Connect with us

Locafest.co.id

[Review] J-Movie: Orange (2015)

Dori Sakurada

[Review] J-Movie: Orange (2015)

Annyeong
Here again, risikonya saya punya waktu menonton J-Movie dan kemarin saya gres menuntaskan sebuah J-Movie yang saya yakin ialah movie yang dinantikan fans Drama/Movie Jepang. ORANGE.
Sebenarnya saya juga gres menuntaskan movie My Love Story, tapi entah kenapa nge-review Orange lebih asyik HAHHAHAHAHHAH.
Aku tidak tahu apakah alasannya ialah saya tidak membaca manga-nya atau bagaimana, movie ini cukup membuatku puas dari beberapa live action movie yang tayang tahun kemarin dan sebelumnya.
Mungkin alasannya ialah memang saya tidak terlalu tahu kisah manganya, jadi saya menikmati Orange.

Orange ialah J-movie yang tayang di Jepang 12 Desember 2015 dan merupakan teenage movie yang cukup sukses di bioskop Jepang. Bahkan akan dibentuk animenya dan sebentar lagi tayang! YAI!!! Aku suka kalau movie keluar duluan dari animenya, jadi pas nonton animenya nanti lebih sanggup menjelaskan ini dan itunya kenapa kekkekekekek.
Orange disesuaikan dari manga berjudul sama karya Ichigo Takano dan dibentuk menjadi live action movie oleh penulis Arisa Kaneko (Helter Skelter, Rough, Train Man) dan disutradari oleh Kojiro Hashimoto (Kimi ni Todoke, Cobalt Blue).
Movie ini dibintangi oleh 2 bintang jepang yang sedang hangat, Yamazaki Kento (No Longer Heroine, LDK, Death Note, Mare) dan Tsuchiya Tao (Rurouni Kenshin, Mare, Ouran High School Host Club). Keduanya membintangi Asadora Mare yang tayang tahun kemarin dan menjadi cukup terkenal di Jepang. well, biasanya pemain asadora memang menjadi sangat terkenal XD.
Aku juga sempat ingin menonton Mare tapi alasannya ialah episodenya sangat panjang, hingga kini nggak jadi hahahhahha, tapi saya tahu kalau Tao dan Yamaken married di Mare dan bahkan di dunia positif mereka pacaran lho, KYAAAAAAAAAAA!!!

Orange sendiri menceritakan ihwal seorang gadis berjulukan Naho Takamiya (Tsuchiya Tao) yang hari itu memasuki tahun keduanya di SMA, dalam perjalan di hari pertama masuk sekolah, ia menatap bunga sakura di jalanan dan menemukan sebuah surat dalam tas-nya.
Saat di kelas, ia membaca surat itu dan menemukan ada yang aneh dengan surat itu. Surat itu dikirim oleh Naho Takamiya, dirinya sendiri dari masa depan, 10 tahun kedepan. Awalnya Naho mengira itu hanya permainan anak yang iseng padanya.

Dalam surat dikatakan kalau akan ada anak pindahan di kelas mereka, dari Tokyo berjulukan Kakeru Naruse (Yamazaki Kento) yang akan duduk di sebelahnya dan beberapa detik kemudian benar-benar ada siswa pindahan berjulukan Kakeru Naruse dan duduk disebelahnya.
Setengah percaya setengah tidak, Naho merasa kalau ini sebuah kebetulan. Naho ialah gadis yang santai dan ia tidak terbuka jadi ia tidak menceritakan pada teman-temannya.
Bahkan ketika surat menyampaikan harusnya mereka dihentikan mengajak Kakeru nongkrong bersama, Naho tidak menyampaikan apa-apa dan melihat Kakeru yang senang bersama mereka, ia lega alasannya ialah tidak terjadi apa-apa dan Kakeru juga terlihat menikmatinya.
Tapi sehabis kejadian itu Takeru tidak tiba ke sekolah selama 2 minggu.

