Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Frankenstein No Koi Episode 1 – Part 2

Dorama

[Sinopsis] Frankenstein No Koi Episode 1 – Part 2

—————————————————————————————————-

Sinopsis Frankenstein’s Love Episode 1 Part 2

Hari sudah malam dan Tsugumi membawa laki-laki itu ke apartemennya. Saat laki-laki itu melihat papan nama rumah Tsugumi, Tsugumi gres ingat ia belum meperkenalkan namanya. Ia kemudian memperkenalkan diri sebagai Tsugaru Tsugumi. Ia meminta si laki-laki menunggu di luar selagi ia mengecek isi rumahnya. Si laki-laki itu tersenyum dan terus mengingat nama Tsugumi. Tsugumi sendiri mengecek apakah kakaknya ada di rumah atau tidak. Setelah aman, ia menyuruh laki-laki itu masuk. Pria itu gugup masuk ke rumah, alasannya ini pertama kalinya ia ada di rumah manusia. Ia bahkan masuk tanpa melepas sepatunya dan membuat Tsugumi berteriak memintanya melepaskan sepatu. Tsugumi menyalakan keran air, menyuruh si laki-laki mandi dulu, alasannya laki-laki itu busuk jamur si laki-laki hingga mendengus pakaiannya sendiri LOL. Tsugumi menyampaikan kalau ia sih tak masalah, ia takut kakaknya nanti marah, alasannya kakaknya sensitif terhadap bau-bauan. Tapi laki-laki itu nggak ngerti artinya mandi HAHHAHAHAHA. Tsugumi bahkan harus menjelaskan padanya, artinya berendam di air hangat dan cara masuk ke kolam mandinya, dengan tangan diluruskan dan duduk di kolam mandi LOL

Lalu kita melihat roti sobeknya Gou Ayano HAHAHAHAHAHAHAHA. Si laki-laki masik ke kamar mandi. Ia mengecek air dan perlahan memasukkan kakinya ke kolam mandi. Ia memalsukan pose yang diajarkan Tsugumi dan mulai berendam di kolam mandi. Si laki-laki menyukainya, berendam di kolam mandi membuat badannya segar dan ia terlihat sangat bahagia. Makara frankenstein ini kalau suasana hati sedang senang akan mengeluarkan jamur dari lehernya HAHAAHHAHAHAHA. Dan itu ia jamur kepala merah yang ditemukan Tsugumi tadi.

Sementara si laki-laki itu mandi, Tsugumi menyirami jamur peliharaannya. Ia berfikir bagaimana ia menjelaskan perihal laki-laki itu pada kakaknya. Ia kemudian mengecek laki-laki itu di kamar mandi, apakah si laki-laki membutuhkan sesuatu atau bagaimana. Sementara si laki-laki merasa sangat nyaman dan jamur terus tumbuh di lehernya, ia bahkan panik dan mencabut dan mencabut jamut itu, tapi terus tumbuh dan tumbuh HAHHAHAHAHAHAHA. Apakah alasannya Tsugumi sedang bicara dengannya HAHAAHA

Tsugumi menyuruhnya segera keluar dan si laki-laki keluar sambil menutup lehernya. Tsugumi shock alasannya si laki-laki tidak mengenakan pakaian, ia berteriak sekencang-kencangnya menyuruh si laki-laki pakai baju dulu sebelum keluar dari kamar mandi wkwkkwkwkwkwkwkwkw. Tsugumi kesal alasannya ia melihat hal yang seharusnya tidak ia lihat HAHHAHA!!

Setelah berpakaian, si laki-laki keluar dengan hati-hati dari kamar mandi. Tsugumi sudah kembali ibarat semula dan menyampaikan si laki-laki jas lab untuk di pakai. Ia mengambil jas si laki-laki yang aneh dan menggantinya dengan jas lab, tampaknya ia akan membawa laki-laki itu ke kampus untuk menginap disana. Jas lab-nya kekecilan HHAAHAHAHA.

