Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 13-1

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 13-1

Di episode 13 ini, Song Ji Won balasannya bertemu dengan guru Han Gwan Yeong, ia menemuinya untuk mendapatkan petunjuk mengenai tragedi yang menimpa Moon Hyo Jin ketika kelas 3 SD dulu. sayangnya si guru tidak mengingat para siswanya lagi. Sementara itu pacar Hyo Jin mengetahu kalau orang yang menghancurkan hidup Hyo Jin yakni guru itu. Ia akan membunuhnya.

Sinopsis Hello My Twenties 2 Episode 13 Part 1

Eun Jae mengajak Jong Yeol bertemu, untuk meminta maaf atas tragedi malam itu. Karena ini pertama kalinya ia pacaran, pertama kali patah hati, pertama kali ia mencicipi emosi menyerupai itu, makanya ia jadi menyerupai itu, meskipun tentu saja alangkah baiknya ia tidak begitu.
Ia juga berterima kasih pada Jong Yeol, alasannya membuatnya tahu bagaimana rasanya dicintai dan menyayangi seseorang. Eun Jae tak sanggup menahan air matanya, alasannya bagaimanapun juga ia masih menyukai Jong Yeol, sementara Jong Yeol tentu saja kelihatan merasa bersalah.
Eun Jae kemudian menyampaikan kalau ia punya seruan pada Jong Yeol, Kalau Jong Yeol sudah menemukan perempuan lain, ia harap JOng Yeol tidak menyampaikan kalau perempuan itu tidak sesuai harapannya. Jong Yeol mengerti.
Ia juga berharap kalau Jong Yeol mau pacaran dengan gadis lain, tunggulah beberapa waktu lagi (jangan dalam waktu akrab ini), Jangan memperlakukan dirinya dengan baik, alasannya ia akan salah paham dan juga jangan memperlakukannya dengan buruk, alasannya ia akan terluka.
Ia merasa bersyukur karena  Jong Yeol yakni cinta pertamanya. Jong Yeol makin merasa tak lezat dan meminta maaf.
Eun Jae merasa ia sudah cukup menyampaikan apa yang ingin ia katakan, dan ia pamit pada Jong Yeol.

Eun Jae berjalan pulang tapi ia terlalu duka dan tak sanggup menahan tangisnya. Ia berakhir berjongkok dan menangis dijalan.
Eun Jae sangat menyayangi Jong Yeol, tapi ia harus mengucapkan perpisahan, alasannya tak ada gunanya bila ia menyayangi sepihak sementara Jong Yeol tak mencintainya lagi.
Cinta pertama Eun Jae berakhir, menyerupai kebanyakan cinta pertama lainnya. Cinta pertama yang tidak akan pernah sanggup kamu lupakan dan akan menjadi sebuah kenangan tersendiri, alasannya itu pertama kalinya kamu mencicipi pahit dan manisnya sebuah cinta.

Ye Eun memetik bunga di halaman dan membawanya ke rumah. Ji Won sedang menulis sesuatu dengan serius. Jo Eun sedang menata meja sementara Jin Myung mencari-cari sesuatu di laci.
Bel berbunyi, Eun melihat kalau itu Jang Hoon dan segera menuju pintu. Jang Hoon ingin bicara pada Eun tapi Eun menyampaikan nanti saja, ia sedang sibuk. Saat Jang Hoon memaksa, Eun bahkan mengusirnya dan menutup pintu di depan mata Jang Hoon, menciptakan Jang Hoon berfikir kalau Eun sedang main tarik ulur denganny AHAHHAHAHAHAHA.

