Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 10-2

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 10-2

—————————————————————————————————- 

 Sinopsis Hello My Twenties Season 2 Episode 10 Part 2


 

Keesokan harinya, Sung Min terlihat sedang menunggu seseorang.
Kemudian seseorang lewat dan mengajaknya masuk, Sung Min gundah alasannya yaitu ia mirip mendengar bunyi Ji Won tapi Ji Won tak ada disana.
JI won kesal alasannya yaitu SUng Min mirip orang bingung, ia kemudian berhenti dan menyampaikan kalau ini yaitu dirinya, beliau merubah dandanan sedikit saja Sung Min sudah tak mengenalinya, beliau kecewa. HAHAHHAHAH.
Sung shock banged melihat Ji Won berpakaian sangat berbeda, lipstik merah cerah, kacamata hitam, rambutnya sudah diluruskan, rok seksi HAHAHAHAH.
Sung Min jadi pangling banged wkkwkwkw.
Saat ia mengikuti Ji won tampaknya ia masih ragu, itu Song Ji Won atau bukan HAHAHHAHA.

Mereka berdua di lift dan Sung Min bertanya mereka mau kemana, bedah plastik atau massage shop?
JI Won membenarkan mereka akan ke daerah pijat, Sung Min tentu saja bingung, kenapa ia harus ikut ke daerah itu?
Ji won dengan gaya coolnya (sangat menghayati perannya) menyampaikan Sung Min hanya perlu berdiri membisu saja.
Sung Min protes, itu yang kamu maksud dengan ‘tidak sanggup kalau bukan aku’? Kan hanya berdiri membisu disana. (Siapapun bisa).
Ji Won menyampaikan kalau itu hanya sanggup dilakukan oleh Sung Min.
Sung Min agak kesal dan menyampaikan ia akan berusaha berdiri membisu sekuat tenaganya.

Sung Min dan Ji won masuk ke daerah pijat dan ia menyampaikan mereka sudah memesan atas nama Im Sung Min.
Pegawai mengeceknya dan memastikan pesanan itu hanya untuk 1 orang. JI won membenarkan, beliau tak perlu, hanya Sung Min saja.
Sung Min mengerutkan keningnya. Ji Won mulai menyentuhnya dan mengatakan, Sayang, belakangan ini kamu kelihatan sangat lelah. Kulitmu juga jadi kusam.
Ji Won kemudian meminta Sung Min dilayani oleh orang yang paling berakal dan paling usang bekerja disana.
Pegawai mengerti.

Pegawai membawa mereka masuk ke ruang pijat, Ji won menarik Sung Min dan masih gundah dan apa yang terjadi disini.
Ji Won ternyata mau menunggu di dalam dan tidak mau keluar HAHAHHAHA, pegawai hingga bingung, tapi ia membiarkannya.
Setelah pegawai pergi, Ji won menyuruh Sung Min ganti baju.
Sung Min mengambil bajunya dan memberi instruksi pada Ji won biar keluar.
Ji Won malah berkata, kita kan teman, kenapa harus sungkan? HAHHAHAHAHA
Sung Min kemudian mengancam, kamu mau saya pulang?
Ji Won kesal alasannya yaitu beliau tak berhasil, ia kemudian keluar dan menutup pintu, tapi membukanya kembali. Sung Min sudah selesai ganti HAHHAHHHAHA.
Ji won kesal alasannya yaitu Sung Min geraknya cepat wkwkwkwkwkwkw.
(Si Ji Won pengen liat Sung Min ganti baju? LOL, ini yang berdua, masih aja gini-gini terus dari zaman season 1, kapan berubah nih?

Ji Won yang kecewa duduk dan Sung Min memperhatikan Ji Won, alasannya yaitu ia tidak pernah melihat Ji Won berpakaian mirip itu. Ia bertanya darimana Ji Won mendapatkan pakaian itu.
Ji Won tersenyum, dasar kau, kaget ya? Bagaimana? Seksi kan? Panas kan? Oke kan?
Ji Won berpose seksi, bahkan memainkan roknya HAHAHAAHAAH, Sung Min gugup, ia nggak berani liat XD
Untung tukang pijatnya segera tiba wkwwkwkwkw.