Tsugumi ke kamar mandi untuk membersihkan kamar mandi dan terkejut melihat ada jamut yang ia cari disana. Ia resah kenapa ada disana. Belum sempat bertanya lebih lanjut, pintu rumahnya terdengar terbuka, kakaknya pulang. Tsugumi dengan cepat menarik si laki-laki ke kamar mandi. Ia menjelaskan pada si pria, nanti ia akan keluar dan memberi tanda dan si laki-laki harus segera keluar dari rumahnya melewati pintu kawasan mereka masuk tadi. Takut si laki-laki tak mengerti, Tsugumi menjelaskan 2 kali. Si laki-laki mengerti

Tsugumi keluar dan menyapa kakaknya, ia menyampaikan ia gres selesai mandi. Kakaknya merasa rumah mereka kok busuk dan Tsugumi segera membuka jendela, ia menyampaikan kalau ia gres dari gunung, jadi rumah memang agak bau. Tsugumi segera mendekati kakaknya di dapur dan kakaknya tidak yakin Tsugumi gres mandi, alasannya badannya bau.

 

Tsugumi tidak peduli dan ia segera memberi tanda supaya si laki-laki keluar, Tsugumi berteriak tapi tak ada reaksi. Tsugumi teriak lagi, tidak terdengar bunyi orang keluar juga. Tsugumi betteriak lagi dan lagi, tapi si laki-laki tidak leuar juga. Pada teriakan terakhir, si laki-laki keluar, tapi bukannya ke pintu ia malah ke ruang tengah HAHHAHHAHAHAHA. Kakak Tsugumi melihat laki-laki itu, kakaknya berteriak dan si laki-laki juga teriak HAHHAHAHAHAHAHHAA. Si laki-laki dengan cepat kabur dan melompat melalui jendela LOL. Tsugumi mengejarnya lewat beranda, si laki-laki terlihat selamat bersembunyi di semak dan Tsugumi memberinya tanda untuk menunggu disana. Kakak Tsugumi masih takut, Tsugumi malah menyampaikan kalau itu mungkin pencuri dan semuanya baik-baik saja alasannya pencuri itu sudah pergi. Ia mengambil tas dan jaketnya, menyampaikan pada kakaknya kalau ia akan tidur di kampus malam ini. Ia meninggalkan kakaknya yang masih takut HAHAHAHAHAHHA.

Malam itu, Tsugumi tidur di kampus. Ia membawa si laki-laki bersamanya, tapi si laki-laki tidak tidur. Si laki-laki itu menatap Tsugumi yang tertidur dan jamur keluar lagi dari lehernya, tampaknya itu memang tanda kalau ia bahagia. serbuk beterbangan lagi di sekitar si laki-laki itu. Ia cukup usang menatap Tsugumi dan ia kemudian pergi.

Keesokan harinya, Tsugumi masih tidur ketika Seiya datang disana dan ia membangunkan Tsugumi. Tsugumi terkejut melihat Seiya disana. Seiya kemudian melihat di meja, ada kayu yang tumbuh jamur yang dicari Tsugumi HAHAHHAHAHHA, pengaruh si laki-laki frankenstein yang masih belum punya nama XD Seiya menduga Tsugumi benar-benar menemukan jamur itu. Ia bertanya dimana Tsugumi menemukannya dan Tsugumi cuma resah menatap jamur itu, ia berkata ia tidak tahu HAHAHHAHAHHA. Tentu saja Seiya resah apa maksud Tsugumi ia tidak tahu padahal jamurnya ada disana XD Seiya menduga Tsugumi merahasiakan darinya dan ia agak tersinggung. Sementara Tsugumi masih menatap jamur itu, bingung.

