Connect with us

Locafest.co.id

[Review] C-Movie: The Left Ear (2015)

C-Movie

[Review] C-Movie: The Left Ear (2015)

Setelah Goblin tamat, rasanya hati ini hampa, nggak minat sama drama-drama yang gres tayang. Entah kenapa. Padahal katanya bagus-bagus HAHHAHAHA. Dan sebab itu saya kembali ke koleksi movie-movie yang belum saya tonton. Aku udah mendownload beberapa yang menciptakan saya tertarik dan beberapa udah saya review sebelumnya. Seperti yang saya katakan beberapa waktu yang lalu, saya sedang tertarik dengan Chinese / Taiwanese coming of age movie ^^


The Left Ear yaitu salah satu movie yang ada dalam daftar tunggu untuk ditonton. Sudah usang saya mendownload movie ini, pada jadinya saya menontonnya juga HAHAHAHAHHA. Aku juga masih punya banyak list movie yang belum ditonton, dinantikan aja review-nya. Kalau sedang mood saya akan menciptakan review panjang ibarat ini, jikalau lagi nggak mood saya akan menggabungkan 8 movie dalam sekali review ibarat sebelumnya LOL. Tapi biasanya jikalau saya menciptakan review panjang, artinya movienya cantik sih XD

Seperti coming of age movie yang sebelumnya saya review, saya menemukan movie ini di salah satu list C-movie di google. Tertarik sebab cover-nya dan kayaknya cantik aja gitu. Ternyata memang banyak yang merekomendasikan movie ini. Awalnya saya berfikir The Left Ear akan sama dengan beberapa coming of age chinese movie yang sebelumnya saya review, dimana manis di awal dan menyakitkan di akhir. Atau manis banged di awal dan manis juga di akhir. Tapi ternyata movie ini lebih berat dari yang saya bayangkan. Manis cinta masa Sekolah Menengan Atas yang saya harapkan sama sekali tidak ada di movie ini. Tapi movie ini sangat cantik dan direkomendasikan.

Judulnya itu kan ‘telinga kiri’, jadi awalnya saya memang udah menduga jikalau movie ini akan ada hubungannya dengan indera pendengaran kiri si gadis di poster, tapi ternyata hingga pertengahan kita gres diperlihatkan apa maksud dan inti dari indera pendengaran kiri yang dimaksudkan disini. Dan awalnya saya fikir kita akan berpusat pada female lead, tapi siapa sangka ternyata sentra dongeng bukan dia, melainkan gadis lain, meski kita juga melihat dari sudut pandang si female lead. Pokoknya movie ini beda dari bayangan awal. Aku bahkan sempat berfikir ini female lead-nya kok kayak pemain drama tambahan, scene-nya dikit HAHHAHHA. Tapi tentu saja, pertengahan ke akhir, kita gres diperlihatkan intinya. Dan menurutku movie ini well-written banged.

The Left Ear adalah chinsese movie yang rilis pada tahun 2015, sebuah coming of age movie yang disutradarai oleh Alec Su. The Left Ear diangkat berdasarkan novel berjudul sama karya Rao Xueman. Film ini menjadi Box Office dikala masa penayangannya dan banyak mendapat review positif. MOvie ini juga banyak mendapat penghargaan di ajang Film Festival

STORY

“I swear to god. I am a good girl. My grades are good. I like helping people. I can handle hard work. I respect my elders. My only defect is that I’m deaf in my left ear.”

The Left Ear memulai kisah di tahun 2005, dikala para tokoh utama kita masih di dingklik SMA. Li Er (Chen Duling) yaitu gadis pemalu. Ia anak baik dan ia tidak sanggup mendengar di indera pendengaran kirinya. Kaprikornus ia punya impian seseorang akan membisikkan mencintainya di indera pendengaran kirinya suatu hari nanti. Dan ia sudah menemukan orangnya, Xu Yi (Yang Yang), siswa terkenal di sekolahnya. Ia jatuh cinta pada laki-laki itu. Li Er sendiri terlihat ibarat gadis yang lemah, jadi sepupunya You Ta (Hu Xia) selalu bersamanya dan mengawasinya.

