Connect with us

Locafest.co.id

[Review] Uncontrollably Fond Episode 1 2

Arbitratily Fond

[Review] Uncontrollably Fond Episode 1 2

Uncontrollably Fond yang dibintangi Kim Woo Bin dan Suzy adalah drama yang paling saya tunggu semenjak tahun 2015. Karena itu dikala drama ini akan tayang saya sangat excited alasannya yaitu memang sangat ditunggu.
Masalahnya yaitu sesudah Episode 1 tayang, banyak komentar negatif. Tapi ternyata sesudah saya menonton, saya menikmatinya HAHHAAHHAAHA.

Well, biarkan orang berkata apa ya, selama kita menikmatinya, itu baik-baik saja hehehehehhehe.
Meski ini drama yang saya tunggu, saya tidak mencari tahu banyak info drama ini, kesannya supaya saya ingin tau dikala menontonnya, jadi saya tidak membaca banyak spoiler juga.
alhasil, saya masuk ke dalam kisah UF ini. Dramanya bagus. hehehheeh

Sayangnya saya nggak sempat menciptakan sinopsisnya LOL.
Karena itu saya hanya menciptakan review-nya saja ^^

Episode 1 dimulai dengan sebuah adegan dari drama yang dibintangi oleh bintang film yang sedang terkenal sekarang, Shin Joon Young (Kim Woo Bin).
Ini yaitu syuting episode terakhir drama yang ia bintangi dimana ending dari drama mengharuskan tokoh yang ia perankan mati di hari pernikahannya dengan puteri bos mafia.
Tapi kemudian Joon Young berubah pikiran dan menyampaikan pada sutradara kalau ia tidak ingin mati didramanya sendiri dan menyuruh penulis mengedit script-nya.
Bagaimana pun, ia tidak ingin mati. Tentu saja hal ini menciptakan panik seluruh tim produksi dan manajemennya, karean Joon Young menolak syuting kalau mereka masih menciptakan karakternya mati.

Hal ini ternyata dipengaruhi alasannya yaitu diagnosis kesehatannya. Selesai syuting ia pribadi ke rumah sakit dan menemui dokternya meminta kejelasan mengenai diagnosisnya. Ia tidak percaya dokter itu menyampaikan kalau umurnya tidak hingga setahun lagi.
Karena bagaimana pun ia yaitu laki-laki yang sangat sehat, ia senang berolahraga dan sama sekali tidak ada tanda-tanda apapun. Karena itu ia berfikir dokter salah diagnosis tapi dokter meyakinkannya, kalau Joon Young tidak percaya maka ia sanggup merujuk Joon Young ke dokter lainnya.
Episode pertama part awal, kita sudah tahu kalau tokoh utama laki-laki kita mengidap penyakit dan akan mati HAHHAHAHAHHA. Klise sih, tapi saya suka LOL.

Lalu kita beralih ke tokoh utama perempuan kita, Noh Eul (Bae Suzy) yang merupakan seorang PD  yang memiliki kehidupan yang keras.
Hari hujan deras dimana ia harus merekam pencemaran sungai oleh limbah dari sebuah perusahaan tapi berakhir dengan tertangkap-nya ia hanya dalam waktu beberapa detik.
Noh Eul dibawa ke perusahaan dan perusahaan mulai menyogoknya dengan uang. Aku suka bagaimana Eul awalnya menolak dan terlihat ibarat seorang PD yang baik tapi shock alasannya yaitu ternyata ia mendapatkan uang sogokan itu untuk tutup mulut.
Bukan apa-apa, ia yaitu gadis kecil yang butuh uang, membayar hutangnya, biaya adiknya, biayanya sendiri.
Noh Eul hidup cukup keras semenjak simpulan hidup ayahnya.

Dan dalam perjalanan pulang, malam yang dingin, demam isu dingin itu, ia berhenti melihat sebuah banner besar, Shin Joon Young disana.
Noh Eul menatap banner itu cukup lama.
Ia tidka sanggup melepaskan matanya dari banner besar seorang laki-laki yang ia kenal di masa lalunya yang kini sudah terlalu jauh darinya.

