Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Kahogo No Kahoko Episode 7-2

Dorama

[Sinopsis] Kahogo No Kahoko Episode 7-2

———————————————————————————————-
Sinopsis Overprotected Kahoko Episode 7 Part 2



Kahoko kembali ke rumah dengan tidak bersemangat dan di depan pintu rumahnya ia memaksakan diri untuk tersenyum lagi.
Saat ia akan masuk, pintu terbuka dan kepalanya terbentur lagi. Ayah heran kenapa belakangan hal ini sering terjadi. Kahoko bertanya ayahnya mau kemana dan ayah menyampaikan ada duduk masalah di rumah orang tuanya.
Kahoko tetapkan ikut bersama ayahnya.
JAdi duduk masalah di rumah nenek ialah adik ayah/bibi Kahoko membawa seorang anak tak dikenal pulang ke rumah. Bibi menyampaikan ia bertemu anak itu dalam perjalannya, anak itu lapar dan beliau menawarkan kuliner kemudian anak itu terus mengikutinya.
ayah tentu saja tak sepakat alasannya ialah mereka tak tahu identitas anak itu dan bibi menyampaikan apap boleh buat alasannya ialah anak itu tidak mau bicara.
Ayah gundah alasannya ialah adiknya akan merepotkan orang renta mereka lagi, tapi bibi tak peduli.
Ayah juga menyampaikan pada ibu dan ayahnya untuk menasehati adiknya, tapi  nenek sudah cukup pusing sementara kakek menyerupai biasa menyampaikan kalau ia akan menyelesaikannya besok.
Mendengar kata ‘besok’, Kahoko eksklusif bangun dan menyampaikan kalau bagi sebagian orang, ‘besok’ sanggup saja tidak datang, ia tidak ingin mendengar kata besok dari kakeknya lagi. Kahoko meninggalkan rumah mereka dan kakek menatapnya, tampaknya ia tahu Kahoko sedang punya masalah.

Kahoko tiba ke rumah neneknya dan menyampaikan kalau ia belum sanggup meyakinkan Ito dan yang lain untuk datang, jadi neneknya tetapkan membatalkannya tahun ini.
Tapi Kahoko merasa tak enak, alasannya ialah nenek sudah menyiapkan aneka macam materi kuliner untuk dimasak diacara hari ini. Pada akibatnya nenek menyampaikan mereka sanggup makan bersama ayah dan ibu Kahoko, juga Hajime. TApi Kahoko tetapkan untuk menemui Ito sekali lagi, ia akan berusaha meyakinkan Ito untuk tiba meskipun nenek sudah menyampaikan padanya untuk tidak memaksakan diri.

Ito dkk sedang ada di daerah latihan baseball ketika Kahoko tiba meyakinkan Ito kembali untuk tiba ke program ulang tahunnya. Teman-teman Ito mengejek Ito alasannya ialah masih merayakan ulang tahun bersama keluarga. Mereka bahkan memanggil Kahoko sebagai stalker.
Ito menyampaikan kalau Kahoko ialah sepupu yang sangat ia benci. Kahoko tak peduli, menyampaikan ia tak duduk masalah jikalau dibenci oleh Ito, tapi jangan membenci nenek. Ia memohon pada Ito untuk tiba alasannya ialah nenek sudah menantikan pesta ulang tahun ini.
Ito kemudian berfikir dan mulai mempermainkan Kahoko, ia menyampaikan ia akan pergi kalau Kahoko berhasil mencetak homerun dan mendapatkan boneka hadiah homerun untuknya.
Kahoko merasa ada impian dan menyetujui hal itu.

