Connect with us

Locafest.co.id

[Review] J-Movie: Hirunaka No Ryuusei (2017)

Alan Shirahama

[Review] J-Movie: Hirunaka No Ryuusei (2017)

Hirunaka no Ryuusei atau Daytime Shooting Star ialah sebuah live action movie yang diangkat dari manga berjudul sama karya Mika Yamamori yang rilis pada Maret 2017 lalu. Movie berdurasi 118 menit ini disutradarai oleh Takehiko Shinjo (I Give My First Love to You, Kiyoku Yawaku, Tada Kimi Wo Aishiteru) dan naskahnya ditulis oleh Naoko Adachi (Rich Man Poor Woman, Shitsuren Chocolatier, Code Blue 3).
Movie ini sukses menarik perhatianku alasannya ialah cast-nya dan saya eksklusif membaca manganya ketika cast-nya diumumkan. Setelah menonton movienya, saya benar-benar terpesona dengan cinematography movie ini yang berdasarkan saya sangatlah indah. Ini ketiga kalinya saya terpesona dengan pemilihan warna dan cinematography live action movie sesudah My Love Story dan Oboreru Knife. Sebenarnya ada banyak movie dengan sinematografi bagus, tapi pemilihan warna dalam movie ini benar-benar indah.
Aku bahkan nggak bosan menontonnya lagi dan lagi sambil menunggu subtitlenya rilis hehehhehe.

Movie ini dibintangi oleh Mei Nagano (My Love Story, Koe Koi, Bokutachi ga Yarimashita), Shohei Miura (Bokutachi ga Yarimashita, Sukina Hito ga Iru Koto, Hungry), Alan Shirahama (High and Low, GTO 2012, Sugarless), Maika Yamamoto (Minami-kun no Koibito, Yassan, Assassination Classroom) dan para cast lainnya.
Movie ini menceritakan perihal seorang gadis desa yang pindah ke Tokyo alasannya ialah ayahnya dimutasikan ke luar negeri, ia tinggal bersama pamannya dan masuk ke sekolah barunya dimana ia kesulitan memiliki teman. Ia berkenalan dengan sahabat pamannya yang ternyata guru wali kelas-nya dan jatuh cinta padanya, serta sahabat sekelasnya yang duduk disampingnya, jikalau disentuh perempuan wajahnya akan memerah.

Manga Hirunaka no Ryuusei ialah manga yang sangat bagus, tapi sukses menciptakan hatiku hancur berkeping-keping HAHHHAHAHAHHAHA. Aku berada di tim Sensei yang awalnya ialah male lead di manga-nya tapi paruh terakhir, sensei menjadi second lead manga seiring dengan tumbuhnya cinta kedua di hati sang tokoh utama.
Penulis manga ini benar-benar menciptakan sebuah shoujo manga berbeda dari shoujo manga biasanya dengan menciptakan 1st lead menjadi 2nd lead dan 2nd lead menjadi 1st lead. Sebagai seseorang yang patah hati alasannya ialah Reply 1988, maka saya bisa bilang Hirunaka no Ryuusei ini ialah versi lain dari Reply 1988 HAHAHHAHAHAHAHAH.
Hanya saja di Hirunaka no Ryuusei ini, sensei memiliki endingnya sendiri dan kita diperlihatkan bagaimana usaha Mamura si 2nd lead dan bagaimana hati sang tokoh utama perempuan berpindah. Beda dengan R88 lol.

Tapi tetap saja, keduanya sangat menyakitkan bagi saya dan sama ibarat R88, saya tidak mencicipi perasaan deg degan pada Choi Taek dan Mamura, semanis apapun penulis mencoba menciptakan adegan mereka. Rasanya garing aja gitu, alasannya ialah hati sudah direbut oleh Sensei.
Di Hirunaka no Ryuusei, penulis menciptakan kisah cinta guru-murid ini tidak happy ending dan jujur saja saya mengerti alasannya. Aku tahu banyak yang nggak suka pada sensei, tapi jikalau kita melihat dari pov sensei, ia menciptakan keputusan yang benar dengan berpisah dari tokoh utama, alasannya ialah itu hanya akan menciptakan tokoh utama semakin terluka, pandangan orang terharap kisah cinta guru dan murid itu sangatlah tabu.
Hal ini dibahas dengan mendalam, dalam manganya, sayang sekali, dalam movienya tidak terlalu dibahas.