Seiya sedang bersiap dan ia membuka lokernya. BUWHAHAHHAAHHAHAAHHA. Ternyata si laki-laki itu bersembunyi disana. Seiya eksklusif menutup lokernya, ia pikir ia salah lihat dan membukanya lagi. Tahu kalau disana benar-benar ada orang, Seiya berteriak, si laki-laki itu juga berteriak tak kalah kerasnya HAHHAHAH. Seiya dan si laki-laki saling berteriak ketakutan. Tsugumi menyuruh mereka tenang. Seiya yang masih takut berteriak sambil bertanya siapa laki-laki itu, apakah Tsugumi mengenalnya. Tsugumi mencoba menenangkan mereka, ia menyampaikan ia mengenali laki-laki itu dan Seiya tidak mengerti kenapa si laki-laki ada di lokernya. Si laki-laki bahkan gemetaran entah kenapa dalam loker itu dan membuat Seiya takut tapi gaya mengejek. HAHAAHHAHAHAAHHAHAHHA.
Sumpah ngakak gw!
Tsugumi meminta mereka hening dan ia ingin Seiya keluar dulu untuk sementara. Tapi kemudian Prof masuk ke dalam. Dan keadaan makin kacau, Prof melihat laki-laki itu dan bertanya siapa dia. Tsugumi segera menutup loker dan Seiya berteriak, lah, nggak apa itu?! Tsugumi menarik nafas dan mengajak mereka bicara sementara si laki-laki masih di loker HAHHAHAHAHHAAHAHA.

Tsugumi, Seiya dan Prof berbicara, Tsugumi menyampaikan kalau laki-laki itu sangat aneh dan Seiya setuju, tentu saja si laki-laki aneh, kenapa bersembunyi di lokernya. Tsugumu memintanya tenang. Prof bertanya apanya yang aneh. Tsugumi mengakui kalau si laki-laki itu menyampaikan ia bukan insan dan tinggal di hutan selama ini, ia juga menyampaikan si laki-laki itu bahkan hidup 120 tahun lalu. Si prof tertarik dan bertanya apa benar si laki-laki itu menyampaikan begitu. TSugumi membenarkan, ia menceriratakan semuanya, termasuk dongeng si laki-laki yang ibarat frankenstein alasannya si laki-laki menyampaikan ayahanya menghidupkannya kembali. Ia membawa si laki-laki kesana alasannya ia ingin prof menelitinya. Prof bertanya apakah Tsugumi takut kalau si laki-laki akan melukai manusia. Tssugumi menyampaikan justru laki-laki itu menyukai insan dan bahkan mendengarkan program radio. Dan tiba-tiba terdengar bunyi si laki-laki itu menyanyikan sebuah lagu tema radio yang ia nyanyikan ketika di rumahnya HAHHAHHAHAAHHAHA. Prof, Seiya dan Tsugumi hanya sanggup menatap loker itu HAHHAHA

Para akhirnya, si laki-laki keluar dan prof mulai memeriksanya. Ia mengambil sampel dari si laki-laki untuk di periksa. Si laki-laki berdasarkan saja, selama ada Tsugumi bersamanya.

Mereka bertiga kemudian makan di kantin kampus. Nasi kare. Si laki-laki mencobanya untuk pertama kali dan ia menyukainya. Seiya berkomentar reaksinya ibarat insan biasa, Tsugumi setuju, alasannya itu ia menganggap laki-laki itu manusia. Seiya kemudian bertanya apa yang akan dilakukan laki-laki itu selanjutnya, apakah laki-laki itu akan kembali ke hutan. Si laki-laki tidak menjawab. Seiya tiba-tiba memperlihatkan kawasan tinggal, Seiya tinggal di sebuah rumah dimana kalau bekerja disana, ada kamar dan juga makan ditanggung pemilik, sesuatu ibarat itu. Pria itu tertarik. Menurut Tsugumi itu juga bukan ilham yang buruk. Sepertinya ia juga mengenal kawasan itu.

Selesai makan, mereka bertiga akan pergi ke sana. Tapi langkah si laki-laki terhenti melihat sebuah poster yang tertempel di sebuah kaca. Seiya menyampaikan ternyata si laki-laki menyukai idola yang ibarat itu. TSugumi berkomentar kalau si laki-laki ternyata laki-laki biasa yang menyukai idol. Idol yang mereka maksud disini bukan kumpulan pada gadis tapi duo penyanyi. Tapi ternyata yang dilihat si laki-laki bukan idol itu, melainkan sebuah gambar dibawahnya, Amakusa. Tsugumi gres ingat kalau itu tampaknya penyiar radio yang disukai si pria. Si laki-laki sangat menyukai dan terus menatap poster itu. TSugumi bertanya apakah si laki-laki ingin posternya dan si laki-laki menatap Tsugumi dengan senyuman  bahagia. OMG. Polos banged deh XD

