Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Itazura Na Kiss The Movie: High School Hen – Part 1

Itakiss Movie

[Sinopsis] Itazura Na Kiss The Movie: High School Hen – Part 1

Itazura na Kiss yaitu salah satu manga terkenal yang banyak di penyesuaian menjadi beberapa versi. Jepang lagi-lagi mengadaptasi manga ini sesudah tahun 1996 dengan Itazura na Kiss dan tahun 2013 dengan Itazura na Kiss Love in Tokyo dan dilanjutkan dengan Itakiss Love in Okinawa dan Itakiss 2.
Karena kepopuleran Itazura na Kiss Love in Tokyo, tampaknya mereka memikirkan untuk mengadaptasi kembali dan kali ini The Movie.
Banyak yang mewaspadai versi movie ini, alasannya yaitu tampaknya semuanya udah pada jatuh cinta dengan Naoki dan Kotoko versi Yuki Furukawa dan Honoka Yahagi. Termasuk aku.
Aku takut saya nggak akan puas dengan adaptasinya, mengingat versi Kiss Me dan bahkan Miss in Kiss menciptakan saya kecewa sesudah menonton beberapa episode.
Tapi ternyata versi The Movie tidak seburuk yang orang katakan.

Banyak yang protes dengan versi movie yang katanya boring ect, tapi sesudah saya menonton dengan sub, versi The Movie asik-asik aja. Bahkan meski saya sudah hafal dengan ceritanya, saya sama sekali nggak bosan selama menonton versi movienya. Aku bahkan hingga ketawa ngakak alasannya yaitu versi movie tidak mengecewakan lucu HAHAHAHAHHA.
Tapi tentu saja, alasannya yaitu durasi movie bahkan nggak hingga 2 jam, jadi terasa ada yang kurang. Tapi untuk sebuah penyesuaian yang pernah dibentuk anime dan drama-nya berkali-kali, movie ini not bad. Aku enjoy menontonnya.
Terutama pemain film Naoki-nya, berdasarkan saya cool dan baiknya udah pas banged. Aku suka. XD
Sato Kanta bulu matanya panjang ya HAHAHHAHAHAA.

Oke, kali ini saya akan menulis sinopsis versi The Movie 🙂
Awalnya saya ingin menciptakan review-nya aja, tapi kayaknya asik juga kalau dibentuk sinopsis hehehhee.
Kebetulan lagi mood aja :))

Sinopsis Itazura na Kiss The Movie: High School Hen Bagian 1

Itakiss Movie dibuka dengan Aihara Kotoko yang berangkat sekolah dengan menggunakan kereta api. Itu yaitu hari besar baginya, alasannya yaitu ia mengikuti Irie Naoki, laki-laki yang ia sukai semenjak tahun pertama sekolah, ia memendam cinta selama 3 tahun, laki-laki paling terkenal dan pandai di sekolahnya, dimana hari ini ia akan menyatakan perasaannya.
Ia mengikuti Naoki yang turun dari kereta yang sama di gerbong yang berbeda dan meyakinkan dirinya, ia akan memperlihatkan surat cinta pada Naoki hari ini.

“Irie Naoki-sama, Aku yaitu Aihara Kotoko, siswi tahun ketiga dari kelas F. Ini sudah 2 tahun semenjak kamu memperlihatkan pidatomu di upacara penerimaan siswa gres yang menciptakan saya mengagumi kepintaran dan penampilanmu. Tapi alasannya yaitu sekolah kita memasukkan siswanya ke kelas berdasarkan tingkatan nilai, saya berada di kelas terendah, kelas F. Aku tidak sanggup masuk ke kelas orang-orang pintar, kelas A, dimana kamu ada disana. Sekarang alasannya yaitu saya berada di tahun ketiga, saya memutuskan untuk menyatakan perasaan padamu dengan seluruh keberanian yang saya miliki. Aku menyukaimu, Irie-kun.”

