Connect with us

Locafest.co.id

[Review] J-Movie: One Million Yen Girl (2008)

J-Movie

[Review] J-Movie: One Million Yen Girl (2008)

Saking banyaknya list movie yang akan ditonton, jadi resah mau nonton yang mana, pada alhasil alasannya Yu Aoi, saya menentukan movie ini, One Million Yen Girl. Ya, saya mendownload movie ini alasannya saya suka dengan Yu Aoi, saya bahkan nggak ragu untuk mendownloadnya, kagak perlu cek ini genre apa, ceritanya apa, HAHAHAH, jadi pribadi tonton dan saya cukup shock, mungkin alasannya itu saya pikir dimovie ini banyak plot twistnya :))


One Million Yen Girl / One Million Yen and the Nigamushi / Hyakuman-en to Nigamushi Onna / 百万円と苦虫女 yaitu sebuah movie yang disutradarai dan naskahnya ditulis oleh sutradara wanita, Yuki Tanada (My Dad and Mr. Ito, Round Trip Heart, Moon & Cherry). Rilis pada tahun 2008, movie berdurasi 121 menit ini dibintangi oleh Yu Aoi (Honey and Clover, Rurouni Kenshin, Hana and Alice, Wakamonotachi, Osen) sebagai sentra cerita. Yu Aoi punya banyak filmography dimana ia menjadi salah satu tokoh utama, tapi ia jarang menjadi sentra cerita, alasannya sentra kisah dalam drama/movie pilihannya biasanya yaitu pria. Makara bagi penggemar Yu Aoi, movie ini memang wajib di tonton XD

Seperti yang saya katakan diatas, saya cukup kaget alasannya di movie ini banyak plot twist-nya, selain alasannya saya memang menonton tanpa tahu ini movie wacana apa, kisah didalamnya sanggup dibilang sederhana, slice of life sang tokoh utama, tidak banyak musik (biasanya saya suka yang banyak musiknya) tapi tetap menarik untuk diikuti dan menciptakan kita deg-degan juga apa yang akan terjadi selanjutnya pada sang tokoh utama. Aku bahkan memasukkan One Million Yen Girl ini menjadi salah satu movie jepang terbaik yang pernah saya tonton bersama dengan Wood Job, Little Forest, Tears For You dll.

Judulnya One Million Yen Girl alias gadis 1 juta yen, bukankah judulnya menciptakan penasaran?
Yaps, saya juga awalnya penasaran, apa sih maksud judulnya ini. Dan ternyata memang ada hubungannya dengan 1 juta yen, dari awal hingga akhir. 1 juta yen yang menciptakan hidupnya berubah drastis dan 1 juta yen yang menciptakan ia mencari jati dirinya, kemana ia harus pergi, bagaimana dan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. 1 juta yen membawanya bertemu dengan orang-orang yang berbeda di kawasan yang berbeda, jatuh cinta, patah hati, dihina, direndahkan tapi ia tetap berjuang.

Ini movie bukan romance, jadi jangan berharap banyak romance di dalamnya, meski ada. Banyak yang resah mengenai endingnya, tapi berdasarkan saya ini movie ini cukup menarik dan saya menerimanya, alasannya semenjak awal memang ini movie mengenai pencarian jati diri sih ya.
Selain itu, yang menarik di movie ini yaitu hubungan sang abang dan adiknya. Jarang lho ada movie yang membahas hal itu, biasanya lebih banyak yang bekerjasama itu orang renta dan anak, atau sesama sobat gitu, tapi dimovie ini kita diajak untuk melihat lebih dalam bagaimana abang dan adik, meski berpisah, keduanya mempengaruhi hidup masing-masing.

Aku sanggup bilang ini movie genre-nya slice of life sang tokoh utama kita. Tentang seorang gadis muda yang gres keluar dari penjara dan berusaha menjalani hidupnya dikota yang berbeda, dimana orang tidak mengenalnya.

SINOPSIS

Note: SPOILER ALERT!
tulisan dibawah ini mengandung spoiler ending, jadi kalau nggak suka spoiler, jangan di baca ya^^

“Have you ever felt as if you don’t belong anywhere and just want to live in place where no one knows you?”

