Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 5 Part 2

Hwang Jung Eum

[Sinopsis] Lucky Romance Episode 5 Part 2

————————————————————————-
Sinopsis Lucky Romance Episode 5 Part 2

Dal Nim mendorong Ryang Ha keluar kantor untuk dimintai penjelasan.
Dal nim berteriak kalau Ryang Ha pembohong. Tentu saja Ryang Ha tidak terima, aku? kenapa saya pembohong?
Dal Nim menantang, bukankah kamu bilang kalau kamu tahu semuanya! Makanya kamu yakni malaikat pelindung CEO-nim. Mengatakan kalau beliau yakni femme fatale dan berakting seolah kamu tau wajahnya dan semuanya!
Dal Nim bicara sambil terus mendekatkan wajahnya ke arah Ryang Ha HHAHAHAHHA, menciptakan Ryang Ha jadi tidak sanggup menatapnya LOL.
Ryang Ha membela diri dengan menyampaikan kalau ia hanya akal-akalan tidak tahu. Hanya lantaran ia teman Suho bukan berarti ia harus menyampaikan ini dan itu perihal kehidupan pribadi Suho.

Dal Nim tidak percaya lantaran beliau melihat semuanya tadi, bagaiman wajah Ryang Ha dikala tahu kalau gadis itu yakni Seol Hee. Ryang Ha bahkan menirukan ekspresi Ryang Ha dikala itu BUWHAHAHAHAHHAAH.
Ryang Ha membantah, memangnya kapan saya melakukannya hah? Itu… lantaran beliau menjadi lebih manis dari foto lamanya… Ah tunggu, tapi kenapa kamu sangat penasaran, kalau diingat-ingat dikala itu kamu juga berlari ngos-ngosan!
Dal Nim ketangkep, tapi tentu saja beliau mencoba mencari alasannya, menyampaikan kalau beliau yakni manajer Suho lah, beliau harus mengecek semua hal-hal kecil yang berubah menyerupai di waktu penting dikala ini.
Ryang Ha mendekati Dal Nim, Aku yakni laki-laki yang mengagumi setiap jenis cinta, tapi disini hanya ada 2 hal yang dimaa kamu harus berhati-hati.
Dal Nim kesal lantaran Ryang Ha makin mendekatinya, ia memukul Ryang Ha untuk menjauh. hehheheheheh

Ryang Ha masih bicara, Perselingkuhan dan Kesetiaan. Jangan terlalu loyal! Bekerjalah sebanyak kamu menerima! Seperti kamu sanggup menemukan hobi dan berkencan juga.
Dal Nim sesak nafas lantaran Ryang Ha hHAHAHAHAHAHAHA.
Dan Ryang Ha membahas kawat gigi Dal Nim juga, kapan ia akan melepaskannya.  Dal Nim menyampaikan hingga mati beliau tidak akan melepaskannya. Ia bahkan menunjukkannya pada Ryang Ha dan menciptakan Ryang Ha merasa mengerikan. AHHAAHHAHHAHAHHAHAHA.
Ia berteriak meninggalkan Dal Nim LOL.
Aku ship mereka berdua ah, kapan ya keduanya bakalan menyadari perasaannya kekkekeke.

Suho duduk di meja kerjanya dikala Seol Hee masuk dan mulai bersikap sok bersahabat dengan mengomentari kantor Suho yang cukup keren untuk seorang anak yang dulunya hanya tahu buku dan buku.
Suho kesal, ia tidak menatap Seol Hee dan berkata, kamu pikir apa yang kamu lakukan kini hah?
Seol Hee tak peduli dan menyampaikan kalau ia juga ingin pendeteksi iris mata sebagai kunci pintu ruangannya.
Suho tak menjawab dan menanyakan apakah beliau sudah mendapatkan persetujuan Gary Choi. Seol Hee menyampaikan ia akan melakukannya secepatnya. Banyak yang menginginkan Gary dan ia akan memastikan kalau ia sanggup menangani hal itu untuk Suho.
Suho masih tidak menatap Seol Hee, ia bertanya lagi kenapa Seol Hee pindah ke lantai 4.
Seol Hee menyampaikan kalau ini untuk urusan bisnis, beliau butuh kantor. Ia menyampaikan alasannya yakni lantaran waktunya sedikit jadi ia mencari sewa bulanan dan lagi dekat dengan sun contractor, jadi gedung ini perfect.
Suho kesudahannya memandangnya dengan tatapan tidak percaya.
Seol Hee sedikit meninggi, Kenapa? apa kamu pikir saya pindah kesini karenamu?