Kotoko menunggu hingga ke gerbang sekolah. Ia mengambil cermin dan memperbaiki rambutnya. Setelah merasa ia siap, ia karenanya mengambil nafas dalam dan mengambil surat cintaya. Ia mengejar Naoki dan memanggilnya, bangkit di hadapan laki-laki itu dan memintanya mengambil suratnya.
Naoki menatapnya satu detik dan berkata kalau ‘t’-nya kurang satu.
Kotoko bingung, t? Kemudian Kotoko berfikir maksud Naoki yaitu ‘tea’ alias teh dan ia pribadi mengambil teh botol dari tas-nya. Dan kembali memperlihatkan suratnya beserta teh.
Naoki menatapnya dan berkata kalau ia benci gadis bodoh. Kotoko mematung.

Ia galau dan menatap kembali suratnya, ia tak menyadari yang salah yaitu goresan pena di suratnya, ia menulis ‘letter’ dengan ‘leter’.
Masih bingung, ia menatap Naoki yang meninggalkannya dan gres menyadari kalau para siswa sudah berkumpul disana dan menertawainya.
Kotoko menyadari itu dan berteriak, ia segera lari ke dalam gedung.

Gosip tersebar dengan cepat, tentu saja, Kotoko dari kelas F menyatakan perasaan pada Naoki kelas A digerbang sekolah dan pribadi di tolak.
Banyak yang menatap Kotoko yang berjalan ke kelasnya, mereka menertawainya. Kotoko benar-benar malu.

Saat masuk ke kelasnya, dua sahabatnya Jinko dan Satomi juga sudah mendengar hal itu, mereka tak percaya Kotoko berani menyatakan perasaannya pada Naoki dengan kemungkinan yang sangat kecil. Meski begitu Kotoko berharap siapa tahu saja ia diterima.
Mereka meminta Kotoko menghitung dengan jari jarak kelas A ke F dan Kotoko melakukannya. F ada di tangan berbeda yang artinya kelompok berbeda yang jauh dari kelas A, Kotoko harusnya menyadari hal itu tidak akan mungkin.
Karena Naoki yaitu siswa terkenal di sekolah mereka, paing pandai dengan IQ 200.

Kinnosuke, sahabat sekelas Kotoko dan menyukai Kotoko juga mendengar mengenai kabar itu. Tentu saja ia pribadi menemui Kotoko dan mengusir Satomi dari kursinya dengan bokongnya HAHAHHAHHAHA.
Ia tak percaya Kotoko menyatakan perasaan pada NAoki padahal Kotoko sudah punya dirinya. Kotoko sih menyampaikan ia kan bukan perempuan Kinchan atau sejenisnya dan Kin Chan menyampaikan Kotoko cuek banged, padahal mereka sudah menghabiskan 3 tahun di kelas yang sama.
Tapi Kin Chan lebih murka lagi pada Irie Naoki yang mempermalukan Kotoko di depan publik.

Guru kemudian masuk dan seluruh siswa tenang.
Kotoko masih tidak bersemangat alasannya yaitu ditolak. Ia menatap suratnya dan mengingat kenangannya akan Naoki selama 3 tahun belakangan ini.
Ia jatuh cinta pada Naoki ketika Naoki membacakan pidato murid gres di hari pertama mereka masuk sekolah, semenjak itu ia selalu belakang layar menatap Naoki, ia pergi ke perpustakaan untuk melihat Naoki, alasannya yaitu Naoki biasa nongkrong disana. Ia bahkan menandai catatannya, hari dimana ia melihat Naoki, ia akan memberi tanda hati di catatannya. Kotoko sangat duka alasannya yaitu cintanya berakhir dengan cepat, bahkan sebelum orang itu membaca surat cintanya.