Kita beralih ke sebuah rumah glamor sangat glamor banged, cantik, keren, OMG!!!!!! POKOKNYA THE BEST DEH!!!
Itu yaitu rumah Joon Young yang hanya tinggal berdua dengan anjing kesayangannya Pororo. Anjingnya gede banged, saya suka, huhuhuhuhuhuhuhuhuhu. Gilaaaaaaaa, pengen meluk HAHHHAHA.
Rumahnya ya ala artis lah ya, isinya glamor semuanya.
Pagi ia awali dengan memberi makan anjinya dan menciptakan makanannya sendiri. Meski sekaya apapun dirimu, ramyeon memang kuliner paling yummy dalam drama Korea HAHAHAHHAHA.
Dan disana ia mengerti kenapa ia sakit sekarang, alasannya yaitu ia tidak pernah makan kuliner hangat sesudah sekian lama. Mungkin kuliner hangat maksudnya itu buatan sendiri kali ya.

Dan di lain tempat, kita juga melihat kehidupan Noh Eul.
Ia harus hidup berhemat dan bahkan bekerja di rumah pemilik rumahnya sekarang, demi biaya sewa biar diberi diskon. Tapi tampaknya pemilik juga sudah tidak suka pada Noh Eul alasannya yaitu selalu menunggak uang sewa, dan ia menyuruh Noh Eul pindah saja, alasannya yaitu meski Noh Eul membantu di rumahnya, ia tetap tidak akan memberi diskon uang sewa.
Noh Eul hanya sanggup menghela nafas dengan hal itu, meskipun disuruh pindah, ia bahkan tidak tahu mau pindah kemana. Selain itu ia juga masih harus membiayai adiknya.
Tapi semiskin-miskinnya abjad di drama Koream tetao aja pakaiannya bagus dan punya android HAHHAHAHAHAHAH.

Joon Young sendiri mengunjungi restoran seseorang.
Awlanya ia hanya melihat dari jauh tapi tetapkan masuk dan memesan makananan. Tapi perempuan itu menolak memasakkan untuk Joon Young, bahkan dikala Joon Young meminta dan meminta lagi.
Wanita itu menyampaikan ia melayani semua pelanggannya kecuali Joon Young.
Ternyata perempuan itu yaitu ibu Joon Young, Entah alasannya yaitu apa korelasi keduanya sangat tidak baik dan ibunya begitu tidak menyukai puteranya itu. Bahkan hingga simpulan ia tidak membuatkannya.
Tapi alasannya yaitu Joon Young benar-benar ingin makan kuliner buatan ibunya dikala itu, ia meminta pada pelanggan yang memesan, sau sendok saja. OMG.

Joon Young kembali ke rumah dan memasak ramyun lagi. Ia bahkan berkata pada pororo apakah ia harus menyampaikan kondisi kesehatannya pada ibunya biar ibunya memaafkannya.
Kemudian manajer Joon Young tiba dan mulai mengomel lagi alasannya yaitu Joon Young kali ini menciptakan masalah, ia menolak melaksanakan film dokumenter yang sudah ia setujui sebelumnya. Joon Young menyampaikan mulai kini ia hanya akan melaksanakan apa yang ingin ia lakukan dan menolak semua yang tidak ia inginkan, jadi jangan coba memaksanya.
Sementara itu Noh Eul juga mendapat problem di tempat kerjanya sebagai PD. Ia tertangkap tangan mendapatkan suap dan dipecat dari sana, bahkan sesudah Noh Eul memohon, mereka tidak mau mendengarkan.
Meski jadinya Noh Eul menyampaikan kebenarannya, bahwa benar ia menerimanya tapi bukan hanya dia, bahkan bos dan seniornya juga pernah melaksanakan hal yang sama dan mendapatkan lebih banyak. LOL. Ia mengancam mereka untuk melupakan problem ini alasannya yaitu ia juga punya banyak informasi pribadi mereka.

