Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 5-1

A Love So Beautiful

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 5-1

Aduh di episode ini kok saya makin nggak suka sama sifatnya Jiang Chen ya. Bisanya saya tuh fall sama abjad tsundere, tapi kenapa Jiang Chen makin usang makin nyebelin ya?

Dia tuh suka kesel sendiri kalau Xiao Xi deket sama Bo Song, mentang-mentang Xiao Xi suka sama dia, seakan-akan ia bilang ‘ini cewek suka sama gue kok mainnya sama situ’. Lah ia sendiri ga berusaha malah terus dingin cuek dan cuek. Nyebelin.
Bisa ga sih penulisnya bikin ending kaya You Are the Apple of My Eyes aja? *dilempar sama fans wkwkwwkkwkw

To Our Pure Little Beauty Episode 5

Xiao Xi ada di rumahnya, sedang menonton drama sejarah yang kayaknya kok dramanya nggak absurd ya (putri Huan Zhu?). Ia asik menonton dan ketika adegan kissu muncul, ia menutup matanya tapi tetap mengintip dari sela jarinya. Ia tak tahu ayahnya masuk ke rumah dan nggak nyaman dengan adegan kissu itu. ayahnya mencoba menciptakan bunyi biar Xiao Xi sadar dan ketika Xiao Xi melihat ayahnya, ia terkejut.
Adegan kissu-nya usang banged, nggak selesai-selesai. Ayah dan anak itu malah jadi awkward  dan untuk mencairkan suasana, Xiao Xi menunjukkan semangka pada ayahnya . Ayahnya menolak dan menyuruh Xiao Xi ke kamarnya mengerjakan PR. Xiao Xi menurut, ia mematikan TV dan kembali ke kamarnya HAAAHHAHAHAA.
*Memang nggak asik nonton drama romantis di TV rumah kalau ada orang lain XD Makanya kini lebih suka nonton di laptop aja wkkwkwkwkkw, kalau sendiri kan kondusif XD

Keesokan harinya di sekolah, pelajaran musik kelas mereka diganti dengan pelajaran bahasa Inggris. Xiao Xi kecewa banged dan protes alasannya ialah mereka masih siswa kelas 1 kenapa pihak sekolah menganggu kelas musik mereka. (Biasanya pelajaran berubah itu kalau udah kelas 3, contohnya pelajaran yang kurang penting diganti dengan pelajaran yang akan diujiankan ketika UN atau tes Univ, makanya Xiao Xi protes alasannya ialah mereka masih siswa kelas 1).
Jing JIng menyampaikan kalau ia dengar prestasi sekolah mereka buruk, sekolah lain sebetulnya sudah melaksanakan ini semenjak dulu. Xiao Xi mulai menyampaikan kalau hal ini akan menganggu perkembangan individual mereka. Jing Jing oke sih, alasannya ialah mereka lebih suka kelas musik dari pada bahasa Inggris.
Wali kelas masuk dan memberi pengumuman kalau ahad depan akan ada kompetisi drama jadi kelas mereka juga akan mengikuti kompetisi itu. Mereka akan menentukan siapa yang bermain dilain hari.

Pulang sekolah, Jing Jing dan Xiao Xi singgah di toko buku. Xiao Xi membicarakan mengenai planning masa depannya, kalau ia tidak lulus tes universitas dan membuka sebuah toko buku dimana para siswa akan tiba membeli buku disana tapi sebetulnya ia membuka sebuah temapt untuk para siswa dimana mereka bisa pacaran dengan bebas (dalam artian, ia nggak melarang bawah umur pacaran di toko bukunya). Ia akan bangkit di meja kasir dan mengamati para anak muda yang jatuh cinta. Membayangkannya saja sudah menciptakan Xiao Xi bahagia.
Jing Jing menyuruh Xiao Xi untuk menuntaskan kisah cintanya terlebih dahulu, jangan memikirkan kisah cinta orang lain. Ia bertanya bagaimana kekerabatan Xiao Xi dengan Jiang Chen dan Xiao Xi menyampaikan masih sama menyerupai biasanya.
JIng Jing mengingatkan kalau Xiao Xi tidak segera bertindak, Jiang Chen bisa diambil orang lain. Xiao Xi panik dan bertanya siapa?
Jing Jing menyampaikan kalau Li Wei dkk akan tampil dalam pementasan drama ‘Thunderstorm’. Li wei mungkin akan mengajak Jiang Chen.
Kalau problem itu, Xiao Xi tidak khawatir sama sekali alasannya ialah ia tahu sifat Jiang Chen, Jiang Chen tidak akan mau diajak main drama.
Jing Jing mengingatkan Xiao Xi jangan sok yakin, siapa tahu Li Wei terus dan terus memaksa Jiang Chen, dan jadinya Jiang Chen oke melakukannya.
Xiao Xi jadi khawatir dan bertanya apa yang harus ia lakukan. Jing Jing tentu saja menyuruhnya melaksanakan menyerupai yang Li Wei lakukan.