Naho juga ialah gadis yang tidak percaya diri dan kalau sanggup ia tidak ingin menjadikan duduk masalah pada orang lain. Dalam surat dikatakan mengenai dirinya yang akan jatuh cinta pada Kakeru hari itu dan ia menjadi kepikiran. Ia juga tahu mereka akan kalah dari pertandingan baseball alasannya ialah ia menolak menjadi pemukul. Meskipun Naho tidak ingin percaya pada surat itu, tapi risikonya ia memberanikan diri untuk mengambil resiko atau mungkin lebih tepatnya menerangkan lagi itu benar atau tidak. Kaprikornus dengan menahan rasa ego-nya, ia maju menjadi pemukul di ketika terakhir dan ajaibnya ia berhasil melakukannya dan kelas mereka menang.

Mengenai Naho yang jatuh cinta pada Kakeru, hal itu tidak sanggup dihindari. Karena kakeru orangnya peduli dan perhatian pada Naho, ia tahu sepatu Naho kesempitan dan kesulitan mengenakannya sehingga kakinya lecet. Saat Kakeru mengobati kakinya yang lecet, Naho menyampaikan ia tidak mengatakannya pada siapapun alasannya ialah ia tidka ingin menjadi beban orang lain. Ia selalu berusaha untuk tidak menciptakan duduk masalah bagi orang lain.
Kekru menyampaikan ia melihatnya, ia tahu Naho yang menolak roti kesukaannya alasannya ialah semua orang suka roti itu, dan ia juga tahu Naho yang kesakitan alasannya ialah kakinya terluka. Dan alasannya ialah hal itu lah Naho menjadi menyukai Kakeru, ia juga menyampaikan pada Kakeru kalau ia melihat Kakeru.

Sejak ketika itu Naho selalu mengikuti apa yang ditulis di surat, apa yang harus ia lakukan dan apa yang harus ia hindari. Seperti menyebarkan bekal untuk Kakeru meski risikonya ia kesulitan memberikannya, alasannya ialah Naho ini tipe-nya dibilang pemalu bergotong-royong nggak pemalu juga, mungkin lebih ke arah ragu-ragu. Ia berusaha memberikannya ketika teman-temannya tidak melihat, sayangnya tentu saja alasannya ialah itu sekolah jadi rame.
Ia tahu Naho dimasa depan mempunyai penyesalan alasannya ialah itu Naho masa depan ingin mengubah takdirnya dengan pertolongan Naho agak penyesalan itu tidak ada. Memikirkan hal itu menciptakan Naho mempunyai keberanian. Karena dirinya dimasa depan punya begitu banyak penyesalan akan Kakeru, itu membuatnya mempunyai keberanian sekarang.

Karena ia mulai jujur, hubungannya dengan Kakeru menjadi membaik. Ia bahkan tahu apa yang terjadi selama 2 ahad Kakeru tidak masuk sekolah ketika itu, alasannya ialah ibunya meninggal dunia di hari mereka hangout bersama. Hal ini menciptakan Naho merasa dirinya gagal, harusnya ia menghentikan teman-temannya yang mengajak kakeru.
Hal ini menciptakan Naho menjadi merasa kalau masa depan tidak akan berubah, tapi ia berusaha untuk mengubah sesuatu dalam dirinya biar ia berani. Pada risikonya ia menawarkan bento yang ia buat untuk Kakeru, tentu saja Kakeru sangat senang menerimanya, bahkan Naho berjanji akan membuatkannya setiap hari.
Dari sana saya sudah sanggup melihat kalau Kakeru menyukai Naho. senyuman Yamaken mengalihkan duniaku HAHAHHA.

Sementara itu Naho di masa depan terlihat bertemu dengan teman-teman usang Sekolah Menengan Atas mereka.
Naho di masa depan sudah menikah dengan Suwa dan mempunyai 1 orang anak.
Mereka akan pergi ke suatu tempat, yaitu rumah Kakeru.
Kakeru di masa depan sudah meninggal dan tampaknya teman-temannya menganggap kalau itu ialah kesalahan mereka. Karena Kakeru meninggal alasannya ialah bunuh diri. Ia bahkan meninggalkan surat untuk neneknya, meminta nenek menyampaikan pada temannya kalau ia meninggal alasannya ialah kecelakaan T___T
Karena itu Naho mencicipi banyak penyesalan dan ingin mengubah sesuatu di masa lalunya. Karena menurutnya, kalau ia lebih berani dimasa lalu, ia akan sanggup mencegah hal itu. Karena kakeru yang tidak ada dimasa depan, terasa kosong dan meninggalkan luka yang sangat dalam.