Tapi Noh Eul tetap di pecat, alasannya yaitu itu ia mabuk di kedai seseorang, yang saya tebak sih kenalannya. Apa hanya saya yang merasa mabuknya Noh Eul lucu ya, HAAHAH, kayak bukan mabuk atau memang akting Suzy kurang LOL (Ini sama ibarat saya menonton joonSoo mabuk di Beautiful Gong Shim HAHAAHA).
Nah, disana Choi Ji Tae muncul (Im Joo Hwan). Aku masih belum tahu ia siapa sebenarnya, tapi Eul memanggilnya ahjushi dan terang mereka saling kenal dan pemilik kedai juga kenal dengan Ji Tae.
Ternyata manajer Joon Young dan tim film dokumenter juga mabuk disana, mereka mulai membicarakan ihwal Joon Young dan sikapnya yang buruk. PD mabuk berat alasannya yaitu ia sudah mati-matian menyakinkan Joon Young dan jadinya ia setuju, tapi kini malah menolak. Ia sangat sedih, kesal, kecewa dan marah.
NOh Eul mendengar percakapan mereka dan punya idenya sendiri.

Saat mereka akan pulang, Noh Eul menemui mereka dan menyampaikan ia sanggup meyakinkan Joon Young untuk melaksanakan film dokumenter itu.
Tentu saja seseorang yang tidak dikenal menyampaikan hal ibarat itu mereka tidak percaya. Tapi Noh Eul meyakinkan mereka kalau ia sanggup meyakinkan Joon Young. Jika ia bisa, maka ia harus diterima bekerja sebagai PD di tim film dokumenter mereka.
Mereka masih tidak percaya sih, tapi No Eul menyampaikan ia akan melakukannya.

Dan benar saja, besoknya ia sudah ada di rumah Joon Young HAHHAHAHHAAHHAHA.
Joon Young heran kenapa seorang gadis menekan bel rumahnya, apalagi wajah gadis itu ibarat seorang gadis yang sedang ia cari.
Manajer melihat No Eul dan terkejut alasannya yaitu Noh Eul benar-benar melakukannya. Ia menyampaikan pada Joon Young kalau semalam gadis itu menyampaikan ia sanggup meyakinkan Joon Young untuk merekam film dokumenter.
Noh Eul berusaha sebisa mungkin biar Joon Young membukakan pintu, ia terus menekan bel, bahkan menulis di kertas dan menghadapkan ke CCTV, sayangnya Joon Young tidak tertarik.
Noh Eul menunggu hingga malam alasannya yaitu ia menyampaikan ia tak akan pergi sebelum dibukakan pintu.
Salju turun, malam menjadi dingin, Noh Eul masih disana. Dan hal yang menciptakan ia pergi yaitu alasannya yaitu ia mengkhawatirkan adiknya, tapi ia meninggalkan pesan dengan boneka salju, kalau ia akan kembali.

Keesokan harinya Noh Eul belum mengalah dan dikala Joon Young akan pergi mendaki, Noh Eul berhasil memaksa masuk ke kendaraan beroda empat Joon Young.
Joon Young sangat kesal dan menyuruhnya turun tapi Eul menolak. Alhasil Joon Young membawanya bersamanya, dengan kecepatan ekstra ia menyetir melewati jalan yang licin, WOW, cepet banged, bahkan Eul hingga teriak-teriak.
Karena Eul masih menolak turun ia menambah kecepatan dan terus dan terus hingga Eul kehabisan kendali dan muntah-muntah. Untung muntahnya di jalanan.
Joon Young memakai kesempatan itu untuk pergi sesudah melempar 3 cek untuk No Eul.
Noh Eul berbaring di jalan. Menatap langit yang menangis dengan salju yang turun. Ia juga menangis.

Joon Young yang pulang mencoba untuk tidak memikirkan gadis yang ia tinggalkan di jalan yang entah dimana itu.
TApi kemudian ia mendengarkan siaran radio yang menyampaikan ada kecelakaan di tempat dimana ia sekarang, seorang gadis berusia 20 tahun menjadi korban. Hal ini menciptakan Joon Young U-Turn kembali ke tempat Eul tadi.
Dan disana ia mendapatkan telpon dari orang yang ia minta mencari seseorang dan menyampaikan ia menemukannya. Joon Young juga menyampaikan ia menemukan orang yang ia cari.
Dan kita melihat Eul berjalan di tengah salju yang dingin.
Joon Young menyusulnya dan Eul senang melihat  Joon Young menemukannya. Ia bertanya apakah Joon Young kembali alasannya yaitu berubah pikiran.
Tapi Joon Young lebih tertarik dengan pertanyaannya sendiri, apakah Eul mengenalnya.
Eul tentu saja mengenalnya sebagai bintang film terkenal Korea. Tapi Joon Young tahu Eul mengerti apa yang ia tanyakan bukan itu, dan ia meninggikan suaranya bertanya apakah Eul mengenalnya.
No Eul menatap Joon Young dengan tatapan tentu saja ia mengenal Joon Young, si laki-laki brengsek.

