Connect with us

Locafest.co.id

[Review] J-Movie: Tomorrow I Will Date With Yesterday’s You (2016)

Fukushi Sota

[Review] J-Movie: Tomorrow I Will Date With Yesterday’s You (2016)

Sebuah movie yang termasuk ke dalam movie yang paling saya tunggu 2016 lalu. Setelah menunggu 6 bulan, kesannya movie ini rilis juga dan nggak butuh waktu usang untuk menunggu subtitlenya.
Alasan utama saya menunggu movie ini bekerjsama yaitu lantaran sutradaranya favorite aku, Takahiro Miki, lantaran movie-movie Takahiro biasanya indah dan tipe saya banged XD
Selain itu cast-nya, Fukushi Sota dan Komatsu Nana juga menjadi alasan lainnya^^

Boku wa Ashita, Kinou no Kimi to Date Suru / My Tomorrow, Your Yesterday / Tomorrow I Will Date With Yesterday’s You yaitu sebuah movie yang rilis pada Desember 2016 yang disutradarai oleh Takahiro Miki (Yell For Blue Sky, Ao Haru Ride, Hot Road, Bokura ga Ita) dan naskahnya ditulis oleh Tomoko Yoshida (Ao Haru Ride, Hot Road, Bokura ga Ita). Takahiro Miki dan Tomoko Yoshida berkerja sama kembali dalam movie ini sesudah Bokura Ga Ita, Hot Road dan Ao Haru Ride.
Movie berdurasi 111 menit ini dibintangi oleh Fukushi Sota (Strobe Edge, Library Wars, Say I Love You), Komatsu Nana (Drowning Love, Destruction Babies, Maniac Hero, Close Range Love),  Masahiro Higashide (Death Note Light Up The New World, Maniac Hero, Parasyte, Ao Haru Ride), Yamada Yuki (Sannin no Papa, Itazura na Kiss Love in TokyoStrobe Edge), Kaya Kiyohara (March Comes in Like A Lion, Death Cash) dan cast lainnya.

Mungkin lantaran saya sangat menantikan movie ini, begitu rilis, impian saya udah tinggi banged, sayangnya movie ini agak sedikit mengecewakan bagi aku, lantaran ketika menontonnya, saya merasa movie ini agak boring dibeberapa titik. Dan yang menciptakan saya kecewa lagi yaitu lantaran terlalu banyak adegan 2 tokoh utama, jadi tokoh yang lain porsinya sangat sedikit, terutama Yamada Yuki yang hanya muncul di 3 frame, murung banged T__T
Mungkin lantaran saya galau kali ya, saya sakit kepala memikirkan apa yang terjadi di movie ini, bagaimana dan kenapa sanggup dan apa tujuannya LOL.

SINOPSIS
NOTE: SINOPSIS INI BERISI 90% SPOILER DARI MOVIE! JIKA TIDAK SUKA SPOILER BACANYA CUKUP SAMPAI DISINI SAJA^^

Movie ini dimulai dengan pertemuan 2 tokoh utama kita di kereta api, Takatoshi Minamiyama (Fukushi Sota) dan Emi Fukuju (Komatsu Nana). Dimana Takatoshi ketika itu melihat Emi di kereta sedang membaca, wajah Emi sangat manis dan takatoshi jatuh cinta pada pandangan pertama. Berfikir jikalau kesempatan menyerupai ini tidak akan tiba dua kali, ia berniat untuk menyapa Emi, tapi ternyata Emi keluar kereta duluan dan Takatoshi berusaha untuk mengejarnya. Di pertemuan pertama mereka, Takatoshi cukup berani menyapa Emi dan meminta nomor ponselnya, menyampaikan jikalau ia jatuh cinta pada pandangan pertama pada Emi dan ingin lebih mengenal Emi.
Tapi Emi menyampaikan ia tidak punya ponsel dan menciptakan Takatoshi berfikir jikalau ia ditolak, tapi Emi memang tidak punya ponsel, dan keduanya berakhir mengobrol menunggu kereta selanjutnya.
Disini kita sanggup melihat jikalau Takatoshi gres kali ini mendekati cewek duluan dan ia kelihatan sangat gugup.
Mereka mulai saling mengenal, mereka sama-sama berusia 20 tahun, Takatoshi kuliah, saya nggak tahu Emi kuliah atau enggak, tampaknya sih beliau kursus salon gitu.

