Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 5-2

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 5-2

——————————————————————————-


Sinopsis Hello My Twenties Episode 5 Part 2

Jin Myung masih melaksanakan penelitiannya mengenai Asgard, ia kembali tiba ke program dimana Asgard tampil, kali ini disebuah ekspo kecil yang sisinya orang bau tanah semua tapi Asgard malah menarikan tarian modern.
HAeimdal melihat Jin Myung disana dan ia jadi bersemangat sendiri dan bahkan mulai mengambil mike dan menyanyi, sorry, suaranya buruk HAHAHAHHAAH.
Setelah penampilan mereka selesai, Haeimdal pribadi berlari menuju  Jin Myung yang berusaha kabur, ia terus menyampaikan kalau Jin Myung yaitu fansnya meski Jin Myung terus membantah. Ia pikir Jin myung masuk ke prusahaan mereka alasannya ia yaitu fan dari idol LOL>
Jin Myung melihat Haeimdal berkeringat dan menyampaikan kalau hari ini panas sekali. Tapi Haeimdal menyampaikan itu bukan keringat, itu yaitu rasa antusiasnya yang bermetamorfosis air yang mengalir.
Jin Myung jadi merasa tidak lezat alasannya ia tahu grup mereka akan bubar. Haeimdal meminta Jin Myung menunggu sebentar lagi, alasannya grup mereka akan populer. Jin Myung bertanya apakah itu mungkin dan Haeimdal yakin kalau ia yakin mereka akan bisa tenar, alasannya sudah banyak idola yang bisa tenar dalam semalam.
Jin Myung bertanya bagaimana bila kesempatan ibarat itu tidak datang, tapi Haeimdal yakin hari itu akan tiba. Haeimdal benar-benar yakin dan itu menciptakan Jin Myung makin tidak enak. Haeimdal bahkan meminta nama Jin Myung, semoga suatu hari nanti ia bisa meneriakkan nama Jin mYung di panggung.
kok gue jadi murung ya?
T_____T

Eun Jae sedang di kampus dan berselisih dengan Jong Yeol dkk.
Jong Yeol ibarat biasa hirau taacuh padanya. Eun Jae merasa kalau mereka akan bersiap ke daerah kencan buta dan ia mulai stalking SNS Jong Yeol dan temannya hingga ia menemukan daerah dimana mereka akan bertemu.

Eun Jae mengajak Ji Won bersamanya ke daerah itu dengan alasan ia akan mentraktir Ji won, Ji Won tentu saja senang banged HAHAHHAHAHA. Dia minta makan daging tapi Eun Jae menyampaikan mereka akan ke soju-bang. Eun Jae kelihatan bersemangat.
Begitu masuk, Eun Jae menilik ruangan yang kira-kira dipesan Jong Yeol dkk. Setelah menemukannya, Eun Jae memesan ruangan sempurna disebelah ruangan itu.
Tapi pemilik menyampaikan harus lebih dari 4 orang gres bisa pesan. Eun Jae menyampaikan yang lain akan menyusul nanti.
Dan tentu saja Eun Jae pada hasilnya menghubungi semua anak Belle Epoque.

Jin Myung, Ye Eun dan Jo Eun tiba belakangan dan begitu masuk mereka melihat Eun Jae menguping ke ruangan sebelah. Mereka bertanya ada apa lagi ini dan Ji Won malas menjelaskan, menyuruh mereka tanya sama orangnya.
Eun Jae meminta mereka duduk, ia menyampaikan ia hanya ingin mengajak semuanya makan sekaligus merayakan anak gres di kost mereka. Mereka gres menyadari mereka belum mengadakan pesta selamat datang.
Jo Eun jadi salah tingkah, Ye Eun sudah mengenal Eun Jae alasannya sudah tinggal beberapa usang dengannya ia tahu kalau Eun Jae gugup tidak bisa bicara dengan jelas.

Mereka berlima kemudian bersulang dan mulai makan-makan, mereka lagi-lagi bertanya pada Jin Myung apakah sudah bertemu Wooyeol atau belum. Eun menyukai topik itu, ia manis banged kalau ngomongin idol HAHAHAHAHA.
Sementara itu Eun Jae sama sekali tidak hening dan terus memasang telinganya untuk mendengarkan apa yang terjadi disebelah. Jin myung memperhatikan dari tadi dan bertanya ada apa?
JI Won sudah kehilangan kesabaran dan menyuruh Eun Jae pribadi saja mengecek ke sebelah. Pura-pura salah masuk kamar dan cek kamar sebelah dan melihat apa yang mereka lakukan disana.
Ji Won bahkan akan turun tangan kalau Eun Jae tidak mau. Tapi Eun Jae menahannya.
Yang lain tidak mengerti dan bertanya ada apa dengan disebelah?
Eun Jae masih nggak mau mengatakannya. Ji Won kemudian berdiri dan akan mengetuk dinding sambil memanggil Jong Yeol tapi Eun Jae menariknya dan berhasil melemparnya kembali ke daerah duduk HAHAHHAHAHAHAHA. Ji Won shock dan memperlihatkan wajah takutnya, Eun Jae sangat menakutkan wwkwkwwkkwkwkw.

