Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 13 Part 1

Hwang Jung Eum

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 13 Part 1

Apakah angka 13 benar-benar unlucky number?
Hubungan Suho dan Bonui semakin memanas, semakin mesra dan sweet. Tapi perlahan-lahan ada yang terjadi diantara korelasi mereka yang bekerjasama dengan nasib sial Bonui. Bonui tidak terlalu menyadarinya hingga sesuatu yang benar-benar jelek terjadi.
Apakah itu benar-benar alasannya nasib buruknya?
Dapatkan Suho meyakinkan Bonui kalau itu semua bukan kesalahannya?

Sinopsis Lucky Romance Episode 13 Part 1

Ryang Ha dan Suho masuk ke kamar hotel sesudah pertemuan dengan para investor. Ryang Ha mengomel alasannya ia kelelahan dan ingin pribadi tidur. Sementara Suho tidak tertarik untuk istirahat dan membereskan barang-barangnya. Ryang Ha heran kenapa ia beres-beres kini sedangkan penerbangan mereka besok.
Suho menyampaikan ia sudah menggantinya dengan malam ini dan Ryang Ha shock, untuk Bonui?
Suho menatapnya dengan senyuman senang dan Ryang Ha hanya sanggup membuka mulutnya alasannya shock sahabatnya berubah ibarat ini HAHHAHAHAHAHHAHA. Ia kesal setengah mati dan melempar bantal ke arah Suho yang tak berhenti tertawa.

Suho tiba di bandara dikala subuh dan ia menerima pesan dari Bonui, menyuruhnya tidur. Dia tersenyum sambil menyampaikan kalau ia tidak akan tidur malam ini. OMG!!!! AWWW, his smileee

Suho tiba di apartemen Bonui pukul 3.40 subuh dan pribadi menelponnya. Ia masih diluar. Suho menyampaikan ia merindukan Bonui.
Bonui mengangkat telpon dan berfikir Suho sedang di pesawat kini dan mengeluh ihwal bagaimana ia sanggup menunggu 11 jam lagi untuk bertemu dengan Suho.
Suho menuntut Bonui untuk menyampaikan kalau Bonui juga merindukannya, alasannya hingga kini Bonui belum pernah menyampaikan ‘I miss you’.

Dengan mata tertutup, masih mengantuk, dan senyuman di bibirnya, Bonui menyampaikan kalau ia merindukan Suho.
Awwww, Suho sangat senang dan tersenyum manis, ia makin nggak tahan lagi untuk bertemu dengannya dikala itu juga.
Bonui berkata, Aku sangat merindukanmu. Dari pagi hingga malam, saya merindukanmu sepanjang hari, hingga rasanya saya ingin mati.
Suho yang mendengarkannya sangat senang dan melangkahkan kakinya berlari menuju kamar Bonui.
Ia ngos-ngosan dengan senyuman diwajahnya, Kalau begitu, buka pintunya.

Bonui terkejut, ia membuka matanya, apa maksudmu?
Suho dengan serius berkata, Berapa usang kamu akan menciptakan saya berdiri disini?
Bonui yang mendengarnya segera berlari ke depan pintu dan membuka pintu kamarnya. Je Suho berdiri disana.
Suho menatapnya, Aku sudah tidak tahan lagi.
Bonui tersenyum manis dan ia melompat ke pelukan Suho.
Suho memeluknya dan menggendong gadis itu di pelukannya, ia menutup pintu apartemen Bonui.

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAACCKKK!!!!!!!!!!!!!!!! OMO OMO!!!

Pagi harinya yang cerah, kita melihat keadaan rumah Bonui dengan narasi percakapan mereka semalam.
Suasana pagi itu sangat nyaman, matahari pagi masuk dari sela jendela kamar Bonui. Kita melihat lukisan Bonui, Ayah Ibu Bora di dinding, dan ada foto gres tergantung disana, Horangi Jesuho^^
Kita melihat sekeliling rumah, tidak ada siapapun disana.
Beranjak ke kamar dan kita melihat Baju Suho semalam tergantung di daerah tidur.
Suho dan Bonui masih tertidur berpelukan dengan nyaman.
KYAAAAAAAAaa!!! OMG!!!!!!! So bed scene diantara ep 12 dan 13 HAHHAAHHAHHA. OMO!

Suho : Apa kamu ingin melaksanakan sesuatu?
Bonui : Hmmmm
Suho: Apapun itu selain pergi ke peramal, atau sesuatu yang harus kamu lakukan. Aku ingin tahu apa yang ingin kamu lakukan. Aku akan mewujudkannya.
Bonui: Aku pikir saya sudah mempunyai apa yang saya inginkan.
Suho: Kau niscaya ingin berkencan dengan laki-laki yang sangat keren.
Bonui: Hahaha. Aku hanya ingin menjadi normal. Aku ingin menjadi orang yang tidak membawa sial. Aku ingin bertemu dengan orang yang saya suka, makan bersama, menonton film, berpegangan tangan dengannya.

