Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 9-2

Age of Youth 2

[Sinopsis] Age Of Youth 2 Episode 9-2

—————————————————————————————————-
Sinopsis Hello My Twenties 2 Episode 9 Part 2

Pagi itu di Belle Epoque, bawah umur melaksanakan kegiatan masing-masing dikala Eun Jae berteriak dan berlari keluar kamarnya sambil membawa ponselnya. Yang lain merasa tragedi ini tak absurd dan berfikir Eun Jae lagi-lagi tak sadar mengirim sms ke mantannya.
Tapi kali ini lisan Eun Jae berbeda, ia kelihatan bahagia, alasannya yang mengirim sms kali ini yaitu Jong Yeol sendiri, bertanya apakah ia sudah tidur HAHAHHAHAHA.
Sementara Jong Yeol pagi-pagi sekali panik melihat ponselnya dan ia amat meratapi alasannya mabuk semalam ia nggak tahan dan mengirim sms ke Eun Jae.
HAHAHAHHA.

Anak-anak Belle Epoque berkumpul di ruang makan, Eun Jae nggak tahan pengen senyam senyum dan Ye Eun menyuruhnya ketawa dan jangan memperdulikan keadaannya.
Ji won bertanya-tanya apa rahasia Eun jae mendapat perhatian Jong Yeol kembali, ia nggak yakin aegyo Eun Jae waktu itu berhasil HAHAHAHHA.
Eun Jae menyampaikan rahasianya yaitu cemburu, tampaknya Jong Yeol jadi begitu alasannya melihat ia dan Jang Hoon waktu itu dan Ji won paham sekarang, memang dikala itu Eun Jae dan Jang Hoon tampak serasi.
Ji won malah beneran menjodohkan Eun Jae dan Jang Hoon menyampaikan Eun Jae harus mengambil kesempatan ini untuk menjadi nyonya pemilih rumah. Tapi Eun Jae tidak mau dan menyampaikan kalau Jang Hoon sedikit menjijikan (WHAT? SERIUS INI CWE BILANG GINI? ATAU SUBNYA SALAH? WHAT WRONG WITH HER?!).

Jo Eun yang mendengarkan keduanya dikala ia memanggang roti jadi kesal. Saat ia kembali ke meja, Ji Won dan Eun Jae sudah bersiap mengambil roti itu dan Jo Eun menariknya, ia menyampaikan kalau ia tidak memanggang itu untuk mereka dan malah memberinya ke Ye Eun yang gres selesai makan.
Ye Eun menyampaikan ia sudah kenyang tapi Eun memaksanya makan dan Ye Eun jadinya berdasarkan HAHAHAHHAHA.
Sementara yang berdua menatap Eun dengan bingung. HAHAHAAHHA.

Di kampus, Eun Jae tak bisa berhenti tersenyum. Saat ia berselisih dengan Jong Yeol di akrab tangga, Jong Yeol eksklusif menyampaikan sms kemarin salah kirim dan Eun Jae hanya senyam senyum menyampaikan ia tahu. JOng Yeol meminta maaf dan Eun Jae memaafkan.
Eun Jae terus naik tangga sambil tersenyum ibarat biasa dan Jong Yeol jadi resah memandangi Eun Jae terus hingga menghilang.
Yul Bin tiba menemui Jong yeol yang terus melihat ke atas tangga dan mengomentari wajah Jong Yeol yang panjang, meski ia tahu wajah itu panjang semenjak dulu tapi kali ini lebih panjang AHHAHAHAHAHAHHAHHA.
Jong Yeol kesal banged XD

Jin Myung bekerja ibarat biasa, ketua tim mendapat kabar kalau semalam Jin Myung terluka alasannya Haeimdal dan menyuruh Jin Myung ke rumah sakit, tapi Jin Myung menyampaikan ia baik-baik saja.
Ketua tim menyampaikan Jin Myung yaitu karyawan perusahaan yang kesehatannya harus dijaga perusahaan jadi ia memaksa Jin Myung ke rumah sakit. Jin Myung kesannya mengerti.
Di luar, ia kembali melihat Haeimdal yang demo solo, Haeimdal sama sekali tidak menyerah.