Dilain tempat, ada seorang gadis berjulukan Li Bala (Ma Sichun) yang bekerja sebagai penyanyi di bar. Ia terkenal dikalangan laki-laki cukup umur sebab tubuhnya yang seksi. Tapi ia bukan gadis gampangan, meski ia bekerja di bar, ia punya harga diri yang tinggi dan tidak simpel di rayu oleh pria. Salah satu laki-laki yang cinta mati padanya adalah Heiren (Duan Bowen), tapi Bala tidak menyukainya. Ia bahkan kesal sebab pacar Heiren hampir melukainya dikala ia menyanyi.

“I believed that everyone in the world meant me well and that everyone else loved me the same way.”

Suatu malam, ada pertandingan basket di tempat mereka. Li Er dan You Ta tiba menonton pertandingan sebab Xu Yi akan bermain disana. Dan ternyata lawan main tim Xu Yi yaitu Heiren dan kawan-kawan. Heiren dan tim-nya bermain sangat kasar, melanggar hukum tapi tetap saja kalah. Li Bala dikala itu tiba menonton pertandingan sebab ia senggang dan Heiren yang melihatnya tentu saja bersemangat. Ia main makin kasar dan tim Xu Yi hampir kalah. Saat itu lah seorang laki-laki muncul, Zhang Yang (Ou Hao), salah satu anak Sekolah Menengan Atas yang sama dengan Li Er dkk. Ia membantu tim Xu Yi dengan bermain sangat keren dan jadinya mememangkan pertandingan.
Saat itu lah Li Bala tertarik pada Zhang Yang dan jatuh cinta padanya. Ia sih main langsung-langsung aja, mengambil kertas dan menyelipkan ke tangan Zhang Yang yang jelas-jelas dikala itu sedang berjalan bersama pacarnya, Jiang Jiao (Guan XiaoTong).

Malam itu juga Li Bala mengikuti Zhang Yang pulang ke rumahnya. Awalnya sih ia mengikuti diam-diam, tapi tentu saja ketahuan. Zhang Yang tak panjang lebar dan menyuruhnya pulang. Bala senang setidaknya Zhang Yang mengingatnya, sebagai gadis yang menyemangatinya tadi dikala bermain basket. Ia meminta Zhang Yang jangan lupa untuk menghubunginya. Dan Zhang Yang benar-benar menghubunginya, tampaknya ia menghubunginya di malam yang sama. Bala tentu saja sangat senang. Ia yaitu tipe yang jikalau suka maka ia harus mendapatkannya, jadi ia akan melaksanakan apa saja. Zhang Yang menggunakan kesempatan itu untuk meminta Bala melaksanakan sesuatu. Ia ingin bala menghancurkan hidup seseorang, Xu Yi.

Bala tentu saja setuju, itu simpel baginya. Kaprikornus dimulailah aksinya untuk menarik hati Xu Yi yang bermula dari tiba ke sekolah dan menyatakan perasaan secara eksklusif di gerbang sekolah, bahkan menulis di papan tulis dan sengaja menunggu Xu Yi dikala ia akan pergi les, ia bahkan memaksanya ke pantai untuk kencan dengannya. Awalnya tentu saja Xu Yi sangat terganggu dengan gadis yang tidak dikenal yang tiba-tiba menyampaikan suka padanya, memaksanya ini dan itu. Tapi ternyata seiring berlalunya waktu, Xu Yi malahan jadi suka pada bala. Ia tidak kaget lagi jikalau Bala tiba-tiba tiba ke sekolahnya dan ia mulai menikmati  korelasi mereka.

Li Er sendiri tentu saja menyakiskan semuanya. Ia tidak suka melihat Xu Yi didekati gadis lain tapi ia tak sanggup berbuat apapun. Suatu hari dikala hujan turun, Li Er makan di kantin, Li Er melihat Bala makan sendirian di satu meja dan memutuskan makan disana juga. Bala heran melihatnya dan bertanya apakah Li Er tidak takut padanya, sebab semua anak menjauhinya dan takut padanya. Li Er sih menjawab dengan enteng kenapa ia harus takut pada Bala. Bala bahkan mengambil sayuran yang ada di mangkuk Li Er tanpa izin dan menciptakan Li Er berkata jikalau Bala tampaknya sangat suka sayuran. Bala menyampaikan jikalau ia tidak terlalu menyukainya, tapi ia suka mengambil apa yang bukan miliknya. Sesuatu yang bukan milikmu yaitu yang terbaik. Tiba-tiba Bala mendapat pesan dan ia segera pergi. Li Er mengejarnya dan meminjamkan payung padanya. Bala tampaknya tersentuh dengan hal itu dan mulai membuka hatinya untuk berkenalan.

