Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 5 Part 1

Hwang Jung Eum

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 5 Part 1

Alhamdulillah ya, rating episode 5 naik ke peringkat satu lagi. Mudah-mudahan selalu diatas 8% deh :’)
Makin usang sih makin kesini ceritanya makin seru, banged, ditambah kesudahannya Je Suho memunculkan facial expressionnya yang lucu abis HAHHAHAHHA.
Jujur aja, di episode 1 dan 2, saya belum sanggup feel drama ini, tapi untung aja di episode 3 dan seterusnya makin usang makin seru. Ceritanya juga cepat plot-nya jadi nggak membosankan. Dan musiknya makin kesini juga makin bagus, jujur sih ya, OST dan BGM LR nggak sanggup saya bilang bagus, menurutku itu kekurangan drama ini. Hehhheheehehehee

Sinopsis Lucky Romance Episode sebelumnya :
Lucky Romance Episode 5

Makara episode 5 dimulai dengan sedikit scene dari episode 4 kemarin. Saat Bonui memuji kalau suho ialah laki-laki yang baik dan keren, alasannya ialah Suho belakang layar mengkhawatirkannya. Hal ini menciptakan Suho sedikit tersentuh atau lebih tepatnya beliau tidak tahu perasaan itu, tapi dalam hati beliau senang dan menahan senyumannya, mungkin pipinya juga duah merah tuh kekekekkeke.
Dan tentu saja itu membuatnya melongo dan tak sanggup berkata apa-apa.
Bonui menyampaikan jikalau saja Suho sedikiiiiit lagi lebih baik, maka ia mungkin akan memberikan poin 100 pada Suho.
Suho hanya diam, menelan ludahnya. Sepertinya hatinya akan meledak ketika ia kesudahannya menemukan alasan untuk keluar dari situasi awkward itu, ia mulai mencari alasan kalau waktu mereka sudah lebih 1 jam 40 menit dari waktu kencan yang dijanjikan. Ia bahkan menyampaikan akan membatalkan kencan besok dan menambahkan waktunya ke kencan ahad depan saja.
Suho tentu saja mengatakannya dengan terbata-bata dan pribadi akan keluar dari rumah Bonui dengan sangat sangat sangat awkward.

Bonui menghentikan langkah Suho ketika ia berkata, waktu itu… Apakah kita sanggup menggunakannya sekarang?
Suho terdiam, ia menatap Bonui tidak mengerti, Nde?
Bonui berkata dengan matanya yang ikhlas dan jujur, Waktu 1 jam 40 menit untuk kencan besok, ayo kita habiskan sekarang. Hari ini… tidurlah denganku, Mr. Je Suho.
Suho terkejut, ia membuka mulutnya saking terkejutnya mendengar seorang perempuan menyampaikan hal itu dengan gampang dihadapannya, Bos-nya, orang yang gres ia kenal dan bahkan masih memakai bahasa formal dengannya..

Sementara itu, sehabis pertarungan Ayam dan Harimau, si ayam jantan kita, Gun Wook ada di apartemennya, ia masih kesal dan membuka lemari es untuk mengambil minumannya disana. Well, lemari es nya isinya minuman semua. Kenapa ga ada makanan?? T_____T
Kemudian tiba-tiba ia teringat sesuatu dan berlari keluar. Gun wook mengambil kantung plastik yang ia bawa tadi. Itu ialah es krim, yang sudah meleleh dan lagi tidak sanggup dimakan. Gun wook kecewa, tampaknya beliau beli untuk dimakan bersama Bonui.

Kembali ke rumah Bonui, Suho masih resah dan bertanya apa maksud Bonui.
Bonui mencoba menjelaskan, Kau bilang kau tidak punya banyak waktu, jikalau kau menghabiskan malam bersamaku malam ini, kita sanggup membatalkan kontrak dating-nya. Kita tidak perlu memaksa bertemu lagi, jadi…
Suho benar-benar resah sekarang, ia menutup matanya dan berfikir, ia berjalan mendekati Bonui, Tunggu, tunggu, tunggu. Makara yang kau maksud bukan ‘tidur biasa’ tapi sebagai laki-laki dan wanita….
Bonui mengangguk yakin. Suho terkejut lagi, ia memalingkan wajahnya dan berfikir, kau menyewa kamar hotel dan semuanya ialah untuk ini? Itu ialah tujuanmu semenjak awal?
Bonui membenarkan, semenjak awal ketika ia mengajak Suho untuk berkencan, tentu saja hal ‘itu’ termasuk ke dalamnya.

Suho kesudahannya menemukan pada dasarnya meski ia masih tidak habis fikir, Makara tiba-tiba mengajakku kencan dan mendekatiku dengan paksa menyerupai di kamar hotel, semuanya arena itu, ah, saya tahu. Apa kau menggilai pria? Bukankah kau bilang kau tidak menyukaiku? Ini bukan kekerabatan sebenarnya. Tapi kau bilang kau ingin tidur denganku? Di hari pertama? Tiba-tiba?
Bonui tidak gentar, alasannya ialah itu memang tujuannya semenjak awal, ia tidak ragu mengiyakan hal itu.
Suho mulai kesal, Lalu kenapa kau tidak mengatakannya padaku semenjak awal? Lalu saya tidak akan terikat kontrak denganmu menyerupai ini.

