Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Good Morning Call – Our Campus Days Episode 7-1

Dorama

[Sinopsis] Good Morning Call – Our Campus Days Episode 7-1

Ini episode agak nyebelin, terutama si Uehara, ia jenius padahal ya, tapi kok gitu, masa nggak ngerti makan malam berdua itu artinya kencan, masa disamain makan malam bareng Natsume HAHHAHAHA. Aku juga sebel sama Nao yang nggak juga berakal balig cukup akal teladan pikirnya. Dia masiiih aja ragu pada hal-hal kecil mengenai hubungannya dan Uehara. Dan Natsume aduuuuhhhh, kenapa sih semuanya selalu dijadiin materi candaan sama dia? Apa salahnya serius bilang dan mulai ngejar, kan jadi jelas. Pokoknya makin usang saya merasa kok makin-makin ini drama 😒

Sinopsis Good Morning Call Season 2 Episode 7 Part 1

Nao dan Uehara sedang makan di kantin. Nao terlihat sangat excited menatap sebuah foto di ponselnya, itu ialah foto Marina dan Micchan ketika pementasan drama. Uehara tak mengerti kenapa Nao begitu excited dengan kekerabatan orang lain dan mencuri masakan Nao. Nao terkejut lantaran ia sengaja meninggalkan itu untuk dimakan terakhir kali. Uehara menyampaikan ia mengambilnya lantaran kroket buatan Nao sangat enak.
Nao tentu saja jadi aib dan bertanya apa yang disukai Uehara dari kroket buatannya dan Uehara menjawabnya. Keduanya asik dengan dunia mereka sendiri dan lupa kalau mereka berdua makan bersama Natsume. Natsume hanya menatap dan mendengarkan mereka, kemudian ia bangun dan menyampaikan kalau ia tak bisa hang out dengan orang pacaran. HAHHAAHHAAHAH.
Saat Natsume meninggalkan mereka, Uehara menatap Natsume dan teringat kejadian malam sebelumnya ketika Natsume bertanya pada Uehara bagaimana kalau ia menyukai Nao. Uehara tentu saja terkejut dan sepertii dugaan, Natsume menyebabkan itu sebagai sebuah candaan.

Nao menatap Uehara dan bertanya ada apa?
Uehara menyampaikan kalau belakangan ini Natsume terlihat sangat aneh. Nao sepakat dengan itu, apalagi Natsume yang biasanya nggak akan terlibat pertengkaran malah bertengkar waktu itu. Nao tersenyum pada Uehara dan menyampaikan kalau Uehara juga tak ibarat biasanya, Uehara bukan tipe yang peduli pada duduk kasus orang lain dan kali ini ia peduli pada Natsume dan menciptakan Nao sedikit kesepian.
Uehara hanya menatapa NAo dan menyampaikan ‘ba ka.

Klub Handball akan melaksanakan program menginap bersama, tapi Rin tidak akan ikut lantaran budget mereka sedikit. Anak-anak menyukai Rin dan meminta Rin untuk ikut, Rin bisa tidur dikamar mereka kalau Rin mau.
Daichi yang mendengar itu tentu saja melarangnya, lantaran Rin ialah wanita. Tapi Rin kok malah terlihat kecewa ya?
Padahal Rin harusnya senang lantaran artinya Daichi memandangnya sebagai seorang wanita?

Nao ke klub kerajinan tangan hari itu dan mendengar bunyi Rin yang memohon pada ketua klub dan Kayo untuk membantu menciptakan cheering flags yang disulam. Rin meminta itu disiapkan lusa, tapi ketua klub ada jadwal karyawisata jadi ia tidak bisa mendapatkan pesanan itu.
Rin tahu ini sangat sulit, tapi ia tetap memohon, ia berfikir setidaknya ia harus melaksanakan itu, lantaran ia tak bisa ikut menginap dengan anggota klub handball.
Nao kemudian ikut bergabung dengan mereka dan menyampaikan ia akan membantu membuatnya. Rin terkejut melihat Nao disana, ia gres tahu kalau Nao ialah anggota klub kerajinan tangan.
Ketua tidak yakin dengan kemampuan Nao tapi Kayo menyampaikan ia akan membantu Nao dan ia pikir mereka niscaya bisa menyelesaikannya sempurna waktu. Rin memohon sekali lagi biar mereka mendapatkan pesanannya.