Saat jam makan siang, Kotoko, Jinko dan Satomi makan bareng. Kin Chan dan geng-nya tiba menemui Kotoko. Hari itu yaitu hari pindahan rumah Kotoko dan Kin Chan ingin tiba membantu. Meski Kotoko menyampaikan mereka sudah menyewa orang untuk memindahkan barang, tapi Kin Chan tetap ingin datang, paling tidak pesta perayaan kepindahan. Jinko dan Satomi juga setuju.
akhirya mau tak mau Kotoko membiarkan mereka datang.
Jinko dan Satomi sangat menyukai Kin Chan yang perhatian pada Kotoko, mereka berdua mendukung Kin Chan yang tampaknya sanggup menciptakan Kotoko senang alasannya yaitu Kin Chan sangat baik. Meski begitu hati Kotoko hanya untuk Naoki.
Satomi menyampaikan kalau Kotoko cukup berani bagaimana sanggup beliau memperlihatkan surat tiba-tiba pada orang yang bahkan sama sekali belum pernah bicara dengannya, tentu saja itu ajaib dan masuk akal kalau ditolak.
Tapi Kotoko menyampaikan ia sudah pernah bicara pada Naoki sebelumnya.

Ingatan Kotoko kembali ketika ia, Jinko dan Satomi membahas nilai ujian mereka. Mereka menerima nilai yang rendah tapi mereka tak terlalu mempermasalahkan itu. Seperti kata Jinko tak duduk masalah nilai bahasa inggrisnya rendah toh nanti beliau menikah dengan orang jepang, ngapain berguru bahasa inggris HAHAHHAHA.
Pada karenanya mereka bertiga ingin melupakan perihal hasil tes dan bersorak dengan tangan ke atas. Saat itu angin bertiup dan kertas ujian Kotoko beterbangan.
Kotoko memungut satu per satu kertasnya dan kertas matematika hilang. Ternyata agak jauh di depannya dan ketika ia akan mengambilnya, ada orang lain yang mengambilnya duluan, Irie Naoki.
KOtoko tentu saja terkejut. Ia mengambil kertasnya dan berterima kasih. Kertas ujian matematika dengan nilai 27 LOL.
Dan itu percakapan yang dikatakan Kotoko. Kotoko senangnya bukan main ketika itu sementara Naoki yang berjalan pergi berkata kalau gadis itu benar-benar kurang pandai HAHAHHAHAHA.

Sepulang sekolah, Kotoko sudah baik-baik saja, ia nggak terlalu galau lagi alasannya yaitu ia orang yang positif. Kin Chan dkk sudah menunggunya. Mereka semua akan pergi ke rumah gres Kotoko. Mereka terkejut alasannya yaitu rumah gres Kotoko sangat besar.
Kotoko menyampaikan padahal ia ingin rumah kecil yang simple tapi alasannya yaitu itu rumah pemberian sahabat ayah Kotoko, dan dijual dengan harga tidak mengecewakan murah, jadi mereka memutuskan mengambilnya.

Jinko, Satomi, Kotoko, Kin Chan dkk masuk ke rumah dan disambut oleh ayah Kotoko (Detektif Mori HAHAHHAHAH).
Mereka pesta di rumah Kotoko, makan-makan.
Hari itu petugas pemasang gas akan tiba ke rumah Kotoko dan ayah menyampaikan nanti akan cukup berisik.
Petugas karenanya tiba dan mulai mengebor untuk memasang gas. Tapi di dalam rumah Kotoko terasa aneh. Kenapa rasanya rumah Kotoko bergetar. Mereka berfikir itu gempa, tapi rasanya berbeda dari gempa.
Tiba-tiba getaran semakin berpengaruh dan rumah goyang. Semuanya panik dan berlari ke luar rumah. Ayah tak lupa mengambil foto di altar istrinya dan mereka lari keluar.

Para petugas pemasang gas tidak mengetahui hal itu dan terus mengebor, ayah menyuruh mereka berhenti alasannya yaitu rumahnya jadi goyang.
Tentu saja mereka tak percaya LOL. Tapi tiba-tiba salah satu penyangga rumah patah dan dalam sekejap rumah Kotoko roboh. Semuanya panik dan berlari. Mereka menatap rumah roboh dihadapan mereka.