 “Don’t fall in love. There’s not a single good man out there. And you can never beat them.”

Menghabiskan waktu sebentar dengan Bala menciptakan Li Er berfikir jikalau Xu Yi menyukai gadis ibarat Bala. Kaprikornus ia mencoba merokok di kamarnya, sayangnya ia malah batuk-batuk. Ia menyadari untuk menjadi gadis ibarat bala butuh 1000 tahun baginya.
Hubungan Xu Yi dan Bala sendiri menjadi lebih dekat dan Bala benar-benar menghancurkan anak baik ibarat Xu Yi, ia bahkan mengajak Xu Yi berjudi. Tentu saja semua itu demi Zhang Yang orang yang ia cintai. Suatu hari dikala Bala mengajak Zhang Yang ke tempat rahasianya, Zhang Yang menceritakan alasan kenapa ia sangat membenci Xu Yi dan ingin menghancurkannya. Bala menjadi tersentuh sebab mereka berdua mirip. Dan malam harinya ia menuliskan impiannya di kertas, jikalau ia ingin menciptakan Zhang Yang bahagia. Kaprikornus ia benar-benar ingin menghancurkan Xu Yi. Alhasil, ia mengupload foto Xu Yi yang berjudi di internet dan tentu saja eksklusif tersebar. Disaat yang sama, Li Er berusaha melindungi Xu Yi dengan caranya sendiri.

Li Er tidak tahan lagi dengan semuanya berniat menemui Bala di kafetaria dan ia melihat Bala bersama Zhang Yang. Ia mendengarkan semuanya, apa yang terjadi dan bahkan melihat Zhang Yang memukuli Bala, mau tak mau ia menolongnya. Bala yang terluka, dibantu Li Er kembali ke rumah dan disana Li Er melihat catatan di kertas yang ditulis Bala, jikalau ia ingin menciptakan Zhang Yang bahagia. Bala mengembalikan payung santunan Li Er dan menasehatinya untuk tidak jatuh cinta, sebab di luar sana tidak ada laki-laki baik.

Zhang Yang sendiri, pacaran dengan Jiang Jiao yang bercita-cita menjadi penyanyi. Jiang Jiao yaitu gadis dari keluarga kaya yang cinta mati pada Zhang Yang. Ia membiayai Zhang Yang dan membelikan semuanya, jadi ia udah merasa jikalau ia mempunyai Zhang Yang. Zhang Yang memang kelihatan muak banged sama Jiang Jiao, tapi ia tak sanggup melaksanakan apapun sebab ia masih membutuhkan Jiang Jiao.
Zhang Yang yang merasa bersalah menemui Bala dan meminta maaf. Bala sebab cintanya memaafkan Zhang Yang.

Hubungan Li Er dan Bala sendiri semakin dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama dan bermain bersama. Bahkan dikala Xu Yi yang murka tiba menemui Bala di kafetaria itu dan mengamuk, Li Er berhasil melindungi Xu Yi dan hampir terluka sebab botol menghantam kepalanya. Bala mengingatkan Li Er jangan ibarat itu, suatu hari nanti Li Er bisa-bisa melindungi Xu Yi dari peluru dan membunuh dirinya sendiri.
Bala bahkan mengajaknya ke tempat rahasianya dan jadinya menceritakan semuanya perihal apa yang terjadi. Meskipun Li Er merasa Bala sangat kejam, ia tetap menjaga rahasia bala. Bahkan meski Xu Yi menuduhnya bersekongkol dengan Bala dan hampir memukulnya, Li Er tidak menyampaikan apa-apa. Bagi Li Er, Bala yaitu temannya, jadi meski You Ta menyampaikan hal buruk perihal Bala, Li Er tetap menganggap Bala teman, jangan menyampaikan hal buruk perihal temannya.

 “It’s like there are two people inside of me, the good me and the bad me. And they’re always fighting.”

