Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 14-1 Final

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 14-1 Final

Akhirnya kita memasuki episode terakhir dari Age of Youth 2 ini. Tidak terasa 7 ahad telah kita lalui bersama Belle Epoque dan ini saatnya kita mengucapkan perpisahan.
Karena ini ialah drama slice of life, jadi Age of Youth memang mengkhiri dramanya dengan open ending. Karena setiap kehidupan insan memang open ending ya. Kita nggak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sebuah happy ending justru pembuka bagi sebuah lembaran kisah gres yang berliku.

Sinopsis Hello My Twenties 2 Episode 14


2 Maret 2017
Moon Hyo Jin pergi ke rumah Han Gwan Yeong. Ia berdiri di depan pintu untuk menekan bel tapi ia ragu dan terus ragu. Pada hasilnya ia akan pergi dikala pintu terbuka, Han Gwan Yeong keluar bersama anaknya, ia akan pergi ke suatu daerah dan anaknya mengantarnya hingga pintu.
Hyo Jin berbalik dan memanggilnya songsaengnim. Tapi Han Gwan Yeong tidak mengenalinya. Hyo Jin akan menyampaikan siapa namanya tapi orang yang menjemput Han Gwan Yeong sudah tiba dan Han Gwan Yeong minta maaf alasannya ialah ia harus pergi. Ia menyuruh Hyo Jin meninggalkan kontaknya pada anaknya.
Setelah ia pergi anak Han Gwan Yeong menyampaikan akan lebih baik kalau Hyo Jin menelpon dulu sebelum tiba dan ia bertanya nama Hyo Jin.
Saat Hyo Jin akan menyampaikan namanya, adegan berpindah ke Song Ji Won yang menghadiri pesta ucapan terima kasih guru Han Gwan Yeong.

Acara itu cukup ramai dihadiri oleh para siswa yang pernah diajar Han Gwan Yeong.
Saat Han Gwan Yeong, anak dan cucunya masuk, mereka disambut dengan tepuk tangan meriah. Ada program tiup lilin, cucunya memperlihatkan buket bunga, pemberian penghargaan dan mereka semuanya yang ada disana bersulang.
Ada juga sepatah kata dari Han Gwan Yeong yang menceritakan bagaimana ia terjun ke dunia seni, ia menyukai seni semenjak kecil, menjadi guru di sekolah SD dan lain sebagainya (muak gue males bahas).
Ji Won sendiri sama sekali tidak mendengarkan pidato itu, yang ia perhatikan ialah cucu Han Gwan Yeong yang pergi mengambil makanan dan kemudian dijemput ibunya biar duduk kembali di bersahabat mereka, Ji Won teringat pada kenangannya bersama Hyo Jin.
Kemudian ada program penyampaian ucapan terima kasih dari para siswa. Dari ucapan para siswanya, Ji Won tahu kalau Han Gwan Yeong sangat baik pada mereka dan merupakan orang yang mereka hormati. Tapi Ji Won sudah menciptakan keputusan hari ini, ia akan melaksanakan sesuatu.
Saat ditanya siapa yang ingin memberikan ucapan terima kasih, Ji Won menunjuk tangannya dengan segenap keberanian yang ia punya. Yang bertindak sebagai MC tidak mengenal Ji Won, awalnya ia ragu, tapi hasilnya memperbolehkan Ji Won bicara.

Seluruh usul terdiam. Ji Won mulai biacara, Waktu itu kelas 3, ekspresi dominan panas. Sepulang sekolah, saya bermain dengan temanku di lapangan olahraga.
Kemudian kita melihat flashback Ji Won dan Hyo Jin bermain di lapangan olahraga. Keduanya bergitu senang bermain melukis wajah di lapangan. Saat itulah Han Gwan Yeong tiba mendekati mereka dan bertanya apakah diantara mereka ada yang mau membantunya.
Ji Won dan Hyo Jin menatap sang guru. Ji Won ingin sekali menyampaikan kalau ia akan membantu guru, tapi ia tak berani. Karena itulah dikala guru menentukan Hyo Jin, ia sangat iri dan jadi membenci Hyo Jin. sementara Hyo Jin mengikuti sang guru tanpa curiga.
Ji Won kecil sama sekali tidak tahu alasan sang guru menentukan Hyo Jin ialah alasannya ialah sepatu yang mereka pakai dikala itu.
Ji Won mengenakan sepatu bagus yang gres dibelikan orang tuanya, sementara Hyo Jin menggunakan sepatu kusam.

