Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 12-2

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 12-2

———————————————————————————————————-

Sinopsis Hello My Twenties Season 2 Episode 12 Part 2

Malam harinya, mereka membantu menyiapkan dan menghidangkan makan malam.
Saat semuanya sedang sibuk, ibu memanggil Jin Myung untuk bicara 4 mata dengannya.
Ibu menanyakan mengenai Eun Jae, apa yang terjadi padanya. Ia tahu Jin Myung berfikir kalau ia tidak peka pada anak sendiri. Tapi bekerjsama semenjak awal beliau tahu kalau terjadi sesuatu pada Eun Jae, sifat Eun Jae yakni kalau ada orang menghiburnya maka Eun jae akan semakin sedih dan menangis, makanya ia berpura-pura tidak tahu.
JIn Myung mengerti, tapi ia tak sanggup menyampaikan pada ibu apa yang terjadi, menurutnya ibu harus mendengar pribadi dari Eun Jae.
Ibu mengerti, tapi ibu yakin Eun Jae tidak akan mau dongeng padanya.

Makan malam dimulai. semua anak makan dengan lahap. JIn Myung lagi-lagi menyadari kalau ada yang hilang. Eun tidak ada disana. Eun Jae menyampaikan Eun ada di dalam rumah. Mereka memanggil Eun, tapi Eun tidak keluar. Eun kelihatan mengkhawatirkan sesuatu.
Karena Eun tidak keluar, Jin Myung tetapkan untuk menjemputnya. Ia membuka pintu kamar dan menyuruh Eun keluar untuk makan.
Eun mengerti.

Ternyata alasan Eun tidak mau keluar yakni alasannya yakni ia lupa membawa baju ganti, jadi ia menggunakan baju milik ibu Eun Jae, sebuah terusan, tentu saja rok.
Eun agak malu-malu gitu, apalagi ada Jang Hoon disana. Karena semenjak Eun mengakui kalau ia merindukan Jang Hoon, relasi mereka jadi berubah, Jang Hoon kelihatan sengaja menghindari Eun Jae. Itu juga penyebab kenapa ia badmood ketika berangkat pagi ini.
Tapi Eun sangat manis menggunakan terusan, Jang Hoon aja terpana melihatnya HAHHAHAHHA.
Eun berjalan malu-malu dan Ye Eun menyampaikan kalau itu terlihat bagus padanya. Ibu menyampaikan itu yakni saluran panjangnya, tapi ketika Eun memakainya jadi pendek sekali HAHAHAHAA.

Jin Myung masih saja memperhatikan disekitarnya sambil makan. Ia menyadari kalau ada yang asing dengan Jang Hoon dan Eun. Mereka melirik kemudian mengalihkan pandangan, pokoknya kaku banged.
Jin mYung kemudian ingat ketika ia dan Eun menjemur pakaian di atap, Jang Hoon ada disana menyiram tanaman.
Jin Myung menjemur celananya disamping celana Eun dan menyampaikan kalau celana Eun panjang sekali. Eun kelihatan kesal alasannya yakni hal itu.
Jin mYung tak mengerti kenapa Eun murka dan ia dan Jang Hoon saling menatap.
Di kereta pagi ini ia juga melihat Eun melirik ke arah Jang Hoon, di kebun apel juga, bahkan ketika makan siang tadi, kejadian tissu.
Jin Myung akibatnya menyadari akalu terjadi sesuatu antara Jang Hoon dan Eun dan ia hanya tersenyum.

Setelah makan malam, Ye Eun dan Ho Chang jalan-jalan berdua sambil gandengan tangan heheheheeheh.
Ye Eun mengungkit hari ini Ho Chang mengenakan beling mata. Ho Chang menyampaikan kalau besok ia akan pakai kontak lens lagi.
Ye Eun menyampaikan tidak perlu, Ho Chang tidak suka kontak lens jadi pake beling mata saja. Ho Chang senang alasannya yakni Ye Eun memperbolehkannya. Apalagi ketika Ye Eun menyampaikan Ho Chang juga boleh menggunakan baju yang ia sukai kalau merasa tak nyaman dengan gayanya yang sekarang.
Ho Chang juga ingin kembali ke gaya rambut lamanya, tapi Ye Eun menolak yang itu HAHAHHAHAHA.
Mereka memandang bintang yang indah dan Ho Chang mulai menjelaskan asal bintang-bintang itu secara ilmiah dan Ye Eun dengan sigap menutup lisan Ho Chang LOL
Ia hanya ingin menikmati bintang dengan pacarnya, bukan mendengar klarifikasi ilmiah mengenai bintang HAHHAHHAHAHAHHAHA.