Setelah menghabiskan malam bersama, Bonui pagi itu memasak untuk sang kekasih di dapur. Tentu saja memasak dengan penuh senyuman kekekkekeke.
Sementara itu Suho masih tertidur di kamar (OMG tangan junyeol sexy booooo).
IA sudah agak sedikit bangkit dan membuka matanya, menyadari ia ada dimana, Suho tersenyum dan dengan cute tertidur lagi. Ia sangat bahagia.

Setelah masakannya selesai, Bonui mengetuk pintu kamar dengan hati-hati, bertanya apakah Suho sudah bangun.
Suho pribadi terduduk dan kepalanya terbentur daerah tidur HAHAHHAHAHHAH, saking excited-nya lupa kalau daerah tidur Bonui bertingkat LOL.
Bonui memintanya cepat keluar untuk makan. Suho masih menutup mata dengan tersenyum lucu dan mulai turun dari daerah tidur, selimut nggak lepas, menutupi perut kebawah HAHAHHAHAHAHAHHAH, HAYOOO!!!!!!! OMOOO!!!

OMG!! Pagi yang awkward bagi Boho couple.
Mencoba bersikap biasa tapi tidak sanggup bersikap biasa hHAHAHAHAHA.
Kelihatan banged mereka sangat malu, mereka tidak sanggup menatap mata satu sama lain, hanya melirik dan melirik, mencoba bersikap ibarat biasa sesudah melewati malam pertama mereka HAHHAHAHAHAHHAHA.
Suho bahkan menyentuh ini itu agar nggak keliatan awkward LOL.

Ia bertanya apakah Bonui tidur dengan nyenyak dan Bonui hanya mengangguk.
Suho perlahan mendekati kursi dan menarik dengan kaku, ia duduk dengan kaku juga, masih tak sanggup menatap wakah satu sama lain HAHAHHAHAHAHA.
Suho menyampaikan ia tidur dengan nyenyak juga. Ia menatap ke arah lain HHAHAHAH. Bonui juga duduk disampingnya dengan kaku.
Suho mencoba bersikap biasa lagi, menyampaikan pada Bonui seharusnya ia tidak usah memasak pagi-pagi begini. Padahal Suho kelihatan seneng banged.
Bonui tersenyum malu dan menyampaikan kalau ia hanya ingin memasak kuliner untuk Suho dan makan bersama Suho sebelum Suho pulang.
Keduanya saling melirik dan dikala mata mereka bertemu mereka berdua tertawa HAHHAHAHHA.

Bonui menyadari sesuatu dan menyampaikan pada Suho kalau sepertnya bajunya terbalik.
Suho terkejut, dan dengan kaku ia berdiri bahkan hampir menjatuhkan sendok HAHHAHA. Ia bahkan tak tahu kapan bajunya terbalik LOL, memperlihatkan betapa nervous-nya ia pagi itu HAHHAHHAHHA.
Bonui tertawa melihat tingkahnya. Suho menjauh sedikit dan dengan kaku memperbaiki bajunya. Ia duduk kembali dan mulai mencoba kuliner Bonui dan menyampaikan kalau itu panas HAHHAHAHA.
OMG! Lucu banged deh mereka berdua kekekkekekkee.

Bonui dan Suho berangkat bersama pagi itu. Mereka sedang di kendaraan beroda empat dan mengobrol dikala Suho menyampaikan sesuatu ihwal ‘nasib’ dan Bonui tertawa alasannya biasanya Suho tidak menyampaikan hal-hal ibarat itu alasannya ia bahkan tidak percaya takhayul dan semacamnya.
Suho hanya tersenyum dan menyampaikan pacarnya mengajarkannya banyak hal tak mempunyai kegunaan makanya ia ibarat ini. Bonui tertawa. IA membuka tas-nya dan terkejut alasannya ia meninggalkan sesuatu.
Suho menyadarinya dan bertanya ada apa. Bonui menyampaikan garam dan kacang merahnya ketinggalan di rumah.
Suho mengejeknya dan menyampaikan tampaknya Bonui lebih terpesona padanya makanya ia sanggup melupakan hal itu, alasannya hal itu selalu yang terpenting bagi Bonui. HAHAHHAHAHA.
Bonui mencicipi firasat jelek dan meminta Suho berbalik kembali ke apartemennya untuk menjemput itu.
Suho menghela nafas dan menghentikan mobilnya.

Bonui terdiam. Suho menggenggam tangan Bonui dan dengan suaranya yang dalam ia mengatakan, ayo kita pergi tanpa itu. Tidak akan ada hal jelek yang terjadi. Semuanya akan baik-baik saja.
Bonui menatap Suho, kemudian ia masih merasa tidak lezat dan mengalihkan pandangannya untuk berfikir sebentar, kemudian ia menatap Suho lagi dan menghela nafas, mengangguk.
Suho senang mendengarnya. Ia tidak melepaskan genggamannya di tangan Bonui dan terus menyetir ibarat itu. AWWWWWWWWWWWWWW!!!!!!!!!!! Co CWEEEET!!