Tapi tentu saja Kahoko sama sekali tidak sanggup memukul bola, alasannya ialah bolanya sangat cepat dan Kahoko memang agak lambat.
Ito hanya menertawakannya dari luar, ia bersiap pergi bersama teman-temannya.
Hajime ada di luar dan melihat Kahoko, ia menyampaikan Kahoko tak akan sanggup memukulnya hingga kapanpun jikalau ia menyerupai itu.
Ito gundah kenapa Hajime ada disana. Hajime kemudian mengajak Ito berkencan besok dan Ito makin bingung, alasannya ialah ia tahu Hajime pacaran dengan Kahoko. Hajime menyampaikan belakangan ini Kahoko sangat menyebalkan, selalu saja mengungkit masalahnya dan ia tidak suka.
Ito mengerti dan sepakat kencan dengan Hajime.

Malam harinya, Kahoko pulang terlambat lagi. Ibu sangat khawatir jadi ia berjalan kesana kemari. Ayah tahu kalau ibu khawatir dan menyampaikan pada ibu untuk menelpon Kahoko. Tapi ibu membantahnya dan sok sibuk mengurus kamar mandi.
Kemudian ponsel berbunyi dan ibu berlari melihat HP-nya, tapi ternyata yang suara ialah HP ayah, Kahoko menelpon ayah.
Kahoko punya 2 permintaan, pertama ia meminta uang pada ayahnya, alasannya ialah ia kehabisan uang untuk main baseball, kedua ia ingin ayahnya mengajarinya baseball.
Ibu merebut HP ayah dan mulai mengomeli Kahoko yang belum pulang sudah selarut ini. Kahoko menyampaikan kalau ia harus sanggup memukul homerun dan mendapatkan hadiahnya, dengan begitu Ito akan tiba ke pesta ulang tahun nenek.
Ibu kesal alasannya ialah Kahoko masih saja percaya dengan apa yang dikatakan Ito tapi Kahoko tak peduli, ia menyampaikan pada ibu kalau ibu juga dihentikan lupa dan harus tiba besok.

Keesokan harinya, hari ulang tahun Ito, Ito kencan dengan Hajime.
Sementara itu di rumah, nenek sudah memasak banyak menu. Ibu Kahoko tiba dan mulai menciptakan cookie kesukaan Ito, ia menyampaikan kalau semuanya akan tiba hari ini. Nenek cukup kaget alasannya ialah ia pikir anak dan cucunya tidak akan tiba semuanya hari ini.
Dan begitulah satu per satu berdatangan, dengan tidak bersemangat. Nenek bertanya kenapa semuanya datang, alasannya ialah ia pikir mereka tidak sanggup datang. Tamaki menyampaikan kalau Izumi/ibu kahoko memarahi mereka dan menyampaikan kalau mereka tidak tiba kini maka tahun depan mereka dihentikan tiba ke program ulang tahun Kahoko.
Kakek dan nenek cukup kaget alasannya ialah Izumi menyampaikan hal menyerupai itu. Suami Tamaki menyampaikan kalau Izumi benar, apapun masalahnya, mereka dihentikan untuk tidak menghadari program penting keluarga.
Ibu Ito juga menyampaikan hal yang sama, Kahoko hingga detik terakhir berusaha membawa Ito ke rumah nenek, mereka sebagai orang renta setidaknya harus menghadiri program dan berterima kasih pada Kahoko.

Hajime ternyata sengaja mengajak Ito kencan dan membawanya ke rumah nenek. Ito merasa dibohongi dan marah. Hajime balik memarahi Ito, Bagaimanapun sulitnya situasimu, memangnya kau siapa mengejek orang yang menantikan ulang tahunmu? Kau menyampaikan kalau Kahoko itu sangat manja,  tapi seseorang sepertiku yang tidak pernah mencicipi merayakan ulang tahun bersama keluarga dan kau ialah sama! Keluarga ialah orang-orang yang akan memaafkanmu tak peduli seburuk apa kelakuanmu. Dan kau memandang rendah mereka!