Saat kereta yang akan dinaiki Emi datang, Emi pamit pada Takatoshi dan Takatoshi berharap jikalau mereka akan bertemu lagi. Emi menyetujuinya dan menyampaikan besok jikalau mereka akan bertemu lagi.
Takatoshi sangat senang lantaran Emi menyampaikan ‘besok’ bukan ‘lain kali’.
Takatoshi yaitu mahasiswa seni di sebuah universitas dan ia mempunyai sahabat berjulukan Shoichi Kaminoyama (Masahiro Higashide) *di asianwiki namanya Shoichi lho, tapi di movienya Umeyama atau Ueyama gitu HAHAAHHA* , sahabat curhat + sahabat sekamarnya. Ia menceritakan pertemuannya dan Emi dan sering meminta saran pada Shoichi yang lebih berpengalaman dilema cinta. Shoichi cukup kagum lantaran Takatoshi berani mendekati Emi duluan dan lagi Emi memberi arahan positif pada Takatoshi.
Tapi yang Takatoshi galau yaitu beliau sama sekali nggak mendapatkan kontak Emi dan Emi menyampaikan jikalau mereka akan ketemu besok, bagaimana mereka akan bertemu?
Menurut Shoichi sih mungkin Emi akan tiba ke kampus mereka lantaran Takatoshi menyampaikan beliau kuliah dimana.

Tapi keesokan harinya, Takatoshi berharap ia dan Emi bertemu di kereta menyerupai kemarin, tapi Emi tidak kelihatan. Akhirnya lantaran hari itu Takatoshi ada kiprah melukis di kebun binatang, ia pergi ke sana. Saat sedang melukis, tiba-tiba Emi menyapanya dan menciptakan Takatoshi terkejut kenapa Emi tahu beliau ada disana. Emi menyampaikan jikalau kemarin Takatoshi menyampaikan padanya. TAkatoshi agak galau lantaran ia merasa ia tidak pernah menyampaikan hal itu, tapi sanggup jadi beliau lupa, jadi ia tak terlalu memikirkannya. Emi memuji lukisan Takatoshi dan menyampaikan lukisan itu digantung di kelas dan sangat bagus. Takatoshi galau lagi.

Setelah itu, hubungan Emi dan Takatoshi menjadi lebih bersahabat lagi. Takatoshi berhasil mendapatkan kontak Emi. Takatoshi meminta saran pada Shoichi mengenai Emi dan Shoichi membantu Takatoshi untuk menghubungi Emi, mengajak Emi kencan dan di kencan mereka berikutnya Takatoshi berhasil menyatakan perasaan pada Emi dan Emi menerimanya. Mereka berdua mulai pacaran. Takatoshi juga pindah ke apartemen gres lantaran ia mulai pacaran dengan Emi. Emi sering menghabiskan waktu bersama Takatoshi, setiap hari semenjak pertemuan pertama mereka. Tapi Emi menyampaikan jikalau ia harus pulang sebelum jam 12 malam, lantaran ia yaitu cinderella. Hubungan keduanya benar-benar terlihat romantis dan sangat langgeng. Mereka mulai memanggil nama kecil, menghilangkan panggilan formal dan lain sebagainya.

Tapi bekerjsama Takatoshi merasa ada sedikit ketaknormalan pada Emi, lukisan yang ia lukis waktu itu benar-benar digantung di kelas, ia galau bagaimana Emi sanggup tahu, ketika ia bertanya, Emi menyampaikan jikalau itu hanya kebetulan. Emi juga sering sekali menangis di momen tertentu dan Emi menyampaikan jikalau ia orangnya gampang untuk menangis lantaran hal kecil. Dan Emi bahkan tahu resep diam-diam kare keluarga Takatoshi, padahal Takatoshi sama sekali tidak pernah menyampaikan hal itu.
Suatu hari Takatoshi menemukan sebuah buku catatan milik Emi yang ketinggalan di rumahnya dan ketika ia membacanya itu menyerupai diary, tapi ada yang asing dengan diary itu, lantaran hari itu tangga 1 Maret tapi di diary tanggal 16 Maret. Tanggal di diary juga terlihat mundur dan waktu penanggalannya juga aneh, contohnya tertulis ‘hari pertamaku, hari ke 30-nya, hari keduaku, hari ke 28-nya’, sesuatu menyerupai itu.
Karena penasaran, Takatoshi menelpon Emi dan Emi ternyata sengaja meninggalkan catatan itu di rumah Takatoshi biar Takatoshi melihatnya, lantaran ia punya diam-diam yang belum ia ceritakan pada Takatoshi dan akan mengatakannya besok.