Keesokan harinya, Xiao Xi melihat Lu Yang sedang mencorat coret bukunya, ia tampaknya akan ikut mendaftar kompetisi drama dan Xiao Xi mengejek alasannya ialah Lu Yang ingin menjadi Dao Ming Si (HAHHAHHA, Meteor Garden, apakah sebuah kebetulan? Karena Shen Yue kan akan menjadi Shan Cai 2018).
Yang menciptakan Xiao Xi mengejek Lu Yang ialah alasannya ialah Lu Yang tidak cocok memerankan Dao Ming Si dimana Jing Jing menjadi Shan Cai, alasannya ialah Jing Jing sifatnya lebih keras dari Lu Yang yang lemah.
Lu Yang tak mengalah dan menyampaikan kalau mereka bisa berganti peran. Xiao Xi menyuruh Lu Yang untuk berhenti bersusah payah dan bergabung dengan kelompok mereka, alasannya ialah JIng Jing ada dikelompoknya.
Lu Yang dengan cepat oke alasannya ialah Jing Jing ada dikelompok Xiao Xi HAHAHHAHA. Tapi Xiao Xi menyampaikan ada syaratnya kalau Lu Yang ingin bergabung, alasannya ialah grup mereka masih kekurangan satu anggota.
Lu Yang pribadi paham maksud Xiao Xi.

Jiang Chen kebetulan lewat disana dan Lu Yang pribadi mendekati Jiang Chen, ia meminta Jiang Chen membantunya, alasannya ialah mereka ingin ikut kompetisi dan ingin JIang Chen masuk grup mereka. Untuk ketika ini anggotanya ada Xiao Xi, Jing Jing dan dirinya.
Jiang Chen menatap Lu Yang, kau? dan kau? (melihat ke arah Xiao Xi). Xiao Xi sudah mengantisipasi hal ini, ia sangat berharap Jiang Chen masuk. Tapi Jiang Chen menolak alasannya ialah anggota grup ini tidak meyakinkan HAHAHHHAHA.
Lu Yang meminta Jiang Chen jangan menolak dengan cepat, alasannya ialah ini ialah kesempatan Jiang Chen menjadi terkenal, dengan sutradara dan cast yang bagus.
Jiang Chen kemudian berfikir dan bertanya mengenai plot drama pementasan  yang mereka rencanakan.
Lu YAng sebetulnya nggak tahu mereka mau melaksanakan pementasan apa dan kemudian memanggil sutradara untuk menjelaskannya. lol.

Xiao Xi kemudian mendekati keduanya dan mulai menceritakan kalau mereka akan mengadaptasi sebuah drama yang populer, My Fair Princess (drama ini lebih dikenal dengan Putri Huan Zhu kalau di indonesia, dulu saya suka banged sama drama ini).
Lu Yang yang gres tahu jadi sakit kepala mendengarnya. Jiang Chen sudah menerka kalau mereka akan mengadaptasi dongeng yang menyerupai itu.
Xiao Xi mengajak Jiang Chen masuk ke grup mereka alasannya ialah grup mereka akan melaksanakan persiapan dengan matang. Mereka bahkan sudah menciptakan keputusan kalau Jiang Chen akan memerankan Erkang.
LU Yang kemudian protes kenapa Jiang Chen harus memerankan Erkang. Xiao Xi menyampaikan alasannya ialah ia ingin memerankan Zi Wei (mungkin love interestnya Erkang). Xiao Xi memakai kekuasannya sebagai sutradara, menyampaikan alasannya ialah ia sutradara jadi ia akan memerankan tugas yang ia inginkan HAHAAHHAHAHAA.