Naho menemukan tentangan cintanya ketika seorang senior yang cantik, Ueda senpai menyukai Kakeru.
Ueda senpai selalu ada disekitaran Kakeru dan bahkan menembaknya, Kakeru menyampaikan ia akan menjawabnya ketika istirahat siang (kalo ga salah). NAho tahu akan hal itu alasannya ialah itu tertulis di surat yang memintanya membuka sesuatu di penghapus yang ia pinjamkan pada Kakeru.
Naho bergotong-royong sudah akan membukanya ketika ia dipanggil untuk piket. Naho ini anaknya baik, jadi alasannya ialah itu tugasnya ia mendahulukan tugasnya dan tidak jadi melihat sesuatu di penghapus itu.

Kakeru bergotong-royong menantikan Naho melihatnya dan ia kelihatan murung alasannya ialah Naho tidak melihatnya.
Naho menuntaskan piketnya dengan cepat dan kembali ke kelas, tentu saja membaca pesan tersembunyi Kakeru yang menanayakan apakah ia harus kencan dengan Ueda atau tidak.
Sayangnya Kakeru tidak ada disana lagi jadi Naho meletakkan jawabannya di loker sepatu Kakeru. Dan Kakeru gres melihatnya sore harinya, sehabis ia mendapatkan pernyataan cinta Ueda. Naho menjawab ‘tidak’.
Naho tahu kalau itu terlambat, alasannya ialah mereka melihat Kakeru mendapatkan Ueda. Ia menangis alasannya ialah masa depan tidak sanggup di ubah.

Sejak ketika itu Naho kembali kehilangan rasa percaya dirinya. Melihat Kakeru pacaran dengan Ueda senpai, hatinya sakit. Ia bahkan selalu menghindari Kakeru. Ia menolak bicara dengannya dan kalau Kakeru mau bicara ia selalu mencari alasan untuk pergi. Tapi rahasia ia memandangi Kakeru dan kalau Kakeru melihatnya ia akan lari.
Sebenarnya Kakeru juga punya sesuatu yang ia ingin bicarakan dengan Naho,sayangnya Naho selalu kabur. Untung saja Suwa dkk membantu keduanya berbaikan lagi.
Dari surat, Naho dimasa depan memintanya untuk tidak menghapus satu kenangannya, yaitu melihat kembang api bersama Kakeru di hari festival.

Setelah keduanya berbaikan, Naho tahu kakeru sudah putus dari Ueda senpai dan bahkan Kakeru menyampaikan kalau ia menyukai seseorang kini tapi Naho terlalu innocent untuk mengetahuinya, siapa HAHHAHAHHHA. Dan mereka berjanji melihat kembang api bersama, di kolam renang.
Tapi si Ueda yang cemburu pada Naho mengerjainya malam dimana mereka akan melihat kembang api, sehingga Naho terlambat kesana, untungnya Kakeru belum pulang dan keduanya untuk pertama kali berlari bergenggaman tangan dan bahkan meski mereka sudah menyadari mereka sedang genggaman tangan, Kakeru tidak melepaskannya sama sekali. KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!
Adegan ini romantis banged, ketika merea berdua saling memandangi, tersenyum dan menikmati kembang api dimana mereka tetep holding hand. KYAAAAAAAAAA!!!!!!!!! Oksigen mana Oksigen!!!

Sejak itu keduanya menjadi dekat, bahkan teman-teman mereka juga tampaknya sudah tahu, jadi ketika matsuri, teman-temannya sengaja sibuk dan nggak tiba jadi Kakeru dan Naho hanya pergi berdua menikmati festival. Keduanya sangat senang dan menghabiskan waktu hingga malam. Mereka terkurung di kuil ketika hujan deras dan disana Naho mencoba menciptakan Kakeru membicarakan ihwal ibunya, alasannya ialah Naho masa depan menyampaikan Kakeru tidak pernah mau membicarakan ihwal ibunya.