Natsume ada di laboratorium, bahkan sebelum Saeko datang. Ia memandang ke luar jendela, tentu saja ia memikirkan mengenai perasaannya yang gundah lantaran Nao. Saeko tiba tak usang kemudian dan pribadi melaksanakan pekerjaannya. Natsume menatap Saeko dan bertanya apakah Saeko serius mengenai Uehara. Saeko membenarkan, ini ialah pertama kalinya ia menyukai seseorang dan ia tak akan mengalah semudah itu.
Natsume bertanya lagi, meskipun perasaanmu itu akan menyakiti orang lain?
Saeko menyampaikan ia tak peduli, lantaran itu ialah perasaannya dan ia tak bisa menahannya. Ia pikir Natsume mengerti lantaran Natsume menyukai Nao, melihat orang yang kita sukai tersenyum pada orang lain, itu sangat menyakitkan.
Natsume bengong medengarnya, ia membantah kalau Saeko tak tahu apa-apa mengenai perasaannya alias ia tak menyukai NAo. Tapi Saeko pandai sekali bicara dan menjebak Natsume sehingga Natsume mengakui kalau ia menyukai Nao.
Saeko mengingatkan kalau mereka berdua ada diposisi yang sama, jatuh cinta untuk pertama kalinya pada orang yangs udah punya pasangan, tidak ada yang tahu akan perasaan mereka dan jikalau bukan mereka sendiri yang mengakui perasaan mereka, jdi siapa lagi?

Saat keduanya bicara, tiba-tiba Nao dkk tiba ke laboratorium dan menciptakan Natsume terkejut, takut kalau Nao mendengarkan pembicaraan mereka barusan. Untung sata Nao dkk tidak mendengarnya.
Saeko yang melihat Nao kemudian mendekatinya dan memperkenalkan dirinya pada NAo, lantaran ketika mereka pertama kali bertemu ia belum bisa memperkenalkan dirinya dengan baik. Tapi Saeko ialah tipe yang berani dan mulai membicarakan Uehara, Natsume pribadi memotong pembicaraan mereka dan bertanya kenapa Nao mencarinya.

Nao menyampaikan ia punya usul pada Natsume dan adegan beralih ke Nao, Kayo dan Rin yang memohon pada Natsume untuk membantu mereka menuntaskan sulaman yang dipesan Rin. Natsume awalnya ingin menolak, tapi lantaran 3 gadis itu terus memohon alhasil ia sepakat membantu.

Mereka berempat kemudian mulai menyulam di klub kerajinan tangan. Rin meminta maaf lantaran ia jadi merepotkan mereka semuanya. Nao menyampaikan tidak apa-apa, ia mengerti kenapa Rin bersikeras membuatnya, lantaran Rin pernah menyampaikan kalau ia punya orang yang disukai di klub, niscaya ini juga demi orang itu.
Rin menyampaikan ia sudah menciptakan keputusan untuk tidak mengungkapkan perasaannya, lantaran ia pikir itu hanya akan menciptakan masalah, jadi lebih baik mereka tetap berteman ibarat sekarang. Jika mereka tetap bersama, mungkin nanti orang itu akan jatuh cinta padanya.
NAo sepakat dengan hal itu, hubungannya dan Uehara dulu bahkan lebih buruk, Uehara menyukai seseorang, tapi lantaran mereka terus bersama jadi alhasil mereka pacaran.
Rin menyampaikan kalau dalam kasusnya mungkin tak akan semudah itu, lantaran ia dan orang itu tidak tinggal bersama ibarat Nao dan Uehara. Lagipula ia sudah tetapkan untuk tetap ibarat ini, tetap sebagai teman.