Suzuko Sato (Yu Aoi) yaitu tokoh utama kita. Seorang gadis muda berusia 21 tahun yang gres keluar dari tahanan. Di usia muda itu ia sudah memiliki catatan kriminal.
Aku berfikir kita akan diperlihatkan kenapa ia sanggup masuk penjara di selesai movie, tapi ternyata diawal kita sudah diperlihatkan, kesalahan apa yang ia lakukan.

Suzuko Sato yaitu anak pertama dari 2 bersaudara, adiknya masih duduk di kursi SD kelas 6. Suzuko tidak arif dalam belajar, jadi sehabis lulus SMA, ia tidak melanjutkan sekolahnya, ia menghabiskan waktu untuk bekerja sambilan. Ia berfikir untuk hidup berdikari dan keluar dari rumah, tapi alasannya penghasilannya masih belum stabil, ditambah sewa rumah juga mahal, ia masih ragu. Saat itulah sobat kerjanya mengajaknya untuk menyewa rumah bersama, share house, dengan begitu biaya sewa akan menjadi lebih murah. Suzuko sepakat dan mereka mulai mencari rumah dengan biaya murah dan bagus.

Mereka alhasil mendapatkan rumah yang cocok tapi Suzuko gres tahu kalau ternyata mereka akan serumah bertiga, dengan pacar temannya. Tentu saja Suzuko yang tidak diberitahu semenjak awal jadi nggak enak, serumah dengan pria. Temannya sih baiklah oke aja, dan Suzuko ini tipe orang yang selalu tersenyum meski hatinya berkata tidak, jadi ia tak sanggup menolaknya. Hari dikala ia akan pindah, adik laki-lakinya Takuya Sato (Ryusei Saitou) terlihat duka dan meyakinkan kakaknya untuk terus menghubunginya dan mengirim surat padanya.

Tapi sesuatu tak terduga terjadi dikala itu, ternyata temannya putus dengan pacarnya dan tidak jadi pindah ke rumah itu. Makara hanya Suzuko dan pacar temannya berjulukan Takeshi yang pindah kesana. Suzuko awalnya merasa tak yummy tapi Takeshi menyampaikan ia tak sanggup membayar sewanya kalau sendiri. Suzuko mau tak mau tetap tinggal disana.

Suatu hari, dikala hari hujan, Suzuko melihat anak kucing terlantar di jendela kamarnya. Ia memungutnya. Karena tidak ada makanan, ia pergi ke supermarket membeli masakan untuk sang kucing. Tapi begitu ia kembali, kucing itu sudah tidak ada. Takeshi tidak suka Suzuko memungut kucing dan membuang kucing itu. Suzuko merasa kesal dan mencarinya ditengah hari hujan itu dan menemukan sang kucing kecil sudah mati di jalan. Suzuko terdiam.
Keesokan harinya Suzuko balas dendam dengan membuang semua barang-barang Takeshi dari rumah itu.

Karena hal itulah Suzuko di tangkap polisi. Awalnya polisi ingin Suzuko mengaku pernah bekerjasama tubuh dengan Takeshi, jadi ia sanggup memasukkan kasusnya ke pertengkaran kekasih tapi Suzuko tidak mau, ia menyampaikan mereka tidak pernah melaksanakan hal menyerupai itu dan ia tidak melaksanakan sesuatu yang salah. Ternyata dibarang Takeshi yang ia buang, ada sebuah tas berisi uang 1 juta yen.
Dan begitulah, alhasil Suzuko masuk tahanan alasannya hal itu, perusakan properti.

Ia keluar dari tahanan sehabis ia membayar denda 200.000 yen. Dan begitulah kisahnya dimulai sebagai gadis dengan catatan kriminal.

