Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Itazura Na Kiss The Movie: High School Hen Part 3 Final

Itakiss Movie

[Sinopsis] Itazura Na Kiss The Movie: High School Hen Part 3 Final


—————————————————————————————————

Sinopsis Itazura na Kiss The Movie: High School Hen Part 3 FINAL

Naoki berangkat ke daerah ujian dengan kereta api, ia bersama Watanabe.
Suasana ujian besar terasa banged, mereka berdua membisu saja di kereta api yang sesak. Begitu hingga di stasiun, Saat ingin keluar, tas Naoki nyangkut di pintu kereta api. Ternyata yang nyangkut ialah jimat santunan KOtoko HAHAHHAHAH.
Seberapa keras Naoki dan Watanabe menariknya, jimatnya nggak mau lepas dan tetap tersangkut disana.
Karena keretanya akan berangkat, karenanya Naoki menyuruh Watanabe keluar dari kereta dan duluan ke daerah ujian. Tapi Watanabe khawatir. Naoki menyampaikan ia akan berusaha tiba sempurna waktu.
Watanabe merasa tak enak, tapi karenanya ia keluar juga dan berteriak pada Naoki biar jangan terlambat.

Naoki untuk pertama kalinya merasa was-was. Kereta berangkat ke stasiun berikutnya. Ia menatap jam tangannya, tampaknya ia masih ada waktu, biar tidak terlambat ujian, alasannya di stasiun berikutnya, tampaknya pintu yang terbuka ialah pintu belahan dimana jimat itu nyangkut.
Dan Naoki tiba ke daerah ujian sempurna dikala bel masuk berbunyi. Watanabe menunggunya di tangga. Naoki tiba sambil berlari dan mereka segera menaiki tangga menuju daerah ujian.
Watanabe menyampaikan kekuatan jimat itu mengerikan dan menyarankan Naoki untuk melepasnya. Sesampai diujung tangga, Naoki memang berniat melepaskannya. Tapi ternyata jimatnya lepas sendiri dan jatuh ke tanah.
Saat ia akan mengambilnya, ada seseorang yang tidak memperhatiakn Naoki dan menabrak Naoki. Naoki terlempar jatuh ke bawah tangga OMG.
Watanabe shock melihatnya. Naoki terluka.

Ujian di mulai. Watanabe khawatir.
Naoki masuk 20 menit sebelum ujian selesai, tampaknya kakinya luka cukup parah alasannya beliau mengenakan alat bantu berjalan.
Pengawas ujian membantu Naoki duduk di bangkunya dan Naoki diminta mengeluarkan kartu ujian.
Naoki mengeluarkannya dan ternyata KOtoko sudah menggambar di kartu itu HAHAHAHAHHA, Naoki aib banged.
Setelah pikirannya tenang, ia menghela nafas dan bersiap mengerjakan soal ujiannya. Tapi dikala mulai mengerjakan, pensilnya patah HAHHAHHAHAHA.
Ia membuka kotak pensilnya dan semuanya patah. Naoki benar-benar sial hari itu. Ia pusing.
Seseorang yang ada disampingnya memperhatikan Naoki dan menyampaikan pensilnya pada Naoki.
Naoki berterima kasih. Oke, tampaknya gadis itu ialah Matsumoto, tentangan Kotoko nanti.
Naoki, menghela nafas lagi dan bersiap mengerjakansoal ujiannya. Tapi problem lain datang. Tulisan tiba-tiba menjadi double. Naoki mengantuk berat, imbas obat flu yang diberikan Kotoko. HAHAHAHAA.
Naok benar-benar sakit kepala dibentuk Kotoko.
Naoki bahkan ketiduran, untung Watanabe membangunkannya, waktu tinggal 10 menit lagi dan Naoki belum mengerjakan separuh soal.

Anggota keluarga sangat cemas di rumah. Mereka menunggu kepulangan Naoki.
Saat terdengar bunyi pintu terbuka, semuanya lari ke pintu dan membelalakkan mata satu per satu. Mereka bertanya apa yang terjadi pada Naoki alasannya Naoki tiba dengan kaki pincang.
Kotoko terkejut alasannya jimatnya tidak berfungsi. Naoki kesal menyampaikan jimat Kotoko sangat efektif HAHAHAHAHAHAHA.
Naoki menolak menyampaikan keterangan lebih lanjut alasannya ia mau tidur, hari ini sangat panjang dan melelahkan baginya.