Si laki-laki berjalan membawa poster dengan bahagia, ia melihat kesana kemari dalam perjalanan dan kali ini ia tertarik dengan sesuatu. Jamur. Tsugumi membelikannya dan menjelaskan itu jamur yang dimakan manusia, mereka menyukainya. Si laki-laki memakannya mentah dan menyampaikan itu enak, jamur yang dimakan insan itu enak. Tsugumi tertawa melihatnya, si laki-laki itu benar-benar menyukai jamur HAHHAHAHAHA. Si laki-laki terus makan jamur dan Tsugumi tertawa menatapnya. Seiya terabaikan. Melihat keduanya asik, ia menganggu mereka dan mengajak mereka melanjutkan perjalanan.

Ternyata rumah yang dimaksud ialah rumah Seiya sendiri. Makara mereka ngobrol dengan ayah Seiya yang orangnya terlihat keras dan seringa du lisan dengan Seiya, tabrak lisan akrab. Ia eksklusif mendapatkan si laki-laki kerja disana, dan sepakat mulai hari ini si laki-laki akan tinggal disana. Saat ayah bertanya nama si pria, si laki-laki resah dan melirik Tsugumi. Tsugumi juga resah dan ingat nama ayah si laki-laki ialah Fukashi Kentaro. Makara Tsugumi menyampaikan nama laki-laki itu ialah Fukashi Ken. Tsugumi sibuk menjelaskan pada ayah Kanji nama Ken dan Pria itu sendiri tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Seiya menyampaikan kalau tidak mengerti abaikan saja ayahnya HAHAHHAHHA.

Kemudian terjadi percakapan panjang keluarga disana. Ada seorang perempuan yang menyiapkan makanan, Tamana-san, tampaknya sih menikah lagi dengan ayah Seiya. Dan seorang gadis lainnya berjulukan Mikoto yang kelihatan keras. Ia menatap Ken dengan mata tajam dan ia kelihatan tidak menyukai Ken. Mikoto tampaknya gadis yang asik meski ia tidak gampang bersahabat dengan orang lain. Ia sering tabrak lisan dengan Seiya dan ia juga tidak ramah pada Tsugumi. Seiya memperkenalkan kalau Tsugumi ialah juniornya. Tsugumi bertanya apakah Ken tidak perlu di tes dan ayah Seiya menyampaikan ia percaya pada Ken, dan Ken akan mulai berguru satu per satu mulai sekarang. IA menyerahkan Ken pada Mikoto, alasannya Mikoto ialah senior disana. Pembicaraan mereka terus berlanjut sambil makan malam.

Seiya membawa Ken ke kamarnya. Tsugumi juga ikut. Tsugumi memasangkan poster yang dibawa Ken disana sementara Seiya mengambil futon ke kamar lain. IA minta maaf alasannya tiba-tiba tetapkan nama Ken tanpa persetujuan, itu juga tba-tiba terpikir olehnya alasannya ingat nama ayah Ken. Tsugaru menuliskan nama Ken di kertas dan menyampaikan padanya, menyampaikan kalau mulai dari kini namanya ialah Fukashi Ken. Tsugumi juga menuliskan namanya di kertas dan menyampaikan pada Ken. Ia menyampaikan pada Ken kalau Ken mengenalnya dan ia juga, jadi mereka berdua ialah kenalan. Ken menyampaikan ia juga mengenal Amakusa artinya mereka juga kenalan tapi Tsugumi menjelaskan kalau itu namanya bukan kenalan, alasannya Ken dan Amakusa tidak pernah bertemu langsung. Tsugumi bertanya apakah Ken mengerti perbedaannya. Ken tidak menjawab, ia fokus pada poster dan menatap Amakusa dengan jarak dekat, Tsugumi tertawa dan menyampaikan hanya alasannya menatap sedekat itu, mereka berdua tidak akan jadi kenalan.