Yang lain hasilnya mengerti, Jin Myung bertanya, disebelah ada mantanmu?
Eun Jae membenarkan kalau JOng yeol ada disana, sedang kencan buta. Aku dengar katanya putus nggak usang dariku ia sudah mulai ikut kencan buta.
JO Eun bingung, bukannya kau juga begitu?
Eun Jae membela diri, itu alasannya saya mendengar ia kencan buta, saya jadi emosi.
Ye Eun menghela nafas, kau masih terobsesi dengannya?
Eun Jae menyampaikan kalau Ye Eun juga tahun kemudian lebih parah darinya.
Ye Eun ingin membela diri tapi ia tidak bisa mengatakannya alasannya akan mengingatkan pada kenangan menyakitkan.
Ji Won mencoba menghibur Ye Eun, cinta itu apa sih, sungguh rumit ya kan?
Eun Jae melawan, kau saja belum pernah pacaran.
Ji Won jadi terdiam.

Jin Myung menyampaikan kalau itu hal yang lumrah alasannya Eun Jae gres patah hati.
Eun Jae berkata, sunbae sangat hebat, kau tampaknya tahu akan semua hal.
JIn Myung jadi terdiam. Yang lain menatap Jin Myung dan Ji Won memperlihatkan soju padanya. Jin Myung, Ji Won dan Ye Eun bersulang HAHAHAHA.
Jo Eun mencoba bertanya mengenai mantan Eun Jae, orang ibarat apa dia? Apakah ia tampan?
Eun Jae menyampaikan ia biasa saja. Eun Jae melirik yang lain semoga memperlihatkan pendapatnya dan Jin Myung takut salah ngomong lagi, jadi ia bilang Jong Yeol itu ganteng, Ye Eun dan Ji Won juga menyampaikan begitu.
Eun Jae malah bertanya, memangnya tampangnya kenapa? segitu sudah tidak mengecewakan kok.
YAng lain jadi serba salah dan tetapkan memuji yang lain, ibarat tinggi, baik. Tapi Eun Jae kelihatan nggak suka juga.

Ji Won sudah tidak tahan dengan suasana ini, Apa bahwasanya yang kau ingin dengar? Makian atau pujian? Pilih salah satu!
Eun Jae menunduk dan menyampaikan ia juga tidak tahu. Ia meminta maaf pada semuanya, ia menyadari akalu dirinya bukan dirinya yang biasanya belakangan ini.Ia merasa rendah diri dan semakin usang ia jadi semakin aneh. Meskipun ia tidak ingin ibarat ini.
Eun Jae menangis. YAng lain mengerti dan menuangkan minuman untuknya. Mereka kemudian bersulang untuk Eun Jae.

Mereka lanjut makan-makan dan Eun Jae permisi ke toilet Ia melihat-lihat fotonya bersama Jong Yeol dan bertanya-tanya apa yang hatinya inginkan. Ia berharap bisa melupakannya seiring berjalannya waktu.
Eun Jae kembali ke ruangan dengan wajah galaunya, ia tak memperhatikan sama sekali dan masuk ke sebuah ruangan sambil berfikir apakah ia ingin melupakan Jong Yeol atau tidak ingin melupakannya? Ia bingung.
Eun Jae duduk dan tiba-tiba seseorang memanggil namanya. Eun Jae sadar dari lamunannya dan ia menatap mereka yang ada disana, bukanlah anak kost melainkan teman-teman Jong yeol dan sobat kencan butanya.
Eun Jae shock dan segera kabur dari daerah itu.

Eun Jae masuk ke ruangan yang bahwasanya dan panik sendiri, yang lain galau melihatnya.
Saat mereka pulang, Eun Jae tidak menyampaikan apa-apa dan yang lain sibuk dibelakang ingin mengajaknya bicara tapi merasa kalau ini bukan waktu yang tepat. Sampai hasilnya mereka tiba di kost.
Mereka menyampaikan tidak apa-apa, besok matahari akan bersinar cerah dan hari gres akan dimulai. Tapi Eun Jae malah menyampaikan ia harap besok kiamat.
Ji Won kesal, hanya alasannya kau aib kau mau mengorbankan 7 milyar jiwa?
Eun Jae tak peduli dan masuk ke kamar mandi.

