Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 2

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 2

Aku shock banged lantaran ternyata hingga episode 2 tayang subtitle episode 1 nggak rilis-rilis. Ada apa ini?
Apakah ini akan mengulangi Reply 1988 dimana subtitlenya rilis senin? WOW banged, mana ingin tau sama dramanya tapi subtitlenya usang banged.
Episode 2 berdasarkan saya lebih bagus dari episode 1 dan saya suka banged lantaran feels Age of Youth-nya risikonya terasa, persahabatan, kehangatan, ketakutan para gadis Belle Epoque risikonya mulai dibahas.
Yang menarik adalah, episode 2 ini berdasarkan saya formatnya sama dengan episode 1 Age of Youth dulu, yaitu bagaimana menghadapi orang gres di kehidupan kita. Kalau AoY mengambil sudut pandang si anak gres Yoo Eun Jae, maka di AoY 2 sudut pandangnya ialah para anak lama.

Sinopsis Hello, My Twenties! Episode 2

Pagi yang indah di Belle Epoque, para gadis sedang gotong royong membersihkan rumah. Bagian mengepel ialah Yoo Eun Jae, membersihkan toilet penggalan Song Ji Won, membersihkan beling penggalan Jung Ye Eun dan membersihkan dapur penggalan Yoon Jin Myung. Semuanya berjalan dengan baik hingga Ji Won tak sengaja membenturkan kepalanya ke pintu toilet dan mulai mengeluh mengenai gotong royong ini.
Mereka bersih-bersih lantaran anak gres yang akan menempati kamar Kang Yina akan tiba hari ini. Kamar itu sudah cukup usang kosong lantaran tidak ada yang tertarik, mereka juga galau kenapa. BAhkan ada yang dulu sempat menyewa tapi tidak hingga sebulan udah keluar. Nenek menyampaikan kalau mereka terlalu pilih-pilih tean serumah makanya nggak ada yang menyewa.
selain itu, rumor jelek menyebar mengenai kost mereka, anak yang menginap sebulan dulu itu yang menyebarkannya. Ia menyampaikan bawah umur kost tidak ramah, kalau ia masuk mereka akan berhenti bicara, kalau ia tanya mereka bilang bukan apa-apa, seolah mereka menggosipkannya. Ia juga tidak boleh ini dan itu, disuruh berhemat oleh Yoon Sunbae (Seperti Eun Jae dulu). Intinya ia merasa tidak diterima disana.
Nenek pemilik rumah ingin kamar itu segera diisi, jadi pada risikonya mereka menemukan penyewa dan kabarnya penyewa itu yang id-nya ialah Beyonce. Katanya menyerupai Beyonce, mereka sudah menebak kalau tubuh gadis itu niscaya berisi.
Penyewa itu akan tiba hari ini.

Saat sedang mengobrol, bel berbunyi dan mereka terkejut lantaran penyewanya kok tiba cepat banged. Semuanya berkemas-kemas menyambut. Mereka membuka pintu dan shock lantaran ada perempuan menyerupai laki-laki yang tinggi banged.
Mereka bahkan ragu kalau gadis itu ialah perempuan LOL. Sementara Ji Won malah ingin tau berapa tinggi gadis itu.
Mereka berempat berusaha bersikap ramah, memperlihatkan kamar dan lain sebagainya. Tapi si gadis hanya melihat-lihat dan nggak banyak bicara, ia juga terlihat tidak ramah.
Setelah gadis itu pergi para penghuni kost membicarakan tinggi gadis itu dan sama sekali tidak menyerupai Beyonce.

Mereka tidak menyukai penyewa itu jadi memutuskan untuk tidak menerimanya. Saat mereka sedang mengobrol, Nenek kemudian menelpon Jin Myung membahas mengenai penyewa itu dan Jin Myung pribadi mengiyakan, kalau mereka sudah menemukan penyewa gres dan memberi kontaknya pada nenek. Ye Eun protes lantaran mereka sudah sepakat tidak mendapatkan gadis itu, dan Jin Myung mengambil keputusan sendiri. Tapi Jin Myung menyampaikan nenek memaksa kamar tidak boleh kosong, kalau gadis itu tidak jadi pindah kesana maka sahabat nenek yang akan menempati kamar itu. LOL.
Semuanya jadi bengong lantaran lebih baik orang seumuran mereka dari pada tinggal serumah bersama nenek-nenek HAHAHAHHA.