Ji Won memperhatikan perempuan itu dengan seksama dan menyusun strateginya untuk memperoleh informasi. perempuan itu berjulukan Ah Ra dan Ji Won bertanya apakah itu nama asli.
Ahra-nim menyampaikan kalau semua yang ada disana menggunakan nama alias mereka. Ia sudah 12 tahun bekerja sebagai tukang pijat / massage dan ini tahun kelimanya di Su & Su.
Ahra memuji Ji Won dan Sung Min sangat harmonis dan Ji Won membual menyampaikan kalau Sung Min tak sanggup hidup tanpanya. Sung Min mengangkat tangannya untuk protes, tapi Ji Won menggenggamnya dan malah bilang, iya saya disini, jangan khawatir. Dia ini memang begini.
Ji won menepuk-nepuk Sung Min dan Sung Min kesal sekali HAHAHAHHAHA. Sung Min udah kesepakatan bakalan membisu hari ini, beliau nurut wkkwkwkkwk.

Ji Won melanjutkan insvestigasinya, ia bertanya apakah ada pekerja disana yang suka membaca buku, suka menggarisbawahi buku yang dibacanya dan Ahra-nim berfikir, kalau soal buku mungkin maksud Ji Won yaitu Jo Anne.
Ji Won tertarik dan menyampaikan ia sudah lupa namanya, tapi desember kemudian ia bekerja disana dan Ahra-nim yakin kalau itu Jo anne, hanya Jo Anne yang suka membaca diantara mereka.
Ji Won bertanya apa kabarnya baik-baik saja dan Ahra-nim menyampaikan mungkin beliau baik-baik saja. Jo anne sudah tak bekerja disana lagi semenjak februari kemarin.
Ji Won kecewa mendengarnya. Ahra-nim menyampaikan Jo Anne minta berhenti tiba-tiba dan yang lain hingga memaki-makinya. Tapi memang ada orang yang mirip itu.
Ji won kemudian meminta no kontak Jo anne dan Ahra-nim terkejut. Karena Ji won terlalu gegabah bertanya, ia sengaja menekan tangan Sung Min dan SUng Min kesakitan. Hal ini untung menganggu konsentrasi Ahra-nim HAHHAAHAHA, Ji won malah akal-akalan tak tahu dan meminta Ahra-nim hati-hati  HAHHAHA

Ji won kemudian berfikir lagi apa yang harus ia lakukan biar menerima kontak Jo Anne dan ia karenanya menyampaikan kalau ini yaitu rahasia, ia akan membuka salon kecantikan di Cheongdamdong dan ia sedang men-scout diberbagai salon kecantikan yang berketerampilan tinggi. Ia menyampaikan ia tertarik pada Jo Anne dan Ahra-nim, dan ia memperlihatkan honor yang tinggi untuk mereka HAHAHAHAAHHAHA.
Dan ternyata cara itu berhasil, Ahra-nim pribadi mencatat kontak Jo Anne rahasia dan menyampaikan pada Ji Won. Ji won puas ia berhasil mendapatkannya.
Sung Min beneran cuma membisu aja ya HAHAHHAH, sanggup gratis massage pula XD

Keduanya pulang, Ji Won sibuk menelpon nomor Jo Anne sementara Sung Min menyetir.
Sayangnya nomor itu tidak mendapatkan panggilan. Sung Min menyampaikan ada banyak nomor yang tidak mau mendapatkan panggilan nomor tak dikenal.
Saat bicara, Sung Min melihat Ji won dan ia kehilangan fokus alasannya yaitu rok Ji Won sangat pendek HAHAHHAHAHAHAHAHAH.
Sung Min ternyata seorang laki-laki juga LOL. Ia jadinya nggak lihat kedepan dan hampir menabrak seseorang. Untungnya kendaraan beroda empat pribadi berhenti otomatis.
Ji won dan Sung Min shock apa yang gres saja terjadi. Ji Won bertanya ada apa dengan Sung Min, kenapa mobilnya berhenti sendiri dan menyampaikan kendaraan beroda empat itu keren.
Sung Min kesal alasannya yaitu semua ini gara-gara tok Ji Won, ia menyalahkan rok Ji won yang pendek.
Ji Won malah menarik hati Sung Min yang nggak konsen gara-gara dirinya, beliau makin bersemangat dan melepaskan ikat rambutnya dan mulai mengibaskan rambutnya hingga mengenai Sung Min HAHHAHAHAHAHHA.
Njir madam Song ini emang sesuatu banged.
BTW ini ada 2 iklan sekaligus, iklan mobilnya yang sanggup berhenti kalau ada sesuatu di depan, jujur aja keren banged.
Terus iklan rok Ji Won, roknya serba guna wkkwkwkwkwkw, sanggup pendek banged, sanggup ditutup dengan kain yang tersisa HAHHAHAHA
Iklannya yang ini natural banged, saya suka XD