Disitulah yang menciptakan saya agak kecewa akan movienya, ada banyak sekali adegan yang dihilangkan dan diubah tapi saya mencoba mengerti, alasannya ialah movienya, mereka ingin memfokuskan pada 2nd lead sebagai orang yang akan jadian dengan heroine.
Sebagai tim sensei, sesudah menonton movienya, saya kembali ke manganya dan membaca ulang hingga chapter 51, sebagai ending dari kisah cinta sensei, berdasarkan saya HAHHAAHAHAHHAHAHA.
TApi meski mereka menghilangkan banyak adegan dalam movienya, penulis movienya cukup berakal untuk menciptakan adegan demi adegan yang ada di manga tapi dirangkai dengan cara yang berbeda, menurutku itu sangat menarik.

Oke, berikut saya akan membagikan spoiler sinopsis dari movie Hirunaka no Ryuusei. FYI, saya menambahkan beberapa komentar mengenai adegan yang berbeda dengan manganya. Kaprikornus selain movienya, saya juga membahas manganya disini^^
Kalau nggak suka spoiler, sebaiknya bacanya cukup hingga disini saja

SINOPSIS

Suzume Yosano ialah seorang anak Sekolah Menengan Atas yang terpaksa pindah ke Tokyo alasannya ialah ayahnya dimutasikan ke Banglades. Dihari pertamanya di Tokyo, ia merasa Tokyo ialah dunia yang sangat berbeda, ia tersesat dengan gampang ketika mencari alamat rumah pamannya.
Waktu kecil, Suzume pernah melihat bintang jatuh pada siang hari dna itu menjadi kenangan yang berharga baginya. Ia tidak menyangka ia akan melihat bintang jatuh yang sama ketika ia tiba di Tokyo. Suzume excited melihat bintang jatuh itu, ia hingga bangun di dingklik taman. Tapi alasannya ialah kelelahan, Suzume kemudian pingsan.
Suzume diselamatkan oleh seseorang, ketika ia membuka matanya, orang itu ada dihadapannya. Orang itu ialah Satsuki Shishio, sahabat paman Suzume. Shishio membawa Suzume ke cafe pamannya, alasannya ialah ketika menyelamatkan Suzume ia melihat kertas alamat milik Suzume.
Berbeda dengan versi manganya, di manga Suzume dan Shishio bertemu di stasiun dan Shishio menarik hati Suzume sehingga menciptakan Suzume takut dan kabur, ketika itulah ia tersesat dan pingsan dibelakang cafe pamannya alasannya ialah ia kelaparan. Ia diselamatkan oleh Shishio yang segera menghubungi paman Suzume.

Suzume ialah anak yang suka makan, begitu ia sadar dari pingsannya, ia eksklusif terpesona dengan makanan kesukaannya yang disiapkan oleh pamannya.
Keesokan harinya, Suzume pergi ke sekolah dan ia bertemu dengan Shishio yang memanggilnya dengan nama panggilan ‘Chun Chun’. Suzume tentu saja terkejut kenapa sahabat pamannya ada disana dan ia makin kaget ketika tahu kalau orang itu ialah seorang guru, guru walikelasnya.
Shishio sensei kemudian mengajaknya ke kelas dan memperkenalkannya pada yang lain. Suzume duduk disamping seorang anak pria yang berjulukan Mamura. Karena Suzume tidak punya buku, jadi ia meminjam milik Mamura, rencananya sih menggunakan berdua. Tapi ia tak sengaja menyentuh tangan Mamura dan Mamura eksklusif menghindar seperti jijik dengan Suzume. Suzume tentu saja terkejut.