Kemudian belum dewasa lain tiba bermain di lapangan olah raga dan Ji Won ikut bermain perak umpet dengan mereka. Ia bersembunyi di atas pohon.
Saat itulah Ji Won melihat ke arah ruang seni, Hyo Jin ketakutan dikala Han Gwan Yeong mendekati Hyo Jin dan Hyo Jin terus menyampaikan kalau ia bersalah dan meminta Han Gwan Yeong membiarkannya pergi.
Hyo Jin ketakutan dan Han Gwan Yeong menyentuhnya, menyuruhnya diam. Hyo Jin yang ketakutan sempat melihat ke jendela, ia melihat sepatu Ji Won.
Song Ji Won kecil tak bisa berbuat apa-apa, ia termangu melihat apa yang ia saksikan. Di drama ini kita tidak diperlihatkan apa yang terjadi, tapi kita tahu apa yang bersama-sama terjadi dan Ji won kecil dengan mata kepalanya sendiri melihat hal itu.

Di program ucapan terima kasih, Han Gwan Yeong memperlihatkan wajah berfikir dan saya yakin 100% ia mengingat perihal hal itu. Tapi ia berpura-pura tak mengingatnya.
Karena waktu sudah habis, mereka ingin mengcut pembicaraan tapi Ji Won terus bicara, matanya merah dan ia menangis, Saat itu, songsaengnim, anda melaksanakan apa di ruang kesenian? Anak itu, apa yang ia lalui sehabis itu apakah anda tahu. Anak itu, apakah anda tahu siapa namanya? Moon Hyo Jin. Dia ialah Moon Hyo Jin.
Semuanya mulai sibuk berbisik-bisik dan menyuruh Ji Won untuk duduk. Si Han Gwan Yeong malah menyampaikan ia tak mengerti apa yang dikatakan Ji Won, program ini ialah program besar baginya, kenapa Ji Won begitu kepadanya.
Ji Won gemetaran dan meminta Han Gwan Yeong untuk mengakui dan meminta maaf pada HYo Jin. Tapi Han Gwan Yeong malah meminta maaf pada para hadirin menyampaikan kalau Ji Won pernah tiba ke rumahnya menyampaikan hal-hal yang aneh, menyampaikan Ji Won salah paham atau sakit mental menyampaikan hal menyerupai itu tentangnya.
Beberapa orang akan menarik Ji won, tapi Ji won menepisnya dan berteriak, AKU MELIHATNYA! AKU MELIHATNYA DENGAN MATA KEPALAKU SENDIRI! Di ruang kesenian, apa yang anda lakukan, saya melihatnya sendiri.

Kemudian flasback dikala Hyo Jin pindah sekolah, teman-temannya mengantarnya ke halaman sekolah.
Hyo Jin melihat ke arah kaki Ji Won dan berkomentar kalau Ji Won tidak mengenakan sepatu cantiknya hari ini.
Itu ialah kata-kata terakhir Hyo Jin pada Ji Won sebelum ia pergi dan bukti bahwa Hyo Jin melihat dan tahu kalau orang yang melihat insiden itu ialah Ji Won.
Kembali ke acara, Ji Won menangis dan menyampaikan kalau Kejadian yang ia lihat di ruang seni itu, Hyo Jin tahu kalau ia melihatnya.

Tiba-tiba anak si Han Gwan Yeong sudah ada di hadapan Ji Won dan menamparnya.
Ia menyampaikan Ji Won berbohong, alasannya ialah ia mengenal siapa ayahnya. Orang-orang disana juga tidak akan percaya pada Ji Won alasannya ialah mereka mengenal ayahnya.
Ji Won menangis dan ia tak bisa bicara lagi, sementara si anak menyuruh yang lain menelpon polisi.
*FRUSTATING!!!!!!!!!!!!!!!!!!!*

