Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 3

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 3

Episode 3 ini kita dibawa untuk melihat kehidupan para penghuni Belle Epoque di hari pertama kuliah mereka dan hari pertama Jin Myung bekerja. Ye Eun dan Eun Jae mengalami kesulitan sementara Ji Won malah happy banged. Tapi Ji won mulai merasa ada yang asing dengannya. Ia melihat sebuah penampakan masa lalu, kenangannya yang hilang dari ingatannya.

Hello, My Twenties Episode 3

Episode 3 dimulai dengan pagi yang indah di Belle Epoque, hari pertama masuk kuliah. Sayang sekali keadaan di Belle Epoque tidak seindah hari itu. Eun Jae berdiri pagi dan mengantri di toilet dengan medesah. Jo Eun si anak gres masih belum terbiasa dengan sifat-sifat para penghuni kost, jadi ia hanya mengamati mereka.
Ji Won sendiri keluar dari kamar mandi dan memutuskan gosok gigi di luar lantaran semenjak tadi ada yang mengetuk pintu, ternyata Eun Jae yang menghempaskan kepalanya ke pintu. Awalnya ia mau murka sih, tapi lantaran ia tahu alasan Eun Jae mendesah di pagi hari, ia nggak jadi marah.
Kemudian Ji Won kelihatan mual-mual dan Jo Eun bingung. Ji Won mulai menyampaikan pada Jo Eun kalau ia mungkin terlihat sehat dari luar tapi sesungguhnya ia memiliki penyakit mematikan. Ia ingin Jo Eun merahasiakan ini dari yang lain. Jo Eun gundah kenapa Ji Won hanya memberitahunya dan Ji Won menyampaikan kalau ia terlalu dekat dengan yang lain, jadi sulit mengatakannya, tapi ia butuh sahabat curhat dan berbagi, Jo Eun satu-satunya yang belum dekat dengannya makanya ia memberitahu Jo Eun.
Ji won membesar-besarkan mengenai penyakitnya dan menciptakan Jo Eun bertanya-tanya apakah benar Ji Won sakit.
Ye Eun keluar dari kamarnya dan menyampaikan kalau itu bohong. Ji Won tertawa terbahak-bahak HAHAHAHAHAHHAHAHAH. Jahat banged Ji Won, Jo Eun udah percaya banged itu XD

Ye Eun hari itu menggunakan pakaian serba hitam. Ia menunggu yang lain untuk berangkat ke kampus bersama-sama. Ye Eun kelihatan tidak bersemangat lantaran ia masih takut keluar sendirian, ia mengkhawatirkan di kampus nanti.
Jo Eun bertanya mengenai Yoon Jin Myung dan Ye Eun menyampaikan kalau Jin Myung sudah berangkat pagi-pagi sekali.
Hari itu yaitu hari pertama Jin Myung mulai bekerja, ia kelihatan sangat bahagia.

4 anak Belle Belle Epoque berangkat ke kampus bersama-sama, Jo Eun kampusnya beda tapi pemberhentian busnya sama. Wajah Ye Eun dan Eun Jae penuh dengan rasa khawatir, Ji Won satu-satunya yang bersemangat dan memeluk mereka berdua menyuruh mereka untuk tersenyum sambil bernyanyi kecil.
Jo Eun hanya melihat mereka, berjalan mengikuti mereka dari belakang, tampaknya ia belum nyaman berjalan beriringan.
Ye Eun, Eun Jae dan Ji won tiba di kampus. Ji Won beneran semangat 45 pagi itu, ia terus menyanyi dan menyanyi menyuruh 2 temannya bersemangat. Yang berdua masih resah dan gelisah, apalagi mereka harus berpisah jalan. Ji Won sebagai anak semester tamat menghabiskan waktu di perpustakaan sementara Ji Won dan Eun Jae beda jurusan yang pastinya beda gedung, jadi mereka berpisah.

Ye Eun yang mengambil cuti semester kemarin disapa 2 sahabat kuliahnya di hari pertama kuliah dan Ye Eun kelihatan agak takut. Apalagi ketika temannya becanda akan memukulnya lantaran Ye Eun mengambil cuti tanpa bilang-bilang.
Kemudian sahabat dekatnya tiba dan menyapanya, Ye Eun pergi dengan mereka.
2 orang temannya yang tadi hanya membisu melihatnya dan salah satunya menyampaikan kalau Ye Eun terlihat berubah, tidak menyerupai biasanya, kelihatan menyerupai pemurung.
Temannya satunya bertanya apakah ia tidak tahu persoalan Ye Eun, dan tampaknya temannya itu tidak tahu. Makara temannya yang tahu menjelaskan apa yang terjadi pada Ye Eun, mengenai persoalan dengan mantan pacarnya dulu. Kekerasan dalam berkencan.
Kemudian kita melihat Ye Eun sendirian di kelas dan ketakutan, ia terus menyampaikan pada dirinya sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja, ia sanggup melalui hari ini.

Eun Jae sendiri melaksanakan hal yang sama, menenangkan diri di kamar mandi. Ia kemudian berjalan di koridor dan berusaha terlihat menyerupai biasa, tapi kegugupannya tidak sanggup di tutupi.
Eun Jae kemudian masuk ke ruang kelas dan semua yang ada di kelas melongo menatap Eun Jae. 2 sunbae-nya menyapanya, sunbae dari sesaon 1, yang 1 sahabat Jong Yeol dan satunya yang dulu menggunakan pena Eun Jae yang dipinjam Jong Yeol.
Eun Jae masuk dengan gugup dan Jong Yeol yang ada di dalam menyapanya, Eun Jae juga menyapanya dan begitulah seisi kelas kemudian bersikap menyerupai biasa lagi, lantaran 2 orang yang mereka khawatirkan bersikap biasa. Mereka lega.

Eun Jae duduk bersama 2 seniornya itu yang memperlakukannya menyerupai biasa dan ketika mereka mengobrol Yul Bin masuk dan menyapa seisi kelas.
Ia kemudian tertarik melihat Eun Jae dan Jong Yeol yang duduk terpisah dan mulai protes mereka sudah pacaran tapi masih saja kelihatan kaya gres pacaran, bahkan pegangan tangan saja nggak pernah.
Teman yang lain berusaha menghentikan Yul Bin tapi Yul Bin sama sekali nggak mengerti HAHHAHAHHA.
Eun Jae jadinya aib atau merasa tak lezat dan meninggalkan kelas. Yang lain menghela nafas menatap Yul Bin dan menyampaikan kalau Eun Jae dan Jong Yeol sudah putus, Yul Bin terkejut dan bertanya pada Jong Yeol apakah itu benar, Jong Yeol menatap tajam pada Yul Bin.
Awwwwwwwwwwwww suka banged teman-teman dari season 1 kembali muncul huhuhuhu, Yul Bin, ini kesempatan kau HAHAHAHAHA.