Ia kembali ke rumah, ayah dan ibunya mengadakan pesta menyambutnya. Adik Suzuko sangat kesal pada kakaknya, kenapa kakaknya melaksanakan hal itu, kenapa ia kembali ke rumah, alasannya ia khawatir akan dirinya yang tidak akan sanggup masuk sekolah private alasannya kakaknya mantan narapidana. Pertengkaran abang dan adik, ayah dan ibu menciptakan Suzuko yang menahan rasa sakitnya dan air matanya memukul meja, ia menyampaikan kalau ia akan keluar dari rumah dan hidup sendiri, ia tak akan bergantung pada keluarga mereka lagi, tapi tunggu hingga ia menghasilkan 1 juta yen dari kerja part timenya, maka dikala itu ia akan pindah.

Gosip dimana-mana, para tetangga menggosipkan Suzuko sebagai anak yang terlihat baik tapi ternyata didalamnya begitu, sebagai gadis yang punya catatan kriminal, telinganya harus tebal mendengar gosip disana sini.
Sementara itu adiknya Takeshi ternyata di bully oleh 3 temannya dan ia tak sanggup melawan. Saat itulah ia melihat kakaknya yang pulang dari supermarket diganggu oleh 3 sobat yang menertawakannya alasannya gres keluar dari penjara dan bahkan mengajaknya reuni nanti supaya Suzuko sanggup menceritakan bagaimana kehidupan dipenjara. Suzuko tidak membisu saja dibully, ia melempar belanjaannya pada mereka dan memanggil mereka jelek, kalau melaksanakan sesuatu padanya mereka akan berakhir sepertinya.

Dan hal itu tampaknya menciptakan Takeshi merasa kalau kakaknya sangat keren. Ia mengikuti kakaknya sehabis itu dan mereka berdua ngobrol dalam perjalanan pulang ke rumah. Ia bertanya bagaimana perasaan kakaknya menjadi sentra gosip dan kenapa kakaknya masih keluar rumah padahal semua orang menatapnya dengan tatapan tidak suka. Suzuko menyampaikan ia tak sanggup mengurung diri di rumah saja, ia tak peduli bagaimana orang memandangnya alasannya ia tak merasa melaksanakan sesuatu yang salah.
Obrolan abang adik ini sesungguhnya sederhana, tapi kita sanggup melihat betapa bersahabat mereka berdua dan alhasil mereka baikan, kembali pulang dengan bergandengan tangan.
Dihari kepindahan Suzuko, adiknya mengingatkan kakaknya untuk mengirim surat padanya, dimanapun ia berada.

Sejak dikala itulah perjalanan panjang Suzuko dimulai. Ia pergi ke kawasan dimana tidak ada orang yang mengenalnya. Ia akan bekerja disana dan mengumpulkan 1 juta yen, kalau 1 juta yen sudah terkumpul maka ia akan pindah ke kota selanjutnya dan begitulah seterusnya. Kenapa harus 1 juta yen? Karena 1 juta yen sudah mengubah hidupnya dan alasannya dengan 1 juta yen, ia sanggup pindah, menyewa kamar dan biaya makan sebelum ia mendapatkan pekerjaan selanjutnya.

Suzuko tetapkan untuk tinggal di pantai, alasannya ini trend panas. Ia mendapatkan pekerjaan disebuah restotan di pantai. Ia melaksanakan pekerjaannya dengan baik, ia bahkan dipuji dikala menciptakan es serut. Ia mengirim surat pada adiknya mengenai keadaannya dan menyampaikan bagaimana ia dipuji alasannya es serut, untuk pertama kalinya ia dipuji akan sesuatu. Adiknya yaitu sobat curhatnya.
Ditempat gres itu, Suzuko bekerja dengan ulet untuk mengumpulkan 1 juta yen sebelum ia pindah ke kawasan selanjutnya.

Disana, ada seseorang yang tertarik padanya. Awalnya saya berfikir si laki-laki cuma ingin main-main aja alasannya kelihatannya ia playboy menarik hati wanita. Tapi ternyata niatnya baik, ia sudah usang memperhatikan Suzuko, meski Suzuko rajin, Suzuko jarang bicara dan tidak punya teman, jadi ia setiap hari tiba ke restoran dan berusaha mengajak Suzuko ngobrol ini dan itu, meski kebanyakan Suzuko jawabnya ketus. Ia bahkan mengajak Suzuko ke pesta pantai. Awalnya Suzuko menolak, tapi alasannya anak bos-nya ingin ikut, jadi ibu membiarkan anaknya pergi dengan Suzuko.
Di pesta itu, Suzuko tidak berbaur, ia malah memasak untuk mereka dan laki-laki itu kembali mendekatinya mengajaknya main tapi Suzuko menolak dan malah mengajak anak bos-nya untuk pulang alasannya sudah sangat malam.