Keesokan harinya, anggota keluarga berkumpul di ruang tamu, mereka akan mengecek jawaban ujian Naoki.
Kotoko yang bertugas melaksanakan pengecekan. Semuanya was was dan khawatir, termasuk Naoki.
Kotoko mengusut satu per satu dan ternyata jawaban Naoki benar semuanya. Seluruh anggota keluarga sangat senang dan mereka akan mengadakan pesta atas keberhasilan Naoki.
Kotoko memuji Naoki yang sangat jenius, hanya punya waktu 20 menit dan jawabannya benar semua.
Naoki membisu saja, ia berjalan menjauhi mereka semuanya dan berfikir kalau mungkin ia benar-benar jenius, HAHAHAHAHAHAHAHAAHHA.
Aku suka banged belahan ini XD XD XD

Di sekolah, Kotoko menemui Watanabe. Kotoko memuji Naoki yang sanggup menuntaskan seluruh soal dengan waktu 20 menit dan menjawab dengan benar semuanya. Kotoko terus bicara dan Watanabe tampak takut dekat-dekat dengan Kotoko HAHAHHAHHA.
Watanabe menyampaikan itu semua alasannya jimat itu, Naoki hanya punya waktu 20 menit menuntaskan soal ujiannya.
Kotoko tidak mengerti maksud Watanabe.

Di rumah, Kotoko meminta maaf pada Naoki sesudah mendengarkan semuanya dari Watanabe. Kotoko menyampaikan ia tak tahu kalau itu kesalahnnya semuanya yang terjadi pada NAoki di hari ujian.
Naoki membenarkan. Kotoko menyampaikan dirinya benar-benar the worst woman in the world. Naoki juga tidak membantah hal itu. Kotoko tampak sedih.
Naoki menyampaikan tapi setidaknya itu terasa cukup menyenangkan. Karena itu pertama kali dalam hidupnya ia mencicipi nervous yang amat sangat. Ia menyampaikan kalau Kotoko satu-satunya perempuan yang membuatnya mengalami pengalaman yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
Meski tak mengerti, Kotoko cuma mengangguk.

Hari dimana Naoki akan mengikuti ujian masuk Universitas Tokyo tiba. Ibu bertanya apakah Naoki membawa jimat Kotoko dan Naoki bertanya apa ibu ingin beliau gagal ujian HAHAHAHHAHA.
Kotoko khawatir akan terjadi problem lagi, jadi beliau menyampaikan diri untuk mengantar Naoki dengan selamat hingga ke gerbang Universitas.
Naoki sih tolong-menolong merasa tidak perlu, tapi alasannya keluarga khawatir karenanya ia sepakat asalkan KOtoko hanya mengikuti di belakang dan jangan mengganggunya.
Kotoko mengikuti Naoki hingga ke depan universitas. Naoki menyampaikan kenapa setiap beliau bersama Kotoko tidak ada hal yang berjalan lancar HAHAHHAHA.
Kotoko menyampaikan ia yang memegang jimat itu, jadi Naoki tidak perlu khawatir, alasannya smeua bencana akan tiba padanya.
Naoki menyuruhnya pulang alasannya ia sudah tiba dengan selamat.
Kotoko mengerti dan menyemangati Naoki. Naoki meninggalkannya.

Saat akan pulang, Kotoko menyadari jimatnya hilang. Ia mencari-cari dimana kira-kira jimatnya jatuh.
Ia kemudian melihat jimatnya terjatuh di jalan dan segera mengambilnya. Tiba-tiba sebuah kendaraan beroda empat melaju dan menabrak KOtoko.
Naoki sanggup mendengar bunyi ukiran itu alasannya ia belum jauh dari sana. Perasaannya tak enak.
Kotoko tergeletak di jalanan. Naoki panik dan berlari kesana, ia segera menggendong Kotoko, membawanya ke rumah sakit terdekat.
Dalam hatinya, Kotoko menyampaikan ia mendengarkan detak jantung Naoki yang cepat.