Natsume bengong mendengarkan pembicaraan mereka. Ia juga sedang memikirkan apa yang harus ia lakukan mengenai perasaannya pada Nao. Ia ada diposisi yang sama dengan Rin, ia tak bisa menyampaikan perasaannya pada Nao lantaran akan ada yang terluka, tapi menahannya juga terlalu sulit.
Saat Rin akan pergi membeli minuman, Natsume menyampaikan diri ikut dengannya. Ia memakai kesempatan itu untuk bertanya pada Rin apa yang dimaksud Rin dengan pembicaraannya tadi, tetap menjadi sobat dengan orang yang disukai Rin.
Rin menyampaikan itu ialah keputusan yang ia buat, pada dasarnya ialah bagaimana ia ingin melihat sebuah kekerabatan itu. Dari pada kekerabatan mereka berubah, ia lebih baik menjadi sobat dengan Daichi.

Di laboratorium, Uehara tampak gelisah dan dak konsentarsi, Saeko bertanya ada apa?
Awalnya UEhara ingin menjelaskan sesuatu mengenai Nao, tapi alhasil ia menyampaikan bukan apa-apa. Saeko yakin ada sesuatu lantaran UEhara terlihat tidak hening dan terus tersenyum.
Uehara alhasil menyampaikan kalau Nao hari ini akan masak kroket dan ia sangat menyukai kroket buatan Nao, Nao sangat pandai memasak.
Saeko kemudian menyampaikan sangat disayangkan, padahal ia mau mengajak Uehara makan diluar malam ini, traktiran lantaran Uehara ulang tahun.
Uehara terkejut mendengarnya, padahal ia juga mau makan kalau ditraktir. Saeko kemudian menyampaikan ia bisa memindahkan waktunya menjadi besok malam kalau Uehara mau dan Uehara setuju. ewwwww.
Saeko tentu saja senang lantaran itu ialah kesempatan untuk kencan dengan Uehara.

Malam itu Uehara makan di rumah Nao dan Nao sedang sibuk dengan sulamannya. IA menyampaikan kalau ia harus menuntaskan itu lusa, jadi malam besok tampaknya ia akan membawa teman-temannya untuk begadang dirumah.
Nao kemudian menunjukkan wajah meminta maaf pada UEhara, lantaran itu artinya ia tak bisa memasak untuk Uehara besok. Uehara tidak duduk kasus dan akan menyampaikan kalau ia juga ada janji, tapi ia tak sempat menyampaikan kalau ia akan makan malam dengan Saeko, lantaran NAo tiba-tiba berteriak, ia salah menyulam lagi.
Uehara kemudian bertanya siapa yang akan tiba dan NAo mengatakan, Rin, Kayo dan Natsume. Uehara mengerti jadi itu sebabnya Nao mencari Natsume hari ini. NAo membenarkan, Natsume sangat bagus dalam menyulam. Nao kemudian meminta maaf lantaran ia tak bisa menepati janjinya pada UEhara. Uehara tak mengerti.
Nao kemudian senyam senyum menyampaikan dulu Uehara pernah menyampaikan untuk tidak membawa laki-laki lain ke kamarnya dan Uehara sama sekali nggak khawatir lantaran laki-laki yang dimaksud hanyalah Natsume. LOL.

Uehara sedang mencuci piring dan Nao menatapnya sambil tersenyum. Uehara sudah terbiasa dengan perilaku Nao, jadi tanpa melihatpun, ia sudah tahu Nao sedang senyam senyum padanya HAHAHAHHA. Nao senang sekali lantaran itu tandanya Uehara sangat mencintainya. Uehara menyampaikan ia sudah bisa menebak lantaran mereka sudah tinggal serumah lebih dari 1 tahun.
Nao kemudian teringat kata-kata Rin yang menyampaikan hubungannya dan laki-laki itu tak akan gampang lantaran mereka tidak tinggal serumah ibarat Nao dan Uehara.
Nao kemudian jadi agak melo dan berdiri, ia memeluk Uehara dari belakang. Uehara terkejut dan bertanya ada apa.
Nao berkata, Jika kita tidak tinggal bersama…..
Uehara terdiam. Nao tetapkan tiak melanjutkan kata-kata itu dan menyampaikan bukan apa-apa. IA tersenyum dan memeluk UEhara dengan erat.