Si laki-laki mengantar mereka pulang dan alhasil mengaku kalau sesungguhnya ia mengadakan pesta itu untuk menyambut Suzuko. Ia menyampaikan sudah usang ia melihat Suzuko dan Suzuko tidak punya teman, jadi ia berharap dengan pesta itu Suzuko sanggup berbaur dengan warga. Sayangnya Suzuko tidak tertarik dan bahkan tidak menganggap laki-laki itu temannya, alasannya mereka bahkan tidak tahu nama masing-masing.
Tapi Suzuko tahu kalau laki-laki itu berniat baik padanya.

Keesokan harinya, si laki-laki tiba ke resto tapi Suzuko sudah tidak ada disana. Si laki-laki kecewa. Bos Suzuko menarik hati si laki-laki alasannya kelihatannya ia serius dengan Suzuko. Tapi si laki-laki menyampaikan ia hanya main-main, meski begitu kita sanggup melihat kalau ia sedih.

Suzuko sendiri berangkat ke kota selanjutnya. Kali ini ia menentukan pegunungan, ke sebuah desa kecil. Ia akan tinggal disana hingga 1 juta yen-nya terkumpul. Ia mendapat rumah dan pekerjaan dengan cepat alasannya seorang warga pemilik cafe kawasan ia mampir memperkenalkannya dengan bibi pekerja di kebun persik.
Suzuko cukup beruntung alasannya disetiap kawasan ia tinggal dan bekerja, selalu ada yang baik dan tertarik padanya. Kali ini salah satu pekerja di kebun persik itu, tertarik pada Suzuko.

Meski sesungguhnya bapak itu agak asing sih, Ia mengantar Suzuko ke kamar dan memberitahu ini dan itu, kalau ada apa-apa sanggup tanya dia. Saat Suzuko mandi, ia masuk ke kamar mandi cuma untuk menyampaikan yang mana keran air panas dan mana keran air dingin, atau menyampaikan apakah Suzuko butuh sesuatu dan bla bla bla. Bahkan ia masuk tanpa izin ke kamar Suzuko untuk membangunkannya HAHAHAHHAHA.

Suzuko melaksanakan pekerjaannya dengan baik, memetik buah persik dan kali ini ia juga dipuji alasannya ia memetik dengan baik, bibi pemilik aja dulu dikala pertama memetik buah persik ia tak sanggup sebagus itu.
Masalah dimulai dikala orang dari kantor desa tiba ke rumah bibi, meminta Suzuko untuk menjadi Peach Girl, mempromosikan desa mereka. Suzuko tidak sanggup menolak dan pekerja di kebun menasehati Suzuko untuk menolak kalau ia tidak mau. Karena itu ia ke kantor desa dan menyampaikan kalau ia tak sanggup melakukannya, tapi ternyata mereka sudah menciptakan pengumuman pertemuan dan tak sanggup dibatalkan.

Seluruh warga berkumpul di aula dan membicarakan mengenai hal itu. Suzuko tidak tahu dan tak mengerti apa arti Peach Girl, jadi mereka menjelaskan kalau menjadi Peach Girl yaitu untuk mempromosikan desa mereka dengan tampil di surat kabar dan wawancara singkat di TV. Karena desa mereka tak ada perempuan muda jadi mereka ingin Suzuko melakukannya. Suzuko tentu saja menolak, alasannya ia tak sanggup tampil di TV. Karena Suzuko menolak, para warga murka padanya dan mulai bicara buruk wacana Suzuko yang merupakan gadis kota yang sombong dan tak mau membantu. Suasana makin panas dan alhasil Suzuko mengakui alasan kenapa ia tak sanggup melakukannya, alasannya ia punya catatan kriminal.