 

Kahoko kemudian tiba bersama ayahnya. Kahoko menyampaikan ia tak sanggup mencetak homerun, tapi ia mengenai sasaran dan hadiahnya ialah boneka kodok. Ayah memohon pada Ito untuk menerimanya.
Ito melihat tangan Kahoko yang penuh luka, Kahoko mencoba memukul semalaman dan ia gres berhasil ketika pagi tiba.
Hajime menatap Kahoko, Kahoko orangnya sangat gigih!*nangis*

Pada akibatnya Ito bersedia menghadiri pesta ulang tahunnya.
Semuanya sudah menunggu Ito dan mereka masuk, Hajime yang dipanggil kakek dengan Tamotsu-kun juga diajak masuk.
Ito melewati orang tuanya dan menyampaikan kalau mereka bicara maka ia akan meninggalkan daerah itu. (UGH ini anak!).
Dan begitulah pesta ulang tahun berjalan menyerupai biasa, mereka bersulang dan makan-makan, tapi suasana tidak seceria biasanya, kakek menyadari hal itu. Kahoko mencoba menceriakan suasana dengan memuji kuliner nenek.
Tapi alasannya ialah hal itu hanya berlangsung sebentar, ia meminta Hajime membicarakan dirinya, semoga suasana mencair.

Tapi tentu saja Hajime menolak dan akibatnya ibu Kahoko bicara, ia bertanya Hajime berasal darimana dan Hajime menjawab ia orisinil Tokyo.
Ibu bertanya mengenai keluarga Hajime dan Hajime menjawab ayahnya meninggal ketika ia masih kecil. Saat ibu bertanya mengenai ibunya, Hajime juga menjawab ibunya meninggal dunia. Kahoko terkejut.
Hajime mencoba mengagumi pesta ulang tahun mereka dan menyampaikan ia iri pada Kahoko dan Ito yang memiliki keluarga besar dan merayakan ulang tahun mereka.
Ibu kemudian lanjut bertanya mengenai masa depan Hajime, apakah Hajime akan mengakibatkan seni sebagai pekerjaannya dan Hajime membenarkan, alasannya ialah Kahoko juga mendukungnya.
Ibu terus bertanya, bagaimana kalau itu tidak terjual? Apa kau fikir kau akan sanggup mendukung kehidupan pasanganmu?
Hajime mencoba menyampaikan kalau ia belum memikirkan mengenai pernikahan.
Ibu bertanya lagi, berapa usang lagi kau gres akan memikirkannya?  5 tahun? 10 tahun? 20 tahun lagi? Jika orang yang kau kencani ingin menikah, berapa usang ia harus menunggu?
Hajime tidak sanggup menjawabnya dan Kahoko meminta ibunya berhenti menginterogasi menyerupai itu.

Ayah juga sepakat untuk tidak membahas hal itu disini. Tapi ibu menyampaikan sebagai ibu Kahoko, ia hanya ingin tahu.
Tiba-tiba suami Tamaki bicara, ia menyampaikan kalau ia juga ingin bertanya, ia tak ingin Kahoko tersakiti. Tamaki menghentikan suaminya. Tapi suaminya terus bicara, ia menyampaikan jikalau Hajime menciptakan Kahoko tidak bahagia, mereka tidak akan memaafkannya.
Hajime mengangguk. Tamaki mencium minuman suaminya dan menyadari itu alkohol, ia mulai memarahi suaminya alasannya ialah sudah berjanji tidak akan minum lagi, tapi suaminya sudah mabuk dan menyampaikan kalau sitrinya tidak punya hal menceramahinya. Ibu Kahoko bertanya aa maksudnya itu. Keduanya terdiam.
Kahoko mencoba menghentikan mereka dan menyampaikan ini pesta ulang tahun Ito, seharusnya mereka bergembira.
Nenek sepakat dan meminta kakek menawarkan hadiah ulang tahun pada Ito.