KOtoko terbangun di rumah sakit.
Ada ibu, para ayah dan Yuki disana.
Semuanya sangat khawatir pada KOtoko.
Kotoko mencoba mengingat apa yang tolong-menolong terjadi. Ayah bersyukur alasannya Kotoko baik-baik saja.
Kotoko meminta maaf alasannya sudah menciptakan mereka khawatir.
Naoki tiba-tiba masuk dan menciptakan semuanya kaget, alasannya berfikir Naoki sedang melaksanakan ujian di Universitas Tokyo.
Naoki menyampaikan ia tidak pergi, ia tadi kebawah menanyakan keadaan Kotoko.
Ayah Naoki tentu saja terkejut mendengarnya alasannya ia sangat mengharapkan Naoki masuk ke Universitas yang sama dengannya. Ia memarahi Naoki.
Ayah Kotoko merasa bersalah dan berlutut di hadapan ayah Naoki, alasannya ini semua salah puterinya.
Ayah Naoki tak tega melihat temannya menyerupai itu dan memintanya berdiri. Ia mengerti kenapa Naoki melakukannya, alasannya nyawa KOtoko lebih penting daripada ujian.
Kotoko merasa bersalah. Ibu malah senang alasannya itu artinya Naoki akan masuk ke Universitas Tonan, satu Universitas dengan KOtoko.

Malam harinya, Kotoko yang merasa sudah menghancurkan masa depan Naoki, tetapkan meninggalkan rumah. Ia mneulis surat dan meletakkan di atas meja makan.
Naoki mendengar bunyi pintu dibuka, ia tahu apa yang terjadi dan melihat ke luar. Ia melihat Kotoko dengan kopernya bersiap pergi. Naoki membuka pintu. Kotoko melihatnya.
Naoki bertanya apakah beliau akan meninggalkan rumah. KOtoko meminta Naoki jangan menghentikannya. NAoki menyampaikan ia tidak akan HAHAHHAHHHAHA.
Naoki bertanya, apa kamu meninggalkan rumah alasannya kamu tidak mengikuti ujian masuk Universitas Tokyo?
Kotoko menyampaikan kalau ia pembawa sial bagi Naoki.

Naoki menyampaikan kalau sesudah ia mengantar Kotoko ke rumah sakit, ia masih punya banyak waktu kalau ia ingin mengikuti ujian. Kotoko terkejut, ia bertanya kenapa Naoki tidak pergi.
Naoki menyampaikan alasannya ia bahkan tidak tahu apa alasannya mendaftar ke universitas itu. Dan juga belakangan ia merasa menyenangkan bersama Kotoko dikala ia merasa nervous alasannya ulah KOtoko. Karena itu ia merasa bukan inspirasi yang jelek kalau ia masuk ke Universitas Tonan. (Karena mereka sekolah di Sekolah Menengan Atas Tonan, jadi mereka sanggup masuk ke Universitas Tonan tanpa tes).
Kotoko tentu saja terkejut, ia mendekati Naoki dan bertanya lagi untuk meyakinkan, Apakah itu artinya alasannya saya ada disana jadi kamu tetapkan masuk ke Tonan, universitas yang sama denganku?
Naoki membantah HAHAHHAHA. Naoki menyampaikan ia sudah menyampaikan apa yang ingin ia katakan, jadi Kotoko silakan pergi.

Tentu saja Kotoko menolak. Ia menahan Naoki yang akan menutup pintu. Kotoko menyampaikan ia tak akan menimbulkan problem lagi, jadi ia berharap Naoki membiarkannya tinggal disisinya untuk beberapa dikala lagi.
Naoki menyampaikan tak ada ceritanya Kotoko tidak akan menciptakan problem untuknya HAHAHAHHAHA.
Kotoko tersenyum dan berjanji akan menciptakan hidup Naoki lebih menyenangkan mulai dari sekarang.
Naoki menyampaikan KOtoko mengubah pikirannya sangat cepat LOL.
KOtoko ingin menjelaskan alasannya tapi Naoki menyuruhnya segera masuk sebelum ibu menyadari sesuatu.
Kotoko mengerti, ia berterima kasih pada Naoki dan mengingatkan Naoki lagi kalau ia menyukai Naoki.
Naoki dengan hambar berkata ia lelah mendengar hal itu HAHHHHAHAHAHAHAHAHA.
ACCCKK NAOKIIIIIIII

Hari kelulusan.
Ayah Kotoko terhari karenanya puterinya lulus SMA.
Ibu bersemangat alasannya sesudah ini Naoki dan Kotoko akan masuk ke Universitas yang sama.
Karena ini hari terakhir SMA, ibu ingin Naoki dan Kotoko bergaul dengan akrab.
Naoki membisu saja dan ia berangkat.

