Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 14 – Part 2

Bebe Tanchanok

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 14 – Part 2

=========================================================

Sinopsis Princess Hours Thailand Episode 14 – Part 2

Khaning kelelahan dan ketiduran dengan naskah didagunya.
Inn melihat hal itu dan sengaja menjatuhkan Naskah Khaning dan menciptakan Khaning terjatuh, melihat Inn, Khaning bangun dan memperbaiki wajahnya, ia kesal alasannya Inn tiba menggodanya lagi.
Inn berkata kalau ia pikir Khaning cukup rajin latihan, kenapa malah ketiduran. Khaning menciptakan alasan, ia tidur dengan naskahnya supaya naskahnya dapat meresap ke dalam otaknya. Inn tertawa, ia berkata kalau Khaning melaksanakan ini, maka sepanjang hidup Khaning tidak akan dapat menghafal naskahnya. Khaning jadi kesal menatap Inn.

 

Inn menyampaikan ia akan membantu Khaning latihan. Mendengar itu Khaning jadi bersemangat, alasannya ia tak percaya Inn yang masbodoh akan memperlihatkan diri membantunya. Inn menyampaikan ia akan menciptakan Khaning terinspirasi, dan kalau pertunjukan berjalan lancar, ia akan mengabulkan 1 ajakan Khaning.
Khaning agak ragu dan bertanya bagaimana kalau pertunjukannya tidak lancar. Inn terlihat usil dan mengingatkan Khaning insiden ketika mereka pertama kali bertemu, ketika Khaning menyemburkan air ke wajahnya, ia akan melaksanakan hal yang sama.
Khaning jadi tidak percaya diri, alasannya ia niscaya tidak akan melakukannya dengan baik. Inn menatap Khaning dan mendekatkan wajahnya, ia mengulurkan tangannya untuk salaman sebagai tanda kesepakatan, tapi Khaning membisu saja.
Inn kesannya memutuskan pergi, tapi Khaning menahannya dan kesannya meraih tangan Khaning, ia oke dengan janji itu.

Dan dimulailah sesi latihan untuk pertunjukan, Inn mengajari Khaning untuk berakting dan menghafal naskahnya.
Khaning melakukannya cuup baik, alasannya ia bersemangat Inn mengajarinya, Tapi kalau adegan romatins, Khaning masih kaku HAHAHAHHAHA.
Saat Khaning berhasil melakukannya, ia sangat senang dan bahkan berlari memeluk Inn. Inn awalnya cukup kaget tapi ia tersenyum menikmatinya, alasannya Khaning sangat manis.

Ibu Nakhun menemui Minnie dan ibu Nakhun menyampaikan sesuatu padanya, sebuah pisau. Ibu Nakhun menyampaikan tidak ada yang lebih baik selain menjadi mimpi jelek bagi orang yang menyakiti kita.
Ibu Nakhun menyampaikan kalau ini akan sedikit menyakitkan tapi cukup berarti. Minnie mengambil pisau itu dan menggenggamnya, ia penuh dendam kembali.

Hari pertunjukan. Ibu Nakhun menyambut ibu Suri dan puteri Leelawadee, serta memperlihatkan tatapan menantang pada Ratu.

Inn terlihat gugup di ruang tunggu. Ibunya tiba menyapa. Inn memberi salam. Ibu menyampaikan pada Inn ini ialah kesempatan Inn memperlihatkan hal yang Inn sukai di depan ayahnya. Ia menggenggam tangan Inn dan meminta Inn melaksanakan yang terbaik.
Inn mengerti.

Nakhun sendiri entah ngapain berdiri di depan poster pertunjukan dan beberapa orang tiba mendekatinya, mereka fans nakhun, minta berfoto.
Lucu banged gadis itu menyampaikan kalau dulu ia tim putera mahkota Inn, kini ia jadi tim Nakhun wkkwkwkwkw.

Akhirnya pertunjukan akan dimulai. Keluarga kerajaan menonton disana, ada keluarga Khaning juga dibelakang mereka.

Khaning dibelakang panggung sangat gugup sebelum ia masuk ke panggung. Nakhun ada disana dan memberinya semangat.
Khaning kesannya masuk ke panggung dan penonton menyampaikan tepuk tangan meriah. Tapi begitu pertunjukannya mulai, Khaning malah terjatuh alasannya ia menginjak gaunnya sendiri. Ayah Khaning tampak malu, tapi Khaning berhasil mengatasinya dengan akal-akalan menganggap itu bab dari pertunjukkan, ia menyampaikan siapa yang melempar kulit pisang disana, dan membuangnya HAHHAHAHAHA.

