Connect with us

Locafest.co.id

[Review] J-Movie: Evergreen Love (2016)

Evergreen Love

[Review] J-Movie: Evergreen Love (2016)

Sudah usang saya excited dengan movie ini, semenjak teaser pertama keluar tahun lalu. Tapi menyerupai biasa, lantaran movie jepang keluarnya lama, kesudahannya rasa ingin tau berkurang. Bahkan ketika movie ini rilis dan subtitle udah keluar, saya malah jadi malas menontonnya HAHAHAHAHA.
Dan ketika resah mau nonton apa, kesudahannya saya klik juga file-nya ^^
Sebenarnya sudah banyak yang merekomendasikan movie ini. Katanya bagus. Tapi lantaran belum menemukan mood menontonnya, saya jadinya masih menahan untuk menontonnya. Dan beberapa waktu yang lalu, kesudahannya saya mengerti kenapa banyak yang menyukai movie ini.
Movie-nya keren banged, akting, story, cinematography, music, cemistry, opening, ending! Worth watching banged! XD

Evergreen Love (植物図鑑) a.k.a Shokubutsu Zukan ialah movie yang rilis pada tahun 2016, dibintangi oleh dua bintang muda, Takahata Mitsuki (Totonee-chan) dan Takanori Iwata (Dear Sister). Diangkat dari novel berjudul sama, movie ini menceritakan perihal pertemuan takdir dua tokoh utama, kebersamaan mereka dan perpisahan serta pertemuan kembali.

Aku sempat tertipu lantaran trailernya. Saat trailernya keluar tahun lalu, saya sama sekali ga tau ceritanya perihal apa. Saat saya menonton trailernya, saya berfikir ini drama fantasy lho, seorang laki-laki yang tiba-tiba muncul di kehidupan sang gadis dan mengubah sang gadis perlahan-lahan menjadi lebih terbuka kemudian menghilang dan ternyata sang laki-laki itu akan meninggal atau punya hubungan masa kemudian dengan si gadis HAHAHHAHHAHAHA. Imajinasi saya liar banged ya XD XD
Dan betapa shock-nya saya ketika menonton movie ini, ternyata 100% berbeda dengan bayangan awal saya BUWHAHAHHAHAHA.

Movie ini fokus pada Sayaka, 23 tahun, yang bekerja di sebuah perusahaan perumahan, dimana ia mencarikan rumah bagi pelanggan sesuai undangan pelanggan. Ia selalu merasa kalau dunia ini tidak adil.Kenapa ada orang yang senang dan tidak, kenapa ada orang yang menikmati hari-harinya dan tidak. Dan ia selalu ada dibagian ‘tidak’ itu. Ia menjalani hari-hari yang sama menyerupai biasa. Ia tidak terlalu baik dalam pekerjaannya, jadi ia selalu dimarahi. Ia tidak terlalu baik memasak jadi ia selalu membeli kuliner dari super market. Ia tinggal sendirian di apartemen renta yang berusia 30 tahun. Ia tidak punya sahabat untuk bicara. Ia sendirian.

Suatu hari ia bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki yang pingsan di jalan dan meminta Sayaka memungutnya lantaran ia kelaparan. Sayaka awalnya terkejut, tapi ia kasihan juga, jadi ia mengajak si laki-laki ke rumahnya dan memasakkan mi instant untuknya. Si laki-laki makan dengan sangat lahap, melihatnya makan dengan lahap begitu saja sudah menciptakan Sayakan bahagia. Sayaka tersenyum dalam tidurnya, tapi apakah mimpi memiliki aroma?

Saat Sayaka membuka matanya, si laki-laki ada di rumahnya, memasak di dapur. Sayaka terkejut lantaran itu bukanlah mimpi. Meski masih shock, ia tidak menanyakan apa-apa dan ikut makan bersama si laki-laki itu. Sayaka meneteskan air matanya ketika ia merasakan masakan si laki-laki itu, lantaran ini pertama kalinya sesudah sekian usang ia makan masakan rumah. Hal ini lah yang membuatnya memberanikan diri meminta laki-laki itu tinggal di rumahnya. Meski ia tak menyampaikan pribadi sih, hanya kode-kode dan si laki-laki setuju. Tapi hanya selama 6 bulan saja. Keduanya kemudian berkenalan. Si laki-laki itu berjulukan Itsuki. Ia tidak menyampaikan nama keluarganya, katanya itu rahasia.