Uehara sedang dikampus dan melihat Natsume di gedung sebelah. Ia memanggil Natsume dan meminta Natsume menuggunya lantaran ia ingin bicara. Uehara turun dari gedung dan naik ke gedung daerah Natsume, tapi Natsume kelihatan nggak mau bertemu Uehara dan mlah meninggalkannya, untung Uehara bisa mengejarnya.
Uehara bertanya kenapa Natsume meninggalkannya dan NAtsume mencoba bersikap biasa, bertanya kenapa Uehara mencarinya. Uehara menyampaikan kalau Natsume tidak kelihatan di kelas biologi hari ini. Natsume menciptakan alasan kalau ia sedang kencan. Uehara percaya begitu saja.
Uehara kemudian membahas mengenai Natsume yang membantu Nao lagi dan ia meminta maaf lantaran NAo selalu merepotkan NAtsume. Natsume menyampaikan kalau ia sudah terbiasa dan tak masalah, nanti malam mereka akan bekerja di rumah Nao. Uehara menyampaikan ia sudah mendengarnya dari Nao dan ia tak akan ada disana nanti malam, lantaran ia ada komitmen makan malam dengan Saeko.

Natsume tentu saja terkejut mendengarnya, Apa? Kalian berdua? HAnya kamu dan Saeko? Apakah itu akan baik-baik saja? Kalau mau makan malam bersama, kamu bisa saja mengajakku, saya akan mentraktirmu.
Uehara tak mengerti dengan perilaku Natsume dan menyampaikan kalau belakangan NAtsume agak aneh. Uehara malah menebak kalau Natsume menyukai Saeko HAHAHAHHAHAHA. Natsume tentu saja pribadi membantah. Uehara malah berfikir kalau Natsume bohong, lantaran ia pikir Natsume menyukai perempuan lebih bau tanah dan dewasa. NAtsume juga punya perilaku seolah ia tahu semuanya dan selalu membantu orang lain. Ia menghormati sifat Natsume yang selalu melaksanakan sesuatu untuk orang lain, lantaran ia tak bisa melaksanakan hal ibarat itu.
Uehara juga membahas ketika Natsume menyampaikan kalau ia menyukai Nao, ia sempat shock dan merasa terancam. TApi kemudian Uehara sadar kalau pembicaraannya sudah menyimpang, padahal tadi mereka membicarakan Saeko. Uehara kemudian meninggalkan Natsume lantaran ia harus segera ke Labor.

Setelah Uehara pergi, Saeko muncul di belakang Natsume sambil mengejek Natsume, kalau ia gres tahu Natsume menyukainya LOL.
Natsume pribadi berbalik dan terkejut melihat pakaian Saeko yang hari ini sangat berbeda, stylish. Saeko malah menyampaikan kalau ia selalu berpakaian ibarat itu, Natsume saja yang tak pernah memperhatikannya.
Natsume kemudian menyampaikan pada Saeko kalau ia tak bisa mengkhianati Uehara, Uehara berfikir ia ialah laki-laki yang mengagumkan.
Saeko bertanya apakah Natsume yakin dengan hal itu, apakah itu ialah perasaan Natsume yang sebenarnya.
Natsume menyampaikan perasaan yang bergotong-royong tidak ada artinya, yang penting ialah bagaimana cara pandang kita akan sesuatu.

Saeko kemudian pergi ke labor dimana Uehara sudah bersiap. Saeko masuk dan sengaja memamerkan gayanya yang feminin hari ini, tapi Uehara hanya melirik 1 detik dan fokus lagi dengan pekerjaannya. Uehara sama sekali nggak tertarik HAHAAHAHHAAHAHAHA.

