Connect with us

Locafest.co.id

[Review] Toki Wo Kakeru Shoujo Episode 2-5 End

Fuma Kikuchi

[Review] Toki Wo Kakeru Shoujo Episode 2-5 End

Gomen ne, saya tidak punya niat melanjutkan sinopsis Toki wo Kakeru Shoujo lagi, alasannya sesuai dengan asumsi saia, saia kecewa dengan endingnya. Dan ini ibarat deja vu dengan perasaan sang tokoh utama perempuan yang tiba-tiba jadi suka sama Shouhei dan bahkan sesudah tahu kalau smeuanya hanya hasil hipnotis, beliau tetap suka, keciwwwaaaaaaaaaaaaaaaa #TeamGoroForever!


Disini saya mau membahas sedikit mengenai episode 2-5, lebih ke arah recap/review yang membahas love story antara Mihane, Goro dan Shohei.

Jika di Episode 1 yang diangkat yaitu pov Mihane, Di Episode 2, kita melihat dari pov Shohei. Shohei dan Joy yang tiba dari masa depan bekerjsama untuk penelitian animo panas, di masa depan tidak ada animo panas lagi kalau ga salah. Dan mereka menikmati selama di tahun 2016, hingga mereka menyadari kalau mereka kehilangan ramuan untuk kembali.
Nah, demi menciptakan ramuan kembali, Shohei mencari lavender, materi utama ramuan. Ia menemukan itu di kebun ibu yang menjadi ibunya dan ia masuk sekolah alasannya laboratorium sanggup di pakai oleh siswa. Shohei punya kekuatan, sanggup mempengaruhi dan mengubah ingatan seseorang, ibarat yang ia lakukan pada ibu dan Mihane serta semua orang.

Di Episode 2, Mihane juga menceritakan pada Goro dan Shohei kalau beliau sanggup melaksanakan time slip. Awalnya sih mereka nggak percaya tapi Mihane menunjukkannya dan menciptakan semuanya shock.
Mihane berniat membantu temannya dengan melaksanakan time slip, temannya ini menerima donor jantung dari seseorang dan ingin tahu kenapa jantungnya berdebar setiap jam berapa gitu, hahaha, saya lupa mianhae.
Intinya sih Mihane memakai time slip nya membantu temannya.

Nah, si Shohei disini sudah mulai suka sama Mihane, tapi Mihane belum, beliau ga kepikiran suka sama seseorang gitu. Di masa depan, ga ada perasaan yang namanya cinta. Makara Shohei ingin tau gimana sih rasanya jatuh cinta dan bagaimana perasaan cinta itu. Ia ingin mengetes-nya dan membeli buku ihwal jatuh cinta. Nah dari buku itu ia mencar ilmu ihwal tanda jatuh cinta dan juga ihwal kalau kamu suka sama seseorang maka kamu ingin menciumnya atau kamu sanggup membuktikan kamu suka atau enggak nya dengan menciumnya.
Shohei ingin mengujinya pada Mihane jadi beliau nanya sama Goro beliau boleh ga suka sama Mihane. Njiiiir!
Disini Goro yah ga sanggup bilang apa-apa, beliau awalnya menyangkal beliau suka sama Mihane juga wkkwkkww. Suka deh liat lisan cemburu Goro.

Drama ini beda dari anime duduk masalah time leap nya. Kalau di anime ada batas berapa kali sanggup time leap, disini tidak ada batas sama sekali. Nah sesudah selesai membantu temannya itu, Mihane, Goro dan Shohei melihat foto-foto hasil time leap Mihane di pinggir kolam renang dan tak sengaja fotonya jatuh.
Nah disini saya ga suka cara Shohei, seolah menyebabkan Mihane sebagai percobaan gitu, bener ga sih ini cinta, jadi beliau mencium Mihane T________________T
Untung Goro ga liat gegara sibuk mengambil foto di kolam. Mihane saking kagetnya bahkan jatuh ke kolam renang. Aku rasa disitu Mihane mulai ada rasa pada Shohei, pertama alasannya Shohei mengubah kenangan masa kecilnya yang berharga dimana ia dibantu ketika ada anjing yang menggonggong didekatnya, padahal itu Goro, tapi ingatan di ubah jadi Shohei. itu kenangan berharga. Kedua alasannya beliau di kiss, meskipun saya masih bete sama kiss eksklusif suka wkwkkwkwkw XD