Ji Won gemetaran, tangannya masih gemetaran dikala ia dimintai keterangan di kantor polisi.
Polisi bertanya mengenai apa bukti kalau Han Gwan Yeong melaksanakan itu pada Hyo Jin, Hyo Jin membisu saja. Si polisi menghela nafas, jadi maksudmu buktinya hanya ingatan selama 13 tahun itu?
Ji Won menyampaikan kalau Han Gwan Yeong dan anaknya berbohong, sebelumnya bulan Maret, Hyo Jin pernah kesana mencari Han Gwan Yeong. Tapi Han Gwan Yeong mengaku tidak mengenalinya. Kenapa? Karena ada yang harus ia sembunyikan.
Polisi menyampaikan hari itu Han Gwan Yeong tidak ada di rumah. Puterinya sudah menegaskannya. Ji Won menyampaikan mereka berbohong alasannya ialah Hyo Jin jelas-jelas ke rumah mereka dan bertemu dengan mereka.
Si polisi kesal, apa menurutmu ini bisa dijadikan bukti pelecehan seksual?!
Ji Won masih belum menyerah, kemudian bagaimana dengan namaku? Dia menulis nama beserta alamatku dan meminta mereka mengundangku untuk program jamuan itu. Kenapa? Karena saya satu-satunya saksi mata, makanya ia meminta saya hadir disana.
Si polisi menghela nafas lagi. Dan Ji Won tak tahu lagi apa yang harus ia katakan alasannya ialah tidak ada yang percaya padanya.
(Sumpah masalah menyerupai ini bikin saya frustasi, tapi begitulah kenyataannya, bukti. bukti. bukti. Bukti apa yang masih ada bila kejadiannya 13 tahun kemudian dan si korban sudah meninggal dunia? Dunia ini memang kejam. Pengennya bukti terang gitu, makanya masalah menyerupai ini banyak yang terkubur. T__T).

Ji Won kemudian melanjutkan lagi, sehabis pulang dari rumah guru itu Hyo Jin bunuh diri. Sehari sehabis itu, kenapa?
Si polisi membalas kalau Hyo Jin menderita penyakit depresi. POlisi menghela nafas lagi dan menyampaikan Ji Won ialah reporter koran kampus harunya tahu dengan terang hal menyerupai ini tidak bisa dijadikan bukti.
Ji won tahu akan hal itu, ia termangu alasannya ialah hanya itu yang ia punya.
Kemudian seseorang menelpon yang ternyata ialah Han Gwan Yeong yang sudah mencari tahu perihal Ji Won, menyampaikan kalau Ji Won pernah mendapatkan terapi penyakit kejiwaan. Ji Won menyampaikan itu sudah usang sekali, dikala ia masih SD. Si polisi mengambil kesimpulan kalau Ji Won punya penyakit kejiwaan dan menyuruhnya untuk terapi lagi.
Ia menyuruh Ji won meminta maaf pada Han Gwan Yeong biar mereka tidak mengajukan somasi pada Ji Won. Ia menyampaikan sangat disayangkan Ji Won masih muda, seorang jurnalis dari kampus terkemuka, suatu hari Ji Won akan menjadi reporter dan muncul di TV, kalau punya catatan kriminal sangat disayangkan.

Tak usang kemudian, teman-teman kost tiba ke kantor polisi dengan taksi. Mereka mengkhawatirkan Ji Won dan berlari mendekatinya. Ji Won bertanya kenapa mereka tiba semuanya, padahal satu orang saja sudah cukup.
Polisi bertanya siapa mereka dan mereka menyampaikan kalau mereka ialah sahabat satu kost Ji Won. Polisi meminta mereka untuk membujuk Ji Won biar tidak punya catatan kriminal.
YAng lain tentu saja terkejut. Ji Won hanya tersenyum dan sibuk mencarikan daerah duduk untuk mereka dan hasilnya Ye Eun menyampaikan tidak perlu.
Ji Won bertanya mereka tiba menggunakan apa, Eun Jae menjawab mereka tiba dengan taksi dan Ji Won berkomentar kalau itu sangat mahal.
Ye Eun menyampaikan itu tak jadi problem kini ini.

Polisi kemudian tiba lagi dan bertanya apakah mereka sudah bicara.
Ji won kemudian menyadari kalau gemetarannya sudah hilang. Ia menatap tangannya yang sudah tidak gemetaran lagi alasannya ialah teman-temannya ada disana.
Ia kemudian minta maaf. Polisi lega mendengarnya.
Tapi kemudian Ji Won menyampaikan ia tidak akan meminta maaf pada mereka. Ia tidak merasa melaksanakan hal yang salah dan ia tak punya alasan untuk meminta maaf.