Suzuko kabur dari kawasan itu sehabis ia mengaku dan pekerja kebun membantu Suzuko membela diri, ia menasehati warga desa yang harusnya tidak memaksa seorang gadis kecil melaksanakan sesuatu yang tak ia inginkan, apalagi gadis itu tidak berasal dari desa mereka dan seperti warga menyalahkan Suzuko alasannya suzuko tidak mau.
Suzuko tetapkan melanjutkan perjalanannya sehabis kejadian itu, ia minta maaf pada bibi alasannya ia pergi ditengah panen. Ia juga minta maaf alasannya ia sudah menyusahkan dengan statusnya. Tapi bibi dan pekerja kebun orang yang baik, mereka tak peduli dengan status Suzuko, bagi mereka Suzuko gadis yang baik.

Suzuko singgah di kota selanjutnya dimana ia akan mengumpulkan 1 juta yen. Kali ini ia menentukan kota yang jaraknya 1 jam dengan sinkansen. Seperti biasa, ia mengirim surat pada adiknya kalau ia tiba di kota baru. Ia bekerja di sebuah toko yang menjual bunga dan peralatan perkebunan. Disanalah ia berkenalan dengan Ryohei Nakajima (Mirai Moriyama). Nakajima seorang mahasiswa yang bekerja sambilan disana dan ia sudah cukup hafal dengan ini dan itunya. Suzuko mengalami kesulitan di hari pertama alasannya ia tak tahu nama bunga dan dimana letak-letak pupuk. Tapi ia berhasil melaluinya.
Saat pulang, Nakajima melihatnya dan mengajaknya bicara, ia tahu sangat sulit bekerja di hari pertama, ia ingin Suzuko jangan memasukkan kedalam hati omelan manajer.

Suzuko berguru dan berguru di kawasan barunya, ia melaksanakan dengan baik pekerjaannya. Suatu hari para pekerja akan mengadakan pesta minum dan Suzuko lagi lagi tak sanggup menolak. Tapi Nakajima tahu kalau Suzuko tidak nyaman jadi ia sengaja mengajak Suzuko pulang lebih awal dengan alasan mereka  masuk pagi besok. Nakajima mengantar Suzuko pulang malam itu dan Nakajima ini baik banged hal itu menciptakan Suzuko tersentuh dan menyadari kalau ia ‘mungkin’ menyukai Nakajima.

Suatu hari dikala Suzuko belanja di supermarket, Suzuko resah menentukan kubis mana yang harus ia beli. NAkajima melihatnya dan menyapanya. Keduanya cukup awkward hingga alhasil Nakajima mengajaknya minum teh bersama. Keduanya singgah di cafe dan mulai ngobrol, Nakajima tahu kalau Suzuko yaitu warga pendatang dan ingin tau kenapa Suzuko tiba ke kota ini.
Suzuko kali ini, secara alami ia menyampaikan alasannya, mengenai ia yang merasa tak ada kawasan untuk dirinya di dunia ini dan merasa ingin tinggal dimana tak ada orang yang mengenalnya. Ia ingin mengumpulkan 1 juta yen dan pindah ke kota selanjutnya, kenapa 1 juta yen? alasannya dengan 1 juta yen ia sanggup menyewa rumah dan bertahan hidup sebelum mendapat pekerjaan berikutnya di kawasan baru.
Ia bahkan menyampaikan mengenai dirinya yang punya catatan kriminal. Tahu kalau ia mengaku banyak pada Nakajima, Suzuko kabur.

Nakajima mengejarnya dan berfikir Suzuko murka padanya alasannya ia bertanya banyak. Ternyata Suzuko hanya aib alasannya ia mengaku pada Nakajima dan berfikir Nakajima sama dengan orang lain yang selama ini ia temui, sehabis tahu ia mantan napi, mereka menjauhi dan menyampaikan hal buruk tentangnya. Tapi Nakajima berbeda, ia tak peduli akan hal itu dan mengakui kalau ia menyukai Suzuko.
Suzuko cukup terkejut dengan hal itu dan menyampaikan kalau ia juga menyukai Nakajima. Dan pada alhasil mereka jadian awwwwwww.