Suzume merasa ia tak akan gampang mendapatkan sahabat di Sekolah ini, ia kemudian makan bekal sendiri di atap sekolah. Saat ia sedang mengeluh, Shishio sensei tiba menemuinya. Shishio tampaknya tahu kalau Suzume kesulitan berteman dan ia sengaja mengejek Suzume.
Shihsio sensei memberi nasehat pada Suzume untuk mulai bicara duluan pada mereka dan Suzume memberanikan dirinya untuk mulai mendapatkan teman.
Saat pulang sekolah, di tempat rak sepatu, Suzume bertemu dengan Mamura yang akan bersiap pulang. Ia kemudian memberanikan diri bicara dengan Mamura tapi Mamura malas bicara dengan perempuan dan akan pergi, Suzume tidak mengalah dan menahannya dengan memegang tangannya. Tiba-tiba wajah Mamura merah padam dan Suzume terkejut.
Suzume kemudian tahu kalau Mamura itu pemalu didekat perempuan dan bahkan terus mencoba menyentuhnya. Mamura meminta Suzume menghentikan hal itu dan memintanya jangan menyampaikan pada disiapapun.
Suzume menyanggupi itu dengan syarat Mamura harus menjadi temannya. Mamura malas banged, tapi alasannya ialah Suzume terus mengancam, jadinya Mamura mau menjadi sahabat Suzume.

Dan begitulah Mamura dan Suzume mulai berteman, bahkan keesokan harinya mereka jalan bareng ke ruang kelas dan menciptakan seisi kelas terkejut alasannya ialah Mamura begitu dekat dengan Suzume. Mamura terkenal di kelas sebagai anak pria yang tidak mau bicara dengan perempuan.
Saat itu akan ada kiprah kelompok, alasannya ialah Suzume tidak punya teman, ia mengajak Mamura satu kelompok. Tiba-tiba seorang gadis mendekatinya, Yuyuka Nekota yang mengajak Suzume untuk masuk ke kelompoknya. Suzume sangat senang alasannya ialah jadinya ada yang mengajaknya bicara duluan.

Kelas mereka kemudian melaksanakan perjalanan untuk memancing dimana Suzume memperlihatkan kemampuannya dalam memancing, ia sangat hebat. Yuyuka semenjak awal sudah terlihat menyukai Mamura dan ia selalu mendekati Mamura tapi Mamura selalu hirau taacuh padanya. Yuyuka tidak suka melihat Mamura malah dekat dengan Suzume.
Ia kemudian membohongi Suzume, menyampaikan kalau mereka harus mengumpulkan kayu bakar. Suzume yang polos pergi ke hutan mengambil kayu bakar dan ia tersesat. Saat itu Mamura melihat Suzume pergi dan mengikutinya. Setelah ia berhasil mengejar Suzume, mereka akan kembali tapi Suzume kemudian tergelincir dan ketika Mamura akan menyelamatkannya, mereka terjatuh. PAda jadinya mereka berdua benar-benar tersesat.

Hari hujan lebat, Suzume dan Mamura ada dipondok kecil menunggu hujan reda. Karena Suzume kedinginan, Mamura menawarkan jaketnya pada Suzume. TApi Suzume ternyata demam dan ia sangat lemah bersandar di pundak Mamura.
Mamura merasa tak bisa tinggal membisu dan akan membawa Suzume pulang begitu hujan sudah mulai reda, tapi ia kesulitan membawa Suzume. Saat itulah Shishio yang menyadari mereka menghilang tiba dan menyelamatkan keduanya.
Shishio sangat mengkhawatirkan Suzume, ia menggedong Suzume kembali ke penginapan.

Suzume sadar sari tidurnya ketika malam hari dan menemukan Shishio sensei menjaganya hingga ia sadar. Shishio sensei kemudian menawarkan sebuah kejutan padanya. Shishio mematikan lampu kamar dan membuka sebuah kotak dimana kunang-kunang keluar dari dalam kotak kecil itu.
Suzume sangat terpesona alasannya ialah kamar mereka penuh dengan kunang-kunang, sangat indah. Shihshio bahkan memastikan kalau demam Suzume sudah sembuh dan itu menciptakan jantung Suzume berdetak dengan sangat kencang.
Sejak ketika itulah Suzume jadi menyukai Shishio sensei.

Suzume tahu kalau ia dikerjai oleh Yuyuka, keesokan harinya menemui Yuyuka, keduanya sempat bertengkar dan jambak-jambakan, tapi kemudian mereka berbaikan dan berteman. Suzume tahu kalau Yuyuka menyukai Mamura.
Yuyuka membantu Suzume untuk berdandan ketika Suzume mendapatkan seragam barunya. Saat itulah Shishio resmi jatuh cinta pada Suzume (kalau dimanga sih gitu), ketika ia melihat Suzume tampak berbeda dari biasanya. Itu ialah sebuah adegan yang manis dimana Suzume bersembunyi di balik gorden kelas ketika Shishio datang. Shishio tahu itu ialah Suzume dan membuka gorden itu, ia termangu melihat Suzume sangat cantik. ehhehehhehe.
Suzume kemudian kembali ke wajah normalnya dan ia punya kenangan bersama sensei ketika mereka belanja bareng. Suzume naik ke sebuah pagar dan berjalan disana sementara Sensei memegang tangannya.
Adegan ini kalau nggak salah nggak ada di manga, adegannya cukup manis.