Jang Hoon masih belum menuntaskan dingklik kecilnya, malam itu ia berencana mengecatnya, padahal udah putih tuh XD
Jo Eun gres pulang dan melihat Jang Hoon disana, ia berhenti sambil mengingat peristiwa kemarin ketika Jang Hoon menyampaikan mereka tidak pacaran.
Jang Hoon terus mengecat dan mencoba tidak peduli, tapi melihat Eun hanya berdiri disana, Jang Hoon bertanya apakah Eun ingin menanyakan sesuatu padanya.
Eun menyampaikan tidak ada dan kembali masuk ke rumah. T_T

Malam itu, Eun Jae sibuk dengan HP-nya, Ye Eun menciptakan teh dan JO Eun keluar kamar ketika Yeji menelponnya tapi ia tak mengangkatnya.
Ji Won kembali ke rumah dengan bersemangat dan bertanya apakah Jin Myung sudah pulang. Melihat pakaian JI won putih hitam, Ye Eun bertanya apakah Ji won gres pulang wawancara?
Ji Won menyampaikan untuk tidak membahas pakaiannya dan meminta semuanya berkumpul.

Saat semuanya sudah berkumpul, JI Won meminta semuanya memujinya dan mengelus kepalanya, alasannya yaitu ia sangat andal dan Jenius. Yang lain nggak mengerti tapi mereka melakukannya HAHAHHHAHAHAHA.
Ji won kemudian mengeluarkan kertas dan menyampaikan ia sudah menemukan si pengirim surat pink itu. Semuanya terkejut bagaimana Ji won sanggup menemukannya.
Ji won menyampaikan nama pengirimnya yaitu Jo-Anne dan mereka berfikir beliau orang asing atau orang korea dengan marga Jo dan nama kecil Ahn. JI won meminta mereka damai dan menjelaskan kalau itu yaitu nama samaran alasannya yaitu tukang pijat disana menggunakan nama alias mereka.
Ia memperlihatkan nomor telpon dan alamatnya pada mereka. Jin mYung bertanya apakah sudah di telpon dan JI Won menyampaikan tidak diangkat. Jin Myung menyarankan mereka menelpon terlebih dahulu. Lagian ini sudah terlalu malam untuk keluar meski tempatnya nggak terlalu jauh, tapi nggak dekat juga.
Jo Eun tiba-tiba mengambil alamat itu dan beranjak pergi. Yang lain gundah dan bertanya beliau mau kemana.
Eun menyampaikan ia akan melihat-lihat tempatnya sekalian jalan-jalan.

PAda karenanya yang lain mengikuti Jo Eun.
Jang Hoon bertanya kemana mereka malam-malam begini dan yang lain mengeluh kalau mereka akan ke rumah orang malam-malam begini, ada yang mengeluh akan turun hujan dan Ye Eun mengeluh kalau make upnya sudah dihapus.
Eun menyampaikan siapa suruh mengikutinya. Sementara Ji won menyampaikan kalau mereka tak diberi waktu menyusun strategi.
Mereka berlima berjalan bantu-membantu mencari alamat itu dengan dukungan GPS.
Ji Won secara random singgah disebuah toko alasannya yaitu tertarik dengan yang ada disana HAHAHAHHAHA (btw ini nih yang pernah saya share di twitter, saya menemukan potret JUng Hwan dan Deok Sun disana HAHHAHAH).
ye Eun pribadi menariknya pergi dari sana. LOL.
Mereka menikmati perjalanan malam mereka alasannya yaitu mereka sudah usang tidak keluar bersama-sama.