Waktu berlalu. Seseorang menekan bel dan Eun Jae yang menjawabnya. Orang itu menyampaikan ia ingin melihat kamar tapi Eun Jae berkata kalau disana tak ada kamar kosong lagi. Kamar mereka gres saja disewa dan gadis itu bingung. Ia kemudian pergi dari sana dan kita sanggup menebak kalau ia ialah si Beyonce.

Sementara itu sang gadis tinggi, sudah memutuskan akan pindah kesana. Ia sedang di rumah menyampaikan kalau ia akan pindah mulai hari ini dan ibunya tidak peduli padanya. Sepertinya gadis ini punya duduk masalah dalam keluarganya.

Dan begitulah, gadis yang berjulukan Jo Eun  itu pindah ke Belle Epoque.
Hari kepindahannya, hanya Eun Jae yang ada di rumah, yang lain sedang keluar. Eun Jae berusaha bersikap ramah padanya, menyerupai memperlihatkan kawasan sepatu. Di Belle Epoque ada 5 tingkat rak dan masing-masing menggunakan sesuai tingkatan, lantaran Jo Eun anak baru, ia diminta menggunakan paling bawah tapi Jo Eun menolak. Eun Jae berusaha menjelaskan mengenai alat-alat di kamar mandi yang dibedakan berdasarkan warna tapi Jo Eun tak peduli, masakan di kulkas juga Eun Jae berusaha menjelaskan sebaiknya diberi nama, kalau beras dan ramen mereka patungan dan lain sebagainya. Tapi Jo Eun kelihatan tidak tertarik dan malah merasa terganggu lantaran Eun Jae terus bicara mengikutinya. Pada risikonya Jo Eun menatapnya dengan tatapan ‘merasa terganggu’ dan bertanya apakah Eun Jae masih mau bicara banyak, menciptakan Eun Jae terdiam. Si anak gres masuk ke kamarnya.
Eun Jae menyerupai kehilangan jiwanya dikala Ye Eun dan Ji won pulang belanja. Setelah Eun Jae menceritakan apa yang terjadi, Ye Eun dan Ji won jadi sedikit sombong lantaran berfikir Eun Jae masih belum sanggup menjadi sunbae.
Mereka berniat memperlihatkan cara bagaimana menjadi erat dengan anak baru.

Ji won dan Ye Eun masuk ke kamar Jo Eun tanpa mengetuk terlebih dahulu. Mereka mulai sok akrab. Ye Eun mengomentari pakaian Jo Eun yang tidak modis menyerupai gadis lainnya dan Jo Eun tidak suka. Ji Won memperlihatkan cara lain dengan membahas buku Jo Eun dan bertanya jurusannya. Jo Eun jurusan sastra tapi Ji Won cukup kaget lantaran Jo Eun tidak punya banyak buku dan mengambil kesimpulan kalau nggak semua anak sastra suka membaca. Ia juga menyentuh buku Jo Eun dan Jo Eun tidak suka, ia menyampaikan ia paling tidak suka orang lain menyentuh barang-barangnya.
Intinya cara sok erat ini gagal menciptakan ketiganya kehilangan kata-kata sesudah secara halus diusir dari kamar HAHAHAHHAHAHAHA.

Ketiganya bengong di ruang tamu dikala Jin Myung pulang dan menatap Jin Myung dengan tatapan minta santunan yang menciptakan Jin Myung tidak sanggup mengabaikan mereka.
Akhirnya Jin Myung baiklah untuk bicara pada anak gres itu. Ia masuk ke kamar Jo Eun dan mengajak keluar sebentar, tapi Jo Eun malah bertanya kenapa, menciptakan Ji Won, Ye Eun dan Eun Jae ternganga.
Jin Myung berusaha menghadapi dengan kepala dingin, ia mengajak mereka minum bir bahu-membahu lantaran ini ialah hari pertama Jo Eun malah menyampaikan kalau ia lelah dan Jin Myung tidak mengalah sehingga Jo Eun risikonya keluar.
Ji Won, Ye Eun dan Eun Jae hanya sanggup geleng-geleng.
(Kalau kalian jadi anak gres di rumah seseorang jangan kaya Jo Eune ya, hari pertama harusnya berkenalan :’D).