Suho mendesah. Ia menyampaikan kalau mereka juga memakai cara lain untuk mengontak Gary Choi.
Seol Hee terkejut lantaran ia yakni manajemennya tentu saja harus melalui dirinya,.
Suho menyampaikan kalau persetujuan Gary Choi yakni yang paling penting, Seol Hee sendiri yang mengatakannya waktu itu.
Seol hee menyampaikan kalau mereka keterlaluan jikalau mengontak Gary langsung, harusnya perusahaan mengontak artisnya dari perusahan artisnya bernaung juga.
Suho menyampaikan kalau mereka harus melakukannya, lantaran tampaknya manajemennya mengulur-ulur waktu, itu menciptakan mereka putus asa, jadi mereka memakai cara lain.
Seol Hee meminta Suho percaya padanya. Mereka berdua bertemu kembali dan terhubung kembali menyerupai ini yakni lantaran Gary. Seol Hee menyampaikan kalau menurutnya ini bukanlah suatu kebetulan.

Suho menolak menatap Seol Hee. Hatinya. Ia terus mengalukan pandangan dan berdiri dari kursinya menuju rak buku.
Dan Seol Hee dengan nada manja memanggilnya, menyampaikan kalau mereka berdua punya sesuatu yang harus dibicarakan (cih, mian, saya ga suka sama Seol Heeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!)
Suho menyuruh Seol Hee turun lantaran ia niscaya sibuk.
Seol Hee berkata, berjanjilah padaku, jikalau saya mendapatkan Gary, kamu akan memperlihatkan pass padaku untuk masuk ke sini (pass scan iris mata).

Suho tidak menolak (ACKKKKKHHHHHHHHHHH -_____-) dan ia hanya mengatakan, kamu dapatkan Gary dulu.
Seol Hee tentu saja setuju, ia tersenyum dan menyampaikan hingga jumpa lagi, CEO Je.
Seol Hee keluar dan Suho melihatnya. Suho mendesah dan menyampaikan kalau Seol Hee benar-benar melaksanakan apa yang ia inginkan.
Suho membolak-balik buku secara random dan melihat ada jimat kuning disana. Suho tanpa ragu berfikir itu perbuatan ibunya, ia meremas dan membuangnya.

Gun wook ada diluar hari itu, ia mengembangkan poster pencarian orang dengan foto ayahnya.
Malamnya ia bertemu dengan Bonui dan memperlihatkan poster itu.
Bonui menyampaikan lantaran mereka memakai foto terbaru jadi mungkin ada banyak orang yang akan mengenalinya. Gun wook berterima kasih lantaran ini berkat Bonui. Keduanya manis banged, Gun Wook bahkan menyuapkan toppoki pada Bonui (MAUUUUUUUUUUUUU).
Gun Wook menyampaikan kalau dulu ia tidak punya banyak waktu untuk menjacrinya, tapi ia punya feeling ia sanggup menemukannya kali ini.

Bonui mencoba mencari waktu yang sempurna menyampaikan keinginannya, ia bertanya apakah Gun Wook akan kembali ke kanada sesudah liburannya selesai.
Gun Wook senang lantaran Bonui menyerupai mulai tertarik padanya HAHHAHAHA, Kenapa, kamu merasa sedih kalau saya pergi?
Bonui mulai membahas mengenai tawaran game dan Gun Wook kaget kenapa Bonui tau, tapi senang lantaran itu artinya Bonui perhatian padanya. Gun Wook menyampaikan ia sanggup satu tapi ia menolaknya, ia orangnya sedikit jual mahal HAHHAHA.
Bonui meminta Gun wook menerimanya, ia menyampaikan kalau itu yakni dari perusahannya, Zeze Factory. Gun wook terkejut dan teringat laki-laki horangi itu, jadi laki-laki itu yakni CEO Zeze Factory?
Bonui protes lantaran Gun wook memanggil Suho ‘that guy’ tapi Gun wook menyampaikan beliau yakni laki-laki yang berkelahi dengannya jadi ‘that guy’ yakni kata yang cocok HAHHAHAHAHA.

Bonui mencoba meyakinkan Gun wook mengenai hal ini, tapi Gun wook minta maaf dan tetap menolak. Ia meminta mereka mencari orang lain, Ada banyak orang mahir di dunia ini, apa yang sanggup kamu dapatkan dari orang menyerupai aku.
Bonui cemberut, memangnya kamu kenapa?
Gun Wook menyampaikan kalau ia yakni seorang anak yang sedang mencari ayahnya sesudah 10 tahun. Ia menyampaikan itu tidak mahir sama sekali.
Bonui menyampaikan kalau Gun wook sanggup menemukannya, pasti. Gun wook tersenyum dan menyampaikan lantaran itu ia tak punya banyak waktu. Ia inta maaf.
Bonui mengerti.