Jam makan siang, Ye Eun, Ji Won dan Eun Jae berkumpul, mereka menghela nafas. Ji Won kesal sekali sesudah mendengarkan dongeng Eun Jae dan berkata itu hal biasa orang pacaran dan putus, yang menikah aja sanggup berpisah dan yang menikah juga kebanyakan bukan dengan cinta pertama, kenapa dibesar-besarkan. n. Ye Eun mengehela nafas mendengar keluhan Ji Won dan menyampaikan siapapun yang mendengarnya niscaya berfikir Ji Won berpengalaman dalam hal pacaran HAHAHAHHAHAA.
Ji Won menyampaikan pada Eun Jae untuk tidak khawatir dan jangan terlalu memikirkannya, semuanya akan berlalu. Eun Jae mungkin berfikir kalau semua orang selalu membicarakannya belakang layar padahal sesungguhnya mereka tidak peduli, hanya Eun Jae yang terlalu kahwatir memikirkannya makanya jadi menyerupai ini.
Eun Jae menyampaikan ia mengerti akan hal itu tapi tetap saja, Ye Eun juga setuju, ia menyampaikan seiring berlalunya waktu memang akan berlalu nantinya, tapi masa sebelum semuanya berlalulah yang paling sulit.
Ji Won tak mengerti kalau merasa nggak lezat ketika putus kenapa pacaran terang-terangan dan Eun Jae menjawab mereka tertangkap lembap pacaran, Ji Won gundah kenapa hingga ketahuan. Ye Eun menyampaikan kalau Ji Won belum pernah pacaran jadi Ji won nggak akan tahu, sangat sulit merahasiakan kalau orang sedang pacaran. Ji Won sih menyampaikan ia nggak tertarik pacaran, yang ia inginkah yaitu pribadi pada………
Eun Jae dan Ye Eun tahu Ji Won akan bicara apa dan mereka mencoba menghentikan Ji Won yang berteriak. LOL.

Beralih ke diskotik, Ji Won menikmati harinya menari disana. Ternyata teman-teman seklubnya sedang pesta disana, ada Sung Min juga. Klub mereka gres mendapatkan penghargaan, makanya mereka merayakannya.
Ji Won menyerupai biasa heboh sendiri  dan ketika kembali ke meja,  teman-temanya hingga bertanya kenapa Ji Won heboh sekali dan menebak kalau Ji Won masih ‘itu’. Ada seorang senior gres disana dan tidak mengerti, jadi ji Won pribadi ke intinya, kalau ia masih single, kalau ia tidak bersenang-senang menyerupai ini, ia sanggup meledak nantinya HAHAHAHA
Ji Won bahkan menyampaikan dibanding dengan mencari pekerjaan ia ingin lebih cepat mendapatkan ‘titel ini;, dihari ia mendapatkan title itu ia akan menciptakan jurnal, untuk merayakan Song Ji Won yang resmi menjadi seorang perempuan HAHAHAHHAHAAH.
Sung Min kesal sekali dengan Ji Won yang nggak mikir sama sekali kalau bicara. Dan kemudian sunbae yang bertanya tadi kelihatan tertarik pada Ji Won.  Sunbae paling senior menyuruh hoobaenya fokus mencari kerja jangan main-main, sementara Sung Min akan melanjutkan S2, jadi ia nggak kerja.
Saat Ji Won ke kamar mandi, sunbae yang mencurigakan tadi menunggu Ji Won di luar.  Saat Ji Won keluar ia bertanya pada Ji Won apakah Ji Won benar-benar ingin tidur dengan seorang laki-laki dan lanngsung mengajak Ji Won keluar.
Ji won terkejut, wajahnya tersenyum tapi saya sanggup melihat ia takut.

Ji Won tidak sanggup menyampaikan apapun ketika laki-laki itu memegang tangannya dan mengajaknya pergi.
Pria itu menarik Ji Won ke lift dan Ji Won terus memperlihatkan wajah tersenyumnya, padahal ia takut apalagi ketika si laki-laki menyentuh pundaknya, Ji won menyerupai akan menangis.
Pintu lift terbuka dan ketika mereka akan masuk, kaki Ji won lemas dan ia terjatuh. Semua yang ada disana terlihat khawatir.
Mata Ji Won terbuka lebar tapi ia menyerupai kehilangan kesadarannya, pandangan Ji Won juga kabur dan ia tidak sanggup mendengar bunyi dengan jelas.

Sung Min tiba ke lokasi dan mendorong si sunbae jahat dan serius mengkhawatirkan Ji Won. Ia terus memanggil nama Ji Won dan Ji won melihat Sung Min di hadapannya. Ji Won masih bersikap asing dan mulai mengeluarkan satu kalimat ‘sepatu cantik’. Sung Min bingung. Tapi kemudian Ji Won kembali. Ji Won tak mengerti apa yang terjadi. Si Sunbae jahat kesal dengan Ji Won dan meninggalkannya.

Jo Eun bersama sahabat kecilnya Yeji, yang bertanya apa yang akan Jo Eun lakukan dengan penghuni kost itu. Ternyata surat yang ditemukan Jo Eun itu yaitu sebuah surat yang ditujukan pada salah satu anak Belle Epoque, si penulis surat menyampaikan kalau salah satu dari mereka sudah menghancurkan hidupnya dan menulis ia akan membunuh orang itu. Nah, lantaran ingin tau makanya Jo Eun pindah kost dan mencari tahu siapa yang dimaksud, saya gres ngerti di episode ini HAHAHHAHAHA.
Lucu banged Jo Eun punya panggilan untuk belum dewasa kost.
Eun Jae -> gadis lemah yang tampaknya akan dibully.
Ji Won -> banyaomong dan pembohong.
Ye Eun -> hamster yang sifatnya berbeda di rumah dan di luar.
Jin Myung -> si congkak.