Naoki dan Kotoko berangkat ke sekolah bersama-sama. Karena ini hari terakhir, KOtoko ingin berjalan di samping Naoki.
Naoki membisu saja. Kotoko senang alasannya Naoki tidak menolak. Kotoko menyampaikan wkatu berlalu dengan sangat cepat, ia tak percaya masa Sekolah Menengan Atas mereka berakhir hari ini. Baginya, selama 3 tahun di SMA, tahun ini ialah tahun paling menyenangkan alasannya ia banyak menghabiskan waktu bersama Naoki.
Naoki membalas, Selama 18 tahun hidupku, tahun ini ialah tahun yang paling melelahkan bagiku.
KOtoko terdiam, menghentikan langkahnya, shock. HAHAAHHAHAHAHAHAHHAHA.

Upacara kelulusan selesai. Seluruh siswa keluar dari daerah upacara dan waktunya sesi foto-foto, bersama sahabat.
Kotoko, Jinko dan Satomi mengenang masa Sekolah Menengan Atas mereka. Mereka senang karenanya lulus dari kelas F yang menghantui mereka selama 3 tahun dan mengejek Kotoko dengan cinta sepihaknya selama 3 tahun HAHAHAAHA.
Ibu Naoki tiba menemui Kotoko dan tentu saja ibu membawa kameranya untuk memotret Kotoko dkk.
Naoki lewat disekitaran sana dan dikelilingi para wanita, Naoki sih cool aja.
Ibu menariknya dan memintanya menyampaikan kancing jas keduanya pada Kotoko, Naoki menolak.
Ibu tidak mengalah dan ingin Naoki berfoto bersama Kotoko, Naoki menolak lagi. Ibu kesal banged HAHHAHAHA.

Jinko dan Satomi mengeluarkan boneka Naoki dan Kotoko dari tas mereka, saya yakin ini iklan dalam film ini HAHAHAHHA (well, di itakiss movie iklan dama movienya tidak mengecewakan banyak sih).
Kotoko juga punya hadian kelulusan  untuk Naoki dan temannya memintanya mengeluarkannya. TApi Kotoko ragu. NAoki protes alasannya biasanya KOtoko tak pernah ragu-ragu melaksanakan sesuatu untuknya HHAHAHAHAH.
Akhirnya Kotoko mengeluarkan mini buket bunga tulip dan NAoki menerimanya. JInko dan Satomi kaget alasannya Naoki menerimanya tanpa basa busuk HAHAHAHAHA.

Ibu masih belum mengalah meminta Naoki berfoto dengan Kotoko.
Naoki karenanya setuju, tapi hanya sekali jepret.
Ibu senang sekali. Kotoko sangat gugup. Ia bahkan tak sanggup tersenyum. Naoki menariknya mendekat dan Kotoko makin gugup.
Naoki bertanya pada Kotoko apakah Kotoko tahu apa arti bahasa bunga tulip kuning (pemberian Kotoko).
Kotoko tidak tahu. Naoki berkata, cinta sepihak.
KOtoko shock dan mendorong Naoki sempurna dikala ibu memotret. Naoki tersenyum senang alasannya berhasil menarik hati Kotoko.
Awwwwwww.