Eun Jae menghela nafas di kamar mandi sementara yang lain menggosip diluar. Ye Eun menyampaikan tadi itu memaluka sekali, ada banyak soju-bang di akrab kampus mereka dan Eun Jae menentukan kamar sebelahan dengan mantannya, hanya orang kurang cerdik yang nggak tahu kalau Eun Jae mengikuti pacarnya kesana, nggak ada yang namanya kebetulan ibarat itu.
YAng lain mengkhawtairkan Eun Jae. Jo Eun menyampaikan kalau ia niscaya akan mengambil cuti.
Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan semuanya terdiam. Eun Jae muncul sambil senyam senyum sendiri dan yang lain ketakutan, takut Eun Jae menjadi gila HAHAHHAHA.
Eun Jae senyam senyum menyampaikan kalau ia tak ada disana. Ternyata Jong Yeol tidak ada di ruangan kencan buta itu dan Eun Jae bahagia.

Yang lain hanya menatapnya dan bertanya-tanya apakah itu hal yaitu hal yang menbahagiakan.
Ye Eun menyampaikan ia niscaya berfikir Jong Yeol tidak ikut kencan buta alasannya belum sanggup melupakannya.
Ji Won menyampaikan ada banyak alasan kenapa Jong Yeol tidak ada disana ketika itu, contohnya sakit, atau orang tuanya sakit, dan bla bla bla.
YAng lain malas mendengarkan dan masuk ke kamar. Jo Eun menyampaikan diantara ratusan alasan itu niscaya ada satu kalau Jong Yeol belum bisa melupakan Eun Jae.

Keesokan harinya, Jo Eun ke kampus dan melihat Yeji duduk di daerah biasa. JO Eun duduk disebelahnya dan mereka mencoba bersikap biasa. Ia bertanya apakah Yeji murka dan Yeji membenarkan, kenapa JO Eun tidak menyampaikan dilema pacarnya sebelumnya, kalau Jo Eun jadi dia, ia yakin Jo Eun juga akan marah.
JO Eun bertanya siapa pacarnya dan Eun menyampaikan ia keluarganya ibu kost. JO Eun ingin menjelaskan kalau mereka nggak pacaran tapi Yeji memotong dengan mengucapkan selamat. Pembicaraan mereka kemudian berhenti alasannya dosen sudah masuk.
Jo Eun bisa melihat kalau Yeji masih murka dan menahan diri, ia melihat Yeji tidak tenang.

“Aku berpura-pura tidak tahu. Jika tertangkap berair saya sudah tahu, maka saya tidak akan bisa lagi akal-akalan tidak tahu.”

“Aku hanya melihat yang ingin saya lihat. Jika saya melihat terlalu banyak, saya akan kehilangan haluan.”

Ye Eun berjalan bersama 2 temannya dan ia melihat Ho Chang berjalan ke arah berlawanan. Ye Eun hanya melihatnya dari kejauhan.

“Aku sama sekali tidak peduli. Sekalipun bila saya peduli, tidak ada gunanya.”

Jin Myung sedang memperlihatkan penilaiannya pada anggota Asgard dan Jin Myung membelikan nilai 1 untuk Haeimdal.
Ia berusaha tidak peduli pada Haeimdal, bahkan ketika mereka berpapasan, Jin Myung melewatinya begitu saja.

“Aku hanya percaya apa yang ingin kupercayai. Dengan demikian, saya akan merasa lebih bahagia.”

“Aku hanya mengingat apa yang ingin saya ingat. Karena saya ingin melindungi diriku sendiri.”

Ji Won menatap foto masa kecilnya bersama Moon Hyo Jin. Ia berfikir dan kemudian menyimpan foto itu di lacinya.

Ji won sedang membaca buku dibawah pohon dan melihat belum dewasa bermain di lapangan. Seorang gadis tiba mendekatinya. GAdis itu menyampaikan tampaknya ada yang belum dipahami. Ji Won melihat gadis itu, dirinya ketika kecil. Ji Won tersenyum padanya, Kau tidak mengenalku kan? Gadis itu membenarkan.
GAdis itu kemudian berlari kembali ke lapangan bermain bersama teman-temannya, Ji Won menatapnya sambil tersenyum. TIba-tiba seorang anak lainnya sudah berdiri bersandar di pohon, gadis itu Moon Hyo Jin, menyampaikan sepatu yang cantik.
Ji Won terkejut. GAdis itu menatap Ji Won dan Ji Won kelihatan tidak tenang.