Setelah ujian berakhir, malam pesta bersama teman-teman, lagi-lagi Jiang Jiao menciptakan Zhang Yang kesal dan meninggalkan pesta. Ia menemui Bala malam itu, keduanya menyatukan cinta mereka malam itu. Bala bahkan merasa tidak percaya jadinya ia menemukan cinta sejatinya. Tapi hari senang berlalu begitu saja, dikala Heiren tiba dan memperlihatkan sesuatu padanya. Selama ini Heiren sudah mengingatkan Bala jikalau Zhang Yang hanya main-main dengannya, tapi Bala tidak percaya. Kaprikornus demi Bala, Heiren memperlihatkan bukti, sebuah rekaman dikala Zhang Yang menyampaikan jikalau Bala yaitu pelacur. Dan Bala eksklusif shock setengah mati. Ia menelpon Zhang Yang meminta klarifikasi tapi Zhang Yang tidak menjawab telponnya. Pada jadinya ia menelpon Li Er sambil menangis dan menyampaikan semuanya jikalau Zhang Yang tidak mencintainya. Li Er jadi khawatir, dikala itu sedang topan jadi ia tak sanggup keluar sebab di larang ibunya. Tapi mendengar Bala yang sangat terluka, ia memutuskan mengajaknya bertemu di suatu tempat.
Tapi dalam perjalanan kesana, Bala mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Setelah kepergian Bala, semuanya berubah. Zhang Yang diliputi rasa bersalah, Xu Yi menghabiskan waktu d bar, Li Er sangat murung dan menangis di tepi pantai, ditemani You Ta. Heiren yang tidak terima Bala meninggal dunia menyalahkan Zhang Yang dan menculik ia dan pacarnya, memukuli mereka berdua. Ia berniat membunuh dan menyiksa keduanya. Sayangnya polisi tiba dikala itu.
Li Er juga menyalahkan Zhang Yang atas kepergian Bala. Ia menemui Zhang Yang di kedai makan dan menyalahkan semuanya padanya. LI Er juga mengaku sebelum meninggal, ia sempat melihat Bala dan Bala menyampaikan sesuatu padanya, tapi ia tak akan mengatakannya pada Zhang Yang, biar Zhang Yang selalu merasa bersalah dan tersiksa selama hidupnya.

Waktu berlalu sesudah itu, mereka semua menjalani kehidupan gres sebagai mahasiswa. Yang lain mengambil universitas di Beijing, tapi Li Er  menentukan universitas di Shanghai. Selama waktu itu, Li Er mencoba menjadi gadis yang buruk, ia mulai merokok dan menggunakan kutex. Ia selalu mengirim pesan ke Zhang Yang, pesan ancaman, ibarat ‘apa kau merasa senang sekarang’.
Sepertinya alasan Li Er menentukan Shanghai yaitu sebab Xu Yi juga di Shanghai. Li Er masih menyukai Xu Yi. Ia bahkan pergi ke kafetaria tempat Xu Yi bekerja dan mengikutinya pulang ke rumah. Sampai pada level ia akan membayar semua hutang Xu Yi dan berpacaran dengannya. Aku sih sanggup lihat Li Er hanya dimanfaatkan saja.

Sementara itu Zhang Yang di Beijing mengikuti kuliah dengan serius dan membuka perjuangan online shop. Ia masih berpacaran dengan Jiang Jiao yang semakin menjadi-jadi sebab rasa cemburunya dan kekesalannya sebab Zhang Yang tidak sanggup melupakan Bala. Ia bahkan akan bunuh diri sebab itu. Sampai pada jadinya Jiang Jiao mengalah dan keduanya benar-benar putus.
Zhang Yang juga bertemu Heiren sesudah sekian lama, masih ada dendam diantara mereka dan mereka menuntaskannya dalam semalam. Kemudian mereka menjadi dekat dan berteman.

“If a woman doesn’t know how to love herself, no man will ever love her.”
 

Singkat cerita, semuanya menjalani kehidupan mereka masing-masing sesudah kepergian Bala. Dengan masih menyimpan luka dan rasa bersalah dihati masing-masing. Li Er kemudian menyadari jikalau Xu Yi sama sekali tidak mencintainya sesudah semua yang ia lakukan. Ia tahu apa yang ia lakukan salah tapi ia tak sanggup melihat Xu Yi terus menghancurkan dirinya sendiri. Ia juga masih mengirimkan pesan-pesan pada Zhang Yang biar Zhang Yang merasa tersiksa sepanjang hidupnya. Tapi kebencian itu menciptakan keduanya pada jadinya menajdi dekat. Dan Li Er menyadari ia tidak sanggup terus membenci Zhang Yang untuk Bala lagi. Pada dikala itulah ia mengalah mengirimkan pesan-pesan itu.