Tentu saja hal itu pribadi masuk breaking news hari itu.
Keesokan harinya Kotoko berangkat ke sekolah dengan tidak bersemangat. Di kereta bahkan isu mengenai rumahnya masih disiarkan dan ia aib alasannya yaitu orang menatapnya.
Jinko dan Satomi menyapa KOtoko pagi itu, mereka menyampaikan Kotoko menjadi pembicaraan dimana-mana. Kotoko cemberut dan berkata kalau ada lubang rasanya ia ingin masuk ke dalam.
Dan tiba-tiba pembicaraan mereka berhenti alasannya yaitu melihat KIn Chan sudah bangkit di gerbang gedung sekolah dengan toa dan papan pengumuman untuk bantuan membantu keluarga Kotoko yang kemalangan.
Kotoko tentu saja panik dan segera menemuinya.

Ia meminta Kin Chan berhenti alasannya yaitu ia malu. Tapi tentu saja Kin Chan merasa ia tak bersalah alasannya yaitu ia melakukannya demi Kotoko.
Tiba-tiba Naoki tiba dan menyuruh mereka minggir. Kotoko terkejut. Kin Chan kesal melihat Naoki dan menyalahkan semuanya gara-gara Naoki, alasannya yaitu Naoki menolak KOtoko kemarin.
Naoki kesal, memangnya salahku pilar rumahnya roboh?
Kin Chan membenarkan, semuanya alasannya yaitu Naoki menciptakan Kotoko tampak bodoh.
Naoki kesal dan mengeluarkan uang untuk menyumbang, tapi tentu saja KOtoko menolak dan menepis tangan Naoki. Kotoko kesal pada Naoki dan menyampaikan ia tak akan mendapatkan dukungan apapun dari Naoki. Ia bahkan lebih baik mati dari pada mendapatkan dukungan Naoki.
NAoki tertawa mendengar itu dan meninggalkan mereka. Kotoko kesal kenapa Naoki tertawa dan berfikir niscaya alasannya yaitu Naoki menganggap mereka bodoh.

Naoki meninggalkan mereka. Kotoko berteriak pada Naoki, don’t make fun of me just because I’m stupid!!!
Kotoko kesal dan berniat memperlihatkan sisi tidak bodohnya pada Naoki. Ia berapi-api menyampaikan kalau ia akan membuktikannya tahun ini dengan berada di peringkat 100 besar ujian berikutnya.
Kin Chan meminta KOtoko tenang, bagaimana sanggup Kotoko dari kelas F masuk ke Top 100 alasannya yaitu belum ada sejarahnya siswa kelas F yang masuk ke Top 100 di ujian. KOtoko menyampaikan kalau ia yang akan menciptakan sejarah itu.

Sementara itu Naoki dalam perjalanannya belakang layar melirik ke arah Kotoko.
Ada orang asing yang memotret dari jauh juga.
Dan Kotoko sendiri ketika pelajaran fisika di kelas mencoba konsentrasi tapi ia tak mengerti sedikitpun. HAHAHHAHA.

Malam harinya, Kotoko dan ayahnya akan pergi ke rumah sahabat ayahnya untuk tinggal sementara disana.
Kotoko masih kesal alasannya yaitu ayahnya muncul di TV dan itu membuatnya shock besar di sekolah alasannya yaitu orang-orang membicarakannya.
Tapi ayah menyampaikan berkat itulah Iri-chan menghubunginya. Ayah menyampaikan Iri-chan yaitu sahabat masa kecilnya, mereka sekelas hingga Sekolah Menengah Pertama dan Iri-chan bahkan masuk universitas Tokyo dan kini CEO di perusahaan miliknya sendiri. Mereka akan tinggal di rumah keluarga Iri-chan untuk sementara.
Ayah menyampaikan kalau ia mendengar putera sulung Iri-chan seumuran dengan Kotoko. Ayah ingin menyampaikan kalau KOtoko satu sekolah dengan putera Iri-chan tapi mereka keburu hingga di rumah Iri-chan.