Bonui memperlihatkan wajah memelasnya dengan mata berkaca-kaca, Tidak bisakah… kau memikirkanku menyerupai seseorang yang kau tidak tahu? Pikirkan saya sebagai seseorang yang kau temui di klub malam atau kafe saja.
Suho mendesah kehilangan kata-katanya. Bonui melanjutkan menyampaikan kalau para laki-laki biasanya menganggap hal menyerupai ini sebagai ‘sporting event’ bagi mereka.
Suho tak tahan lagi, IBAYO! SHIM BONUI SHI!
Bonui tidak menghentikan kata-katanya, Aku tidak bercanda atau bermain-main ketika ini. Aku serius.

Suho benar-benar tidak mengerti akan hal ini, Kau tau, itu hanya sanggup terjadi jikalau kau menyukai atau menyayangi seseorang. Dengan gampang memuaskan hawa nafsu tanpa perasaan itu, bahkan itu sangatlah memalukan di zaman kini ini.
Bonui terdiam, ia tahu akan hal itu tapi ia tidak punya pilihan. Suho melanjutkan, Bahkan meskipun kau gila dan addicted pada pria, Aku tahu betul bahwa saya tidak berada di posisi untuk mengkritikmu. Tapi, jangan libatkan aku. Bagaimanapun kau tetapkan bagaimana kau hidup, itu tidak masalah, tapi saya bukan orang yang menyerupai itu.
Suho meninggalkan Bonui yang masih berdiri melongo dan ketika Suho akan hingga di depan pintu, Bonui berkata, Aku memohon padamu.
Suho menghentikan langkahnya, ia berbalik dan Bonui bertekuk lutut dihadapannya, memohon.

Suho sangat terkejut, alasannya ialah ia tak menyangka Bonui sanggup serendah itu hingga meminta hal menyerupai ini padanya.
Bonui memohon, Apakah kau tetap menolak jikalau saya memintamu menyerupai ini?
Suho membuka mulutnya, kehilangan kata-kata lagi.
Bonui masih memohon, Aku akan melaksanakan apapun, Aku akan melaksanakan semua yang kau minta saya untuk melakukannya.
Suho benar-benar tidak mengerti, Kenapa kau menjadi menyerupai ini? Kau tidak dalam keadaan sekarat dan kau bilang itu juga bukan seruan terakhirmu sebelum mati. Jika itu benar alasannya ialah cita-cita seksualmu, silakan cari orang lain! Dunia ini penuh dengan orang-orang yang bersedia tidur dengan perempuan yang mereka temui pertama kali!

Suho akan keluar dari rumah Bonui tapi Bonui menahannya lagi, Itu harus kau! Itu harus dirimu.
Suho menghentikan langkahnya lagi, Ia melongo dan perlahan melihat ke arah Bonui sekali lagi.
Mata Bonui berkaca-kaca. Suho menatapnya cukup usang dan keluar dari rumah Bonui.

Setelah menutup pintu, Suho masih disana, ia bersandar didinding untuk menenangkan hatinya. Ia menghela nafas panjang dan masih merasa kesal dan tidak mengerti.
Bonui sendiri masih dalam posisi yang sama. Ia melongo dan mendesah.

Suho pulang dengan menyetir, ditangannya masih ada goresan pena yang ditulis Bonui.
Suho masih tak habis pikir dan kata-kata Bonui terngiang di telinganya, bahwa orang itu haruslah Suho.
Suho benar-benar merasa panas malam itu, ia menghela nafas dan membuka beling kendaraan beroda empat biar udara segar masuk.
Ia benar-benar dalam keadaan bingung.

Bonui naik ke atap apartemennya dan memandangi pemandangan malam. Kata-kata Suho terngiang di telinganya, Suho yang menyampaikan kalau ia gila akan pria, ia tak peduli bagaimana Bonui hidup tapi ia bukan orang yang menyerupai itu.
Bonui menghela nafas dan menyampaikan kalau ia juga ingin berkencan dengan normal, bersama laki-laki yang ia suka dan hidup normal juga.

Suho ke klub malam, malam itu, beliau butuh seseorang untuk tempatnya mencurahkan isi hati. Satu-satunya temannya ialah Ryang Ha si playboy yang asik ngobrol dengan gadis-gadis club.
Suho tiba disana dan melihat Ryang Ha yang asyik ngobrol, bahkan menyapanya saja ia tidak berani LOL.
Ryang Ha melihatnya dan terkejut alasannya ialah Suho benar-benar datang, karen atadi Suho menelponnya dan ia bilang beliau di klub, biasanya Suho tidak akan tiba LOL.
Suho awkward banged dengan gadis-gadis klub itu jadi beliau berbisikm bertanya apa tidak ada daerah yang sepi, alasannya ialah beliau ingin menyampaikan sesuatu, tentu saja Ryang Ha bilang ga ada. Ryang Ha sibuk lagi dengan gadis club dan Suho harus menyeretnya menjauh dari mereka.

