Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 18-2

A Love So Beautiful

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 18-2

————————————————————————————–

Sinopsis A Love So Beautiful Episode 18 Part 2

Mei 2012.
Ditaman, tampak Jiang Chen dan Jing Jing sedang duduk sambil membaca buku, sementara pacar mereka tidur dipangkuan mereka dan asik saling menendang. LOL. Xiao Xi dan Lu Yang memang sesuatu.
Lu Yang menyampaikan kalau mereka akan lulus tapi Xiao Xi masih menyerupai anak TK, Xiao Xi membalas kalau Lu Yang juga sangat kekanak-kanakan.
Lu Yang tiba-tiba bangun dan membuka minuman kaleng, ia mengambil yang bab atas yang berbentuk cincin dan menawarkan pada JIng Jing, seolah melamarnya, meminta Jing Jing menikah dengannya.
Xiao Xi dan Jiang Chen saling pandang. Jing Jing tentu saja kesal hal formal menyerupai itu dibentuk bercanda oleh Lu Yang. Lu Yang menyampaikan kalau ia serius, kalau kurang romantis ia sanggup mengambilkan bunga untuk Jing Jing sekarang.

Jing Jing menyuruh Lu Yang berhenti. Lu Yang kemudian berkata, sesudah ia punya uang nanti, ia akan mengganti cincin dengan yang asli. Ia bertanya Jing Jing mau yang berapa karat.
Jing Jing sangat kesal dan meninggalkan Lu Yang.
Xiao Xi dan Jiang Chen jadi khawatir melihat mereka. Xiao Xi menyampaikan pada Lu Yang kalau beliau sudah keterlaluan dan mengejar Jing Jing.
Lu Yang hanya tersenyum pahit menatap mereka. Jiang Chen menyampaikan kalau Jing Jing kelihatan sangat murka dan niscaya akan mengabaikan Lu Yang dalam waktu yang lama.
Lu Yang menyampaikan ia yaitu master dalam menciptakan Jing Jing marah, kali ini ia pikir JIng Jing akan hambar padanya selama sebulan.

Jiang Chen menatap Lu Yang, jadi kau berencana menjalani operasi tanpa memberitahunya?
Lu Yang berkata, bukankah kau sendiri yang mengatakan, berfikir terlalu banyak tidak menyerupai diriku. Kita sudah hampir lulus dan saya pikir saya tak sanggup menyembunyikannya lagi.
Jiang Chen menyampaikan kalau ia sudah menghubungi administrator rumah sakit untuk mengoperasi Lu Yang, jadi ia minta Lu Yang jangan khawatir.
Lu Yang hanya tersenyum.

Jiang Chen kini sudah jadi dokter intern dirumah sakit sepertinya. Kaprikornus ia membantu Lu Yang mengurus segalanya. Lu Yang akan menjalani operasi jantung lagi.
Saat Lu Yang menemui Jiang Chen di rumah sakit, Jiang Chen bertanya lagi apa Lu Yang benar-benar tidak akan memberitahu JIng Jing mengenai ini?
Lu Yang mengatakan, jikalau Jing Jing tahu, Jing Jing akan sangat khawatir. Jing Jing normalnya memang terlihat sangat kuat, tapi ia tahu Jing Jing sering menangis sendirian.
Jiang Chen mengerti dan menyampaikan kalau operasinya niscaya berhasil.

Jiang Chen sedang ada di depan asrama wanita, ia menunggu Xiao Xi. Xiao Xi kemudian keluar sambil berlari senang dan eksklusif memeluk Jiang Chen, awwwww.
Xiao Xi kangen banged sama Jiang Chen alasannya yaitu ia sudah usang tidak bertemu Jiang Chen. Sejak Jiang Chen mulai intern di rumah sakit, Jiang Chen memang sangat sibuk.
Xiao Xi mengeluh alasannya yaitu tampaknya Jiang Chen akan tinggal di rumah sakit selamanya. Xiao Xi terus memeluk Jiang Chen alasannya yaitu ia sangat merindukannya, isi daya dulu HAHHHAHA.
Anak asrama yang lewat mengagumi ketampanan Jiang Chen dan merasa Xiao Xi sebagai pacar Jiang Chen terlalu biasa. Jiang Chen yang mendengarnya eksklusif menutup pendengaran Xiao Xi. Xiao Xi tersenyum bahagia. hehehhehhehe.
Jiang Chen kemudian menyampaikan ia tiba untuk memberikan sesuatu yang serius pada Xiao Xi. Xiao Xi masih terus memeluk Jiang Chen dan menyuruhnya mengatakannya, ia akan mendengarkan sambil memeluk Jiang Chen.
Jiang Chen menyampaikan kalau Lu Yang akan menjalani operasi jantung. Xiao Xi terkejut dan melepaskan pelukannya.
Jiang Chen menyampaikan kalau Lu Yang tidak ingin memberitahu Jing Jing, tapi alasannya yaitu ini operasi besar, ia pikir lebih baik Jing Jing tahu.
Xiao Xi mengerti, ia akan memberitahu Jing Jing.