Episode 2 dimulai dengan tahun 2006, 10 tahun yang lalu.
Noh Eul yaitu gadis Sekolah Menengan Atas yang ceria dan baik. Ayahnya yaitu penjual hotteok di jalanan. Keluarga mereka miskin dan banyak hutang, tapi mereka berdua terlihat bahagia.
Meskipun mereka sering bertengkar dan ayah sering menyumpahi anaknya, mereka berdua terlihat bersahabat sebagai ayah dan anak.

Sementara itu Joon Young tinggal di lingkungan yang sama. Ia berasal dari keluarga miskin juga dimana hari itu ia diskors dari sekolah alasannya yaitu berkelahi. Ibunya tidak baiklah anaknya di skors alasannya yaitu Joon Young tidak bersalah, alasannya yaitu Joon Young menyelamatkan seorang gadis yang diganggu anak-anak. Ibu bahkan membawa gadis itu, tapi gadis itu tidak mau mengaku menciptakan ibu kesal dan menamparnya alasannya yaitu gadis itu berbohong. Ia bahkan memohon pada kepala sekolah untuk tidak menskors Joon Young, alasannya yaitu Joon Young dilarang mendapatkan catatan merah dimasa sekolahnya, alasannya yaitu ia ingin Joon Young menjadi jaksa suatu hari nanti.
Joon Young sendiri tidak peduli dengan jaksa atau apapun itu. Ia bahkan sabung lagi hingga masuk kantor polisi. Tapi hanya ia yang ditahan alasannya yaitu yang lain di bebaskan keluarganya.
Joon Young yaitu anak seorang janda, alasannya yaitu itu ia sering dipandang rendah di lingkungannya.

Untung pamannya tiba menyelamatkannya dan keduanya minum-minum dikala pamannya keceplosan mengenai ayah Joon Young.
Joon Young tahu dari pamannya kalau ayah kandungnya yaitu Choi Hyun Joon, seorang jaksa terkenal dikala itu.
Ia mendengar kisah dari pamannya kalau ibunya dan ayahnya jatuh cinta dikala keduanya bekerja di kafe dulu. Ibunya bekerja sebagai pengupas materi kuliner di kafe itu. Tapi alasannya yaitu ayah Joon Young ternyata yaitu seorang mahasiswa hukum, mereka berpisah alasannya yaitu keluarga ayahnya tidak suka ibunya yang orang miskin. Katanya ga selevel begitu deh.
Karena itu ibunya sangat ingin Joon Young menjadi jaksa, sesudah itu ibu akan mengenalkannya pada ayahnya sebagai bukti ia membesarkan Joon Young dengan baik.

Setelah tahu alasan kenapa ibunya begitu ingin ia menjadi jaksa, bahkan menyewakan guru les dengan bayaran 1500 won padahal sewa rumah mereka hanya 300 won, Joon Young menjadi berubah.
Ia yaitu siswa dengan peringkat 200 disekolahnya dan termasuk siswa bodoh, meski ia sangat terkenal alasannya yaitu tampan. IA mulai berguru dan berguru dan berguru dan belajar.
Ia bahkan ke rumah berguru untuk belajar. Ia tidak punya waktu untuk dating dan selalu membuang surat cinta dari beberapa orang yang memperlihatkan surat padanya.

Dan ternyata pengirim surat itu yaitu Noh eul. Itu bukan surat cinta melainkan surat untuk memintanya bertemu HAHAHHAHAHA.
Karena dicuekin, terpaksa Noh Eul menunggu Joon Young di depan toilet laki-laki dan melabraknya disana.
Joon Young yaitu mantan pacar Na Ri, sobat Noh Eul yang kini masuk rumah sakit alasannya yaitu patah hati dan tidak mau makan. LOL. Segitunya ya.
Tentu saja Joon Young menyampaikan kalau itu tidak ada hubungannya dengannya HHAHAHHAHAH.