Mereka berlima kemudian berjalan keluar dari kantor polisi. Ye Eun khawatir alasannya ialah Ji Won akan dituntut oleh Han Gwan Yeong.
Eun Jae bertanya, pencemaran nama baik itu, meskipun apa yang kita katakan ialah fakta, tetap saja bersalah ya?
Jin Myung membenarkan. Jo Eun merasa itu tidak masuk logika dan bertanya kalau begitu Ji Won benar-benar akan mempunyai catatan kriminal?
Ji won malah bangga, Hebat kan? Diantara orang-orang yang kalian kenal, saya orang pertama yang kena gugat. Aku ialah orang yang menyerupai ini.
Saat mereka tiba di luar, sebuah kendaraan beroda empat datang. Ji Won mengenal kendaraan beroda empat itu dan Sung Min keluar dari kendaraan beroda empat denga murka berlari mendekati Ji Won dkk.
Sung Min kesal, Kau itu ya! Seharusnya kau memberitahuku sebelum melakukannya!
Ji Won menanggapinya dengan enteng, kalau saya mengatakannya kau niscaya akan melarangku.
Sung Min hanya bisa menghela nafas dan kemudian menyuruh Ji Won masuk ke mobil.
Ji Won bertanya berapa muatan kendaraan beroda empat Sung Min dan Sung Min gres menyadari kalau Ji Won bersama belum dewasa kost.
Mereka saling menyapa.

Pada akhirnya, Sung Min pulang sendirian, alasannya ialah mobilnya hanya muat 5 orang termasuk supir, sementara Ji Won dkk ada 5 orang.
Anak Belle Epoque pulang menggunakan bus. Ji Won begitu masuk bus eksklusif tidur. Eun Jae berkomentar kalau Ji Won bisa tidur di situasi menyerupai ini (kamu bisa tidur di situasi jelek kalau bila kau nyaman bersama orang yang ada disampingmu^^).
Ye Eun memperbaiki rambut Ji Won dan menyampaikan belakangan ini Ji Won tidak bisa tidur dengan nyenyak. Kaprikornus mereka membiarkannya tidur.

Anak Belle Epoque berjalan menuju kost mereka sehabis turun dari bus.
Jin Myung menyampaikan kalau Ji Won kecapean harusnya tidak usah naik bus, tapi pulang dengan temannya tadi saja.
JI Won megatakan ia ialah orang yang setia kawan, ia tak bisa membiarkan mereka pulang sendirian.
Eun Jae ingin tau dengan Sung Min dan bertanya siapa dia?
Ji Won menjawab, Sung Min? Dia sahabat satu klub di kampus.
Jo Eun bertanya, orang itu orang yang waktu itu kan? Yang pernah ketemu dulu?
Ji Won membenarkan.
Eun Jae bertanya lagi, hanya sebatas teman?
Ji won berfikir dan tersenyum, ia tidak hanya sebatas teman…. sahabat dan juga pelayanku?
Yang lain tertawa mendengarnya dan meminta Ji Won untuk jujur.
Ye Eun berkomentar, dari pelayan menjadi pacarmu dan kemudian menjadi suamimu. Biasanya begitu kan?
Jin Myung berkomentar kalau ia menyukai hal itu.
Awwwwww. Anak-anak pulang dengan senyuman di wajah mereka dan kita bisa mengkonfrmasi kalau bagi Ji Won, Sung Min bukan sahabat biasa *sobs*

Setelah hari itu, klub jurnalis kampus sangat sibuk mengumpulkan data mengenai Han Gwan Yeong demi membantu masalah Ji Won. Mereka menggunakan kemampuan penyelidikan mereka sebagai wartawan kampus untuk membantu Ji Won memenangkan kasusnya nanti.
Saat itu Eun Jae tiba ke klub membawa makanan dan minuman, yang lain tidak mengenalnya dan bertanya apa yang bisa mereka bantu.
Eun Jae menyampaikan ia mencari Ji Won sunbae.
Seseorang mengenal Eun Jae, sahabat kencan buta Eun Jae yang dulu dan memanggil Eun Jae. Eun Jae mendekatinya dan memperlihatkan minuman dan makanan itu padanya. Ia berterima kasih alasannya ialah mereka mau membantu Ji Won.