Eun ada di luar mencoba menyalakan pematik untuk memperabukan obat nyamuk. Tapi beliau nggak bisa-bisa.
Jang Hoon keluar dan memandangi Eun, Eun tahu dan menyampaikan kalau ia tahu dandanan menyerupai ini tidak cocok untuknya.
Jang Hoon membantunya menyalakan pematik dan menyampaikan kalau pakaian itu cocok untuk Eun.
Jang Hoon kemudian duduk bersama Eun dan menyampaikan kalau Eun cocok menggunakan rok. Eun menyuruh Jang Hoon tidak menyampaikan hal menyerupai itu alasannya yakni ia tahu Jang Hoon berbohong.
Jang Hoon protes, dibilang elok kamu kok marah. Aku tidak berbohong.
Mereka melamun sejenak. Kemudian Eun bertanya, kemudian kenapa kamu tidak menyukaiku? Aku bahkan hingga bilang kalau saya merindukanmu.
Jang Hoon terdiam, ia mencari balasan yang sempurna dan menyampaikan kalau sebentar lagi ia akan wamil.
Eun menyampaikan ia tahu. Jang Hoon kaget alasannya yakni Eun tahu. Eun memanggil Jang Hoon bodoh, jelas-jelas ketika pertama tiba Jang Hoon sudah cerita. HAHHAHAHA

Jang Hoon bertanya pada Eun, Apakah tidak apa-apa? Aku laki-laki yang akan segera masuk wamil, benar tidak apa-apa?
Eun menjawab, kan cuma wamil, bukan kemana-mana. Kau hanya mencari-cari alasan saja. Sudahlah.
Jang Hoon menyampaikan kalau ia tidak mencari-cari alasan, Aku menyukaimu, sangat menyukaimu. Tapi gres mulai pacaran saya sudah harus masuk wajib militer. Aku tidak berani memintamu untuk menungguku. Tapi saya juga tak rela menyuruhmu untuk tidak menungguku.
Eun bertanya, terus kamu mau bagaimana?
Jang Hoon kemudian memberanikan diri, Kau bersedia menungguku?
Eun menjawab tidak. Jang Hoon terkejut, kenapa?
Eun berkata, kamu kan tidak memintaku menunggumu, untuk apa?
Jang Hoon penuh harap, kalau saya memintamu menungguku bagaimana?
Eun berfikir kemudian menyuruh Jang Hoon mengatakannya.
Jang Hoon terdiam, ia mempersiapkan hati. Eun menantikannya.
Jang Hoon kemudian berkata, tolong tunggu aku. Tolong tunggu saya kembali. Kumohon, kamu harus menungguku. Setelah kembali, saya akan memperlakukanmu dengan baik.
Eun kemudian menyampaikan ia akan mempertimbangkannya.
Jang Hoon kesal sekali, kamu bilang kalau saya meminta kamu niscaya bersedia menungguku?!
Eun lari dan Jang Hoon mengejarnya, mereka main kejar-kejaran awwww lucu banged Eun tarik ulurnya hehhehhhe.

Hal itu dilihat oleh Jin Myung yang sedang duduk sendirian, ia tersenyum alasannya yakni Eun akibatnya sanggup tersenyum lagi.
Haeimdal kemudian tiba membawa tomat segar dan memberikannya pada Jin Myung. Ia menyampaikan buah apapun itu, kalau gres dipetik sangat enak.
JIn Myung bertanya apakah orang renta Haeimdal bekerja dibidang pertanian dan Haeimdal menyampaikan orang tuanya bercocok tanam, petani lebah + membuka pension (awwww jadi kangen episode 1, saya pernah bilang kalau bawah umur liburan kesana niscaya seru).
Haeimdal memuji madu keluarganya sangat enak, lain kali ia akan menawarkan satu pada Jin Myung, tapi sesudah itu Jin Myung nggak boleh minta gratis, tapi harus beli HAHAHHAHAHA.
Jin Myung kemudian bertanya apakah Haeimdal akan mudik dan Haeimdal membenarkan dan menebak kalau Jin Myung niscaya lega alasannya yakni berfikir ia akan menumpang selamanya disana. LOL.