Sejak itu dimulailah kehidupan Sayaka dan Itsuki. Itsuki bertugas mengurus rumah, memasakkan bekal dan makan malam. Sayaka pulang kerja ketika sore hari, dimana Itsuki akan berangkat kerja ketika itu. Dan Itsuki pulang subuh, pribadi memasakkan Sarapan untuk Itsuki sebelum ia berangkat bekerja. Dan begitulah seterusnya. Sayaka memperlihatkan biaya untuk makan pada Itsuki, tapi Itsuki menyampaikan ia hanya butuh 10000 setiap bulannya, tidak perlu terlalu banyak.
Bekal buatan Itsuki sangat mengundang selera. Sayaka selalu menantikan ketika ia membuka bekal, bekal apa yang dibuatkan Itsuki untuknya hari ini. Rekan kerjanya sendiri berfikir kalau Sayaka yang menciptakan bekal sendiri.

 

Sayaka masih menjalani hari yang berat di kantor, tapi ketika pulang kerumah, ia sanggup tersenyum lantaran ada Itsuki yang menunggunya. Itsuki mengajak Sayaka berpetualang setiap awal bulan. Petualangan sederhana dengan sepeda hadiah dari kawasan kerja Itsuki. Petualangan mereka ialah ke kawasan yang banyak tumbuhan liar, meski Itsuki menyampaikan kalau tidak ada yang namanya tumbuhan liar lantaran setiap tumbuhan punya nama. Itsuki sangat menyukai tanaman, ia tahu nama semua tanaman, tahu keuntungannya apa dan tahu yang mana yang sanggup dimasak dan tidak. Kaprikornus petualangan mereka ada mencari tanaman, memotretnya dan menemukan tumbuhan gratis yang sanggup dimakan. JAdi di tamat hari petualangan mereka, mereka selalu memasak apa yang mereka temukan. Sayaka tidak terlalu berilmu memasak, jadi ia hanya membantu dan mengikuti arahan Itsuki saja.

Dan begitu lah hari-hari Itsuki dan Sayaka berlalu. Sayaka yang sebelumnya tidak tertarik dengan apapun mulai tertarik mempelajari tumbuhan. Ia juga mulai berubah di kantor, tidak membisu saja kalau dimarahi. Tapi usang kelamaan ia mulai menyadari hubungannya dan Itsuki tidak lebih dari sahabat serumah saja. Ia bahkan tak tahu apa-apa perihal Itsuki, bahkan nama keluarganya. IA menjadi was was ketika tahu Itsuki punya sapu tangan pink yang terperinci itu dari seorang wanita. Dan malam itu ia mengikuti Itsuki ke kawasan kerja dan melihat Itsuki terlihat bercanda dan tertawa senang bersama seorang wanita. Meski Itsuki melihat Sayaka dan mengejarnya, tapi malam itu Sayaka badmood banged dan keduanya berakhir dengan bertengkar.

Sayaka sedang tak ingin melihat wajah Itsuki, jadi ia berusaha pulang terlambat malam itu, berharap Itsuki sudah berangkat bekerja. Ia makan malam bersama teman-temannya dan diantar pulang oleh senpai yang menyukainya. Padahal senpai itu bohong menyampaikan rumah temannya bersahabat rumah Sayaka, tujuan utamanya sih ke rumah Sayaka. Tapi Sayaka percaya begitu saja.
Dan ternyata malam itu Itsuki menunggu Sayaka di stasiun kereta lantaran Sayaka terlambat pulang dan melihat Sayaka bersama laki-laki lain yang menurutnya si laki-laki berniat jahat, menciptakan keduanya bertengkar. Pada kesudahannya Sayaka menyampaikan keresahan hatinya selama ini, kalau mereka tak lebih dari sekedar sahabat serumah, ia bahkan tak tahu nama keluarga Itsuki, tapi meski begitu ia menyukai Itsuki. Hal itu menciptakan Itsuki terdiam.
Pada kesudahannya Sayaka meminta Itsuki melupakan apa yang ia katakan. Tapi Itsuki menolak, lantaran ini ia juga sudah cukup berusaha menahan hatinya untuk tidak jatuh cinta pada Itsuki.

