Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 15 – Part 2

Bebe Tanchanok

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 15 – Part 2

ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー

Sinopsis Princess Hours Thailand Episode 15 Part 2

Ibu Nakhun kembali ke istana dan bertemu dengan Ratu. Keduanya saling menatap penuh kebencian. Ibu Nakhun menyampaikan kalau ia ke istana hutan mengunjungi raja.
Ratu bertanya bagaimana keadaan raja dan ibu NAkhun menyampaikan kalau raja kelihatan sehat. Ia menyampaikan kalau raja sibuk mengambil foto dengan kamera kesayangannya.
Ratu mengerti apa yang sedang mereka bicarakan disini. Ibu Nakhun bahkan menambahkan kalau cuaca sangat bagus dan meminta Ratu juga pergi kesana.
Ratu tidak menjawab dan meinggalkan Ibu Nakhun yang tersenyum menang.

Hari dimana Minnie keluar rumah sakit, Minnie masih menyerupai kehilangan jiwanya.
PAmannya menyampaikan kalau ia tidak tahu Minnie akan bertindak sejauh ini. Ia dan ibu Nakhun sudah berteman usang sekali, ia berhutang banyak pada ibu Nakhun, tanpa beliau keluarga mereka niscaya sudah hancur. Ia mendapat banyak saran dari ibu Nakhun, alasannya ialah itu ia dapat menang, tapi menurutnya, kali ini saran dari ibu Nakhun membuatnya kalah.
Minnie menatap pamannya dan menyampaikan kalau ia baik-baik saja. Pamannya menyampaikan kalau Minnie tidak baik-baik saja, ia hampir saja kehilangan Minnie. Minnie menangis lagi, ia menyampaikan ia sudah kehilangan Inn.

Khaning sedang menunggu Inn, dan Inn tiba mendekatinya, mengajaknya pergi. Tapi Khaning hambar padanya sambil terus sibuk dengan HP-nya. Inn bertanya ada apa. Khaning ngambek alasannya ialah Inn tidak mengupdate instagramnya. Inn bingung, HAH?
Khaning menyampaikan kalau mereka berdua saling follow, ia selalu update foto ia ada dimana dan apa  yang ia lakukan, tapi Inn tidak pernah melakukannya. Inn bahkan tidak pernah komentar atau like fotonya HHAHAHAHAHAHAHA. Khaning menyampaikan ia juga ingin tahu Inn ada dimana dan apa yang dilakukan Inn.
Inn tak dapat menahan senyumannya, Khaning ngambek alasannya ialah hal yang tidak ia duga kali ini.
Inn menarik tangan Khaning dan menciptakan Khaning terkejut.

Inn membawa Khaning ke suatu daerah dengan menutup matanya. Inn tampaknya menciptakan kejutan untuk Khaning, Inn sudah membangun sebuah tenda di pinggir danau.
Pada hitungan ketiga, Inn melepaskan tangannya dari mata Khaning dan Khaning membuka matanya. Khaning terkejut alasannya ialah daerah itu sangat indah, tapi ia tidak mengerti kenapa Inn membawanya kesana.
Inn menyampaikan kalau Khaning ingin mengupdate instagramnya, hanya mereka berdua, jadi mereka dapat berfoto disini, di daerah mereka, hanya mereka berdua.
Khaning sangat senang mendengarnya, ia tak dapat menahan senyumannya dan rahasia mengambil foto Inn.
Inn terkejut dan bertanya apa yang Khaning lakukan. Khaning menyampaikan mengambil foto Inn dan akan mengupdate di instagram, memperlihatkan kalau mereka hanya berdua saja.
Inn kesannya mengerti dan mencoba menahan senyumannya, membiarkan Khaning memotretnya, ciiieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhh.

Khaning makin bersemangat untuk mengambil foto bersama Inn. Khaning menemukan banyak daerah bagus dan pose bagus, tapi Inn sangat kaku dalam berfoto HAHAHAHHAHA.

Dan mereka hingga malam disana, tentu saja mereka akan menginap disana. Pesta BBQ berdua saja, malam ini Khaning cukup dimanja oleh Inn, alasannya ialah Inn yag memasak.
Keduanya menikmati malam itu dengan makan bersama, saling tertawa, menyuapi, pokoknya senang bangeeeeeeedd!!!!!

Setelah makan mereka duduk bersama, Khaning sangat asyik mengupload foto-foto berduanya dengan Inn. Inn bertanya apakah Khaning puas, Khaning tersenyum senang dan berterima kasih pada Inn.
Tapi kemudian Khaning gres sadar kalau mereka ada di tengah hutan dan tidak ada siapa-siapa disana. Ia bertanya pada Inn apakah Inn yakin tidur disini malam ini, kalau terjadi apa-apa, apa yang harus mereka lakukan.
Inn tertawa dan menyampaikan kalau mereka tadi tiba memakai kendaraan beroda empat kesini, dan tak jauh dari daerah ini juga ada istana hutan, mereka dapat pergi kesana kalau ada apa-apa.
Khaning mulai merasa sedikit lega dan fokus pada IG-nya lagi dan memperlihatkan foto2 mereka tadi.