Jin Myung bertanya kenapa Haeimdal mendadak berubah pikiran?
Haeimdal menyampaikan bukan apa-apa, tapi bekerja hari ini ternyata tidak seburuk yang ia bayangkan. Sebelumnya ia merasa tertindas. Berusaha selama 7 tahun, rasanya sayang sekali mengalah begitu saja, seperti mengaku kalau diri sendiri yakni pecundang. Mana orang-orang kampungnya sudah tahu kalau ia menjadi seleb. Ia merasa aib sekaligus bersalah.
Mereka berdua tertawa. Haeimdal menyampaikan tadi Jin Myung tujuan pupa itu hidup bukanlah untuk sekedar menjadi tonggeret. Pupa juga mempunyai kebahagiaannya sendiri. Setelah ia pikir-pikir selama 7 tahun ini ia melewatinya dengan penuh kegembiraan. Mungkin ini sekedar penghiburan secara psikis, tapi apa yang ia pelajari itu sungguh banyak sekali.
Jin Myung tersenyum dan kemudian malah bertanya, memangnya itu semua kata-kata siapa? Pupa hidup bukan sekedar bermetamorfosis tonggeret?
Haeimdal menatap Jin Myung dengan tatapan tidak percaya, Jin Myung malah polos dan bertanya kenapa?
Haeimdal kesal dan mengingatkan itu kata-kata Jin Myung pagi tadi, ia merasa terharu dengan kata-kata itu tapi Jin mYung malah tidak ingat HAHAHHAHAHAHA.

Pembicaraan keduanya kemudian berhenti ketika Eun Jae dan Ji won memanggil mereka semuanya untuk makan semangka.
Anak-anak berkumpul untuk menikmati malam mereka bersama-sama, tentu saja ayah dan ibu Eun Jae tidak ikut, untuk menawarkan waktu bagi anak muda.
Mereka makan semangka sambil cerita-cerita lucu, serita horror dan bermain permainan sederhana. Semuanya menikmati suasana malam itu.

Saat tidur, bawah umur cewek sekamar berlima (jadi ingat pas KKN XD )
Mereka tidur menggunakan masker dan Jin Myung menjaga mereka satu per satu. Hewwww, ini episode Jin Myung banged deh, beliau secara detail memperhatikan para hoobaenya.
Sebelum tidur ia menerima pesan dari Jae Hwan yang bertanya apakah terjadi sesuatu selama mereka disana dan Jin Myung menjawab tidak ada apapun yang terjadi.
Ia kemudian mematikan lampu dan mereka tidur.

Pagi harinya, Jin Myung terbangun.
Anak-anak yang lain sudah tidak ada disana. Ia mengecek jam dan shock alasannya yakni sudah jam 9.39.
IA bergegas keluar dan yang lain sudah berkumpul sarapan. Jin Myung merasa nggak lezat alasannya yakni ia telat bangun. Mereka menyampaikan sudah mencoba membangunkan Jin Myung tapi tidak bangun. Ibu Eun Jae protes JIn Myung sudah setua itu masih tidur kesiangan HAHAAHHAHA.
Saat akan mulai makan, Jin Myung sadar kalau Ji Won tidak ada disana.
Mereka menyampaikan kalau Ji won tidak kelihatan dari pagi. Ingin menelpon, HP Ji Won ketinggalan di rumah. Lalu kita melihat di kamar Ji Won, HP Ji Won bergetar, 9 panggilan tak terjawab dari Im Sung Min LOL
Jin Myung jadi khawatir dan alasannya yakni tak tenang, ia akibatnya permisi keluar. Ia menyampaikan kalau ia sedang tak selera makan.
Yang lain jadi tak lezat dan mengikuti Jin Myung keluar, ibu mengeluh alasannya yakni mereka nggak menghabiskan masakan dan nggak basuh piring juga. Haeimdal meminta ibu membiarkan mereka alasannya yakni para laki-laki yang akan mencuci piring, urusan basuh piring itu urusan laki-laki (bener banged! setuju!).

Para anak perempuan berjalan diluar, menikmati udara pagi di kawasan itu. Menikmati hembusan angin sejauh kaki mereka melangkah.
Mereka tidak mempunyai tujuan, hanya terus berjalan.