Dan kesudahannya Itsuki dan Sayaka resmi pacaran. Mereka melalui hari-hari menyerupai biasa dan terlihat lebih bebas dari biasanya. Sayaka juga terlihat mulai menikmati pekerjaannya. Tapi waktu semakin dekat. Itsuki berkata ia hanya akan tinggal selama 6 bulan dan 6 bulan semenjak ketika itu ialah 15 Agustus, hari ulang tahun Sayaka. Dan kesudahannya hari itu datang. Sayaka pulang dengan was was dan menemukan rumahnya gelap tidak menyerupai biasanya. Ia hampir menangis ketika melihat cake buatan Itsuki dan Itsuki muncul, merayakan ulang tahun bersama Sayaka. Ia menghadiahkan Sayaka buku perihal tanaman.
Keesokan harinya Sayaka berangkat bekerja menyerupai biasa dan ia sudah merasa hening lantaran Itsuki tidak pergi menyerupai perkataannya. Tapi hari itu ketika ia pulang ke rumah, Itsuki tidak ada. Hanya ada sebuah surat ucapan terima kasih dan foto-foto dirinya yang diambil Itsuki selama ini. Itsuki menghilang.

 

Sayaka panik dan ia mencari Itsuki kemana-mana, ia menanyakan di kawasan kerja Itsuki dan ternyata Itsuki sudah berhenti 2 hari lalu. Ia makin shock ketika tahu kalau gadis yang dulu berhenti juga. Ia mulai berfikir negatif kalau keduanya mungkin bersama. Sayaka kembali ke rumah dengan hasil nihil. Ia menangis.

Sayaka kembali ke kehidupannya sebelum kedatangan Itsuki. Bekerja, pulang ke rumah, makan bekal dari supermarket sendirian, tidur dan bekerja kembali. Ia kembali ke kehidupannya yang membosankan dan mulai memperlihatkan wajah tanpa verbal kembali di kantor.
Suatu hari ia melihat perempuan yang dulu bersama Itsuki dan mendengarkan percakapan telpon si perempuan dan seseorang. sayaka berfikir kalau itu ialah Itsuki jadi ia menunggu hari janjian keduanya dan mengikutinya. Tapi ia berakhir di kantor polisi dan menangis mengakui kenapa ia mengikuti si perempuan itu. Ia hanya ingin bertemu sekali lagi dengan laki-laki yang ia tidak tahu apa-apa tentangnya sama sekali dan bertanya apakah hari-hari yang mereka lalui selama ini tidak ada artinya. Ini adegan murung banged banged banged!

Ibu Sayaka kesudahannya muncul ketika menjadi penjamin anaknya dan disana kita tahu kalau ibunya menikah lagi dan sudah punya keluarga baru. Karena Sayaka tidakk ingin menjadi beban ibunya, itu sebabnya ia tak pernah mengangkat telpon ibunya, ia berusaha memperlihatkan kalau ia baik-baik saja hidup sendirian. Meski ibunya kelihatannya tidak hening melihat sayaka tinggal sendirian lantaran rumahnya amat sangat berantakan. Sebenarnya keduanya saling menyayangi.

 Setelah kejadian itu, suasana hati Sayaka menjadi lebih baik. Ia melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan bergaul dengan rekan kerjanya dengan baik juga. Senpainya menyatakan perasaan padanya tapi ia menolaknya. Tentu saja ia belum melupakan Itsuki, ia terkadang mengingat Itsuki dan mulai membaca buku tumbuhan sumbangan Itsuki kembali, dan ia memulai petualangannya sendirian. Itsuki ketika itu meninggalkan resep masakan untuknya dan ia juga mulai mencoba memasak kuliner yang dulu pernah mereka masak. Lama kelamaan, Itsuki menyembuhkan luka hatinya sendirian. Dan tidak terasa sudah 1 tahun semenjak kepergian Itsuki. Sayaka sudah tampak baik-baik saja, hingga ia menerima kiriman paket, sebuah buku ensiklopedia tanaman, karya Itsuki.

Itsuki akan menerbitkan buku dan mengadakan program di sebuah hotel. Sayaka tiba rahasia kesana, ia melihat Itsuki sesudah 1 tahun tak bertemu tapi ia tak sanggup mendekatinya. Disana ia mendengarkan pidato Isuki, ternyata Itsuki ialah anak pemain drama ternama, dulu Sayaka pernah mengajak Itsuki menonton pertunjukan tapi Itsuki menolaknya, ternyata itu pertunjukan ayahnya. Ia menceritakan bagaimana ia ialah seorang pewaris tapi ia merasa kalau itu bukan jalannya, makanya ia kabur dari rumah dan ingin mencari jalannya sendirian. Ia menyukai tumbuhan dan lantaran itu ia memulai perjalananya dan hingga pada titik ini dimana ia kesudahannya menerbitkan sebuah buku.