Ibu Suho akan keluar dikala ia melihat ayah Suho sedang menciptakan jus kepiting diluar rumah, memakai tungku tradisional dan asapnya kemana-mana. Ibu Suho protes lantaran ia akan busuk lantaran asapnya, ia bahkan menuduk ayah Suho menduakan dibelakangnya lantaran ia trus saja bekerja terlalu keras. Ia tahu ayah Suho membuatnya sendiri dan selalu mengirimnya ke suatu tempat. Ia juga tahu jus kepiting baik untuk ibu hamil.
Ayah suho tentu saja kesal mendengarnya HAHHAHAHAHAHAHA. Ibu Suho berdecak dan akan berangkat dikala ayah bertanya kemana beliau akan pergi. Ibu tentu sja menyampaikan kalau ia akan ke kawasan Suho dan ayah berteriak padanya jangan pergi, Apa yang kamu harapkan dari seorang anak yang bahkan tidak memperlakukan orang tuanya dengan benar?
Ibu melawan, itu lantaran dirimu, kamu menciptakan keributan dikala kamu mabuk! Aku diperlakukan menyerupai seorang perempuan elegan.
Ayah Suho kesal mendengarnya, Ibu lebih kesal lantaran dicuekin HAHHAHAHAHAHA.
*Hooo, jadi jus kepiting itu ayah yang buat sendiri ya, T_T aduhhh, kok jadi sedih gw.

Ibu Suho sudah di perusahaan, ia tentu saja tidak diperbolehkan masuk jadi ia menunggu dikala sekuriti tidak ada disana HAHHAHHAHA. Ia memakai cermin untuk melihat keadaan dekat lift LOL.
Tapi tentu saja tanpa pass masuk beliau tidak sanggup masuk, poor Omma. Ia aib dan menggulung syal ke kepalanya, keluar seperti tidak terjadi apa-apa, padahal mesin tanda masuk berbunyi-bunyi (itu namanya apa sih? tiba-tiba saya lupa T____T)

Ibu mengomel diluar lantaran ia tak sanggup masuk ke perusahaan anaknya sendiri. Saat mengomel ia bertemu dengan Bonui yang kebetulan akan keluar dan ibu mengenalinya sebagai perempuan yang ia titipi jimat.
Ibu meyakinkan apakah Bonui menaruh jimat dengan benar dan Bonui membenarkan. Ibu menyampaikan itu yakni jimat dengan kata ‘rakun’ yang akan menciptakan Suho dekat dengan wanita. Ibu menyampaikan kalau peramal berkata Suho akan dekat dengannya juga, lantaran ia wanita.
Bonui bingung, rakun?
Ibu menceritakan kalau peramal menyampaikan ada rakun yang mengikuti dan menggangu Suho. Membuat Suho kesulitan. Karena rakun itu anakku terluka, jatuh dan bahkan tekanan mental juga.

Bonui terdiam. Ia teringat bagaimana ia mengenakan kostum rakun dan ingat bagaimana Suho menderita di depan matanya semenjak mereka berdua bertemu.
Ibu bertanya apakah ada yang menciptakan anaknya kesulitan atau seseorang yang melekat padanya akhir-akhir ini?
Bonui terdiam dan menyampaikan dalam hati kalau rakun itu niscaya dirinya. Bonui menyampaikan kalau ia tidak tahu, lantaran ia tidak begitu dekat dengan CEO.
Bonui kemudian ingin buru-buru pergi tapi ibu menahannya dan meminta nomernya, Bonui menolak dengan alasan kalau ia hanay bekerja tiga bulan disana. Tapi ibu tak peduli, lantaran 3 bulan masih lama, ia butuh seseorang yang sanggup ia kontak. Akhirnya Bonui memperlihatkan nomernya pada ibu Suho.

Ibu menyimpan nomer Bonui sebagai ‘a girl who know stuff” dan bersiap pergi dikala ia melihat seseorang. Itu yakni ahjusshi mencurigakan di episode 1 dan orang yang memebri tumpangan Bonui pulang.
Dia mengantarkan pesanan ke Zeze. Anehnya, saya pikir akan ada musik yang menyerampan atau apa dan saya kaget lantaran musik BGM-nya kok romantis gimana gitu.
Ibu suho terkejut melihat laki-laki itu dan terus melihatnya, ibu bergumam bahagia, Young Il, Op…pa?
HAHAHAHAHHAHAAH
pantes musiknya kaya gitu, Mwoya? Cinta pertama mami Suho? HAHHAAHHA.

Jam makan siang, Bonui sendirian di kantor, ia makan siang dengan roti sambil online. Ia masih mencari laki-laki harimau di cafe naver tapi ID-nya tampaknya di blok lantaran menyalahi hukum dan Bonui kesal sekali, lantaran yang ia lakukan hanya mencari harimau dengan mengkonfirmasi ID mereka.
Bonui mengecek catatannya dan melihat waktunya tak usang lagi hingga malam yang dikatakan peramal itu.
Bonui pusing sekali lantaran hal itu dan terus mengunyah makanannya dikala Suho tiba-tiba keluar dari ruangannya dan berjalan ke arahnya, ia dengan cepat menyingkirkan catatan dan menutup homepage cafe.