Mereka tiba di alamat Jo Anne, Seoul, Seodaemun-gu, Changcheong-dong 182, No. 102.
Mereka memastikan itu alamat yang benar dan Jin Myung bertanya kini mereka mau bagaimana. Semuanya menatap Jo Eun, alasannya yaitu beliau lah yang punya inspirasi tiba ke rumah itu malam-malam begini.
Eun gundah alasannya yaitu semuanya melihat padanya. Mereka bertanya apa yang harus mereka lakukan sekarang.
Eun menyampaikan kalau ia cuma mau lihat-lihat saja, lagian kenapa yang lain mengikutinya.
Tapi Ji won yakin Eun punya strategi. Eun terdiam. Yang lain yakin Eun niscaya punya sesuatu, meski bilang mau lihat-lihat saja, kalau nggak punya taktik mana mungkin kesini.
Tapi Eun membisu saja alasannya yaitu ia benar-benar tiba mau lihat-lihat terus pulang HAHHAHAHAHHA. Yang lain melongo dan Ji won kesal pada Eun menyampaikan jangkung babo HAHAHAHAHAHHA.
Jin Myung mengajak mereka pulang, lain kali kalau kesana mereka harus telpn dulu.

Mereka berlima akan kembali ke rumah ketika seseorang keluar dari rumah 102, seorang perempuan yang membuang sampah.
Mereka terkejut dan bertanya apakah beliau penghuni kamar 102. Wanita itu membenarkan. Ye Eun keceplosan memanggilnya Jo Anne.
Tapi perempuan itu bukan Jo Anne dan yang lain bertanya kapan ia pindah kesana, dengan siapa beliau tinggal. Wanita itu agak menakutkan, jadi mereka agak takut.
Wanita itu tak mengerti kenapa mereka bertanya mirip itu. Ji Won menjelaskan mereka mencari seseorang berjulukan Jo Anne dan alamat yang diberikan pada mereka yaitu alamat rumah 102 itu.
Wanita itu bertanya kenapa mereka mencari Jo Anne dan Jin Myung menyampaikan mereka butuh bicara dengan Jo Anne secara langsung.
perempuan itu membisu menatap mereka dan minta alamat kontak mereka, ia akan bertanya pada orang yang tinggal bersamanya nanti kalau sudah pulang.
Jin Myung menyampaikan kartu namanya pada perempuan itu. Kemudian mereka membungkuk dan meninggalkannya.

Mereka berlima pulang bersama sambil mengeluh mengenai perilaku perempuan itu, yang bahkan tidak tau nama orang yang tinggal bersamanya.
Saat mereka berjalan, JIn Myung bertanya apakah mereka mau makan es krim.
Keempat juniornya itu pribadi berbalik serentak dan bertanya apakah JIn Myung mentraktir mereka.
Jin myung membenarkan dan mereka pribadi berteriak senang masuk ke mini market HAHHAHAHAH.
Mereka pulang sambil makan es krim dan menyampaikan alasannya yaitu Jin Myung yang traktir rasanya jadi lebih yummy hehehehhehe.
Well, anak kost dimana-mana memang excited sama makanan yang ditraktir ya HAHHAHAHAHAHA.

Sementara itu di rumah no 102, seorang laki-laki masuk dan minum soju di kamar yang gelap itu.
Ia kemudian bersiap tidur dan perempuan itu bertanya pada orang yang dipanggilnya Oppa, apakah perempuan yang tinggal bersama oppa dulu seorang bule.
Pria itu terkejut. Wanita itu menyampaikan ada orang yang mencarinya, tapi namanya nama orang asing, Ellie.. Julie… Jo-Anne.
Mendengar nama Jo Anne, laki-laki itu pribadi berdiri dan menyalakan lampu, kamu bilang apa?!

Pagi itu, JO Eun berangkat ke kampus. Ia melihat dingklik yang dicat Jang Hoon semalam dan menyentuhnya meski ada goresan pena catnya masih lembap jangan disentuh.
Saat ia berjalan, Yeji mendatanginya dan bertanya ada apa, apa yang dikatakan Jang Hoon pada Eun, alasannya yaitu belakangan Eun terlihat aneh.
Jo Eun malas membahas Jang Hoon, tapi Yeji terus mengomel dan menyalahkan JAng Hoon, hanya alasannya yaitu diomeli sedikit menciptakan Eun sedih.
Eun kesal mendengarnya dan menyampaikan mirip yang dibutuhkan Yeji, ia dan Jang Hoon sudah putus. Ia bertanya apa Yeji puas sekarang.
Eun meninggalkannya, Yeji terkejut.

Jin Myung di perusahaan, bekerja mirip biasa. Ditengah pekerjaannya, ia menatap lollipop dimejanya, yang dibelikan sunbaenya sebagai pengganti lolipop yang diberikan Haeimdal.
Ada grup gres berjulukan MAX yang menyapa ke potongan pendukung operasional.