Malam itu, Rin, Kayo dan Natsume tiba ke rumah Nao untuk menyulam bersama. Nao memamerkan hasil sulamannya yang sudah selesai dan sangat bangga. Yang lain malah khawatir lantaran Nao menuntaskan 1 dalam 24 jam, padahal masih banyak lagi yang harus mereka lakukan.
Nao tidak peduli dan ia fokus menentukan satu untuk ia kerjakan selanjutnya. Nao melihat milik Daichi dan berfikir ia akan mengerjakannya, tapi ketika Nao akan mengambilnya, Rin tiba-tiba menariknya. Nao terkejut.
Natsume menyampaikan kalau milik Daichi sebaiknya yang mengerjakan ialah Rin. Nao tidak setuju, ia tahu kalau sulaman buatannya tidak bagus dan hanya Daichi satu-satunya yang akan menerimanya, makanya ia ingin menyulam milik Daichi.
Nao mencoba mengambil kain itu dari tangan Rin, tapi Rin menahannya cukup berpengaruh dan mereka berakhir tarik menarik kain cheer flag itu LOL.
Karena nggak ada yang mau menyerahkannya, mereka terus tarik menarik hingga kehilangan keseimbangan dan kain itu jatuh ketika gelas yang berisi teh ikutan jatuh.

Uehara menikmati makan malamnya dengan Saeko dan Saeko mencoba membicarakan mengenai kekerabatan Uehara dan Nao. Mengorek informasi mengenai pertemuan pertama mereka dan bagaimana Uehara jatuh cinta pada Nao.
Uehara awalnya tidak mau membahas itu, tapi saeko tidak membiarkannya makan kalau nggak mau menjelaskannya dan Uehara alhasil tak punya pilihan selain menceritakannya. Saeko shock ketika tahu Uehara dan Nao pernah serumah bahkan sebelum pacaran.

Cheer flag milik Daichi jadi rusak dan Nao benar-benar meminta maaf, ia bahkan berfikr untuk menelpon DAichi, untuk meminta maaf. Tapi tentu saja yang lain melarangnya lantaran ini ialah kejutan.
Rin menyampaikan kalau ia meminta dukungan mereka, tapi ia malah mengacaukannya. Nao menyampaikan Rin tidak salah, justru ia lah yang salah.
Rin alhasil mengaku kalau anggota klub handball yang ia sukai itu ialah Daichi dan menciptakan Nao shock banged, lantaran ia sama sekali tidak menyangka. Natsume dan Kayo cuma bisa mendesah, lantaran mereka sudah tahu.
Rin tahu Daichi menyukai Nao dan Nao menyampaikan kalau itu dulu. Rin menyampaikan tapi itu tetap benar, Daichi menyukai Nao dan masih menyukai Nao, kalau tidak, Daichi tak mungkin mengabaikan gadis bagus sepertinya.
Natsume mengerutkan kening mendengar Rin memuji dirinya sendiri.
Rin menyampaikan ia sudah tetapkan akan menyulam milik Daichi dan mengikat perasaannya dalam sulaman itu, jadi ia bisa berteman dengan Daichi dan melupakan perasaannya.
Nao masih merasa bersalah tapi Rin menyampaikan tidak apa-apa, mereka masih punya banyak waktu dan niscaya bisa menyelesaikannya.

Mendengar Rin, Natsume menyampaikan tampaknya ia juga harus menciptakan deklarasi pertemanan. Natsume mendekati Nao dan menyampaikan kalau ia menyukai seseorang juga, sama ibarat Rin.
Nao gundah kenapa Natsume harus menciptakan deklarasi pertemanan, seharunya Natsume menyatakan perasaannya.
Natsume menyampaikan itu lantaran gadis yang ia sukai menyukai orang lain. Natsume tersenyum. Nao bengong dan malah menduga kalau Natsume menyukai Rin yang menyukai Daichi HAHAHAHAHAAHAHA. Tentu saja keduanya pribadi membantah.
Nao tidak mengerti mengenai deklarasi pertemanan, kenapa Natsume melakukannya padahal ia menyukai gadis itu. Natsume menyampaikan kalau ia baik-baik saja, ia hanya ingin menyampaikan itu pada Nao, lantaran bagaimana Nao menangis setiap kali ada duduk kasus dengan orang yang ia cintai, terlihat tidak bahagia, jadi ia tetapkan untuk tidak terlibat cinta yang tidak bahagia.

Continue Reading

More in Dorama

To Top