Lu Yang jadinya hanya bisa setuju. Xiao Xi memuji diri sendiri menyampaikan kalau sifatnya yang baik ini menyerupai dengan Zi Wei.
Jiang Chen hanya tersenyum mengejek. Xiao Xi masih berusaha mengajak Jiang Chen dan menyampaikan kalau Er Kang itu sangat karismatik hanya dengan satu pose saja.
Lu Yang bahkan menirukan posenya. Jiang Chen udah nggak selera sama kelompok mereka dan mengusir keduanya dari mejanya hAHAHAHAAHHA.
Xiao Xi kecewa banged. Ia terus menatap Jiang Chen.

Malam harinya, Xiao Xi menonton drama itu untuk sambil menulis naskah untuk pementasan dan ia benar-benar menyukai drama itu. Terpesona banged, ia sangat ingin memerankan adegan romantis dengan Jiang Chen.
Xiao Xi masih belum mengalah mengajak Jiang Chen, ia terus menyampaikan naskahnya pada Jiang Chen untuk dibaca, siapa tahu dengan itu Jiang Chen akan berubah pikiran.
Saat jam pelajaran ia melempar naskahnya ke meja Jiang Chen, Xiao Xi meninggalkan naskah di pintu rumah Jiang Chen, bahkan memasukkannya rahasia ke tas Jiang Chen.
Jiang Chen pusing banged menghadapinya.

Keesokan harinya ia mengembalikan naskah itu meminta Xiao Xi untuk berhenti menyampaikan naskah padanya.
Saat ia ke meja Xiao Xi, Xiao Xi sedang tidur. Jiang Chen tertarik melihat wajah tidur Xiao Xi dan sengaja mendekatkan wajahnya, biar ia bisa mengamatinya dengan jelas. Anak-anak lain nggak ada yang memperhatikan, mereka fokus belajar.
Jiang Chen rahasia tersenyum melihat Xiao Xi dan Xiao Xi tiba-tiba membuka matanya. Jiang Chen tentu saja pribadi mengalihkan pandangan dan bersikap dingin lagi, menyampaikan pada Xiao Xi untuk tidak menyampaikan naskah padanya lagi.

Lu Yang ingin mengerjai Xiao Xi tapi Bo Song yang gres tiba pribadi menghalanginya, melarang Lu Yang menyentuh bos-nya.
Lu Yang kemudian memanggil Xiao Xi alasannya ialah ingin mendiskusikan sesuatu padanya, ia ingin Xiao Xi memasukkan part yang ia inginkan dalam naskah. Xiao Xi bertanya apa itu dan Lu Yang menyampaikan ia ingin memiliki adegan dimana Hero menyelamatkan si cantik.
Xiao Xi menyampaikan mereka tak bisa menambah adegan alasannya ialah ia sudah merencanakan semuanya, adegan mereka ialah Xiao Yan Zi dan Wu Ah Ge yang naik kuda bersama, kemudian terjatuh ke padang rumput.
LU Yang yang mendengar itu sangat kecewa alasannya ialah tidak terdengar romantis sama sekali, ia ingin adegan romantis bersama Jing Jing. Ia bahkan jadi tak bersemangat lagi untuk main dan menyampaikan ia mengundurkan diri saja.
Bo Song kesal mendengarnya, mengingat bos-nya sudah susah payah menulis naskah. Lu Yang tak peduli dan menyuruh Bo Song untuk tidak menyentuhnya HAHAHAHHA.
Xiao Xi menyampaikan kalau ada kissu scene diadegan itu. Lu Yang terkejut dan memuji Xiao Xi kalau itu adegan yang bagus. HAHAHHAHAHAHHA. Xiao Xi bisa banged ya, menentukan adegan untuk temannya, tapi bukannya drama mereka jadi lebih ekstrim? lol.

