final ia tidak menyampaikan kalau ia akan pergi berperang. Untung saja Shizu-san menyampaikan pada Meiko dan sempurna sebelum Yuutaro berangkat, mereka sanggup saling melepaskan kepergian dengan akad Yuutaro harus kembali, ia ingin makan masakan Yuutaro ketika kembali nanti (sebelum pergi Yuutaro mengajak Meiko kencan dan makana kuliner yang diinginkan Meiko di Osaka).

Perang merebut orang-orang yang disayangi Meiko satu per satu. Mulai dari makanan, Anaknya, Suaminya, menantunya. Tapi ia dan yang lain tetap berusaha bertahan hidup. Dalam masa sulit itu, beruntung Tatsuo masih ada disampingnya. Fuku melahirkan ketika perang dunia II, ketika mereka melaksanakan pengungsian. Merek berlindung di subway yang dibentuk oleh Yuutaro bersama warga yang lain. Seluruh desa sudah rata dengan, mereka tak sanggup bertahan hidup disana, jadi Meiko dan Taisuke mengungsi ke tempat Kazue. Meski Kazue masih tidak menyukainya. Tapi Kazue memang terlihat kejam, tapi ia memperlihatkan pelajaran pada mereka. Kalau dirumah orang mereka harus kerja, dan KAzue punya ladang, jadi ia menyuruh keduanya bekerja disana.

Waktu berlalu dan surat panggilan Taisuke datang, Taisuke harus pergi berperang dan meninggalkan ibunya. Meiko kini benar-benar sendirian. Ia paling tidak suka makan sendirian, tapi Kazue mengajarkan padanya untuk terbiasa sendirian, alasannya kita tak tahu apa yang akan terjadi, dan pada kesudahannya kita akan sendirian nantinya.

Meiko sangat terpukul ketika surat maut putera bungsunya hingga di tangannya. Ia kehilangan arah, meski tidak percaya akan hal itu, ia tetap merasa tak besar lengan berkuasa untuk hidup. Ia kabur ke hutan dan berjalan tak tentu arah, ingin menangis tapi tak ada air mata yang keluar. Keesokan harinya ia ditemukan. Kazue sama sekali tidak kasihan padanya dan malah menyeretnya ke ladang dan memperlihatkan kalau semua sayur yang ditanam Meiko mati alasannya Meiko tak memperhatikannya. Kazue mengajarkan pada Meiko untuk mendapatkan maut anaknya dan bertahan hidup, jangan menciptakan sesuatu mati alasannya dirinya. Dengan itu Meiko mengobati rasa sedihnya dengan berkebun dan berkebut hingga waktu berlalu setahun, tidak terasa dan perang berakhir. Meiko yang menyembuhkan hatinya sendiri berniat kembali ke Osaka untuk menyambut kepulangan pueranya dan suaminya. Kazue menyampaikan kalau Meiko akan baik-baik saja, alasannya ia sudah menghadapi dan selamat dari hal yang paling menyakitkan di dunia ini, maut anak sendiri.

Meiko kembali ke Osaka di rumah lamanya, meski awalnya Noriko menyuruhnya kembali ke tempat yang aman, tapi Meiko sudah tetapkan akan menunggu dan bertahan disana. Dari rumah Meiko yang selamat hanya gudang penyimpanan dan ia tinggal disana. Ia kembali bertemu dengan Gen-chan dan para teman-teman di Umasuke. Ia mmebangun dirinya kembali, memulai kehidupan dengan kuliner dan memberi makan pada orang lain. Sedikitpun ia belum melupakan rasa sakitnya, tapi ia menyembuhkan diri dengan memberi makan orang lain.

Kehidupan Meiko tidaklah gampang selama masa perang itu. Ia kehilangan segalanya dan harus mulai dari 0, menyembuhkan luka di hatinya. Ia selalu baik pada orang lain jadi orang lain selalu ada untuk membantunya. Saat jalannya buntu, orang-orang akan berdatangan membantunya.
Ia menangis ketika pertama kali makan kembali bersama orang lain, alasannya di rumah Kazue, ia selalu makan sendiri, alasannya Kazue mengajarkannya untuk sendiri. Impiannya yakni hal kecil ibarat memasakkan masakan yang enak, makan bersama-sama. Tapi ternyata cita-cita kecil itu sangat sulit untuk dilakukan dan ia melalui bertahun-tahun untuk mewujudkannya.