Nah, di episode 3 ini favorite saya T____________T
Disini kita melihat pov Goro. Goro itu semenjak kecil udah suka sama Mihane, sukanya ikhlas banged T__T MAMAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!! Aku patah hati lagi T_T

Goro masuk klub mendayung ketika Sekolah Menengan Atas alasannya Mihane juga bab dari klub itu. Orang renta Goro ingin anaknya masuk sekolah berkelas meski mereka kesulitan keuangan. Tapi Goro menolaknya dan risikonya ia masuk ke Sekolah Menengan Atas yang sama dengan Mihane. Alasan bekerjsama yaitu alasannya ia ingin satu sekolah dengan Mihane. Mihane cidera punggung ketika kelas 2 dan harus keluar dari klub mendayung, alasannya itu ia juga keluar.

Kemudian diceritakan kapan Goro punya perasaan itu pada Mihane dan ternyata alasannya ia cemburu pada gunting. Ayahnya yaitu tukang cukur dimana Mihane selalu langganan potong rambut disana. Saat kecil, Mihane memotong rambut disana, saking nyamannya, ia ketiduran sehingga Goro harus membantu Minahe menegakkan kepalanya. Ia cemburu pada gunting yang memotong rambut Mihane dan ketika disekolah ia menyampaikan cita-citanya ingin menjadi gunting. Ia tidak aib meski teman-temannya menertawainya. Tapi Mihane ketika itu tersenyum cuteee XD

Makara ceritanya si Joy juga bosen dan menjadi siswi gres di kelas Mihane dan kawan-kawan, tentu saja ia mempengaruhi semuanya LOL. Kelas mereka tahun ini tidak berpartisipasi dalam pekan raya sekolah dan hanya menjadi penonton. Mihane merasa kalau masa Sekolah Menengan Atas nya akan membosankan kalau begini dan ia mengusulkan kalau ia akan memutar waktu kembali dan meyakinkan kelas mereka untuk ikut festival. Goro dan Shohei meyakinkan kalau mereka akan membantu Mihane. Tapi begitu Mihane kembali ke masa kemudian tentu saja keduanya tidak ingat HAHAHAHHAHA.
Mihane kesal sekali dan menyampaikan kalau mereka komitmen akan membantunya, tapi keduanya tidak ingat. Mihane hingga berkali-kali time leap untuk meyakinkan teman-teman semoga mau ikut pekan raya sekolah, sayangnya mereka masih menolak. Sampai risikonya Goro yang bicara dan semuanya eksklusif sepakat dan bersemangat buwhahahhaha. Mihane kesal sekali alasannya ia sudah time leap berkali-kali tapi ga berhasil dan kenapa Goro ga maju meyakinkan semenjak time leap pertama LOL.

Nah, sementara itu Shohei menerima masalahnya. Pemilik kedai ramen kawasan mereka biasa makan mengetahui kalau ia dari masa depan, meski Shohei menolak berkali-kali. TApi paman itu tahu. Ia tahu kalau Shohei menyukai MIhane dan meminta Shohei jangan melakukannya, demi kebaikan Mihane. Tapi tentu saja shohei tidak mau mendengarkannya.