Makara belum dewasa Belle Epoque ketika itu sedang sibuk dengan urusan masing-masing.
Eun Jae di bus dalam perjalanan pulang. Ada couple yang duduk disampingnya, yang pemuda berdiri. Ada satu bangku kosong di depan tapi si pemuda nggak mau meninggalkan pacarnya. Makara pacarnya meminta Eun Jae yang pindah. Eun Jae sih nurut meski ia kesal juga.
Sementara Ye Eun makan malam di kantin kampus dan ia duduk sendirian. Saat ada dua laki-laki yang duduk disampingnya, ia merasa tidak nyaman dan memutuskan pergi.

Ji Won pulang ke rumah diantar oleh Sung Min. Ji Won menceritakan mengenai insiden tadi, apa yang dilakukan sunbae itu padanya. Ia hanya ingat ketika si sunbae bilang ‘apakah saya mau keluar bersamaku’, sesudah hal itu ia tak ingat lagi apa yang terjadi.
Sung Min kesal sekali mendengar si sunbae melaksanakan itu pada Ji Won, tapi ia juga kesal lantaran Ji Won memang berniat ikut keluar dengan si sunbae dan melaksanakan itu, padahal mereka gres bertemu beberapa kali. Ji Won sih nggak peduli degan hal begituan, yang penting melakukannya HAHAHHAHAHA. Ajak aja si Sung Min gimana? LOL.
Sung Min hanya sanggup menghela nafas kesal pada Ji Won dan si sunbae jahat.
Sung Min terus menasehati Ji Won ini dan itu, mengenai menghargai tubuh sendiri dan menghargai ketika pertama dan bla bla bla.
Tapi Ji Won malah mengorek telinganya nggak mau mendengarkan, ia menyuruh Sung Min menghargai dirinya sendirian saja jangan ngajak-ngajak. HAHAHHAHAAH.
TApi lama-lama Ji Won menyadari sesuatu mengenai Sung Min, ia menebak kalau Sung Min masih perjaka dan tampaknya tebakan Ji Won benar, menciptakan Sung Min kesal dan mengembalikan tas Ji Won, menyuruh Ji Won masuk ke rumahnya.

Ji Won menatap Sung Min dengan tatapan lucu dan menyampaikan pada Sung Min kalau selama ini sudah menderita dan berusaha dengan keras. Sung Min tentu saja membantah hal itu dan menyuruh Ji won segera masuk.
Sung Min meninggalkannya dan Ji Won malah berteriak, ya! Im Sung Min! Semangatlah. Aku akan menjaga rahasiamu. Aku tidak akan menyampaikan pada siapapun  kalau kau masih perjaka!
Sung Min sangat kesal pada Ji won yang teriak-teriak dan mengejar Ji Won, Ji Won segera lari ke tangga rumahnya dan tertawa pada SUng Min HAHAHAAHHAHA.
Ji Won menikmati malam itu HAHAHAHAHAHAHAHHA.
Kasian banged Sung Min XD

Jo Eun dan Yeji juga membicarakan Jin Myung dengan julukan si congkak. Ada insiden dimana Jo Eun sedang asik membaca manhwa yaoi dan Jin Myung mendekatinya, bertanya apakah membaca itu menyenangkan, dan kemudian Jo Eun melihat Jin Myung membawa sebuah buku ‘Life is Flat’ dan menyadari kalau mereka berdua ada di dunia yang berbeda. Sepertinya buku Jin Myung buku motivasi gitu.
Jin Myung sangat elegan di rumah tapi Jo Eun bersyukur kalau ia bukan satu-satunya yang mencicipi hal itu. Ada insiden ketika Jin Myung tak ada di rumah Ye Won, Ji won dan Eun Jae heboh main game, tapi begitu Jin Myung pulang semuanya jadi melongo dan masuk ke kamar masing-masing untuk berguru HAHAHHAHAHA. Kok jadi beda gini? LOL. Intinya menurutnya Jin Myung menciptakan orang lain nggak nyaman kalau di dekatnya.
Saat Yeji bertanya diperusahaan mana Jin Myung bekerja, Jo Eun menyampaikan ia lupa, tampaknya bukan perusahaan yang terkenal, mengingat usia Jin myung ketika melamar tidak muda lagi. Yeji bertanya apakah Jo Eun menyampaikan dimana ia kuliah dan Jo Eun membenarkan, ia menyampaikan kalau ia jadi minder lantaran kampus mereka nggak sebagus kampus Ji Won dkk. JO Eun sih nggak peduli dengan hal begituan.
Setelah mereka selesai makan, ada sesuatu di wajah Yeji dan Yeji ingin Jo Eun membersihkannya, ia bersikap manja, tapi Jo Eun menolak dan memperlihatkan tisu untuk membersihkan sendiri.

Jo Eun kembali ke rumah dan melihat sebuah laptop di meja. Tidak ada siapa-siapa. Ia kemudian berfikir dan mendekati laptop itu untuk melihat isinya. TApi belum sempat ia melihatnya, Ji Won keluar dari kamar mandi, Jo Eun panik dan akal-akalan mengambil minuman.
Ia bertanya kenapa rumah sepi, apakah yang lain belum pulang. Ji won menyampaikan yang lain sudah pulang. Dan kita melihat Ye Eun tiduran di kamarnya, Eun Jae juga, bahkan Yoon sunbae kelihatan tidak bersemangat. Hmmmmm.
Sepertinya hari pertama kuliah dan bekerja, sangat sulit bagi ketiganya. Ji Won berkomentar kalau itu cuma hal kecil, kenapa mereka capek. Ia menyampaikan tadi ia pingsan tapi Jo Eun nggak percaya lantaran pagi ini ia dibohongi, ia mengejek Ji Won mungkin lantaran Ji won mengidap penyakit mematikan HAHAHAHHAHA.

Keesokan harinya, mereka semuanya berangkat menyerupai biasa.
Jin Myung berangkat bekerja dan mendapatkan id card pertamanya, ia kelihatan sangat bahagia, meski wajahnya biasa-biasa saja.
Ye Eun di kampus masih tidak sanggup membiasakan diri. Ia masih ketakutan.

Ji Won ada di ruangan klun dan duduk di pojok, Sung Min masuk dan mencoba berpura-pura tidak melihatnya. Tapi pada kesannya ia bertanya apa yang Ji Won lakukan, dan Ji Won menjawab bukan apa-apa dan jangan pedulikan dirinya.
Sung Min jadinya membisu saja dan melanjutkan pekerjaannya, tapi Ji Won mulai mendesah minta perhatian. Sung Min cuek. Ji won kembali mendesah, suaranya lebih keras dari tadi, Sung Min masih hambar dan memasang headset di telinganya.
Ji Won kembali mendesah lebih keras dan Sung Min mulai kesal, oke, apa? hah? apa? ada apa?
Ji Won menatap Sung Min dan bertanya, apa kau segitu penasarannya?
BUWHAHHAHHAHAHHA. Sung Min kesal minta ampun. Wajahnya memperlihatkan ‘ini anak mau gue apain ya’ lol.