Suzume yang menyukai sensei selalu memandangi sensei dan excited sendiri kalau melihat sensei. Suatu hari, Mamura mengetahui hal itu. Saat Suzume akan pergi, Mamura menahannya dan malah mencium pipinya.
Suzume tentu saja terkejut dan tak mengerti apa yang terjadi. Ia juga jadi merasa nggak lezat alasannya ialah Yuyuka menyukai Mamura. Tak ingin melukai hati Yuyuka, Suzume merahasiakan hal itu.

Pada ketika malam natal, Suzume dkk mengadakan pesta natal. Yuyuka menyuruh Suzume mengirim pesan pada sensei, tapi Suzume merasa nggak lezat alasannya ialah ia tahu sensei sibuk, dan sempurna saja, ketika ia mengajak sensei bertemu, sensei menolak.
Suzume jadi nggak bersemangat dan memutuskan pulang ketika teman-teman yang lain akan pergi karaoke. Mamura ternyata mengikuti Suzume dan menggunakan kesempatan itu untuk mengajak Suzume kencan dengan melihat pohon natal.
Disana Suzume terkejut alasannya ialah Mamura tahu ia menyukai Sensei dan bagaimana malam ini sensei tidak bisa bertemu dengannya.
Suzume juga menyampaikan kalau hari ini bergotong-royong ulang tahunnya, tapi ia tak bisa mengatakannya pada siapapun dan menciptakan Mamura mengucapkan selamat ulang tahun, ucapan selamat ulang tahun pertamanya tahun ini. Mamura menawarkan syalnya sebagai hadiah ulang tahun untuk Suzume.
Kemudian sensei mengirim pesan pada Suzume untuk bertemu dan Suzume terlihat sangat bahagia.

Suzume dan sensei bertemu di cafe paman, Suzume menawarkan hadiah sebuah dasi biru gambar makanan maritim LOL dan sensei menawarkan hadiah tiket ke Akuarium. Suzume sangat menyukai maritim dan excited sekali ingin pergi ke Akuarium. Kaprikornus mereka komitmen akan pergi besok.
Suzume ketika itu bersin dan hidungnya merah, jadi Shishio menggodanya, tapi suasana jadi romantis, Shishio hampir mencium Suzume, tapi ia mengurungkan niatnya.
Keduanya kemudian pulang bersama dan ketika itulah paman Suzume melihat keduanya.
Ia kemudian bertemu dengan Shishio dan mulai memarahi Shishio yang bermain-main dengan keponakannya. Ia menyuruh Shishio untuk tidak mendekati Suzume, alasannya ialah Shishio ialah seorang guru dan Suzume ialah seorang murid.

Karena itu lah keesokan harinya, Shishio membatalkan komitmen mereka berdua dan bahkan menyampaikan hal kejam pada Suzume kalau ia tidak menyukai Suzume.
Hari itu Suzume menangis alasannya ialah patah hati, Mamura yang bergotong-royong sadar terjadi sesuatu sengaja menunggu Suzume di loker dengan alasan ia menunggu temannya.
Melihat Suzume menangis, ia memeluk Suzume dan menyampaikan kenapa Suzume sangat menyukai orang itu yang bahkan tidak menyayangi Suzume, alangkah lebih baiknya jikalau Suzume menyukainya.
Suzume terkejut mendengarnya dan ia lebih terkejut lagi ketika melihat Yuyuka ada disana. Suzume segera melepaskan pelukan Mamura dan mengejar Yuyuka.
Yuyuka sangat murka pada Suzume alasannya ialah sudah berbohong padanya.