Eun Jae di kampus, ia melihat Jong Yeol bersama temannya berjalan berdua. Keduanya kelihatan erat dan sangat dekat.

Ye Eun menikmati harinya bersama Ho Chang. Mereka membicarakan akan makan apa siang ini. Ho Chang ingin makan odeng, tumben banged biasanya beliau gila sandwich LOL.
Yoo Kyung dari kejauhan menatap mereka berdua.

Malam itu Jin MYung pulang kerumah dan ia tidak sadar kalau seseorang mengikutinya. Di bus, seseorang menelponnya, tapi ketika ia angkat dimatikan. Ada orang yang mencurigakan duduk di belakangnya, tampaknya ia menelpon untuk memastikan orang itu yaitu Jin Myung.

Anak-anak kost sedang melaksanakan kegiatan mereka mirip biasa, ada yang membaca, ada yang minum teh dan lain sebagainya.
Mereka mendengar pintu terbuka, tapi mereka sudah merasa ada aura yang berbeda.
Mereka semuanya menatap ke arah pintu dan melihat seorang laki-laki masuk, membekap Jin Myung dengan mengancam pisau di lehernya.
Si laki-laki itu memberi instruksi biar mereka diam. Semuanya terkejut.

“Membenci seseorang, Dibenci seseorang. Pertama kali melihat surat itu, hatiku merinding. Diserang oleh rasa jijik yang kuat. Setelah itu saya berfikir, mustahil saya membenci seseorang hingga segitunya. Tak mungkin saya dibenci seseorang hingga demikian. Baik itu dulu ataupun dimasa depan. Rasa benci itu menyerupai bola salju, pada awalnya ukurannya kecil, kemudian bergumul dan bercampur aduk dengan banyak sekali perasaan dan menjadi semakin besar. Karena terlalu suka jadi benci. Karena tidak suka, jadi benci. Karena mempunyai terlalu banyak jadi benci. Karena merasa bersalah jadi benci. Membenci tanpa daya. Rasa benci yang berangsur-angsur membesar itu suatu ketika akan kehilangan kendali. Mungkin itu aku. Surat pink itu mungkin ditujukan padaku. walaupun bukan sekarang, tapi besok atau lusa, sebuah surat yang suatu hari akan saya terima. Mungkin ia tiba terlalu dini.”
-The End-

Komentar:
Tidak ada penutup di episode ini, mungkin alasannya yaitu endingnya begini.
Njir ngeri saia, penulisnya tampaknya konsisten dengan tulisannya, selalu ada bencana menjelang ending.
Di Season 1 penculikan Ye Eun di season 2 ini persoalan si laki-laki ini.
Aku nggak berpengaruh sama yang beginian makanya jarang banged nonton thriller atau sejenisnya T___T

Pria ini terang yaitu laki-laki di rumah 102 itu yang kaget ketika perempuan yang tinggal bersamanya membahas Jo-Anne.
Ia menemui Jin Myung alasannya yaitu yang meninggalkan kontak ketika itu yaitu Jin Myung. Ia ingin memastikan itu Jin Myung makanya ia menelponnya dan begitulah ia mengikuti Jin Myung dan menyerangnya di depan rumah.
Ughhh ngeri banged. Aku sudah menonton episode 11 dan 12 jadi saya tahu apa yang terjadi selanjutnya. Apalagi episode 11, dibutuhkan anak kecil jangan nonton.
Tapi saya nggak akan spoiler^^

Kang Yi Na beneran penyelamat di episode ini. Sifatnya yang blak blakan justru menenangkan hati Ye Eun yang galau. Yang lain mencoba untuk bersikap baik dengan tidak lebih menyukai Ye Eun, tapi malah menciptakan Ye Eun makin sedih. Aku tahu mereka mengkhawatirkan Ye Eun, tapi cara mereka yang terlalu berhati-hati ternyata nggak mempan.
Lucu banged ketika mereka kebingungan Yi Na tiba dan blak blakan akan melabrak si Yoo Kyung. Dan Ye Eun ternyata menunggu hal itu, ia senang Yi Na ada dipihaknya.
Yang lain cuma sanggup saling tatap aja, ternyata itu yang Ye Eun tunggu HAHAHAHHAHAH.
Ye Eun pribadi baikan. Dan Yi Na juga malah pribadi tahu mengenai salon itu, alasannya yaitu itu daerah langganannya.