Ji Won dan Jo Eun melaksanakan misi berdua, mencari pencetak note Su & Su, kertas surat itu. Mereka bertanya kesana kemari, tapi sangat sulit menemukannya. Info yang mereka dapatkan hanya note itu dicetak tahun 2015.
Karena sudah siang, Ji Won lapar dan mengajak Jo Eun makan. Kemudian ponselnya berbunyi dan melihat yang menelpon yaitu Eun Jae, Ji won jadi bersemangat alasannya ia sudah menunggu telpon itu semenjak pagi HAHHAHAHAH.

Eun Jae menelpon alasannya resah apa yang harus ia lakukan, ternyata Ji Won mengatur pertemuan Jang Hoon dan Eun Jae hHAHAHAHHAHAHA. Ji won serius mau menjodohkan mereka berdua.
Ji won menyuruh Eun Jae mengajak Jang hoon keliling kampus, ketempat pasangan biasa berkumpul. Kalau bisa rahasia gandengan tangan. HAHHAHAHHAHAAH
Jo Eun masih belum mengerti apa yang terjadi hanya mendengarkan.
Setelah menutup telponnya,  Ji won menceritakan apa yang ia lakukan dan Jo Eun tentu saja terkejut.
Ji Won sendiri malah gembira pada dirinya sendiri, Sangat menakjubkan bukan? Sudah sibuk masih sangat memperhatikan kisah cinta hoobaenya, didunia ini tidak ada lagi orang yang ibarat ini.
Ji Won yang merasa gembira pada dirinya akan masuk ke restoran dan Eun kelihatan kesal sekali, ia menyampaikan ia tak mau makan dan pergi. Ji Won malah berfikir Eun tak mau makan alasannya ia menentukan restoran jajangmyeon dan menggerutu alasannya Eun sensitif soal makanan HAHAHHAAHHAHHA.
Ji Won, kau memang sunbae yang baik, tapi dari pada mikirin kisah cinta orang lain kenapa nggak mikirin kisah cinta sendiri aja? LOL
Ji Won sibuk banged sama kisah cinta orang lain dan nggak peka kalau Sung Min suka sama ia HAHHAHHAAHHA.

Eun berlari sekuat tenaga ke kampus Ji Won dkk, tentu saja ia ingin mengintip pertemuan Eun Jae dan Jang Hoon.
Jang Hoon sendiri nggak tahu kalau ia dibohongi dan nggak mengerti kenapa Ji Won hingga berbohong untuk membuatnya bertemu Eun Jae. Eun Jae jadi tidak punya pilihan menjelaskan mengenai pacarnya yang cemburu melihat ia dan Jang Hoon berdua.
Saat Eun tiba, ia mencari-cari keduanya dan menemukan mereka duduk di dingklik taman kampus. Mereka gres membeli minuman dan wajah Eun Jae kelihatan nggak suka Jang Hoon duduk disampingnya, padahal Jang Hoon sih alasannya ingin membantu Eun Jae aja, supaya kelihatan lebih mesra.
Mereka berdua mencoba ngobrol tapi awkward banged, alasannya mereka nggak ada kecocokan.E un Jae nggak suka olahraga dan nggak suka program komedi, tapi ia suka film horror, sementara Jang Hoon nggak suka horror HAHHHHAAAH.
Tapi kemudian mereka malah menemukan kecocokan, yaitu dikala membicarakan Jo Eun AHHAHAHA, keduanya malah asik bicara mengenai Eun yang nggak suka horror, suka barang-barang imut dan lain sebagainya.
Kalau dari jauh sih keduanya terlihat ibarat kencan biasa dan mesra pula. Eun jadi nggak yummy terus mengintip mereka, dan ia tetapkan untuk pulang.

