Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Kuragehime Episode 2-2

Dorama

[Sinopsis] Kuragehime Episode 2-2

———————————————————————————

Sinopsis Princess Jellyfish Episode 2 Bagian 2

Di rumah, Kuranosuke mendapat kabar dari ibunya kalau Shu pulang pagi dan Kuranosuke terkejut alasannya ini jarang terjadi. Ibu memperbaiki kata-kata Kuranosuke dan menyampaikan ini bukan jarang, tapi tak pernah terjadi.Ibu bahagia sekali jadinya Shu punya pacar.
Kuranosuke terkejut dan bertanya, jadi beliau belum pernah punya pacar?
Ibu cukup kaget alasannya Kuranosuke tidak tahu. Tapi kemudian ibu berfikir lagi, ia teringat bagaimana Shu pulang pagi ini, agak asing juga kalau dibilang ia menghabiskan malam dengan pacarnya, alasannya ketika Shu pulang, pakaiannya benar-benar menyedihkan,s eolah gres diserang oleh iblis HAHHAHAHAHAHAHAHAHAAHAAHHAHA.

Kuranosuke keluar untuk bertemu dengan Hanamori-san, supir pribadi Shu sekaligus sobat satu sekolah Shu dulu, ia bertanya mengenai Shu,ia bertanya apakah Shu pernah punya pacar, alasannya ia pikir adiknya itu terlambat cukup umur dan tidak tertarik pada wanita. Ia pikir mungkin dulu Shu pernah dicampakkan dengan kejam, alasannya itu Shu trauma.
Hanamori si maniak kendaraan beroda empat menyampaikan kalau sebaiknya Kuranosuke tidak perlu tahu. Kuranosuke kemudian menyadari kalau Hanamori tahu akan sesuatu dan meminta Hanamori menyampaikan alasannya. Tapi Hanamori menolak.
Shu mengancam akan meletakkan tangannya di kendaraan beroda empat kalau Hanamori tak mau mengatakannya, dan secepat kilat, Hanamori pribadi menyampaikan alasannya.
Alasan Shu sangat menghindari perempuan yaitu alasannya dulu ayah mereka pernah mengajak Shu ke sebuah pertunjukan musikal, beliau masuk ke ruang ganti dan melihat ayahnya dan Lina-san melaksanakan itu (Lina-san itu kalau nggak salah yaitu ibu Kuranosuke).

Hari itu, Inari tiba ke Amamizukan untuk menyapa penghuni disana sekaligus berterima kasih alasannya sudah tiba ke pertemuan. PAra penghuni pribadi panik alasannya perempuan jahat itu tiba dan menyuruh Chieko untuk mengusirnya. Tapi kemudian Banba melihat bawaan Inari, cemilan. Anak Amamizukan menyukai cemilan jadi Chieko mencoba menyapa dengan baik.
Inari sendiri mencoba tersenyum dan menawarkan hadiah kecil pada mereka, Banba dan Mayaya pribadi menyambar hadiah itu, mereka mengambil satu di tangan Inari dan satunya di tangan sekretaris, mereka pribadi lari ke kamar Tsukimi AHHAHAAAHA.
Mayaya dan Banba excited dan akan menyebarkan dengan Tsukimi. Tsukimi memegang cemilan yang diambil dari tangan sekretaris, ia melihat isinya dan menyadari itu bukan cemilan, tapi kacamata milik Shu.

Chieko pribadi tiba ke kamar dan menyampaikan kalau tas cemilan cuma 1, sementara tas satunya yaitu barang pribadi. Inari ikutan tiba dan ingin masuk ke kamar Tsukimi, tapi Tsukimi berteriak padanya untuk tidak masuk. Tsukimi masih dendam pada Inari yang menurutnya pacaran dengan Shu HAHAHAHAHA.
Inari mencoba bersikap manis dan menyampaikan kalau ia hanya ingin mengambil barangnya kembali, dan Tsukimi mengembalikan kacamata itu.
Inari kemudian pergi dan belum dewasa mengikutinya, Jiji-san kemudian mengingatkan Chieko kalau ini ketika yang sempurna untuk menyampaikan kalau mereka menolak pembangunan kota. Chieko mengerti.