Suho dan Bonui tiba di erat perusahaan dan Suho menurunkan Bonui disana, well, mereka masih secretly dating, jadi dilarang terlihat tiba bersama.
Bonui keluar dari kendaraan beroda empat dan memastikan Suho harus tiba hanya sesudah 5 menit ia masuk ke kantor, alasannya ia tak ingin mereka dicurigai. Bonui memastikan lagi Suho harus melakukannya dan Suho mengiyakan HAHHAHAHAH.
Bonui dengan senyuman berlari menuju gedung dikala Suho memanggilnya, lebih sempurna ia meninggikan bunyi dikala ia merasa kehilangan sesuatu sehingga Bonui kembali ke erat mobil.
Bonui bertanya ada apa dan Suho menyampaikan kalau ia kehilangan sesuatu, tampaknya didekat sini dan di erat sini, sambil mendekat ke dingklik supr. Bonui ikutan mencari dari luar kendaraan beroda empat dengan memasukkan sedikit kepalanya ke jendela mobil.
Suho tersu menyampaikan seperinya disini dan disini hingga hasilnya ia berhasil mencuri kecupan di pipi Bonui.
Bonui terkejut, Suho tertawa bahagia. Keduanya benar-benar pasangan yang sangat berbahagia. *hati-hati plissssssss, firasat jelek nih*

Bonui tiba di kantor dan menyapa semuanya dengan senyuman. 5 detik kemudian Suho muncul menciptakan semuanya shock alasannya Suho seharusnya belum tiba di Korea HAHAHHAHAHA.
Bonui terang menyampaikan Suho harus masuk 5 menit setelahnya, tentu saja ia sangat kaget. Suho masuk sambil mengangkat pundak menatap BOnui HAHHAAHHAHAHA. Ini cowok.
Suho yang masuk pribadi menanyakan beta test, tap karyawan lebih ingin tau alasannya yang mereka tahu Suho akan pulang dengan penerbangan pagi HAHHAHAHA.

Suho tanpa ragu menjawab kalau ia mengganti penerbangan semalam LOL. Karyawan mulai mengorek, Sepertinya kamu tiba lebih awal untuk bertemu seseorang.
Yang lain mulai menggoda, Ji Hoon ikut-ikutan menyampaikan tidak ada kencan rahasia di perusahaan mereka. Ia bahkan bertanya pada Suho untuk meyakinkan.
Suho cuma memainkan bibirnya, menunduk dan tersenyum HAHHAHHAHA, Suho sudah tidak tahan main rahasia-rahasiaan.
Bonui khawatir tertangkap berair dan ia tertawa sehingga yang lain ikutan tertawa memaksa LOL.

Suho perlahan berjalan mendekati Bonui dan menyampaikan dengan jantan kalau ia dan Bonui berpacaran. Senyuman semuanya pribadi menjelma kaget HAHHAHAHHA. Termasuk Bonui.
Suho menyampaikan tampaknya semuanya sudah tahu, jadi mereka tidak perlu rahasia-rahasiaan lagi. Suho menyampaikan kalau ia sangat menyukai Shim Bonui.
Bonui hanya terdiam, Dal Nim terlihat terharu. Suho meminta semuanya memperlakukan Bonui dengan baik cieeeeeeeeee. sebagai rekan kerja tambah Suho.
Dal Nim mengiyakan. Bonui tersenyum. Karyawan berterimakasih alasannya Suho mengaku, ia bilang mereka hampir gila alasannya harus akal-akalan tidak menyadarinya HAHHAHHAHHAHA.

Saat semuanya masih senang dikala Hyeon Bin dan Sung Hyun masuk dengan panik menyampaikan CEO, CEO. DAn mereka shock melihat Suho sudah di kantor.
Hyeon Bin menjelaskan ada informasi kecelakaan kendaraan beroda empat di jembatan Incheon, alasannya jamnya sama dengan jam kedatangan Suho ia sangat khawatir. Seung Hyun menambahkan kalau keadaan disana sangat kacau.
Dal Nim kemudian menyadari sesuatu, Ia bertanya pada Suho, bagaimana dengan coffee sajangnim? kalian tiba bersama kan?
Suho terdiam, ia masih hening dan mengambil ponselnya mencoba menelpon Ryang Ha. Nomornya tidak aktif . Semua terkejut.

Suho tampak sudah di bawah, ia berlari keluar dari lift dengan panik, diikuti Bonui. Bonui memanggilnya dan Suho menyampaikan ia harus pergi sebentar, ia meminta Bonui menelpon polisi dan menanyakan keadaan disana.
Bonui tampak khawatir dan memintanya hati-hati menyetir. Suho mengerti dan dikala ia akan pergi tiba-tiba Ryang Ha tiba dengan setumpuk barang bawaan, bertanya kenapa mereka semua ada di luar.

Belum sempat Bonui dan Suho menyampaikan sesuatu, Dal Nim sudah berlari menabrak mereka menuju Ryang Ha dan pribadi menyentuh waja Ryang Ha sambil berteriak apakah ia benar Ryang Ha, bukan hantu. HAHHAHHHA.
Dal Nim menyentuh wajah Ryangha lagi dan lagi menciptakan Ryang Ha salah tingkah HAHHAHAHA.
Dal Nim merengek sambil mengguncang badan Ryang Ha menyampaikan kalau ia pikir ia tidak akan bertemu dengan Ryang Ha lagi wkwkkwkwkwkwkw.
Ryang Ha tentu saja terkejut. Dal Nim kembali menyentuh wajah Ryang Ha dan menyampaikan Ryang Ha dilarang mati sebelum ia menghukumnya, alasannya ia lah yang harus membunuh Ryang Ha bukan orang lain kekekkekekee.
Ryang Ha masih bingung, gotong royong siapa yang sekarat dan siapa yang terluka sekarang?