CAST

“Medical experts say, the left ear is closest to the heart. So that’s where words of affection should be adressed. If someone says they love you into your left ear, it doesn’t matter if you can’t hear it. I’ve been waiting for the one who says that to me.”

Chen Duling as  Li Er

Li Er yaitu gadis pemalu dan terlihat sangat lemah, sebab itu sepupunya You Ta selalu mengawasinya. Ia berasal dari keluarga yang serasi dan ia selalu berusaha menjadi anak baik. TApi ada saatnya dimana ia berfikir ia ingin menjadi anak nakal. Ia menyukai Xu Yi, sobat sekelasnya dan rela melaksanakan apapun untuknya. Ia melihat Xu Yi menyukai Bala dan awalnya Li Er tak sengaja mendekati Bala untuk mengetahui gadis ibarat apa yang disukai Xu Yi. Tapi Li Er pada dasarnya yaitu anak baik, jadi ia tidak takut pada Bala yang bekerja di kafetaria dan malah menjadi temannya. Ia tidak aib menyampaikan pada semuanya jikalau ia dan Bala yaitu sahabat.

Setelah janjkematian Bala, ia selalu mengirimkan pesan pada Zhang Yang sebab ia berfikir Zhang Yang yang menciptakan Bala meninggal dunia. Karena sebelum kematiannya, Bala menelponnya dan menyampaikan jikalau Zhang yang sama sekali tidak mencintainya. Bala membenci Zhang Yang demi Bala, sebab itu selama ini ia mengirimkan pesan ‘apa kau merasa bahagia, apa kau sama sekali tidak merasa bersalah’.
Li Er masih menyayangi Xu Yi dan ia ingin Xu Yi menjadi ibarat dulu, sebab itu ia mendekati Xu Yi kembali, bahkan membayarkan hutang-hutang Xu Yi dan berpacaran dengannya, biar Xu Yi tidak merusak diri sendiri lagi. Tapi hal itu dibalas dengan dirinya yang melihat Xu Yi bersama perempuan lain dan dikala itu LI Er menyadari betapa bodohnya dirinya.

Li Er juga masih menyimpan rahasia selama ini. Saat ia menyampaikan jikalau Bala menyampaikan pesan terakhir padanya, ia merasa bersalah sebab Bala membisikkan pesan itu di indera pendengaran kirinya dan ia tidak sanggup mendengar pesan itu sama sekali. Ia menyalahkan dirinya sendiri sebab hal itu, pesan penting yang tidak sanggup ia dengar.
Ia terkejut dikala tahu You Ta menyukainya, tapi ia meminta maaf sebab ia tidak memandang You Ta lebih dari saudaranya. Ia dan Zhang Yang juga masih berteman baik hingga mereka cukup umur dan bekerja masuk ke masyarakat. Luka hati mereka disembuhkan oleh waktu dan membuka kesempatan kedua untuk sanggup menjadi lebih dekat lagi.

 Ma Sichun as Li Bala

Ia tidak punya orang tua, ia tinggal bersama neneknya yang asik berjudi dan menganggapnya sebagai pembawa sial keluarga. Ia pada jadinya membiayai diri sendiri dengan menjadi penyanyi di bar. Ia tidak peduli bagaimana orang lain menganggapnya pelacur atau bagaimana, ia melaksanakan semuanya untuk hidup. Saat tiba ke pertandingan basket dimana Heiren mengundangnya, ia melihat Zhang Yang dan jatuh cinta pada pandangan pertama.

Bala mengakui ia sangat menyukai milik orang lain, jadi ia tak peduli Zhang Yang punya pacar, ia mendekatinya dengan agresif. Ia bahkan rela melaksanakan apa yang Zhang Yang minta, menghancurkan Xu Yi meski pada jadinya dikala ia meminta balasannya, yang ia sanggup yaitu pukulan. Tapi ia terlalu menyayangi Zhang Yang dan jadinya memaafkannya. Meski ia terlihat ibarat perempuan gampangan, Bala selama ini menjaga dirinya dan ia memperlihatkan dikala pertamanya pada orang yang benar-benar ia cintai Zhang Yang. Karena itu dikala tahu Zhang Yang tidak mencintainya, ia sangat terpukul. Ia mengakui jikalau ia kurang berakal dan menelpon Li Er mengajak bertemu, meski dikala itu badai. Tapi sayang sekali, ia mengalami kecelakaan.