Eun pulang dengan lemas dan tak bersemangat, alasannya ia teringat betapa mesranya Jang Hoon dan Eun Jae, lebih tepatnya Jang Hoon kelihatan nyaman bersama Eun Jae dan mereka cocok. Ia jadi kehilangan rasa percaya dirinya.
Saat ia tiba di halaman rumah, Yeji sudah menunggunya disana. Ternyata hari itu Eun tidak masuk kelas jadi Yeji khawatir. Eun ibarat biasa menyampaikan kalau ia tidak apa-apa tapi Yeji tetap khawatir alasannya Eun kelihatan ibarat orang sakit.
Eun kemudian emngantar Yeji ke stasiun bus, Yeji terus membicarakan mengenai orang tuanya ini dan itu sementara Eun sama sekali tidak mendengarkan.
Mereka hampir tiba dikala Yeji kemudian melihat Eun Jae dan Jang Hoon turun dari bus berdua. Mereka berdua kelihatan mesra juga. Yeji mulai memperlihatkan wajah marahnya dan Eun khawatir kalau Yeji melaksanakan sesuatu.
Tapi belum sempat Eun menyampaikan apapun, Yeji sudah berlari dan berhasil menendang kaki Jang Hoon AHHAHAHHAHA. Jang Hoon kesakitan.

Yeji berteriak pada Jang hoon dan menatap Eun Jae dengan tajam, Eun Jae takut dan meminta kontribusi Jo Eun LOL
Yeji memarahi Jang Hoon yang cari mati alasannya senyum pada cewek lain meski ia sudah punya pacar.
Eun Jae yang masih resah dengan apa yang terjadi bertanya apakah Yeji dan Jang hoon pacaran?
Yeji menyampaikan bukan dirinya, ia menarik Eun ke akrab Jang Hoon dan menyampaikan kalau mereka yang pacaran.
Eun Jae shock LOL
Eun tidak mau terjadi problem lain, ia menarik Yeji ke stasiun bus. yeji terus mengomel pada Jang Hoon dikala menyeberang.

Yeji dan Eun berdua di stasiun bus dan Yeji menyampaikan Eun udik sekali membiarkan pacarnya kencan dengan sahabat kostnya, kalau nggak suka bilang saja nggak suka. Yeji juga merasa sahabat sekost Eun konyol sekali, alasannya meminta pacar Eun untuk berkencan dengannya dan menciptakan mantan cemburu.
Eun kemudian menjelaskan kalau bawah umur kost tidak tahu mereka pacaran, alasannya rasanya nggak nyaman dan Yeji murka lagi berfikir Jang Hoon meminta Eun merahasiakan kekerabatan mereka.
Eun tentu saja menyampaikan bukan begitu. Ia kemudian menarik Yeji untuk segera pulang alasannya bus sudah datang.
Yeji masih saja menasehati Eun sesudah busnya jalan, ia berteriak dari jendela biar Eun bilang pada temannya kalau mereka pacaran, supaya teman-temannya tidak mendekat Eun. HAHAHAHHA Yeji lucu banged, ia sayang banged sama Eun.

Eun kembali ke rumah dan di halaman ia disambut dengan Ji Won yang sudah bersiap mengejeknya, Ji won lucu banged memanggil Eun sebagai kucing jangkung HAHAHAAHHA.
Mereka bertanya kenapa Eun tidak bilang kalau ia dan Jang Hoon pacaran. Eun menyampaikan bukan ibarat itu, tapi Ji won dan Eun Jae tidak mendengarkan alasannya sudah terlanjur senang wkkwkkwkw.
Eun meminta Jang Hoon menyampaikan kalau mereka nggak pacaran, tapi ibarat biasa Jang Hoon hanya menikmati hal ini. Dia malah ikut mengejak Eun wkkwkwkw.
Ji Won bermetamorfosis reporter dan mewawancarai Jang Hoon, apa yang ia sukai dari Eun, Badannya yang tinggi? Rambut pendeknya?  Giginya yang jarang-jarang?
Eun kelihatan menantikan tanggapan itu wkwkkkkwk sementara Jang Hoon beneran menikmati hal ini ehhhehehe, ia berfikir cukup usang dan menyampaikan kalau ia menyukai nada bicara Jo Eun.
Jang Hoon malah mencontohkan kalau Eun bilang ‘memangnya saya kenapa’ dan Eun menyampaikan kalau ia tak menyukai Jang Hoon HAHAHHAHAHAHA.
saya lucu banged melihat dikala Eun masuk, jang Hoon tertawa melihatnya dan lisan Ji Won ibarat menilik sesuatu kekekkeke.