Dal Nim benar-benar bersikap sangat imut dan dua orang yang dicuekin hasilnya memanggil Dal Nim. Suho dan Bonui menatap keduanya dengan bingung. Butuh beberapa detik bagi Dal Nim untuk sadar apa yang sudah ia lakukan dan melepaskan tangannya dari wajah Ryang Ha HAHHAHAHHAHHA.
Dal Nim mencoba bersikap biasa dan menyampaikan tidak peduli betapa bencinya kita pada seseorang, kita tidak ingin hal yang jelek terjadi padanya.
Dal Nim melangkah mundur dan mundur sementara yang bertiga menatapnya dengan heran HAHHAHAHA. Dal Nim ujung-ujungnya kabur dari sana saking malunya LOL.
Ryang Ha masih tak mengerti apa yang terjadi disini.

Suho bertanya, kenapa kamu tidak mengangkat telponmu?
Bonui juga menyampaikan dengan khawatir, saya mendengar ada kecelakaan kendaraan beroda empat yang parah.
Ryang Ha menyampaikan kalau ia terjebak macet dan baterai ponselnya juga habis. Tapi ia lebih ingin tau dengan Dal Nim yang tiba meribut dihadapannya dan kemudian menghilang. Ia masih galau apa yang terjadi disini wkkwkwkw.

Dal Nim di kamar mandi mencuci tangan dengan kesal, murka pada dirinya sendiri kenapa ia harus menyentuh wajah Ryang Ha HAHHAHAHAH. Dal Nim sangat sangat malu.
Bonui tiba-tiba tiba membuatnya terkejut, apalagi dikala Bonui bertanya apakah orang yang ditaksir Dal Nim selama 2 tahun ialah Ryang Ha. Dal Nim dengan cepat membantah, meminta Bonui jangan membahas itu dan menjelaskan kalau ia bukan Ryang Ha.
Bonui hanya tersenyum, tampaknya ia tak percaya. Dan Dal Nim mulai menjelaskan mengenai rasa kepedulian terhadap sesama insan dan bla bla bla. HAHHAHAHA. Bonui hanya mengangguk dan mengangguk LOL. Bonui mencoba percaya tapi tampaknya ia tidak percaya kekekekeke.
*iklan lipgloss HAHAHAAHHA*

Seol Hee tiba ke sebuah restoran untuk bertemu Gun Wook.
Gun Wook sudah usang menghilang semenjak patah hati mmebuat Seol Hee merasa kesal, ia menyampaikan ia akan kembali ke kanada hari ini kalau Gun Wook tidak menelponnya. Gun Wook hanya tersenyum kemudian menyadari perubahan style Seol Hee yang hari ini tampak sederhana, bahkan tidak mengenakan high heels. LOL.
Keduanya duduk dan makan dikala membicarakan mengenai Gun Wook. Gun Wook yang sedang patah hati, kata Seol Hee kenapa mereka tidak mengumumkan ke media saja kalau Gun Wook ditolak HAHAHAHHA.
Gun Wook hanya tersenyum. Saat ditanya ia kemana selama menghilang, Gun Wook menyampaikan ia kesana kemari, menenangkan pikirannya.

Kemudian pembicaraan berubah ke pencarian ayah Gun wook. Selama Gun Wook menghilang, Seol Hee menerima banyak kabar, tapi ia sudah mengecek dan tidak ada hasilnya.
Gun Wook menghela nafas dan meminta Seol Hee untuk berhenti saja, mereka akan berhenti mencari ayahnya, alasannya ia yakin ayahnya menghindarinya, alasannya mereka belum menerima kabar hingga dikala ini.
Gun Wook meminta Seol Hee mengubah jadwal penerbangan, ia akan kembali ke Kanada sesudah IF rilis. Seol Hee meminta Gun Wook ke Zeze untuk menyelidiki versi beta tapi Gun Wook menolak dan meminta Seol Hee pergi sendirian, alasannya ia lelah.
Seol Hee menghela nafas dan bertanya, kamu menghindari Bonui?
Gun wook membantah dengan menyampaikan kalau ia hanya lelah, lagi pula ia Gary Choi, ia tidak harus ada disana setiap waktu, alasannya Seol hee sebagai distributor saja sudah cukup memeriksanya.
Seol Hee hanya tersenyum kecil.