Jin Myung melihat keluar jendela dan bertanya-tanya kenapa Eun Jae belum pulang, harusnya sudah pulang jam segini.
Yang lain juga bertanya-tanya dan berniat menelpon Eun Jae. Tapi kemudian Jin myung melihat Eun Jae dibawah dan menyampaikan kalau Eun Jae sudah pulang.
Mereka semua jadi sibuk dan bersiap di posisi masing-masing. Begitu Eun Jae membuka pintu, mereka kemudian merayakan kembalinya Eun Jae ke rumah, menyerupai kejutan ulang tahun, bahkan ada makanan ringan manis dan lilin.
Eun JAe terkejut dengan kejutan itu, kejutan dari para abang alasannya ia sudah lulus dari cinta pertamanya.
Mereka bertanya apakah semuanya berjalan lancar, Eun Jae menyampaikan kalau ada beberapa yang ia lupa katakan. Ia mengeluarkan catatannya, ia sudah mencatat kata-kata yang ingin ia sampaikan pada Jong Yeol, dalah satunya yakni ‘sekalipun kamu bermetamorfosis orang yang sama sekali asing bagiku, kamu harus bahagia’, tapi ia lupa mengatakannya.
Ji Won malah minta catatan itu, ia akan menggunakannya kalau ia putus nanti HAHAHAHHAHA.
(Andwee Ji won! Kamu aja belum jadian jangan ngomongin putus!).
Eun kemudian bertanya kapan mereka akan membuka sampanye dan Ji won menyampaikan seharusnya Eun membuka ketika Eun Jae masuk tadi. Eun membela diri alasannya ia tak sanggup membukanya.

Anak-anak kost berpesta untuk merayakan maknae mereka yang pertama kali patah hati, mereka bersulang. Ye Eun berkomentar kalau mata Eun Jae bisul dan menyuruhnya untuk mengkompresnya nanti. Ye Eun berkomentar masa-masa dimana Eun Jae masih patah hati sangat menakutkan. Eun setuju, ia pikir kalau nggak diakhiri lama-lama Eun jae sanggup jadi stalker.
Ji Won galau alasannya ia sama sekali tidak tahu, ia bertanya apa Jin Myung tahu. Jin Myung hanya tersenyum dan menepuk punggung Ji Won. Ye Eun berkomentar masa itu yakni masa titik terendah dalam hidup Ji Won, jadi Ji won tidak menyadari tragedi disekitarnya.
Ji Won kemudian mendapatkan telpon dan masuk ke kamarnya, sepertinay sih Sung Min yang mencari alamat guru seni Ji Won. Ji Won mencatatnya.

Keesokan harinya, Ji Won ke rumah guru itu. Awalnya ia melihat anak dan cucu si guru sedang main di halaman dan alasannya keduanya melihatnya, Ji Won bertanya apakah benar ini rumah Han Gwan Yeong.
Tak berapa lama, Ji Won ada di ruangan kerja guru Han. Ia bertemu dengan guru seninya ketika SD dulu, tapi guru itu sudah bau tanah jadi ia kurang ingat, tapi ia ingat SD Ji Won alasannya pemandangannya indah.
Awalnya Ji Won menyampaikan ia teringat guru Han ketika ia bicara dengan teman-temannya, makanya Ji Won datang. Ji Won mencoba mengkorek informasi apakah guru itu masih mengenali beberapa temannya tapi guru tidak mengenali mereka lagi dan balasannya bertanya apakah guru mengenal Moon Hyo Jin, ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja di sebuah restoran. Tapi Guru itu menggeleng, ia juga tidak ingat. Tapi saya memang merasa kalau jawabannya akan Moon Hyo Jin dan anak yang lain berbeda.
Saat itu anak si guru permisi akan pergi bersama cucunya dan Ji won bertanya dimana istri guru. Guru menyampaikan istrinya meninggal 2 tahun lalu.
Ji Won mulai takut alasannya itu artinya hanya mereka berdua yang ada di rumah ini. Ji Won tidak damai dan gemetaran ketika ia meminum tehnya.

 
 