Teman kencan buta Eun Jae yang saya lupa siapa namanya itu membawa Eun Jae ke ruang rapat, Eun Jae bisa menunggu Ji Won disana.
Eun Jae bertanya dimana Ji won dan hoobae itu menyampaikan Ji Won keluar untuk bertemu dengan pengacaranya.
Eun Jae bertanya apa yang bisa ia lakukan untuk membantu Ji Won. Hoobae itu menyampaikan Eun Jae cukup mencatat hal-hal perihal Ji won, efek masalah Moon Hyo Jin pada Ji Won. Misalnya dulu Ji won menyampaikan ia bisa melihat hantu, fenomena ini tidak semata-mata kebohongan, ada kemungkinan alasannya ialah tekanan ingatannya akan Moon Hyo Jin. Ji Won mulai berbohong alasannya ialah melihat apa yang terjadi di ruang kesenian.
Eun Jae mengerti dan mencatatnya di notebooknya.
Hoobae itu berkata, Waktu Ji Won berusaha mencari kembali ingatannya, bukankah Eun Jae-ssi ada disana? Kau cukup menjelaskan secara sederhana mengenai insiden dikala itu. Ia akan menyerahkan problem itu ke departemen kehakiman.

 

Eun Jae mengerti. Tiba-tiba Eun Jae bertanya, tapi…. dari mana kau tahu namaku?
Si hoobae terdiam. Eun Jae menatap menunggu jawaban. Hoobae hasilnya sadar kalau Eun Jae sama sekali tidak mengingatnya HAHAHAHAHAHAHAHAHA Poor Hoobae!
Hoobae kemudian mengingatkan Eun Jae, kau kan pernah kencan buta denganku.
Eun Jae kemudian mencoba mengingatnya dan hasilnya ia meminta maaf. Waktu itu pikirannya agak kacau.
Hoobae mengerti dan memperkenalkan dirinya sebagai Jo Chung Han.
Awwwwwwwwwww Aura-aura cinta dimulai, kalau ada season 3 bakalan menarik nih mereka berdua ini XD

Ji Won dan Sung Min menemui pengacara. Pengacara menyampaikan ia sudah mempelajarinya dan dengan jujur ia menyampaikan ini sangat tidak menguntungkan bagi pihak mereka. Ji Won mengerti.
Pengacara menjelaskan kalau korban sudah meninggal dan satu-satunya saksi ialah Ji Won. Pihak lawan akan menggunakan kondisi kesehatan Ji Won sebagai senjata mereka.
Ji Won menyampaikan itu alasannya ialah ia mengalami tekanan batin sehabis menyaksikan hal itu.
Pengacara mengerti akan hal itu, ia hanya ingin memastikan apakah Ji Won yakin bisa bertahan hingga akhir.
Ji won memastikan kalau ia yakin bisa bertahan. Karena itu pengacara menyampaikan mereka akan membuka problem ini. Cara yang paling ampuh ialah membukanya pada media.

Ji Won dan Sung Min di dalam mobil, Ji Won sedang menyelidiki berkas dikala Sung Min bertanya apakah tidak apa-apa membuka problem ini di media?
Ji won membisu saja. Sung Min melanjutkan, Kau juga niscaya tahu apa konsekuensinya bila masalah ini hingga pada media.
Ji won menghela nafas dan menyampaikan ia tahu akan hal itu. Orang akan melempar kotoran padanya, termasuk keluarganya dan teman-temannya. BAhkan mungkin kau juga akan kena.
Sung Min menatap Ji Won dan ia membisu saja, ia sudah siap dengan semua itu semenjak awal.
Ji won mengakui kalau ia bersama-sama takut setengah mati. Sung Min protes, bukankah tadi kau bilang kau yakin?
Ji Won kesal, kemudian di depan pengacara kau ingin saya menyampaikan kalau saya tidak percaya diri?
Sung Min membisu saja.

Ji won kemudian mengingat mengenai sepatu bagus yang ia pakai dulu, itu ialah hari pertama ia memakainya. Setelah itu ia tak pernah menggunakan sepatu itu lagi, alasannya ialah takut. Begitu teringat saya bisa saja menjadi korban hari itu, saya tidak berani mengenakannya lagi.
Sung Min terdiam. Ji won menatap keluar jendela dan teringat insiden masa kecilnya dikala ia membuang sepatu cantiknya ke danau.