Malam kelulusan, siswa kelas F mengadakan pesta. Kin Chan tidak sanggup lanjut ke universitas dan menemukan pekerjaan sebagai calon koki. Semuanya menikmati makanan KIn Chan.
Kin Chan ingin melaksanakan rencana ‘i love kotoko’-nya. Dia sudah membayangkan berpakaian pengantin bersama Kotoko dan berlutut dihadapannya kemudian menciumnya HAHHAHHAA.
KIn Chan dan geng-nya akan melaksanakan pertunjukan musik malam itu. Kin Chan memulai penampilannya dikala musik dinyalakan dimana ia masih menghadap dinding dengan audiens di belakangnya.
Kotoko ada disana menari mengikuti musik menunggu penampilan Kin Chan. Tapi intronya panjang banged HAHAHAHAHAHA.
Satu per satu bosan dan meninggalkan Kin Chan, termasuk Kotoko, hingga tak ada lagi di belakangnya XD XD

Mereka semua pergi ke sebelah ruangan alasannya ternyata siswa kelas A juga mengadakan pesta kelulusan disana.
Wali kelas kelas A sibuk berpidato dan seolah mengejek kelas F dan wali kelas F membela siswanya alasannya bermasyarakat bukan hanya problem kepintaran tapi bersosialisasi.
Mereka membalas alasannya salah satu siswa kelas F, Naoki gagal masuk universitas Tokyo. Padahal harusnya Naoki berpeluang menjadi siswa paling cendekia disana.
Jinko kesal alasannya KOtoko melakukannya juga bukan sengaja, kenapa mereka menyalahkan Kotoko.
Naoki menyampaikan itu memang bukan salah Kotoko. Hidupnya tak mungkin terganggu hanya alasannya seorang gadis bodoh. Kotoko tersinggung. Naoki menyampaikan ia tidak menyampaikan sesuatu yang salah.
Kotoko memanggil Naoki sangat kejam, berdarah dingin. Naoki membalas, tapi kamu menyukai laki-laki berdarah hambar ini, kan?
Watanabe mengingat kalau Kotoko menyampaikan surat di gerbang sekolah dikala itu dan yang lain menyampaikan meski Kotoko pribadi ditolak.

 
 

Kotoko mulai kesal alasannya mereka menyampaikan hal jelek tentangnya, ia mengancam Naoki yang harus berkemas-kemas dengan pembalasannya.
Naoki bingung. Kotoko ternyata masih punya foto santunan ibu Naoki dan ia mengeluarkannya.
Kotoko memamerkan foto Naoki kecil yang didandani menyerupai anak gadis dan menciptakan semuanya jadi heboh.
Kotoko menyampaikan Naoki yang menyerupai itu dikala kecil tertarik dengan crossdressing.
KOtoko menyampaikan ibu memberikannya dua foto, dan selama ini ia menyimpan satu.
Naoki kesal dan menarik Kotoko dari sana.

Naoki dan Kotoko ada di luar gedung. Ia menyandarkan Kotoko di dinding. Kotoko menyampaikan ia tidak takut dengan Naoki sama sekali sesudah Naoki menghinanya menyerupai tadi, menimbulkan perasaan cintanya sebagai materi tertawaan.
Kotoko menyampaikan ia akan berhenti menyukai Naoki.
Naoki mendekatkan wajahnya, jadi kamu akan melupakan aku?
KOtoko membenarkan, saya akan melupakanmu begitu saya masuk ke universitas, dan mencari seseorang yang lebih keren disana.
Naoki menantang, kalau begitu cobalah lupakan aku.
Naoki tiba-tiba mencium Kotoko, dengan ciuman yang WOW, usang banged, i mean dari semua versi ini kissu paling usang HAHAHHAHAH.

Kotoko shock, ia tak bergerak.
Naoki tersenyum mengejek melihatnya dan berkata, rasakan itu.
Naoki berjalan meninggalkan Kotoko.
Kotoko masih tak berkedip, sayang ekspresi Kotoko versi ini kurang pas, datar aja gitu HAHAHAHHA.
Kaki Kotoko lemas dan ia terduduk.

Kotoko bermimpi mengenai kissu itu dan bagaimana Naoki menyampaikan ‘rasakan itu’.
Keesokan harinya, Kotoko terbangun dan berfikir mungkin semua itu hanya mimpi.