Tak usang kemudian Ji Won pamit permisi. Ia masuk ke kendaraan beroda empat dimana Sung Min sudah menunggunya. Sung Min bertanya apakah si guru ingat dan Ji Won menyampaikan tidak sama sekali, beliau hanya kakek bau tanah yang rambutnya ubanan meski wajahnya terlihat muda.
Sung Min bertanya memangnya menyerupai apa bayangan Ji Won dan Ji Won berfikir tapi ia tak menyampaikan jawabannya, hanya saja eskpresinya menawarkan ia menyerupai menyadari sesuatu.
Ternyata di tas Ji Won, ia menaruh kamera untuk merekam. Ia kemudian menawarkan pada Sung Min apa yang terjadi di dalam dan menyampaikan kalau mulut guru absurd ketika ia bertanya wacana Moon Hyo Jin, tapi Sung Min tidak menemukan keganjilan itu.
Ji Won hingga mengulang berkali-kali tapi Sung Min tetap merasa nggak ada yang absurd menciptakan Ji Won kesal. Sung Min menghela nafas dan menyampaikan ia tahu kalau Ji Won sedang terdesak, tapi mengandalkan rekaman itu saja tidak cukup. Mereka butuh bukti yang lebih kuat. Ji Won menyampaikan kalau ingatannya masih ingat, tapi Sung Min menyampaikan ingatan sanggup saja salah (dalam artian nggan 100% akurat, ada bab yang hilang juga). Ji Won murka alasannya Sung Min seolah menuduh dirinya membuat-buatan ingatan hanya semoga ia merasa nyaman.
Sung Min dengan damai menghadapi Ji Won menyampaikan mereka butuh bukti berpengaruh yang objektif.

Ji Won masih belum menyerah. Ia berniat menuntut si guru di pengadilan, jadi ia melaksanakan penyelidikan lebih lanjut.

Eun Jae yang sudah lulus dari cinta pertamanya ingin membuang segala sesuatu yang berafiliasi dengan Jong Yeol. Tapi ia kelihatan tak tega membuang boneka dukungan Jong Yeol.

Ye Eun sedang memasak selai apel di dapur ketika Eun Jae keluar dan membawa bonekanya, bertanya apakah boneka menyerupai ini tak sanggup didaur ulang. Ye Eun menyampaikan kalau mau dibuang harus dimasukkan ke dalam kantong plastik sampah.
Eun Jae kelihatan nggak tega dan berkomentar seandainya saja ada kawasan yang menyediakan jasa penitipan barang menyerupai ini, nanti sesudah beberapa waktu gres dibuang. Semacam kawasan penitipan kenangan. Ye Eun tertawa.
Jo Eun keluar dari kamar, ia tampaknya akan pergi ke suatu tempat, ia sudah berpakaian rapi, pakai rok 🙂
Eun Jae menasehati Eun untuk tidak meminta hadiah yang terlalu besar pada Jang Hoon nanti. Eun bingung, apa standar besarnya. Eun Jae menyampaikan kotak sepatu,  bila ukuran hadiahnya lebih besar dari kotak sepatu, kedepannya akan susah kalau ingin membuangnya.
Eun tersenyum mengejek. Eun Jae bertanya pada YE Eun, bukankah tadi beliau menertawakanku?
Ye Eun berkata, orang ini mengira jalinan percintaannya akan bertahan selamanya. Dia berfikir hingga matipun tidak akan berubah. Kau niscaya merasa tak peduli dengan cinta orang lain alasannya cintamu akan berbeda dengan orang-orang kan? cih, tahun kemudian beliau (Eun Jae) juga begitu, sebelumnya saya juga begitu.
Eun malah tertawa dan akan meninggalkan mereka, beliau tak peduli dengan orang lain, yang penting beliau kini berbunga-bunga alasannya gres pacaran.

Ji Won keluar dari kamarnya alasannya aroma selai Ye Eun yang nikmat kemudian ia shock dan berteriak melihat Eun mengenakan rok, Jo Janggun! Wah! Jo Janggun sudah bermetamorfosis yeo-Janggun! (yeo dari yeoja = wanita).
Ye Eun menyampaikan ia kira ada apa kenapa Ji Won berteriak, ternyata cuma alasannya itu. Eun kemudian permisi pada mereka.
Ji Won masih shock dengan apa yang ia lihat dan Eun Jae menyampaikan Eun pernah menggunakan rok sebelumnya, tapi Ji Won nggak ingat, kapan?
Eun Jae mengingatkan, dikebun apel waktu itu kan Eun waktu itu kan mengenakan dress ibuku.
Ji won tak ingat LOL.
Ye Eun protes, Walaupun ketika itu kamu sedang muram, bukan kah kamu sedikit keterlaluan tidak mengingatnya?
Ji Won tak peduli dan ingin mencoba selai apel Ye Eun, ia kemudian bertanya si Eun mau kemana. Ye Eun menyampaikan mungkin mau ketemuan sama pemilik rumah.
Ji won polos, Seo Jang Hoon? Kenapa?
Ye Eun menatapnya kesal, Eun Jae tersenyum.
Ji won terkejut, EEHHH?????
*btw Ji won selalu keduluan adek adeknya punya pacar HAHHAHAHAHA.