Saat Noh Eul menjenguk Na Ri di rumah sakit, Na Ri iri pada Noh Eul alasannya yaitu Joon Young bukan tipe Noh Eul sehingga ia tak perlu patah hati.
Tapi dari sana kita tahu kalau Noh eul bahwasanya menyukai Joon Young juga. Itu normal bagi anak perempuan menyukai laki-laki terkenal di lingkungan mereka.
Noh Eul bahkan sudah siap menyatakan perasaanya pada Joon Young, hingga ia mengubah gaya rambutnya, ia gadis kecil yang jatuh cinta hingga tahu  kalau sahabatnya ternyata menyukai laki-laki yang sama.
Noh Eul mundur tanpa ada yang tahu perasaannya. Itu lah yang terjadi.
Hal ini membuatnya mengingat masa lalu.

Dan malam itu, dikala ia sedang murung alasannya yaitu hal itu, ia mengajak ayahnya minum bersama. Meski ayahnya mengomel, ayah malah sudah membelikan soju untuk diminum bersama puterinya.
Dipersimpangan, Noh Eul melihat ayahnya meraik gerobah hotteok mereka dan Noh Eul ingin mengejutkan ayahnya, jadi ia berbalik dan menyembunyikan wajahnya. Hanya dalam beberapa detik, tiba-tiba terdengar bunyi tambrakan.
Noh Eul melihat dengan mata kepalanya sendiri ayahnya tergeletak di jalan dan seorang perempuan yang menabrak ayahnya kabur dengan kendaraan beroda empat merahnya.
Noh Eul mengejar kendaraan beroda empat itu sebisanya sambil menangis. Ia melihat semuanya.

Ayah Noh Eul koma. Semuanya berubah.
Mereka menyampaikan pelaku tabrak lari tertangkap, tapi Noh Eul tahu kalau itu bukan pelaku aslinya.
Noh Eul melihat dengan mata kepalanya sendiri pelakukany yaitu perempuan dengan kendaraan beroda empat merah dan ia bahkan ingat BM mobilnya.
Tapi pihak kepolisian malah menyampaikan kalau memang laki-laki itu pelaku tabrak larinya dan bahkan laki-laki itu meminta maaf sambil menangis.Noh Eul murka pada laki-laki itu kenapa ia berbohong, ia tahu bahwa laki-laki itu bukan pelakunya.

Joon Young sendiri mencoba mendekati ayahnya dengan caranya sendiri.
Saat hari hujan, Joon Young sengaja memayungi ayahnya dan mereka berdia di payung yang sama mengobrol.
Joon Young sangat senang ayahnya memujinya alasannya yaitu ia ingin menjadi jaksa dan bahkan iri pada orang bau tanah Joon Young, alasannya yaitu anaknya sendiri kurang motivasi dan bla bla bla.
Joon Young sangat senang setidaknya ayahnya memujinya meski ayah tidak tahu siapa dia, bahkan mereka kesepakatan untuk bertemu sesudah urusannya selesai.

Noh Eul sendiri tahu ada yang tidak beres dengan kasus ayahnya yang akans egera di tutup alasannya yaitu pelakuknya sudah ketemu.
Ia tiba sendiri ke kantor kejaksaan dan sengaja melempar kendaraan beroda empat ayah Joon Young yang ternyata menangani kasus itu. Ia sudah tiba berkali-kali tapi selalu ditola untuk bertemu.
Ia ingin meminta kejelasan siapa di balik semua ini.
Ia tahu semenjak ayah Joon Young menangani kasus ayahnya, semuanya berubah, pelaku, mobil, semuanya berubah, ia tahu mereka menyembunyikan sesuatu.
Tapi ayah Joon Young benar-benar menciptakan saya muak!!! HUhuhuhuuhuhu, kasian Eul.
tentu saja, Eul hanya anak SMA, tidak punya kekuatan apa-apa.