Meski Kakeru menyampaikan kalau ia tidak mau membicarakannnya, risikonya Kakeru menceritakan apa yang terjadi. Sehari sebelum sekolah ia dan ibunya bertengkar dan ia menyampaikan hal yang jelek pada ibunya, ia kesal alasannya ialah ibunya selalu tetapkan sendiri segala sesuatu bahkan tidak memperbolehkannya ikut kegiatan klub. Ia merasa ibunya menyebalkan dan bahkan ketika ibunya mengirim pesan ketika mereka hangout, ia tidak membalasnya / atau ia membalasnya tapi dingin gitu.
Dan sepertnya sorenya harinya ibunya meninggal, bunuh diri.

Singkat cerita, ternyata yang mendapatkan surat dari masa depan bukan hanya Naho, tapi Suwa juga. Dia selama ini juga ikut membantu rahasia tanpa tahu kalau Naho juga mendapatkan surat yang sama. Suwa menunjukkan suratnya, tapi menyembunyikan lembar terakhir yang berisi ihwal perasaannya pada Naho, Suwa masa depan menulis kalau ia menyukai Naho, sangat menyukainya dan kadang ia merasa cemburu kalau melihat Naho dan Kakeru akrab. Tapi melihat tangisan Naho di hari kematian Kakeru, Suwa menyesal dan berharap mereka bersatu, jadi Suwa masa kini ingin membantu keduanya untuk tersenyum. Karena tidak aad Kakeru dimasa depan terasa kosong.

Setelah tahu mereka berdua mendapatkan surat dari diri mereka dimasa depan, mereka berdua saling membantu untuk menciptakan Kakeru tetap tersenyum. Termasuk perasayaan ulang tahun Kakeru yang terang banged kalau mereka ingin menawarkan hadiah yang sudah ditebak Kakeru hehehhehehe.
Perayaan ulang tahun Kakeru dilakukan di kelas dan suwa menawarkan hadiah yang tak biasa, buket bunga HAHHAAHHHAH. Tapi itu memang apa yang diminta Kakeru, alasannya ialah katanya ia akan memberikannya pada Naho. Karena itu sehabis perayaan mereka sengaja meninggalkan mereka berdua.
Sweet banged deh yamaken malu-malu gitu keekkekekeke.

Suwa dan Naho masih melaksanakan misi mereka untuk menciptakan Kakeru tersenyum dan tidak menyesal sehingga kematian mungkin sanggup dihindari.
Dalam surat dikatakan kalau Kakeru akan menyalahkan diri sendiri alasannya ialah mereka kalah dalam pertandingan lari. Suwa dan Naho berusaha menciptakan Kakeru tidak ikut pertandingan, tapi Kakeru percaya diri akan hal itu. Suwa dan NAho risikonya menceritakan mengenai surat masa depan pada teman-teman mereka, dan meski awalnya mereka tidak percaya, tapi mereka tetapkan percaya alasannya ialah itu ialah Naho dan Suwa. Mereka berlima membantu Kakeru dan menawaran diri sebagai pelari juga di pertandingan lari estafet.

Kakeru mungkin terlihat dekat dengan temannya, tapi tampaknya masih ada jarak, sama menyerupai Naho, ia tidak mau yang lain khawatir dan menyembunyikan luka kakinya. Tapi yang lain tahu akan hal itu. Saat pekan raya olahraga itu lah Kakeru mengakui kepada semuanya kalau selama ini ia berbohong. Kakeru menyampaikan pada temannya kalau ibunya sudah meninggal di hari pertama ia masuk sekolah dan ia juga menceritakan bagaimana sedihnya dia.
TApi tentu saja teman-temannya mengerti dirinya dan mereka semuanya berakhir dengan senyuman di hari itu, alasannya ialah mereka berhasil memenangkan pertandingan. Dalam surat dikatakan kalau kelas nggak menang alasannya ialah Kakeru jatuh disaat terakhir. Disini Kakeru jatuh juga, tapi ia bangun alasannya ialah semangat teman-temannya.