Rumah Iri-chan sangat luas dan bahkan ada bak renangnya. Saat Kotoko akan menekan bel, Kotoko shock alasannya yaitu disitu tertulis ‘Irie’, ia sudah mulai berfikir yang aneh-aneh, jangan-jangan itu rumah Naoki, tapi tak mungkin ada kebetulan ibarat itu.
Iri-chan kemudian keluar menyambut KOtoko dan ayahnya. Ayah dan Iri-chan sangat senang bertemu sesudah sekian lama. Kotoko menatap Iri-chan yang gemuk dan yakin kalau Naoki dan Iri-chan tidak ibarat dan tak mungkin itu rumah Naoki.
Ibu kemudian keluar menyambut mereka dan menyuruh mereka masuk.

Kotoko dan ayahnya masuk, ibu memanggil anak-anaknya untuk menyapa.
Dan betapa shocknya KOtoko ketika melihat kekhawtairannya menjadi benar, rumah itu yaitu rumah Irie Naoki. Tentu saja KOtoko pribadi teriak dan menjatuhkan sendalnya ketika melihat Naoki.
Ayah bertanya ada apa dengan Kotoko, apakah mereka saling mengenal. Naoki menyampaikan mereka satu sekolah meski kelas mereka berjauhan, tapi belakangan mereka terlibat sesuatu dan saling mengenal.
Ibu kemudian tiba membawa foto-foto hasil jepretannya menyampaikan kalau Naoki dan Kotoko kelihatan erat di sekolah. Ibu sangat excited HAHHAHAHAH.
Kotoko bahkan tak tahu kapan ibu mengambil fotonya.

Mereka kemudian duduk di ruang tamu, makan-makan sambil mengobrol. Iria Yuki, adik NAoki tiba dan ibu memintanya menyapa Kotoko.
Naoki tiba dan meminta Kotoko membantu pekerjaan rumahnya mengenai Kanji. Karena Yuki masih anak SD, jadi kanji yang dipelajari masih kanji gampang dan Kotoko yakin sanggup menjawabnya. Tapi otak KOtoko nggak nyampe HAHHAAHAHA. Ia bahkan salah arah membaca kanjinya dan artinya juga salah. Yuki kesal sekali alasannya yaitu one-san ini bodoh, ia tak suka pada KOtoko. Kotoko shock. Naoki tertawa melihat mereka.
Ibu memarahi Yuki alasannya yaitu tak sopan dan menyuruhnya minta maaf. Yuki menolak dan kembali ke kamarnya.

Ibu kemudian membawa Kotoko untuk melihat kamarnya dan mereka masuk ke sebuah kamar yang serba pink. Kotoko sangat menyukai kamar itu dan ibu sangat bahagia. Ia bahwasanya selalu ingin punya anak perempuan dan impiannya yaitu mendekorasi kamar ibarat ini. Karenanya ia sangat bahagia. Ia bersemangat memperlihatkan baju-baju yang ia beli untuk Kotoko, KOtoko sanggup memakainya sepuasnya.
Naoki dan Yuki masuk ke dalam kamar dan Naoki berkata kalau ini dulu kamarnya Yuki. Ibu kesal alasannya yaitu Naoki mulai lagi. Ia meminta Kotoko jangan memasukkan ke dalam hati omongan Naoki dan Yuki dan anggap rumah mereka ibarat rumah sendiri. Kotoko mengerti.
Ibu menyuruh Yuki keluar dan meminta NAoki membantu Kotoko menyusun barangnya.
Kotoko tak mau ditinggalkan berdua saja dengan NAoki tapi terlambat sudah.