Hari itu ia dan NAoki akan menjadi mahasiswa baru.
Kotoko berdiri pagi dan menciptakan kopi. Naoki turun dari lantai 2 dengan jas-nya, menyerupai biasa, ia terlihat keren.
Kotoko menyampaikan secangkir kopi pada Naoki. Naoki menerimanya.
Keduanya menikmati kopi berdua pagi itu. Kotoko tersenyum. Naoki rahasia menatapnya.
Ibu turun dari lantai 2 dan kesal alasannya Naoki tidak mengenakan baju yang pilih untuk Naoki pakai di hari pertama, couple dengan Kotoko.
Jelas Naoki menolak memakainya, wong warnanya pink cerah gitu HAHAAHAHAHA.
Aku malah bayangin kalau Naoki memakainya niscaya ngakak banged XD

Naoki dan Kotoko berangkat ke kampus. Kotoko masih berjalan di belakang Naoki.
Kotoko bicara dalam hati kalau sesudah malam itu semuanya terasa awkward diantara beliau dan Naoki. Naoki bahkan tidak menyampaikan apapun sesudah kissu itu.
Sepanjang jalan, Kotoko terus melongo dan melamun. Tiba-tiba Naoki memanggil nama Kotoko dan menciptakan langkah Kotoko berhenti.
Naoki berkata, coba ambil 1 langkah lagi dan hidungmu akan berdarah.
Kotoko shock, ia menatap ke hadapannya, ia hampir saja menabrak tiang listrik HAHHAHAHAHAHAHA.
Naoki tertawa dan menyampaikan kalau Kotoko bodoh.

Kotoko berlari mengejar Naoki dan kesal alasannya Naoki terus menyampaikan ndeso dan bodoh.
Naoki merasa ia tidak sahal alasannya itu sebuah kebenaran LOL.
Kotok protes, harusnya kamu bertanya apakah saya baik-baik saja atau apapun itu!
Kotoko kesal alasannya Naoki sama sekali tidak mendengarkannya dan terus berjalan.
Kotoko menghentikan langkahnya dan berkata bahkan Naoki menciumnya tapi tidak menyampaikan hal apapun sesudah itu.
Kotoko berteriak, selain itu, memanggil seseorang ndeso dan ndeso sepanjang waktu, kenapa kamu tidak memanggilku dengan lebih sopan?!

Tiba-tiba Kotoko menyadari sesuatu. Ia berfikir, tunggu… bukannya tadi beliau memanggilku ‘Kotoko’?
Kotoko tidak yakin, ia mengingat lagi, tadi Naoki memang benar memanggil KOtoko dengan namanya dikala mengingatkan Kotoko hampir menabrak tiang.
Senyuman di wajah Kotok tiba-tiba mengembang. Kotoko senang setidaknya ada kemajuan dalam hubungannya.
Kotoko berteriak, Irie-kun, tunggu aku!!!
Kotoko berlari mengejar Naoki.

-THE END-

Komentar:

hmmmm. bagaimana berdasarkan kalian?
Menurut saya versi ini tidaklah jelek dan cukup memuaskan untuk ukuran sebuah movie berdurasi nggak hingga 2 jam, cukup lengkap.
Aku tidak bosan menontonnya, ceritaya mengalir, tetap sik untuk diikuti meski saya hafal sudah kisahnya.
Dan satu lagi, Naoki di versi ini saya sukaaaaaa.

Ackkk. Sato Kanta yang bulu matanya panjang, saya suka banged, beliau pas berperan sebagai Naoki :))
Aku termasuk excited dengan versi movie ini tapi tak sanggup dipungkiri bahwa saya juga takut kalau-kalau versinya tidak memuaskan sebagaimana penyesuaian Itakiss yang lain, beberapa saya stop ditengah jalan alasannya feel-nya kurang.
Tapi Itakiss movie, berdasarkan aku, bot bad, bagus dan bagi saya pibadi sih bikin baper.