“Bagaikan sesuatu yang tidak penting, bagaikan tidak pernah terjadi apapun. Sebenarnya, ingin rasanya menjerit sekeras-kerasnya. Sebenarnya, ingin rasanya berlari. Jika berteriak, maka akan ketahuan. Jika berlari, maka akan dikejar. Ketidakberuntungan yang disembunyikan bagai bermain petak umpet. Akan mencegkeram kaki. Kita harus mengerahkan segala daya upcaya dan berjalan dengan perlahan-lahan.”

Di sebuah sekolah SD, bawah umur sedang bermain sepak bola di halaman. Salah seorang dari mereka melihat seseorang tidur di tanah. Yang lain terkejut dan mengikutinya.
Mereka bertanya-tanya siapa itu, alasannya yakni tak bergerak, mereka pikir beliau sudah mati.
Itu yakni Song Ji Won.
Tiba-tiba Ji won bergerak dan bawah umur berlari ketakutan.
Ji won menyentuh kepalanya dan gundah dengan apa yang terjadi.

Anak-anak yang lari ketakutan bertemu dengan rombongan Jin Myung, mereka menyampaikan ada mayit disana.
Jin myung dan yang lain terkejut dan segera berlari ke arah sekolah.
Mereka melihat Ji Won berjalan di lapangan dan segera menghampirinya.
Ji won menyapa mereka dan dengan santai menyampaikan kalau tadi ia pingsan. Jin Myung yang sangat khawatir merasa lega dan lututnya jadi lemas, ia terjatuh.
Ye Eun kesal dan memukul Ji won, kemudian memeluknya.
Eun Jae juga bertanya apa yang bekerjsama terjadi, alasannya yakni mereka sangat khawatir.
Ji Won gundah dengan mereka semuanya dan meminta maaf. Ia menyampaikan tampaknya ia pingsan cukup lama, melihat mereka mengkhawatirkannya menyerupai ini.
Jin Myung bertanya apa yang terjadi.

Ji won menceritakan apa yang terjadi.
Ia terbangun pagi-pagi sekali. Karena semuanya masih tidur, ia berjalan sendirian ke halaman dan bermain dengan anjing keluarga Eun Jae.
Karena bosan ia berjalan disekitaran desa, ia berjalan sangat jauh dan tampaknya ketika itu pikirannya sedang kosong.
Saat ia sadar, ia tiba disebuah sekolah dan melihat-lihat kesana.
Ia melewati ruang seni sekolah itu dan berjalan sambil menatap jendela.
Ia menatap jendela itu cukup usang dan mengingat sesuatu mengenai kejadian masa lalunya.
Mata Ji Won berkaca-kaca, ia hampir menangis dan gemetaran ketika ia kehilangan kesadarannya dan pingsan.

Ji Won menyampaikan kalau ingatannya sudah kembali.
Saat kelas 3 SD itu, ia sama sekali tidak berbohong.
Semuanya menatap Ji Won.

 

Kemudian adegan berpindah ke kereta, mereka dalam perjalan pulang.
Semuanya tidur alasannya yakni kelalahan. Ji won satu-satunya yang terbangun, termenung menatap jendela, menatap dirinya sendiri di pantulan jendela.

Sementara itu di rumah keluarga Eun Jae, tamu yang tak diundang muncul. Im Sung Min.
Ibu menyampaikan kalau semuanya sudah pulang pagi ini, alasannya yakni katanya ada urusan penting.
Sung Min terkejut. Ibu bertanya apakah Sung Min tiba untuk bekerja juga? Ia melihat sesuatu di tangan Sung Min dan bertanya itu apa.
Sung Min memperlihatkan apa yang ia bawa, ayam goreng 10 porsi HAHHAHAHAHAHAHAHHAAAHAHHAHAHAHHA..
Poor Sung Min LOL

-The End-

Epilog: Kehidupan masa kemudian bawah umur kost.

Anak-anak kost di hipnotis untuk mengetahui kehidupan masa kemudian mereka.

Yoon Jin Myung

Q. Sekarang kamu sedang ada dimana?
A. Diambang jendela.

Q. Lihat disekelilingmu, apa yang kamu lihat.
A. Orang-orang. Banyak sekali, orang-orang yang menggunakan pakaian tradisional dan orang yang menggunakan topi.  Ditangan orang-orang tersebut memegang sesuatu.

Q. Apa yang mereka pegang?
A. Bendera Taeguk. Sambil berteriak ‘manse’. Suaranya gemuruh sekali. Orang-orang sanagt senang.