Di kost, Jo Eun sedang menanyakan apa barang yang biasanya diberikan sebelum seseorang wamil dan Ye Eun menyampaikan spray pengusr nyamuk, sun-cream, penutup lengan, benda-benda menyerupai itu.
Jo Eun bertanya apakah negara tidak memperlihatkan barang menyerupai itu?
Ye Eun menyampaikan tentu saja negara memberikannya, tapi teman-temannya tetap mempersiapkan barang menyerupai itu.
Eun bertanya apa lagi dan Ye Eun menyampaikan biasanya mengadakan pesta sebelum berangkat, pergi jalan-jalan sebelum wamil.
Eun berfikir, jalan-jalan?
Ye Eun tersenyum mengejek, kalian belum sejauh itu ya? Kiss? Kalian sudah pernah berciuman?
Eun menggeleng. Ye Eun merasa asing sekali, setidaknya mereka sudah hingga ke tahap itu.
Eun Jae tersenyum melihat Eun dan berkata Eun dilarang membandingkan diri dengan orang lain. Karena hal ini nggak ada rumusnya, ada yang pacaran sebulan sudah kiss dan juga yang setahun gres kiss. Tidak ada hukum harus hingga tahap ini kalau sudah pacaran sekian lama.
Eun mengangguk mengerti. Eun Jae menyampaikan kini ia sudah mengerti hal-hal menyerupai ini, waktu itu ia sungguh tak mengerti, ia tak tahu kenapa. Menurutnya bila ia pacaran lagi ia akan sangat hebat.

Eun kemudian pergi untuk menemui Jang Hoon dikala Ji Won gres pulang.
Ji Won mendekati Eun Jae yang sedang mengetik sesuatu dan tertarik alasannya ialah Eun Jae menulis perihal dirinya, ia bahkan meminta Eun Jae jangan terlalu menulis sesuai fakta, dipoles dan dimodifikasi sedikit HAHHAHAHHA.
Ia kemudian tertarik membahas Eun Jae yang hari ini bertemu dengan Chung Han. Chung Han menyampaikan padanya kalau Eun Jae sudah berubah dari semenjak kencan buta itu, ia tertarik pada Eun Jae. Ji Won bertanya apakah Eun Jae mau dicomblangin dengan Chung Han.
Eun Jae hanya tersenyum dan menolak. Ji Won bertanya kenapa, padahal Chung Han orangnya baik dan ia menebak kalau Eun Jae belum bisa melupakan JOng Yeol.
Eun Jae membenarkan. Ji Won memukul punggung Eun Jae dan menyampaikan untuk melupakan laki-laki itu harus menggunakan laki-laki lainnya.
Eun Jae menyampaikan memaksa melupakan juga tidak akan begitu baik. Suatu dikala ia niscaya bisa melupakannya.
Ji Won kesal, Hei, jangan gara-gara gagal pacaran satu kali kau jadi putus asa menyerupai ini. Gak seru ah! Terus berjuang dong!
Eun Jae hanya tersenyum.

Jo Eun menikmati kencan sederhananya dengan Jang Hoon. Mereka jalan-jalan di taman sambil membicarakan kapan Jang Hoon akan potong rambut dan apakah JAng Hoon ingin ia yang memotongnya.
Kemudian perhatian Eun teralihkan dengan pasangan-pasangan yang ada di taman itu. Ada pasangan yang jalan sambil memegang pundak pasangannya, ada yang genggaman tangan pokoknya mereka kelihatan mesra. Ia menyadari kalau ia dan JAng Hoon sama sekali tidak terlihat menyerupai orang pacaran.
Jang Hoon terus bicara sepanjang jalan dan Eun tidak mendengarkannya.
Mereka tiba di depan kost dan Eun menghentikan langkahnya. Jang Hoon bertanya ada apa dan Eun menyampaikan ia tak ingin bicara dengan Jang Hoon, alasannya ialah harga dirinya akan terluka.
Jang Hoon tidak mengeti. Ia bertanya ada apa.
Eun bertanya, Kau… Kenapa kau sama sekali tidak pernah menggenggam tanganku? Karena saya tidak menyerupai wanita?
JAng Hoon menjawab, tidak. Kau ialah seorang wanita, di mata ku kau ialah wanita.
Eun bertanya lagi, kemudian kenapa?
Jang Hoon menghindari tatapan Eun, bukankah saya sudah pernah mengatakannya dulu? sebelum masuk wamil saya tidak akan melaksanakan skinship denganmu. Rasanya menyerupai saya memaksamu dan takut kelak kau akan menyelesalinya.
Eun berkata, siapa yang menyuruhmu mengkhawatirkan saya menyesal atau tidak? Cuma wamil kok, nggak ada hal yang luar biasa. Belakangan ini dikala wamil tentara bisa menelpon, setiap final pekan juga boleh bertemu.
Jang Hoon menghela nafas, aigooooo kau sama sekali tidak mengerti perasaan seorang laki-laki yang akan segera masuk wamil.