Dan begitulah mereka berkumpul di meja makan dan bersulang. Jin Myung bertanya mengenai keluarga Jo Eun, apakah ia punya saudara dan lain sebagainya, meski Jo Eun tidak menjawab, Jin Myung sudah tahu kalau Jo Eun tidak punya saudara, lantaran dilihat dari caranya menghadapi mereka.
Tapi percakapan berakhir dengan cepat dan mereka galau mau membicarakan apa lagi, mereka saling kode kode dan risikonya Eun Jae bertanya apakah Jo Eun suka Beyonce, Jo Eun menjawab tidak HAHAHAHAHA.

Suasana awkward lagi. Ji Won mulai menggunakan jurusnya, bertanya apakah Jo Eun punya abang laki-laki dan paman Jo Eun paling muda umur berapa HAHHHAHAAHHAHAHAHA.
Jo Eun menatapnya tajam dan menciptakan Ji Won bengong LOL, Ji Won niatnya bercanda tapi Jo Eun makin memperlihatkan kalau ia tidak suka.
Jin Myung berusaha menasehati Jo Eun biar mereka lebih akrab. Jo Eun mengerti dan akan pergi ke kamarnya, Jin Myung menghentikannya dan mengingatkan kalau peraturan dirumah itu ialah sesudah makan urus masakan masing-masing. Jo Eun terlihat kesal dan mengambil bir dan piringnya, ia membuang birnya. Ia masuk ke kamar dengan dingin.
Ye Eun dan Eun Jae sama sekali tidak menyukai Jo Eun yang terlihat garang dan menyebalkan. Ye Eun memuji Eun Jae yang jadi anak baik dikala pertama ia pindah kesana.
Tapi bagaimanapun mereka tak sanggup menolak Jo Eun, lantaran mereka tidak mau serumah dengan sahabat nenek.

Mereka terus bicara tanpa tahu kalau Jo Eun mendengarkan mereka di kamar, sengaja menguping pembicaraan mereka. Apalagi dikala mereka membandingkan Jo Eun dengan Kang eonnie.
Setelah itu Jo Eun kelihatan menulis sesuatu di diary-nya.

Belakangan terjadi bencana absurd di rumah mereka.
Ye Eun keluar kamar mandi dan dikejutkan oleh Jo Eun yang sedang minum di dapur. Jo Eun menatapnya dengan tatapan tak biasa.
Eun Jae pulang ke rumah dan buang air kecil di toilet, ia sudah mengunci pintu tapi pintunya terbuka sendiri.
Jin Myung yang sedang gosok gigi merasa di awasi oleh Jo Eun.
Mereka berempat berkumpul untuk membicarakan hal itu, lantaran mereka merasa tidak nyaman. Jin Myung jadi ingat dikala ia mengunjungi kawasan bubuk kakaknya, ia merasa kalau Jo Eun ada disana menatapnya. awlanya ia pikir ia salah lihat, tapi dengan bencana belakangan ini ia merasa kalau itu benar terjadi.
Mereka jadi merinding membicarakan hal itu.

Mereka juga merasa anak gres itu sangat aneh, Jo Eun sering menanyakan mengenai Eun Jae pada Ye Eun dan Ye Eun menyampaikan justru Jo Eun menanyakan mengenai Ye Eun pada Eun Jae. Ji Won berfikir mungkin ia ingin segera mengakrabkan diri tapi yang lain protes, kalau memang mau mengakrabkan diri tanya aja pribadi pada orangnya. Ye Eun, Eun Jae dan Jin Myung terus membicarakan mengenai Jo Eun yang mencurigakan dan Ji Won kemudian memperlihatkan wajah absurd dan semuanya jadi ingin tau hal absurd apa yang terjadi pada Ji Won, lantaran semenjak tadi Ji Won membisu aja. Ji Won memperlihatkan wajah seriusnya dan yang lain siap mendengarkan. Ternyata ia malah protes, ia merasa tidak adil lantaran tidak ada hal absurd yang terjadi padanya menyerupai yang lain HAHAHAHAHAHA. Ia bahkan merasa kalau ia dibully lantaran ditiadakan LOL. Ye Eun kesal dan akan memukulnya HAHAHHAHA