Lu Yang sudah masuk rumah sakit beberapa hari sebelum operasi. Ia ada di kamar menonton TV ketika Jing Jing datang. Lu Yang berkomentar ternyata Jiang Chen sangat tidak sanggup menyimpan rahasia.
keduanya menonton TV dalam diam, ketika itu yaitu pertandingan renang Bo Song. Mereka berdua mengomentari Bo Song yang tampaknya akan memenangkan pertandingan.
Jing Jing tanpa melihat ke arah Lu Yang, menggenggam tangan Lu Yang dan tersenyum padanya. Lu Yang juga tersenyum pada jIng Jing dan keduanya mulai membicarakan Bo Song ketika Jiang Chen dan Xiao Xi masuk,

Xiao Xi membelikan pisang untuk Lu Yang dan Jing Jing menyuruh Xiao Xi segera melihat ke TV alasannya yaitu Bo Song memenangkan pertandingannya.
Bo Song sedang diwawancara sesudah memenangkan pertandingannya, ia berterima kasih pada ayah dan teman-temannya yang selalu mendukungnya untuk terus berenang.
Mereka berempat tersenyum alasannya yaitu Bo Song membicarakan mereka. Bo SOng juga membicarakan wacana seorang temannya, dulu ia berjanji menukarkan medali perak yang ia berikan dengan medali emas, dan kini sesudah ia mendapat medali emas ia kesannya sanggup memenuhi janjinya.
Xiao Xi tersenyum alasannya yaitu Bo Song membicarakan kesepakatan mereka. Jiang Chen cemburu dan eksklusif menutup mata Xiao Xi biar tidak melihat ke arah Bo Song yang ada di TV HAHAAAHAHHAHAHAHA.
Bo Song juga memberikan pesannya pada lu Yang yang akan operasi, ia mengatakan, jangan khawatir, kau tidak akan mati.
Mereka semuanya tersenyum mendengarnya.

Hari operasi Lu Yang, semua temannya tiba untuk mengantarnya ke ruang operasi. Tidak ada yang berani melihat ke mata Lu yang, jadi Lu Yang bercanda pada mereka, ia menyampaikan wajah khawatir mereka seakan-akan berfikir untuk mengambil semua uang tabungannya.
Ia juga protes pada Bo Song yang memasang wajah sedih. Bo song menyampaikan kalau ia sedang berfikir bagaimana caranya untuk menjaga Jing Jing nanti LOL.
Lu Yang menyampaikan bahkan jikalau ia menjadi hantu, ia akan menggentayangi Bo Song jikalau berani bersahabat dengan Jing Jing XD
Bo Song berkata, alasannya yaitu itu cepatlah masuk dan keluar dalam keadaan masih hidup.
Lu Yang menahan air matanya, ia dan Jing Jing berpelukan. Lu Yang kemudian akan dibawa masuk ke ruang operasi.

Jing Jing memanggil Lu yang dan mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Ia mengenakan cincin dari tutup kaleng minuman yang diberikan Lu Yang. Ia tersenyum sambil menahan air matanya.
Lu Yang tersenyum ketika pintu ditutup, dan perlahan ia menghilang dari pandangan.
Jing Jing menangis sesudah Lu Yang pergi dan Xiao Xi berusaha menghiburnya.
Jiang chen sendiri segera pergi bersiap, ia juga akan ikut di ruang operasi. Teman-teman yang lain menunggu diluar.
*BTW orang bau tanah Lu Yang kok nggak ada ya? ‘_’

1 bulan kemudian.
Jing Jing berdiri di depan kawasan tidur Lu yang di rumah sakit. Lu Yang tak ada disana.
Jing Jing memperlihatkan wajah murka ketika Lu Yang muncul dibelakang dan bertanya apa yang dilihat Jing Jing.
JIng Jing bertanya dimana Lu Yang menyembunyikan itu. Lu Yang menyampaikan kalau ia tak mengerti maksud Jing Jing. Jing Jing mengulurkan tangannya dan menyuruh Lu Yang mengeluarkannya.
Lu Yang mengeluarkan sesuatu dari balik selimutnya, tapi Jing Jing tahu Lu Yang masih menyembunyikan banyak dan Lu yang tak punya pilihan selain mengeluarkan semuanya.
*btw itu apa sih? video game? cemilan?