Itu ialah hari yang menyenagkan bagi persahabatan mereka, tentu saja bagi Naho dan Kakeru juga.
Saat Kakeru terluka, Naho membantu mengobatinya dengan menutup lukanya dengan plester.
Aku deg degan banged ketika adegan ini, sumpah HAHAHHAAHHAAHAHAHA..
Jarak wajah mereka cukup dekat dan melihat verbal wajah Kakeru yang beneran suka sama Naho itu lhoooo aduuuuuuuuuuuuuuuuuuh, Yamakeeeen, saya tuh bukan fans kalu, tapi kalau gini jadinya kan saya jadi ngefans huhuhuhuhu.
Manis banged ciuman pertama mereka, meski dipipi, tapi sangat manis.
Tentu saja Kakeru menjadi orang yang paling senang KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!

Dalam surat dikatakan ada hari dimana Naho seharusnya tidak bertengkar dengan Kakeru. Naho bergotong-royong sudah berusaha menghindarinya, tapi mereka tetap bertengkar hari itu.
Mereka masih saling menyapa keesokan harinya, tapi tidak terlalu dekat. Dan Naho ingat apa yang ditulis di surat itu, mereka bertemu di loker sepau, saling menyapa, dan itu ialah terakhir kalinya Kakeru bicara padanya sebelum ia meninggal.
Tentu saja hal ini menciptakan Naho menjadi sangat takut, alasannya ialah waktu kematian Kakeru semakin dekat. Karena itu ia berusaha memberanikan diri mengajak kakeru bicara dengannya. Meski awalnya Kakeru menolak, tapi Naho memaksa.
Dan disalah Naho mencurahkan semua isi hatinya selama ini, bagaimana ia sangat senang ketika Kakeru menyampaikan kalau Kakeru ‘melihatnya’ dalam artian menyadari sesuatu tentangnya, dan disana juga Naho menyampaikan kalau ia menyukai Kakeru.
Disana juga Kakeru menyampaikan perasaannya pada Naho, perasaan bersalahnya pada ibunya alasannya ialah ia menjadi anak yang sangat tidak baik.
Keduanya berakhir dengan berpelukan. Sediiiiiiiiiih banged yang ini, saya ga sanggup kisah panjang lebar, ada bagusnya di tonton hehehhehehhe.

Sementara itu, dimasa depan, 5 sahabat menangis dijalan, sepulangnya mereka dari rumah Kakeru. Mereka masing-masing menangis dengan penyesalan yang amat dalam akan kematian Kakeru, alasannya ialah pada kenyataannya Kakeru benar-benar bunuh diri malam itu. Setelah ia menemukan sesuatu dan Kakeru mengendarai sepeda dengan kencang di jalur lintasan Bus dan tertabrak disana.
Naho benar-benar merasa terluka untuk kesekian kalinya dan disanalah Suwa menyarankan untuk menulis surat pada diri masa kemudian mereka, untuk mengubah takdir. Malam itu Naho terpelajar balig cukup akal menulis dan keesokan harinya, ia dan Suwa menguburnya dan mereka berdoa biar surat itu sanpai pada diri mereka di masa lalu.

Dihari kematian Kakeru, mereka berjanji untuk bertemu malam itu. Suwa memastikan klau Kakeru akan tiba dan mereka akan berkumpul dengan begitu, Kakeru mungkin tidak akan berfikiran bodoh.
Sementara itu Kakeru di rumah masuk ke kamar ibunya dan menemukan sesuatu, sebuah rekaman dari ibunya yang meminta maaf alasannya ialah ibunya selalu egois. Ibu menceritakan alasan bergotong-royong kenapa ia egois dan mengambil keputusan sendiri.
Ibu menyampaikan kalau ia bercerai dengan ayah Kakeru itu alasannya ialah Kakeru sering dipukuli semenjak kecil. Ia meminta Kakeru tidak masuk klub apapun itu alasannya ialah Kakeru tidak punya sahabat dan tampaknya sering diremehkan gitu. Ia juga mengajak Kakeru pindah dari tokyo alasannya ialah Kakeru tidak punya sahabat disana dan berharap disini mereka punya teman. Ibu melaksanakan semuanya untuk Kakeru bergotong-royong dan Kakeru terlambat menyadarinya. Ini membuatnya ia terpukul.
Malam itu, teman-teman sudah menunggu Kakeru dan Kakeru tidak datang. Mereka menguhubunginya tapi tidak bisa.
Dan Kakeru terlihat mengayuh sepedanya dengan kencang.