Keduanya duduk dan Suho memperlihatkan wajah galaunya yang CUTEEEEEEEEEEEE abis HAHHAHAHAHAHAHA.
Ryang Ha bertanya kenapa tiba-tiba Suho ingin bertemu dengannya dan Suho menjawab cuek, Apa? Kita kan bertemu bukan alasannya ialah ada sesuatu juga.
Ryang Ha tertawa, tentu saja alasannya ialah ada sesuatu, Suho tiba-tiba menelponnya dan bertanya dimana dia, bahkan tiba ke klub, daerah yang paling Suho benci. Kalau tidak ada sesuatu maka Suho tidak akan mau datang.
Suho minum bir-nya alasannya ialah tiba-tiba beliau jadi haus dan Ryang Ha makin yakin ada sesuatu, alasannya ialah Suho biasanya tidak minum alkohol, tentu saja ini sinyal ada sesuatu HAHAHHAHAHHA. Ryang Ha is the best! BTW wajah Suho minum alkohol itu lucu banged wkkwkwkkwkwkw.
Suho batuk-batuk dan mengejek Ryang Ha yang menyampaikan signal signal LOL.

Ryang Ha menebak, alasannya ialah Seol Hee?
Tentu saja Suho membantah. Tapi Ryang Ha tidak mendengarkan dan malah mengatakan, untuk seorang gadis dari masa lalumu yang tiba-tiba muncul, tentu saja itu mengganggumu.
Suho kesal sekali dan dengan lucu ia menyampaikan kalau ini bukan duduk masalah dia. HAHHAHAHAHAH.

Suho kemudian menatap Ryang Ha dan bersiap menyampaikan sesuatu, Ryang Ha tersenyum sangat lebar bersiap mendengarkan, tapi Suho ragu-ragu dan kesudahannya tidak jadi mengatakannya.
Ryang Ha kesal sekali, Kau sangat menyebalkan, keragu-raguanmu sangat menyebalkan!
Ryang Ha kesal dan ngambek, menyampaikan ia juga tidak mau mendengarkan kalau begini. HAHAHHAHA
HAHHAHHHAHHAHHA. Bener, saya juga paling kesel sama orang yang bakalan ngomong sesuatu trus ga jadi HAHHAHAHHA.

Suho mengumpulkan keberaniannya dan mengatakannya dengan sangat cepat, Kau pikir kenapa seorang perempuan mengajakmu untuk tidur bersama?

Ryang Ha terkejut, ia membelalakkan mata ke arah Suho. Suho masih bertanya, Mengapa beliau melaksanakan itu? Aku tidak mengerti. Ryang Ha terkejut dan berteriak, K-KAU, KAU TIDUR DENGAN SEORANG WANITA!!!!
Suho dengan sigap menutup verbal Ryang Ha yang masih berteriak kalau Suho tidur dengan seorang perempuan dan Suho yang kesudahannya menemukan malam pertamanya HAHHAHAHAHAH.
Suho berusaha menenangkan Ryang Ha LOL.

Setelah tenang, Ryang Ha Bertanya lagi, jadi kau bilang seorang perempuan memberikan a ‘hot night’ padamu?
Suho menatap Ryang Ha dan sekali tatapan Ryang Ha sudah tahu kalau Suho niscaya menolaknya. Ryang Ha kesal sekali, ya, apa yang harus saya lakukan padamu, hah, bodoh!
Suho tentu saja membela diri, K-Kenapa menolaknya berarti saya bodoh! Melakukan hal menyerupai itu dengan seseorang yang tidak kau sukai hanya menjadikanmu sama menyerupai hewan…
Ryang Ha menatap Suho dengan kekaguman yang mengejek dan berkata, wah, lihat ini, kau menjadi Je Suho yang maha kuasa hah? Hhahahhha, Ini menyenangkan.

Ryang Ha penasaran, Apakah gadis itu mabuk?
Suho menggeleng, Tidak.
Ryang Ha bertanya lagi, apakah gadis itu kaya?
Suho menggeleng lagi, Tidak.
Ryang Ha bertanya lagi, Atau, beliau cantik?
Suho keceplosan dan mengiyakan HAHHAHAHHAHAHAAHHAHA. Jujur banged nih baby Suho LOL, tapi kemudian ia menggeleng dan menolak apa yang ia katakan.
Ryang Ha sih mendapatkan apa yang ia cari LOL, ia menyampaikan kalau Suho sudah menyakiti hati seorang gadis yang elok wkkwkwkkwkw.
Suho mengerutkan kening, Aku?
Ryang Ha membenarkan dan menunjuk ke beberapa gadis yang berdansa dan memulai penjelasannya, Lihat gadis-gadis elok itu, tak peduli seberapa mabuk mereka, tidak ada yang mengambil inisiatif mulai duluan, tak peduli jikalau mereka menyampaikan kalau dunia lebih terbuka sekarang, tidak gampang bagi seorang perempuan untuk mengajak pertama kali dengan gaya bicara yang tenang.

Suho berfikir dan ingat lagi ketika Bonui mengajaknya tidur bersama. Ia menyampaikan Bonui mengatakannya dengan sangat hening dan mudah.
Ryang Ha terkejut, teorinya salah kalau begitu, Sungguh? Tunggu, ini bukan Seol Hee kan?
Suho menatapnya sinis. Ryang Ha bertanya, bukan ya? Kalau bukan kemudian siapa? Jangan bilang, Bonui-shi? Bukankah beliau sekarat! Itu ialah cita-cita terakhirnya?
Suho mendesah dan menyampaikan kalau itu bukan cita-cita terakhirnya. HAHHAHAHA.
Ryang Ha lega mendengarnya dan makin ingin tau kenapa Bonui melaksanakan hal itu.
Suho dengan lucu masih membantah, Aku bilang itu bukan Shim Bonui!
HAHAHHAAHHHHA. Tapi Ryang Ha sanggup menebak dengan sekali lihat bagaimana Reaksi Suho LOL. Suho lucu banged, membantah tapi keliatan banged beliau bohong.