Ji Won menyampaikan kalau hari ini ia ke rumah sakit. Sung Min mencoba menanggapi meski ia nggak mood, kemudian kenapa? mereka bilang kau mengidap penyakit mematikan?
Ji Won menunduk. Sung Min mendesah dan melanjutkan pekerjaannya. Ji Won terus menunduk, tidak ada reaksi. Sung Min bekerja sambil sedikit melirik Ji Won dan lantaran Ji Won terus menunduk dan tidak bergerak, Sung Min jadi mencoba serius, ia berjongkok di hadapan Ji Won dan serius bertanya, kenapa? apa yang mereka katakan?
Ji Won menatap Sung Min seolah akan menangis, Sung Min jadi khawatir. Ji Won berkata, aku… mereka bilang tidak ada yang asing dengan tubuhku.
Sung Min kesal banged, ia sudah bener-bener khawatir tapi Ji Won malah begitu HAHAHAHAH. Ji Won malah semakin serius, bukan kah itu aneh? mereka bilang tidak ada yang asing dengan tubuhku, bukankah itu aneh?
Sung Min mengingatkan ketika itu Ji Won minum alkohol, mungkin itu lantaran efek alkohol makanya Ji Won pingsan. Ji Won berkata kalau ia hanya minum 1 atau 2 botol, ia yaitu Song Ji Won, mustahil ia mabuk hanya lantaran minum 2 botol alkohol.
Tapi Ji Won masih merasa ada yang asing dengannya, ia memegang baju Sung Min dan Sung Min mencoba melepaskannya dan mengatakan, kau gres nyadar sekarang? kau memang aneh. sangat aneh.
Ji Won memegang baju Sung Min lagi dan ia yakin ketika itu ia merasa aneh, ia melihat sesuatu.

Makara ketika Ji Won terjatuh lantaran si sunbae jahat malam itu, Ji Won melihat sesuatu, disebuah sekolah dasar, ia sedang bermain petak umpet bersama anak lainnya. Bayangan itu kurang jelas dan ia melihat seorang anak mengenakan sebuah sepatu bagus dan anak lainnya menyampaikan sepatunya cantik.
Sung Min ikutan bingung, lantaran ketika itu ia juga mendengar Ji Won menyampaikan sepatu cantik. Saat keduanya sedang serius, tiba-tiba anggota klub yang lain masuk.
Ji Won kemudian malah memukul Sung Min dan memanggilnya binatang, Ji Won lari keluar seolah Sung min melaksanakan sesuatu padanya, mana Ji won menutup dadanya, menciptakan semuanya jadi terkejut.
Lalu salah seorang dari mereka menyampaikan kalau itu yaitu Song Ji Won dan semuanya jadi mengangguk berfikir niscaya tidak ada yang terjadi lantaran Ji Won biasanya begitu AHHAHAHAHAHHA.

Sung Min sama sekali tidak bergerak sesudah itu, ia menyerupai memikirkan sesuatu. Salah satu hoobae mendekatinya dan bertanya apakah ia baik-baik saja.
Sung Min menyampaikan ia baik-baik saja, ia duduk dan befikir hingga manakah dongeng Ji Won tadi yang benar HAHAHAHAH.
Ji Won selalu nggak serius jadi ia nggak ngerti apakah yang dikatakan Ji Won benar atau tidak, atau hingga mana dari ceritanya itu yang serius.
Ji Won memang sesuatu banged, kalau contohnya memang terjadi sesuatu padanya dan orang menganggap ia becanda gimana coba tuh.

Eun Jae sedang berjalan di kampus, ketika ia menaiki tangga, seseorang menabraknya, ia hampir terjatuh dan orang itu memegang bahunya untuk menolongnya.
Beberapa detik kemudian ia gres sadar orang itu yaitu Jong Yeol sunbae. Jong Yeol juga terkejut dan segera melepaskan tangannya sambil meminta maaf. Keduanya melongo dan Jong yeol segera meninggalkannya.
Awwwwwwwww :'(

Di kost, Eun Jae menceritakan apa yang terjadi. Eun Jae merasa kesal lantaran Jong Yeol meminta maaf padanya lantaran hal tadi padahal dulu Jong Yeol main pegang-pegang aja HAHAHHAHAHAH.
Ye Eun kahwatir pada Eun Jae apa yang akan Eun Jae lakukan selanjutnya lantaran ia dan Jong Yeol akan selalu bertemu kalau kuliah, lantaran mereka ada di jurusan yang sama dan kadang mengambil kelas yang sama.
Jo Eun ingin tau dan bertanya pada Eun Jae, kenapa mereka putus.Karena belakangan ada banyak alasan orang putus, contohnya lantaran bertengkar atau kekerasan ketika pacaran. Semua melongo ketika JO Eun menyampaikan kekerasan dalam pacaran, lantaran korban ada didekat mereka. Eun Jae menyampaikan mereka putus baik-baik.  Eun Jae dan Ji Won mencoba menjawab tanpa menyinggung Ye Eun, menyampaikan mereka putus baik-baik, bukan lantaran menduakan atau lainnya. Tapi Ji Won malah keceplosan menyampaikan ‘bukan lantaran si laki-laki melaksanakan hal kasar’, Eun Jae menatap Ji won.
Jo Eun tidak mengerti, lantaran nggak ada yang berpisah tanpa sebab. Eun Jae menyampaikan tentu saja ada alasannya, sanggup jadi lantaran hati yang sudah memudar.

Jong Yeol sedang ngumpul sama teman-temannya, ada Yul Bin dan satu orang lagi yang saya nggak tahu namanya. Mereka nonton pertandingan baseball di sebuah kedai.
Jong Yeol merasa merinding lantaran tampaknya ada yang membicarakannya LOL.
Malam itu ia minum cukup banyak dan temannya ingin tau kenapa Jong Yeol dan Eun Jae putus.
Tapi Jong Yeol mengubah pembicaraan lantaran pertandingan akan segera di mulai.
Tapi mereka tidak mengalah menanyakan kenapa Eun Jae dan Jong Yeol putus kalau ada kesempatan, meski Jong Yeol pandai banged menghindari pertanyaan itu.Mereka jadinya bertanya apakah JOng Yeol diputusin atau yang memutuskan?