Eun bertanya, kau tidak ingin pergi wamil?
Jang Hoon kesal, memangnya ada orang yang ingin pergi? Semuanya ikut wamil juga alasannya ialah kewajiban dari negara.
Eun bertanya lagi, kau galau?
Jang Hoon menyampaikan belakangan malah ia insomnia alasannya ialah memikirkannya.
Eun kemudian memikirkan sesuatu dan ia tersenyum, ia mendekati Jang Hoon dan mulai bersikap imut sambil bernyanyi, lagu wajib militer.
JAng Hoon menyuruhnya berhenti, tapi Eun malah semakin asik menyanyi sambil tersenyum melihat Jang Hoon dan berjalan menuju rumah. Jang Hoon menyuruhnya membisu lagi tapi Eun terus menyanyi.
Jang Hoon hasilnya mengejarnya, menarik tangannya dan menciumnya. AWWWWWWWWWWWWWWWWWWW!!!!!!!

Keduanya sama-sama terkejut. Jang Hoon yang kelepasan memalingkan wajahnya.
Eun malah mengharapkan lebih dan mulai menyanyi lagi wkkkwkwkwwkkwkw.
JAng Hoon terkejut dan melihat ke arah Eun. Eun terus menyanyi sambil senyum dan kadang melirik Jang Hoon.
KO de Eun tersampaikan dan Jang Hoon menciumnya sekali lagi.
Awwwwwwwwwwww

Malam yang sama, Jin Myung pulang ke rumah dan singgah ke daerah Jang Hoon. Ia melihat Asgard latihan dengan semangat. Haeimdal melihatnya dan memanggilnya. Mereka menghentikan latihan, Haeimdal menarik Jin Myung dan memperlihatkan segaram panggung mereka untuk penampilan terakhir.
Jin Myung mencoba bertepuk tangan senang meski ia khawatir setengah mati.
Haeimdal benar-benar bersemangat alasannya ialah penampilan mereka hasilnya tiba, besok. Jin Myung terdiam.
Haeimdal bertanya kenapa Jin myung masih belum memberitahu mereka lokasinya?
Jin myung gugup mencari alasan…
Haeimdal menebak, surprise?
Anggota Asgard lainnya bersemangat perihal hal itu, mereka ingin tau banged dimana tempatnya.
Haeimdal bahkan akan menangis saking terharunya, Jin Myung menyiapkan ini semuanya untuk mereka.
Jin Myung menyampaikan kalau ia juga merasa akan menangis HAHAHHAHAHAHAH dengan alasan yang berbeda.
Haeimdal menyampaikan mereka sudah mendisusikannya, kalau mereka akan mempersembahkan lagu ini untuk Jin myung.
Mereka bahkan memainkan jari mereka ke arah jin myung sambil bernyanyi ‘yeoppo chukkenneee ‘
HAHAHHAHAAHHAHA. Kaki Jin mYung eksklusif lemas.

Jin Myung kembali ke rumah dan bertanya dimana Ji won pada Ye Eun yang sedang mencar ilmu di meja makan. Ye Eun menyampaikan JI Won di kamar.
Jin myung memegang perutnya, asam lambungnya kambuh lagi (karena banyak pikiran HAHAHAHHAHA, saya juga kalau lagi banyak pikiran dan sibuk banged asam lambung sering naik).
Ye Eun mengkhawatirkan Jin Myung dan memintanya ke rumah sakit untuk memeriksanya.