Lalu apa yang akan terjadi?
Apakah Kakeru akan meninggal dunia?
Apakah Naho dan teman-temannya sanggup menyelamatkan Kakeru?
Apa yang akan terjadi?

NOTE : POSTINGAN DIBAWAH INI MENGANDUNG SPOILER ENDING!

Mungkin benar alasan kenapa saya menikmati Orang ialah alasannya ialah saya belum membaca manganya HAHHAHHAHAHAHHA.
Bagaimana yang sudah membaca manga? Apakah kalian puas dengan movie ini?
Movie ini termasuk movie yang lambat dan tampaknya bagi yang ga suka movie lambat akan bosan menontonnya.
Tapi Orange sangat saya rekomendasikan XD

Yamazaki Kento’s Everywhere
Masih ada buanyak movie Kento yang belum tayang dan belum ada link donwload-nya, kita harus bersabar minna-san XD
Orange tentu saja menjadi salah satu yang paling saya tunggu. Dan untuk next movie yang akan rilis, kalau harus menentukan satu, saya menentukan Your Lie In April sebagai movie yamaken yang paling saya nantikan hehheheehheh.
Karena saya sudha menonton animenya, jadi saya berharap lumayan :))

Chemistry Yamaken dan Tao dapet banged lhooooo!!! Apa cuma saya yang merasa kalau chemistry mereka sepakat ya? HAHHAAHAHHA
Awalnya ketika melihat teasernya, saya merasa terganggu dengan gaya bicara Naho yang gimana ya, kayak dibuat-buat gitu imutnya HAHAHHAHHAHHA. Makanya saya fikir, aduh, kayaknya kok saya ga bakalan tertarik ya.
Tapi ternyata sehabis ditonton, abjad Naho memang menyerupai itu. Dia kalem-kalem gimana gitu, pemalu tapi gak banged, ia ga pede-an dan selalu memikirkan orang lain lebih dahulu.
Awalnya saya pikir ia tipe yang nggak punya sahabat tapi ternyata ia dekat dengan Suwa dkk.

Apa cuma saya yang merasa Yamaken cocok dengan abjad menyerupai Naruse?
Maksud aku, biasanya kan ia mainnya pemuda keren gitu, tapi yang Kakeru ini keren sih, cuma bukan populer, ia lebih ke santai dan malu-malu juga. Aku masuk ke dalam aktingnya kali ini.
Jujur saja saya bukan fans Yamazaki Kento, saya menonton movie-nya juga alasannya ialah saya menyukai kisah-kisah remaja Jepang. Saat menonton L-DK saya udah merasa aktingnya bagus dibanding flower boys lainnya, tapi ya gitu aja, ga hingga suka banged.
Tapi Orang menciptakan saya berfikir kalau saya menonton drama/movie-nya selanjutnya. Death Note aja saya nggak nonton lho, alasannya ialah saya udah suka kebangetan sama movie-nya jadi saya menolak nonton Dramanya HAHHAHAHHAHAAHAHA.

Dan bicara mengenai chemistry Yamaken dan Tao tentu saja, di Mare mereka cocok sekali.
Aku hanya menonton dan melihat beberapa cuplikan Mare dan saya pikir mereka memang sangat cocok.
Beberapa waktu yang kemudian saya juga membaca artikel kalau keduanya tertangkap sedang berkencan di private room gitu, ECIEEEEEEEEEEEE!!!
Pantes ya chemistry-nya bagus, mereka pacaran ternyata.
Aku lupa apakah mereka pacaran pas Mare, sehabis Mare sebelum Orage,pas syuting Orange atau sehabis selesai syuting orange ya? HAHHAHAHHAHAHAHHA
Pokoknya saya ship mereka memang heheheheehehehe

Sebenarnya banyak yang bertanya sama saya mengenai ending movie ini, alasannya ialah banyak yang tidak mengerti.
Kaprikornus saya mencoba mendalami endingnya dan menurutku endingnya sangat jelas, saya resah kenapa banyak yang tidak mengerti HAHAHHAHHAAH.
Pertanyaannya adalah, apakah Kakeru dimasa depan masih hidup?
Jawabannya tidak.
Kita sanggup melihat Kakeru dimasa depan sudah tidak ada dan itu lah yang menciptakan Naho dkk merasa menyesal alasannya ialah tidak peka dan tidak sanggup menyelamatkan Kakeru.
Jadi, sad ending donk? Terus gimana? Bukannya Kakeru selamat?