Jo Eun juga menanyakan hal yang sama pada Eun Jae dan Eun Jae menyampaikan kalau ia yang memutuskan Jong Yeol. Ia bahkan meminta pengukuhan Ye Eun dan Ji Won dan mereka membenarkan, kalau Eun Jae yang memutuskan Jong Yeol.
Jo Eun malah menyampaikan mendengar mereka membicarakan itu ia merasa Eun Jae lah yang diputuskan/dicampakkan.
Eun Jae kesal, akulah yang pertama minta putus darinya!
Ji Won membenarkan Eun Jae supaya Eun Jae hening dan menyampaikan Jong Yeol tidak memperdulikan Eun Jae, telpon tak diangkat dan sms tak dibalas, kalau ada komitmen ia lupa, tidak mengantar ke stasiun bus, liburan mereka juga nggak kencan, bahkan perayaan kekerabatan ke-333 mereka Jong Yeol juga lupa. Makanya ia minta putus. Sepertinya Ji won dan Ye Eun bosan, hingga mereka menguap, lantaran Eun Jae bicara kepanjangan.
Jo Eun malah sedikit tertawa dan menyampaikan itu artinya Eun Jae lah yang dicampakkan.
Eun Jae murka banged dan berteriak kalau ia yang memutuskan Jong Yeol HAHAHHAHAHHA.
Ji Won memanggil Jo Eun dengan Jo Ja Ryeong, mencoba menasehati Jo Eun menghadapi orang yang gres pertama berkencandan menyampaikan kalau Jo Eun sudah menyentuh sisis sensitif Eun Jae, lantaran gres pertama pacaran, Eun Jae peka dengan hal hal menyerupai itu. Ye Eun menyampaikan siapapun yang mendengarnya niscaya berfikir kalau Ji Won berpengalaman dalam kencan HAHHAHAHA, padahal aslinya single forever XD
Ji Won malah tertawa. Jo Eun menatap Ji Won dan Ye Eun bertanya kenapa, Jo Eun ternyata cukup kaget lantaran Ji Won tahu nama julukannya yaitu Jo Ja Ryeong. LOL.

Kembali ke kelompok cowok, mereka sudah mau pulang dan mengumpulkan uang untuk membayar.
Yul Bin masih belum mengalah dan bertanya lagi kenapa Eun Jae dan Jong yeol putus HAHHAHAHAHAHAH.
Jong Yeol memang sengaja nggak akan membahas hal itu dan sembarangan menjawab, masa selamanya saya harus sama dia?
Ia kemudian meninggalkan Yulbin yang sudah mengerti kenapa mereka putus.

Di Kamarnya, Eun Jae sedang kesal dan meninju-ninju boneka seolah itu yaitu Jong Yeol (apalah kesalahan boneka imut itu wkwkwkwkw).
Ia kemudian mencoba untuk tidur.
Sementara itu Jong Yeol di bus juga tampak galau. Hmmmm ini dua orang masih saling menyukai, jadian aja lagi gih Xd

Keesokan harinya, di kampus tampaknya mereka membagikan kelompok untuk para siswa berdasarkan mangkir dan Eun Jae satu kelompok dengan Jong Yeol. Eun Jae cukup kaget dan menatap Jong Yeol, Jong Yeol menghindari tatapannya.
Eun Jae sangat resah mengenai hal ini, ia memukulkan kepalanya ke pintu kamar mandi di kampus. Eun Jae sangat nervous, ia mencoba menarik nafas dalam dan mencoba bersikap biasa.
Para anggota kelompok akan berkumpul hari ini. Eun Jae masuk ke kelas dan berjalan ke kelompoknya. Tidak ada Jong Yeol disana.
Eun Jae masih gundah dan duduk, kemudian salah seorang temannya menyampaikan kalau Jong Yeol gantian dengan Yul Bin.
Eun Jae terkejut mendengarnya dan ia kelihatan kecewa.

Pulang kerumah, Eun Jae ingin sekali berteriak murka tapi ia tak bisa, ia mengambil sebuah buku dan mulai mencurahkan isi hatinya dengan menulis disana. (awwwww, sama sama sama ! saya juga kadang begini, marah-marah di buku XD )
Ia menulis, dasar brengsek! kau pikir saya mau satu kelompok denganmu! saya juga tidak mau! tapi saya mencoba menahannya dan tetap mendapatkan keputusan! kalau kau menyerupai ini kenapa kau bilang suka padaku dulu? kau yang pertama bilang suka sama saya dan akan mencintaiku selamanya!
Eun Jae kesal banged, ia menulis, mencoret, merobek, meremas dan membuang kertasnya dengan kesal.

Ye Eun menuntaskan kelasnya hari itu dan ia menerima sms dari sahabat SMA-nya, mereka ingin bertemu dengannya. Ye Eun merasa khawatir tapi ia tetap pergi. Mereka bertemu di cafe dan saling menyapa, Ye Eun berusaha bersikap biasa.
Awalnya pembicaraan mereka biasa saja, tapi tentu saja tujuan teman-teman bertemu dengannya yaitu untuk menanyakan insiden waktu itu. Kekerasan ketika kencan.
Mereka tidak menyadari kalau Ye Eun stress berat dan terus bertanya mengenai hal itu, bahkan ketika Ye Eun menyampaikan kalau ia tak ingin membicarakan hal itu, mereka memaksa, lantaran mereka ingin tau apa yang terjadi. Mereka bahkan kagum Ye Eun tetap ke kampus sesudah insiden itu, kalau itu mereka mereka akan aib dan mengurung diri di kamar dan bla bla bla.
Ye Eun membisu saja ketika teman-temannya terus bicara ini dan itu, Ye Eun tidak tenang, ia seolah ingin meminta pinjaman pada orang lain untuk kabur dari sana.

Salah seorang pelanggan cafe melihat hal itu dan ia menyadari kalau Ye Eun tampaknya tidak dalam keadaan baik. Pria itu juga mengingat mengenai kenangan masa lalunya, ia pernah di bully dan tahu betul kalau wajah Ye Eun kini terlihat ia menyerupai sedang dibully.
Teman-teman Ye Eun nyebelin banged nanyain stress berat seseorang menyerupai itu, mereka bertanya apa yang Ye Eun lakukan sebelum insiden dan Ye Eun mencoba menjawab lantaran ia minta putus dan teman-temannya menyampaikan mereka benar, niscaya ada alasannya mustahil hal itu terjadi begitu saja.
Suasana semakin tidak enak, Ye Eun rasanya ingin kabur dari sana. Tiba-tiba laki-laki tadi berdiri dan bunyi kursinya cukup besar untuk hingga ke pendengaran Ye Eun dkk.