Banyaknya duduk perkara menciptakan Suzume sakit kepala dan memutuskan pulang kampung, alasannya ialah kebetulan ibunya kembali ke Jepang.
Ibunya tahu kalau Suzume ada duduk perkara tapi ibu tidak bertanya. Suzume bolos berhari-hari dan suatu hari Mamura dan Yuyuka tiba menemui Suzume di kampung. Di movienya, Suzume tidak sekolah selama 2 minggu, tapi di manganya, hanya 3 hari dan yang tiba bukan hanya Mamura dan Yuyuka, tapi paman dan 2 sahabat sekelas Suzume lainnya.
Malam itu, Yuyuka dan Suzume menuntaskan kesalahpahaman mereka. Suzume juga bicara pada Mamura dan terlihat sudah mendapatkan kenyataan.
Suzume kembali ke Tokyo dan mencoba menata hatinya untuk melupakan Shishio sensei. Dan musimpun berganti menjadi animo semi.

MAmura sangat terkenal dikalangan anak gres yang selalu mengikutinya dan ia jadi kesal. Temannya menyarankan semoga Mamura akal-akalan pacaran dengan seseorang. Yang lain menyuruh Yuyuka yang menjadi pacar akal-akalan Mamura, tapi Yuyuka malah menyarankan Suzume dan Mamura menolak melakukannya.
Suzume sedang memberi makan ikan di akuarium sekolah ketika ia bertemu dengan Shishio sensei. Suzume yang masih mencoba menata hati menolak bicara dengan sensei dan Mamura menyelamatkannya. IA bahkan menyampaikan kalau Suzume ialah pacarnya.
Sensei percaya akan hal itu dan meninggalkan mereka. Suzume kesal sekali kenapa Mamura tiba-tiba mau, padahal tadi ia menolak dengan kejam.
Dan begitulah dimulai planning mereka, dimana Mamura dan Suzume akal-akalan pacaran dan berjalan bersama kalau berangkat sekolah, dan bahkan bergandengan tangan. Beberapa hari kemudian para anak gres sudah tak tertarik dengan Mamura lagi dan program akal-akalan pacaran mereka selesai.

Mamura menawarkan tiket akuarium sebagai hadiah pada Suzume dan Suzume sangat menyukai hal itu.
Ia dan Mamura kemudian kencan ke Akuarium dan Suzume sangatlah senang, ia excited dengan ini dan itu.
Ia juga menarik hati Mamura yang takut dengan bintang laut.
Aku kecewa banged dengan adegan ini, alasannya ialah bergotong-royong di manganya, ini ialah adegan kencan Shishio dan Suzume, bahkan yang takut bintang maritim itu ialah Suzume.
Mamura dan Suzume di manga memang ada kencan di Akuarium, tapi ketika itu kalau saya nggak salah Suzume nggak bersemangat.

Waktu berlalu, Suzume sudah mulai mencicipi perasaan gres dalam dirinya. Ia tidak tahu apakah itu cinta atau tidak.
Mamura juga menyatakan perasaan padanya dan Suzume menjawabnya ketika ia pergi ke rumah Mamura, ia menyampaikan ia tak tahu apakah itu cinta atau tidak, tapi jikalau itu memang cinta maka ia berharap Mamura mau menjaganya.
Suzume dan Mamura resmi jadian ketika itu.
Tapi ternyata Suzume belum bisa melupakan sensei. Ia bergotong-royong masih dalam tahap untuk melupakan sensei, Mamura tahu akan hal itu, ia tak duduk perkara asalkan Suzume bersamanya.
Tapi pada jadinya ia menyadari kalau ia tidak bisa melakukannya. Mamura mulai hirau taacuh terhadap Suzume.
Saat program berguru bersama, Mamura jadinya melepaskan tangan Suzume, alasannya ialah ia tahu Suzume menyukai sensei dan tak bisa melupakannya.

Saat itu Suzume menerima kabar dari pamannya kalau sensei mengalami kecelakaan dan ia kembali ke Tokyo.
Tapi bergotong-royong Suzume sudah menciptakan keputusan ketika itu. Ia menemui sensei untuk memastikan perasaannya.
Itu benar bahwa ia pernah menyukai sensei, sensei ialah cinta pertamanya, tapi kini ia sudah menemukan orang lain yanng ingin ia hargai.
Sensei juga tahu akan hal itu, pada jadinya keduanya sama-sama melepaskan cinta mereka dan Suzume kembali pada Mamura.
Mamura ketika itu bergotong-royong sudah benar-benar melepaskan Suzume, tapi ia masih terbayang-bayang Suzume, dan ketika suzume kembali, ia pikir itu hanya halusinasi HAHAHAHAHHAHA.