Jin Myung masuk ke kamar Ji won, Ji Won sedang sibuk menelpon mengenai kasusnya.
Jin Myung berusaha menutup pintu tanpa suara. Ji Won memintanya menunggu alasannya ialah ia masih ditelpon.
Setelah Ji Won menutup telponnya, Jin Myung berkata Ji Won niscaya kecapean dan Ji Won membenarkan, ia menyampaikan kalau Jin myung jangan hingga digugat orang lain, alasannya ialah sangat melelahkan mengurusnya.
Jin myung mengangguk sambil tersenyum, Jin Myung bersama-sama ingin menanyakan problem pertunjukan Haeimdal tapi ia ragu bertanya.
Ji Won bertanya kenapa Jin myung ke kamarnya. Jin Myung jadi nggak yummy untuk bertanya tapi hasilnya ia bicara, mengenai hal yang pernah mereka bicarakan waktu itu, pertunjukan terakhir Haeimdal.
Ji Won termangu dan terkejut, tampaknya ia melupakan hal itu.
Tapi tiba-tiba HP-nya bergetar dan ia harus mengangkatnya. Ia meminta Jin Myung menunggu, Jin Myung mengerti.
Ibu Ji Won menelpon sambil menangis dan Ji Won bertanya kenapa ibunya menangis. Ia kemudian menyampaikan pada Jin Myung untuk tidak khawatir. Ia akan mengurusnya.
Jin Myung mengerti dan keluar dari kamar sementara kita mendengar kalau Ji Won bicara pada ibunya?, Siapa yang bilang begitu? Siapa yang sembarangan ngomong? TAe Gon ahjushi?! Aku nggak akan mati!
(HAHAHAHAAHHAHAHHA troll penulis nih, Tae Gon ahjushi itu sutradaranya Age of Youth 2 LOL. Ini gara-gara penutup ep 13, ibu Ji won menangis juga HAHAHHAHAHHAAHHA).

Jawaban Ji Won sama sekali nggak meyakinkan dan menciptakan Jin mYung semakin khawatir.
Malam itu Ji Won bermimpi buruk, dikala ia menyampaikan yang bersama-sama kalau ia yang ia maksud ialah pertujukan di daerah karaoke, Haeimdal dan member Asgard lain sangat kecewa, Haeimdal menyampaikan level mereka ternyata hanya daerah karaoke.
Ia bahkan bermimpi melihat Ji Won menatapnya dan dikala ia menatap minta bantuan, Ji won akal-akalan sibuk menelpon ibunya.
Haeimdal dkk menyanyi untuknya, lagu yeoppu chukkenne jadi lagu yang sangat menakutkan HAHHAHAHA.

Pagi itu, hari-H, Jin Myung begitu terbangun dari mimpi buruknya eksklusif ke kamar Ji Won tanpa permisi, menciptakan Ye Eun kaget. Ye Eun menyampaikan kalau Ji Won sudah pergi pagi-pagi sekali.
Anak-anak berkumpul di ruang makan dan mendengarkan curhat Jin Myung. Hari ini ialah hari pertunjukan terakhir yang dijanjikan Jin Myung, Jin Myung pusing alasannya ialah ia belum menemukan tempatnya, sementara Ji Won yang menyampaikan akan membnatu malah menghilang.
Ye Eun khawatir, hingga kini mereka belum tahu tempatnya dimana, apa yang harus mereka lakukan. Jin myung menyampaikan kalau ia sudah menanyakan pada Ji Won dan Ji Won menyampaikan akan mengurusnya.
Eun Jae menyampaikan setidaknya Jin Myung harus mencari tahu dimana dan bagaimana. Jin Myung menyampaikan Ji Won sudah cukup sibuk dengan urusannya, jadi ia tak bisa banyak bertanya.
Ye Eun mengerti tapi yang harus ditanya tetap harus ditanyakan. Ye Eun protes Yoon sunbae ini orangnya sangat sulit (taptapan saram).
Eun Jae setuju, Jin Myung menyerupai orang ndeso menghadapi ini.
Eun terus menatap Jin Myung dalam membisu dan Jin myung bertanya kenapa.
Eun menyampaikan ia gres menyadari kalau Jin myung ternyata insan biasa juga. Jin myung mengerutkan keningnya, bersama-sama menyerupai apa image-ku dalam bayanganmu? LOL.

Ye Eun kemudian menghubungi Ji Won untuk menanyakan mengenai hal itu. Tapi balasan Ji Won malah ‘AAHHH’ menyerupai orang lupa dan Ye Eun kesal, Jin Myung makin stress.
Ye Eun menyampaikan Yoon sunbae stress gara-gara itu dan menyuruh Ji Won jujur kalau ia lupa.
Tapi tiba-tiba Ye Eun terkejut alasannya ialah Ji Won menyampaikan sesuatu. Yang lain penasaran. YE Eun menatap mereka dan mengubah hidangan ke loundspeaker.
Ia menyuruh Ji Won mengatakannya lagi.
Ji Won kemudian menyampaikan alamatnya dan semua orang shock, mereka saling pandang alasannya ialah tidak percaya.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top