Tiba-tiba buku Jin Won terjatuh dan ia terbangun dari tidurnya.
Ji Won menatap ke lapangan dimana belum dewasa bermain petak umpet dengan bahagia.

-The End-

Epilog: Wawancara dengan anak Belle Epoque sambil minum soju.
-Yoon Jin Myung-

Q. Setelah menerima pekerjaan, dari segi ekonomi apakah kehidupanmu bertambah baik?
A. Sama sekali tidak. Pinjaman kuliah masih belum lunas dibayar. Hutang ibuku juga masih belum lunas. Diperkirakan 4 tahun kedepan, keadaan akan tetap ibarat ini.

Q. Setelah menerima pekerjaan, pengeluaran untuk baju niscaya akan bertambah?
A. 90% dari harga baju yaitu beli saja baju yang murah.

Q. Hubungan cinta jarak jauh dengan koki Park Jae Hwan.
A. Bulan Februari tahun ini pernah diutus kerja di sebuah hotel di Busan.

Q. Kau membutuhkan waktu usang untuk mengevaluasi Asgard sementara orang lain cepat sekali.
A. Bagi mereka ini yaitu keputusan yang sangat penting. Dengan segala kemampuanku, saya ingin lebih berhati-hati.

Q. Melihat Haeimdal, seakan-akan kau melihat adikmu Yoon Soo Myung?
A. Tidak.

-Jo Eun-

Q. Tinggi badan?
A. 170 lewat sedikit.

Q. Katanya 180.
A. Tidak, tidak hingga 180. Kata siapa 180, sembarangan.

Q. Foto waktu kecil tampaknya tubuhmu pendek dan kecil.
A. Saat liburan demam isu dingin kelas 6 saya mendadak tambah tinggi. Setahun kemudian bertamnah 12 cm.

Q. Saat melihat keluarga gres ayahmu…
A. Lalu maksudmu saya anggota keluarga lama?

Q. Menemukan sepucuk surat waktu itu menurutmu yaitu sebuah takdir?
A. Bukan menemukannya, lebih tepatnya melihat.

Q. Pertemuan pertama dengan Seo Jang Hoon yaitu jodoh?
A. (salting) Ngapain sih nanya-nanya ini?

-Jung Ye Eun-

Q. Situasi yang berbeda sikap juga akan berbeda. Kau mempunyai standar tersendiri?
A. Ah itu, dengan orang-orang yang sudah kukenal di daerah yang sudah kukenal, berada di daerah yang sudah kukenal, bersama dengan orang yang sudah kukenal, ditempat yang sudah kukenal, berada di daerah asing seorang diri.

Q. Gejala paling parah itu kapan?
A. Bulan maret tahun ini.

Q. Apa yang paling ditakuti sekarang?
A. Apa ayng terjadi bila kondisiku ibarat ini seumur hidup.

Q. Apa yang ingin kau katakan pada Go Doo Young?
A. Menyesali apa yang ia lakukan terhadapku. Aku sudah memohon pada dewa untuk mengampuninya, alasannya itu… Apapun itu saya harap ia tidak akan muncul lagi dihadapanku.

Q. Jika butuh perhiasan lauk sobat minum…
A. Ah, saya mau ramyeon seafood dengan ekstra telur.

-Yoo Eun Jae-

Q. Yoon Jong Yeol tidak ikut kencan buta, kau senang?
A. Biasa saja. (senyam senyum)

Q. Dalam setahun banyak perubahan?
A. Dimananya?

Q. Penampilan iya, sifat juga iya.
A. Masa sih? Aku tidak merasakannya.

Q. Kuat minum?
A. Ibuku sangat besar lengan berkuasa minum. Lebih ahli dibanding ayahku.

Q. Sepertinya belum melupakan Yoon Jong Yeol.
A. Apa maksudmu belum melupakan… tolong sebotol soju lagi.

-Song Ji Won-

Berbeda dengan yang lain menghadapi wawancara dengan sopan dan menjawab pertanyaan dengan baik, Ji Won malah menggila di meja dan menyampaikan sudah menunggu reporter mewawancarainya.
IA bahkan yang menyampaikan duluan kalau mereka akan mulai. Ia bersemangat menuang soju, tapi gelasnya kecil dan meminta gelas yang lebih besar pada pelayan restoran HAHAHHAHA

Komentar:

Padahal pengen denger wawancaranya Ji Won malah dilewatin begitu HAHAHAHHAHAHHA. Kecewa sih tapi apa boleh buat, saya malah ketawa-ketawa alasannya Ji Won memang jauh dari normal. Bener kata Sung Min, Ji Won makin parah HAHAHAHAHA.