Ada banyak sekali perbedaan antara manga dan movienya. Perbedaannya ialah perbedaan tempat dan keadaan, tapi adegannya bergotong-royong memang ada di manga.
Di movie, Suzume dkk ada kelompok berguru disuatu tempat, saya lupa wilayahnya dimana. Di manga, mereka bergotong-royong liburan ke Okinawa, jadi memang jauh banged dari Tokyo. Tapi adegannya sama dengan di movie, yaitu Suzume kembali ke Tokyo menemui Sensei dan kembali menemui Mamura keesokan harinya.
Saat Mamura kiss pipi Suzume, di movie adegannya ada di kelas dan saya bergotong-royong cukup shock kenapa tiba-tiba ia melaksanakan itu. Kalau dimanga juga ada adegan itu, tapi seingatku bukan dikelas dan situasinya juga berbeda, alasannya ialah saya nggak terlalu memperhatikan adegan Mamura-Suzume dimanga, jadi saya lupa HAHAHHAHAHA.
Di movie, saya bergotong-royong kaget kenapa Suzume tiba-tiba tahu rumah Mamura, kalau di manga, dijelaskan Suzume pernah ke rumah Mamura ketika ia menolong ayah Mamura.
Adegan ketika Yuyuka membohongi Suzume mengambil kayu bakar, di manga-nya itu Yuyuka berbohong mengenai lokasi ketemuan main bownling bersama sahabat sekelas, ia memberi alamat stasiun yang salah pada Suzume dan ketika itu sensei tiba menyelamatkan Suzume. Sensei daya tangkapnya besar lengan berkuasa banged, ia tahu kalau Suzume dikerjai sahabat sekelasnya, padahal sebelumnya ia menolak ikut. Karena tahu mereka memberi alamat yang salah pada Suzume, ia akal-akalan salah alamat juga dan menjemput Suzume disana.
Adegan pekan raya sekolah ketika Mamura dan Sensei berlomba lari, di movie Suzume meneriakkan nama Mamura tapi di manga tidak, Suzume meneriakkan kata penyemangat tapi ia juga tidak tahu kepada siapa ia memberi semangat.

Banyak sekali adegan sensei dan Suzume yang diskip di movie ini alasannya ialah memang fokus movienya ialah Mamura.
Sebenarnya di manga, Sensei dan Suzume sempat berpacaran dan banyak adegan manis mereka berdua, tapi di movie, mereka berdua nggak hingga jadian.
Di manga, sensei pernah menolak Suzume tapi kemudian jadinya sensei memantapkan hatinya dan mulai membuka hati untuk Suzume. Saat itulah mereka kencan ke Akuarium berdua, sensei juga menggunakan dasi pinjaman Suzume meski ditertawakan belum dewasa sekelas alasannya ialah warna dan motifnya norak, mereka juga pergi ke kuil bersma-sama dan sempat bermalam bersama-sama.
Kalau di movie, paman tahu hubungan mereka ketika melihat Suzume dan sensei pulang bersama dimalam natal, di manga, paman tahu ketika melihat note Suzume mengenai hal-hal yang akan dilakukannya dengan sensei.
Paman di manga lebih kejam dari di movie HAHAHHAHAHA.

Di movie, Suzume mudik selama 2 ahad alasannya ialah sensei menolaknya, tapi di manga, Suzume hanya mangkir 3 hari ketika Mamura dkk datang, itu alasannya ialah sensei putus dengan Suzume. Adegan sensei dan Suzume putus itu benar-benar sangat menyedihkan.
Kalau di movie kayaknya sensei tidak pernah secara resmi bilang i love you, tapi di manga, sensei terperinci bilang i love you, meski sudah terlambat, tapi jadinya sensei menyatakan perasaannya dengan jelas.
Di manga, Suzume juga dengan terperinci menyampaikan kalau ia menyukai sensei, ketika ia pikir sensei tidur HAHAHAHHA, saya suka sekali adegan itu XD