Kotoko dan Naoki berdua saja di kamar. Naoki mulai mendekati barang Kotoko dan Kotoko menyampaikan ia sanggup sendiri.
Naok mengerti, lagi pula di sekoah tadi Kotoko menyampaikan tak membutuhkan bantuannya lagi.
Naoki kemudian akan keluar dan berkata baginya, tak ada bedanya Kotoko ada di rumah ini atau tidak, ia mengingatkan Kotoko jangan mengganggunya.
Naoki keluar drai kamar dan Yuki menatapnya dengan kesal, memanggilnya bodoh.
Kotoko tak sanggup menjawab. Ia shock dan terduduk, ia tak percaya ia berakhir di kawasan ibarat ini. Ia tak mengerti kenapa ada kebetulan ibarat ini.

Saat Kotoko masih galau, ibu tiba ke kamarnya membawa cemilan dan teh. Ibu ingin mengobrol dengan Kotoko alasannya yaitu dua ayah asik mengobrol di bawah.
IBu terkejut melihat Kotoko yang tak bersemangat dan bertanya apakah terjadi sesuatu. Kotoko menyampaikan itu alasannya yaitu ia cuma lelah. Ibu mengerti dan berkata kalau Naoki menyampaikan sesuatu yang kejam, jangan masukkan ke dalam hati. Karena Naoki mulutnya memang begitu. Ibu juga duka alasannya yaitu dulu Naoki yaitu anak yang lucu, menjelma ibarat itu.
Ibu kemudian bersemangat dan kembali ke kamarnya mengambil album foto dan membawanya ke kamar Kotoko. Ibu menyampaikan ini rahasianya yang bahkan Yuki sendiri tidak tahu alasannya yaitu Naoki melarang memberitahu siapapun, tapi ibu mmebuat pengecualian untuk Kotoko.
Ibu memperlihatkan album masa kecil Naoki, yang ternyata didandani ibarat anak gadis. Ibu dulu sangat menginginkan anak perempuan dan bahkan sudah membelikan banyak sekali mainan dan dress. Ia shock ketika Naoki lahir dan memutuskan mendandani Naoki sebagai anak perempuan alasannya yaitu sayang sekali ia susah membeli banyak baju dan hiasan untuk anak perempuan.
Kotoko dan ibu sangat bersemangat melihat album foto NAoki.

Keesokan harinya ketika sarapan, suasana menyenangkan. Yuki galau kenapa onee-san di hadapannya semenjak tadi ketawa sendiri. LOL.
Para ayah dan ibu mengobrol sangat asik, ibu bahkan menyampaikan ia tak keberatan kalau Kotoko menikah ke keluarga mereka LOL.
Ayah pribadi menolak secara halus alasannya yaitu puterinya masih Sekolah Menengan Atas HAHAAHA.
Naoki tak peduli dengan percakapan itu, ia menuntaskan sarapannya dan segera berangkat. Ibu menyuruh KOtoko berangkat bersama Naoki alasannya yaitu KOtoko belum hafal jalan ke sekolah.
Yuki yang merupakan Onii-chan lover ingin ikut bersama kakaknya tapi ibu tentu saja melarangnya, ia ingin Naoki dan Kotoko berdua saja.

Kotoko bersemangat berangkat bersama Naoki ke sekolah, ia bahkan membayangkan ia akan bergandengan tangan dengan Naoki LOL.
Ia mengejar Naoki dan berjalan disampingnya. IA menatap Naoki dengan senyuman dan Naoki terus berjalan sambil meminta Kotoko jangan berjalan disampingnya dengan wajah ibarat itu.
Kotoko terkejut dan menghentikan langkahnya.
Naoki menatap Kotoko dan memintanya mengingat jalan ke sekolah. Dan ia punya 3 syarat yang harus dipatuhi Kotoko, Jangan menyampaikan pada siapapun mereka tinggal serumah, Jangan bicara padanya di sekolah dan berjalan dengan jarak 3 meter di belakangnya alias jangan dekat-dekat dengannya.
Kotoko kesal dengan syarat ketiga, Naoki tak perlu menyampaikan itu padanya. NAoki menyampaikan ia tak mau terlibat rumor ajaib dengan Kotoko. Dan ia benci gadis bodoh.