Saat Taisuke kembali dari perang, mereka memulai kehidupan baru. Dengan dukungan orang -orang disekitarnya, mereka berdiri dari keterpurukan. Meiko masih menanti suaminya kembali ketika ia mendengar kabar kalau puetranya benar-benar meninggal dunia. Hal terakhir yang ia dapatkan yakni catatan dari Katsuo dan itu membuatnya kesudahannya merelakan kepergian puteranya. Menjadi seorang nenek, ia tidak hanya tinggal membisu di rumah, ia terus bekerja dan bekerja, sekali seminggu ia akan membagikan kuliner gratis di jalanan. Karena itu orang-orang sangat menyukainya.

Meiko yang suka makan untuk pertama kalinya juga menolak makanan, cokelat.
Meski ia sangat ingin memakannya, tapi mengingat cokelat itu dari orang amerika yang membunuh puteranya, ia tak sanggup memakannya. Meiko sangat membenci orang amerika, sementara orang amerika ketika itu sangat menyukai masakannya.

Aku salut pada Meiko yang menujukkan ia istri yang baik, semenjak awal hingga akhir. Ia tidak pintar, otaknya lambat, tapi ia punya semangat. Kalau soal makanan, ia memang jagonya, menciptakan ini dan itu. Karena kuliner yang lezat, mendengarkan orang mengucapkan ‘gochisousan’ (terima kasih atas makanannya) yakni impiannya. Ini drama perihal kuliner dan Meiko. Betapa mulianya kuliner dan tanpa kuliner orang tak akan bertahan. Gadis yang suka kuliner lezat, ingin menyajikan kuliner untuk orang lain, senang melihat orang lian tersenyum dengan makananya. ini sanggup dibilang hobi dan pekerjaan Meiko, jadi suaminya tidak pernah melarang Meiko melakukannya, alasannya Meiko hanya hidup untuk makanan.

Ada banyak kisah yang terjadi dalam drama ini dan saya tidak sanggup mengingat satu-satu juga, alasannya ini 150 episode temanya slice of life, jadi banyak sekali kisah sehari-harinya. Bukan hanya seputaran Meiko yang dibahas. Ada mengenai bagaimana pekerjaan Yuutaro yang membawanya bertemu dengan orang-orang baik yang nantinya akan membantu Meiko ketika ia tak ada, ada kisah Genta si pencinta perempuan dan bagaimana ia ketakutan ketika pulang dari perang dan hampir mati, ada kisah mengenai anak-anaknya, teman-teman dan keluarganya.

Aku menonton drama ini dan sangat menyukainya, sayangnya tidak ibarat Amachan dan Mare, berdasarkan saya pribadi drama ini punya titik jenuhnya. Saat menonton Amachan dan MAre, saya sama sekali tidak berhenti dan ingin tau terus hingga tamat. Tapi ketika menonton Gochisousan, saya berhenti di beberapa epiosde dan lanjut lagi. Seperti sehabis Fuku lahir, entah kenapa itu udah kaya ending sebenarnya, jadi saya sempat berhenti beberapa ahad dan gres lanjut lagi AHHAHAHAHA.

Ini drama tokoh nya sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaat banyak. Awalnya saya ragu apakah saya sanggup mengenali mereka semuanya, tapi tentu saja, seiring berlalunya waktu saya sanggup mengenali mereka satu per satu XD
Aku kaget Mitsuki Takahata bermain dalam drama ini (Aku menonton beberapa episode Toto Nee Chan juga sebelum menonton drama ini). Dan karakternya sebagai Noriko dan Tsuneko benar-benar beda XD
Mana ia main bareng Higashide disini, jadi adiknya, sementara di Ao Haru Ride ia naksir Higashide hAHHAHAHAHA.