Ada banyak sekali komentar buruk mengenai sensei ketika saya membaca manganya dan semenjak itu saya tidak mau membaca komentar lagi HAHAHAHAHAHHA.
Karena saya bisa mengerti dari sudut panadang sensei, alasannya ialah saya ada di tim sensei. Dia ialah seorang guru yang terperinci dihentikan menyukai muridnya. Karena itu semenjak awal ia memang menjaga jarak dengan baik dari Suzume. Ia bahkan menahan perasaannya dengan alasan guru dan murid, alasannya ialah itu awalnya Suzume juga terluka alasannya ialah sensei selalu menjaga batas itu.
Saat keduanya jadinya pacaran, sensei dan Suzume benar-benar kelihatan bahagia, meski hubungan mereka sulit alasannya ialah harus sembunyi-sembunyi. Aku suka sekali sensei yang menggunakan dasi pinjaman Suzume di manga, meski ia ditertawakan oleh belum dewasa alasannya ialah dasinya norak, tapi sensei tetap menyampaikan itu dasi kesukaannya dan Suzume senang banged huhuhuhu
Pada jadinya ia tertangkap berair di marahi oleh paman, ia juga mengerti bagaimana Suzume menderita selama menyukainya, jadi ia memutuskan hubungan mereka.
Sensei menyayangi Suzume meski mereka sudah berpisah dan ia ingin berjuang sekali lagi, tapi Suzume sudah memutuskan kalau ia akan menawarkan hatinya pada cinta keduanya.

Aku tidak membenci Mamura tapi saya juga nggak baper sama adegannya. Aku cukup salut alasannya ialah ia tidak pernah mengalah mendekati Suzume, ia melakukannya dengan perlahan tapi pasti, hingga jadinya Suzume bisa melihat perasaan Mamura untuknya. Kalalu di shoujo manga biasa sih heroine bakalan kembali ke cinta pertamanya, tapi penulis disini memutuskan menciptakan Suzume kembali ke cinta keduanya.
Memang sih itu ialah pilihan yang kondusif bagi penulisnya, alasannya ialah bagaimana pun Mamura lebih terkenal dikalangan fans daripada sensei HAHAHAHHAHA.
Tapi apapun yang terjadi, saya tetap di tim sensei alasannya ialah semenjak awal hatiku memang sudah dipihak sensei wkwkwkkwkw.

Intinya sih meski banyak perbedaan antara manga dan movienya, movienya tetap bagus dan kita bisa mengerti meskipun tidak membaca manganya. Dan bahkan berdasarkan saya sebaiknya jangan baca manganya, cukup movienya aja lol.
Sensei jadi lead male di manga itu chapter 1-51, chapter 52-78  mamura ialah leadnya.

Mengingat penulis manganya menciptakan plot twist di pertengahan, saya yang sedang mengikuti manga Tsubaki Chou Lonely Planet karya manga-ka yang sama dengan Hirunaka no Ryuusei ini jadi khawatir kalau tiba-tiba lead male jadi 2nd lead lagi HAHAHAHAHHAHAHAHA.
Penulis manga ini tampaknya suka banged sama cinta beda usia antara sensei dan anak Sekolah Menengan Atas HAHAHHAHAHA. Tapi bedanya di TSubaki-chou, si sensei bukan seorang guru melainkan penulis novel. Sampai chapter terbaru yang saya baca sih (yang udah diterjemahkan sekitaran 30an chapter) kisah cinta OTP masih aman, meski sudah muncul banyak sekali rival cinta si sensei wkwkkwwkkwkw.

Bagi yang sudah menonton Heavenly Forest / Tada Kimi Wo Aishiteru, apakah kalian merasa kalau lokasi adegan terakhir Hirunaka no Ryuusei, tempatnya ibarat dengan adegan ketika lead Heavenly Forest kissu di danau hutan? Saat saya menonton RAW, awalnya saya nggak merasa, tapi ketika menonton dengan subtitle, saya pikir kok kayaknya saya pernah melihat tempat itu dan sesudah saya cari-cari ternyata ibarat dengan tempat kissu OTP Heavely Forest dulu. Nggak tau sih tempatnya sama atau beda, tapi ibarat banged, bahkan pohonnya HAHAHHAHA.
Dan ketika menulis review ini, saya gres sadar kalau sutradaranya ialah orang yang sama HAHAHHAHAHA

Skor:
Story: 4/5
Acting: 3,5/5
Cinematography: 4,5/5
Music: 3/5
Opening: 4/5
Ending: 4/5

Continue Reading

More in Alan Shirahama

To Top