Hari itu, Nakajima mengajak Suzuko ke rumahnya, ia ingin Suzuko memasak untuknya. Rumah Nakajima beneran awut-awutan HAHAHAHHA, Suzuko nggak sanggup duduk dan NAkajima sibuk membereskan ini dan itu selagi Suzuko memasak. Suzuko menyadari ia tak punya daun bawang dan Nakajima memperlihatkan kebun kecilnya, bawang yang ia tanam sendiri dan menciptakan Suzuko tertawa untuk pertama kalinya, alasannya NAkajima terlihat menyerupai nenek-nenek. Dan suasana jadi romantis dan begitulah HAHAHAHAHHA.

Sejak dikala itu hubungan keduanya cukup mesra. Aku rasa Suzuko mulai tinggal di rumah Nakajima semenjak dikala itu. Tapi suatu hari ada pekerja perempuan gres yang mulai bekerja di toko mereka. Dan Nakajima mulai berubah sikapnya. Meski Suzuko sudah usang bekerja, ia masih melaksanakan kesalahan, jadi ia dimarahi dan dikala ia dimarahi Nakajima dan perempuan itu malah tertawa berdua, bermain air. Nakajima juga jadi lebih bersahabat dengan si perempuan itu, mereka sering terlihat bersama. Parahnya lagi Nakajima mulai meminjam uang pada Suzuko dan Suzuko mulai ingat kalau ia dan Nakajima kencan, selalu Suzuko yang membayarnya.
Dan makin parah, dikala Suzuko lewat di sebuah cafe, ia melihat Nakajima dan perempuan itu berdua, kencan, dan Nakajima malah keluar meminjam uang pada Suzuko. OMGGGG, saya nangis banged pas ini dan bahkan mulai memanggil Nakajima si br*ngs*k. Kesel banged.

Setelah cukup usang berfikir, Suzuko alhasil menciptakan keputusan. Malam itu ia kerumah Nakajima dan mulai bertanya kenapa Nakajima menyukainya. Nakajima kesulitan menjawab dan pada alhasil Suzuko menyampaikan kalau Nakajima menyukainya alasannya ia punya uang. Ia mengaku ia sudah tidak tahan pada Nakajima, kenapa ia yang harus membayar biaya kencan Nakajima dan perempuan lain, itu membuatnya muak.
Malam itu, mereka putus.

Suzuko kembali ke apartemennya dan menemukan surat adiknya di kotak surat. Ia membaca pesan adiknya. Di surat kali ini, Takuya mengakui kalau sesungguhnya selama ini ia dibully di sekolah, bahkan kali ini mereka meletakkan bunga di mejanya (tanda berkabung) dan alasannya ia tak tahan lagi ia melawan dan menghajar mereka, tapi temannya yang jatuh dan terluka, justru ia yang diminta untuk meminta maaf. Selama ini ia selalu berharap suatu hari nanti ia sanggup bersekolah di sekolah private supaya ia tak diganggu teman-temannya lagi. Dan kali ini orang renta mereka menawarkannya pindah sekolah. Tapi Takuya mengingat kakaknya, bagaimana kakaknya tidak kabur menghadapi orang-orang yang membencinya dan bergosip, kakaknya menciptakan ia berfikir untuk menghadapinya dan bukan kabur, alasannya itu ia akan tetap berangkat ke sekolah yang sama.

Membaca surat adiknya, Suzuko menangis. Tentu saja alasannya selama ini ia selalu kabur dan hidup dalam ketakutan kalau suatu dikala ia ketahuan. Ia sesungguhnya melarikan diri selama ini, dengan alasan 1 juta yen yang ia buat, ia sesungguhnya sedang melarikan diri. Tahu adiknya berusaha keras alasannya dirinya, itu menciptakan Suzuko juga ingin berusaha demi adiknya. Ia menulis surat tanggapan pada adiknya kalau adiknya tidak salah, adiknya sudah melaksanakan hal yang benar dengan melawan. Dan ia menyampaikan di kota selanjutnya, ia akan menetap disana, problem apapun yang terjadi, kali ini ia tak akan kabur.