Tsugumi menyampaikan sesuatu pada Ken dan Ken menatapnya. Sepertinya Tsugumi menjelaskan kalau mereka berdua saling menatap ibarat ini, maka itu gres namanya kenalan. Keduanya kemudian saling tertawa. Seiya masuk membawa futon dan menyampaikan tampaknya mereka berdua terlihat bahagia. Tsugumi kemudian memperkenalkan Seiya senpai dan Ken memanggilnya senpai juga, meski Seiya menyampaikan kalau ia bukan Senpainya Ken. Ken menyampaikan kalau Seiya ialah kenalannya dan Seiya membenarkan. Mereka bertiga saling tertawa. Malam itu, Ken tidak sanggup tidur alasannya sangat bahagia. Pagi harinya, pekerjaan dimulai. Ternyata rumah Seiya itu sebuah pabrik yang membuat furniture gitu. Senior sedang menjelaskan pekerjaan pada Ken sementara Seiya dan Tsugumi ada disana memperhatikannya. Ken masih harus banyak belajar, ketika senior menjelaskan ia malah menyampaikan itu menyusahkan HAHAHAHHAHA. Seiya harus menjelaskan kalau maksud Ken bukan mengejek.

Mikoto memperlihatkan cara bekerja, aduh apa sih namanya, pokoknya dengan sebuah alat, kayu itu kaya di apain gitu, nanti hasilnya halus banged. Yang terperinci Mikoto melaksanakan dengan baik dan ia dipuji. Mereka kemudian meminta Ken melakukannya dan ajaibnya Ken melaksanakan dengan sangat baik, bahkan lebih baik dari Mikoto. Mereka tak percaya kalau ken itu pemula, alasannya ia terlalu baik untuk pemula. Mereka menanyai Ken perihal masa lalunya dan Tsugumi menyampaikan kalau Ken tidak ingat masa lalunya, jadi pegawai menduga ia hilang ingatan. Ayah Seiya menyukai Ken dan mereka menyambut Ken dengan baik tapi Ken selalu menyampaikan ‘mendoksai/menyusahkan’ yang membuat yang lainnya tersinggung, Seiya harus menjelaskan lagi maksud Ken bukan begitu.

Tamana-san akan membersihkan kamar Ken. Saat ia membuka kamar, ia merasa ada busuk yang aneh. Ia membuka futon milik Ken dan shock melihat ada banyak jamur disana. HAHAAHAHHAHA. Jamur yang dimakan Ken semalam.

Ken bekerja dengan serius mengikuti kode senpainya. Seiya di rumah membaca sambil mengawasinya. Lalu Ken kemudian mendengar siaran radio dan perhatiannya teralih, itu siaran Amakusa yang disukai Ken. Ken sangat serius mendengarkan siaran itu, epertinya sih ini ibarat dengan duduk kasus Ken. Seiya menatap Ken dan mengerti kalau Ken ternyata suka siaran-siaran ibarat itu.
Kalau nggak salah sih inti siaran radio itu mengenai siapa diri kita sendiri, sangat penting bagi insan untuk merasa tidak tahu dan bertanya pada diri sendiri apakah kita merasa cocok dengan kehidupan kita yang kini ataua tidak. Orang-orang yang menyampaikan mengerti diri sendiri dan tidak sanggup mengubah diri sangat membosankan. Karena kita harus menemukan sesuatu yang menarik dari diri kita.

Sementara itu, Tsugumi pergi ke lab untuk menanyakan mengenai Ken pada Prof. Prof sudah memeriksan sampel Ken dan ia menjelaskan pada Tsugumi perihal sesuatu. Sepertinya Ken punya kekuatan genetik lain yang bekerja dalam tubuhnya, dengan kekuatan itu tak aneh ia sanggup hidup 120 tahun. Tsugumi tampak khawatir. Pulang dari kampus, kakaknya menelpon. Tsugumi minta maaf alasannya ia membuat kakaknya khawatir. Tentu saja kakaknya khawatir alasannya diknya pergi ibarat itu dan belum kembali. Tsugumi menyampaikan ia baik-baik saja, tapi malam ini juga mungkin tidak akan pulang. Kakaknya terkejut dan ingin bertanya lebih lanjut tapi Tsugumi sudah mematikan ponselnya. Kakaknya ingin tau dan menyalakan GPS mencari adiknya. Ternyata adiknya sedang tidak dikampus dan ia tahu adiknya bohong. Kakaknya makin penasaran.