Jing Jing akan keluar kelas dan Lu Yang menghentikannya, ia menyampaikan nanti mereka berdua akan berperan sebagai Xiao Yan Zi dan Wu Ah Ge. JIng Jing bingung, ia belum mendengar mengenai kiprahnya itu dan menyampaikan kalau ia tidak mau. Lu Yang terkejut dan menyampaikan itu hanya adegan naik kuda.
Xiao Xi menyampaikan mereka akan memakai sepeda sebagai pengganti kuda. Bo Song memuji inspirasi bagus Xiao Xi . Lu Yang sangat berharap berakting bersama Jing Jing. Tapi Jing Jing tidak tertarik menjadi pasangan Lu Yang, ia meninggalkan mereka HAHAHHAHAAHHA.
Lu Yang tak peduli dan menyampaikan kalau ia sangat bersemangat mengenai pementasan ini dan akan mengerahkan 120% kemampuannya biar mereka berhasil.
Xiao Xi senang mendengarnya. Lu Yang kemudian punya undangan pada Xiao Xi untuk memperpanjang durasi adegannya. Xiao Xi menyampaikan mereka bisa mengaturnya nanti.

Seperti dugaanku di episode 4 lalu, Jing Jing beneran jadi suka sama dokter UKS itu HAHAAAHAHHA.
JIng Jing hari itu menemui dokter di UKS dan berpura-pura kalau kakinya masih sakit, ia ingin dokter memeriksanya.
Xiao Xi yang lewat disana ingin tau kenapa Jing Jing ke UKS, ia mengikutinya dan mengintip dari pintu.
Dokter menyidik kaki JIng Jing dan Jing Jing merintih kesakitan ketika dokter memegang kakinya, dokter galau alasannya ialah harusnya JIng Jing sudah sembuh. Ia pikir mungkin obatnya tidak bekerja dengan baik dan mengambilkan obat baru. (Hmmm, bukannya dokter ini biasanya bisa menebak kalau siswanya berbohong ya? Kenapa ia mengikuti kebohongan Jing Jing? HMMMM).
Jing Jing bahkan berusaha biar dokter itu mengingat namanya dan sengaja menyampaikan siapa namanya, dokter tertawa dan menyampaikan ia mengenali Jing Jing.
Jing Jing juga mengembalikan pakaian yang dipinjamkan dokter ketika ia kabur dulu, ia sengaja memasukkan buku kedalam kantong pekaian itu, biar nanti ia punya kesempatan menemui dokter lagi HAHAHHAHAHAHA.

Xiao Xi sudah menunggu Jing Jing di luar untuk menginterogasinya, Xiao Xi murka alasannya ialah Jing Jing merahasiakan itu padanya. Padahal ia menceritakan semua problem cintanya pada Jing Jing, tapi Jing Jing malah merahasiakan. Xiao Xi bahkan menyampaikan sebaiknya mereka jangan berteman lagi. JIng Jing kemudian menyampaikan kalau ia akan menceritakan semuanya.
Xiao Xi senang mendengarnya dan mengingatkan JIng Jing kalau ia tak memaksa JIng Jing mengatakannya, tapi Jing Jing yang menunjukkan diri menceritakannya. HAHAHHAHAHAHA.
JIng Jing menyampaikan ia memang ingin menyampaikan pada Xiao Xi, tapi ia belum siap. Tapi kini alasannya ialah tak punya pilihan, ia harus menceritakannya.
Xiao Xi mulai menceritakan apa yang terjadi dihari pertandingan olahraga ketika ia kabur dan celananya robek, guru meminjamkan celana padanya.
Xiao Xi menyampaikan kalau itu sangat romantis, kalau Jiang Chen melaksanakan itu padanya ia akan sangat bahagia.
Jing Jing mengingatkan Xiao Xi untuk tidak menyampaikan pada siapapun, kalau Xiao Xi mengatakannya ia juga akan membongkar rahasia Xiao Xi yang menyukai Jiang Chen.
(WHAT? Xiao Xi menyukai Jiang Chen itu rahasia????? Udah kelihatan banged gitu masa nggak ada yang nyadar? wkkwkkwkwkkw).