Keesokan harinya, Suzuko bersiap berangkat ke kota selanjutnya.
Nakajima mengetahui kalau Suzuko berangkat hari itu dan ia membisu saja. Pekerja perempuan yang sering bersamanya menasehati Nakajima untuk mengejar Suzuko. Ternyata selama ini Nakajima punya alasan kenapa ia terus meminjam uang. Ia tahu Suzuko akan pergi dari kota itu kalau Suzuko mengumpulkan 1 juta yen, alasannya itu ia terus meminjam dan meminta Suzuko yang bayar kalau mereka kencan, supaya Suzuko tidak mengumpulkan 1 juta yen dan tidak pergi. *nangis gw booooooooo*

Begitulah kisah dalam movie ini, singkat tapi menyentuh. Aku bahkan minta maaf sama Nakajima alasannya sudah nyumpahin ia HAHHAAAHA, ternyata ia bener suka sama Suzuko selama ini T___T
Aku pikir cintanya palsu dan cuma mau uangnya aja. Tapi ya mau gimana, nasi sudah jadi bubur dan Nakajima belum sempat menjelaskan alasaannya.
Ia mengejar Suzuko ke stasiun tapi ia tak melihatnya. Karena Suzuko singgah beli masakan dulu.
Tapi keduanya sempat saling melihat dan bertatapan, saya bertanya-tanya kenapa Nakajima tak mengejar Suzuko dikala ia melihat Suzuko sementara Suzuko berfikir kalau mungkin ia salah lihat alasannya nggak mungkin Nakajima mengejarnya.

Awalnya saya pikir mereka menatap ke arah yang sama tapi nggak saling melihat alasannya terhalang oleh tanaman yang ada disana, sanggup jadi sih, alasannya kawasan parkir sepeda jauh dibawah dan Suzuko ada di atas tangga, jadi mungkin nggak kelihatan. Tapi sehabis berkali-kali mengulangi adegan ending, tampaknya mereka saling menatap tapi berfikir kalau itu nggak mungkin orang yang mereka cari.
Jujur saja, saya suka endingnya. Aku sudah cukup senang alasannya Nakajima tidak jahat HAHAHAH.
Tentu saja akan lebih senang kalau mereka berdua bersatu, tapi alasannya semenjak awal drama ini mengenai pencarian jati diri dan ada baiknya kalau Suzuko memang ke kota selanjutnya dan memulai hidup gres disana.
Kalau jodoh, keduanya akan bertemu suatu hari nanti. HAHHAHAHAA.

Aku menonton movie ini memang alasannya Yu Aoi, aktingnya manis menyerupai biasa. Dia cocok banged jadi Suzuko, gadis yang tidak punya ekspresi, banyak pikiran dalam hatinya, ia tak sanggup menyampaikan isi hatinya, terlihat berpengaruh padahal ia lemah. Selama perjalanannya ia fokus pada 1 juta yen dan selalu menghitung kapan akan terkumpul supaya ia sanggup pindah ke kawasan selanjutnya. Tapi semenjak ia bertemu Nakajima, tampaknya ia memang tidak pernah menghitung tabungannya lagi. Ia tersenyum untuk pertama kalinya dan ia terlihat bahagia. Tapi sayangnya Nakajima nggak jujur, seandainya kalau ia menyampaikan yang sesungguhnya, niscaya ceritanya akan berbeda.

Aku jadi baper banged sama Nakajima alias Mirai Moriyama HAHAHAHAHA. Perannya disini nggak banyak tapi sukses mencuri hati aku, ia nggak ganteng tapi kok manis banged gitu LOL. Pengen nonton drama movie ia jadinya, tampaknya ini pertama kali saya liat akting dia. Aku udah liat filmography-nya di asianwiki dan saya lihat ada beberapa drama/movie ia yang ada di list yang akan saya tonton, semoga kesampaian ya. Agak susah sih drama, alasannya episodenya banyak, kalau movie kan cuma 1 paling 2 jam selesai HAHAHHA.