Ryang Ha ga tahan memperlihatkan senyuman di wajahnya dan ia menyampaikan tentu saja Suho takut, ia juga takut ketika pertama kali dan mulai mempraktekkan bagaimana ia pertama kali melihat bla bla bla HHAHAHAHAHHAHAHA.
Ryang Ha masih ga paham situasi dan asyik sendiri alasannya ialah Suho kesudahannya akan mendapatkan malam pertamanya HAHAHHAHAHA, ia menyampaikan kalau ia selalu berdoa untuk malam pertama Suho yang indah LOL.
Ryang Ha melingkarkan tangan ke pundak Suho dan Suho melepaskannya, katanya panas HAHHAHAHA, Ryang Ha nggak mau mendengarkan dan malah memberikan beberapa tips untuk Suho HAHAHHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAAHAHHAHA. Aduh Ryang Ha, liat deh dongsaengmu itu tuh udah aib setengah mati HAHHAHAHA.
Suho mencoba menjauhkan Ryang Ha yang terus mengejeknya kekkekekekekeke.

Bonui masih di atap ketika Gun Wook tiba dan menyapanya. Ia bertanya apakah laki-laki itu sudah pergi dan Bonui membenarkan.
Gun Wook sanggup melihat wajah duka Bonui dan bertanya apakah laki-laki itu berteriak padanya atau memukulnya.
Bonui menyampaikan tidak tapi Gun Wook sanggup melihat dari wajah Bonui. Bonui tersenyum dan menyampaikan bukan sepert itu, ia menyampaikan ia terlalu memikirkan dirinya sendiri.
Bonui terlihat duka lagi, Gun wook menatapnya dan bertanya dengan hati-hati, apakah laki-laki itu harimau?
Bonui terkejut, bagaimana kau sanggup tahu?
Gun Wook merasa penasaran, Kenapa kau sangat ingin mencari laki-laki berzodiak harimau hingga melaksanakan hal menyerupai ini?
Bonui tidak berbohong, Aku harus tidur dengannya.
Gun Wook tidak percaya, jangan bercanda.

Bonui menyampaikan kalau ia harus tidur dengan orang itu, dengan begitu Bora akan bangun.
Tentu saja Gun Wook tidak mengerti apa hubungannya Bora bangkit dari komanya dan Bonui harus tidur dengan laki-laki berzodiak harimau (bahkan saya juga ga ngerti HAHAHAHAHAHA).
Tapi kemudian Gun wook menebak, apakah peramal itu yang mengatakannya? Itu tidak…..
Bonui memotong, Kau juga berfikir kalau saya gila kan?
Gun wook tidak menjawab. Bonui mengerti, ia juga tahu bagaimanapun kelihatannya ia memang terlihat gila. Tapi ia sanggup menahannya, demi Bora. Ia menyampaikan kini ia harus mulai dari awal lagi, mencari harimau.
Bonui menghela nafas panjang, Gun wook menatapnya. Tba-tiba ia menarik tangan Bonui. Bonui terkejut. Gun wook tersenyum mengajak Bonui ke suatu daerah yang indah.

Suho ada d kamar mandi mencuci tangan, ia melihat sesuatu yang ditulis Bonui di tangannya dan tiba-tiba ia teringat agi kata-kata Bonui, Itu harus kamu, itu harus kamu.
Sampai-sampai bayangan Bonui muncul di sampingnya dan berbisik padanya HHAHAHHAHAHHA.
Suho shock dan menjauh, ia bahkan menyiram air pada bayangan itu. Suho tiba-tiba sesak nafas dan mencuci tangan lagi, dengan keras. Ia bergumam, Dia sudah menjelaskan semenjak awal, beliau tidak menyukaimu.
Ia menyadarkan dirinya sendiri kalau Bonui meminta itu bukan alasannya ialah beliau menyukai Suho. hehehehehe.

Gun Wook mengajak Bonui ke lapangan tenis berdua. WOW.
Lapangan tenis yang sepi dan romantis kkwkwkwkwkkwkkww.
Gun wook mengajak Bonui bermain tenis, lebih tepatnya memaksa Bonui bermain dengannya. Ia memberikan raket pada Bonui. Bonui menyampaikan ia tak pernah bermain sebelumnya tapi Gun wook tidak peduli dan terus melemparkan bola pada Bonui. Ia mengajarkan Bonui caranya dan meski Bonui malas malas kesudahannya ia ikutan main juga.
Mengejar bola memukulnya belaii kesana kemari hingga ia kelelahan.
Ia bahkan tahu Gun wook mengerjainya dan keduanya main kejar-kejaran di lapangan tenis itu, keduanya terlihat senang untuk sesaat melupakan keresahan hati masing-masing, hingga Bonui terjatuh.