Eun ternyata tidak menemui Jang Hoon, melainkan menemui ibunya. Ibunya cukup kaget melihat Eun tiba mengenakan rok, tapi ia tak berkomentar.
Eun menyampaikan beberapa waktu yang kemudian sahabat satu kost-nya gres putus dari pacarnya dan mereka mengadakan pesta untuk merayakannya melupakan mantannya, ia bertanya pada ibunya apakah ibunya mau ia mengadakan pesta untuk ibunya (supaya sanggup melupakan ayah). Ibunya membisu saja.
Eun kemudian permisi pergi dan ibu menyampaikan sama sekali tidak cocok. Eun terkejut. Ibu menyampaikan sepatu yang Eun kenakan tidak cocok dengan roknya. Eun tersenyum.

Eun kemudian mengunjungi ayahnya di rumah sakit, ayah bersama Hyun yang sedang menggambar eonni-nya.
Hyun senang melihat eonni tiba dan mengomentari Eun yang menggunakan rok hari ini, sangat cantik, terlihat menyerupai seorang puteri.
Eun bertanya pada ayahnya kenapa ayahnya belum keluar dari rumah sakit dan ayah menyampaikan ia masih harus melaksanakan beberapa pemeriksaan.
Eun meminta ayahnya berhenti merokok dan lebih sering berolahraga. Ayah kemudian bertanya bagaimana dengan kost Eun, apakah beliau betah disana. Ia juga bertanya apakah Eun punya pacar.
Eun menyampaikan kost-nya tidak mengecewakan tapi ia tidak menjawab bab pacar itu dan peemisi pulang.
Setelah Eun pulang, Hyun menceritakan waktu ayah pingsan, eonni mengikat rambutnya, ketika ia menyampaikan ia tak suka rambutnnya, eonni menangis. Ayah galau dan bertanya kenapa eonni menangis, Hyun mencoba menjelaskannya lagi tapi ayah tak mengerti heheehhehe. Mereka lucu banged.

Eun pulang ke rumah dan Jang Hoon ada di halaman, ia melihat Eun mengenakan rok dan protes Eun pergi kemana dengan rok itu, harusnya Eun menawarkan padanya dulu HAHAHHAHAHA.
Eun hanya tersenyum, Jang Hoon malah meminta Eun berputar, ia ingin melihat Eun mengenakan rok dari segala arah hehehhehe. Eun berdasarkan aja, senyam senyum/
Jang Hoon meminta Eun duduk disampingnya, ia akan mengambil foto mereka. Ia meminta Eun mendekatkan wajahnya, awalnya Eun protes tapi beliau tetap mendekatkan wajahnya.
Mereka berdua mengambil foto, wajah keduanya sangat dekat. Jang Hoon kemudian menatap Eun dan menyadari betapa dekatnya wajah mereka.
Eun sendiri sama sekali nggak menghindar, ia malah senyam senyum menantikan Jang Hoon melaksanakan sesuatu padanya (kiss), tapi Jang Hoon segera menyadari situasinya dan malah menghindar, ia eksklusif kabur dengan alasan ia melupakan sesuatu HAHAHHAAHHAHAHHA.
Eun kecewa berat.
NGAKAK, biasanya cewek malu-malu dalam kondisi menyerupai ini, ini malah cowoknya yang kabur LOL.