Saat mereka sedang bicara pintu diketuk oleh Jo Eun menyampaikan kalau air mendidih di dapur. Ye Eun terkejut lantaran tadi ia sedang memasak air. Ia segera berlari keluar diikuti yang lain.
Jo Eun menyampaikan ia sudah mentransfer uang sewa pada Jin Myung, tapi ia tak tahu bagaimana cara memanggil Jin Myung. Jin Myung menyampaikan Jo Eun sanggup memanggilnya Eonni atau sunbae, menyerupai yang lain, tapi Jo Eun merasa absurd memanggil Eonnie dan kalau ia memanggil Sunbae juga absurd lantaran mereka tidak satu universitas.
Yang lain cuma sanggup membisu LOL.
Ji won yang ga tau suasana lagi tegang malah nyany yang menciptakan semuanya kabur HAHAHAHAHHAHA.
Lagunya kayak pernah denger, morago bureulke,morago haneunji, sunbae naeyeoja nikka, sunbae nae yeoja nikkaaaaaaa
HAHAHAHHAHAHA Ji won memang sesuatu banged!

Suatu hari ada yang menekan bel, yang menjawab ialah Eun Jae. Gadis itu menanyakan Eun-i dan Eun Jae bilang nggak ada yang namanya itu dirumah mereka. Beberapa detik kemudian ia sadar mungkin nama si anak gres HAHahhahha. Ia jadinya berlari membuka pintu.
Eun Jae belum sempat meminta maaf tapi Jo Eun sudah keluar lantaran di telpon temannya dan mengajak temannya masuk.
Ji Won dan Ye Eun keluar kamar dan sahabat Jo Eun menyapa mereka, tapi belum sempat program perkenalan, Jo Eun malah menyuruh temannya cepat masuk ke kamarnya.
Teman Jo Eun ini imut-imut.

3 serangkai, Ji Won, Ye Eun dan Eun Jae penasaran, jadi mereka menguping dari blik pintu.
Di dalam kamar, sahabat Jo Eun membawakan hadiah pindahan rumah, boneka couple yang lucu banged.
3 serangkai diluar yang menguping malah salah paham lantaran bunyi di dalam mencurigakan HAHAHAAHHAA.
Saat Jin myung keuar kamar, ia galau melihat ketiganya menguping dan ketiganya mulai menceritakan Jo Eun yang mengajak temannya ke rumah dan bahkan mengunci diri di kamar. Jin Myung khawatir dan bertanya apakah temannya pria. Tentu saja tidak LOL.
Saat Eun Jae dan Ji Won pulang dari supermarket, mereka melihat Jo Eun mengantar temannya pulang hingga halaman, tapi temannya memaksa mengantar hingga kawasan pemberhentian bus dengan menggandeng tangan Eun Hee dan Ji Won & Eun Jae jadi saling pandang.

YAng lain memasak toppokki di dapur dikala Jo Eun  masuk, 3 serangkai berusaha mengabaikannya dan hanya Jin Myung yang menyapa. Ia menyampaikan lain kali kalau keluarga atau sahabat datang, harus saling memberitahu. Jo Eun mengerti.
Eun Jae menyampaikan sahabat Jo Eun sangat imut. Ji Won setuju, ia menyampaikan tadi ia melihat mereka, penuh chemistry/mesra.
Jo Eun menatap dengan tajam, apa maksudmu?
Ji Won terdiam. Ia mencoba menjelaskan kalau ia tidak bermaksud buruk, hanya saja keduanya kelihatan akrab. Jo Eun yang kesal pribadi masuk ke kamar dan membanting pintu.
Yang lain terdiam. Ji Won menyampaikan ia hanya bercanda, ia bertanya-tanya apakah ia keterlaluan, tapi Eun Jae menyampaikan Ji Won melaksanakan menyerupai biasa.
Ye Eun kesal sekali lantaran semenjak awal ia sudah menebak kalau Jo Eun sangat aneh. Mereka bertanya-tanya apakah mereka harus mengundang Jo Eun makan bersama, tapi lantaran suasana sedang buruk, mereka memutuskan makan berempat dikamar.