Jadi, diam-diam apa yang disimpan Emi?

Makara ceritanya gini, ini menyerupai dunia paralel. Dimana Emi dan Takatoshi bekerjsama hidup di dunia yang berbeda, tapi masih satu tempat, hanya saja waktu Takatoshi berjalan maju, sementara waktu Emi berjalan mundur, jikalau dilihat dari waktu Takatoshi. Di dunia paralel itu, masa depan Takatoshi yaitu masa kemudian Emi dan masa kemudian Takatoshi yaitu masa depan Emi. Terlihat menyerupai gambar diatas, mereka hanya sanggup bertemu 5 tahun sekali. Dan pertemuan kali ini yaitu pertemuan dimana umur mereka berdua yaitu sama-sama 20 tahun.

Takatoshi punya kenangan ketika ia masih kecil dulu, ketika umur 5 tahun, dimana ia hampir karam di danau dan seseorang menyelamatkannya, ia selalu menganggap orang itu penyelamatnya. Saat ia berusia 10 tahun, ia bertemu kembali dengan penyelamatnya yang memberikannya sebuah kotak, meminta Takatoshi menjaganya dan ia akan menyampaikan apa isinya di pertemuan mereka selanjutnya. Penyelamat Takatoshi itu bekerjsama yaitu Emi yang ketika itu berusia 35 tahun, dan yang menemui Takatoshi 10 tahun itu yaitu Emi 30 tahun.
Makara Emi memang tahu masa depan Takatoshi lantaran itu yaitu masa lalunya.
Emi menyampaikan jikalau ia dan Takatoshi punya sebuah benang takdir yang berpengaruh lantaran mereka pernah saling menyelamatkan satu sama lain. Emi menyampaikan ketika kecil ia hampir meninggal lantaran sebuah ledakan dan seseorang menyelamatkannya. Dan itu yaitu Takatoshi 35 tahun, yang menyelamatkan dirinya yang berusia 5 tahun.

Mereka berdua hanya sanggup bersama ketika berusia 20 tahun ini dan hanya punya waktu selama 30 hari. Karena sesudah 30 hari ini, Emi akan menjadi Emi yang tidak pernah mengenal Takatoshi lagi, lantaran mereka hanya akan saling bertemu 5 tahun sekali, kira-kira menyerupai itu.
Emi bahkan memperlihatkan buktinya, yang ada di kotak pemberiannya ketika Takatoshi 10 tahun, Emi yang mempunyai kuncinya dan membukanya, itu yaitu foto Emi, Takatoshi dan orang bau tanah Takatoshi. Takatoshi tentu saja terkejut lantaran ia belum pernah memperkenalkan Emi pada orang tuanya. Tapi Emi punya foto itu, lantaran bagi Emi itu yaitu masa lalunya.

Setelah menceritakan semuanya, Emi bersikap biasa saja pada Takatoshi, kembali menyerupai biasa, dimana mereka kencan menyerupai biasa. Tapi Takatoshi tentu saja galau dengan semua yang terjadi, ia bahkan berfikir jikalau Emi selama ini hanya mengikuti apa yang tertulis, bukan benar-benar senang lantaran bersamanya. Hal ini menciptakan Takatoshi merasa Emi memaksakan diri bersamanya dan lantaran ia masih belum sanggup mendapatkan kenyataan, keduanya sempat bertengkar.