Sayaka meninggalkan kawasan itu ketika Itsuki masih melanjutkan pidatonya. Ia berjalan sendirian dan mulai mengerti sebuah ungkapan ‘kalau kamu ingin putus dengan seorang pria, maka ajari mereka perihal bunga, lantaran bunga akan selalu mekar di isu terkini semi’.
Sayaka menyampaikan pada dirinya sendiri, mungkin sepanjang hidupnya ia akan terus mengingat perihal Itsuki, setiap kali ia melihat bunga-bunga yang pernah Itsuki ajarkan padanya, atau makan masakan yang pernah Itsuki masakkan untukknya. Pada akhirnya, ia tidak akan pernah sanggup benar-benar melupakan laki-laki itu.

Lalu bagaimana akhirnya?
Awalnya saya kesal banged kenapa Itsuki  meninggalkan Sayaka begitu saja. Hanya kata ‘terimakasih’ dan tak ada klarifikasi apapun. Siapa yang nggak panik coba. Tapi sesudah saya fikir-fikir lagi, kalau nggak gitu ceritanya nggak akan seru HAHAHAHAHAHAHA. Justru kegalauan Sayaka jadi seru lantaran Itsuki pergi tanpa kabar LOL.

Itsuki menjelaskan mengenai kepergiannya dan kenapa ia meninggalkan Sayaka, semuanya ialah untuk menemukan jalannya sendiri. Saat ia bertemu Sayaka, ia merasa kalau hidupnya sempurna, separuh jiwanya yang hilang, ia sanggup menemukannya di dalam diri Sayaka. Tapi ia harus tetap menemukan separuh jiwanya yang lainnya, lantaran itu ia meninggalkan Sayaka untuk menemukan jalannya sendiri. Melakukan apa yang menjadi alasannya kabur dari rumah dan kembali ke sisi gadis yang menyempurnakan hidupnya.
Itsuki dan Sayaka sebelum bertemu ialah orang yang berbeda sesudah mereka bertemu. Sayaka yang tidak sanggup mengekspresikan perasaannya, semenjak bertemu Itsuki mulai berubah. Begitu juga Itsuki, itu ialah ketika dimana ia kabur dari rumah, bila Sayaka tidak menampungnya, sanggup saja ia menyerah. Keduanya menyempurnakan hidup masing-masing.

Aku sangat menyukai endingnya. Pada kesudahannya Itsuki melamar Sayaka dan mereka berdua menikah. Sayaka masih menjalani kehidupannya sebagai pekerja kantoran dan Itsuki masih membawa kameranya berpetualang mencari tumbuhan baru. Saat liburan mereka menghabiskan waktu bersama menyerupai dahulu, berpetualang dan memasak bersama. Endingnya indah sih berdasarkan aku, akan lebih indah kalau ada adegan janji nikah atau ketika mereka kesudahannya punya baby  XD

Skor:

Opening: 4/5

Opening movie ini cukup menarik untuk kita melanjutkan menontonnya. Dibuka dengan Sayaka yang matanya sangat hambar menatap orang-orang yang bahagia, dilanjutkan dnegan dirinya yang dimarahi di kantor dan lanjut memperlihatkan bagaimana kehidupannya.
Itu menciptakan kita penasaran. Apalagi pertemuannya dan Itsuki itu unik banged. Awalnya saya beneran berfikir kalau itu mimpi lho HAHAHHAHA.

Story: 4,5/5

Kisah yang diangkat di movie ini mungkin terlihat sederhana, seorang gadis yang kesepian yang terlihat tidak menikmati hidup tapi tetap menjalaninya dan seorang laki-laki yang tidak punya kawasan tinggal yang kesudahannya tinggal serumah dengan si gadis. Tapi cara penyampaiannya itu sangat menarik. Membuat kita ingin tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Kita melihat perlahan-lahan bagaimana Sayaka mulai berubah di kawasan kerjanya dan melihat sisi lain dirinya yang bahwasanya praktis tersenyum. Ia gadis yang tidak praktis curiga pada orang lain juga.
Sementara itu Itsuki berkebalikan dengannya, saya rasa Itsuki orangnya memang terbuka semenjak awal. Ia sudah tertarik dengan Sayaka semenjak awal, kalau nggak ia akan menolak diminta tinggal serumah disaat pertama mereka bertemu.

Kisah sederhana mereka dirangkai dengan menarik. Bahkan ketika perpisahan keduanya, kita jadi nggak sabar bagaimana mereka bertemu kembali dan bagaimana mereka akan bersatu kembali. Aku rasa saya menyukai penulis movie ini dan sesudah saya melihat karyanya, ternyata ia penulis Beppin-San HAHAHHHA.