Li Er yaitu sobat satu-satunya, yang menganggap ia manusia, yang mau meminjamkan payung padanya dan bahkan menyampaikan pada semua orang jikalau mereka bersahabat. Karena itu Bala sangat menyayangi Li Er. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama dan bahkan Bala menyampaikan rahasianya, mengenai ia yang diminta Zhang Yang menghancurkan Xu Yi. Meski Li Er menyampaikan jikalau ia akan menyampaikan pada Xu Yi yang sebenarnya, tapi Li Er tetap menjaga rahasia itu dan Bala berterima kasih padanya.
Dalam hidup Bala, ia hanya menyayangi dua orang, Zhang Yang dan Li Er, bahkan hingga janjkematian menjemputnya.

 Ou Hao as Zhang Yang

Ia hidup berdua dengan ayahnya yang membuka kedai kecil. Ia mempunyai dendam pada Xu Yi dan memanfaatkan Bala yang menyukainya untuk menghancurkan Xu Yi. Ternyata Xu Yi yaitu anak ibunya dan laki-laki lain. Ia dendam sebab ibunya meninggalkannya dan ayahnya dan senang bersama laki-laki lain, sebab itu ia dendam pada Xu Yi, meski pada jadinya ia tahu rahasia dibalik semuanya dan mengakhiri dendamnya.

Ia berpacaran dengan gadis kaya, Jiang Jiao yang sangat manja. Ia mencintainya tapi kadang muak dengan gadis itu, dan dikala itulah Bala masuk ke kehidupannya. Bala yang tak peduli Zhang Yang punya pacar atau bagaimana, menyukai Zhang Yang apa adanya. Zhang Yang bahkan menceritakan rahasianya hanya pada Bala dan ia benar-benar menyayangi gadis itu. Hanya saja rekaman Jiang Jiao merusak semuanya. Dan ia juga menyalahkan dirinya atas janjkematian Bala, sebab sebelum kematiannya, Bala menelpon dan mengirim pesan padanya.

Tapi meski diliputi rasa bersalah, ia tetap hidup dan terus maju. Ia berguru dengan sungguh-sungguh dan membuka perjuangan sendiri. Ia memaafkan Heiren yang dulu hampir memunuhnya dan membuka perjuangan bersamanya. Usaha kecil yang jadinya menjadi besar. Ia pada jadinya putus dari Jiang Jiao sesudah tahu ia tak sanggup melupakan Bala. Ia selalu mendapat pesan dari Li Er dan memintanya berhenti mengirim pesan ibarat itu. Pada jadinya keduanya menjadi dekat sebab rasa bersalahnya pada Bala.

Yang Yang as Xu Yi

Ia sangat tampan, pandai dan terkenal di sekolahnya. Tapi kehidupannya berubah semenjak Bala masuk dalam kehidupannya. Awalnya ia merasa risih dengan gadis yang tak dikenal terus tiba dan menyampaikan menyukainya, tapi pada jadinya ia benar-benar jatuh cinta pada Bala. Sampai pada jadinya ia menghancurkan diri sendiri dengan berjudi dan peringkatnya turun drastis menciptakan ibunya sakit dan jadinya meninggal dunia.

Ia sangat terluka dikala tahu jikalau Bala mengerjainya dan ia berfikir Li Er bersekutu dengan Bala untuk menghancurkannya. Tapi ia tidak mau berkembang menjadi baik, bahkan sesudah janjkematian Bala dan ia malah makin menghancurkan dirinya sendiri. Ia tahu semenjak dulu Li Er menyukainya, jadi ia memanfaatkan gadis itu untuk membayar hutangnya. Sampai ada dikala dimana saya berfikir jikalau keduanya benar-benar saling menyayangi sekarang, tapi ia malah tidur dengan perempuan lain dihadapan Li Er. Pada akhirnya, beliau satu-satunya yang tidak berkembang menjadi baik. Aku rasa beliau melakukannya untuk membiayai pengobatan ayahnya, tampaknya ayahnya masuk rumah sakit sesudah bisnisnya gagal.

Duan Bowen as Heiren

Heiren yaitu preman di kota itu. Ia cinta mati pada Bala meski ia punya pacar lain juga sih LOL. Ia selalu menarik hati Bala tapi Bala sama sekali tidak menyukainya. Saat pertandingan basket ia melihat Bala tertarik pada Zhang Yang dan ia menjadi kesal, tapi saya rasa ia termasuk baik sebab ia nggak melabrak Zhang Yang. Ia hanya mencoba meyakinkan Bala jikalau Zhang Yang bukan laki-laki baik dan hanya main-main dengannya, meski Bala tidak mendengarkan.