Bonui menolak ketika Gun Wook ingin menolongnya. Ia menyampaikan kalau ia tidak apa-apa.
Gun wook menatap Bonui dan ia tahu Bonui ketika ini kembali ke dirinya lagi. Bonui menahan air matanya tapi terus keluar, ia ketika ini ada diposisi kritis dan menurutnya ia tak pantas untuk tersenyum dan senang menyerupai ini sementara adiknya menderita di rumah sakit.
Gun Wook hanya menatapnya dan Gun Wook duduk disamping Bonui. Ia menyuruh Bonui menangis, alasannya ialah Bonui boleh merasa marah, kesal dan putus asa juga. Ia menyuruh Bonui menangis dan melepaskan semuanya, frustasinya akan sedikit lega jikalau ia melakukannya.
Bonui makin menangis alasannya ialah hal itu, ia masih mencoba menahan dan menahannya tapi kemudian ia berteriak sangat keras dan Gun wook tersenyum, Gun wook berteriak, Shim Bonui! Buang rasa frustasimu!

Bonui masih terisak dan menatap Gun Wook, ia berteriak, Choi Gun wook, kau anak bodoh!
Gun Wook berteriak untuk dirinya, Choi Ho shi! Kau ada dimana?!
Bonui terisak dan teringat adiknya, Bo Ra ya, Bangunlah…! Bangunlah!!
Gun wook menatap Bonui. Ia tersenyum. Bonui masih terisak dan tersenyum menatap Gun Wook.

Suho kembali ke rumahnya dengan lemas. Saat ia akan masuk pak sekuriti membawakannya titipan, jus kepiting, tampaknya sih dari orang tuanya. Tapi Suho tidak suka dan menyampaikan pada ajushi untuk mengambilnya. Hal ini tampaknya sudah sering, makanya ajushi mengatakan, untukku lagi?
Tapi ia senang dan berterima kasih.
Suho masuk ke rumahnya dan merebahkan tubuh di sofa, tapi kata-kata Bonui kembali terngiang, itu harus dirimu.
Suho mengembalikan kesadarannya lagi. Ia bahkan tak sempat menyalakan lampu dan tetapkan bermain game, tapi ia malah menentukan memutar video Gary Choi.
Beberapa detik kemudian Suho menyadari sesuatu, ia menyerupai mengenal Gary Choi, pernah bertemu entah dimana. Lalu ia teringat laki-laki di rumah Bonui.
Suho masih berfikir dan mengerutkan keningnya.

Bonui dan Gun wook tiduran di lapangan tenis.
Gun Wook tersenyum menatap Bonui dan bertanya apakah ia sudah baikan. Bonui membenarkan, ia bertanya pada Gun Wook, apakah kau pernah merasa ingin kembali ke masa lalu?
Gun wook berfikir dan berkata, malam ketika saya berangkat ke Kanada. Ayah menyampaikan kalau kami harus tidur bersama sebelum saya pergi, tapi saya menyampaikan tidak. Bagaimana dengan noona?
Bonui menghela nafas, ia menatap langit, Hari itu, 2 tahun lalu, hari ketika Bora mengalami kecelakaan. Jika saja saya sanggup kembali ke pagi itu, saya sanggup melaksanakan apapun.
Gun wook menatap Bonui, ia mengulurkan tangannya perlahan ingin menggenggam tangan Bonui, tinggal beberapa senti tapi keduanya diganggu dengan 3 orang pelajar yang berlari masuk ke dalam lapangan tenis.

Pak satpam menyampaikan kalau itu ialah anaknya perempuannya, yang menyukai tenis, padahal beliau bilang mau lihat dari jauh malah menerobos masuk.
Gun wook menyampaikan tidak apa-apa dan memberikan tanda tangannya pada gadis-gadis kecil itu. Bonui melihatnya dengan bingung.
Para gadis pergi sehabis mendapatkan tanda tangan sambil berteriak, we Love Gary Choi! we love Gary Choi!
Bonui terkejut, Gary Choi?
Ia menatap Gun wook dan mengalikan pandangan kemudian menatap lagi. Gun wook hanya senyam senyum saja. Bonui mendekatinya dengan kaget, kau Gary Choi?
Gun Wook hanya mengangkat bahu. Ia tersenyum.

Sementara itu Suho di rumahnya mem-pause-kan video Gary Choi. Ia melihat keluar jendela sambil berfikir.
Ia teringat Bonui dan tetangganya dan Bonui menyampaikan kalau laki-laki itu ialah sahabat masa kecilnya.
Suho kini tahu kalau Gary Choi ialah tetangga Bonui, sahabat masa kecilnya.

Suho dan Bonui pulang kembai ke apartemen dan Bonui sedikit kesal alasannya ialah Gun wook tidak menyampaikan semenjak awal.
Gun wook membela diri, ia sudah menyampaikan semenjak awla kalau beliau populer, tapi Bonui menyampaikan bagaimana ia sanggup tahu hanya dengan clue begitu.
Gun wook ngambek dan menyampaikan kalau itu alasannya ialah Bonui nggak tertarik padanya. Ia bahkan protes alasannya ialah Bonui sama sekali tidak pernah menanyakan apa-apa tentangnya, ia sangat sedih. HHAHAAHA.
Bonui membela diri dan menyampaikan kalau beliau pikir Gun wook pengangguran alasannya ialah selalu keluar memakai topi dan sendal HAHHAHAAHHA.
Gun wook menyampaikan ia sengaja melaksanakan itu supaya nggak ketahuan, kalau hingga tertangkap berair maka tetangga sanggup heboh. Ia mengingatkan Bonui bencana di lapangan tenis tadi, katanya beliau kesulitan banged menyembunyikan identitasnya.