Jangan terlalu berharap banyak adegan mesra antara Meiko dan Yuutaro HAHAHAHA.
Meski awalnya saya nonton berharap adegan mesra mereka, ternyata sangat jarang sekali, tapi ya tentu saja ada, dan sekali ada saya teriak histeris. Adegan mereka kebanyakan memakai kata-kata, tidak banyak skinsip. Kalau saya nggak salah sama sekali gak ada kissu XD
Ada sih tapi ga diliatin. Dan korelasi suami istri mereka bukan awkward juga tapi kalau mereka sudah berdua saya banyak ketawa wkkwkwkwkw.

Ini drama recomended banged bagi yang suka kehidupan sehari-hari. Tapi ya itu 150 episode, meski  1 episode durasinya cuma 15 menit. Tapi terbayar sih, ini drama keren banged dan menghangatkan hati 🙂
Dan lagi alasannya OTP-nya menikah di dunia nyata, jadi asik banged deh ngebaperin mereka wkwwkkwkw.
Aku cek beberapa BTS dan tampaknya Higashide tangannya ramah sama Anne selama syuting wkwkkwkw.
Meski dulu pas tau Higashine nikah saya terpukul, saya samsek nga kenal Anne, dan ternyata pantes-lah Higashide jatuh cinta sama ia XD
Mana mereka sama-sama tinggi wkkwkwkw. cocok XD
Anak kembar mereka udah lahir kan, cewek 🙂

Ada beberapa hal yang saya sayangkan dari drama ini. Biasanya asadora 156 episode (nggak harus juga sih), jadi apa salahnya nambah 6 episode lagi. Aku pengen liat Yuutaro main sama cucunya dan melihat anak Noriko dan juga dengan siapa Taisuke akan menikah huhuhuhuhu. Aku juga merindukan Tami-chan dan bagaimana keadaan keluarga di Tokyo, dengan siapa adik Meiko menikah. Alangkah bahagianya kalau drama ini diakhiri dengan reuni keluarga. Huft.
Tapi ya itu cuma harapan aja sih, overall endingnya anggun kok XD
Sayang sekali tidak ada keajaiban hehhehehhe.

Kalau soal akting sih jangan ditanya ya. HIgashide ketika main drama ini masih rookie bintang film dan aktingnya sebagai Yuutaro bagus. Dan Anne sebagai sentra dari drama ini beneran kereeeen! Aku ga tau itu aslinya Anne atau enggak, tapi suer, keren banged, Anne itu Meiko banged. Cara makannya, cara berfikir mau masak apa, kalau lagi malu, terkejut, murka menangis, kita pribadi sanggup merasakannya. Perbedaan antara ia masih remaja, menjadi pengantin, sehabis beberapa tahun menikah, menjadi ibu, menjadi nenek, kita sanggup mencicipi perbedaannya, bagaimana ia menjadi dewasa. Aku suka banged pas Meiko udah jadi nenek, gayanya itu lho, pokoknya Anne keren banged XD
Tentu saja jangan lupakan tokoh pendukung lainnya XD

Sekali lagi, ini drama sangat direkomendasikan. Opening song-nya lucu banged, saya sampe pause untuk melihat wajat tersenyum para abjad hiragana wkkwkwkkwkw.
Dan semenjak awla saya merasa aneh sih, biasanya opening di awal ahad akan berbeda dengan di hari lainnya, tapi di Gochisousan saya gundah bedanya apa, saya sampe mikir-mikir apa gitu tapi udah males nyari tau. Dan pas memasuki episode 130an saya gres nyadar bedanya apa, ternyata kalau opening diawal ahad (hari senin) ada alat masak yang tersenyum HHAHAHAHAHA.
Telat banged!

Aku jadi asadora lover nih sekarang, dalam radar saya ada Beppin-san, Toto Nee Chan, Hanako to Anne, Gegege no Nyobo, Ohisama XD
Sayangnya nggak ada subnya, saya menonton versi dramacool soalnya. Kenapa? Karena saya butuh PAHE! HAHAAHAHAH. Aku tau ada yang update di tempat lain, tapi size-nya itu membunuh, kalau cuma 20 episode sih saya nggak ragu, ini 150+ jadi mikir lagi, makanya nyari yang PAHE aja wkkwkwkw (maklum ga ada wifi LOL.

Oke then, Selamat mencoba
Dijamin nggak akan menyesal 🙂

Continue Reading

More in Anne

To Top