Tapi kemudian Takatoshi mengingat lagi semua kenangannya bersama Emi, peremuan pertama mereka, pertama mereka janjian bertemu, pertama kencan, ketika menyatakan perasaan, pertama berpegangan tangan, pertama berciuman, pertama tidur bersama dan lain-lain, ketika itu Emi selalu menangis. Takatoshi kemudian menyadari sesuatu, bahwa yang menjadi pertama kali baginya bekerjsama akan menjadi yang terakhir bagi Emi lantaran arah waktu mereka berbeda. Itu sebabnya kenapa Emi selalu menangis di waktu yang tidak tepat.

Emi dan Takatoshi berbaikan kembali dan ingin menghabiskan waktu yang tersisa dengan kebahagiaan. Mereka kencan menyerupai biasa, melaksanakan hal-hal sederhana menyerupai biasa, Takatoshi memperkenalkan Emi ke keluarganya dan begitulah, hingga hari terakhir mereka berdua, Emi menghilang.

Gitu aja?
Iya gitu ajah HAHAHHAHAHAHA.
Makanya saya bilang, saya kurang puas dengan movie ini.

Sebenarnya ya, ini movie temanya sangat unik dan tidak biasa, sanggup dibilang temanya sangat keren. Hanya saja cara pembawaannya kurang ngena, jikalau berdasarkan saya ya, nggak ngerti juga lantaran akting pemain atau bagaimana, tapi saya kurang tersentuh. Dan lagi, ini movie takdirnya sangat kejam lho, lantaran Emi dan Takatoshi hanya ditakdirkan bersama selama 30 hari itu. Sayang sekali keduanya tidak berusaha melawan takdir mereka seolah tidak ada penyelesaian dalam dilema mereka ini. Misalnya bagaimana jikalau mereka berdua memaksa tinggal bersama selamanya, apakah Emi juga akan menghilang?
Atau ada cara menciptakan mereka bersama misalnya?
Tapi ya, tampaknya enggak bisa.

Aku juga kurang mengerti kenapa kayaknya Emi ini cinta mati sama Takatoshi. Karena disini diceritakan pertemuan pertama Emi dan Takatoshi yaitu ketika Takatoshi menyelamatkan Emi kecil dan Emi memang eksklusif jatuh cinta pada Takatoshi sih. Tapi kayaknya kurang kuat. Dan lagi ketika Emi 10 tahun, nggak diliatin beliau ketemu sama Takatoshi-nya. Sementara ketika Emi 15 tahun, Takatoshi menemui Emi dan nggak tahu dari mana Takatoshi tahu jikalau itu Emi HAHAHAHAHAHA.
Mungkin Emi dongeng kali ya, beliau sekolah disini dan disini, wajahnya menyerupai ini dll.

Ini movie temanya sangat menarik, cinematography-nya juga keren banged, saya nggak ngerti kenapa saya kurang klop sama movie ini huhuhuhuhu. Padahal Hot Road dulu saya sukaaaaaaaaa banged!
Aku berharap ada yang mengadaptasi movie ini jadi drama, niscaya keren, biar lebih terang gitu wkwkwkw. Sebenarnya saya agak sakit kepala memikirkan movie ini, lantaran saya kurang paham arahnya kemana ketika menontonnya wkwkkwkwkwkw. Kayaknya otak saya nggak nyampe LOL

Tapi saya suka banged ketika kita diperlihatkan pertemuan 30 hari itu dari sisi Emi, dimana kita melihat hari pertemuan terakhir Emi dan Takatoshi bekerjsama yaitu pertemuan pertama Emi, pertama genggaman yaitu terakhir kalinya mereka genggaman tangan, pertama kissu yaitu terakhir kali kissu bagi Emi, pertemuan pertama mereka yaitu pertemuan terakhir mereka bagi Emi. Emi murung banged, makanya beliau menangis terus. Kejam banged takdirnya, kenapa nggak sama-sama aja coba T__T
Tapi itu endingnya kembali ke awal lagi ya? HAHAHHAHA.
I AM LOST!

Skor:
Story: 4/5
Character/Acting: 3,5/5
Cinematography: 4/5
Music: 4/5
Opening: 4/5
Ending: 3/5

Continue Reading

More in Fukushi Sota

To Top