Q. Kau ada dimana?
A. Dihadapan orang-orang. Aku juga sedang berteriak.

Q. Apa yang kamu teriakkan?
A. Kono Joseon-ji, koroshite!!! (Bunuh orang Joseon itu!)

HAHAHHAHAAHA kehidupan masa kemudian Jin Myung yakni tentara Jepang, atau pemimpin tentara Jepang LOL

Yoo Eun Jae

A. Di dalam istana, saya mengenakan pakaian yang sangat indah. Orang-orang berjalan dibelakangku. Aku ebrsiap-siap untuk tidur. Para dayang istana menyiapkan selimut. Ada seseorang yang datang.

Q. Siapa?
A. Kim Sanggung. Katanya yang mulia raja pergi ke kamar pelayan wanita.

Q. Yang mulia raja pergi ke kamar pelayan wanita?
Tiba-tiba Eun Jae membuka matanya dan berteriak ‘Pelayan wanita!’

Kehidupan masa kemudian Eun Jae yakni seorang ratu, banyak yang bilang beliau yakni Jang Hee Bin HAHAHHAHAHAH.

Jung Ye Eun

A. Sungguh melelahkan. Kerja seharian sungguh melelahkan. Menimba air, bersih-bersih, menyalakan tungku. Tapi, ada seseorang yang datang. Katanya Yang Mulia Raja akan bertandang ke kamarku.

Ye Eun tersenyum gitu, tiba-tiba terdengar lagi teriakan Eun Jae dan ia jadi takut HAHAHAHHAHAHAHA.

Kehidupan masa kemudian Ye Eun yakni dayang istana, Choi Suk Bin HAHAHAHAHAHA. Han Seung Yeon juga pernah memerankan Choi Suk Bin dalam Jang Ok Jung Live in Love.

 
Jo Eun

A. Aku sedang berada di medan perang. Banyak sekari orang-orang yang mati.

Q. Apa yang sedang kamu lakukan?
A. Sedang mencari anak kecil. Sudah ketemu. Aku menemukannya. Anak kecilnya selamat tanpa kurang sesuatu apapun.

Q. Apa yang sedang kamu lakukan?
A. Ayah anak ini sudah ketemu. Demi menyerahkan anak ini kepada ayahnya… Haaah, Ayah anak kecil ini meninggalkannya. Dia bilang beliau hampir kehilangan nyawa gara-gara anak ini. Dia tidak butuh anak menyerupai ini. Jang Bi hyung menangis meraung-raung. Jang Bi Hyung!

Ini nih saya nggak ngerti kehidupan masa kemudian Jo Eun. Apakah rakyat biasa? Tapi yang terang beliau seorang laki-laki dimasa kemudian lol.

Song Ji Won

A. Malam bercahaya rembulan. Bulan purnama. Angin bertiup sepoi-sepoi. Wangi semerbak.

Q. Lihatlah disekeliling, apa yang kamu lihat?
A. Garam? Bunga. Bunga berwarna putih. Bunga di bawah cahaya rembulan, bagaikan taburan garam. Kami sedang membicarakan selanjutnya akan kemana. Melalui pasar Bongpyeong, berjalan menuju ke Jeongseon. Tapi jalan itu begitu curam dan berbatu. Tidak ada yang sanggup dimakan. Oleh alasannya yakni itu terucaplah sepatah kata.

Q. Silakan ucapkan.
A. ehiiiiiiiiiikkkk (SUARA KUDA!!!)

HAHHAHAHHAHAHAHHAHAHHAHAHAHAHAHA. Ngakak gue!
Kehidupan masa kemudian Ji Won itu seekor kuda OMG!!!!!!
Pas syuting ini Eun Bin aja nggak sanggup menahan tawanya HAHAHHAHAHA.
Aku suka sutradaranya memasukkan kepingan Eun Bin yang ketawa LOL
Kasian banged sih Song Ji Won.

Komentar:

Episode ini lumayanlah, meski episode kemaren jauh lebih seru.
Aku kecewa banged alasannya yakni Sung Min cuma muncul beberapa detik. Penulis tega bangeeeeeeeeeeeeeeeed!!!! T_____T
Sung Min semenjak season pertama selalu nggak pernah ikut ngumpul anak Belle Epoque T_T
PAs pesta dulu juga nggak datang, pas Eun Jae masuk rumah sakit beliau juga nggak datang, kini memetik apel beliau juga nggak datang.
Ya ampun, penulis tahu banged kita suka sama SsongSungMin jadi perasaan kita dipermainkan.