Pria itu  takut-takut berjalan mendekati mereka, mereka terkejut dan bertanya pada Ye Eun apakah Ye Eun mengenalnya. Ye Eun menggeleng.
Pria itu ragu-ragu melaksanakan sesuatu, dan ketika sahabat Ye Eun memanggil pelayan lantaran ada laki-laki asing ke meja mereka, laki-laki itu pribadi menarik tangan Ye Eun dan membawanya kabur dari sana.
Ye Eun tentu saja terkejut dan ditengah jalan ia berteriak sekencang-kencangnya. Ia berusaha melepaskan tangannya. Ye Eun ketakutan. Ia kabur.
Pejalan kaki yang ada disana menatap laki-laki itu dan bertanya apa yang ia lakukan, Pria itu tidak menjawab dan akan kabur, mereka tidak membiarkannya. Ye Eun mengintip dari jauh, ia masih takut. Temannya menghubunginya tapi ia memutuskan telponya.

Ji Won sedang bersama Sung Min, mereka berjalan berdua dan membicarakan persoalan penampakan Ji Won waktu itu, mereka mencari tahu alasan kenapa Ji Won melihat sesuatu yang asing ketika itu, dimana Ji Won hingga pada kesimpulan jangan-jangan sesungguhnya ia takut melaksanakan kekerabatan seksual.
Sung Min tertawa dan menyampaikan itu mustahil lantaran Ji Won selalu saja membicarakan hal itu, gak mungkin Ji Won takut. Tapi berdasarkan Ji Won sanggup saja ternyata ia takut tanpa ia sadari. Karena sesudah dipikir-pikir, kalau ia memang ingin kenapa hingga kini ia masih perawan. Ia bahkan dirinya sendiri apakah ia benar-benar takut berafiliasi tubuh dengan menonton film sampaumur ia biasa saja, nggak ada rasa takut atau apapun. Tapi tentu saja ia bernafsu dan Sung Min minta Ji won stop hingga disana HAHAHAHAH.
Ji Won kemudian menarik kesimpulan, apakah mungkin lantaran ia menonton dan tidak terlibat langsung, mungkin ketakutannya akan muncul kalau ia melaksanakan langsung. Ia pribadi menatap Sung Min dan mendekati Sung Min, menciptakan Sung Min bersandar di kendaraan beroda empat dan ketakutan LOL.
Ji Won mendekatkan badannya dan bahkan meletakkan tangan Sungmin di pinggannya, atau sedikit kebawah HAHAHHAHAHAHAHAHAHA.
Sung Min menyuruh Ji Won berhenti melaksanakan itu, tapi Ji Won tak peduli dan malah menyampaikan ini akan segera berakhir, ia bersiap mencium Sung Min, dan Sung Min sudah pasrah menutup matanya.
Sampai tiba-tiba beling kendaraan beroda empat terbuka, ternyata ada orang di dalam. Ji won malah dengan hening berkata ada orang dan meminta maaf, ia meninggalkan kendaraan beroda empat itu dengan santai HAHAHAHA.
Mereka berdua naik ke kendaraan beroda empat Sung Min dan Ji won masih bertanya-tanya kenapa nggak ada perasaan apa-apa LOL, ia pikir mungkin mereka harus mencoba lebih jauh lagi LOL. Sung Min menyuruhnya membisu dan memasang sabuk pengaman XD

Malam itu, Jin Myung akan bekerja lembur. Ia belanja di minimarket dekat kantornya dan ada orang asing disana, orang itu mengambil cup ramyun sambil nyanyi-nyanyi dimana Jin Myung ada dibelakangnya dan tidak sanggup lewat, jadi ia menunggu si laki-laki berjalan.
Pria itu mengenakan beling mata dan Jin Myung merasa mengenalinya, ia ingat kalau laki-laki itu yaitu laki-laki yang ingin meminjam ponsel ketika ia melaksanakan tes wawancara. (meskipun yang mau dipinjam bukan ponsel dia).
Jin Myung sih hanya sekedar ingat aja, ia nggak terlalu peduli. Kemudian ia menerima sms dari pacarnya dan Jin myung membalas sambil senyam senyum sendiri.
Tiba-tiba laki-laki tadi mendekati jin Myung dan meminta Jin Myung jangan menulis tentangnya, ia menyampaikan memanggnya nggak boleh seorang artis punya kehidupan pribadi, memangnya nggak boleh makan ramen dll.
Jin Myung jadi gundah dan bertanya, kau siapa?
Si laki-laki itu membuka beling mata hitamnya dan dengan percaya diri ia memperlihatkan wajahnya, ia yakin Jin Myung mengenalnya lantaran tadi Jin Myung senyam senyum.
Jin Myung kesal sekali dan menyampaikan kalau ia tidak mengenal laki-laki itu, ia juga senyam senyum bukan lantaran laki-laki itu. Pria itu tak percaya dan akan mengambil hp Jin Myung untuk mengecek, tentu saja Jin Myung menolak.
kesannya si laki-laki mengalah dan menyampaikan asalkan Jin Myung tidak mengambil gambarnya, ia akan mempercayai Jin Myung. Jin Myung mengerutkan keningnya dan ia tak mengerti apa yang sedang terjadi. Jin Myung kesal banged HAHHAHAHHAHA.
(Andweee, saya nggak mau Jin Myung putus sama pacarnya cuma lantaran artis ini T________T)

Ternyata tadi Sung Min mengantar Ji Won ke stasiun, Ji won mau pulang kampung. Ji Won dijemput ibunya di stasiun dan di kendaraan beroda empat ibunya menanyakan sesuatu.
Ibunya mulai menanyakan pertanyaan ibu-ibu biasa pada anaknya, kapan Ji Won akan bekerja. Ji Won meminta ibunya jangan menanyakan 3 pertanyaam  tabu pada wanita, kapan kerja? kapan menikah? kapan punya anak? HAHHAHAHAAHA.
Ji Won bertanya mengenai insiden masa kecil, apakah ia pernah mengalami kecelakan atau bagaimana dan ibu menyampaikan kalau sering banged, jatuh dari pohon lah ini dan itu HAHAHAHAA.
Ibu bertanya kenapa Ji won pulang dan Ji won menyampaikan kalau ia merindukan ibunya hehehheehhe.
Ia kemudian bertanya apakah waktu kecil ia pernah mengalami kecelakaan dan ibunya menyampaikan bukan sekali dua kali, melainkan sering. Tapi maksud Ji won bukan hal menyerupai itu.