Sampai pada suatu hari ia sengaja mencuri handycam milik Jiang Jiao yang merekam dikala Zhang Yang menyampaikan jikalau Bala yaitu pelacur dan memperlihatkan itu pada Bala. Bala sangat terluka dan jadinya meninggal dunia. Heiren menyalahkan Zhang Yang atas janjkematian Bala dan bahkan menculik dan menyiksa keduanya. Tapi pada jadinya ia melukai dirinya sendiri, sebab rasa bersalah ia yang telah mengembangkan rekaman itu.

Saat pertemuan kembali dengan Zhang Yang, ia masih menuntut Zhang Yang yang juga bersalah atas janjkematian Bala dan mengajaknya minum bir 20 botol tanpa henti. Tapi sesudah itu keduanya berteman baik dan membuka bisnis online bersama dan sukses.

Hu Xia as You Ta

Ia yaitu putera dari bibi Li Er. You Ta bukan anak kandung dari keluarga Li Er, tapi beliau diperlakukan dengan baik. Sejak awal ia menyukai Li Er, sebab itu ia selalu mengikuti Li Er kemanapun dan selalu ada disamping Li Er. Ia tahu Li Er menyukai Xu Yi, dan sebab ia berteman dengan Xu Yi, ia selalu mengajak Li Er ke pertandingan basket.

Untuk pertama kalinya ia berpisah dengan Li Er sebab ia akan kuliah di Beijing, jadi mereka hanya bertemu dikala program keluarga. Suatu malam You Ta menyampaikan ia menyukai seorang gadis dan akan membelikan ponsel pada gadis itu. Li Er tentu saja sangat tertarik sebab ini pertama kalinya You Ta menyampaikan perihal gadis yang ia sukai. Sampai keesokan harinya, Li Er mendapat hadiah ponsel dari Youta dan ia menyadari maksud You Ta. Li Er meminta maaf pada You Ta. You Ta sudah tahu jawabannya dan ia mengerti. You Ta melanjutkan kuliahnya ke luar negeri dan di ending drama ini, kita tahu jikalau beliau akan menikah sebentar lagi.

Guan Xiaotong Jiang Jiao

Gadis keluarga kaya yang sangat menyukai Zhang Yang. Ia rela melaksanakan apa saja untuk Zhang Yang. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama tapi belakangan Jiang Jiao terganggu dengan perempuan berjulukan Bala yang mendekati Zhang Yang. Dan ia lebih terganggu lagi sebab Zhang Yang tampaknya juga tertarik padanya. Karena ia membelikan apa saja untuk Zhang Yang, jadi Jiang Jiao ini menganggap jikalau Zhang Yang sepenuhnya miliknya.

Zhang Yang sudah cukup bersabar dengan perilaku Jiang Jiao dan ia berusaha bersikap baik tapi ada batasnya. Karena Jiang Jiao lah Zhang Yang menciptakan rekaman ‘Bala yaitu pelacur’, untuk menyenangkan hati Jiang Jiao yang malah jadinya membawa petaka. Anehnya ia tidak sanggup memutuskan Jiang Jiao hingga pada jadinya Jiang Jiao hampir bunuh diri sebab Zhang Yang masih tidak sanggup melupakan Bala. Pada jadinya ia meraih impiannya sebagai penyanyi dan melupakan Zhang Yang sepenuhnya.

“I worry a lot about what the future will be like. But all you can do is go forward. You cant stop. Because if you stop, it’s like you will drown.”

Ya, ibarat itulah sedikit review saia untuk drama ini. Bagaimana, menarik kan?
Tidak ada manis-manis cinta masa Sekolah Menengan Atas dalam movie ini, jadi yang berharap ada manis-manis kaya review yang dulu, jangan kecewa ya. Tapi ini movie keren banged dan menyentuh. Meski ada penggalan dimana saya nggak suka sama beberapa tokoh, tapi pada jadinya saya menyukai mereka lagi. Sebut saja Li Er, beliau gadis yang manis dan baik, tapi ada saatnya saya nggak suka sebab beliau terlalu baik dan terlihat kurang berakal HAHAHA. Atau Zhang Yang, yang main di belakang pacarnya, jikalau nggak suka putus aja kenapa gitu kan ya.
Atau Xu Yi yang beneran berubah drastis, padahal awalnya saya suka beliau HAHHAHAHA.