Suho berdiri di hadapannya, Bonui bertanya apakah beliau sudah makan.
Suho tak menjawab, ia menyampaikan ada yang ingin ia tanyakan pada Bonui.
Bonui diam, menunggu pertanyaan. Suho menatap Bonui ragu. Dalam hatinya, pertanyaan yang ingin ia tanyakan adakah, dikala kamu mengajakku tidur denganmu, apakah benar sama sekali tidak ada perasaan apapun?

sementara itu Bonui juga punya pikirannya sendiri dalam tatapan membisu ini, Aku bekerja dengan keras bersama seorang harimau di hadapanku.
Bonui kesudahannya bicara, silakan bertanya.
Suho menatap Bonui, ia ragu, ragu, dan kesudahannya bertanya, Itu… apakah itu tuna?   HAHHAHHAHAHHA
Bonui dengan cepat menyampaikan kalau ini ham dan keju, ia memberkan satu untuk Suho.
Sho menolak dan meninggalkan Bonui, ia ingin kembali ke ruangannya, tapi berbalik ke arah lain HAHHAHAHAHAHHAHHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAAHHA.
YOU ALREADY LOVE HER, JE SHU HO SHI!!!

Dal Nim dan Suho rapat berdua.
Dal Nim menjelaskan sesuatu pada Suho tapi Suho matanya tidak fokus, pandangannya kosong. Dal Nim tahu tapi ia masih menjelaskan.
Suho mendesah dan meluruskan tangannya, menjatuhkan kepalanya ke meja. Ia masih kepikiran, banged dan bahkan bertanya, Dal Nim shi, menurutmu kenapa Shim Bonui bertingkah menyerupai itu?
Dal Nim terkejut, apakah beliau melaksanakan sesuatu yang asing lagi pada anda?
Suho mengangkat kepalanya, bunyi beratnya kembali, Apanya?
Dal Nim melongo. Suho menyampaikan tidak ada. dan ia memuji kerja Dal Nim dan menyuruhnya memperlihatkan file padanya.
HAHHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHHAHAHAHAHA.

Suho kembali keruangannya dan menemukan sesuatu di meja. Sandwich dari Bonui dan ia memandanginya sambil meletakkan dagu di meja, lucuk lucuk lucuk.
Suho menghela nafas dan melihat goresan pena Bonui disana, yang menyampaikan ini yakni Sandwich ham dan keju, lantaran saya melewatkan waktu makan siang makanya kamu kelelahan, tolong makan ini apapun yang terjadi.
suho bergumam sambil memandangi sandwich itu, Kenapa perempuan itu melaksanakan ini?

Suho benar-benar tak sanggup berhenti memikirkan Bonui.
Ia mencoba kembali kembali bekerja tapi ia terus melihat sandwich itu. Ia menghela nafas dan bersandar di kursinya, ia memainkan pena sambil berfikir mengenai kenapa Bonui melaksanakan hal ini.
Pena jatuh. Suho mengambilnya dan ia sempat melirik ke bawah mejanya.
Suho melihat jimat yang ditempelkan Bonui.

Bonui sedang memberli toppokki, sundae dan kimbab dikala Dal Nim menelponnya bertanya apa yang sudah Bonui lakukan pada Suho.
Bonui bertanya kenapa dengan Suho, apakah Suho menyampaikan sesuatu?
Mendengar jawabannya Dal Nim menjadi khawatir. Mwoyaaa, kali ini apa? Apa kamu melempar garam padanya? Atau saya melempar bawang? Atau kamu menyiramnya dengan darah ayam?

Sementara itu Suho di kantornya berusaha mengambil jimat kuning bergambar kupu-kupu itu dari bawah mejanya.

Bonui pulang ke apartemennya dikala ia melihat Gun wook berlari terburu-buru keluar dari gedung apartemen dan Bonui memanggilnya.
Gun wook terlihat panik dan bertanya apakah Chung Nam jauh dari Seoul, ada telpon yang menyampaikan melihat ayahnya disana. Gun wook memperlihatkan alamatnya dan melihat goresan pena Gun Wook, ia mengerti kalau itu di Cheo Nam, Bonui menyampaikan itu tidak jauh dari Seoul.
Gun wook mengerti, ia bertanya apa yang harus ia gunakan kesana, apakah pesawat atau bagaimana. Bonui menyampaikan ia sanggup naik kereta api kesana.
Gun Wook tampak sangat panik dan sesak, Bonui menatapnya, Gun wook yang mencari ayahnya sesudah 10 tahun, menemukan paggilan menyerupai ii tentu mebuatnya panik. Dan lagi Gun wook buta arah juga.
Bonui bertanya apakah ia harus pergi bersama Gun Wook. Gun Wook menatapnya dengan berkaca-kaca.