Strategi Ji Won memang luar biasa banged.
Dia awalnya menyusun taktik yang akan melibatkan anak kost lain, tapi alasannya yaitu mereka sudah pergi kesana satu per satu, wajah sudah tertangkap lembap + surat juga sudah ketahuan, rencananya gagal. Makanya beliau mengajak Sung Min.
Ngakak banged SUng Min nggak ngenalin Ji Won HAHAHAHHA. Entah kenapa ketika adegan itu Sung Min kok kaya ga tau mau ngapain gitu, mirip seorang pembantu yang ikut majikannya HAHHAHAHHA. Maaf Sung Min, auranya begitu soalnya XD
Tapi keren sih, beliau menepati kesepakatan untuk diam, meski ia kesal Ji Won bohong dan bohong lagi. Tapi bener sih Sung Min nggak sanggup hidup tanpa Ji Won wkkwkwwkwkw.

Setelah disadarkan oleh Yeji, Jang Hoon karenanya mengaku pada anak kost kalau mereka nggak pacaran dan itu menciptakan Jo Eun sedih. Wajar sih alasannya yaitu Jo Eun menyukai Jang hoon, tapi ini salahnya JO Eun juga, beliau suka tapi nggak ngaku dan selalu meminta Jang Hoon bilang mereka nggak pacaran, eh pas dibilang dianya terluka.
Itu alasannya yaitu Yeji mengungkit mengenai wajib militer. Makanya Jang Hoon mungkin berfikir kalau ada baiknya ia tidak main-main dengan Jo Eun alasannya yaitu ia akan menghilang selama 2 tahun dan nggak mungkin ia meminta Jo Eun menunggu apalagi dengan kekerabatan yang nggak terang ini.
Dan lagi ia tampaknya melihat kalau Jo Eun tidak punya perasaan padanya, jadinya ia sedih. Pasangan ini memang harus ada yang mendorongnya LOL.

Mengenai sobat Eun Jae yang menyampaikan beliau suka Jong Yeol, saya agak merasa aneh. Aku ingat diseason 1 beliau itu satu angkatan sama Jong Yeol, tapi saya nggak sempat cek jadi ragu juga sih. Makanya saya agak abnormal alasannya yaitu di sini kok beliau memanggil JOng Yeol sunbae dan satu angkatan dengan Eun Jae.
Selain itu saya tahu Eun Jae tidak damai alasannya yaitu ada yang suka sama mantannya yang masih ia cintai, tapi jahat banged beliau menjelekkan temannya dibelakang begitu, malahan di depan JO Eun yang stylenya mirip.
Dia ini masalahnya kurang berfikir panjang dan hanya menuruti emosinya sendiri. Aku harap beliau cepat move on, suer makin nggak nyaman beliau terperangkap dalam cinta masa kemudian mirip ini.

EDIT: Ternyata sehabis saya nonton ulang l, beliau manggil Jong Yeol di S1 juga sunbae 😂 berarti aq yang salah. Dia memang seangkatan Eun Jae 😅

Mengenai Jo Anne ini, beliau memang mencurigakan dan saya rasa laki-laki yang menyerang itu mungkin akan menjadi kunci siapa pengirim surat itu sebenarnya.
Seperti yang sudah pernah saya katakan, saya merasa kalau surat itu dan alamatnya nggak ada hubungannya. Surat itu untuk orang lain dan alamat Ji Won kebetulan ada disana, artinya penulis surat itu memang mengenal salah satu anak di kost itu.
Dan kemungkinan besar sih Moon Hyo Jin, alasannya yaitu beliau yang masih jadi misteri hingga sekarang. Mungkin beliau melihat Ji Won pas tiba ke panti pijat itu dan mencatat alamatnya disana, beliau kan kenal Ji Won. Dan saya pikir beliau nggak dendam kok sama Ji Won.

Aku kesulitan menciptakan sinopsis tanpa subtitle, jadi saya memutuskan menunggu subtitlenya dulu semenjak beberapa episode belakangan.
TApi alasannya yaitu saya nggak sabaran saya nyari-nyari spoiler disana sini HAHAHAHHA. Aku sudah menonton episode 11 dan 12 juga, dan saya sudah paham apa yang sebetulnya terjadi wwwkwkwkwkw.
Tapi sengaja nggak saya tulis disini, tampaknya nggak asik kalau spoiler disini.
Dan saya akui kalau tebakanku ternyata tidak mengecewakan benar lol.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top