Diluar ia bertemu dengan Joon Young yang menunggu ayahnya dan Joon Young menjahilinya.
Noh Eul sedang sangat kesal jadi ia berteriak pada Joon Young yang mencampakkan sahabatnya.
Dari sana juga Noh Eul menyampaikan kalau Joon Young yaitu anak ndeso dengan nilai rendah yang ingin menjadi jaksa, alasannya yaitu orang ibarat Joon Young lah negara mereka hancur tidak ada keadilan dan bla bla bla.
Ayah Joon Young mendengar hal itu dan menciptakan Joon Young malu. Padahal ayahnya ingin memberikannya hadiah, tapi Joon Young menyampaikan ia akan berguru lebih keras, bila saatnya tiba, maka ia gres boleh mendapatkan hadiah dari ayahnya.

Noh Eul yang sedang bad mood pulang dengan bus.
Joon Young ada di bus yang sama dan memaksa duduk disampingnya.
Bahkan dikala Noh Eul mau pindah berkali-kali, ia tetap memaksa duduk HAHHHAHAHA.
Joon Young mulai menggodanya, saya suka dikala Joon Young menyampaikan kamu sanggup menggodaku duluan, atau saya yang akan mendekatimu duluan kekkekekee.

Noh Eul tidak punya waktu untuk bermain-main dengan hal itu, ia menghabiskan siangnya di sekolah dan malamnya untuk menempelkan pengumuman pertolongan untuk  mendukung kasus ayahnya naik banding. Yawloo ia masih Sekolah Menengan Atas lhoo.
Tapi keesokan harinya Joon Young menciptakan problem dengan tiba ke sekolahnya membawa boneka dan digerbang mengumumkan kalau ia dan Noh Eul pacaran sudah 3 bulan dan hari ini perayaan ke 100 hari mereka.
Tentu saja smeua shock, si terkenal Joon Young pacaran dengan Noh Eul.
Na Ri bahkan lemas mendengarnya. Joon Young sengaja bersikap manis pada Noh Eul didepan Na Ri. LOL.
Dan hal itu menciptakan Noh Eul dimusuhi di sekolah T__T

Ayah Noh Eul meninggal tak usang sesudah itu.
Sebagai anak tertua, ia menanggung semuanya dan bahkan harus lari bersama adik laki-lakinya, kabur dari penagih hutang.
Yang melaksanakan pemakaman ayahnya yaitu tetangganya, tanpa mereka. Bahkan rentenir tiba ke pemakaman dan para tetua sangat murka pada mereka yang memeras anak kecil ibarat No Eul dan adiknya T___T
Joon Young mendapat kabar itu dan tiba ke pemakaman juga. Ia tidak tahu kalau kehidupan Noh Eul selama ini ternyata sangat sulit.

Dan tentu saja, ayah Joon Young merayakan ditutupnya kasus tabrak lari itu.
Gadis yang menabrak ayah No Eul yaitu anak seorang politisi dan ia bersahabat dengan ayah Joon Young.
Ia merayakan bersama ayah Joon Young ck. Ayah Joon Young dilihat dari ekspresinya tampaknya ia melakukannya alasannya yaitu tidak punya pilihan lain.
Bahkan dikala politisi itu menyampaikan ihwal perjodohan anak mereka, ia agak ragu tapi kemudian mengiyakan.
TApi itu lah yang saya benci!!!!!!! Aku benci sekali pada Jaksa Choi!!!!!! Semoga ia sanggup karmanya, toh anaknya kini fans Joon Young!

Waktu berlalu dengan cepat sesudah Noh Eul menghilang.
Joon Young berhasil dalam belajarnya dan naik 100 peringkat, bahkan ia peringkat teratas di angkatannya.
Ibu sangat senang dan mentraktir semua guru-guru dan staff disekolah HAHHAAHHAH. Ibu sangat gembira pada anaknya.
Sementara itu Joon Young tidak sanggup berhenti memikirkan No Eul.
Ia selalu melihat pengumuman yang ditempel No Eul dan bahkan menggantinya dengan yang baru. Ia juga berbiat menuliskan nomer telponnya disana alasannya yaitu nomor usang yang ada di brosur salah.
Tapi ia ragu-ragu juga dan jadinya mencoretnya.