Kakek dan nenek menawarkan buku tabungan pada Ito sebagai hadiah ulang tahunnya, mereka sudah menyimpan bertahap selama ini dan ingin Ito menggunakannya jikalau nanti Ito menemukan sesuatu yang ingin ia lakukan.
Ito membisu saja. Ayah dan ibu meminta Ito berterima kasih alasannya ialah kakek dan nenek sangat mengkhawatirkan Ito. Nenek menyampaikan bagi mereka, asalkan Ito senang dan semuanya berkumpul menyerupai ini, sudah menciptakan ia dan kakek bahagia. Suatu hari nanti, Jika Ito dan Kahoko menikah dan memiliki keluarga besar, maka ia tak punya penyesalan lagi. Nenek meminta Ito untuk mempercayai keluarganya disaat menyerupai ini.
Semuanya terdiam. Kahoko menatap Ito. wajah Ito mulai berubah. Ia meminta neneknya tidak menyampaikan hal menyerupai itu.

Ito menyampaikan kalau ia sudah pernah menyampaikan pada Kahoko betapa ia membenci keluarga mereka. Ia tidak ingin melihat wajah mereka semuanya, ia menganggap mereka semuanya hanya berpura-pura menjadi orang baik.
Ibu Ito tidak mengerti anaknya bicara apa. Ito menyampaikan kalau ia tidak meminjam kekuatan mereka semua yang ada disana, ia akan bertahan dengan caranya sendiri.
Ito kemudian bangun dan akan meninggalkan daerah itu ketika ibu Kahoko bicara, Kalau begitu lakukan sesukamu!

Semuanya terdiam. Ibu Kahoko berkata, alasannya ialah sudah terlanjur menyerupai ini, saya akan menyampaikan padamu. Aku tidak terlalu menyukaimu. Karena saya tahu dalam hatimu kau mengejek Kahoko. Kau berakting menjadi anak baik padahal kau sendirilah yang munafik disini. Tapi Kahoko tidak.  Kahoko benar-benar ingin merayakan pesta ulang tahun ini, alasannya ialah beliau benar-benar mengkhawatirkanmu.
Ito melongo dan ia kembali duduk, tapi tidak di daerah duduknya semula.
Ibu Ito menyampaikan kalau Ibu Kahoko sudah keterlaluan. Ibu Kahoko membela diri menyampaikan kalau ibu Ito terlalu memanjakan Ito. Ibu Ito tentu saja membantah.
Ayah Kahoko ada dianta mereka berdua dan ia berfikir ia harus melaksanakan sesuatu, ia sudah membayangkan hal baik yang sanggup ia lakukan tapi tentu saja ketika ia memulainya, semuanya tidak menyerupai bayangannya, malah menambah pertengkaran mereka, alasannya ialah ayah meminta mereka berhenti bertengkar alasannya ialah hal tak penting dan ibu Ito tak suka ayah menganggap duduk masalah Ito sebagai duduk masalah tidak penting.
Ayah Ito bahkan menyampaikan ayah Kahoko memandang rendah mereka, suami Tamaki setuju, menyampaikan ayah Kahoko merasa paling elit disana. Pada akibatnya ayah Kahoko berhenti bicara dan duduk.

Ibu Kahoko meminta semuanya berhenti menyalahkan suaminya dan tiba-tiba ibu Ito dan Tamaki menyerang ibu Kahoko menyampaikan ibu Kahoko selalu memandang rendah mereka.
Kahoko tak tahan lagi dengan hal ini, alasannya ialah suasana makin panas, ia menyampaikan ia punya cookies kesukaan Ito dan mengambilnya dari dapur. Kakek juga ingin mencairkan suasana dan akan mengambil kamera untuk berfoto bersama, tapi kemudian tetapkan membaca puisi, yang lain menyuruh kakek membisu dan mulai menyalahkan ayah.
Kahoko panik alasannya ialah suasana makin panas dan mulai mengambil permainan yang ia rencanakan, Hajime membantunya tapi ibu menyuruh Hajime yang bukan anggota keluarga untuk diam. Hajime mengerti.