Setelah mendengarkan program radio itu, Ken ada di kamarnya melaksanakan sesuatu. Tsugumi mengetuk pintu dan Ken membiarkannya masuk. Tsugumi duduk di hadapan Ken dan menyampaikan hari ini Ken sudah bekerja keras. Tsugumi bertanya apa yang sedang dilakukan Ken, Ken meperlihatkannya, ia memahat sesuatu di kayu, sebuah nama. Namanya sendiri. Ken menyampaikan untuk pertama kalinya ia bertemu dengan insan selain ayahnya, itu ialah Tsugumi dan Tsugumi memperlihatkan padanya dunia insan dan bahkan memberinya sebuah nama. Namanya ada Fukashi Ken. Tsugumi membenarkan. Ken tampaknya menyampaikan kalau mulai dari kini ia akan hidup sebagai manusia, ia ingin mengetahui perihal dirinya lebih dalam lagi. Ia bertanya pada Tsugumi apakah Tsugumi pikir ia sanggup berubah dan Tsugumi membenarkan. Ken menunduk dan berterimakasih. Keduanya saling menatap dan tersenyum awwww. Udah kayak lamaran aja, jadi inget lamaran di Gochisousan HAHAHHAHA.

Sore harinya, Ken sedang berjalan di sekitaran pabrik dan ia melihat Seiya bicara dengan Tsugumi. tampaknya sih Ken mendengar pembicaraan mereka. Tsugumi tampaknya berterima kasih karean ada Seiya ia tertolong. Seiya sendiri tidak mengerti kenapa Tsugumi begitu tertarik dengan laki-laki itu dan Tsugumi juga tidak mengerti kenapa ia melakukannya, bahkan hingga membawa laki-laki itu ke kota. Seiya bertaya apakah Tsugumi menganggap Ken insan normal biasa atau monster / bukan manusia. TSugumi tidak sanggup menjawabnya, ia menyampaikan seandainya Ken memang monster… Belum sempat Tsugumi melanjutkan, tiba-tiba Seiya memeluknya dari belakang. Tsugumi terkejut. Seiya menyampaikan ia akan melindungi Tsugumi, kalau terjadi apa-apa ia akan menjadi pelindung Tsugumi. Ia tak akan membiarkan monster itu menyakiti Tsugumi. TSugumi tidak sanggup menyampaikan apa-apa. Ia hanya memanggil senpai…

Sementara itu Ken yang melihat mereka mencicipi perasaan aneh dalam dirinya. Ia jadi teringat tragedi 100 tahun yang lalu. Saat ia menempelkan tangannya yang bersinar ke wajah perempuan itu dan di tubuh perempuan itu muncul benjolan. Tapi ketika itu yang berteriak kesakitan justru Ken sendiri. Ken gemetaran kali ini, ia mencicipi sesuatu yang aneh, di pipinya muncul sesuatu dan tangannya bergelembungu aneh. Serbuk beterbangan disekitar tubuhnya. Ken merasa sesak. Matanya berkaca-kaca. Ia menatap Tsugumi dan Seiya. Ken tidak tahan lagi dan berbalik.

Kakak Tsugumi ternyata mencari Tsugumi di lokasi sesuai GPS dan datang di pabrik itu. Ia tak sengaja melihat Ken. Ken terkejut ada orang yang melihatnya. Kakak Tsugumi segera berteriak. Tsugumi dan Seiya mendengarnya dan segera pergi ke sana. Ken sendiri, tangannya sudah bermetamorfosis ibarat laki-laki di awal episode, gimana ya mengatakannya, gelembung tadi mengeras menutupi tangannya dan bersinar. Ken yang panik ingin menutup lisan Kakak Tsugumi, tapi tangannya yang sudah berubah mengenai wajah abang Tsugumi dan itu membuat wajah abang Tsugumi bergelembung dan abang tsugumi pingsan. Ken yang shock bersembunyi.

Seiya dan Tsugumi datang di kawasan kejadian. Tsugumi shock melihat kakaknya dan terus memanggil kakaknya untuk membangunkannya. Tapi kakaknya tidak bangun. Tsugumi panik. Sementara itu Ken bersembunyi di dalam pabrik. Ia gemetaran dan sesak nafas.