Kalau menginginkan yang lebih sepakat dari Itakiss LIT sih jangan di harap ya, Naoki dan Kotoko versi Yuki dan Honoka memang udah dihati banged sebagai yang terbaik berdasarkan aku, untuk season 1, alasannya di season 2 saya nggak begitu puas.
Karenanya Itakiss Movie ini, saya nggak berharap banyak alasannya saya yakin nggak akan sebagus Itakiss LIT, dan tentu saja nggak sanggup ngalahin Itakiss LIT tapi versi Movie tidak mengecewakan.
Aku suka banged sama Irie Naoki yang diperankan oleh Sato Kanta, alasannya hambar dan baiknya dapet, meski ada adegan yang beliau agak awkward, menyerupai dikala matanya melotot terlalu dibuat-buat dan dikala ia menyadati Kotoko ditabrak, ekspresinya awkward HAHHAHAHA. Tapi saya suka beliau memperlihatkan perhatian dengan feel yang berbeda pada Kotoko, menyerupai dikala melihat Kotoko berguru di perpustakaan, menemaninya berguru di rumah, dikala membaca suratnya, dikala menarik hati Kotoko dan lain-lain.
Tapi untuk Kotoko-nya, wajahnya kurang ekspresif. Dan hairstylenya juga, tampaknya mereka mencoba menciptakan Reina Visa dengan beberapa model hairstyle tapi jatuhnya malah aneh, menyerupai dikala adegan flashback pertama kali Naoki dan Kotoko berbicara HAHHAHAHA.

Untuk Jinko dan Satomi, alasannya scene mereka juga tidak banyak jadi well, biasa aja.
Untuk Kin Chan sendiri, rasanya kurang heboh. Memang sih yang pas itu cuma Yamada Yuki yang dapet banged perannya.
Disini beliau juga kelihatan kurang menyukai KOtoko, padahal harusnya beliau cinta mati pada Kotoko. Mungkin alasannya scene-nya dikit kali ya, jadi memang nggak dibahas. Cuma nanti pas Kotoko mengalah akan Naoki dan mendapatkan Kin Chan, apakah nggak awakward kalau kekerabatan mereka nggak dibangun dari awal? LOL.

Itakiss movie benar-benar memasukkan hampir semua adegan penting ya, jadi dirangkum semuanya, termasuk ekspo olahraga. Aku suka banged ada di versi ini, alasannya di versi Itakiss LIT nggak ada.
Ngakak banged melihat Kotoko menyampaikan baton-nya pada Naoki XD
Padahal beliau paling semangat menang, malah mengacaukannya. Tapi berkat itu beliau punya kenangan tersendiri dengan Naoki hehehhehe.
Aku suka pas NAoki bilang kalau beliau sudah biasa jadi materi gosip bersama KOtoko wkwkkwkkww.

Ibu Naoki hebohnya disini pas. Dia beneran shipper sejati Naoki dan Kotoko. Suka banged liat mamanya Naoki.
Tapi saya agak kecewa. saya gres mendownload yang Campus Hen dan betapa shock-nya saya dikala melihat mereka mengganti bintang film ibu Naoki di Campus Hen, jadi feel ibu Naoki terasa berbeda dan aneh. Aku lebih suka ibu Naoki di High School Hen. Makara nggak semangat nonton Campus Hen HAHAHHAHA.
Karena ibu  Naoki termasuk abjad favorite.
Alasan ibu Naoki meninggalkan Naoki dan KOtoko disini sama nggak sih dengan versi manganya? Karena ketemu dengan ibu Rika. Kalau sama keren banged, saya gres tahu, alasannya di Itakiss LIT ibu meninggalkan cuma buat makan-makan aja bareng Yuki.
Disini kita sudah melihat Rika dengan cepat, anggun tapi kekecilan buat Naoki. Atau memang pas-nya begitu ya HAHAHAHHAHA.

Di Itakiss Movie ini banyak iklan dalam filmnya. LOL. Aku sih nggak problem asalkan alami dan nggak menganggu ceritanya.
Misalnya aja jam dinding Kotoko, kebanyakan si shoot itu jam dindingnya HAHAHHAHA.
Kamera mamanya Naoki, peralatan makan di rumah Naoki dan yang paling kerasa banged iklannya itu boneka Naoki dan Kotoko yang diperlihatkan Jinko dan Satomi HAHAHAAHHAHA.
Nggak ada angin dan hujan tiba-tiba ada itu, lah akunya pribadi mikir, ah, ini iklan buat promosiin tuh boneka XD
Tapi ya sepakat oke aja sih XD

Continue Reading

More in Itakiss Movie

To Top