Ibu Ito menyampaikan ia tahu kalau keadaan akan jadi menyerupai ini, harusnya ia tidak perlu datang. Tamaki sepakat dan mulai menyalahkan Kahoko yang memaksa mereka untuk datang. Kahoko meminta mereka jangan begitu dan menemukan inspirasi lain untuk karaokean, tapi suami Tamaki menyampaikan kalau Kahoko terlalu ikut campur. Ayah Ito juga sepakat menyampaikan ia harap KAhoko jangan ikut campur urusan keluarga mereka dan meninggalkan mereka sekali saja.
Ibu Kahoko tentu saja membela KAhoko menyampaikan kalau semuanya sudah keterlaluan, alasannya ialah Kahoko tidak melaksanakan sesuatu yang salah.
Dan akibatnya semuanay mulai bertengkar, bicara ini dan itu, Kahoko jadi bingung. Sementara Ito si Ito tertawa melihat mereka semuanya.
Hajime sangat khawatir melihat keluarga mereka jadi menyerupai ini.

Kahoko mencoba menyampaikan sesuatu ditengah pertengkaran mereka, Ini…… ialah pertama kalinya bagiku! Sampai ketika ini, setiap saya tiba ke rumah ini niscaya terasa menyenangkan,  menghabiskan waktu bersama semuanya membuatku bahagia. Aku pikir tidak ada yang lebih indah daripada itu. Tapi sekarang, saya tidak ingin melihat wajah kalian semuanya! Bahkan tidak untuk semenit ataupun sedetik! Jika menyerupai ini…. Baba… Baba…. saya sangat kasihan pada Baba!
Kahoko kemudian melempar semuanya, mengambil tasnya dan berlari meninggalkan daerah itu. Hajime mengejarnya. Ibu juga akan mengejarnya tapi nenek melarangnya, ia menyampaikan ada sesuatu yang harus ia sampaikan pada semuanya.
Nenek menyampaikan Kahoko sangat berusaha keras kali ini, semuanya alasannya ialah dirinya. Itu semua ialah kesalahanku. Aku… akan meninggal dunia sebentar lagi.
Semuanya terkejut.

Kahoko terus berlari sekuat tenaganya dan Hajime mengejarnya sari belakang.
Mereka tiba di jembatan dan Hajime akibatnya berhasil menyusul Kahoko. Kahoko berjongkok duka dan Hajime meminta Kahoko jangan bersedih alasannya ialah itu. Kahoko menyampaikan pada akibatnya ia menciptakan neneknya sedih. Ia pikir semua duduk masalah keluarga mereka akan selesai jikalau mereka berkumpul bersama.
Hajime mencoba menjelaskan pada Kahoko kalau Kahoko tidak akan sanggup menuntaskan semuanya sendirian, jadi ia meminta Kahoko untuk tidak menanggung semuanya sendirian.
Kahoko membisu saja. Hajime menyampaikan ia mengerti kalau Kahoko sangat mengasihi keluarganya tapi sangat mustahil Kahoko menanggung semua duduk masalah keluarganya.
Kahoko kemudian berdiri dan memaksakan diri tersenyum lagi, ia menyampaikan ia baik-baik saja dan akan berusaha dengan keras.

Hajime meminta Kahoko untuk tidak memaksakan diri tersenyum menyerupai itu ketika Kahoko jelas-jelas ingin menangis.
Kahoko kemudian bertanya, kemudian apa yang harus saya lakukan?
Hajime menjawab, untuk sekarang, kau harus fokus pada apa yang sanggup kau lakukan. Aku pikir baba akan lebih senang jikalau kau menyerupai itu.
Kahoko kemudian berfikir, tiba-tiba wajahnya berubah dan tampaknya ia menemukan sebuah ide.
Hajime melihat hal itu dan merasa kalau Kahoko niscaya memikirkan sesuatu yang gila lagi.