Malam itu, Joon Young mendapat telpon dari Noh Eul.
Telponnya yang pertama, mengucapkan terima kasih, ia mendengar dari para tetangga, kalau Joon Young yaitu orang yang membawa foto ayahnya dikala pemakaman ayahnya.
awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww

Dan kita kembali ke tahun 2016.
Masih di tempat yang sama dengan ending episode 1. Dimana No Eul bertanya apakah Joon Young berubah pikiran. Tapi Joon Young lebih tertarik bertanya apakah Noh Eul mengenalnya, bahkan meninggikan suaranya.
Noh Eul menyampaikan tentu saja ia mengenal Joon Young, si brengsek. Jika ia menyampaikan itu, kemudian apakah Joon Young akan mau menciptakan film dokumenter? Tidak kan?
Noh Eul kemudian meninggalkan Joon Young dan berjalan dengan lemas.
Salju turun deras, hari semakin dingin dan Noh Eul pingsan di jalanan.

Joon Young melihatnya, dalam hatinya ia menolak kalau gadis itu bukanlah Noh Eul.
Dia bukanlah Noh Eul yang ia kenal.
Ia berlari menuju gadis yang lemah itu.

THE END!!!

Episode 1 dan dua cukup menjanjikan menurutku.
Itu cukup membuatku tertarik untuk melanjutkan drama ini. Tapi saya punya problem disini, saya melihat beberapa spoiler kalau kemungkinan Joon Young dan Noh Eul akan tinggal serumah dan jujur saja, saya tidak suka itu HAHAHHA. I mean, i am sick with si A dan si B tinggal serumah. HAHAHAHAHA. Semoga enggak ya.

BTW ini jaksa Choi alias ayahnya Joon Young nyebelinnya pake banged!!!!
Dia jaksa terkenal tapi ternyata sanggup disuap juga, well, banyak sih yang begini, tapi shock ternyata ia jahat, huhuhu.
Jangan-jangan nanti Joon Young tahu, maknaya ia nggak mau jadi jaksa lagi dan tetapkan jadi bintang film alasannya yaitu ia juga mendapat banyak proposal dari agensi sih ya.
Makanya ibunya sangat murka alasannya yaitu ibunya kan punya impian besar lengan berkuasa anaknya jadi jaksa.

Tapi masa sih Joon Young ada penyakit? huhuhuhu.
Episode 1 aja kita udah tau kalau hidupnya nggak usang lagi HAHAHAHHA. Klise melodrama banged, tapi saya suka LOL.
Tapi masa sih sad ending? ga mungkin kan? HHHAHAHAAHHAHHA
Sekarang gundah ending drama semenjak yang satu itu, biasanya saya ga terlalu berfikir panjang ihwal ending drama, ternyata dikhianati itu skait banged HAHHAHAHA

Yoon Jung Eun belum muncul nih, si pelaku tabrak lari. Aku nggak nyangka ia pelakunya HAHHAHAAHAHAH.
Sepertinya di episode Eul dan Jung Eun akan bertemu, kira-kira Eul ingat nggak ya?
Akan sangat menarik kalau ia jadi politisi juga, kira-kira apa yang akan terjadi?
Dan lagi tampaknya Ji Tae dan Jung Eun akan menikah juga dan saya melihat Ji Tae ini agak mencurigakan juga. Kenapa ia tampaknya mengawasi Eul ya?
Jangan -jangandia juga jahat. Lalu apa korelasi Eul dan Ji Tae?

GYAAAAAAAAAAAH!!!
Akhirnya saya nemu yang cocok sama selera old drama saya HAHHHAHAHAHha
Menunggu Uncontrollably Fond semenjak tahun kemarin, itu sesuatu banged jadinya drama yang dinantikan lebih dari 6 bulan ini tayang juga.
Aku sudah excited dengan UF semenjak drama ini diberitakan alasannya yaitu well, saya rasa pembaca blog ini tau dulu saya fans Kim woo Bin juga HHAAHHAHHAHA.
*aku fans galau, suka-suka mau fangirl sama siapa HAHHAHAHA*

Meski saya excited dengan UF (yang hingga drama ini tayang episode 1 saya bahkan kesulitan menghapal judulnya), saya tidak tahu terlalu banyak dengan UF ini. Meski saya menunggu, saya tidak membaca spoiler dan mencari tahu ini drama ihwal apa. Satu-satunya yang saya tahu yaitu kalau Suzy dan Kim Woo Bin kekasih dikala masih sekolah, mereka berpisah dan bertemu lagi sesudah sampaumur dimana Kim Woo Bin menjadi bintang film dan Suzy menjadi seorang PD-nim.
Hanya sebatas itu yang saya tahu bahkan sebelum drama ini tayang.
Kaprikornus apa yang saya tonton di episode pertama benar-benar menciptakan saya surprise, dan berdasarkan saya plotnya cukup bagus dan menciptakan penasaran.