Suho menatap jimat kuning bergambar kupu-kupu dihadapannya sambil memainkan penanya dan berfikir.
Ia ingat hari dimana Bonui bekerja, Bonui menyelinap ke kantornya pagi pagi buta.
Suho kemudian ingat dikala Bonui rahasia masuk ke ruangannya juga dikala meletakkan jimat rakun itu. Suho berdiri dan mengambil jimat yang tadi ia buang.
Ia menatap kedua jimat itu yang ia taruh di atas mejanya sambil memainkan penanya dengan cepat.
Suho berfikir dan menemukan jawabannya.

Bonui dan Suho tiba di alamat yang mereka cari. Gun wook menghentikan langkahnya, Bonui menatapnya, Kenapa? apa kamu nervous?
Gun Wook membenarkan dengan tatapannya, ia bertanya apa yang harus ia katakan, apakah ayahnya akan mengenalinya atau tidak. Bonui menyampaikan tentu saja, lantaran beliau yakni ayah Gun wook, niscaya ayahnya akan mengenalinya.
Keduanya kemudian masuk dan memanggil-manggil, tidak ada jawaban. Seorang kakek tiba dan bertanya siapa mereka. Bonui menyapa dan bertanya apakah Choi Ho tinggal disana, lantaran mereka mendapat kabar kalau Choi Ho tinggal disana. Kakek itu bingung. Gun Wook mengeluarkan gambar ayahnya dan memperlihatkannya.
Kakek itu mengenakan beling matanya dan melihat, beliau mengenali ayah Gun Wook. Gun Wook sudah keburu senang tapi kakek itu menyampaikan kalau beliau tidak tinggal disana, keduanya kaget.

Kakek membawa mereka masuk ke bekas kamar ayah Gun Wook. Ayah Gun Wook sudah meninggalkan kawasan itu semenjak januari dan kakek menyampaikan kalau ayah Gun wook sangat rajin dan pendiam, ia bahkan tidak tahu kapan beliau tiba dan pergi. Tapi tiba-tiba ayah Gun wook membereskan semuanya dan meninggalkan tanpa sepatah kata. Ia bahkan meninggalkan barang-barangnya disana.
Gun wook kelihatan sangat sedih dan terpukul. Bonui mengerti situasinya dan ia menyampaikan mereka akan tnggu diluar. Bonui dan kakek keluar.

Bonui duduk di luar menunggu Gun wook.
Ia mendapat telpon dari bos Won yang ingin meminjam uang padanya.
Bonui sudah tahu niscaya bos Won ingin berjudi lagi tapi beliau memakai banyak sekali alasan untuk meminjam uang. Mengatakan kalau ada barang bagus, ia ingin membelinya dan kalau terjual nanti ia akan ganti besoknya dan bla bla bla bla.
Bonui tidak tertipu dan menyampaikan kalau ia tak ada uang dan ia menutup telponnya.
Bos Won kesal lantaran Bonui tidak meminjamkannya, ia bahkan berniat menjual organnya HHAHAHAHHAA. Yawloo.

Gun wook di kamar ayahnya membuka ransel yang ditinggalkan ayahnya.
Ia melihat sebuah diary disana dan membacanya.
Diary ayah Gun Wook.

11 Mei 2002, saya bicara dengan Gun wook d telpon, beliau menyampaikan ia melewatkan latihan tenis lantaran perutnya sakit. Sebagai laki-laki saya berjanji padanya untuk merahasiakan ini dari ibunya. Dia sudah tumbuh dengan baik.
Gun Wook memenangkan kejuaraan terbuka Junior Amerika Utara. Karena Park mengirimkan saya beberapa barang, saya sanggup menontonnya dengan kualitas yang lebih baik, dibandingkan dengan pertandingan 5 bulan lalu.
Aku mulai me-list ranking dunia yang keluar setiap minggu, hingga hari dimana nama dengan 3 kata, Choi Gun Wook muncul, saya harus terus mengukuhkan hati mendukungnya.
Aku menjual ruangan terakhir dan membeli tiket pesawat.

Gun wook yang membacanya teringat sesuatu, kalau ayahnya tidak pernah tiba ke Kanada untuk melihatnya. Ia membolak balik diary ayahnya lagi, tapi halaman selanjutnya kosong.
Saat Gun Wook memenangkan kejuaraan ingusan ke 15 di Amerika Utara, Ayahnya bekerjsama tiba membawakan bunga untuknya.
Ayahnya menunggu Gun wook dan melihat puteranya melambai sambil berlari kecil ke arahnya, tapi yang dituju puteranya bukanlah dia, tapi ibu dan ayah barunya.
Ayah Gun wook hanya melihat keluarga itu yang berbahagia.

Di halaman terakhir diarinya, ayah menulis, Dia terlihat bahagia, Dan itu sudah cukup.
Gun wook menangis membacanya, ia kesal lantaran ayahnya tidak menyampaikan kalau ia datang.
Bonui masuk dikala Gun wook menangis dan ia memeluk laki-laki lemah itu.
Bonui menepuk punggungnya dan Gun wook terus menangis dan menangis.
(OMGGG!!!!!!!!!! SYEDIIIIIIIIIIIIIIHHH, Kok jadi suka sama couple ini sihhhhhhhhhhh).