Anak-anak mengantar Inari hingga pintu  dan menyampaikan kalau mereka tak akan pindah, tapi Inari mengingatkan beliau sudah membicarakan problem kontrak dengan pemilik tanah. Yang lain terdiam.
Saat Inari akan keluar, Kuranosuke tiba dan bertanya siapa perempuan itu?
Inari bertanya apakah Kuranosuke penyewa disana dan Kuranosuke membenarkan. Inari kemudian mengeluarkan kartu namanya dan menawarkan pada Kuranosuke. Saat Kuranosuke tahu  kalau beliau yaitu pihak perwakilan dari pengembangan kota, Kuranosuke pribadi membuang kartu nama Inari HAHAHHAAHA.

Ia kemudian melihat belum dewasa Amamizukan yang berpakaian biasa dan protes kenapa mereka tidak mengenakan senjata perang mereka. Jiji menyampaikan itu alasannya perempuan itu tiba tiba-tiba.
Kuranosuke kemudian bicara dengan tegas pada Inari, ia menyampaikan kalau mereka tidak berencana untuk pindah dari sana dan menyuruh mereka lapor pada bos mereka, bos mereka tak akan mendapat sebidang tanah pun dari Amamizukan.
Inari tak kalah dan melawan Kuranosuke, menyampaikan kalau pemilik tanah-lah yang memutuskan apakah beliau akan menjualnya atau tidak.
Kuranosuke kemudian berfikir dan mendapat ide, kalau begitu, kami akan menjadi pemilik tanah disini.
Inari tertawa, omong kosong apa yang kau bicaran?
Kuranosuke dengan tegas menyampaikan mereka akan membelinya, mereka akan membeli Amamizukan. Yang lain terkejut mendengarnya.

Sekretaris mengingatkan kalau harga tanah disini sangatlah mahal. Kuranosuke yakin menyampaikan semahal apapun, mereka akan membelinya, mau itu 100juta, 500juta, 1 milyar, mereka akan membelinya.
Ia kemudian mengusir Inari dan sekretarisnya, mendorong mereka keluar pintu dibantu oleh yang lain. Kuranosuke minta dibawakan garam dan Jiji pribadi mengambilkannya.
Inari dan sekretarisnya dilempari garam oleh penghuni Amamizukan HAHHAHAHAHA.
Menyiram garam artinya buang sial HAHAHHAHAHA.
Inari kesal sekali dengan perlakukan penghuni Amamizukan itu.

Penghuni Amamizukan puas dengan apa yang mereka lakukan hari ini. Jiji-san membuatkan teh untuk mereka dan mereka mengambil satu gelas satu per satu dan istirahat di kamar.
Tsukimi sendiri entah kenapa masih berdiri disana dan Kuranosuke memperhatikannya, ia bertanya ada apa?
Tsukimi menyampaikan dengan gugup kalau perempuan tadi yaitu pacar Shu. Kuranosuke tentu saja tertawa dan menyampaikan kalau itu tak mungkin.
Tsukimi menyampaikan kalau perempuan itu mempunyai kacamata Shu dan ia juga melihat pribadi Shu dan perempuan itu berduaan.
Kuranosuke berfikir, ia kemudian menyadari kalau tadi pagi adiknya tidak menggunakan kacamata dan menyampaikan beling matanya tinggal di suatu tempat.
 Kuranosuke gres tahu kalau itu yang bergotong-royong terjadi.

Tsukimi kemudian mulai menangis dan Kuranosuke terkejut, Kuranosuke meminta Tsukimi jangan menangis tapi Tsukimi tak sanggup menahan air matanya.
Kuranosuke menatap Tsukimi, ia kemudian mendekati gadis itu dan memeluknya. Tangis Tsukimi semakin menjadi-jadi dan Kuranosuke menyampaikan semuanya akan baik-baik saja.
Tsukimi masih menangis, ia kemudian menyampaikan kalau aroma badan Kuranosuke menyerupai seorang perempuan dewasa.
Kuranosuke tersenyum dan mengingatkan kalau ia yaitu seorang pria.