Xiao Xi dan Jiang Chen makan siang di sebuah restoran, untuk ukuran badannya yang kecil, Xiao Xi memesan aneka macam makanan, terong, iga sapi, belut dan daging. Jiang Chen hingga tak percaya kalau Xiao Xi sanggup menghabiskannya. Xiao Xi menyampaikan kalau ia sanggup menghabiskannya.
Xiao Xi bertanya apa yang ingin dipesan oleh Jiang Chen, Jiang Chen sanggup memesan apa saja, ia akan mentraktir Jiang Chen. Jiang Chen bingung.
Xiao Xi menyampaikan ia kesannya menemukan pekerjaan untuk liburan demam isu panas nanti. Sepertinya Xiao Xi nggak berencana pulang kampung, ia akan tetap disana alasannya yaitu Jiang Chen juga nggak libur alasannya yaitu sibuk di rumah sakit.
Jiang Chen bertanya kenapa Xiao Xi mencari pekerjaan. Xiao Xi menyampaikan sobat sekamarnya sudah mendapat pekerjaan untuk demam isu panas dan hanya beliau yang belum. Dengan begini setidaknya ia jadi punya pengalaman kerja. Selain itu tempatnya yaitu toko dari seniornya. Kaprikornus sangat aman.
Jiang Chen melarang Xiao Xi bekerja dan tentu saja Xiao Xi terkejut dan bertanya kenapa? Xiao Xi menjelaskan kalau seniornya khawatir Xiao Xi tidak punya uang ketika demam isu panas nanti, seniornya bahkan sudah membayar separoh gajinya.
Jiang Chen menyampaikan kalau masalahnya yaitu uang, ia akan menawarkan pada Xiao Xi. Tapi Xiao Xi menyampaikan ia ingin kerja. Jiang Chen tetap melarang dan kalau butuh uang ia sanggup memberi Xiao Xi uang.
Xiao Xi kesal mendengarnya, Uangmu itu juga bukan uang yang kau hasilkan sendiri. JIang Chen menyampaikan kalau itu yaitu uang hasil kerjanya sebagai intern dan beasiswa yang ia dapatkan. JIang Chen menyampaikan metodenya dalam menghasilkan uang lebih cepat daripada Xiao Xi.
Xiao Xi bertanya, kenapa kau peduli bagaimana caraku menghasilkan uang? Aku bekerja keras untuk menghasilkan uang dengan caraku sendiri. Memangnya kenapa jikalau saya tidak sepintar dirimu?! Apakah itu sangat memalukan bagimu?!
Jiang Chen kesal dan menyuruh Xiao Xi melaksanakan apa yang ia inginkan. Xiao Xi cemberut.

Saat demam isu panas, Xiao Xi mulai bekerja. Pekerjaannya yaitu membuatkan selebaran cafe seniornya. Xiao Xi bekerja sangat keras, ia bahkan hingga melukai kakinya alasannya yaitu terus berdiri membuatkan selebaran.
Senior kemudian menilik Xiao Xi dan pekerja satu lagi, ia pikir cara itu tidak efektif, ia harus memakai cara lainnya. Karena Xiao Xi kalah suit, beliau harus mengenakan kostum boneka sambil membagikan selebaran.
Xiao Xi tak sanggup menolak dan mulai mengenakan kostum boneka dino pink yang lucu. Cara itu cukup efektif, banyak yang mengambil selebaran dari Xiao Xi dan bahkan berfoto bersama Xiao Xi. Tapi tentu saja Xiao Xi yang ada di dalam sangat kepanasan dan kelelahan.
Saat itu ada 2 perempuan yang mengajak Xiao Xi berfoto dan mereka membicarakan dokter yang ada di depan rumah sakit yaitu mahasiswa kampus mereka berjulukan Jiang Chen, mereka membicarakan kalau Jiang Chen sangat terkenal dan bagaimana pacar Jiang Chen sangat biasa. mereka bahkan berencana untuk mencuri Jiang Chen dari pacar Jiang Chen HAHAHAHHAHA.
Xiao Xi kesal sekali dan nggak mau berpose manis untuk gadis-gadis itu, pose-nya pose marah.