Mereka berempat makan toppokki di kamar, mereka tidak mengerti kenapa mereka harus makan dikamar menyerupai ini. Mereka mulai menggosipkan mengenai Jo Eun. Tentu saja mereka curiga mengenai Jo Eun yang tampaknya menyukai sesama jenis. Eun Jae dan Ye Eun merasa nggak nyaman tinggal dengan Jo Eun. Alasan Ye Eun ialah lantaran agamanya melarang hal menyerupai itu, jadi ia tidak suka. Sementara Eun Jae merasa ini terasa menyerupai tinggal bersama pria. Hanya Ji Won dan Yoon sunbae yang tidak punya duduk masalah dengan hal itu.

Eun Jae di kamar sedang menonton film dikala Ye Eun mengetuk kamarnya minta ditemani ke luar.
sesudah bencana di season 1, Ye Eun masih syok jikalau dekat dengan orang asing, jadi ia takut keluar sendirian.
Meski tampaknya agak berat, tapi Eun Jae risikonya menemani Ye Eun yang ingin mengantar paket, sementara Eun Jae membeli masakan di minimarket. Eun Jae menyampaikan pada Ye Eun harus berusaha keluar sendirian, lantaran sebentar lagi mereka masuk kuliah, Ye Eun akan kesulitan.
Eun Jae kemudian bertemu dengan gadis yang sebelumnya menekan bel rumah mereka dan menyadari kalau ada yang aneh. Nenek menyampaikan anak gres itu menyerupai Beyonce dan gadis itu mirip, ia kemudian menyadari kalau yang seharusnya pindah ke rumah mereka bukan Jo Eun, melainkan anak itu.
Ia menyampaikan pada Ye Eun dan keduanya berlari pulang ke rumah. Mereka melewati Ji Won yang berjalan santai, melihat keduanya berlari, ia ikutan berlari heboh, bertanya ada apa.

Mereka tiba di rumah, Ye Eun meminta Jo Eun keluar, dan mereka berempat duduk di meja makan, akan melaksanakan interogasi. Ji Won yang tak tahu duduk masalah apa ini, ikutan gabung HAHAHHAHHA.
Mereka mulai menanyai Jo Eun, dari mana Jo Eun tahu aklau ada kamar kosong di kost mereka dan kenapa Jo Eun berbohong kalau ia penyewa yang mereka tunggu-tunggu.
Jo Eun sih menjawabnya enteng lantaran menurutnya itu tidak penting. Saat Ye Eun menanyakan dimana rumah Jo Eun, Ye Eun bahkan shock dikala tahu kalau rumah Jo Eun ternyata lebih dekat dengan universitas daripada kost mereka, jadi tentu saja ia galau kenapa Jo Eun malah pindah ke sini.
Ji Won yang antenanya nggak sampai, sesudah Jo Eun masuk ke kamar bertanya apa yang terjadi dan mereka menjelaskan kalau Jo Eun bukanlah orang yang seharusnya menyewa kamar itu.

Keesokan harinya, Jo Eun belanja dengan temannya dan mereka mmebicarakan sesuatu wacana anak kost itu. Temannya menentukan baju dan bertanya apakah ia kelihatan cantik, tapi JO Eun tidak menjawab.
Ia pulang ke rumah malam itu dan ayahnya sudah menunggunya di halaman. Jo Eun kelihatan tidak punya kekerabatan yang bagus dengan ayahnya. Dan disini kita melihat sedikit apa yang terjadi. tampaknya ayah Jo Eun menduakan dengan perempuan lain, bahkan sudah punya anak dengan perempuan itu dan itu menciptakan suasana rumah mereka menjadi buruk, itu sebabnya ibunya selalu badmood. Da tampaknya ibunya yang dirumah bukan ibu kandungnya, lantaran ia menyampaikan itu istri ayah bukan ibuku.
Jo Eun sangat duka dan melampiaskan kemarahannya di atap dengan melempar sesuatu. Ia tidak tahu kalau Eun Jae ternyata ada disana dan melihat semuanya. Eun Jae dikala itu sedang galau menatap foto Jong Yeol sunbae.
Eun Jae shock melihat sisi lain Jo Eun, ia bahkan hingga cegukan saking shock-nya.