Nah, kalau kalian memperhatikan pelajaran sains Naho dkk, kalian akan mengerti.
Bagaimana mengubah masa lalu. Jika seseorang dari masa depan mengubah masa lalunya di suatu titik, maka sebuah dunia gres akan terbentuk, dunia paralel. Dunia yang akan usang tetap ada.
Kaprikornus intinya, dunia masa depan Naho dimana ia menikahi Suwa dan Kakeru meninggal, itu masih ada.
Dan dunia dengan masa depan gres dimana Kakeru masih hidup, juga ada. Didunia dengan masa depan gres itu Naho dan Kakeru saling mengasihi dan Suwa tidak cemburu, alasannya ialah melihat bagaimana penyesalannya dimasa depan lama, senyuman kakeru dan Naho ialah yang ia inginkan.
Kaprikornus pada dasarnya apa? Ya, ini Happy ending.
Di masa depan, Naho dan teman-temannya juga terlihat tersenyum, alasannya ialah mereka tahu kecelakaan itu sanggup dihindari dan ada masa depan gres yang menunggu masa remaja mereka.

Ngerti kan?
HAHHAHAHAHAHHHAHAHAHA.
Aku rasa banyak yang resah alasannya ialah hal itu LOL.
Kalau nggak salah ketika live action ini diumumkan saya sempat mengecek ending manga-nya dan tampaknya saya melihat Kakeru terpelajar balig cukup akal didunia masa depan, berselisih jalan atau bagaimana dengan Naho yang menggendong anaknya.
Apakah itu juga dunia paralel atau bagaimana?
Aku nggak baca manganya jadi saya nggak ngerti HAHHAHHAHA.

Satu sih yang kurang dari movie ini, berdasarkan saya ya. OST-nya. HAHAHAHHAHAHHA. Dan BGM.
saya tuh suka movie yang full OST dan BGM. Beberapa adegan di movie ini kosong dan ga ada BGM jadi rasanya kurang nyessssssssss gitu HHAHAHAHA.
Tapi afterall bagus kok, saya bahkan gres tahu kalau dutradaranya dari Kimi Ni Todoke, pantes saya menyukainya. Ada aura-aura Kimi ni Todoke disini.
No Kiss, tapi manis kalau di Kimi ni Todoke. Disini ada sih, kiss pipi yang manis banged. Aku masih belum move on dari wajah Kakeru yang menatap Naho ketika mengobati lukanya.
KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa!!! Manis banged deh !!!!

Awalnya saya resah sih kenapa judulnya Orange. HAHAHAHAHA.
Orange kan identik dengan jeruk oren ya, disini sama sekali nggak ada jeruk HAHHHAHHAHAHA.
Ternyata itu alasannya ialah ada bukit di kota itu yang sangat indah disaat ekspresi dominan semi, dimana seluruh Kota ditutupi bunga sakura dan ketika sunset langit akan terlihat orange.
Ending dua dunia ini juga berakhir di Bukit itu. Aku suka ending di dunia paralel, dimana Suwa menjodohkan Naho dan Kakeru heheehheehe.

Okeh, cukup sekian review dari .
Semoga kalian menyukainya 🙂
Aku menunggu animenya nih. Udah usang ga nonton anime jadi resah mau ngikutin yang mana HAHAHHAA.
Yang Summer Anime aja saya belum cek LOL. Orange Anime termasuk summer anime tahun ini kayaknya XD

SKOR:

Story: 8/10
Opening: 8/10
Ending: 9/10
Akting: 8,5/10
Music: 7/10
Cinematography: 8/10

Continue Reading

More in Dori Sakurada

To Top