Hari itu Ye Eun bersama ayah dan ibunya akan pergi ke pesta ulang tahun nenek, akan ada pertemuan keluarga besar disana. Ibunya protes alasannya hadiahnya kecil, harusnya ia membeli baju saja. Tapi ayah menyampaikan ia tak pernah melihat nenek mengenakan anting, makanya mereka membeli anting. Ibu tahu itu, tapi ia tak mau kalah dari kakaknya yang niscaya membeli hadiah besar.
Di lift, ia menyuruh Ye Eun mengganti warna lipstiknya alasannya kelihatan nggak cocok. Kaprikornus Ye Eun ke kamar mandi mengganti lipstiknya. Ye Eun kelihatan tidak menyukai pertemuan keluarga ini, ia kelihatan tidak bersemangat sama sekali.
Dan alasannya yakni alasannya keluarga Ye Eun ternyata cukup elit jadi rasa kekeluargaannya tidak ada. Selain itu, ibunya ternyata berbohong pada paman dan bibinya selama ini. Setiap paman dan bibi bertanya niscaya ibunya yang menjawab.
Misalnya kenapa Ye Eun mengambil cuti kuliah, ibu menyampaikan Ye Eun mempersiapkan banyak sekali kualifikasi untuk mencari kerja.
Apakah Ye Eun punya pacar, ibu menyampaikan Ye Eun tidak mengenal hal menyerupai itu, alasannya Ye Eun anak rumahan.
TApi Ye Eun tetap berusaha tersenyum di hadapan keluarganya seolah menikmati pesta itu.
Ada ketika nenek bertanya apakah Ye Eun makan dengan baik, apakah kuliahnya lancar dan ibu juga akan menjawabnya tapi nenek menyampaikan ia bertanya pada Ye Eun bukan pada ibu. Ye Eun menjawabnya dengan baik, ia makan dengan baik dan kuliahnya juga lancar.

Tapi pada kenyataannya Ye Eun masih mengalami problem pencernaan, melihat makanan dan melihat yang lain makan dengan lahap membuatnya mual, jadi ia permisi ke kamar mandi dan muntah-muntah disana.
Ia kemudian mendapatkan pesan di grup bawah umur Belle epoque, Ji won yang bertanya siapa yang punya susu di kulkas, masa kadaluarsanya hari ini, apakah beliau boleh meminumnya.
Eun Jae menyampaikan mungkin itu punya Ye Eun sunbae, harusnya sih boleh diminum alasannya hari ini Ye Eun menghadiri program keluarga, tampaknya banyak makanan enak.
Ji Won malah bersemangat mendengarnya dan minta Ye Eun membungkuskan beberapa makanan untuk dibawa pulang HAHAHHAHAHA. Anak kost mengerti akan hal ini XD XD

sesudah membaca pesan-pesan itu, Ye Eun menatap dirinya di cermin kamar mandi dan tampaknya ia memutuskan untuk melaksanakan sesuatu.
Saat ia kembali ke ruangan, yang lain masih makan. Disana Ye Eun kemudian mulai bicara yang sebenarnya, meski ibunya melarang, Ye Eun memutuskan untuk mengatakannya.
Mengenai kenapa ia mengambil cuti kuliah, bukan alasannya mengumpulkan pengalaman atau meningkatkan kualifikasi kerja. Ia juga pernah punya pacar, ia pacaran selama 3 tahun, mereka mungkin mengenal pacarnya, alasannya pacarnya pernah muncul diberita, problem kekerasan ketika pacaran. Ia mengakui kalau ia mengalami hal menyerupai itu, alasannya itu ia cuti kuliah dan mendapatkan perawatan, kini ia belum sembuh benar, tapi sudah cukup membaik.
Awalnya semuanya terkejut, tapi kemudian mereka seolah tidak peduli dan lanjut makan dalam diam. Tak ada satu pun yang bertanya bagaimana keadaan Ye Eun atau setidaknya mengkhawatirkannya.
Ye Eun membisu saja, menyerupai itulah keluarga yang ia punya.
Ayah dan ibunya mengantarnya pulang dalam diam, sesudah Ye Eun keluar dari mobil, keduanya eksklusif pergi tanpa sepatah katapun.
OMG, kejam banged sumpah. adakah keluarga yang begini? T___T