Kelas Mihane menetapkan ikut pekan raya dan akan menampilkan teater Romeo dan Juliet. Mereka melaksanakan latihan dan persiapan setiap hari. Meski berat, mereka melaksanakan dengan serius sayangnya tidak sesuai dengan hasil. Joy menjadi Juliet dan beliau sama sekali tidak sanggup akting dan bahkan sering lupa script, bahkan di gladi resik. teman-temannya kecewa dan khawatir akan pertunjukan besok. Mereka juga bertengkar mahir ketika itu menciptakan Mihane sangat kesal dan menarik Goro serta Shohei. Kali ini ia mengajak mereka berdua kembali ke masa kemudian dan menata semuanya kembali.
Mereka mengubah pemain film utama dan penanggungjawab. Dengan diubahnya hal itu, mereka masuk ke hari-H dengan lancar. Sayangnya ketika hari H ketika pertunjukan, ada hal lain yang tak sanggup di prediksi mengacaukan pertunjukan mereka. Romeo dan Juliet yang harusnya menjadi kisah cinta yang mengharukan malah menjadi sangat lucu HAAHHAHAHAHAH.
Gimana enggak, si Romeo pingsan alasannya ada bola basket yang jatuh ke kepalanya, sementara si Juliet-nya yang harusnya mati malah hidup tapi telanjang buwhahahahah, btw yang jadi juliet si Shohei XD

Meski ending tidak sesuai dugaan, tapi penonton terhibur dan teater mereka sukses. Mereka merayakannya di tepi pantai, seluruh kelas berpesta atas kesuksesan petunjukan teater mereka. Nah hal yang menyakitkan terjadi disini, sumpah sakit banged!!!!
Shohei menembak Mihane dihadapan teman-temannya + Goro. Mihane ketika itu masih ragu, alasannya ai masih menatap ke arah Goro, berarti ia mempertimbangkan perasaan Goro padanya (well, beliau tau Goro suka sama beliau tapi beliau nya sendiri time leap waktu itu). Aku berfikir Mihane akan menolaknya tapi ternyata malah mereimanya OMG! Sakit banged dihadapan Goro.  Padahal dianya masih melihat ke Goro lho T___T
Bukan hanya itu,keduanya berciuman di hadapan Goro! OMG! Sakit banged sumpah! Tega banged!
Goro aja ga berani liat dan menutup mata.

Saat dirumah, Mihane membuka album usang dan menemukan sesuatu. Ia melihat koleksi foto masa kecil hingga Sekolah Menengan Atas mereka, sama sekali tidak ada Shohei disana. Hampir smeua foto masa kecil Mihane yaitu dengan Goro. tentu saja Mihane heran kenapa tidak ada Shohei disana dan kenapa hanya Goro.
Cute banged foto-foto masa kecil Mihane & Goro, omggg >.<

Episode 4 dimulai dengan kencan Mihane dan Shohei di taman dan taman hiburan. Mereka kencan dengan bahagia, ibarat couple lainnya, tapi juga ibarat sahabat. Dan Goro ada di rumahnya, ia sedang galau alasannya Mihane dan juga mendengarkan keluarganya yang menghadapi duduk masalah keuangan lagi, tapi masih ingin beliau masuk ke sekolah kedokteran.
Goro bekerjsama ragu. Apakah ia harus masuk kedokteran atau meneruskan toko ayahnya sebagai tukang cukur rambut ibarat impain masa kecilnya. Saat ia ragu dan mencoba seperti memangkas rambut, ibu melihatnya. Goro disana menyampaikan keinginannya untuk menjadi tukang cukur ibarat ayahnya bukan menjadi dokter. Hal ini memicu pertengkaran ayah dan anak sehingga Goro kabur dari rumah.

Mihane yang menghabiskan makan malam di rumah Shohei menerima kabar itu dan segera mencari Goro kesana kemari bersama Shohei. Tapi alasannya mereka tak sanggup menemukannya, MIhane menetapkan kembali ke masa kemudian sempurna ketika pertengkaran itu dan mereka berhasil menghentikan Goro ketika akan kabur.
Untuk mengobati suasana hati Goro, mereka pergi ke kawasan yang Goro inginkan. Mereka menghabiskan waktu menyanyi di karaoke. Bahkan rahasia masuk ke kolam renang sekolah dan berenang disana. Mihane sebel alasannya beliau seorang gadis jadi beliau tidak sanggup benerang hanya mengenakan pansu ibarat keduanya LOL.
Goro juga menyampaikan sekali-sekali ia ingin melaksanakan hal buruk. Meski kahwatir keduanya membiarkan Goro yang ingin memecahkan beling sekolah. Untungnya tidak jadi.