Seol Hee menyelidiki beta tanpa Gun Wook. Ia bersama Bonui dan Suho di ruang rapat. Ia puas dengan hasilnya, sama sekali tidak ada kekurangan menurutnya.
Seol Hee tampak masih agak kaku bersama couple ini hehehhehhhe, ia bercanda menyampaikan ia pikir keduanya sibuk pacaran dan tidak melaksanakan pekerjaan dengan baik HAHHAHAHA. Bonui dan Suho sama-sama terkejut.
Seol Hee kemudian mengucapkan selamat pada mereka berdua dengan senyuman, ia tampaknya sudah menyerah. Ia juga memberitahu keduanya kalau ia dan Gun Wook akan kembali ke Kanada sesudah IF rilis.
Bonui terkejut, alasannya Gun wook masih belum menemukan ayahnya.
Seol Hee menjelaskan waktu 2 bulan ialah waktu yang usang bagi seorang pemain tenis untuk mengambil liburan, alasannya itu artinya ia mneyerahkan peringkat dan rankingnya. Ia menjelaskan Gun Wook sangat kecewa sekarang, alasannya ia masih belum menemukan ayahnya selama liburan ini.
Bonui khawair dan ingin menemuinya tapi Seol Hee melarang, karen akan sangat berat bagi Gun Wook bertemu Bonui sekarang, jadi lebih baik membuarkan Gun Wook sendiri. Bonui mengerti.

Gun Wook ada di rumahnya yang sangat berantakan, malas bersih-bersih dan ia hanya tidur di sofa.
Bel berbunyi tapi ia malas membuka pintu, jadi ia membiarkannya. Sayangnya bel tidak berhenti dan terus berbunyi bahkan pintunya di gedor, sangat berisik dan ia terpaksa berjalan untuk membuka pintu.
Suho ada di luar, Gun Wook terkejut. Tanpa dipersilahkan masuk, Suho masuk bahkan mendorong Gun Wook yang masih kaget HAHHAHAHAHA. Ia bahkan sempat bertanya apakah ia harus buka sepatu atau bagaimana, dan berjalan melewati sampah-sampah di lantai LOLOLOLOL.
Gun wook bertanya kenapa Suho kerumahnya. Suho menyampaikan ia ingin Gun wook mengabulkan keinginannya, alasannya pertandingan dikala workshop ia menang, jadi Gun Wook harus mengabulkan permintaannya.
Gun Wook menolak alasannya Bonui yang menang, tapi Suho memaksa, alasannya bagaimana pun yang hingga duluan di garis finish adalag ia HAHHAHAHHA.

Gun wook tidak sanggup menolak lagi dan bertanya apa impian Suho.
Suho meminta Gun Wook untuk tidak mengalah dalam mencari ayahnya. Ini menciptakan Gun Wook terkejut.
Suho menyampaikan mereka akan memasukkan hal ini ke dalam game, ibarat misi tersembunyi, mereka juga akan mendapatkan laporan dan Gun Wook sanggup memeriksanya meski ia sudah di Kanada.
Gun Wook menyampaikan kalau mereka sudah selesai menciptakan game-nya, bagaimana sanggup menambahkan hal itu hanya dalam beberapa hari.
Suho protes, menyampaikan jalau Gun wook begitu dingin. Ia mengingatkan Gun Wook kalau dirinya jenius, apapun mungkin dilakukan.

Suho kemudian berdiri dan bergumam kalau Gun wook hanya perlu mengucapkan terima kasih LOL.
Ia berjalan melangkahi sampah-sampah lagi, dan menyampaikan pada Gun Wook untuk bersih-bersih nanti HAHAHHAHAHA.
Setelah Suho keluar, Gun wook hanya tersenyum kecil.

Suho mulai merencanakan penambahan misi rahasia dalam IF. Ia merancangnya bersama Bonui dan mereka berdua ada di kantor dimana Suho sedang menjelaskan sistemnya pada Bonui tapi Bonui tidak mendengarkan dan malah terus menatap Suho dengan senyuman.
Suho jadinya tidak konsentrasi dan menatap Bonui bertanya ada apa dengannya.
Bonui tersenyum dan menyampaikan kalau pacarnya sangat mengagumkan, ia ingin menyampaikan pada semuanya kalau pacarnya benar-benar orang yang sangat mengagumkan.
Suho jadi malu dan tersenyum, ia mencoba mulai fokus bekerja lagi dan mengingatkan Bonui kalau ia sedang bekerja.
Bonui terus menatapnya dengan kekaguman dan Suho berkata, beri saya ciuman kalau saya mengagumkan.

Bonui membisu saja, ia terus menatap Suho dengan tangan dipipinya, Bonui tersenyum.
Suho makin mendekatkan pipinya, poppo.
Bonui tidak tahan lagi dan tertawa. Suho menghitung mundur, 5,4,3,2…
Bonui akan mengecup pipi Suho dikala Suho berbalik dan keduanya berhadapan. Malu, Bonui memalingkan wajahnya dan Suho mencuri ciuman di pipi Bonui.
Keduanya tertawa senang dan Suho mengingatkan Bonui untuk fokus alasannya mereka harus menuntaskan pekerjaan.
AAAAAAAAAKKKH!!!!!!!!!!!! I need a man like Suho, whereeeeeeeee my namjaaaa T_______________T

Entah semenjak kapan Seol Hee dan Dal Nim dekat, sampai-sampai mereka berdua bertemu di cafe Ryang Ha HAHHAHAHAHHA.
Seol Hee tampaknya membawa sesuatu untuk Dal Nim, sementara Dal Nim masih kaku dan menyapa Seol Hee dengan CEO HAn.
Seol Hee kecewa alasannya ia dan Dal Nim sudah kesepakatan akan menjadi abang adik sebelumnya.
Dal Nim mengingatkan kalau ia ialah sahabat Bonui dan menurutnya tidak baik kalau ia berteman dengan mantan pacarnya Bonui, jadi ia harap Seol Hee menganggap perkataannya waktu itu ialah kesalahan alasannya mereka mabuk.
Seol Hee gemas melihat Dal Nim dan mencubit pipi bakpao Dal Nim, omoooooo, kiyowoooo
Seol Hee menyampaikan ia sangat iri pada Bonui, alasannya Bonui mempunyai pacar dan sahabat yang sangat baik.