Ye Eun masuk ke Belle Epoque dan melihat teman-teman kost sedang sibuk dengan urusan masing-masing.
Ji won dengan laptopnya, Jin Myung membaca, maknae main game berdua. Ji Won menatap mereka berempat yang sama sekali tidak ada kekerabatan darah dengannya tapi lebih mengkhawatirkannya dari pada keluarganya sendiri.
Eun Jae galau kenapa Ye Eun membisu saja dan Ye Eun menyampaikan tidak apa-apa. Ye Eun mencoba menjadi dirinya yang biasanya dan menyampaikan kalau ia lapar.
Eun Jae bertanya bukannya Ye Eun makan di restoran Cina dengan sajian paketan?
Ye Eun menyampaikan makan sih makan juga.
Ji won mengingatkan nanti Ye Eun sanggup gendut. Ye Eun tidak peduli, ia mengambil cemilan di kulkas dan bertanya siapa yang mau ikut makan dengannya, para maknae bersemangat.
Ye Eun bertanya pada Ji Won apakah sudah menemukan sesuatu dan Ji won menyampaikan belum, ia bertanya-tanya seberapa hebat guru Han itu hingga para siswanya mengadakan pesta sebagai ungkapan terima kasih untuknya, masalahnya jadi semakin rumit.
Ye Eun hanya tersenyum alasannya Ji won begitu bekerja keras mencari bukti-bukti.

Ji Won melaksanakan ini dengan serius, ia bahkan begadang untuk menyelidiki guru Han ini, melalui data-data yang ia peroleh dari internet.

Keesokan harinya, suasana hari Haeimdal sedang baik, ia menyanyi dihalaman. Jin Myung yang akan berangkat bekerja mendengarnya dan ia memuji bunyi Haeimdal tidak mengecewakan bagus. Haeimdal mengingatkan kalau ia yakni idol.
Haeimdal menyampaikan kalau ia akan mudik ahad depan, ia yakin Jin Myung merasa lega + sedih.
Jin Myung hanya tertawa dan mengajak Haeimdal makan bersama dengan yang lain sebelum Haeimdal pergi.
Haeimdal sih sepakat aja, asalkan Jin Myung yang traktir. JIn Myung mengerti.
Jin Myung menyampaikan mereka akan makan bersama dan meminta Haeimdal melaksanakan pertujukan perpisahan, alasannya kalau pulang begitu saja rasanya sangat disayangkan, jadi Haeimdal harus melaksanakan last stage-nya sebagai idol Haeimdal.
Haeimdal kemudian berfikir dan menemukan wangsit yang bagus.

Jin Myung dan sunbaenya kembali ke perusahaan sesudah makan siang diluar dan 2 mantan member Asgard yang masih di perusahaan menyapa Jin Myung, mereka membungkuk dan berterima kasih, menciptakan Jin Myung galau apa yang terjadi.
Mereka menyampaikan kalau Haeimdal sudah memberitahu mereka. Jin Myung bingung.
Mereka menyampaikan kalau sesudah grup mereka dibubarkan dan hanya mereka berdua saja yang tetap berada di perusahaan, mereka selalu merasa bersalah dan tak berani menghubungi yang lain. Tapi hari ini Haeimdal menghubungi mereka alasannya Jin Myung akan membantu menciptakan pertunjukan perpisahan.
Jin Myung kemudian mengerti dan ingin menjelaskan apa yang ia maksud dengan ‘pertunjukan perpisahan’, tapi keduanya malah sudah membungkuk dan berterima kasih, kemudian meninggalkannya.
Jin Myung merasa bersalah alasannya pertunjukan perpisahan yang ia maksud bukan menyerupai yang lain bayangkan dan dimulailah hari sial Yoon Jin Myung alasannya hal itu.

Saat sedang mengetik, komputer Jin myung tiba-tiba blue screen.
Saat memfotocopy, kertasnya habis, tapi beliau keburu dipanggil oleh atasan sebelum siap menyelesaikannya.
Saat menciptakan kopi, mesin kopinya error, dan atasan sudah memanggilnya.
Saat akan pulang, ia hampir terjatuh alasannya terpeleset.