Kemudian ketiganya pergi ke pantai dan Goro menghabiskan waktu curhat kepada Mihane dan Shohei mengenai masalahnya. Mihane menyampaikan ia akan selalu ada dipihak Goro, apapun pilihan Goro ia akan mendukungnya.
Waktu berlalu dengan cepat, ketika fajar mereka bermain di tepi pantai dan disanalah momennya Goro terjadi. Ia tahu Mihane dan Shohei berpacaran dan Goro menyampaikan isi hatinya sambil berteriak kalau ia selama ini menyukai Mihane tapi ia tak sanggup mengatakannya. Ia sangat iri pada Mihane dan Shohei. Tapi bagaimanapun ia mendukung Shohei dan Mihane, ia tidak akan memaafkan Shohei kalau menciptakan Mihane menangis.
(Seandainya Jung Hwan di kasih closure kaya gini kan keren T__T).

Dan ketika itulah Shohei menetapkan kalau ia tidak akan kembali ke masa depan. Ia akan tetap bersama Mihane dan Goro. Ia menyampaikan pada mereka kalau ia akan menciptakan Mihane bahagia. Mihane juga berterima kasih pada Goro. Ketiganya menghabiskan waktu bermain air dan berfoto bersama.
chemistry ketiganya sebagai sahabat benar-benar keren. banged.

Sementara itu paman kedai ramen menemui Shohei lagi untuk menceritakan alasan kenapa Shohei tak sanggup bersama Mihane. Karena ia dulu melaksanakan hal yang sama. Ia menetapkan tinggal di masa kemudian alasannya ia jatuh cinta pada istrinya yang sekarang, tapi seiring berjalannya waktu ia menyadari kalau insan dari masa depan tidak sanggup hidup usang di masa kemudian alasannya badan akan menua dengan cepat. Paman juga menyadari waktunya tinggal sebentar lagi.

Episode 5 yaitu episode dejavu r88 alasannya Goro menjadi CAMEO!
Yawlooooo, saya menentukan drama ini bukan untuk sakit hati tapi ternyata benar-benar tragis nasib perdramaanku 2016 ini wkkwkwkwkwkw.
Karena Shohei tetap menolak, Paman risikonya menemui Mihane. Ia menceritakan hal yang sama pada Mihane di Episode 5. Tapi Mihane yang sudah diperingati Shohei untuk tidak percaya pada paman itu, tidak percaya dan menolak seruan paman itu yang memintanya kembali ke masa kemudian di hari pertemuan pertamanya dengan istrinya.
Meski begitu, paman tidak menyerah. Ia bahkan berlutut semoga Mihane mau melakukannya. Mihane masih menolak. Paman kemudian mengingatkan MIhane akan Shohei dan bertanya padanya apa yang ia ingat ihwal Shohei, ketika masa kecil mereka.
Aku rasa disini lah Mihane membuka album foto lamanya dan tidak melihat Shohei disana dan ingatannya perlahan kembali. Ia teringat ketika ia ketakutan alasannya gongongan anjing, yang ada disampingnya tak lain yaitu Goro. Goro lah yang menyelamatkannya dari anjing itu.

Mihane kembali ke masa kemudian dan berhasil mencegah paman itu bertemu dan jatuh cinta dengan istrinya. Masa depan berubah. keluarganya masih senang di masa kini meski begitu Mihane sebagai satu-satunya yang tahu merasa sakit. Ia juga menyampaikan pada Shohei kalau ia sudah tahu Shohei tiba dari masa depan dan ingin Shohei kembali. Tapi Shohei menolak, ia ingin tetap di tahun 2016 bersama Mihane. Mihane berusaha meyakinkannya tapi Shohei bersikeras, ia sudah menetapkan pilihannya.