Di rumah, Ji won disambut ayahnya yang senang puterinya pulang.
Ji won makan malam sambil memikirkan sesuatu, tampaknya di rumah ia menandai sesuatu di buku. Ia menatap ayahnya.
Ayah tiba-tiba meminta Ji Won mendekat padanya, dan tampaknya penting. Makara Ji Won mendekati ayahnya dan tiba-tiba ayahnya kentut dan sengaja menampungnya dan menciptakan Ji won mencium baunya HAHHAHAHAHHA.
Ji Won kesal sekali. Tapi disini kita tahu sifat Ji Won berasal dari ayahnya wkkwkwkwkkwk.
*aduh klo Sung Min jadi sama Ji won gue khawatir sama SUng min HAHAHAHHAAH.

Di kamar, Ji won mencari diary-nya, ia ingin menemukan petunjuk disana tapi ia tak menemukannya dan menuduh ibunya membuangnya. Ibu malah ketawa dan menyampaikan Ji WOn tak pernah menulis sesuatu menyerupai diary HAHAHAHAHA.
Ji Won kemudian menemukan sesuatu di tengah malam dan pribadi lari ke kamar orang tuanya yang sudah tidur. Ji won menemukan sebuah foto, ia bertanya pada ibunya apakah ibunya mengenal anak di foto itu dan ibunya tentu saja menyampaikan ia tidak mengenal sahabat Ji Won.
Ji Won merasa curiga kenapa ibunya tidak mengenl temannya dan menuduh kalau ia yaitu anak angkat. Ayah tertawa dan menyampaikan kalau mereka mengangkat anak harusnya mereka menentukan yang lebih baik dari Ji Won HAHAHAHAHA.
Ji Won kemudian keluar dan ia gundah kenapa ia tidak mengingatnya, anak di foto itu sama dengan anak yang muncul dalam kenangannya.
Di sebalik foto ia melihat tulisan, nama anak itu ada disana, Moon Hyo Jin.

Di Belle Epoque, Ye Eun membicarakan apa yang terjadi padanya hari ini, mengenai temannya yang tiba-tiba menghubunginya mengajak bertemu, padahal dulu mereka sama sekali tidak dekat. Ia kesal lantaran mereka terus menanyakan mengenai perkara itu.
Saat mereka asik bicara, Jo Eun masuk dan Eun Jae sengaja mengalihkan pembicaraan, lantaran biasanya Ye Eun tidak mau membicarakan hal itu selain dengan mereka.
Jo Eun mengerti hal itu. Ye Eun meminta maaf dan kesannya ia menyampaikan pada Jo Eun mengenai insiden kekerasan ketika kencan itu, dan itu bukan kenangan menyenangkan jadi ia memang tidak mau membicarakan hal itu, bukan lantaran ia menganggap Jo Eun berbeda. Ia minta maaf lantaran ia mereka anak usang sering membicarakan hal itu dan meninggalkan Jo Eun.
Jo Eun mengerti, kemudian ia bertanya siapa yang tinggal di rumah ketika natal, apakah Kang Eonni.
Mereka gundah dari mana Jo Eun tahu mengenai Kang Eonni dan Jo Eun menyampaikan mereka selalu membicarakannya. Eun Jae meminta maaf lantaran membicarakan orang yang tidak dikenal  Jo Eun. Mereka menyampaikan ketika natal hanya ada mereka berempat dan mereka bertanya kenapa Jo Eun menanyakan hal itu.
Jo Eun menyampaikan bukan apa-apa, ia masuk ke kamarnya.
Btw Jo Eun dipanggil Jo Janggun sama Eun Jae, katanya julukan pemberian Song sunbae wkkwkwwkwkwk. Jenderal  Jo XD

Jo Eun ada di cafe dan ia menulis analisis mengenai anak anak Belle Epoque. Ia melingkari nama Ye Eun dan berfikir.
Yeji tiba belakang layar dan ingin mengejutkannya, tapi Jo Eun tahu dari wangi parfum Yeji. Yeji seneng banged lantaran Jo Eun hafal aroma parfumnya.
Mereka membicarakan mengenai belum dewasa Belle Epoque lagi dan Jo Eun masih belum tahu siapa yang dimaksud surat itu,tapi yang punya kemungkinan menyakiti seseorang sih Ye Eun, sanggup saja penulis surat itu mantannya Ye Eun.

Lalu kita melihat kilas balik bagaimana Jo Eun mendapatkan surat itu. Ternyata surat itu bukan dikirim padanya.
Di hari dimana ia melihat ayahnya dan perempuan lain serta anak mereka bersama bahagia, Jo Eun bersembunyi di sebuah toko buku dan melihat mereka dari jendela. Saat ia akan pergi, ia mendengar bunyi minta tolong. Jo Eun ingin tau dan mencari asal bunyi itu.
Saat ia berjalan, sebuah buku terjatuh dan di dalam buku itu ia menemukan surat itu. WOW.
Dan begitulah ia berusaha mencari siapa yang dimaksud oleh surat itu.

Jo Eun kemudian menerima sms dari seseorang dan ia tiba ke kawasan yang dimaksud.
Sepertinya ibu Jo Eun yaitu pemilik salon dan ia sedang mengamuk di ruangannya, ia gres hening ketika Jo Eun muncul.
Mereka tidak terlihat membicarakan sesuatu yang penting tapi kemarahan ibunya mereda.

Jo Eun kemudian pulang menggunakan bus sambil membaca surat yang ia temukan.
Ia merenung dan mengingat kenangan masa kecilnya.

“Tidak akan menjadi rumit. Mungkin sesudah paham kalau ia ternyata orang baik dan lantaran terpaksa. Tapi saya sungguh merasa lelah. Baik atau buruk, saya hanya percaya pada satu hal. Kalau bukan musuh ya teman.  Hanya sanggup menentukan satu diantara dua. Aku tidak ingin tahu terlalu banyak. Jika saya tahu saya akan merasa kasihan. Jika rasa kasihan itu sudah muncul, maka akan sulit untuk membenci. Aku tidak ingin memahaminya dan tidak akan memahaminya, tidak akan. Aku tidak akan mencoba untuk memahaminya. Aku akan membalaskan dendamnya (si pengirim surat). Siapa sebenarnya, siapa sesungguhnya diantara kalian yang sudah menghancurkan hidup seseorang?”