Aku sangat ingin tau akan pesan terakhir Bala sebab Li Er tidak mau menyampaikan pada Zhang Yang. saya bersabar hingga selesai dan ternyata Li Er tidak mendengarnya huhuhuhuhuhuhu. Apa kira-kira yang akan beliau katakan ya? Aku suka pada jadinya Li Er menentukan menyampaikan pada Zhang Yang apa yang ditulis Bala dulu, bahwa Bala ingin Zhang Yang senang dan ia sangat menyayangi Zhang Yang. saya rasa luka hati mereka menciptakan mereka menjadi cukup umur dan melanjutkan kehidupan dengan baik. ada sebagaian orang dengan luka hati akan berubah jahat, tapi setidaknya dalam movie ini tidak ada yang bunuh diri ya, mereka menghadapi hari esok masing-masing.

Ini movie lebih banyak ke unsur psikologi-nya sih jikalau berdasarkan aku. Memang sih genre-nya bencana banged ini, Aku bahkan nggak menyangka jikalau Bala akan meninggal dunia. Aku suka tema-nya ini mendekatkan orang yang sebelumnya tidak saling kenal, melalui sesuatu mereka saling mengenali, demi melindungi apa yang mereka sayangi mereka menjadi dekat dan dengan perasaan bersalah dan cinta, luka di hati masing-masing, mereka berusaha menyembuhkannya seiring berlalunya waktu. Pada jadinya yang menyatukan mereka yaitu Bala sendiri. Ia mungkin terlihat jahat tapi kita tidak sanggup membencinya. Satu-satunya yang saya kecewakan disini yaitu Xu Yi. Dia jadi berubah banged huhuhuhuhu. Aku bahkan nggak tahu beliau jadi apa di masa depan. Kalau nggak salah di lagu endingnya ada cut scene gitu, terlihat Xu Yi mendorong seseorang di kursi roda dan seorang gadis mendekatinya, kayaknya sih Li Er. Aku anggap aja jikalau adegan mereka bicara itu sebagai ajakan maaf HAHAHAHHA.

Aku rasa salah satu alasan lain saya menyukai movie ini sebab nggak sanggup ditebak. Awalnya dikala Bala mendekati Xu Yi untuk main-main, saya pikir nantinya beliau bakalan beneran suka sama Xu Yi (Kaya drama-drama gitu), ternyata cintanya cuma untuk Zhang Yang. awalnya saya pikir Heiren ini akan jahat banged, ternyata nggak jahat-jahat banged juga (kecuali penggalan beliau menculik Zhang Yang dkk). Aku nggak nyangka Li Er endingnya bakalan sama Zhang Yang, mengingat mereka berdua awalnya memang nggak kenal sama sekali. Tapi siapa sangka ternyata semenjak awal masuk Sekolah Menengan Atas Zhang Yang udah kenal Li Er awwwwww, seandianya ada flashback dikala itu niscaya manis banged.
Kaprikornus berdasarkan saya ini movie nggak ketebak banged, jikalau kau nontonnya tanpa spoiler niscaya wow banged HHAAHAAHHA.
Aktingnya juga keren banged, pokoknya suka banged deh!

 Aku sempat membaca spoiler dikala menciptakan postingan ini, sebab ini pembiasaan dari sebuah novel, ternyata kata-kata terakhir Bala sebelum ia meninggal, berdasarkan bukunya yaitu “I love you, Little Ear!”.
Awwwwwwww. FYI dikala mereka berkenalan, Bala memutuskan memanggil Li Er dengan little ear.

Aku agak bete sebab part selesai movie audio di file yang saya download rusak. Jadinya nggak ada suaranya, nggak kerasa gitu kan jikalau nggak ada suaranya, cuma baca sub-nya doank HAHAHHAAH. Tapi nggak mengurangi bagusnya movie ini sih. Aku mengerti kenapa banyak yang merekomendasinya. hahahaha.
Kalau ditanya saya nonton dimana, saya nonton di dramanice ^^
Udah hardsub english

“Everything passes. So many things have changed. But there are some things that will never change.”

Skor:
Story: 4,5/5
Character: 4/5
Cinematography: 3,5/5
Music: 3,5/5
Opening: 4/5
Ending: 4/5

Recommended!

Continue Reading

More in C-Movie

To Top