Jin Myung di perusahaan dengan tangannya yang sakit, ia tetap bekerja. Kemudian ia dipanggul ke ruang pertemuan oleh ketua tim.
Haeimdal ada disana, ia sudah mau tanda tangan kontrak. Karena kiprah ini awalnya yaitu kiprah Jin Myung, jadi ketua tim ingin Jin Myung yang menyelesaikannya.
Ia meninggalkan Jin Myung dan Haeimdal berdua. Keadaan agak sedikit tegang.
Jin Myung berusaha bersikap biasa dan menawarkan satu per satu dokumen yang akan ditandatangani Haeimdal.

Haeimdal menandatanganinya sambil bicara pada Jin Myung, kalau ia tak sengaja melukai Jin Myung.
Saat menandatangani surat kedua, Haeimdal menyampaikan kalau tanda tangan ini yaitu tanda tangan untuk penggemarnya. Ia mendesignnya dengan membayar seseorang.
Saat kertas ketiga, ia menyampaikan ia menghabiskan 100ribu Won untuk mendesignnya. Ia bertanya apakah itu keren, tapi Jin Myung membisu saja.
Saat Haeimdal menandatangani kertas terakhir, ia hampir menangis menyampaikan Jin Myung yaitu penggemar pertamanya (Ia belum pernah menandatangani untuk fans, jin myung yaitu fans pertamanya, jadi ia tidak apa-apa menandatangani itu untuk Jin myung, meski itu surat pemutusan kontrak).

Setelah semuanya selesai, Haeimdal menangis menyampaikan kalau Jin mYung kemarin bertanya padanya kenapa ia begitu, Apa gunanya berbuat begitu. Ia tahu kalau itu tidak ada gunanya. Tapi ia merasa dirugikan.  Sejak Sekolah Menengah Pertama hingga kini ia berusaha dengan sungguh-sungguh. Dan ia juga tahu, hanya berusaha saja juga tidak cukup. Tapi ia sungguh-sungguh berusaha segiat mungkin. Tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata bagaimana ia berjuang selama ini. Tapi kemudian ia diminta menyerah, ia bahkan belum mempersiapkan diri tapi perusahaan memintanya berhenti, alasannya itu, walaupun tidak jelas, ia merasa sangat murka dan dirugikan.  Ia merasa ia harus melaksanakan sessuatu tapi ia tak tahu akan melampiaskan kemarahan pada siapa.
Haeimdal menangis dikala menyampaikan hal itu. Sedih banged sumpah.
Jin Myung membisu saja, tapi matanya berkaca-kaca. Pada kesannya Haeimdal meminta maaf dan meninggalkan Jin Myung, air mata Jin Myung menetes.
Di luar sedang hujan deras, Haeimdal terus menangis menembus hujan itu.
SEDIH BANGEEEEEEEEEED!!!!!!!!

Ye Eun bertemu dengan 2 temannya, si Yoo Kyung dan sahabat satunya yang berjulukan Kyung Ah, kesannya saya hafal HAHAHHAHA.
Yoo Kyung hari itu terlihat ceria sementara Kyung Ah tidak terlalu bahagia.
Padahal Kyung Ah berhasil mendapat pekerjaan di daerah yang bagus. Yoo Kyung juga melamar disana tapi ia tak diterima. Ye Eun merasa murung untuk Yoo Kyung, tapi Yoo Kyung menyampaikan ia tidak apa-apa, yang penting Kyung Ah lolos.
Mereka bertiga makan di sebuah restoran dan terus membicarakan mengenai pekerjaan itu, bagaimana Kyung ah bisa lolos, apa rahasianya.
Kyung ah tidak terlihat bersemangat membahasnya. Saat Yoo Kyung ke toilet, Ye Eun memuji Yoo Kyung yang masih bisa ceria begitu, kalau ia mungkin tidak akan bisa seceria itu.
Kyung Ah kelihatan tidak hening dan minum.

Kemudian tiba-tiba Ye Eun mendapat sms teror lagi dan ia shock. SMS itu berisi ‘mampus kau’ berkali-kali.
Yoo Kyung yang gres tiba dari toilet terkejut dan mengkhawatirkan Ye Eun. Ye Eun sendiri tidak mengerti apa lagi yang ia lakukan, kenapa orang itu begitu membencinya.
Yoo Kyung berusaha menenangkan Ye Eun dan memeluknya, sementara Kyung Ah sama sekali tidak bereaksi.
Karena Yoo Kyung terus menenangkan Ye Eun, Kyung ah jadi muak dan meminta mereka berhenti. Yoo Kyung resah kenapa, ia begitu alasannya Ye Eun masih ketakutan.