Keesokan harinya, Eun Jae tidak yummy badan. Jo Eun menyadarinya.
Ye Eun jadi galau lantaran tidak ada yang akan menemaninya ke rumah sakit untuk terapi. Ia mengajak Ji Won, tapi Ji Won bilang ia sudah ada janji.
Jin myung sendiri ada wawancara hari ini.

Eun Jae yang sakit ketiduran di ruang tamu, ia bermimpi, mimpi yang sama dengan season 1 dimana ia dikejar anjing dan ayahnya menyelamatkannya.
Ia kemudian terbangun dan menyadari tangan Jo Eun ada di dahinya, ia terkejut.
Tidak ada siapa-siapa di rumah, rumah terasa sepi, hanya Jo Eun dan Eun Jae. Hal ini menciptakan Eun Jae merasa tidak nyaman lantaran kecurigaan mereka terhadap Jo Eun.
Ia jadinya gugup dan meninggalkan Jo Eun, ia masuk ke kamarnya dan mengunci pintu. Ia mencoba tidur dengan headset di telinganya.

Jo Eun mengkhawatirkan Eun Jae, jadi ia ke supermarket membeli obat.
Ia mencoba mengetuk pintu kamar Eun Jae tapi tidak ada jawaban. Jo Eun semakin khawatir dan teringat demam Eun Jae cukup panas, ia khawatir Eun Jae pingsan di kamar, jadi ia panik sendiri dan berusaha menggedornya lebih keras, tapi tak ada jawaban, ia mencari kunci cadangan dan berusaha membuka kamar Eun Jae.
Eun Jae terbangun dan panik lantaran Jo Eun menyerupai akan menerobos kamarnya, ia takut Jo Eun melaksanakan hal yang tidak-tidak padanya.
Ia berusaha mencari pertolongan.

Eun Jae menelpon Jin Myung. Jin Myung sedang tes wawancara, ia menolak panggilan telpon. Ia sedang sangat gugup lantaran sebentar lagi gilirannya. IA tak menyiapkan pertunjukan apapun dan semakin khawatir lantaran yang lain menyiapkan sesuatu menyerupai tarian dan nyanyian, ia mencoba searching, tapi mengurungkan niatnya.

Eun Jae menelpon orang kedua, Ye Eun yang sedang sibuk lantaran ia sedang terapi. Ia juga tak mengangkat telponnya.

Orang ketiga, Ji Won, satu-satunya yang sedang menikmati hidup diantara kekhawatiran sahabat satu kostnya, ia sedang di kolam renang HAHAHAHAHAHAH.

Pada akhirnya, pintu terbuka. Eun Jae panik sendiri dan berlari keluar. Tanpa bantalan kaki ia berteriak dan berlari tanpa tujuan, Jo Eun berusaha mengejarnya.
Sampai risikonya Eun Jae kelelahan dan berhenti, ia gres menyadari kalau tidak ada alasan baginya untuk berlari menghindari Jo Eun.
Jo Eun bahkan tak mengeri kenapa Eun Jae berlari, Eun Jae juga tak mengerti dirinya.
Keduanya kemudian pulang sambil ngos-ngosan.
Saat Eun Jae berlari, mereka di taman dan saya rasa setiap orang ditaman itu berpasangan, bahkan anak anjing juga ada pasangannya, mungkin itu menciptakan Eun Jae sadar kalau tidak duduk masalah siapapun pasangan mereka asalkan mereka bahagia, disana mungkin Eun Jae sudah mulai mendapatkan kalau Jo Eun menyukai wanita.

Jin myung melaksanakan wawancaranya dengan baik, meski ia tak punya pengalaman dan pendidikan yang tinggi, ia menjawab dengan percaya diri dan jujur. Ia melaksanakan banyak pekerjaan bukan untuk pengalaman tapi lantaran ia butuh uang.
Ia juga jujur kalau ia tidak banyak menonton film, film terakhir yang ia tonton ialah Train to Busan dan ia juga tak punya bias idola, boyband yang ia mengenal wajah semua anggotanya hanyalah Big Bang.
Jin Myung tidak begitu yakin dengan wawancaranya tapi ia bersyukur ia melaksanakan dengan baik.
dikala ia keluar, ia melihat seseorang yang ingin meminjam ponsel lantaran terdesak, orang itu nantinya akan berafiliasi dengan Jin Myung. Jin Myung masih belum tahu.