Seol Hee memperlihatkan hadiahnya pada Dal Nim dikala Ryang Ha tiba dan menyapa Seol Hee. Dal Nim pribadi menunduk dan menyentuh wajahnya, panas. Ryang Ha juga melihat Dal Nim dan menyentuh wajahnya sendiri, ia menjadi kalem dan meninggalkan mereka begitu saja HHAHAHAHAAHA, biasanya ia mengganggu LOL.
Dal Nim menyelidiki hadiah Seol Hee, ada banyak baju disana. Seol Hee menyampaikan ia membelinya dikala tiba ke Korea, jadi semuanya masih baru, ia mmeutuskan hidup dengan nyaman sekarang. Dan kita melihat style Seol Hee memang menjelma simple, tidak ibarat dulu.
Seol Hee memperlihatkan itu pada Dal Nim alasannya ia pikir Dal Nim akan membutuhkannya, alasannya Dal nim sedang mengubah style-nya sekarang.
Seol Hee dengan mata memelas menyampaikan kalau Dal Nim ialah sahabat pertamanya di Korea, jadi ia harap Dal Nim tidak mencampakkannya. Dal Nim memperlihatkan wajah lucunya, ia terharu HAHAHHAHAH. Dal Nim mulai memanggil Seol Hee dengan eonni.

Kemudian ia berkomentar kalau ia tak tahu kalau orang berubah baik sesudah dicampakkan HAHAHAHAHHA.
SeolHee menatapnya tajam. Dal Nim sadar ia keceplosan dan berteriak minta maaf sambil menutup mulutnya HAHHAHAHA.
Seol Hee kini sanggup menahan amarahnya dan mengalihkan pembicaraan, ia mengajak Dal Nim mengubah kehidupan mereka sekarang. Dal Nim bingung.
Seol Hee mengajak Dal Nim ikut kencan buta (Sogething).
Mendengar itu yang pertama terkejut ialah Ryang Ha yang rahasia mendengarkan HAHHAHAHAHHAAAHA.
Dal Nim tentu saja juga terkejut.
Seol Hee menyampaikan kalau ia tidak akan menangis dan menangis hanya alasannya dicampakkan oleh seseorang. Ia berfikir Dal Nim juga harus bertemu dengan seseorang yang baik. Mendengar itu Dal Nim mengangguk, ia juga baiklah kalau dirinya memang harus move on.
Seol hee menyampaikan Dal nim harus melupakan cinta sepihaknya dan mempunyai seseorang yang mencintainya disisinya.
Dal Nim tersentuh alasannya Seol Hee memikirkannya dan ia baiklah untuk ikut kencan buta.
Ryang Ha yang sedari tadi mendengarkan menjadi tidak hening HAHAHHAHHAH..

Bonui membawa kuliner ke rumah Gun wook alasannya Gun wook beberapa hari tidak kelihatan. Gun Wook menyampaikan kalau ini mungkin perjamuan terakhir mereka dan Bonui memintanya jangan menyampaikan hal ibarat itu.
Bonui ingin menyampaikan sesuatu tapi Gun Wook menyampaikan ia ingin bicara terlebih dahulu.
Gun wook menyampaikan kalau Bonui benar, mungkin ia hanya bingung, dulu dikala orang tuanya bercerai, ia kahal dalam pertandingan atau dikala ia sakit, ia berfikir lebih baik kalau ia tersenyum. Tapi hari itu, ia menangis dihadapan Bonui dan itu membuatnya malu. Ia tidak pernah menangis ibarat itu di hadapan orang lain. Mungkin alasannya itu ia bingung, berfikir kalau ia menyukai Bonui sebagai seorang wanita.
Bonui hanya mendengarkan dan Gun Wook berfikir ia harus menyampaikan hal lain, jadi ia menyampaikan jatuh cinta pada perempuan yang lebih bau tanah bukan gayanya, ia membutuhkan orang untuk bersandar dan hampir jatuh cinta pada Bonui. Gun Wook meminta Bonui menyampaikan padanya kalau Suho membuatnya sedih, ia akan tiba dimana pun ia berada. Aaaaawwwwwwwwwwwwwwwwww
Bonui tersenyum dan berterima kasih. Keduanya tertawa dan mulai makan toppokki :))

Bonui akan keluar dikala ia melihat seseorang di lorong apartemen mereka. Bonui mengenalinya, ia ialah ayah Gun wook.
Bonui memanggil ayah Gun Wook tapi ayah tidak mengenalinya. Bonui mendekati ayah Gun Wook dan menatapnya untuk meyakinkan, ya itu ialah ayah Gun Wook. Bonui memperkenalkan dirinya, kalau ia ialah Bonui. Ayah terkejut. Belum sempat ayah selesai terkejut, Gun Wook keluar dari rumahnya dan Bonui berkaca-kaca menatapnya.
Ayah Gun wook berbalik, Gun Wook terkejut melihat ayah yang dicarinya berdiri di hadapannya sekarang.