Kyung Ah menatap Ye Eun dan berkata kalau Ye Eun niscaya tidak tahu perusahaan ayah Yoo Kyung bangkrut?
Ye Eun terdiam. Yoo Kyung kesal kenapa Kyung Ah membahas hal itu.
Kyung Ah juga bertanya kalau Ye Eun juga tak tahu Yoo Kyung sudah ditolak 7 perusahaan? (Bagus perusahaan yang menolak dia, i hate that girl).
Ye Eun juga terkejut dan berkata kalau Yoo Kyung hanya memberitahunya 2 kali. Kyung Ah bertanya, apakah harus diberitahu? Saat temanmu terpuruk, kau harusnya tahu. Harus bisa kau rasakan, bukannya begitu? Jangan hanya bicara kalau kau lemah. Orang tau kau lelah, tapi bukan hanya kau yang lelah.
Ye Eun menangis mendengarnya. Yoo Kyung juga menyuruh Kyung Ah berhenti.

Kyung Ah sendiri menatap Yoo Kyung dan ia juga menyuruh Yoo Kyung menghentikan semua ini. Bukankah kita teman? Kenapa kau begitu terhadap teman?
Ye Eun tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Yoo Kyung tahu kalau Kyung Ah mengetahui perbuatannya. Ia bertanya Kyung ah tahu dari mana.
Kyung Ah menyampaikan kalau Yoo Kyung lah yang menaruh foto di loker itu. Yoo Kyung tidak menyangkal dan menyampaikan kenapa Kyung ah membisu saja selama ini. Kyung ah menangis menyampaikan ia tak berani mempercayainya. Saat Ye Eun menceritakan sms itu, Yoo Kyung sama sekali tidak pernah bertanya siapa pengirimnya, tapi dikala mereka melihat surat itu, Yoo Kyung jadi gundah dan bertanya siapa pengirimnya. Semua orang beropini pengirim surat dan sms yaitu orang yang sama, tapi hanya Yoo Kyung yang tidak.
Yoo Kyung tersenyum licik alasannya ia ketahuan.
Kyung Ah menangis. Ia tak tahu harus melaksanakan apa alasannya keduanya yaitu temannya.
Ye Eun masih shock dan ia tak bisa menyampaikan apapun meski air matanya mengalir. Kyung Ah terus menangis, Yoo Kyung bersikap sok.

Flashcback ke tahun 2014, dikala orientasi Jurusan Ilmi Gizi, mereka bertiga sama-sama anak baru.
Ye Eun duduk di sebuah dingklik dimana Kyung juga ada disana. Yoo Kyung tiba kemudian dan duduk diantara mereka. Mereka yaitu mahasiwi gres yang polos dan masih absurd dengan kampus.
Hari itu, mereka bertiga duduk sejajar di meja yang sama dan dengan gaya rambut yang sama. Mereka menyadari itu tak usang kemudian sesudah mereka berkenalan dan mereka tertawa alasannya hal itu. Kyung Ah berkomentar kalau mereka berdua niscaya siswi teladan alasannya ini gres pertama kalinya mereka mengeriting rambut.
Sejak dikala itu, mereka berteman.

“Mulai dikala itu, sebuah kebetulan. Sebuah kebetulan kami duduk bersama. Tidak mempunyai anutan yang sama, tidak mempunyai kegemaran yang sama. Latar belakang juga berbeda. Tidak lebih hanyalah duduk bersama dalam satu baris, itu satu-satunya alasan. Itu sudah lebih dari cukup. Hari itu, kami menjadi teman.”

-The End-

Epilog: Anak-anak kost menggambar lukisan diri mereka sendiri.