Ibu Shohei sendiri di episode 4 sudah menyadari kalau Shohei bukan anaknya dan Shohei di ep 5 siap untuk pindah. Ia ke markas dimana Joy tinggal dan menyidik ramuan terakhir, ternyata gagal lagi. Shohei senangnya bukan main dan eksklusif ke rumah Mihane untuk mengatakannya. Tapi Mihane sangat galau, alasannya bila Shohei tinggal ia akan mati dalam 3/5 tahun. Mihane menyampaikan semuanya yaitu kesalahannya. Sayangnya Mihane sudah tidak sanggup kembali ke masa kemudian lagi ketika itu, jadi beliau tak sanggup time leap.
Mihane yang tengah kebingungan dan merenung tiba-tiba melihat botol ramuan yang dijatuhkan Shohei di episode 1. Mihane terkejut dan ini menunjukan ia sanggup kembali ke masa kemudian sekali lagi.
Tapi resikonya, kalau Mihane kembali ke masa lalu, semua kenangannya bersama Shohei tidak pernah terjadi.
Mihane menjadi ragu, ia bahkan sudah menganggap shohei cinta pertamanya huhuhuhuhuhuhuhu
*peluk Goro*

Akhirnya Mihane kembali ke masa lalu, ke pertemuan pertamanya dengan Shohei, di ruang kimia ketika Shohei meracik ramuan pertama kalinya. Mihane membawa album foto kesana dan ia memperkenalkan diri pada Shohei dan menyampaikan foto-foto hubungan mereka di masa depan ketika itu, bahwa mereka yaitu sahabat dan sepasang kekasih juga. Tapi bagaimana pun ia ingin Shohei berhasil menciptakan ramuannya dan kembali ke masa depan.
Sebenarnya perpisahan mereka cukup mengharukan lho, tapi alasannya saya benar-benar kecewa Goro ga keliatan hingga ending, maap saya samsek ga nangis HAHHAHHAHA.
Suer, saya menunggu Goro dari awal hingga adegan ini dan beliau ga muncul. Njir!!!! Sakit boo!
Menurutku akan lebih menyentuh kalau ketiganya disana, jadi sekalian pisah sama Goro juga. Sayangnya Goro ga including disini hmmmmmmm

Pada risikonya sebelum perpisahan mereka, Shohei memperlihatkan sebuah buku yang ia bawa dari masa depan. Buku acuan animo panas yang ternyata dibentuk oleh Mihane. Dari situ lah Mihane menemukan impiannya, kalau ai suka memotret dan akan terus memotret.

Karena Mihane tak punya kekuatan time leap lagi, jadi Mihane tidak sanggup ke masa depan, masa sebelum ia ke pertemuan pertama, jadi waktu kini menjadi waktu yang akan ia lalui. Ngerti ga?
Aku lupa tanggalnya sih haahahhaha.
Dan kita melihat Goro menemukannya di ruang Kimia ibarat di episode 1 tapi di episode 1 ada Shohei dan Mihane ketika itu pingsan alasannya menghirup ramuan.
Mereka juga pulang bersama ibarat di episode 1 minus Shohei. Mihane menyampaikan ia akan masuk ke universitas yang ada jurusan fotografi-nya alasannya ada yang harus ia lakukan. Hal ini menciptakan Goro sedikit bingung.

Nah, waktu terus berjalan dari sini. Artinya, kita masih belum melewati tanabata dan semuanya akan berjalan ibarat ketika episode 1. Sayangnya drama ini berakhir begitu saja.
Aku ingin tau apakah ketika tanabata Mihane akan mendapatkan atau menolak Goro. Karena beliau tidak sanggup time leap lagi, jadi terperinci beliau tidak sanggup kabur dari pernyataan cinta Goro.
Please sanggup ga sih ada special episode Goro x Mihane? Yawloooo siyal banged nasib gw wkwkwkwkw.