Sementara itu Suho pergi ke toko buku dan membeli buanyak sekali buku disana, tampaknya buku perihal ramalan. Ia menentukan dengan wajah serius. banged.

Gun wook dan Bonui pulang memakai bus.
Gun wook lemas. Bonui menyampaikan kalau ayah Gun wook niscaya baik-baik saja, disuatu tempat.
Bonui meminjamkan bahunya pada Gun Wook sebagai sandaran untuk tidur, ia menyuruh Gun wook tidur, ia akan membangunkan jikalau mereka sampai.
Gun wook tersenyum dan tidur di pundak Bonui.
Tiba-tiba ada gincangan di kendaraan beroda empat dan Bonui menjatuhkan sesuatu. Sebuah beling dan pecah. Bonui terkejut dan mencicipi ada sesuatu yang jelek yang akan terjadi.
Ia ingin mengambil beling itu tapi tak sanggup lantaran Gun wook di bahunya. Firasat Bonui sangat tidak enak.

Suho ada dikantor, di meja kerja Bonui dan melihat jimat-jimat keberuntungan disana sta persatu.
Ia melihat surat pengunduran diri Bonui yang diselipkan di diarinya, dan Suho mengambilnya, ia tertarik dengan diary Bonui yang bertuliskan Zeze tiger dan membuaknya satu per satu, ia melihat namanya disana, Je Suho, 86, tiger X, no tiger, fail.
Suho berfikir.

Suho kembali ke kantornya dan berkalan kesana kemari sambil berfikir keras.
Ia teringat Boni memberikannya jimat di taman, dikala di rumah Bonui Suho juga melihat banyak jimat disana.
Dari analisis dalam otaknya, Suho tahu Bonui banyak memakai jimat sehari-harinya beliau sangat mempercayai ramalan. Ia tahu Bonui mencari seseorang berzodiak harimau. Bonui tidak menyukainya tapi ingin tidur dengannya.
Suho menganalisisnya : Jimat -> takhyul -> Harimau -> satu malam.
Dan beliau menemukan sebuah kemungkinan didalamnya, ‘pengorbanan / sacrifice’.

Suho tampaknya menemukan apa yang ia cari dan memacu mobilnya untuk menemui Bonui.

Bonui tiba di apartemen dan menyuruh Gun wook masuk dan istirahat.
Gun wook menyampaikan kalau Bonui hari ini sangat membantunya. Sebelum masuk ia memeluk Bonui dan berterima kasih.

Bonui akan masuk ke dalam rumahnya dikala ia mendapatkan telpon dari Suho.
Keduanya bertemu diluar. Suho terlihat sangat marah, ia bahkan tidak mengembangkan Bonui bicara.
Suho sesak nafas dan berkata, Mulai kini jawab dengan jujur apapun yang saya tanyakan.
Bonui bingung, Apa..?
suho berteriak, BERJANJILAH! Kau akan menyampaikan semuanya padaku dengan jujur.
Bonui terkejut, ia mengiyakan.

Suho menahan amarahnya, Hari itu, kamu bilang padaku kalau itu harus aku.
Bonui terkejut, tapi ia membenarkan.
Suho bertanya, Apakah lantaran saya berzodiak harimau?
Bonui terdiam. Suho menahan amarahnya, jadi selama ini, bukannya mengorbankan wanita, tapi mengorbankan hewan, kamu mengorbankan saya lantaran saya harimau?
Suho menatap Bonui tajam. Bonui menatap Suho, ia tak tahu harus berkata apa selain meminta maaf.

Bonui menyampaikan ia benar-benar meminta maaf lantaran tidak memberi tahu Suho alasannya, lantaran Suho niscaya akan menganggapnya gila.
Suho kecewa, Kau benar-benar perempuan yang menakutkan.
Bonui terdiam.
Suho melanjutkan, Apakah menyenangkan bagimu memanfaatkan orang lain? Sejak kapan? Kasino? Saat demonstrasi? Perekrutan pegawai?!!!
Bonui ingin menjelaskan tapi Suho tak membiarkannya bicara, Ini bukan permainan dan lelucon, kamu pikir saya orang baik?! Apa alasannya kamu melaksanakan hal gila menyerupai ini? Hah? Kenapa?!!!

Gun wook tiba disaat yang tepat.
Ia menarik tangan Bonui dan menjauhkannya dari sana, ia menghadapi Suho, Kau sudah sangat keterlaluan.
Bonui meminta Gun Wook berhenti tapi Gun Wook memberi kode jangan bergerak pada Bonui.
Suho menyuruhnya pergi lantaran ini bukan urusan Gun Wook.
Gun Wook tak gentar, memangnya kenapa? Kalian belum tidur bersama dan kalian tidak pacaran. Kenapa kamu marah?
Suho terdiam.