 
Anak-anak kost yang lain banyak tanya dan ragu, hanya Jo Eun yang tanpa bertanya, tersenyum dan mulai menggambar. Eun menggambar seluruh badan, tapi kecil, ia menutup wajahnya dengan topi.
Jin Myung tipe yang banyak berfikir sebelum mulai memegang pensilnya. Ia menggambar dirinya dalam baju kerjanya. Seluruh tubuh, tapi sepatunya nggak kelihatan.
Ji Won tipe yang nggak terlalu banyak mikir dan eksklusif mulai dengan semangat. Ji won menggambarkan dirinya sangat ceria, saya suka gambar Ji Won HAHAHHA.
Ye Eun bersikap biasa, ia nggak terlalu excited juga, tapi ia mulai menggambar tanpa banyak mikir. Ye Eun menggambar sangat kecil, potret diri dari samping dan kertas tidak dimanfaatkan dengan baik.
Sementara Eun jae menggambar dengan was was dan ia banyak menghapus disana sini. Ia hanya menggambar separuh badannya itu pun kertas tidak dimanfaatkan.

Komentar:
Sesuatu tebakan aku, pelakunya yaitu sahabat Ye Eun, si Yoo Kyung. Dia memang mencurigakan semenjak awal.
Aku tahu niscaya ada sesuatu yang tidak beres dengannya semenjak kita diperlihatkan kalau rambutnya rontok, tapi itu bukan menjadi alasan ia menyakiti orang lain, apalagi temannya.
Mungkin Ye Eun salah alasannya tidak peka pada temannya, tapi Ye Eun punya masalahnya sendiri, bagaimana ia bisa peka kalau ia sendiri masih takut kesana sini, pada dikala itu.
Karena Ye Eun mulai sembuh dan lagi sanggup pacar pula, saya rasa si Yoo Kyung ini mulai kesal alasannya Ye Eun meski ada problem orang baik selalu ada untuknya.
Tapi apapun itu bukan alasan meneror sahabat sendiri, muka dua banged didepan begitu dibelakang begitu.
Terserah sih, tapi saya nggak simpati sama dia.

Masalah bawah umur kost kini tinggal surat itu. Siapa pengirimnya dan untuk siapa bahwasanya surat itu.
Saat Ji won menyampaikan si penulis terburu-buru menulis alamat di belakang surat, saya jadi kepikiran jangan-jangan alamat itu dan isi suratnya nggak ada hubungannya.
Jujur saja, saya memang kurang memperhatikan jadi saya pikir alamat itu ditulis di amplop lho HAHAHHAHAHAHA. Ternyata di belakang suratnya HAHAHAHHA.
Makara bisa saja si penulis menulis itu untuk orang lain, tapi kemudian ada sesuatu yang ia butuhkan di alamat Belle Epoque dan bisa jadi alasannya nggak ada kertas ia menulis dibelakang surat itu.
Makara bahwasanya surat itu dan alamat nggak ada hubungannya. Intinya sih, alasannya buru-buru pengen catat sesuatu, kita kan selalu mengambil apa yang ada disekitar kita, gitu.

Pas kepingan Haeimdal murung banged T______T
Jin Myung menahan air matanya manis banged, ia berusaha nggak menangis dikala itu dan tidak terbawa emosinya, tapi ia tak bisa menahannya.
Ia mengerti perasaan Haeimdal tapi itu yaitu kepingan dari pekerjaannya dimana ia dihentikan mencampurkan urusan peribadi dan pekerjaan.
saya ingin tau apa yang akan dilakukan Haeimdal selanjutnya. Semoga ia menemukan sesuatu yang ia sukai dan ingin ia kerjakan.

Drama ini sudah menuntaskan syutingnya dan akan berakhir di episode 14 ahad depan.
Masalahnya yaitu belum ada perkembangan berarti diantara OTP SsongSungMin, saya ingin tau kenapa penulis masih mengakibatkan mereka berada dalam friendzone tanpa perkembangan ke arah yang lebih serius.
Bahkan Ye Eun dan Ho Chang aja udah begitu HAHAHAHHA. apakah alasannya Ye Eun mulai duluan? Sementara dalam kekerabatan SsongSungMin Ji won terlalu sibuk dengan urusan cinta orang jadi nggak sadar Sung Min ada didekatnya, Sung Min juga ngasih kode percuma, alasannya Ji Won antena percintaannya agak agak gimanaaaaa gitu HAHAHHAHAHA.
Sebel banged, masa friendzone hingga episode terakhir?
Butuh Season 3 kalau begitu T__T

Continue Reading

More in Age of Youth 2

To Top