Khaning memulai aktingnya lagi, saya pikir beliau cukup lebay sih HAHAAHAAHA.
Ia menyampaikan kalau ia ialah pelayan miskin yang mencari cinta sejati. Tapi tidak ada laki-laki yang jatuh cinta pada pelayan sepertinya. Ia tertarik dengan istana dan berlari ke arah istana dan memeluk dinding memanggil pangeran, beberapa penonton menganggap itu bagus, beberapa menganggap itu boring HAHHAHAHAHAHA.

Setelah bab perkenalan puteri selesai, kini giliran putera mahkota Inn.
Disini pangeran menemui ayahnya dan membicarakan impiannya, bahwa impiannya ialah ingin pergi ke banyak sekali tempat, tapi ayahnya malah mengurungnya di istana untuk menikah. Ini persis ibarat Inn dan Raja, dimana Raja dalam pementasan ini menyampaikan kalau ia tidak memaksa pangeran, tapi itu ialah tugasnya sebagai pangeran.
Pangeran menyampaikan kemudian apa yang harus ia pilih, tugasnya atau impiannya?
Ayahnya menyampaikan ada banyak jenis impian, menciptakan keluarga yang bahagia, membahagiakan rakyat dan lain sebagainya.
Saat itu Inn menatap mata Raja sangat lama, Raja juga tidak mengalihkan pandangannya, yang lain khawatir alasannya Inn tidak membaca naskahnya. Raja dalam drama ini memberi arahan pada Inn dan Inn mulai bicara, kalau itu ialah keinginan ayahnya. Dan ia meninggalkan panggung.
Yang lain bertepuk tangan.

Lalu adegan pertemuan pangeran dan puteri, dipesta dansa. Keduanya saling jatuh cinta disana.
Inn dan Khaning melakukannya dengan baik, mereka berdua berdansa dan saling menatap mata masing-masing tanpa mengalihkan pandangan.
Adegan ini makin romantis dan tampaknya Inn sudah tidak berakting lagi ketika ia akan mencium Khaning, Inn meletakkan hidungnya di hidung Khaning dan akan kissu aaawwwwwwwwwwwwwwww, Inn terbawa suasana, untung Khaning masih ingat adegannya dan menghindar.
puteri menyampaikan ini sudah tengah malam dan ia harus pergi, pangeran menahannya tapi beliau harus pergi dan meninggalkan sepatunya disana.
Keduanya berpisah, Pangeran mengambil sepatu KHaning dan menyampaikan ia niscaya akan menemukan gadis itu.

Dan begitulah, adegan dimana pangeran kesannya menemukan gadis yang cocok dengan sepatu itu.
Pangeran senang alasannya ia kesannya menemukan pemilik sepatu itu. Ia meminta gadis itu jangan meninggalkannya lagi. Dulu saya punya sebuah impian, untuk terbang jauh dari kawasan ini. Tapi sekarang, mimpiku sudah berubah, Kau ialah impianku. Hanya bersama denganmu, saya tidak menginginkan hal lain.
Khaning dan Inn saling menatap ke mata masing-masing. Khaning bertanya, apakah kamu yakin?
Pangeran tersenyum dan menyampaikan kalau ia yakin, semenjak dulu saya merasa bersalah padamu, saya tidak ingin membuatmu susah atau bingung, perasaaanku sepenuhnya ialah untukmu, sangat terang sekali dan sederhana dan akan lebih berpengaruh lagi mulai dari sekarang.
* saya nggak tahu ya ini ada di naskah atau tidak, tapi sangat terang kalau ini ialah perasaan tolong-menolong Inn pada Khaning.

Inn menyentuh wajah Khaning, Jika di dunia ini hanya ada kita berdua, hanya ada 3 kata yang dapat saya katakan padamu, Aku mencintimu. Aku mencintaimu.
Khaning tersentuh. IA menatap mata ikhlas Inn.
Masuk ke adegan terakhir dimana pangeran akan mencium sang puteri dan kelopak mawar beterbangan diantara mereka.
Tentu saja kita nggak melihat kissu mereka alasannya ketutupan tubuh mereka HHAHAHAAHHAA.
Tapi semua penonton puas dengan pementasan ini. Happy ending.

Sampai tiba-tiba sebuah bayangan muncul di belakang. Minnie memasuki panggung menciptakan semuanya terkejut.
Minnie memanggil Inn dan Inn dan Khaning menoleh.
Minnie memakai pisau tunjangan ibu Nakhun untuk mengiris pergelangan tangannya.
Semuanya terkejut.
Minnie pingsan, Inn berlari menolongnya, Khaning shock.