 

Saat ia masuk ke Belle Epoque, ia menatap belum dewasa sedang makan sambil ngobrol dan ia bertanya dalam hati ‘siapa diantara kalian yang sudah merusak hidup seseorang?’
belum dewasa Belle Epoque yang menyadari Jo Eun pulang pribadi mengajaknya bergabung dengan mereka dan bagaimana pun Jo Eun melihat, mereka berempat yaitu orang baik.

-The End-

Epilog:

Bagaimana reaksi para anak Belle Epoque kalau mereka melihat laki-laki mesum.

Eun Jae –> akan berlari ketakutan dan berteriak.
Jin Myung –> bersikap hening dan menelpon polisi.
Ji Won –> melihat dan kagum, ingin tau dan mengejar si laki-laki mesum.
Ye Eun –> berteriak ketakutan dan tak sanggup bergerak.
Jo Eun –> Nggak diganggu lantaran disangka pria.

Komentar:

Di Episode 3 ini, gimana ya saya bilangnya, terlalu banyak komedi? Terutama kepingan Song Ji Won, kok rasanya disini ia jauh lebih tidak serius dari sebelumnya ya HAHHAHAHAHA.
Suer kasian banged sama Sung Min. Dia niscaya menderita banged ya, lantaran Ji Won ini nggak sanggup dibawa serius, dan kita bahkan ragu kapan ia serius kapan tidak LOL.
Tapi menariknya disitu sih, dan ternyata di season 2 ini kita jadi tahu kalau sifat ayah Ji Won turun padanya.
Tapi mengenai penglihatan Ji Won ini, apakah ada hubungannya dengan yang di season 1 ya? Kayaknya nama yang diseason 1 bukan Moon Hyo Jin.
Tapi mengenai Ji Won yang seolah mendengar sesuatu itu sama sih dengan season 1.
Makara siapa kira-kira sahabat masa kecil Ji won itu? Sepertinya mereka dulu akrab, kok ibu nggak ingat ya? Apakah mereka merahasiakannya?

Ye Eun kasihan banged ya, ia traumanya makin parah. Teman-teman Ye Eun memang sesuatu banged, itu sebabnya kalau ada yang stress berat kita nggak boleh blak-blakan nanya gitu, akan menciptakan si penderita semakin menderita. Mereka malah bertemu untuk menanyakan hal itu, apa mereka pikir itu hal yang gampang diceritakan pada orang lain?
Kesal banged deh melihat sahabat Ye Eun itu. Untung ada si laki-laki yang membawanya kabur, tapi malah disangka berbuat jahat HAHAHHAHA.
Sepertinya ia pikir Ye Eun di bully deh, lantaran Ye Eun kelihatan nggak hening banged ketika itu. Dia mungkin ingat bagaimana ia ketika di bully dulu.

Eun Jae dan Jong Yeol ini putus lantaran apa sih intinya? Atau memang lantaran yang dijelaskan Eun Jae diatas, hmmmmm, jadi kenapa hari Jong Yeol tiba-tiba dingin pada Eun Jae? Apakah lantaran ia mulai bosan? Tapi kenapa kok kini ia malahan kayaknya masih suka? Apakah sesudah putus jadi menyesal? Atau terjadi sesuatu dalam diri Jong Yeol yang membuatnya menyerupai itu, maybe terlalu mencintainya dan tak ingin ia terluka makanya bersikap begitu? HAHHAHAHAHAAH
Padahal season 1 mereka mesra banged huhuhuhuhu. masuk akal sih, season 1 gres awal pacaran.
Tapi melihat mereka berdua masih saling menyayangi dan malah saling menghindari jadi pengen ketawa HAHAHHAHA. Karena belakang layar mereka berdua masih saling mengharapkan.
Aku sih berharap Yul Bin bakalan deketin Eun Jae HAHAAHAHAHAHAHA, jahat banged ya XD
Tapi memang susah sih ya, mereka satu kampus, satu kelas pula, setiap hari ketemu. Tapi kayaknya temen saya yang putus sama pacarnya baik-baik aja tuh mereka ketemu tiap hari, sekelas juga dan masih saling bantu kalau ada apa-apa LOL.

Pengen banged Yoon Park muncul disini buat JinMmyung. Plisssssssssssss semoga nanti di ending mereka berdua bersama, alias Yoon Park muncul jadi cameo.
Serasa nggak rela deh Jin Myung ada love line sama si idol ini. Karena awalnya saya pikir Jin Myung udah putus sama chef Jae Hwan, jadi nggak persoalan kalau ada cinta yang baru.
Tapi kalau mereka masih pacaran, rasanya nggak rela Jin Myung sama si idol T________T
Terserah sih kalau idol jadi suka sama Jin Myung, asal hati Jin Myung tetep sama Jae Hwan aja. XD

Awalnya saya pikir surat itu ditujukan untuk Jo Eun, ternyata di episode ini dijelaskan bagaimana ia menerima suratnya dan kok adegan di toko buku mengingatkan saya sama Goblin ya HAHAHAHAHAHAHAHA.
Aneh juga sih itu surat dari siapa ya? Siapa yang dimaksudkan oleh surat itu.
Sepertinya surat itu kaya curhat gitu kalau salah satu penghuni Belle Epoque sudah menghancurkan hidupnya. Dan Jo Eun jadi ingin tau dan mencari tahu lantaran bertepatan dengan hari itu ia melihat ayahnya dan perempuan lain.
Meskipun saya belum paham betul isi suratnya, tapi Jo Eun kelihatan ingin membalas ayah dan ibunya, jadi menggunakan surat itu sebagai alasan dimana ia akan melakukannya pada orang lain. Tapi apakah ia bisa? Mengingat belum dewasa Belle Epoque baik-baik.
Atau jangan-jangan si penulis surat yaitu Moon Hyo Jin?

Aku suka Age of Youth 2 masih mencoba mengcast semua casts yang ada di season 1, tentu saja bagi yang mau tetap main, bagi yang nggak mau out.
Aku suka sanggup melihat Yul Bin lagi, dan 2 sunbae temannya Jong Yeol, kangen mereka.
Ayah Ji won juga masih sama dengan season 1 hehehehhehehe. Pengen liat orang bau tanah Eun Jae lagi wkwkwkkw.
TApi Yeji ini awalnya saya pikir ia cuma huruf biasa lho, tapi kok makin kesini ia paling mencurigakan ya?  Dia terlalu dekat dengan Jo Eun hmmmmmmmmm, nempel terus hahhaaahaha.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top