Kahoko menggeleng dan menyampaikan kalau ia memikirkan hal yang sangat bagus, ia melompat-lompat kecil mendekati Hajime.
Kahoko berkata, ayo kita menciptakan bayi, Hajime-kun!
Hajime tentu saja terkejut. Kahoko mengingatkan kalau Baba tadi menyampaikan ia akan senang jikalau keluarga mereka bertambah besar. Jika mereka sanggup menawarkan cicit pada nenek,  ia yakin nenek akan sangat bahagia.
Hajime kehilangan kata-kata alasannya ialah ia tak menyangka Kahoko akan membayangkan sejauh itu, ia menyampaikan mereka bahkan tidak menikah, bagaimana mereka sanggup melaksanakan hal menyerupai itu.
Kahoko sih enteng aja dan eksklusif mengajak Hajime menikah.
Dan saking paniknya, Hajime eksklusif menolaknya.
Kahoko jadi kehilangan senyumannya, kau tidak ingin menikah dengan Kahoko?
Hajime mencoba menjelaskan pada Kahoko maksudnya dan Kahoko memainkan mulutnya, ia kelihatan kesal pada Hajime yang menolaknya sementara Hajime bertanya apakah Kahoko mengerti maksudnya dan Kahoko menyampaikan ia tidak bodoh, tentu saja ia mengerti, Hajime tidak perlu mengejeknya.

Hajime menyampaikan bukan itu maksudnya tapi Kahoko menyampaikan setiap ia membahas keluarga, Hajime niscaya akan mengejeknya, Hajime niscaya akan komplain.
Hajime mencoba menjelaskan itu alasannya ialah Kahoko selalu berfikiran terlalu mudah, menyerupai orang bodoh, kau percaya kalau keluarga ialah sesuatu yang indah, tapi dunia ini tidaklah sebaik itu. Sebagian keluarga bertengkar bahkan saling membunuh satu sama lain!
Kahoko memotong, menyampaikan kalau keluarganya tidak akan melaksanakan hal menyerupai itu. Hajime menyampaikan kalau mereka tidak tahu alasannya ialah semuanya ialah insan dan Ia mengingatkan Kahoko apa yang gres saja terjadi di pesta tadi.
Kahoko tidak suka Hajime menjelek-jelekkan keluarganya, Bisakah kau berhenti seperti kau mengerti dan mengejek keluargaku? Dan kenapa kau berbohong menyerupai itu? Kau menyampaikan ibumu meninggal dunia?
Hajime melongo dan mencoba menjelaskan tapi Kahoko memotong dan menyampaikan apapun yang terjadi ia akan tetap berada disisi keluarganya, alasannya ialah ia menginginkannya. Keluarganya ialah orang-orang yang andal yang dipenuhi dengan cinta. Aku percaya akan hal itu dan saya akan terus mempercayainya! Pada akibatnya kau sama sekali tidak memiliki keluarga jadi kau tidak akan mengerti bagaimana perasaanku!
Awwwwwwwwwwwww Hajime eksklusif terpukul alasannya ialah kata-kata Kahoko. Ia terdiam.

Hajime mencoba menarik nafas dan menyampaikan pada akibatnya mustahil bagi mereka berdua untuk bersama.
Kahoko terkejut. (Aku agak kesel pas pecahan ini, masa Kahoko nggak sanggup mengerti kalau Hajime terluka gegara kata-katanya? -___-)
Hajime berkata, menyerupai yang kau katakan, saya tidak mengerti mengenai keluarga dan saya juga tidak ingin mencoba untuk mengerti. Tidak sepertimu, saya sama sekali tidak punya kepercayaan pada cinta keluarga. Seperti yang ibumu katakan sebelumnya, pada akibatnya kita berdua ada di dunia yang berbeda.
Kahoko terdiam. Hajime melanjutkan, ayo kita putus.
Kahoko mulai menangis, matanya berkaca-kaca dan menyetujuinya. Air mata Kahoko akibatnya menetes dan berkata, Lihat, saya akibatnya menangis. Apa kau senang sekarang?
Kahoko meninggalkan Hajime.
Hajime melongo dan ia merasa bersalah, tapi ia tetapkan untuk tidak mengejar Kahoko.
Keduanya berjalanke arah yang berlawanan.