Ayah menatap Gun wook dengan berkaca-kaca dan hanya mengucapkan maaf dari mulutnya.
Gun Wook masih sangat terkejut dan segera menuju ayahnya dan memeluknya. Ayah masih terus minta maaf. Gun Wook menyampaikan tidak perdlu karen ayahnya sudah disini sekarang.
Bonui terharu melihat pertemuan ayah dan anak ini, ia menangis.
Gun Wook dan ayah terus berpelukan.

Gun wook dan ayahnya berbincang berdua di rumah Gun wook. Gun wook memperlihatkan medali kemenangan pertamanya, ia menyampaikan ia ingin memperlihatkan pada ayahnya semenjak dulu. Medali pertama yang ia menangkan, untuk ayahnya. Ayah bahkan masih ingat detail pertandingannya dan itu menciptakan Gun wook bahagia.
Gun Wook meminta ayah menceritakan kehidupanya sekarang, dimana ia tinggal dan apa yang ia lakukan.
Ayah awalnya menolak alasannya itu bukan hal elok untuk diceritakan.
Gun Wook mengingatkan ia bukan anak kecil berusia 9 tahun lagi sekarang, ia cukup berakal balig cukup akal untuk mendengarkan dongeng yang tidak baik.
hehheehhe.

Bonui ternyata akan pergi menjenguk Bora tadi, kini ia sudah di rumah skait bersama Suho yang merekam Bonui yang sedang berbicara dengan adiknya.
Bora masih belum sanggup bicara, tapi matanya sudah ada tanda kehidupan, tidak ibarat sebelumnya, ia mendengarkan kakaknya yang terus membicarakan ihwal Gun Wook yang sudah bertemu ayahnya, ini sudah 15 tahun dan Gun wook niscaya sangat bahagia, sama dengan dikala ia mendengar kalau Bo Ra sadar.
Bonui menyampaikan ia tidak berfikir pada mukjizat itu ada, baginya Bora dan ahjushi (Suho) menciptakan keajaiban itu ada baginya.
Suho meminta Bonui berhenti bicara supaya ia sanggup mengambil gambar mereka dengan baik, ia meminta Bonui menghadap ke kamera.

Bonui meminta Suho juga ikut berfoto bersama mereka dan Bonui bertanya pada adiknya apakah ahjushi itu boleh ikut berfoto bersama mereka.
Kali ini Suho cemberut, alasannya semenjak tadi Bonui terus memanggilnya ahjushi HAHHAHAHAHA.
Ia berjalan mendekati mereka dan memperlihatkan kamera pada Bonui, panggil saya abang ipar (CIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE).

Bonui mengambil kamera sambil tersenyum geli melihat ekspresi Suho.
IA menyuruh Suho berdiri erat Bora dan mereka mengambil selca bertiga XD XD
OMOOOO!!

H-1 sebelum peluncuran IF, Karyawan Zeze menyelidiki game mereka bersama-sama dan mereka kagum dengan game mereka sendiri bahkan tak percaya kalau mereka yang membuatnya sendiri.
Bonui sedang menikmati game dikala menyadari kalau kalung santunan Suho hilang. Tanpa ada yang tahu, Bonui mencarinya dengan khawatir ke bawah menja dan menemukan disana. Ia sangat lega ia tidak kehilangan hal itu.
Bonui meletakkan kalungnya diatas meja.

Semuanya selesai menyelidiki game dan berkumpul lagi, mereka yakin ini akan sukses besar.
Suho menyampaikan kalau itu alasannya semua bekerja keras menciptakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Mendengar kalimat Suho yang tak biasa Yoon Bal mengejeknya, hooo, cinta mempunyai imbas yang elok untukmu, CEO-nim. Aku tidak tahu akan mendengar kebanggaan ibarat ini.
Para karyawan menjadi gemas sendiri HAHAHHAHHAHHA. Bonui tersenyum melihat mereka. Suho terdiam. Melihat Suho tak ada reaksi, Yoon Bal dan Dae Kwon yang berpelukan menghentikan kegiatan mereka. Semua karyawan terdiam.