Bonui tersenyum, Ya! Tapi bagaimana sanggup uri Pukku menjadi Gary Choi?
Gun Wook tersenyum agak sombong, Jika saya memberikanmu alasan yang sebenarna, kau mungkin akan pingsan dan masuk rumah sakit. Karenanya saya simpan dlalam hati saja.
Bonui tersenyum, makasi.
Gun wook salah tingkah dipuji.
Bonui menyampaikan terima kasih alasannya ialah Gun wook sudah tumbuh dengan baik. Ia menyampaikan kalau ia sangat gembira alasannya ialah hal itu.
Gun wook berkata kalau ia menghasilkan banyak uang juga, jadi ia ingin Bonui jangan khawatir duduk masalah uang, ia akan menjadi pendukung Bonui. Tapi Bonui menyuruhnya melupakan hal itu.
Tapi kemudian Bonui mendekatinya lagi, Gun Wook senang kalau ia sanggup membantu sesuatu.
Bukannya uang Bonui malah menanyakan wacana laki-laki kanada berzodiak harimau yang pernah dikatakan Gun Wook HAHHAHAHAHAAHHA.
Gun wook kecewa. Bonui kesudahannya menyuruhnya melupakan hal itu dan mengajaknya masuk.

Malamnya Bonui membuka diarinya dan menuliskan kalau ia tidak menemukan harimau. gagal.
Diatasnya ada goresan pena Je Suho, 86, harimau (dilingkari).
Kemudian Bonui mengambil sebuah amplop. Ia menulis surat pengunduran dirinya.

Keesokan harinya Bonui ke kantor menyerupai biasa. Ia gres saja tiba ketika Seung Hyun memanggilnya untuk  melihat grafis Gary Choi.
Bonui melihatnya dan kemudian ia bertanya apakah mereka pernah melihat wajah Gary Choi sebelumnya.
Seung Hyun bingung, kau bicara apa? Bukankah kita selalu melihat wajahnya. (Mungkin maksudnya  ketika rapat wajahnya selalu ditampilkan juga).
Sueng Hyun memperlihatkan gambar-gambar GAry Choi pada Bonui, ia bertanya kenapa, apakah grafis nya asing atau bagaimana.
Bonui menyampaikan bukan itu, ia ingin menyampaikan sesuatu ketika Suho tiba ke kantor dan semuanya memberi salam.

Suho tiba dengan tubuh robot hari itu, awkward banged dan beneran kelihatan aneh.
Ia mencoba bersikap biasa, berjalan lurus dan matanya lurus, ia menutupi wajahnya dan menyampaikan pada para karyawan tak usah menyapa, lanjutkan saka pekerjaan mereka.
IA bahkan hampir tersandung sebelum masuk ke dalam kantornya HAHHAHAHHAHA.
Ia berjalan lurus dan mengambil remote untuk menutup layar kantornya.
Setekah itu ia kesudahannya sanggup bernafas dan menyampaikan pada dirinya sendiri kalau ia melakukannya dengan baik. HAHHAHAHAH. mencoba bersikap biasa tapi luar biasa anehnya LOL.
Ia bahkan tersenyum dengan polosnya LOL banged.

Bonui mengeluarkan surat pengunduran dirinya dan berjalan ke arah kantor Suho ketika Suho mengintip dari balik kantonya dan terkejut alasannya ialah Bonui akan kesana, ia panik bukan main dan bahkan menabrak ini dan itu, mencoba duduk di sofa menyerupai biasa tapi ia tak nyaman dan melompat ke mejanya, duduk sambil akal-akalan mendapatkan telpon.
Bonui menetuk dan membuka pintu ketika Suho akal-akalan mengamuk dengan gayanya yang tertangkap berair banged kalau itu bohongan HAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAH.
Bonui kesudahannya keluar lagi sehabis Suho memberikan instruksi kalau ia mendapatkan telpon penting.
Setelah Bonui keluar Suho bernafas lagi dan menyampaikan kalau semuanya berjalan lancar HAHHAHAHAHHAHA.
Suho masih deg degan banged ketika tiba-tiba ponselnya berdering HAHHAHAHA, ibunya menelpon tapi ia mematikan ponselnya.

Bonui masih di mejanya, ia menatap ke arah kantor Suho.
Suho tiba-tiba keluar dan Bonui mengambil surat pengunduran dirinya, ia ingin menyerahkannya pada Suho tapi Suho beneran jalan lurus, nggak melirik kiri kanan, setengah berlari, tangan lurus kebawah ga bergerak dan pokoknya kelihatan banged beliau menghindarnya HHAHAHAHHAHA.
bonui hanya menatapnya pergi begitu saja.

Suho keluar dari toilet laki-laki ketika Bonui menunggunya di luar dan membuatnya kaget.
Suho akal-akalan bersikap biasa ketika Bonui menyampaikan kalau ia ingin memberikan sesuatu.
Tapi Suho akal-akalan sibuk dan menyampaikan kalau ia ada meeting, ia meninggalkan Bonui dan Bonui memanggilnya lagi, menyampaikan kalau meetong room ada di arah berbeda.
Suho terdiam, masih memasang muka polos dan mengambil sesuatu di sebuah pot sambil bergumam nametag, ia berjalan meninggalkan Bonui BUWHAHHAHAHAHAHAH.