Setelah mereka pergi, Xiao Xi mengeluh alasannya yaitu mereka hanya tiba kesana untuk mengejeknya.
Xiao Xi yang kesal kemudian melihat Jiang Chen tiba dan segera memasang kepala bonekanya.
Jiang Chen berjalan mendekati si boneka pink dan menyentuh wajah boneka itu, Jiang Chen juga meletakkan kepalanya di kepala si boneka, carger cinta wkwkkwkww.
Jiang Chen berkomentar kalau Xiao Xi tumbuh lebih tinggi dan cantik. Xiao Xi yang mendengarnya kemudian menangis dari dalam kepala boneka. Jiang Chen mengangkat kepala bonekanya dan melihat Xiao Xi menangis dengan wajah jelek, kemudian menutupunya lagi dengan kepala boneka itu LOL.
Jiang Chen memeluk Xiao Xi.

Xiao Xi kesannya sanggup istirahat sambil minum, Jiang Chen menggantikannya membagi selebaran. Xiao Xi senyam senyum melihat Jiang Chen dan kadang menasehatinya untuk menawarkan pada anak Sekolah Menengah Pertama dan SD yang sedang liburan, alasannya yaitu sasaran mereka yaitu anak SD dan SMP.
Jiang Chen tersenyum padanya, tanda ia mengerti. Tapi kemudian Jiang Chen jadi sangat populer, bukan beliau yang menawarkan selebaran tapi para gadis yang tiba untuk meminta selebaran HAHHAHAHAHAHHA.
Xiao Xi jadi cemberut melihatnya, alasannya yaitu yang tiba kebanyakan gadis-gadis bagus wkkwkwkkww.
Xiao Xi kemudian menyampaikan pada Jiang chen untuk membagikan dengan memakai kepala boneka pink HAHAHHAHHAHAHAH.

Agustus 2012.
Xiao Xi ada di rumahnya dipenghujung liburan demam isu panas. Malam ini Jiang Chen juga akan pulang ke rumah dan Xiao Xi ingin menjemput Jiang Chen ke stasiun. Jiang Chen menolak, ia akan menemui Xiao Xi ketika ia sudah kembali ke rumah. Tapi Xiao Xi ingin segera bertemu Jiang Chen. Karena Jiang Chen nggak mau Xiao Xi ke stasiun malam-malam, jadi mereka kesepakatan ketemu di depan apartemen saja.
Xiao Xi begadang sambil menunggu Jiang Chen, tapi ia malah ketiduran. Jiang Chen menyampaikan kalau ia tiba jam 11 malam, Xiao Xi ketiduran dan terbangun jam 11.47. Xiao Xi panik ketika ia bangun dan melihat jam, ia segera berlari ke depan apartemen. Jiang Chen ternyata masih menunggu Xiao Xi disana. awwwwwww.
Jiang Chen protes kenapa Xiao Xi turun dan Xiao Xi menyampaikan tentu saja ia harus turun dan mengeceknya, ia minta maaf alasannya yaitu ia ketiduran dan HP-nya dalam silent mode.
Jiang Chen menatap Xiao Xi dan bertanya kenapa Xiao Xi berdiri jauh darinya. Xiao Xi tersenyum manis dan mendekati Jiang Chen. Mereka berdua bersandar di dinding. Xiao Xi memperbaiki rambutnya yang  awut-awutan dan bertanya apakah Jiang Chen sudah makan malam?
Jiang Chen mengatkan sudah. Xiao Xi agak tertawa dan Jiang Chen bertanya kenapa beliau tertawa. Xiao Xi berkata, saya hanya merasa senang sanggup melihatmu.

Jiang Chen tersenyum mendengarnya, ia menyampaikan kalau ia punya hadiah untuk Xiao Xi, Xiao Xi bertanya apa itu dan Jiang Chen menyampaikan itu yaitu drawing tablet.
Xiao Xi bertanya kenapa Jiang Chen membelikannya drawing tablet?
Jiang Chen berkata, saya pikir alasan kenapa kau kerja sambilan yaitu untuk membeli itu.
Xiao Xi menyampaikan itu bukan alasan kenapa ia bekerja dan Jiang Chen bertanya apakah Xiao Xi tidak menginginkannya, tapi tentu saja Xiao Xi menginginkannya, ia eksklusif merebutnya dari tangan Jiang Chen. LOL.
Jiang Chen kemudian menyuruh Xiao Xi kembali. Xiao Xi kecewa, ia masih ingin lama-lama bersama Jiang Chen. Tapi Jiang Chen terus menyuruhnya pulang. Xiao Xi kesannya mendesah dan meninggalkan Jiang Chen, wajahnya itu manis banged, wajah cemberut kangen wkwkkwkkw.