Aku tahu banyak komentar negatif mengenai akting Suzy dikala Episode 1 tayang. Karena itu saya masih malas menontonnya, alasannya yaitu saya masih mengutamakan Lucky Romance juga.
Tapi ternyata sesudah saya menonton 2 episode pertama, saya rasa saya menyukainya. Itu benar dikala menonton adegan Suzy saya beneran shock banged alasannya yaitu ia elok gilaaa HAHAHHAHHHAHAHA. Aku terpana dengan kecantikan dan make up yang ia gunakan HAHAHHAAHHA.
Well, saya nggak sanggup bilang akting Suzy bagus, tapi tidak seburuk yang dikatakan netizen, mungkin alasannya yaitu saya menonton dengan sub ya, jadi problem pengucapan ga terang kata mereka tidak menggangguku HAHAHHAHAH.
Tapi yang bilang aktingnya ga berubah semenjak Dream High, saya rasa salah sih, alasannya yaitu berdasarkan saya aktingnya ada peningkatan kok. Menurut saya ya.

Dan saya mencoba mengabaikan komentar negatif mulai dari sekarang, alasannya yaitu yang menciptakan saya jatuh cinta pada drama ini bukan alasannya yaitu aktingnya dan siapa yang main (awalnya saya terarik alasannya yaitu yang main Suzy dan Kim woo Bin) tapi alasannya yaitu plot-nya.
Aku bahkan gres tahu kalau ini melo drama tipe-tipe kesukaan saya banged, dan lagi BGM drama ini benar-benar WOW. Gilaaaaaaaaa saya suka ada banyak lagu yang mengiri setiap adegan, saya suka BGM sebuah drama dan kadang memang BGM lah yang menciptakan saya tertarik untuk menonton lebih jauh (Aku jatuh cinta pada AOHY alasannya yaitu diawal episode saya jatuh cinta pada BGM OST Ben – Like A Dream HAHHAHAHAHA).
Karena plot episode 1 dan 2 tidak mengecewakan bagus, maka tampaknya saya akan lanjut menonton HAHAHHAHA.
Mudah-mudahan plot-nya makin bagus deh, tapi jangan terlalu berat juga, saya ga suka yang berat-berat HAHAHHAHA.

Sebenarnya ini nggak sanggup dibilang melodrama juga ya, alasannya yaitu ada banyak lucu-lucunya juga, tapi saya akan menyampaikan ini melodrama.
Aku suka banged ada banyak salju. Udah usang ga nonton drama yang ada saljunya HAHHAHAHA.
ada bagusnya juga drama ini pre-produced, semoga endingnya ga diubah dan masuk akal.
PD dan Writernya bagus sih. Aku nonton The Princess Man juga, PD-nya dari TPM. WOW.
Penulisnya penulis Nice Guy ternyata HAHAHAAHA, A Love to Kill dan Thank You juga WOOWOOWWOW.Pantes.
Will It Snow For Christmas juga. OMG! Mengkhawatirkan nih open ending HAHAHAHHAHAA.
Sorry I love you! OMG!!!!!!!!!!!! Sumpah, saya gres tau, yawlooo pantes saya mencicipi perasaan itu, saya ga sanggup menggambarkannya tapi saya pribadi klop dengan drama ini! MISA yaitu salah satu drama terfavorite saya sepanjang masa!!!!!!!!
OMG!!!!

Seperti yang saya bilang, BGM drama ini sangat manis.
Aku suka yang lagu baratnya, bagi yang tahu plis kasi tau donk, atau kalau ada yang nemu lagu-lagu yang diputar di drama ini selain Original Soundtrack-nya, plis kasi tau juga. Manis-manis dan cocok lagunya hehehhe.
Semoga plot-nya makin bagus ya, soalnya drama-drama kini suka boring di pertengahan HAHAHHAHA.

Continue Reading

More in Arbitratily Fond

To Top