Awwwwwwwwwww. Aku suka banged pelukan ini, adegannya biasa aja, tapi tatapan Seto Koji itu lhoooo, aaaackkkk

Malam harinya, Kuranosuke bicara dengan ayahnya, ia ingin meminjam uang 300juta untuk memebli sebuak blok apartemen. TApi tentu saja ayahnya mengalihkan pembicaraan, ia malah bertanya perihal sekolah Kuranosuke dan menyuruhnya berhenti bermain-main dan memikirkan masa depannya.
Kuranosuke jadi kesal dan menyuruh ayahnya untuk melupakan problem ia yang ingin meminjam uang.
Ayah belum selesai bicara dan menyuruh Kuranosuke berhenti, ia bertanya bergotong-royong apa planning Kuranosuke.
Kuranosuke malah membicarakan hal lain, ia menyampaikan ia sudah mendengar dari Hanamori kalau alasan Shu membenci perempuan yaitu alasannya melihat ayah dan ibunya melaksanakan sesuatu setiap kali ayah mengunjungi pertunjukan ibunya. Shu jadi syok alasannya melihat ayahnya sendiri memeluk perempuan simpanan.
Ayah kemudian menyampaikan pada Kuranosuke, hal itu tak menyerupai yang dibayangkan Kuranosuke, ia hanya mencium ibu Kuranosuke sebentar.
Kuranosuke kesal sekali dan disaat yang sama ibu Shu masuk ke ruangan itu, ia cukup kaget melihat suaminya dan Kuranosuke bicara berdua.

Tsukimi sedang di kamarnya menggambar ubur-ubur. Ia kemudian teringat kesepakatan ibunya yang akan membuatkannya gaun pengantin menyerupai ubur-ubur, tapi ibunya sudah meninggal dan ibunya tak sempat membuatkan itu.
Tsukimi menatap kain putih dikamarnya, bekas menciptakan boneka ubur-ubur waktu itu. Tsukimi dalam hatinya meminta maaf pada ibunya alasannya gaun tidak cocok untunya.

Sementara itu Kuranosuke ada di kamarnya, ia kelihatan terpukul dengan kata-kata ayahnya tadi.
Ia menatap baju yang ada dimanekin, tapi malam itu ia memutuskan keluar tanpa mengenakan pakaian wanita.
Kuranosuke terus berjalan ditengah malam itu sambil memikirkan perkataan ayahnya, mengenai apa yang ingin ia lakukan untuk masa depan.

Shu sedang bersama Hanamori dan ia dengan terbata-bata meminta pendapat Hanamori, mengenai kalau kau menyukai seseorang, tapi kau malah tidur dengan perempuan lain. Ia bertanya apa yang dilakukan Hanamori kalau ia dalam posisi itu.
Hanamori menatap Shu melalui spion dan menyadari kalau itu yaitu perihal Shu sendiri meski Shu menyampaikan ini bukan tentangnya.
Hanamori menyampaikan kalau ia pernha menyukai 8 perempuan sekaligus dan 8 perempuan itu juga menyukainya. Tapi kemudian ia bertemu dengan seorang gadis di Filipina dan gadis itu ingin menikah dengannya, tapi ia jujur pada gadis itu bahwa ia punya 7 pacar dan sang gadis tetap ingin menikah dengannya, ia tak peduli menjadi yang ke-8.
Shu tidak mengerti. Hanamori menyampaikan maksudnya yaitu hal itu tak masalah. Shu bahagia mendengarnya.

Inari sendiri mulai melaksanakan misinya untuk mendapat hati keluarga Koizumi. Ia tiba ke rumah keluarga Koizumi dan bertemu dengan ayah Shu.
Ia tiba untuk mengembalikan  beling mata Shu, ia sengaja menyampaikan ia mengembalikan barang yang ketinggalan semalam.
Ayah Shu tentu saja jadi berfikir Inari punya relasi dengan Shu.

Kuranosuke masih berfikir malam itu dan langkah kakinya membawanya ke Amamizukan. Ia ingin masuk ke apartemen itu tapi ia menyadari ia tidak menggunakan pakaian wanita.
Ia akan pergi ketika 4 penghuni Amamizukan pulang dari pemandian umum. Kuranosuke panik sendiri dan pribadi masuk ke dalam rumah. Ia mengamankan sepatunya dan masuk ke kamar Tsukimi.
Tsukimi sangat terkejut alasannya Kuranosuke tiba malam-malam sementara Kuranosuke terkecut melihat Tsukimi mengenakan pakaian putih dan kain di kepalanya, seolah beliau sedang mengenakan gaun pengantin.
Kuranosuke terkejut melihat Tsukimi yang kelihatan elok dibawah sinar rembulan.