Gun Wook tersenyum, Jangan bilang… kamu pikir beliau mencintaimu?
JLEB!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Suho terdiam. Itu sempurna sasaran.
Gun Wook menarik Bonui pergi dari sana. Bonui merasa tak lezat pada Suho dan terus menatapnya meski tangannya di tarik Gun wook.
Suho hanya berdiri membisu disana.

Bonui meminta Gun wook melepaskan tangannya. Ia menyampaikan ia tak sanggup membiarkan Suho begitu. Ia akan kesana dan menjelaskan kalau ini demi Bora.
Gun wook tidak setuju, lalu? Apa kamu pikir beliau akan mau melakukannya? Lihat sikapnya tadi, apapun yang kamu katakan beliau tidak mendengarkannya. Pergi kesana hanya akan menciptakan masalah, jangan pergi.
Gun Wook akan menarik Bonui tapi Bonui menahannya, ia menyampaikan ia akan kesaa untuk mendengarkan kemarahan Suho. Gun wok terkejut.
Bonui menyampaikan semarah apapun Suho, asalkan beliau memaafkannya sesudah melampiaskan padanya, tidak apa-apa. Bahkan disebut gila, sinting atau idiot, beliau sudah sering mendengarnya.
Bonui meminta Gun Wook masuk dan istirahat, jangan memikirkan apapun. Bonui melepaskan tangan Gun wook dan berlari menuju Suho.
Gun wook terdiam.

Suho ada dalam mobilnya. Ia terdiam.
Ia teringat kata-kata Gun Wook, bahwa mereka belum tidur dan juga tak pacaran, kenapa Suho marah. Jangan katakan kalau kamu pikir beliau mencintaimu?
Suho menutup matanya dan bersiap untuk pergi.

Tapi kemudian ia terkejut melihat Bonui tiba kembali.
Bonui ngos ngosan lantaran berlari. Ia ada dihadapan kendaraan beroda empat Suho, tak jauh dari sana.
suho terdiam dan menatapnya.

Epilog.

Suho memotret jimat itu dan mencari artinya di internet.
Jimat rakun dan jimat kupu-kupu.
Jimat rakun artinya menangkal hawa jahat yang akan menganggu keinginanmu.
Jimat kupu-kupu artinya menyerupai bunga yang menggida kupu-kupu aromanya.
Suho terkejut, Jimat untuk menarik hati laki-laki?

THE END

Komentar:

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa!!!!!!!!!!!!!!
wih, nggak nyangka banged jalan ceritanya tidak mengecewakan cepat ya.
Aku pikir bakal butuh waktu beberapa usang Suho bakalan tahu maksud Bonui mendekatinya, tapi ternyata di episode 5 aja beliau udah tahu alasannya. Memang sih bukan alasan sebenarnya, tapi tentu saja Suho berfikir kalau Bonui benar-benar memanfaatkannya.

Suho alergi banged sama orang yang mendekatinya untuk memanfaatkannya.
Aku memang belum tahu ada apa dibalik kebenciannya pada orang tuanya. Meski kita sudah sanggup melihat sedikit, tapi saya ras abukan hanya itu alasannya.
Aku punya firasat kalau orang tuanya juga pernah memanfaatkannya, lantaran beliau jenius, karenanya beliau agak gimana gitu pada orang tuanya.
Dan tentu saja Seol hee juga memanfaatkannya dan membuangnya.
Karena itu beliau benar-benar berfikir Bonui memanfaatkannya, itu sebabnya beliau marah.

Kalau berdasarkan saya sih Suho tuh pengen setidaknya, sedikiiiiiiiiiit aka ada rasa dibalik semuanya. Itu karenanya beliau terdiam dikala Gun Wook menyampaikan ‘kau pikir beliau melakukannya lantaran beliau mencintaimu?’
Sebenarnya Suho ini udah jatuh cinta pada Bonui, sayangnya beliau tidak menyadarinya. Saat beliau berharap sedikit saja ada rasa suka didalamnya, maka artinya beliau sudha jatuh cinta. Dia galau lantaran semenjak awal Bonui sudah menyampaikan kalau beliau tidak menyukai Suho, tapi malah mau tidur dengannya.
Suho sih normal ya, untung nggak nerima gitu-gitu aja, lantaran beliau bukan laki-laki yang haus akan hal-hal menyerupai itu. Hanya saja, beliau ini tipe yang kalau nggak dikasi tau kayaknya nggak bakalan tau.
Sayangnya kalau dikasi tau beliau tipe yang ngeyel pula HHAHAHHAHAAHAAHAHA.