Beberapa ketika kemudian sebelum kembali ke ruangan, Suho mengintip dari balik dinding kantor mereka, apakah Bonui disana atau tidak, atau mungkin melihat posisi Bonui.
Suho keasyikan mengintip dengan gaya lucu tanpa menyadari kalau bonui muncu di belakangnya. Bonui bertanya, apakah anda mencari seseorang?
Suho tanpa melihat siapa itu menjawab, Shim Bo….
Ia berbalik dan melihat Bonui disana, Suho membatu.

Bonui bertanya, apa anda menghindariku?
Suho dengan cepat menjawab, tidak, kenapa saya melakukannya?
Bonui menyampaikan kalau seharian ini Suho terlihat menyerupai menghindarinya.
Suho dengan polos menyampaikan kalau ia tak mengerti maksud Bonui. Kau bilang ingin menyampaikan sesuatu padaku kan? Aku juga punya sesuatu untuk dikatakan padamu. Datanglah ke ruanganku.
Suho meninggalkan Bonui dengan tubuh robotnya dan masuk tanpa jiwa ke kantor hhHHAHAAAHHAHAHHA. This guy is so funny.

Suho duduk di sofa dengan tidak nyaman. Seolah ada duri di sana, ia mengeliat begini dan begitu, membenarkan posisi duduknya dan mengindari untuk melihat ke arah Bonui yang duduk disana.
Bonui tentu saja menyadari hal itu, ia hanya menghela nafas dan mengeluarkan surat pengunduran dirinya, ia meminta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Suho melihatnya, apa kau ingin menyampaikan kalau kau tidak punya apa-apa untuk dilakukan disini lagi?
Bonui menyampaikan bukan menyerupai itu, ia hanya merasa sehabis apa yang terjadi kemarin, ia tidak sanggup melihat wajah Suho lagi, alasannya ialah bagaimana pun juga itu hal yang memalukan sih ya.

Suho akal-akalan hening (padahal beliau juga menghindari Bonui tadi), Mengapa tak bisa? Toh tidak terjadi apa-apa.
Bonui menatap Suho.
Suho bertanya, Apa kau mungkin tipe yang sulit melupakan? atau kau punya rencana lain?
Bonui menyampaikan tidak menyerupai itu, ketika itu ia hanya merasa sangat putus asa dan melaksanakan kesalahan.
Bonui menunduk, ia menyerahkan surat pengunduran dirinya dan tiba-tiba Suho menyambar dan mengambilnya, Suho kembali melihat ke arah yang lain.

Suho menghembuskan nafas, ia tidak menatap Bonui, Kau melarikan diri?
Bonui menyampaikan kalau ia akan bertanggungjawab. Suho membalikan wajahnya, ia menatap Bonui, kenapa kau tidak menyampaikan padaku?
Bonui bingung. Suho melanjutkan, Gary Choi. Dia ialah adikmu yang tinggal disebelah rumahmu, bukan?
Bonui terkejut, Bagaimana kau sanggup ….
Suho memotong, lihat, lihat ini. Kau sudah tahu semenjak lama.
Bonui membantah, Suho mengatakan, Untuk seseorang yang punya rasa tanggungjawab yang tinggi sepertimu, bagaimana sanggup kau merahasiakan isu yang penting menyerupai ini? Yeah, well, saya tahu kau tidak punya rasa ketertarikan pada IF, tapi tetap saja, IF ialah game yang kau mulai. Kau tahu bagaimana pentingnya Gary Choi bagi tim kita dan kau ….
Bonui memoting, Tidak. saya juga gres mengetahuinya kemarin malam.

Suho tak peduli, Terserah, ketika kau mengetahuinya, apakah beliau adikmu atau sahabat kencanmu, itu tak masalah. Pergi dan dapatkan Gary Choi.
Suho meletakkan surat pengunduran diri Bonui, dengan kata lain beliau tidak menerimanya dan mengembalikannya dengan awkward. Dia mencoba bersikap cool tapi kita tahu kalau Suho bergotong-royong pada dasarnya tak ingin Bonui mengundurkan diri dari kantor.
Bonui tentu saja terkejut. Suho memintanya untuk menciptakan Gary Choi baiklah sebagai model IF. Suho memakai alasan itu, katanya itu lah cara Bonui untuk bertanggung jawab.
Dan Suho kembali lagi ke diri lamanya, beliau menghindari pandangannya pada Bonui, seolah beliau menganggap itu hal biasa padahal tidak biasa HAHHAHAHAHA

Bonui menatap Suho cukup lama, ia bertanya, apakah kau baik-baik saja dengan hal itu?
Suho sok cuek, Apanya?
Bonui berkata, melihatku disini.
Suho diam. Ia tak menjawab. Tidak berpaling.
Bonui bertanya lagi, Bukankah… sangat tidak nyaman?
Suho masih diam. Ia mengedipkan mata, tap bergerak, tapi ia menelan ludahnya.
Bonui menunduk melihat reaksinya. Suho kesudahannya berkata tanpa mengalihkan pandangannya, Aku menyampaikan kemarin kalau saya menghargai kehidupan pribadimu. Aku tidak sanggup melaksanakan apapun wacana hal itu.
Bonui terdiam. Ia menunduk dan mengerti. Ia mengambil surat pengunduran dirinya. Suho masih dalam posisi yang sama, ia menyampaikan wacana Gary Choi, Bonui sanggup melaksanakan dengan caranya sendiri, perusahaan akan mengikutinya.