Kotoko benar-benar kesal mendengarnya, ia yakin ia akan membalas Naoki suatu hari nanti.

Kotoko ada di kelas, mengobrol dengan teman-temannya. Kin Chan mengajaknya hang out sepulang sekolah tapi Kotoko menyampaikan ia harus berguru untuk ujian, jadi ia tak bisa.
Jinko dan Satomi terkejut dan bertanya jadi benar Kotoko akan menciptakan sejarah di Tonan High School ini, dan Kotoko membenarkan, ia serius dengan hal ini.
Tiba-tiba seisi kelas terkejut alasannya yaitu Irie Naoki tiba ke kelas mencari Kotoko, meminta KOtoko keluar membawa tasnya.
KIn Chan tentu saja shock kenapa Naoki hingga mencari KOtoko. Kotoko sendiri tak mengerti tapi ia menuruti Naoki.

Keduanya bicara di sudut gedung sementara dari jauh, KIn Chan, Jinko, Satomi dkk mengintip, meski mereka tak sanggup mendengarkan percakapan Naoki dan Kotoko.
Ternyata bento Naoki dan Kotoko tertukar, ibu sengaja melakukannya, meski Naoki pikir itu sebuah ketidaksengajaan.
Kotoko menyampaikan Naoki memintanya jangan bicara di sekolah, tapi Naoki sendiri yang melanggar hal itu. Naoki tak punya pilihan lain, tentu saja, hal ibarat ini mungkin akan sering terjadi alasannya yaitu mereka satu sekolah, contohnya ibu menciptakan kesalahan lainnya.
Kotoko mulai mengejek Naoki, ah benar juga, kamu juga mungkin tidak sengaja mengenakan akan rok ke sekolah.
Naoki bingung.

Kotoko mengeluarkan foto masa kecil Naoki dari sakunya dan NAoki pribadi terbelalak melihat itu.
Naoki terkejut dari mana Kotoko mendapatkannya. KOtoko menyampaikan kalau ibu Naoki memperlihatkan itu padanya. KOtoko senang alasannya yaitu ternyata jenius punya kelemahan juga.
Naoki meminta KOtoko mengembalikan foto itu, tapi tentu saja tak semudah itu, Kotoko menyembunyikan di saku dalam jasnya dan Naoki tak sanggup merebutnya.
Kotoko menggunakan kesempatan itu untuk meminta Naoki mengajarinya berguru dan menjadikannya masuk ke top 100 ketika ujian nanti. Ia akan mengembalikannya kalau Naoki mengajarinya.
Tapi Naoki menolak, ia hanya buang-buang waktu mengajari gadis kurang pandai ibarat Kotoko.
Kotoko mengancam akan menyebar foto itu dan Naoki tak punya pilihan lain lagi. Akhirnya ia oke tapi dengan syarat ia akan serius mengajari Kotoko dan Kotoko jangan mengeluh, mereka akan berguru sepanjang malam mulai malam ini.
Kotoko takut mendengarnya alasannya yaitu Naoki menyampaikan ‘spartan training’ LOL.

Setelah Naoki pergi, Kotoko merasa menang, ia berjalan dengan bahagia. Teman-temannya keluar dari persembunyian dan bertanya apa yang terjadi.
Kotoko menyampaikan bukan apa-apa dan ia bersemangat untuk memulai belajarnya.