Xiao Xi dan Jing Jing kemudian membicarakan pementasan drama. Grup Li Wei akan mementaskan ‘Thunderstrom’ sementara Xiao Xi akan mementaskan ‘My Fair Princess’. Li Wei dan Xiao Xi ada dilevel yang berbeda. Xiao Xi bahkan belum bisa mengajak Jiang Chen masuk kelompok mereka.
Xiao Xi menyampaikan kalau kelompok LI Wei lebih ke arah dongeng serius, sementara kelompok mereka lebih menentukan dongeng komedi. Setiap orang punya kemampuan yang berbeda. Dan untuk Jiang Chen sendiri, kalau Jiang Chen tidak masuk ke kelompok mereka, ia yakin Jiang Chen juga tak tertarik dengan kelompok Li Wei.
Kaprikornus tak problem baginya alasannya ialah tidak akan ada yang bisa mendapat Jiang Chen HAHAHHAHHAHA.

Xiao Xi yang sedang fokus pada latihan dramanya bahkan latihan dialog-nya di tangga dan ketika Jiang Chen lewat, Xiao Xi malah mengajak Jiang Chen berakting dan memanggilnya Erkang. Jiang Chen menyampaikan kalau ia bukan Erkang, ia memegang kepala Xiao Xi dan memutarnya biar Xiao Xi berbalik dan jangan menghalangi jalannya.
Tapi Xiao Xi beneran nggak menyerah, ia bahkan menyampaikan siapa Jiang Chen, kenapa suaranya menyerupai dengan Erkang-nya? Apa yang sudah dilakukan Jiang Chen pada Erkang-nya?
Jiang Chen kesal dan menyampaikan kalau ia sudah membunuh Erkang HAHHHAHAHAHAAHA.
Xiao Xi tidak mengalah dan bahkan meminta Jiang Chen menjadi pengawalnya, ia mencoba memegang tangan Jiang Chen dan Jiang Chen berusaha melepaskan diri wkkwkwkwkkwk.
Xiao Xi niat banged sumpah XD

Siswa kelas 1-3 sangat bersemangat mengenai kompetisi ini dan mereka jadi rebutan anggota. Wali kelas tetapkan untuk membagi kelompok mereka, ia sengaja menentukan bawah umur yang punya image bagus dan baik dalam satu kelompok yang sama,  sementara siswa lain boleh menentukan anggotanya sendiri. Akhirnya Li Wei, Jing Jing dan Jiang Chen berakhir di kelompok yang sama.
Xiao Xi sangat kecewa. Saat makan siang, ia mengeluh alasannya ialah Jiang Chen akan sekelompok dengan Li Wei dan bertanya pada Jiang Chen apakah ia yakin mau satu kelompok dengan Li Wei  dan Jiang Chen mengangguk.
Li Wei tiba mendekati mereka dan menyampaikan naskah pada Jiang Chen dan Jing Jing. Xiao Xi cemberut. Teman Li Wei yang suka ngomong itu mulai mengejek Xiao Xi yang tak bisa satu kelompok dengan Jiang Chen. Mereka mulai sabung lisan dan Jiang Chen menyampaikan kalau ia akan menemui mereka nanti untuk latihan, ia sengaja menyampaikan itu biar Li Wei dan temannya pergi dan tidak bertengkar disana.

Lu Yang dan Xiao Xi yang kehilangan pasangan mereka di kompetisi ini jadi sangat kecewa. Xiao Xi terus cemberut dan memanggil Jiang Chen dengan Erkang, bertanya apakah Erkang akan mengabaikannya dan tak mau menjadi matanya lagi? (btw diceritanya, tugas Xiao Xi ialah gadis buta dan Erkang selalu menemaninya dan menjadi penunjuk jalan baginya).
Xiao Xi bahkan akal-akalan tak bisa melihat dan meraba-raba, mengganggu Jiang Chen yang sedang makan. Bo Song kemudian mengangkat tangannya dan menyampaikan kalau ia yang akan menggantikan Jiang Chen. Jiang Chen terkejut.
Lu Yang tak bersemangat dan menyuruh Bo Song makan saja, sementara Xiao Xi tetap cemberut alasannya ialah nggak bisa bersama Jiang Chen.
JIang Chen yang bad mood alasannya ialah Bo Song kemudian menyampaikan kalau siapapun yang melakukannya sama saja , lagi pula tugas Xiao Xi ialah gadis buta, ia tak akan bisa melihat siapa yang memandunya.
Xiao Xi makin cemberut ketika Jiang Chen meninggalkan mereka. Bo Song membisu saja dan melihat kepergian Jiang Chen dengan sudut matanya.
Xiao Xi berbisik pada Jing Jing untuk mengawasi JIang Chen di grup Li Wei.