Ye Eun sendiri pulang dari konsultasi bersama temannya masih takut pada orang asing.Ia selalu kelihatan tidak nyaman dan menunduk lantaran traumanya. Poor Ye Eun.

Ji Won satu-satunya yang tidak punya duduk masalah hari itu, ia menikmati kencannya di kolam renang bersama Im Sung Min HAHAHAHAAHAHHA. Makara akad yang ia bilang tadi ialah dengan Sung Min HAHHAHAHAHA
Ji Won lucu banged, pake pakaian agak norak, kacamata bunga-bunga, naek balon flamingo pink, di kolam renang bawah umur HAHAHHAAHAHAAHAHA.
saya bahkan nggak ngerti kenapa Sung Min baiklah ikut dengannya, lantaran saya yakin Sung Min bukan orang yang mengajaknya wkwkwkwwkkw.
Tapi keduanya menikmati kencan mereka, awwwwwwwwwwwww OTP gue risikonya muncul di ep 2  XD

Eun Jae sudah di rumah dan menemukan obat di meja makan, ia menyadari kalau Jo Eun tadinya mau memperlihatkan itu padanya. Eun Jae tersenyum, tampaknya ia sudah membuka hatinya.

Narasi Eun Jae:

“Aku ini penakut. Bagaikan seorang anak kecil yang menonjok sambil menutup mata. Seperti seekor anjing yang menyalak lantaran ketakutan.  Aku ialah seorang yang penakut. Selalu merasa ketakutan. Tempat yang asing ialah kawasan yang aneh. Tempat yang asing akan menjadi sebuah kawasan yang menakutkan. empat yang angker akan menjadi kawasan yang buruk. Dengan demikian kawasan yang asing menjadi kawasan angker yang harus dihindari. Aku kembali merasa takut. Takut jikalau orang lain merasa saya asing. Takut jikalau mereka merasa  saya itu absurd Karena itu saya berusaha sekuat tenaga ingin terlihat tidak jauh berbeda dengan yang lain. Aku kembali merasa takut. Aku takut tinju yang dilayangkan oleh si penakut yang ada di dalam diriku akan mengenai seseorang. Menurutku, mungkin saya bukanlah orang baik menyerupai yang selama ini kukira. Aku takut sekali.”

Suatu hari bawah umur pergi ke sauna dan Jo Eun disangka seorang laki-laki oleh pemilik HAHAHAHAHA.
Sepertinya mereka sudah mulai akrab, bawah umur sudah cukup dekat. Pulang dari sana, mereka makan es krim sambil ngobrol. Bertanya pada Jo Eun apakah ia sering kesulitan dan merasa tak nyaman lantaran sering disangka pria. Jo Eun merasa biasa saja, meski kadang ia kesulitan kalau ke toilet atau sauna menyerupai tadi.
Mereka menyadari kalau Eun Jae dan Jo Eun sudah erat lantaran menggunakan bahasa informal.
Ye Eun menyampaikan alasan kenapa Jo Eun disangka laki-laki ialah lantaran ia jalan menunduk, ia memperlihatkan cara jalan lebih percaya diri dengan membusungkan dada dan yang lain jadi menirunya.
Mereka berlima sudah kelihatan erat sekarang. awwww.

Jin Myung berhasil dalam interviewnya, ia diterima bekerja di sebuah perusahaan yang bagus.
Ia pribadi menghubungi ibunya.

3 serangkai sedang menyiram tanaman di atap, selama nenek tidak ada, mereka yang mengurusnya.
Mereka bertanya-tanya kapan nenek akan pulang.
Saat mereka asik, ada yang ke atap, Jin Myung sunbae yang menelpon pacarnya awwwwwwwwww. Yoon PARK!!!!
Jin Myung kelihatan mesra dikala menelpon pacarnya, menyampaikan ia diterima bekerja, kapan pulang ke Seoul dan bahkan minta poppo. Pokoknya Jin Myung kelihatan manis banged, ia bahkan menggunakan aegyeo.
3 serangkai mengintip dari balik dinding dan mereka shock dikala tahu Jin Myung punya pacar, terutama si solo sejati Ji Won HAHAHAHHAHA.