Kotoko tiba di rumah dan ibu menyambutnya,bertanya apakah terjadi sesuatu dengan NAoki dan Kotoko hari ini. Kotoko bingung. Ibu bertanya lagi apakah mereka tidak makan bento bersama-sama.
Kotoko menyampaikan tidak. Ibu kecewa alasannya yaitu ia menukar bento itu biar keduanya bertemu dan makan bersama. Ibu menasehati KOtoko, alasannya yaitu sifat Naoki yang ibarat itu, Kotoko harus lebih bergairah padanya HAHHAHAHAHA.
Naoki kembali ke rumah dan mendengar percakapan mereka. Ia kesa alasannya yaitu ibu salah memperlihatkan bekal hari ini. KOtoko membela ibu menyampaikan insan niscaya pernah berbuat kesalahan.
Ibu sendiri menyampaikan kalau ia sangat berharap Naoki dan Kotoko segera menciptakan kesalahan.
Kotoko bingung, otaknya nggak nyampe, sementara ibu meninggalkan mereka dengan senyuman HAHAHAHA.

Kotoko menuntaskan makan malamnya dengan cepat dan ayah Naoki menyampaikan Kotoko makannya sangat sedikit.
Kotoko menyampaikan ia harus berguru mulai malam ini untuk persiapan tes seminggu lagi. Ayah Kotoko shock alasannya yaitu puterinya mulai belajar. Ibu menyampaikan ia akan memasakkan cemilan untuk Kotoko nanti.
Naoki menyampaikan pada ibu untuk menciptakan dua porsi, satu untuknya. Ibu terkejut dan bertanya apa Naoki akan mengajari Kotoko. Ibu sangat senang anaknya NAoki karenanya mau belajar.
Yuki iri, beliau juga ingin diajari kakaknya, tapi Yuki menyampaikan Yuki sudah menjadi siswa TOP di sekolahnya jadi tak perlu diajari. Yuki menatap KOtoko dengan murka HAHAHAHAAHHAH. Yuki dendam alasannya yaitu perhatian abang yang ia sayangi teralihkan pada kOtoko XD

Naoki dan Kotoko berguru di kamar Kotoko. Tapi KOtoko benar-benar tidak mengerti dan ia bahkan tak tahu bab mana beliau yang nggak mengerti. Naoki kesal dan berkata ia ingin tahu apa sih yang ada di kepala Kotoko, KOtoko tidak serius dan bodoh, ngapain ke sekolah.
Kotoko menjawab, bukannya alasannya yaitu saya kurang pandai makanya saya ke sekolah?
Naoki terdiam, bener juga, beliau nggak sanggup menjawab HHAAHHAHAHHA.
Kotoko mengalihkan pembicaraan dan bertanya biasanya bagaimana NAoki belajar. Naoki menyampaikan ia tak pernah belajar. Ia pribadi sanggup ingat dengan sekali melihat. Kotoko kagum alasannya yaitu Naoki benar-benar jenius.

Karena KOtoko nggak ngert-ngerti, karenanya Naoki ingin mengkonfirmasi sejauh mana pengetahuan Kotoko dan bertanya berapa nilai pi.
KOtoko tidak sebodoh itu dan menjawab 3.14, white day! (White day itu 14 Maret) LOL.
Naoki kesal sekali dan meminta KOtoko serius. Kotoko mengerti. Dan mereka mulai berguru lagi tapi ibu masuk membawa cemilan dan memotret mereka. Ibu merasa mereka berdua sangat cocok dan berharap mereka segera menikah. Kotoko malu-malu.
Naoki kesal dan menyampaikan ibu menganggu. Ibu minta maaf alasannya yaitu mengganggu percakapan mereka, dan ibu meninggalkan cemilan disana sebelum menutup pintu.
Naoki dan Kotoko kemudian melanjutkan belajar. Naoki mengajari Kotoko dengan baik hingga KOtoko mengerti. Ia bahkan menyebarkan soal-soal yang mungkin akan keluar ketika ujian nanti, jadi Kotoko tak perlu berguru seluruh materi, hanya bahan penting.

Dan begitulah, 5 hari sebelum ujian, Kotoko terus berguru dan belajar. Di kelas ia berguru dengan serius, bahkan di perpustakaan juga.
Naoki belakang layar melihat Kotoko yang berguru di perpustakaan. uhmmmm.

Bersambung ke Part 2

Continue Reading

More in Itakiss Movie

To Top