Suho kemudian menatap Bonui, dikala seseorang jatuh cinta, ia dipengaruhi oleh dopamin, vasopressin dan oxytocin, antara banyak hormon lainnya. Ini ialah yang menciptakan dunia indah. Bahkan ketika seseorang mendorongmu ke masa lalu, ha ha ha ha kamu menjadi murah hati dan tertawa dengan semuanya. Tapi saya ialah Je Suho. Jika sesuatu ialah sampah, saya akan menyampaikan kalau itu ialah sampah. Tak peduli apa yang orang lain katakan, proyek ini ialah yang terbaik.
Setelah menciptakan shock para karyawan dengan ceramahnya yang panjang kali lebar, Suho mengakhirinya dengan baik. Para karyawan bahkan sangat terharu alasannya Suho menyampaikan ini proyek terbaik mereka selama ini. Semuanya bahagia.
Suho menyuruh mereka pulang cepat hari ini, alasannya mereka sudah lembur cukup lama. Tentu saja para karyawan sangat sangat senang dan pribadi mengambil tas untuk kembali ke rumah. Mereka mengucapkan selamat kencan pada Suho dan Bonui HAHHAHAHAHA.
Hanya dalam beberapa detik, kantor Zeze hanya tinggal suho dan Bonui.

Bonui menatap Suho dengan kagum dan tersenyum, ia menyampaikan Suho melaksanakan pekerjaannya dengan baik,
Suho bertanya, bagaimana? Apakan ini persis ibarat game yang kamu bayangkan?
Bonui berfikir dan menjawab, tidak.
Suho terkejut. Bonui tersenyum dan menyampaikan ini 100 kali lebih baik.
Suho tersenyum bahagia, awwww, kerutan di keningnya diliatin kekekkeekkekekeke tau aja saya suka itu XD

Suho kemudian menyuruh Bonui pulang dengan aman, sendirian. Bonui terkejut mendengarnya.
Suho menyampaikan ia ada kesepakatan dengan Ryang Ha dan mereka berdua ada beberapa hal untuk dibicarakan. Kau sanggup pulang sendirian kan?
Bonui gotong royong kecewa, tapi dengan cepat ia menjawab tentu saja, lagian mereka tidak harus pulang bersama sepanjang waktu.
Suho kemudian berpisah dengan Bonui dan masuk ke ruangannya. HAHHAHAHAHAHAHA.

Bonui tiba di rumah. Ia meletakkan tasnya dan duduk.
IA lemas, ia masih kepikiran dengan Suho, well, ia juga berfikir Suho punya kehidupannya sendiri dan pastinya ia juga punya janji. Tapi menurutnya alasannya itu dengan Ryang Ha setidaknya Suho sanggup mengajaknya, lagian ia juga kenal dengan Ryang HA.
Bonui sangat kecewa sesudah mengomel dan mengomel. Ia mendesah, kemudian ponselnya berdering.

Suho menelpon bertanya apakah ia sudah pulang dengan selamat. Bonui membenarkan.
Suho bertanya apa yang akan dilakukan Bonui malam ini.
Bonui menyampaikan tidak ada, ia sedikit excited dan bertanya apakah Suho akan tiba malam ini.
Suho menyampaikan ia tidak sanggup datang. Ia hanya ingin memastikan Bonui makan dengan baik malam ini. Bonui juga meminta Suho makan dengan baik.
Dan sesudah itu Suho mematikan telponnya. Bonui benar-benar sangat kaget, Apa-apaan ini?Dia menutup telpon duluan?! Apakah ia sudah kehilangan ketertarikannya padaku?
Bonui sangat kecewa, kemudian ia meraba lehernya dan sadar kalungnya tidak ada. Ia ingat ia meninggalkan di meja-nya tadi dan mengeluh kenapa ia pelupa akhir-akhir ini.

Petugas Won sedang mengerjakan sesuatu dikala laki-laki mencurigakan di episode 12 kemarin muncul lagi. Pria itu ialah pencuri game Genius II waktu itu dan menyamar menjadi petugas listrik kali ini, tampaknya ia merencanakan sesuatu.
Ia membawakan minuman untuk petugas Won yang sedang bertugas. Petugas Won memuji kebaikannya alasannya ia selalu membawakan sesuatu untuknya, ibarat jus dan es krim juga beberapa waktu yang lalu.
Sepertinya ada sesuatu di minuman yang ia berikan kali ini, jadi ia ingin memastikan petugas Won meminumnya, tapi petugas Won terus bicara dan tidak jadi meminumnya HHAHAAHAHAHA.
Tapi pada hasilnya petugas Won meminum minuman itu dan laki-laki itu tersenyum licik.

Kemudian ia mulai membahas ihwal kantor yang sepi kini dan petugas Won tanpa curiga menyampaikan kalau besok ialah peluncuran IF, akan menjadi hari besar, jadi oara karyawan banyak yang pulang lebih awal.
Petugas Won juga mengungkit mengenai game itu, IF, ia lah yang membuatnya dan laki-laki itu menyampaikan kalau begitu harusnya petugas Won menjadi CEO kenapa ia malah menjadi petugas keamanan. petugas Won hanya tertawa menyampaikan banyak hal yang terjadi, tapi dengan menjadi petugas keamanan ia sanggup masuk kemana saja di perusahaan, ia bahkan memperlihatkan master key miliknya.
Sepertinya itu lah yang dinantikan laki-laki itu, ia mulai mengeluh kalau ia harus menyelidiki kabel A yang ada di lantai 8 dan petugas Won tahu kalau disana ialah kantor pengembangan Zeze Factory.
Petugas Won tidak curiga sama sekali dan membawanya ke kantor tim pengembangan Zeze. OMG.

Continue Reading

More in Hwang Jung Eum

To Top