Ini drama bekerjsama PHP banged di episode terakhirnya. Sebelum episode 5 tayang, Yuina & Goro promosi berdua di radio gitu, jadi saya udah harapan tinggi buwhahhahhaha. Taunya Goro cuma tampil ga sampe 5 menit aduuuuhhh plisssss.
HAHAHAHAHAHAAHAHAHA.
Makanya akan lebih dramatis kalau perpisahannya mereka bertiga, alasannya kan Goro juga kenal Shohei. Kasian banged si Goro udah menyatakan cinta d tolak berkali-kali dan hingga tamat beliau ga tau kebenaran Shohei. Menurutku itu poin minusnya sih, alasannya seperti Goro jadi orang lain. Kalau ending sepakat lah, open ending untuk Goro dan Mihane. Kalau sama Shohei alasannya mereka ga akan ketemu lagi jadi sad ending, dan setidaknya udah sanggup kiss dan pernah pacaran wkkwkwkkw.

Aku bekerjsama kaget drama Tokikake ini hanya 5 episode. saya menyadarinya ketika menonton episode 2. Tapi saya memang sudah punya feeling ga lezat sih makanya sinopsisnya saya ga lanjut dan ternyata bener buwhahahahaha. Kalau saya bilang sih ini deja vu-nya reply 1988. Pertama terperinci si Goro jadi came di episode terakhir, tapi setidaknya beliau masih punya kesempatan alasannya ini open ending.
Kedua, saya masih sebel Mihane nerima n jatuh cinta sama Shohei hanya alasannya Kiss. Dan bahkan ketika ia sadar ingatannya di hipnotis dan semua kenangan berharganya yaitu Goro, ia tetap menyukai Shohei HAHHAHAHAHA.
Aku tau banyak yang suka Fuma Kikuchi, tapi Ryoma Takeuchi lebih menarik hati saya hahhahahaahha.

Kan anime endingnya memang si cwe suka cow dari masa depan?
Ya, itu benar.
Tapi di anime terperinci banged gimana perasaan cwe-nya tumbuh dan bagaimana ia mulai suka dan kenapa. Dan lagi mereka juga tak terlalu membahas si sahabat masa kecil si cewek, lebih ke cwe dan laki-laki dari masa depan. Drama ini terperinci berbeda alasannya menyampaikan cinta si Goro duluan dan menciptakan saya jatuh cinta HAHAHAHA.
Di Anime saya mendukung laki-laki dari masa depan, tapi disini hatiku hanya untuk Goro
Team patah hati merapat wkwkwkwkwkw.

Tapi chemistry mereka bertiga sebagai sahabat benar-benar keren banged!
Aku eksklusif sanggup mencicipi mereka yaitu sahabat masa kecil yang tumbuh cukup umur bersama. Mereka akrab, sangat, dan saling pengertian, saling mendukung. Pokoknya klop banged yang bertiga.
Yuina juga cuta banged huhuhuhuhuhuhu. saya sempat benci Mihane tapi Yuina is love. Makara ingin tau dengan drama./movie beliau sebelum ini. Ketiganya saya gres kenal lewat drama ini sih. Masih newbie banged saya ihwal mereka. Tapi akting ketiganya keren. Looking forward untuk proyek selanjutnya.
Aku menantikan Ryoma di Aozora Yell bareng Tsuchiya Tao dkk dan Yuina bersama Shuhei Nomura dalam Sakurada Reset. Kalau Fuma saya kagak update hahahaahha.

Oke. After all, itu cuma pendapat pribadi aja sih. Mungkin alasannya masih dihantui sama cameo di last episode jadinya ga nyaman nontonnya, kalau saya sih ya. Tapi untuk keseluruhan dramanya cantik sih, apalagi chemistry persahabatan Goro, Mihane dan Shohei. Aktingnya juga keren. Aku suka akting Ryoma disini dan Yuina juga cute banged. Aku rasa Fuma harusnya jahil ya, tapi kurang jahilnya hahahahaha.
Tapi bagi yang agak alergi sama R88 sebaiknya jangan nonton deh ya, Goro ngingetin banged sama Jung Hwan buwhahhahahahaha. Tapi alasannya saya udah prediksi sih jadi ga sakit banged.
Pkoknya asik banged kalau Yuina dan Ryoma nanti reuni.
Semoga ya

Continue Reading

More in Fuma Kikuchi

To Top