Eun Jae saking shocknya ia cegukan dan mereka pribadi tertangkap berair HAHHAHAHAHA
Saat Jin Myung melihat mereka, mereka bahkan tak semangat mengucapkan selamat HAHAHHAAH, lantaran masih shock, mereka bahkan mengejek Jin Myung yang minta poppo.
Jin Myung menanggapinya dengan dewasa, kenapa? apa kalian pikir saya menggunakan bahasa formal dikala pacaran?
HAAHAHHAHAHHAHAH.

Sementara itu, Jo Eun di kamarnya sedang menulis sesuatu. Ia kemudian membuka sebuah buku dan mengambil sebuah surat yang ia selipkan disana. sebuah surat mencurigakan. Seseorang mengirim padanya diaman kata terakhirnya ialah ‘aku akan membunuhmu.’

The End

Epilog:

Epilognya lucu, di sauna mereka tertarik buat menimbang berat badan, sesuai dengan kepribadian masing-masing.
Jin Myung santai dan kalem, Eun Jae santai juga tapi takut orang lain liat, Ye Eun shock lantaran badannya berat banged, Ji Won ga peduli toh kalau buang air beratnya bakalan turun lagi HAHAHAHAHAH. Sementara Jo Eun tidak mengkhawatirkan berat badan, ia khawatir sama tinggi badannya HAHAHAHHA.

Komentar:
Banyak sekali penggalan yang saya nggak mengerti di episode 2 ini, lantaran ada banyak percakapan dan saya nggak tahu apa yang mereka bicarakan. Memang butuh sub banged, lantaran saya hanya mengerti beberapa penggalan yang gampang aja LOL.
Tapi episode 2 lebih bagus dari episode 1 dan terasa perkembangan plotnya.

Apakah Jo Eun benar-benar menyukai wanita?
Aku harap sih tidak ya, mereka hanya salah paham saja. Karena saya juga punya sahabat perempuan yang tomboi dan biasa-biasa aja sih, menyerupai Jo Eun dan temannya itu.
Aku ingin tau apa maksud surat itu, tampaknya Jo Eun masuk ke Belle Epoque lantaran surat itu sih. Rahasia apakah yang ada di dalamnya. Semoga kali ini dituntaskan ya, nggak menggantung menyerupai season 1.

Jo Eun sifatnya memang cukup jelek disini, sebagai anak gres yang mulai tinggal di rumah bersama orang lain, ia nggak boleh hanya mengurung diri di kamar. Apalagi hari pertama, harusnya ia keluar dan mengobrol serta mengenalkan diri. Tapi sifatnya memang begitu ya, ia tipe yang nggak suka diganggu, tapi bukan berarti nyuekin.
Padahal anak Belle Epoque sudah berusaha mendekatinya untuk mengakrabkan diri. Tapi Ye Eun dan Ji Won salah juga sih, lantaran gres pertama ketemu juga jangan menyentuh barang orang lain tanpa izin.
Kalau sudah erat gres deh, nggak apa-apa. Untung saja duduk masalah itu diselesaikan di episode ini. Aku suka banged adegan mereka yang pergi ke sauna bersama-sama.

Tapi di episode ini, paling asik tuh memang Song Ji Won yah. Setiap ia muncul dan bicara, bawaannya pengen ketawa aja. Apalagi pas yang lain sedang bersedih dan khawatir, Ji Won malah satu-satunya yang menikmati hidup  HAHAHAHHAHAHA.
Awalnya saya pikir ia sendirian di kolam renang, ternyata ada Sung Min wkwkwkkwkwkwkw.
Sung Min satu-satunya yang sanggup menghadapi kegilaan Song Ji Won, jadi mereka memang cocok. Lucu juga melihat Sung Min bete banged sama JI Won tapi ia nggak tahan untuk tidak senang HAHHAHAAHHA.
Ini satu-satunya OTP yang bertahan semenjak season 1, jadi tentu saja kita berharap mereka benar-benar akan happy ending di season 2.

BGM drama ini bagus-bagus, banyak lagu yang baru. Kalau kalian punya site lengkap yang membahas lagu di drama ini, kasi linknya donk XD
Dulu pas AoY S1 kayaknya ada, saya lupa nama sitenya LOL. Ini drama BGM-nya wajib dikoleksi, soalnya yummy banged di indera pendengaran hehehehhe.
BGM S1 aja masih saya dengerin sampe kini :))

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top