Makara Ji Won sudah mengingat apa yang terjadi dimasa kemudian dan ternyata beliau tidak berbohong, ia menyampaikan hal bekerjsama pada gurunya tapi gurunya menganggap itu kebohongan. Ia menyampaikan pada orang lain dan ia dianggap pembohong besar, semenjak itu ia jadi berbohong alasannya yakni tidak ada yang mempercayainya.
Seperti di preview episode 13, orang yang menciptakan hidup Moon Hyo Jin menderita yakni guru seni yang disebut-sebut dulu. Aku memang sudah curiga sama si guru ini, saya pikir akan ada sesuatu yang kejam dibalik semuanya. Semoga masalahnya selesai ya.
Tapi Ji Won kelihatan ringkih banged di preview T_T

Di episode ini, Jin Myung benar-benar memperlihatkan jiwa keibuannya.
Dia mengamati setiap anak kost dan menyadari kalau ada sesuatu yang salah. Dia tahu Ji Won butuh sesuatu untuk mengalihkan pikiran, beliau tau Eun Jae juga butuh penyegaran, beliau tau Ye Eun sakit dan Jo Eun yang bertengkar dengan JAng Hoon.
Jin Myung peka banged memang, meski nggak banyak yang sanggup beliau lakukan. Aku suka relasi ibu Eun Jae dan Jin Myung hehehhehehe.

Eun Jae sesudah kejadian malam itu ternyata pribadi pulang dan mengurung diri di kamar, beliau juga jadi semakin asing dan menciptakan yang lain repot. Tapi yang lain juga punya dilema sendiri, jadi nggak begitu peka.
Hanya Jin Myung yang peka alasannya yakni ia tidak punya dilema yang berat lagi.
Kehilangan keceriaan Song Ji Won memang menciptakan suasana kost makin muram. Aku ngakak ketika bawah umur kost merasa nggak ada yang asing dengan Ji Won hingga Jin Myung menceritakan kepingan Ji Won tidak bereaksi melihat laki-laki buka baju HAHAHHAHAH.
TApi tampaknya sesudah episode ini, kita nggak akan bertemu lagi dengan Song Ji Won yang dulu. Apalagi ingatannya sudah kembali. IA akan menjadi Song Ji won yang kalem.

Ye Eun menyadari kalau ia terlalu banyak mengatur Ho Chang dan menciptakan Ho Chang tidak nyaman, akibatnya membiarkan Ho Chang kembali menyerupai dulu, tapi tidak dengan rambutnya HAHAHAHHAH.
Kasian banged sama Ye Eun yang harus menjaga berat badannya, gara-gara mamanya sih. Padahal Ho Chang suka beliau apa adanya.
Sepertinya sesudah ini beliau nggak akan sibuk diet lagi ya. Kasian melihat beliau makan apel terus alasannya yakni lapar. Dia nggak mau makan nasi, menghitung kalori dan kalori.
Tapi Ho Chang dan Ye Eun resmi pacaran kapan sih? KIrain masih some HHAHAHAHAH. Mungkin semenjak Ho Chang tiba ke rumah kali ya.

Aku suka anka-anak Belle Epoque berkumpul menyerupai ini. Dan still untuk episode terakhir sih kita melihat kalau bawah umur kembali berkumpul, kali ini formasinya lengkap, ada Jae Hwan dan Sung Min juga.
Haeimdal yang tetapkan mudik tampaknya diberi kesempatan kembali untuk menjadi idol dan mereka mendukungnya.
Semoga episode kebersamaan mereka panjang ya.
Masalahnya yakni relasi Ssongsungmin yang masih belum ada kejelasan. Apakah 2 episode terakhir sanggup diselesaikan?
Atau mereka hanya akan tetap dalam relasi friendzone?
OMG! KAlau gitu saya siap buat season 3 HAHHAHAHHAHAH

Tapi alasannya yakni Age of Youth ini perihal kehidupan sehari-hari, bekerjsama kalau banyak season kita nggak akan bosan lho.
Banyak hal yang sanggup dibahas, jadi akan sangat menyenangkan kalau setiap tahun ada Age of Youth HAHAHAHHA.
Harapannya sih begitu ya, semoga ya XD
Tapi kayaknya bakalan sulit sih.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top