-The End-

Komentar:

MAKJANG BOOOOOO!!!!!
Gile aja itu si minnie mouse, udah nggak dapat ngedapetin si Inn, tujuan terakhirnya ialah menjadi mimpi jelek bagi Inn dan sengaja bunuh diri disana, ZZzzzzz, supaya beliau nggak dilupakan.
Bego banged, mau mau aja dibodohin sama ibunya Nakhun. Apa untungnya coba bagi dia, yang bakalan menderita ya tetap dia, udah sakit, Inn nggak akan kembali padanya, orang-orang juga jadi menganggap beliau lebih rendah. Kata orang cinta itu buta, tapi nggak segitunya juga kali.
Percuma punya wajah bagus -__-
Sebel banged sama si Minnie ini. Karakternya makjang banged.

Aku suka adegan pementasan puteri dan pangeran ini, ini sih dongeng cinderella, cuma disini nggak dilihatin ibu dan saudara tirinya.
Aku suka degan Inn, dimana ia menyampaikan mengenai impiannya dan ayahnya mengurungnya di istana dengan alasan kalau itu ialah tugasnya sebagai pangeran.
Tapi sesudah bersama Khaning, impiannya jadi berubah perlahan. Kalau itu ialah naskah dari sutradaranya sih mantap abis ya, tapi kalau contohnya kata-kata Inn itu nggak ada di naskah, saya harap Khaning percaya dan mengerti kalau Inn mencintainya.
Tapi tetap saja Inn harus menyampaikan secara eksklusif pada Khaning, bukan di pementasan.
Kapan gitu dapat lihat Inn jujur sama Khaning. Wanita butuh kepastian HAAHHAHAHAHAHA.

Setidaknya Khaning tidak terpengaruhi dengan kebaikan Nakhun ya. BAgaimanapun Khaning tetap menyukai Inn dan ia menolak kebaikan Nakhun. Saat Khaning  menyampaikan kalau Nakhun tidak punya hal melaksanakan itu padanya, Nakhun beneran terluka. TApi Khaning benar sih, alasannya beliau pada kenyataannya tetap seorang puteri dan istri Inn yang ialah sepupu Nakhun. Nakhun dihentikan melaksanakan itu padanya.
Setidaknya di episode ini perasaan Inn sudah mulai kukuh pada Khaning, saya suka ketika ia meninggalkan Minnie yang menangis HAHAHAHAHAHAHAHA, kesannya Inn menolak juga, selama ini ia galau banged sih jadi orang, nggak dapat milih satu.

Tapi Inn juga masih belum nenegaskan perasaannya sih, beliau ngomongnya itu pake kode, jadi Khaning juga masih kelihatan ragu, alasannya Inn belum benar-benar menyampaikan perasaannya pada Khaning. Inn memang tipe begitu sih, nggak banyak ngomong. Tapi Khaning ini tipenya kalau nggak diomongin beliau nggak akan mengerti. Ya meski dengan tindakan beliau kebawa perasaan sih, tapi tetep aja kalau nggak dengan kata-kata yang jelas, ya Khaning juga nggak akan mengerti. Intinya butuh kejelasan sih wkwkwkkw.

BTW dua adegan diatas kok di episode ini saya nggak liat ya? Apakah mereka nge-cut adegan itu?
Aku tebak sih adegan gambar 1 itu sebelum pertunjukan, Nakhun memberi semangat pada Khaning dan ibarat biasa, Inn cemburu. Sayang banged di cut.
Adegan Nakhun memeluk Khaning ini tampaknya ketika pementasan deh, jadi sesudah Minnie bunuh diri, semuanya panik, Khaning mungkin masih shock di panggung dan Nakhun memeluknya. Padahal ini adegan yang dapat dibilang wow buat team Nakhun, sayang sekali di cut huhuhuhuhuhuhu.
KAyaknya banyak adegan yang di cut ya, ingat ga adegan berkuda itu ada banyak stills-nya, awalnya saya pikir bakalan ada adegan berkuda lagi, tapi kok makin kesini makin ragu, alasannya tampaknya nggak ada ruang buat berkuda lagi wkwwkwkkwkw.
Di simpulan episode 13 kemarin saya sudah menyampaikan saya akan terlambat menciptakan sinopsis, tapi ternyata masih aja banyak yang nanya ya hahahhahaha. Aku nggak balas sama sekali alasannya saya sudah mengingatkan sebelumnya. Makasi buat yang bersabar^^
Kita sama-sama ingin tau kok gimana kelanjutannya, suer kalau dapat ahad depan sekalian episode 16-20 aja semoga jangan ingin tau lagi HAHAHAHHAHAHA.

Continue Reading

More in Bebe Tanchanok

To Top