-THE END-

Komentar:

Hmmmmmmmmm. Jadi, itu apa sih yang ditangan si Ken itu? Semacam virus atau penyakit menular kah? Mungkin lebih tepatnya racun kali ya, kalau insan kena, maka itu akan membuatnya terinfeksi dan alasannya insan lemah, jadi ia pingsan gitu. Karena Ken yang kena baik-baik saja, apa alasannya ia pembawa penyakitnya? HAHAHAHHAHAHA. Banyak pertanyaan mengenai ini.

Kejadian 100 tahun kemudian juga menjadi pertanyaan, apa yang bekerjsama terjadi ketika itu? Ken kelihatannya tidak jahat. Mungkin perempuan itu lari darinya alasannya ia shock dan Ken tak sengaja menyentuhnya, ketika itulah perempuan itu tertular dan pingsan. Mungkin si perempuan sama dengan Tsugumi, tidak sengaja bertemu dengan Ken dan berteman dengannya, tapi ketika tertangkap berair kalau Ken bukan manusia, si perempuan meninggalkannya. Karena itu Ken tidak berani mendekati insan lagi dan ketika bertemu TSugumi ia meminta Tsugumi menjauh dari hutan.

Wajah perempuan yang dulu sama dengan Tsugumi, bahkan kakaknya orangnya juga sama. Makara tampaknya sih ya, ini reinkarnasi. Bisa jadi nanti hal yang sama terulang lagi. Bedanya kali ini mungkin Tsugumi mendapatkan Ken apa adanya. Tapi ketika pertama bertemu, Tsugumi memang aneh sih, ia nggak takut dan malah mengikuti si Ken masih ke dalam hutan bahkan bertamu di rumahnya dan hari itu juga ia membawa Ken keluar drai hutan. Aku pikir butuh beberapa hari supaya Ken keluar, ternyata eksklusif mau. Karena ia ingin tau dengan insan sih. Di deskripsinya memang dikatakan kalau Ken ini ingin menjadi manusia.

Tapi apakah benar Ken ini frankenstein buatan manusia? Karena nggak ada subtitle saya masih belum mengerti bagaimana ayah Ken menciptakannya. Sepertinya sih ayahnya juga seorang peneliti. Kalau nggak salah TSugumi belum menyampaikan pada Prof mengenai ayah Ken, nama ayah Ken, jangan-jangan Prof kenal dengan ayah Ken itu. Penyakit si Ken ini mungkin juga alasannya penelitian gagal ayah Ken? HAHAHAHAHA, nggak negrti deh guw, masih episode 1.

Makara si Ken ini Frankenstein yang mengeluarkan jamur ketika ia senang dan mengeluarkan jamur beracun ketika ia sedih/stress/marah. Intinya sih jamur ya, alasannya female lead kita juga suka banged sama jamur HAHAHAHHAHA. Aku suka ia excited setiap melihat jamur dan bahkan punya peliharaan jamur di rumahnya.

Aku nggak biasa nonton drama/movie Fumi Nikaido, tapi saya pikir saya menyukainya di drama ini, meski ada beberapa bab yang ia agak kaku, mungkin alasannya masih episode 1 kali ya. Tapi akting Ayano Gou keren banged! Dia nggak banyak bicara, dengan ekspresi wajahnya ia memperlihatkan wajah biasa, wajah kaget, wajah sedih, excited, senang dan lain-lainnya dengan sepakat banged! Well, nggak diragukan lagi sih ya. cocok ia memerankan frankenstein. Tapi favorite saya di episode 1 ialah Yuya Yagira HAHAHAAHA. Meski OTP tetep TSugumi-Ken, tapi YUya ini ekspresi mukanya ngakak banged, apalagi pas ia melihat Ken di dalam loker HAHAHAHAHAHAH. Dia emang kelihatan udah suka sama Tsugumi semenjak awal sih, jadi nggak kaget juga ketika ia memeluk Tsugumi. Asalkan ia nggak berubah jahat aja nantinya ya XD

Continue Reading

More in Dorama

To Top