Aku akan menunggu dikala dimana Suho dan Bonui berdua dan beliau melaksanakan sesuatu yang berasal dari hatinya.
Misalnya sebuah kissu, yang tiba-tiba beliau nggak nyadar kalau beliau pengen mencium Bonui? HAHHAHAHAAHHA
KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!
Kiss kemarin aja masih bikin saya shock setengah mati HAHAHHAHA.
Tapi kini udah enggak lagi sih. Nggak tahu dengan kiss selanjutnya.
Dan Bed Scene, benarkan mereka menghapuskannya?
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!! Tidaaaaaaaaaaaaaaak!!!!!!!!!!!
Tapi kalau ada kira-kira episode berapa ya?
Aku sih menebaknya episode 15 HAHHAHAAHA

Aku ingin tau apa kekerabatan Young Il ahjusshi dan ibu Suho.
Kenapa saya melihat aura kebencian pada Suho di episode pertama, atau saya yang salah tangkap?
Tapi masa sih cinta pertama ibu Suho HAHAHHAHAHAHA.
Sepertinya laki-laki ini ada hubungannya dengan Suho kecil yang disorot media?
Tapi biasanya ahjushi ini kalau main baik kan ya? Semoga deh, saya ga tahan ada orang jahat dalam drama HAHHAHAHHAHA. *Stress gegara Oh Hae Young*

Han Seol Hee!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Kenapa beliau begitu percaya diri sekali, kenapa nggak ada sedikitpun rasa bersalah, kenapa beliau sanggup biasa-biasa saja dan masih menganggap beliau orang penting dalam diri Suho.
Tapi kayaknya gitu, Suho tidak sanggup menghindari Seol Hee. Dia masih saja tidak berani menatap matanya dan lagi saya takut nih Suho luluh lagi hiksssssssss!!!
Andweyooooo
Aku ingin Suho dan Seol Hee temenan aja kalau contohnya mereka sudah baikan lagi, i mean, jangan ada rasa-rasa itu.
Dan please jangan jadikan Seol Hee antagonis yang menyebalkan!!!!!! *nunjuk drama satu itu senin selasa HAHAHHAHAHA*

Adduuuuuuuuuuuuh Dal Nim dan Ryang Ha cute banged berdua HAHHAHHAHA!!
Kayaknya bakalan seu kalau mereka jadi couple. Tapi tampaknya ini masih akan sangat usang mengingat keduanya saling membenci. I mean, Dal Nim kayaknya benci banged sama Ryang Ha lantaran playboy, meski kalau ada apa-apa sama CEO Je beliau perginya ke Ryang Ha HAHHAHAHAHA.
Lucu banged mereka berdua di episode ini.
Kalau feeling saya sih bilangnya nanti Dal Nim bakalan patah hati lantaran Suho, mungkin beliau tau Suho suka sama Bonui, terus beliau mulai berubah, dandan dan melepas kawat giginya, terus jadi manis dan Ryang Ha naksir dia. HAHHAHAHAHAA.
Bisa jadi kan ya?

Aku menangis seiring dengan menangisnya Gun wook di episode ini.
Dia sangat merindukan ayahnya tapi dai tidak sanggup menemukannya untuk dikala ini.
Setidaknya kita tahu ayahnya masih hidup.
Ayahnya sayang banged sama anaknya, sesudah bercerai perhatiannya hanya pada Gun wook, sering mengirim uang dan bahkan hingga harus hidup miskin.
Aku menangis dikala melihat Gun wook tidak menyapanya melainkan menyapa ayah dan ibunya. Yawlooooooo, bayangin perasaan ayahnya T____________________T
Aku berharap Gun Wook segera bertemu dengan ayahnya dan keduanya menghabiskan malam bersama sambil mengobrol. Atau minum bersama juga bagus ^^

Kitra-kira bagaimana kekerabatan Bonui dan Suho selanjutnya?
Dari review epsiode 6 kita sanggup melihat kalau Suho sudah mulai mengkhawatirkan Bonui, bahkan mengikutinya HAHAHHAHAHAHAHA.
Aku cuma ingin tau bagaimana mereka berdua sesudah bencana malam itu. Apakah mereka berdua sempat bicara atau malah Suho meninggalkannya dengan kejam?
Well, mwolla deh T__T
Please someone tell him about LOVE T______________T

Aku senang Lucky Romance tayang rabu kamis. Karena saya putus asa banged sama drama senin selasa, AOHY.
Kaprikornus saya sanggup ketawa-ketawa nonton LR dihari rabu kamis. Sumpah deh episode 11 & 12 AOHY ini bini saya nangis dan kesel banged, pengen melempar sesuatu. Kaisan banged AOHY, lama-lama saya pengen beliau melepaskan kedua laki-laki itu. Terlalu menderita. Sumpah deh T______T
Ya meski ada momen ketawa-ketawanya juga sih ya.
Nah di LR ini kebalikannya, feeling saya blang episode 6 bakalan sedih banged T____T
Kira-kira siapa yang akan menyelamatkan Bonui ya?
Suho?
Gun wook?

Sinopsis by HAzuki Airin
PLEASE DONT REPOST IN OTHER SITE!
PLEASE JUST SHARE THE LINK WITH CREDITS!

Continue Reading

More in Hwang Jung Eum

To Top