Kaprikornus bener nih, Jin Myung merasa kalau Haeimdal sedikit banyak ibarat adiknya, setidaknya ada perasaan ibarat itu, meski ia menjawab tidak. Aku suka sekali alasannya mereka nggak melupakan adik Jin Myung. Aku harap Jin Myung bisa jadi noona yang baik bagi Haeimdal, saya nggak mau mereka jadi love interest.
Jin Myung keren banged ya, ia nggak mau ngasih nilai asal-asalan, jadi ia melaksanakan penyelidikan ke lokasi, tapi pada hasilnya Jin Myung memberi nilai rendah juga, sesuai kemampuan, ia juga nggak mau peduli hanya alasannya ia kenal ‘Haeimdal’. Aku ingin tau selanjutnya apa yang akan terjadi, apakah Haeimdal akan dikeluarkan?
Tapi tampaknya sih ia akan menuntut gitu, alasannya kalau dikeluarkan nanti nggak akan ada scene di perusaan Jin Myung lagi donk.

Ye Eun perlahan mulai sembuh ya, ia sudah mau bertemu dengan orang asing sendirian di luar. Aku suka ia bersikap manis ketika Ho Chang mengajaknya bertemu. Ye Eun kayaknya ngarep banged Ho Chang naksir dia, tapi Ho Chang beneran nggak berpengalaman soal wanita, jadi ia lurus-lurus aja.
Kasian banged Ye Eun kecewa HAHAHAHAH. Nggak nyangka sih ia tertusuk banged alasannya Ho Chang nggak tertarik padanya sebagai wanita, alias belum tertarik ehehhehehe.
Kita tunggu sepak terjang relasi mereka berdua 🙂

Aduh, si Jiwon memang makin parah sih. Kasian banged Sung Min digosipin begitu, kenapa Ji won suka menyebar kebohongan gitu ya HAHAHHAHA. Smeoga korbannya cuma Sung Min XD
Aku gres tahu kalau mereka sobat semenjak SMA, saya pikir ketemu pas kuliah. Apakah di season 1 pernah dibahas? Kalau iya berarti saya lupa.
Soalnya Ji Won tahu mengenai luka ligamen Sung Min pas main bola.
BTW disini Ji won malah happy ya ada yang naksir sama SUng Min HAHAHAHAAH, nungguin si Sung Min bertindak nih, alasannya ia adem adem aja menghadapi Ji Won. Aku suka pas ia bilang sama juniornya ‘kok kau penasaran’, ia nggak membantah sama sekali kalau mereka nggak pacaran HAAHAHHAA.
Well, Sung Min emang suka sama Ji Won sih, cuma kalau Ji Wonnya gila begitu, sebaiknya mereka jangan pacaran dulu HAHAAHHAHA.

Aku udah sedikit curhat di part 1 kalau saya nggak suka sama Eun Jae di episode ini. Annoying banged sumpah.
Aku kesal sekali setiap ia muncul dengan dilema bersama pacarnya. Tau sih ia masih cinta, tapi jangan lebay begitu bisa nggak, n malah jadi menyalahkan orang lain. YAng lain jadi serba salah, meski mereka berusaha mengerti.
Apakah orang yang patah hati selalu begitu? Patah hati pertama?
KAlau ia terus lebay begitu jadi nggak pengen ia balikan sama Jong Yeol HAHAHAHHAHAHA.
BTW di episode-episode awal, saya baiklah oke aja sama Eun Jae yang baru, tapi kok belakangan makin parah ya. Nggak nyaman aja nontonnya. LOL.

Jo Eun si manis makin usang makin bikin baper HAHAHAHHA.
Hubungannya dan Jang Hoon itu lho, si Jang Hoon nggak pake kode, ia main langsung-langsung aja, sayangnya Jo Eun nggak ngerti, atau berusaha nggak ngerti?
Dari wawancara sih kelihatannya ia suka sama Jang Hoon HAHAHAHAHHAHA. Kaprikornus Jang Hoon nggak bertepuk sebelah tangan kan ya?
Cuma JO Eun ini orangnya terlalu baik, ia takut Yeji terluka. Cuma saya masih ragu, masa Yeji suka sama Jo Eun sih, semoga ia hanya sobat yang terlalu overprotective aja ya.

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top