Xiao Xi menaiki tangga ke rumahnya ketika tiba-tiba Jiang Chen berlari mengejarnya dan Xiao Xi terkejut alasannya yaitu Jiang Chen tiba-tiba menatapnya dengan wajah serius.
Jiang Chen menatap bibir Xiao Xi. Xiao Xi jadi gugup banged. Jiang Chen berencana akan mencium Xiao Xi tapi Xiao Xi start duluan, ia mengecup pipi Jiang Chen dan eksklusif kabur lewat bawah tangan Jiang Chen yang menghalanginya.
Jiang Chen cukup kaget dengan tindakan Xiao Xi, tapi kemudian ia tersenyum

-The End-

Epilog

Malam dimana Jiang Chen murka alasannya yaitu Xiao Xi mengedit foto untuk dipajang di pengumuman, sesudah memberi ubi bakar, Jiang Chen mengantar Xiao Xi pulang ke asrama.
Xiao Xi berpisah dengan Jiang Chen dan memintanya hati-hati dijalan. Xiao Xi asik makan ubi ketika ia menaiki tangga ke asramanya.
Jiang Chen menatapnya dan memikirkan hal usil, ia rahasia mengikuti Xiao Xi dan berteriak sempurna di pendengaran Xiao Xi, Xiao Xi panik banged, ia melompat dan berteriak ‘Jiang Chen ada laki-laki jahat mengangguku!’
Tapi ketika Xiao Xi melihat kebelakang, ternyata itu Jiang Chen yang tersenyum puas, menyampaikan kalau ia murka HHAHAHAHAAHAHHA.
Jiang Chen meninggalkan Xiao Xi yang masih shock, Xiao Xi menatap ubi bakarnya yang jatuh ke tanah dan sedih. HAHAHAHAHHAHAAA.

KOmentar:
Aduh, kesannya sesudah menunggu selama 18 episode, barulah pasangan Xiao Xi-Jiang Chen resmi pacaran. Aku pikir bakalan ada adegan nembaknya, ternyata sama sekali nggak ada ya, eksklusif deh kau tuh pacarku. Ternyata benar, Jiang Chen itu nuggu kelulusan Sekolah Menengan Atas barulah beliau memperlihatkan dan berani menganggap Xiao Xi pacarnya. Xiao Xi senang banged ya, soalnya udah naksir Jiang Chen semenjak Sekolah Menengah Pertama sih hehehehheheh.

Episode 18 ini perjalanan cinta mereka sebagai pasangan kekasih dimulai. Xiao Xi ternyata manja banged orangnya dan Jiang Chen menyukai Xiao Xi yang manja dan beliau ternyata sayang banged sama Xiao Xi. Aku pikir Xiao Xi yang bakalan terus nempel sama Jiang Chen ternyata Jiang Chen juga punya inisiatif sendiri mengajak Xiao Xi berguru bersamanya, nggak bolehin Xiao Xi pulang lah, awwwwww. Manis bangeeeeeeed!!!!!
Disini kita juga diajak melihat bagaimana pertama kalinya mereka pacaran, pertama kali pegangan tangan, pertama kali kencan resmi, pertama kali kissu. Sayang pertama kali pelukan nggak diliatin, cuma diceritain Xiao Xi.
BTW duduk kasus kiss, tampaknya kiss waktu Xiao Xi mabuk dulu itu, Xiao Xi nggak ingat, makanya beliau pikir mereka belum kiss. Xiao Xi pikir ciuman pertama mereka pas beliau make dress itu kali ya hahahahhaha.

Awkward banged mereka pas kissu itu. Aku ngakak banged. Mungkin alasannya yaitu nggak tau mau ngomong apa kali ya, tapi masa sih hingga ke air toilet, salep, formalin, kaki domba omg! XD XD
Jiang Chen juga tiba-tiba mau kissu gitu lucu juga liatnya. Kiss mereka masih biasa-biasa aja semenjak kemarin, romantis sih, tapi suasananya itu bikin kita ngakak.
Disini mereka masih pasangan gres sih ya, jadian 2009. Ending episode ini 2012, berarti udah 3 tahun juga mereka pacaran.

Berikutnya akan masuk kelulusan dan memasuki dunia kerja, niscaya tentangan gres akan muncul. Wu Bo Song bakalan muncul lagi nih untuk merebut hati Xiao Xi. Dia nggak mengalah juga, seandainya beliau ada pasangan baru, jangan mulu ke Xiao Xi. Soalnya kasihan sama Bo Song.
Aku pikir duduk kasus Xiao Xi dan Jiang Chen nanti itu alasannya yaitu jarang ketemu, maklum lah ya, dokter kan sibuk banged. Tapi kita tahu kalau bagi Jiang Chen tuh cuma Xiao Xi seorang hohohoh.

Continue Reading

More in A Love So Beautiful

To Top