Skor:
Story: 4/5
Aku suka kisahnya, wacana seorang gadis yang gres keluar dari penjara dan bagaimana ia hidup dikala ia punya catatan kriminal. Begitulah insan ya, nggak sanggup berhenti gosip, mungkin bagi kita cuka gosip gitu-gitu aja, tapi bagi yang bersangkutan itu hal yang besar. Tapi saya suka bagaimana Suzuko tidak mengurung diri di rumah dan tetap keluar rumah menyerupai biasa dan bekerja. Ia tak peduli apa yang orang lain katakan padanya. Meski begitu, caranya melarikan diri yaitu dengan mengumpulkan 1 juta yen. Karena itu bagi adiknya melihat kakaknya menyerupai itu, tidak menyerah, ia jadi termotivasi. Tapi Suzuko sendiri menyadari kalau selama ini ia hanya kabur, kalau ada problem ia selalu melarikan diri. Ia merasa tak ada kawasan untuknya. Tapi sesungguhnya disetiap kawasan yang ia singgahi, selalu ada yang menerimanya apa adanya dan tak peduli mengenai perbuatan Suzuko dulu.
Suzuko memang bersalah tapi ia punya alasan melakukannya. Aku benar-benar benci sama Takashi itu, sayangnya hingga selesai kita nggak tahu ia dimana dan apakah benar di tas-nya ada 1 juta yen.
Dan saya suka plot twist movie ini HAHAHAHAHA

Character/Acting: 4/5
Sepertinya yang di cast dalam movie ini sudah berpengalaman akting semuanya jadi nggak perlu diragukan. Aku suka dengan abjad mereka dan bagaimana mereka menggambarkan tugas mereka. Adik Suzuko, saya suka banged, ia anak SD biasa, ia murka pada kakaknya tapi ia mencintai kakaknya. Ia dibully di sekolah dan tak berani mengaku tapi ia tidak kabur. Sampai dikala ia tak tahan lagi dan ia melawan. Aku duka alasannya kita nggak sanggup melihat abang adik bersama lagi.

Cinematography: 4/5
Cara pengambilan gambar movie ini nggak ada yang istimewa sih tapi saya suka lokasi syutingnya.Mulai dari kota hingga ke desa. Cocok bagi yang suka movie yang lokasinya bukan disatu tempat. Pemandangannya juga indah. Tapi fokusnya bukan ke pemandangan sih ya HAHAHHAHA.

Music : 3/5
Nggak banyak BGM di movie ini, tapi masih tetap asik diikuti. Satu-satunya musik yang saya ingat dari movie ini sih endingnya HAHAHAHHA.

Opening: 4/5
Scene opening di movie ini udah plot twist, jadi bikin kaget dan pengen lanjut mengikutinya. Aku cukup kaget lho alasannya Suzuko keluar dari penjara dan bergumam sambil menyanyi, hal itu menciptakan saya ingin tau kenapa ia dipenjara dan kita diperlihatkan alasannya yang sesungguhnya saya seneng banged dikala Suzuko membuang semua pakaian si sobat serumahnya.

Ending: 4/5
Ini endingnya sanggup dibilang open ending dimana Suzuko akan melanjutkan hidupnya di kawasan yang gres dan kali ini ia tak ingin kabur lagi. Sayang sekali Nakajima tidak mengaku hingga selesai dan keduanya hanya slaing menatap dengan pikiran ‘ah nggak mungkin ia tiba mengejarku’. Aku cek di idws kayaknya banyak yang kecewa HAHAHAH. Mungkin pengennya Suzuko dan Nakajima bersatu hidup senang kali ya. Well, saya juga pengennya gitu wkkwkwkwk, tapi memang sebaiknya Suzuko ke kawasan gres dan nggak bersembunyi lagi dan Nakajima tiba kesana menemuinya HAHHAHAAHHA.

Overall ini movie manis banged. Ringan. Asik ditonton bareng temen-temen. Recommended!

Continue Reading

More in J-Movie

To Top