Sementara itu di halaman Belle Epoque terjadi hal yang heboh, kelompok Asgard latihan di halaman, warga sekitar menontonnya. Anak-anak Belle Epoque bersemangat melihat mereka.
Jin myung yang gres saja pulang tidak mengerti apa yang terjadi. Ia duduk disamping Ji Won dan bertanya ada apa ini?
Ji won menyampaikan ia tidak tahu, ketika mereka pulang, Asgard sudah latihan jadi mereka ikut menonton.
Ji won benar-benar bersemangat alasannya ada banyak laki-laki hari ini, ia bahkan menyediakan minum dan handuk untuk mereka, bahkan beliau ingin menghapus keringat mereka dan menyuruh mereka buka baju saja kalau kepanasan HAHAHAHHHAHAHA..
Eun Jae, Ye Eun dan Eun juga bersemangat alasannya banyak perjaka ganteng, Jang Hoon hingga khawatir pada Eun HAHAHAHAHAHHA.

Jin Myung mendekati Haeimdal dan bertanya apa yang mereka lakukan. Haeimdal menyampaikan mereka latihan, kalau mau manggung tentu saja harus latihan.
Jin myung tentu saja terkejut. Yang lain meminta Jin Myung jangan khawatir, alasannya perusahaan memperbolehkan mereka latihan. Haeimdal memperkenalkan Jin myung pada yang lain dan membungkuk.
Mereka benar-benar berterima kasih pada Jin Myung, alasannya dibubarkan menyerupai itu, mereka sangat sedih, sanggup mengadakan pertunjukan perpisahan mereka sama sekali tidak membayangkannya, mereka akan berusaha yang terbaik. Mereka juga meminta maaf atas tragedi penandatanganan pemutuskan kotrak dulu, ada yang murka pada Jin Myung. Mereka kembali berterima kasih.
Jin mYung hanya sanggup tersenyum galau apa yang harus ia lakukan, sementara Haeimdal menyemangati semuanya untuk latihan kembali.
Jin Myung mencoba melarang Haeimdal tapi Haeimdal berfikir alasannya sudah terlalu malam akan menganggu tetangga, JAng Hoon malah mengajak mereka latihan dirumahnya, rumahnya cukup luas untuk latihan.

Yang lain bersemangat, termasuk Ji Won yang ingin ikut mereka tapi ditahan oleh anak kost yang lain HAHAHAHAHAHHA. Ia menyampaikan jarang-jarang rumah mereka kedatangan banyak perjaka LOL
Ji Won kembali ke dirinya yang usang XD

Yang lain tidak menyadari mulut Jin Myung yang kebingungan alasannya Haeimdal salah paham maksudnya.
Jin Myung kemudian menceritakan pada yang lain apa yang ia maksud dengan pertunjukan perpisahan yakni bernyanyi di kawasan karaoke.
bawah umur kost tentu saja terkejut, alasannya bila mereka melihat latihan Asgard hari ini, skalanya bulanlah kawasan karaoke, apalagi mendengar mereka bersemangat latihan di lantai 1.
Ye Eun bertanya apa yang akan dilakukan Jin Myung, alasannya member Asgard kelihatan begitu bersemangat.
Menurut Jo Eun kini masih belum terlambat menyampaikan hal yang sesungguhnya, kalau ditunda-tunda akan semakin sulit mengatakannya.
Jin Myung mengerti.

Asgard selesai latihan malam itu, Haeimdal mengantar mereka hingga di halaman dan Jin Myung menunggu ketika itu untuk menyampaikan hal sesungguhnya pada Haeimdal.
Ia menyampaikan kalau pertunjukan perpisahan yang ia maksud bukanlah menyerupai yang Haeimdal dkk bayangkan. Maksud Jin Myung hanya mereka di kost saja tapi Haeimdal malah tertawa dan berkata, noona pikir saya bodoh? Apa noona pikir saya ingin mengadakan pertunjukan perpisahan di Pusat Budaya Sejong? Sekalipun panggungnya kecil, tidak masalah. Yang kami butuhkan hanya sebiah panggung dan mikrofon. Inilah yang dinamakan Asgard,  Ini yakni tamat kami. Sudah cukup bila kami mempunyai panggng untuk meluapkannya.
Untuk pertama kalinya Jin Myung menciptakan wajah yang benar-benar menciptakan saya ketawa ngakak, cara beliau memandangi Haeimdal itu lho HAAHAHAAHHAHA.
Pada balasannya Jin Myung tidak sanggup menyampaikan yang sebenarnya, Haeimdal malah mengajaknya tos dan ia masuk ke rumah. Jin Myung terduduk, tampaknya ia tak punya pilihan untuk melakukannya.