Bonui mengerti. Ia berdiri dan akan pergi, tapi sebelum itu Bonui menyampaikan sesuatu, Aku… menyukai IF. Aku membuatnya, bagaimana mungkin saya tidak peduli padanya. Tapi ini ialah Zeze, semua orang sangat baik dan berketerampilan, jadi saya fikir saya tidak dalam posisi untuk menyuruh mereka melaksanakan ini dan itu. Tapi tentu saja, lebih dari siapapun, saya ingin IF sukses. Aku ingin seseorang sanggup mengalami hidup yang hanya sanggup mereka impikan.
Suho menatapnya dan berfikir. Bonui menyampaikan dengan hati menyerupai itu ia akan memulainya. Ia senang ia punya daerah di Zeze. Ia akan berusaha keras untuk meyakinkan Gary.
Bonui membungkuk dan berjalan keluar.

Suho masih dalam posisi yang sama.
Ia mencoba hening dan bersikap cool. tetapi sehabis Bonui meninggalkannya, Suho cant helping untuk tersenyum.
KYAAAAAAAAAAAAAAA!!! Suho tersenyum banged kali ini, tapi tentu saja ia mencoba mengatur ekspresinya dan kembali memperlihatkan wajah coolnya.
Pertanyaannya adalah, kenapa beliau tersenyum? Karena Bonui tidak jadi meninggalkan perusahaan? Karena Bonui akan meyakinkan Gary Choi?
Yang jelas, boy, kau udah jatuh cinta XD

Seol Hee sedang memindahkan barang-barang ke Zeze, tampaknya kalau mereka bekerja sama dengan Zeze, Seol Hee dan Gary akan punya ruangan disana, ah mwolla deh.
Ryang Ha ada disana melihat Seol Hee dan beberapa orang dari jasa pengangkutan, tampaknya Seol Hee tidak mengenali Ryang Ha jadi ia tidak peduli Ryang Ha melihat dirinya.
Sampai ada jasa pengangkutan yang menolak membawakan ke atas dan malah meninggalkan beberapa kardus disana, Seol Hee bingug bagaimana mengangkatnya ke atas dan melihat Ryang Ha disana. Ryang Ha menggodanya, awlanya ia menikmatinya hingga Seol Hee memberi instruksi untuk membantunya mengangkat ke atas HHAHAHAHAHAHA.
Ryang Ha memperlihatkan wajah lucunya kwkwkwkkwwkwkkkwwkkw.

Gun Wook sibuk menyetrika celana dalam merahnya ketika ia mendapatkan telpon dari Bonui yang bertanya apakah beliau sibuk atau tidak.
Gun Wok menyampaikan kalau beliau sibuk, sibuk menyetrika celana dalam merahnya, sebuah item keberuntungan BUWHAHAHHAHAHHA.
Bonui mengajaknya untuk bertemu, Gun Wook berfikir Bonui di pecat oleh Suho, tapi Bonui menyampaikan tidak. Bonui cuma ingin bertemu dengan Gun Wook kalau beliau sedang tidak sibuk.

DAn benar saja, Seol Hee berjalan dengan anggun mengagumi Zeze sementara laki-laki dibelakangnya kesulitan membawa 7 kardus HHAHAHAHAAH.
Ryang HA protes alasannya ialah Seol Hee menyampaikan mereka akan ke lantai 4 tapi malah ke lantai 8.
Seol Hee hanya senyum dan menyampaikan kalau ia harus membagikan masakan ringan manis beras itu pada karyawan disana.
Seol Hee resah bagaimana masuk ke kantor Suho dan Ryang Ha dengan susah payah harus scan iris mata dulu sambil membawa 7 kardus HHAHAHAHHA.
Seol Hee kagum alasannya ialah scan itu berlaku pada Ryang Ha tapi beliau tidak mendengarkan ketika Ryang Ha menyampaikan kalau beliau pemilik saham utama di Zeze wkwkwkkwkwkwkwkwkw. Cian.

Para Zeze avenger terkejut ada orang asing yang masuk ke dalam kantor mereka dan mereka mulai waspada. Ryang Ha menyampaikan kalau beliau ialah orang gres di lantai 4.
Seol Hee memperkenalkan dirinya sebagai eksekutif IM Sport Korea, yang gres pindah ke lantai 4, Han Seol Hee.
Ryang Ha shock! LHA? Dia nggak tahu ya? HAHHAHAHAHHAHAHAHA. Kayaknya tadi beliau deketin cuma alasannya ialah Seol Hee elok wkwkkwkwkwkw.

Suho keluar dari kantornya alasannya ialah ada keributan dan melihat Seol Hee disana. Seol Hee tersenyum melihatnya, ia menyampaikan sesuatu wacana masakan ringan manis beras LOL dan ia juga ingin tau dengan siapa saja yang bekerja dengan Je Suho, makanya ia tiba melihat-lihat kantor. Ia menyampaikan mereka akan sering bertemu nanti.
Suho menatap Ryang Ha dan dan Ryang HA memberi instruksi kode kalau ia tidak tahu.
Suho menyuruh Seol Hee masuk ke kantornya. Ryang Ha terbata-bata menyampaikan kalau beliau tidak tahu.
Dal Nim pribadi memasang wajah permusuhan padanya dan Ryang Ha takut-takut.

Continue Reading

More in Hwang Jung Eum

To Top