Jing Jing pergi untuk latihan bersama grup Li Wei dan Lu Yang benar-benar murung alasannya ialah Jing Jing tidak bersama mereka.
Xiao Xi terus cemberut dan Bo Song meminta Xiao Xi jangan memasang wajah begitu, alasannya ialah Xiao Xi masih punya dirinya.
Ia kemudian mengajak ketiganya untuk mmebuat grup baru, alasannya ialah wali kelas menyampaikan satu grup minimal 3 orang.
Lu Yang sudah tak bersemangat alasannya ialah tidak ada Jing Jing, Xiao Yan Zi-nya.
Xiao Xi berfikir kemudian menemukan sebuah ide.

Saat istirahat siang, Lu Yang menemui Jing Jing untuk meminta bantuan, membantunya latihan dialog-nya. Lu yang masih memanggil Jing Jing dengan Xiao Yan Zhi dan Jing meminta Lu Yang berhenti memanggilnya begitu alasannya ialah ia bukan Xiao Yan Zhi-nya Lu Yang.
Ia juga mengingatkan kalau ia tak punya waktu untuk latihan bersama Lu Yang dan menyuruh Lu Yang latihan dengan partner barunya. Lu Yang malah menyampaikan kalau Jing Jing cemburu dan menjelaskan kalau perasaannya pada partner barunya tidak sedalam perasaannya pada Jing Jing, jadi Jing Jing tak perlu khawatir alasannya ialah JIng Jing akan menjadi Xiao Yan Zhinya cepat atau lambat.
Jing Jing menyampaikan kalau Lu Yang dan partner barunya sangat cocok sambil memegang pundak Lu Yang dan meninggalkannya. Lu YAng terpesona alasannya ialah dipegang dan mengikuti JIng Jing.

Jing Jing pergi ke UKS menemui dokter. Tentu saja ini alasan kenapa ia meninggalkan buku waktu itu, biar punya alasan ke UKS lagi.
Jing Jing menanyakan apakah dulu ia meninggalkan buku disana dan dokter ternyata menyimpan buku itu laci-nya dan menyampaikan pada Jing Jing.
dokter memuji Jing Jing membaca buku menyerupai itu dan bertanya apakah Jing Jing menyukai astronomi.
Tiba-tiba Lu Yang terjatuh di pintu ruang UKS, alasannya ialah tadi ia mengintip dan ada yang usil mendorongnya HAHAHAHHAHA.
Jing Jing terkejut melihat Lu Yang disana. Dokter tidak mengerti apa yang terjadi dan bertanya kenapa Lu Yang tiba ke UKS.
Lu Yang dengan cepat menciptakan alasan kalau ia punya penyakit jantung semenjak kecil, ia sangat nervous, ketika Sekolah Menengah Pertama ia sudah sering selamat dari kematian.
Jing Jing kemudian menyampaikan kalau ia permisi dan Lu Yang mengikutinya.

Kelompok Li Wei sedang latihan di kelas ketika Xiao Xi melewati mereka dan sobat Li Wei yang banyaomong itu mulai mengejak Xiao Xi lagi. Xiao Xi kesal banged.
Saat ia kembali ke daerah duduknya, Lu Yang ada dibelakangnya, tidak bersemangat dan menyampaikan ia tak bisa melaksanakan pementasan ini.
Bo Song bertanya ada apa dengan Lu Yang, kenapa tiba-tiba mau keluar dan Lu Yang menciptakan alasan mengenai kissu scene-nya. Xiao Xi mengingatkan kalau mereka sudah mendiskusikan problem itu, kalau mereka lulus tahap 1, Lu Yang akan tetap menjadi Wu Ah Ge dan Xiao Yan Zhi akan menunggunya.
Lu Yang mendesah dan meminta mereka menunggu, ia harus menenangkan hatinya dan mempersiapkan karakternya. Xiao Xi menyampaikan tidak ada yang perlu dipersiapkanLu Yang, alasannya ialah Lu Yang sudah pas dengan karakternya.
(Sepertinya Lu Yang tahu kalau Jing menyukai dokter).