Cinematography: 4/5

Aku suka vibe drama ini menyerupai banged dengan Little Forest. Aku rasa itu menjadi salah satu alasan kenapa saya tidak bosan menonton movie ini. Aku suka ketika kamera fokus pada tumbuhan yang dibicarakan Itsuki dan Sayaka, atau pada masakan yang dimasak Itsuki dan fokus pada cara memasakknya. Bagi kalian yang menonton Little Forest duluan saya yakin pribadi teringat movie itu. Aku rasa makanya saya suka HAHAHAHAHA.

Selain itu cara pengambilan gambarnya juga keren. Saat fokus ke wajah para pemain dan ada banyak banged pemandangan yang diperliahkan di movie ini. Bikin adem banged. Padahal ya itu sih sederhana, contohnya pagar rumah Sayaka yang ada tumbuhan liar disana, jembatan, jalan menanjak, sungai dan lain-lain. Bahkan cara pengambilan gambar di rumah Sayaka dari luar juga indah banged.

Satu sih yang kelihatan CG-nya, taman bunga dimana Sayaka dan Itsuki menciptakan mahkota bunga. Itu keliatan banged kalau itu cuma CG HAHAHHAAHHA. Memang sih sebagian bunga-nya asli, tapi terlalu banyak bunga disana dan keliatan itu nggak orisinil AHHAHAHA.

Music: 5/5

Aduh saya suka banged movie yang banyak musiknya. Ini movie saya rasa selalu ada BGM di tiap adegannya dan lezat banged ditonton. Saat mereka cuma membisu dan memasak ada BGM-nya dan instrumen-instrumennya bagus-bagus T_____T
Pengen download tapi dimana saya belum nemu HAHAHAHA.

Itu juga menjadi alasan kenapa saya sangat menyukai movie ini. Musiknya asik banged. Adegannya jadi kerasa feelnya ^^

Character/Acting: 4/5

Aku nggak sanggup menilai akting sih, tapi berdasarkan saya akting mereka bagus. Aku suka banged kalau Sayaka udah nangis, aduh, nangisnya itu lho, kerasa banged apalagi yang pas di kantor polisi. Aku cuma terganggu pada beberapa hal. Aku nggak tahu sih ya apakah abjad Sayaka emang gitu atau bagaimana, untuk ukuran bertemu dengan oranga sing, saya rasa ia tertawa bersama terlalu senang dimalam petama ia dan Itsuki bersama. Dan lagi, ia sangat berbeda kalau dikantor dan dirumah. Mungkin itu memang karakternya sih ya HAHAHAHHAA. Suara ketawa Mitsuki lucu banged, saya suka ia di Toto Nee Chan dan menurutku cocok dengan karakternya, tapi di movie ini kok agak kurang cocok ya HAHAHAHHA.

Aku nggak tau kalau akting Takanori ternyata bikin baper HAHAHAHAHA. Diantara member J-Soul Brothers, ia memang yang paling sering sanggup ajuan akting sih, mana ia paling cute pula. LOL. Itsuki memang bikin baper lantaran senyumannya itu hhuhuhuhuhuhuhu.
Kaprikornus inget dulu saya baper sama sohib-nya, Hiroomi Tosaka HAHHAAHAHHA.

Ending: 4,5/5

Aku suka endingnya, meski Sayaka terlalu cepat bilang iya LOL. Entah saya lupa atau bagaimana, saya nggak ingat kalau Itsuki bilang maaf lantaran kepergiannya HAHAHAHHA. Mungkin nggak penting sih ya, makanya pribadi lamar aja wkkwkwwkkwkw XD

Tapi saya suka kesudahannya mereka menikah dan kembali ke kehidupan awal mereka bersama. Itsuki yang menyukai tumbuhan dan mengasihi Sayaka, begitulah mereka berdua berakhir.

RECOMMENDED!

Ini movie sangat direkomendasikan. Kalian tahu kan movie-movie yang gimana yang saya suka HAHAHAHHA. Chemistry Mitsuki dan Takanori OKE banged. Aku yakin bakalan baper sama mereka berdua XD
Pengen deh mereka berdua main drama gitu, kelanjutannya maybe HAHAAHA.
Dan paringatan aja sih, siap-siap laper. LOL.
Itu bekal buatan Itsuki benar-benar mengundang selera, padahal bahan-bahannya sederhana lho. Seperti kata Itsuki, asalkan ada beras aja, duduk masalah aluk itu gampang. Dia sanggup menemukan gratis dimana-mana HAHAHAHA.
Aku bahwasanya pengen liat Itsuki makan masakan Sayaka, pengen endingnya gitu sih, soalnya yang masak Itsuki terus HAHAHAHAHA.

Well, overall ini drama manis ^^

Continue Reading

More in Evergreen Love

To Top