-The End-


Komentar:
SEDIIIIIIIIIIIIHHH< duka banged adegan terakhirnya, sumpah deh, saya udah nonton adegan terakhir berkali-kali dan tetep aja nangis nontonnya T_______T

Aku duka banged alasannya ialah Kahoko menyampaikan hal menyerupai itu pada Hajime, melihat wajah terluka Hajime, saya kasihan banged sama dia.
Tapi Hajime memang ada benarnya juga, alasannya ialah nggak semua keluarga itu sebaik keluarga Kahoko, Kahoko termasuk beruntung alasannya ialah mereka orang baik.
Hanya saja Hajime bersikeras pada pendapatnya dan pada akibatnya Kahoko menyampaikan sesuatu menyerupai itu, Hajime nggak akan mengerti alasannya ialah beliau tidak punya keluarga. NUSUK BANGED TAUK!!!!!

Hajime sama Kahoko ini cocok banged lho, tapi kalau contohnya mereka nggak saling pengertian, bakalan sering terjadi pertengkaran. KAhoko itu cara berfikirnya simpel aja, beliau nggak mau berfikir negatif dan selalu positif thinking.
Tapi duduk masalah beliau ialah beliau selalu berusaha melaksanakan sendiri dan menyalahkan dirinya kalau semuanya nggak berjalan lancar. Makanya beliau sering pusing sekali dengan duduk masalah ini dan itu di keluarganya.
Sementara bagi Hajime siapa lo siapa gue, hanya saja sehabis ketemu sama Kahoko beliau nggak sanggup mengabaikan KAhoko. Dia berusaha memberi nasehat ini dan itu, yang menuntun Kahoko mendapatkan ide-ide untuk menuntaskan masalahnya.
Mereka berdua itu udah klop, tapi kalau nggak saling mengerti ya begitu deh.
Hajime sih pake bohong ibunya meninggal, KAhoko kan paling anti sama begituan. T_T
Tapi damai aja, next episode bakalan terselesaikan dengan manis :))

Aku sumpah kesal banged sama Ito, most annoying character!
Gila banged tu anak kok sanggup hingga segitunya, ya ampun, nggak habis pikir banged, beliau sanggup gede hingga kini itu alasannya ialah siapa kalau bukan orang tuanya.
Anak gres lahir nggak sanggup ngapa-ngapain kalau nggak dirawat sama orang tuanya. Udah besar malah melawan. Tau kalau beliau sedang sedih, tapi kelakuannya emang udah diluar batas sih. Apalagi next episode huffft!!!1 Ini cewek aktingnya manis juga ya, sampe rasanya kalau beliau muncul di layar pengen ngejambakin rambutnya HAHAHAHHAHAAHA.

Drama ini sudah berakhir hari rabu kemudian dan saya rasa endingnya sudah ada dimana-mana ya, HAHAHHAHA.
Aku juga sengaja nyari spoiler pas tayang dan endingnya ya begitu, sayang banged saya rasa kurang, pengen ada SP-nya aja. Kalau Season 2 terlalu sulit, SP 1 episodeeeeeeee aja deh! HAHAHAHAHHA.
Sedikit spoiler, sangat disayangkan nggak ada kissu wkwkkwkw, padahal saya pikir bakalan ada, meski dikit aja. Tapi keren sih rating episode terakhirnya 14%, wow banged.
Akurasanya sudah pernah mencari tahu mengenai hal ini, tapi kemarin saya mencai tahu lagi, ternyata Mitsuki lebih renta dari Ryoma ya HAHHAHAAHHA. Tapi nggak kelihatan sih, soalnya Kahoko itu imut bangeeeed XD

Continue Reading

More in Dorama

To Top