Tsukimi kemudian menyadari posisinya dan ia pribadi berteriak panik, ia bahkan ingin kabur dari jendela alasannya ia aib HAHAHAHAHA.
Kuranosuke mencoba menahannya dan menariknya kembali ke kamar. Setelah Tsukimi tenang, ia ingin Kuranosuke untuk tidak memberitahu siapapun mengenai beliau yang menengenakan pakaian pengantin. Ini bukan alasannya ia ingin menikah, ia hanya ingat kata-kata ibunya dan ingin memastikan sesuatu.
Kuranosuke bertanya apa itu?
Tsukimi menyampaikan ibunya berjanji membuatkannya gaun pengantin sesudah ia cukup umur nanti.
Kuranosuke menatap Tsukimi yang mengenggam kain berenda putih dan ia teringat kenangannya bersama ibunya.
Ibunya yaitu aktris musikal yang menyukai pakaian indah dan cita-cita ibunya yaitu memenuhi lemarinya dengan gaun yang indah.

Tsukimi terus bicara bagaimana ia tak ditakdirkan menjadi seorang puteri, ibunya menyampaikan tiap gadis akan elok ketika cukup umur nanti, tapi ia tidak menjadi elok dan lain-lain.
Kuranosuke sama sekali tidak mendengarkan, ia sedang memikirkan sesuatu.
Tiba-tiba Kuranosuke memegang pundak Tsukimi dan menciptakan Tsukimi terkejut. Kuranosuke menatap Tsukimi dengan serius dan mengajak Tsukimi melakukannya. Kita akan menciptakan gaun yang menyerupai ubur-ubur.
Kuranosuke resah tak mengerti apa maksud Kuranosuke. Kuranosuke menyampaikan mereka akan menciptakan gaun itu dan menjualnya, kemudian akan menggunakan uang itu untuk membeli Amamizukan.
TSukimi terkejut.

“Ibu… orang ini selalu menyampaikan hal yang luar biasa.”

To Be Continued.

Komentar:

Waaaah, saya benar-benar sangat menyukai drama ini. Meski saya sudah tahu ceritanya akan dibawa kemana, tetap saja deg degan setiap menontonnya dan membuatku penasaran. Aku bahkan menonton 2 kali sebelum menciptakan sinopsis ini, saya sangat menikmatinya.

Chemistry Seto Koji dan Yoshine Kyoko benar-benar bagus. Aku sangat menyukainya. Mereka sebagai sobat dna juga sebagai 2 sejoli yang dalam tahap saling tertarik satu sama lain. Aku selalu nggak berpengaruh melihat bagaimana Kuranosuke menatap Tsukimi dengan tatapan yang berbeda. Beneran beda lho, bagaimana Kuranosuke menatap Tsukimi itu, ada cinta didalamnya. Kuranosuke juga selalu mengkhawatirkan Tsukimi.
Sepertinya sih Kuranosuke masih belum tahu akan perasaannya, mungkin beliau merasa, tapi biasa aja. Tsukimi sendiri hatinya memang masih untuk Shu.

Meski saya menyukai OTP, tapi yang menciptakan movie ini seru yaitu Shu. Aku selalu menantikan adegannya. Bagaimana beliau kelihatan annoyed ketika melihat geng Tsukimi dkk, bagaimana beliau menjadi menyerupai orang ndeso kalau berdua dengan Tsukimi elok atau bagaimana beliau selalu memperlihatkan wajah lucu ketika bersama Inari. Kudo Asuka cocok banged jadi Shu XD XD
Meski kadang beliau menyebalkan, tapi niscaya aja ada sesuatu yang menciptakan kita menyukainya. Intinya sih beliau ini abjad yang tidak sanggup dibenci. Beda banged sama Inari. Aku nggak suka sama cwek itu, tapi setiap adegan beliau selalu lucu, dengan caranya untuk menangkap hati pria, bersikap manis di depan orang, memperlihatkan sifat aslinya kalau cuma sendiri atau berdua dengan sekretarisnya HAHAHAHHAHAHA.
Karakter di drama ini semuanya unik.

Aku ingin tau gaun menyerupai apa yang akan dibentuk Tsukimi dan Kuranosuke. Gaun yang terinspirasi dari Kurara. Kalau di versi movienya gaunnya memag ubur-ubur banged, saya ingin tau dengan design versi drama.
Juga dengan gaun-gaun selanjutnya yang akan dibentuk penghuni Amamizukan ketika peragaan busana, niscaya cantik-cantik XD
BTW Kurara si ubur-ubur elok banged, padahal ubur-ubur kan ancaman ya HAHHAHHA

Continue Reading

More in Dorama

To Top