Kelompok Xiao Xi latihan di luar dan latihan mereka tidak berjalan lancar alasannya ialah Lu Yang tidak serius dan menambah adegan sendiri.
Lu Yang protes justru Xiao Xi yang suka menambah adegan, satu ketika ia buta, satu ketika lagi ia kena tusuk. Xiao Xi protes menyampaikan kalau itu alasannya ialah ia berakting dengan baik.
Lu Yang protes alasannya ialah Xiao Xi kelihatan tidak suka dirinya menjadi Erkang dan Bo Song murka alasannya ialah Lu Yang mempermasalahkan hal itu padahal bos-nya sedang tetusuk pisau dan lemah.
Keduanya berakhir dengan sabung mulut, bahkan ketika Xiao Xi akan menghentikan mereka, mereka malah membentak Xiao Xi. Mereka main lempar-lemparan dan kejar-kejaran HAHAHHAHAHAHHA.
Mereka menyampaikan mereka tak mau main drama lagi LOL

Xiao Xi pulang bersama Jing Jing dan menyampaikan setiap kali ia memikirkan Jiang Chen yang akan berakting dengan Li Wei, ia selalu mendesah alasannya ialah memikirkan bagaimana perasaan Jiang Chen yang niscaya murka alasannya ialah tidak ingin ikut drama.
Khayalan Xiao Xi mengenai adegan Jiang Chen dan Li Wei semakin menggila dan bahkan menyampaikan kalau itu sama saja dengan mengajak menikah dan ia harus menyelamatkan Jiang Chen.
Jing Jing tertawa dan bertanya bagaimana Xiao Xi akan menyelamatkan Jiang Chen. Xiao Xi menyampaikan ia akan menjadi perwakilan kelas dan mengembalikan kebebasan pada Jiang Chen.
Jing Jing kemudian berkata, bukankah lebih gampang kalau kamu meminta tolong padaku? Peranku ialah ibu Jiang Chen, perjodohan itu direncanakan oleh orang tua, saya akan menjodohkan kalian berdua. Siapa bilang perjodohan itu ialah hal yang buruk?
Xiao Xi menyukai hal itu dan menyampaikan Erkang harus menunggunya. LOL.
*sebenarnya kadang saya galau dengan percakapan di drama ini, yang menyerupai ini, hanya percakapan biasa aja, menyerupai khayalan-khayalan mereka gitu.

Aku gres nyadar Xiao Xi sudah membeli sepeda baru, hari itu ia pulang ke rumah sambil berteriak Erkang tunggu aku, saya akan menyelamatkanmu.
Di pintu apartemen ia bertemu dengan Jiang Chen yang akan keluar, ia bertanya kemana Jiang Chen akan pergi dan Jiang Chen menyampaikan membeli bola lampu.
Xiao Xi bertanya, bola lampu rumahmu rusak?
JIang Chen menjawab, memangnya apalagi alasan saya membeli bola lampu kalau bukan itu? Masa saya membelinya untuk dimakan.
Xiao Xi tidak peduli, jadi kini rumahmu benar-benar gelap? Apa kamu takut? Aku bisa tiba dan menemanimu kalau kamu mau.
Jiang Chen berkata, saya akan lebih takut lagi kalau kamu menemaniku.
HHAHAAHAHAHA
Jiang Chen akan pergi dan Xiao Xi menceritakan mengenai kelompok drama mereka, Bo Song masuk dalam kelompok mereka dan Lu Yang yang menolak menjad Jin Suo, jadi mereka mengubah script menjadi lebih menarik. Ia pikir mungkin mereka bisa mengalahkan kelompok Jiang Chen.
Xiao Xi menyampaikan kalau kelompok Jiang Chen kalan, ia akan mempertimbangkan Jiang Chen untuk masuk ke grup mereka.
Jiang Chen menepuk pundak Xiao Xi dan berterima kasih, tapi ia tak butuh akan hal itu wkkwkwkkwk.

Continue Reading

More in A Love So Beautiful

To Top