Jin Myung diperusahaan bertanya pada seniornya berapa uang yang diharapkan untuk mengadakan pertunjukan dan seniornya menyampaikan sekitar 5 juta won.
Jin Myung tentu saja terkejut, kenapa butuh uang sebanyak itu. Senior menyampaikan alasannya pertujukan butuh amplifier, pencahayaan, itu yakni yang paling dasar, setidaknya itu harus ada.
Jin Myung menghela nafas, seniornya menyampaikan kawasan menyerupai aula nasional mungkin lebih murah. Jin Myung menyampaikan kalau kawasan itu sudah penuh untuk 2 bulan kedepan (OMG! Jin mYung sudah menghubunginya HAHHAHAHA).
Jin Myung benar-benar galau apa yang harus ia lakukan.

Di kampus, sesudah pelajaran selesai, Eun menemui Yeji untuk meminta maaf alasannya sudah membohonginya. Yeji menyampaikan kalau ia juga meminta maaf alasannya sudah membebani Eun.
Eun kemudian bertanya apakah tamat pekan Yeji ada kegiatan, bagaimana kalau mereka membaca komik gotong royong menyerupai biasanya.
Tapi Yeji menolak, ia menyampaikan ia ingin istirahat dihari minggu. Ia meninggalkan Eun.

Eun kembali ke kost, tapi tidak kerumah, melainkan ke rumah Jang Hoon.
Jang Hoon cukup kaget ketika ia membuka pintu dan Eun bertanya kemana Haeimdal. Jang Hoon menyampaikan Haeimdal keluar. Kaprikornus Eun bertanya apakah ia boleh masuk. Jang Hoon tak sanggup menolak dan mempersilakannya masuk.
Eun curhat mengenai Yeji yang menjaga jarak darinya, menghindarinya. Ia dan Yeji sering bertengkar, Yeji menangis dan marah, tapi ketika itu jarak mereka tidak sejauh sekarang.
Jang Hoon bertanya apakah waktu kecil keduanay pernah berjanji berteman selamanya. Eun melamun dan Jang Hoon mengerti, mereka pernah menciptakan kesepakatan menyerupai itu.
Eun menyampaikan ketika itu meskipun ada orang lain mereka tetap merasa lebih seru berdua, Yeji yakni sahabatnya selama 12 tahun.
Jang Hoon berkomentar, 12 tahun ya, niscaya rasanya lebih akit dari putus cinta.
Eun menyampaikan sebelumnya ia merasa jengkel alasannya Yeji terlalu lengket padanya, tapi kini Yeji menjauh ia malah lebih kesal. Ia merasa dirinya sangat jahat.

Jang Hoon menatap Eun yang tidak bersemangat dan mengajaknya minum bir.
Eun yang tidak pernah minum hari itu bersulang dan minum. Tegukan pertama dan kedua, Jang Hoon menasehatinya, ia menyampaikan kekerabatan menyerupai apapun itu, tidak ada yang abadi selamanya. Lagipula Eun dan Yeji terlalu lengket, baik itu persahabatan atau percintaan….
Eun wajahnya sudah merah, Jang Hoon menghentikan pembicaraannya alasannya melihat Eun begitu. Eun bertanya kenapa?
Jang Hoon melanjutkan, akan sangat melelahkan, melelahkan sekali.
Eun minum tegukan ketiganya, ketika Jang Hoon bercerita mengenai ia yang menyampaikan pada teman-temannya kalau ia punya pacar.
Tapi Eun tidak mendengarkan, mukanya merah, badannya gatal-gatal dan ia terus menggaruk, menciptakan Jang Hoon kehilangan fokus dan menyuruhnya jangan terus menggaruk HAHAHAHHAHAHA.
Eun menyampaikan badannya gatal dan ia sedikit mual.
Jang Hoon galau dan kemudian menyadari kalau Eun tidak sanggup minum alkohol. Eun mengangguk dan menyampaikan kepalanya sakit.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top