Khaning kemudian bertanya kenapa Inn tidak suka dengan instagram, padahal cara menggunakannya mudah, banyak filternya, kalau Inn tidak dapat menggunakannya, ia dapat mengajarkan pada Inn.
Inn menyampaikan kalau dulu ia sudah pernah menyampaikan , bila sebuah gambar diambil dengan mudah, maka gambar itu tidak berharga. Inn menatap Khaning dan berkata, Foto yang sempurna akan tiba disaat yang tepat.
Khaning termangu dan mengalihkan pandangannya alasannya ialah Inn terus menatapnya. Ia juga agak kecewa sih alasannya ialah itu artinya Inn menganggap foto yang ia ambil tidak berharga.

Khaning cemberut dan Inn memakai kesempatan itu untuk mengambil foto Khaning.
Ia menunggu kesempatan. Saat Khaning berbalik padanya, Inn menekan tombol kameranya. Khaning terkejut.
Inn menatap Khaning dan Khaning tersenyum, ia mengalihkan pandangannya dan senyum malu-malu. Inn tersenyum melihatnya.
Inn kemudan meletakkan tangannya di pundak Khaning dan menariknya ke pelukannya. Khaning sangat bahagia, ia menutup matanya dan mencicipi Inn membelai bahunya.
Khaning tidak lupa memakai kesempatan itu untuk mengabadikan foto mereka berdua HAHAHHAHAHAHAH. Ia mengambil dengan cepat. Inn bertanya apa yang dilakukan Khaning, Khaning senyam senyum sendiri, Inn tersenyum dan membelai rambut Khaning. Keduanya menikmati malam romantis itu berdua^^.
*AAAAAAAAAAAAAACCKKKKKK XD

Keesokan harinya, raja kembali ke istana sesudah liburannya selama 1 minggu. Puteri menyampaikan ia mencoba menahan ayahnya untuk tinggal lebih usang tapi ayah menolak.
Ibu Suri menyampaikan menurutnya RAja tak perlu cepat-cepat kembali, alasannya ialah Inn dan Nakhun bekerja dengan baik.
Raja tidak melihat puteri dan putera mahkota disana jadi ia bertanya dimana mereka, dayang ibu Nakhun menyampaikan ia sudah mengirim dayang menjemput mereka tapi mereka tak ada di kediaman. Sekretaris menyampaikan kalau semalam puteri dan putera mahkota tidur di luar istana.
RAja menghela nafas menyampaikan kalau hanya dengan bekerja begini menciptakan Inn kelelahan. Raja meminta Nakhun membawa laporan pekerjaan padanya dan ibu Nakhun memakai kesempatan ini untuk memuji anaknya yang mengerjakan laporan semalaman.
Ratu kelihatan khawatir alasannya ialah Ibu Nakhun benar-benar dapat menciptakan anaknya terlihat lebih ahli dari Inn.

Sementara itu Inn tidak peduli akan laporan dan bla bla bla, ia cukup senang menghabiskan malam bersama istrinya diluar.
Inn dan Khaning masih tidur di tenda, Inn menggenggam tangan Khaning. Khaning terbangun duluan dan melihat tangannya dalam genggaman Inn, beliau sangat bahagia. Ia melepaskannya perlahan dan membelai tangan Inn sambil menatapnya dengan penuh cinta.
Khaning tersenyum sangat sangat bahagia. Ia bahkan rahasia mencium pipi Inn. Saat Inn bergerak, ia akal-akalan tidur lagi, tapi Inn tidak membuka matanya jadi ia mencium Inn lagi dan Inn ternyata bangkit dan menyadari hal itu, Inn masih menutup matanya tapi ia memeluk Khaning. Khaning sangat senang dan tak dapat berhenti tersenyum di pelukan Inn.
Ia terus menatap wajah Inn yang masih menutup matanya.

Siang harinya, Inn dan Khaning diistana hutan mencetak hasil foto mereka semalam. Mereka melakukannya berdua. Khaning menyukai hasilnya dan menyampaikan kalau ia sangat cantik. Inn menyampaikan kalau itu alasannya ialah pengambilan fotonya yang bagus.
Khaning kesal alasannya ialah Inn tidak dapat memujinya sedikit saja. Khaning bertanya apakah ia boleh membawa foto ini ke istana dan Inn menyampaikan terserah pada Khaning. Khaning senang.

Di istana, Raja memuji hasil kerja Nakhun. Nakhun melakukannya dengan baik.
Setelah Nakhun pergi, puteri Leelawadee mengomentari ayahnya yang tampaknya memperlakukan Nakhun secara khusus. RAja menyampaikan ia memperlihatkan proyek itu pada Inn, tapi Nakhun dapat mengerjakan dalam waktu singkat. Ia terkadang merasa kalau Nakhun lebih cocok jadi putera mahkota.
Puteri hanya menatap ayahnya.

Inn dan Khaning kembali ke istana, dayang menyambutnya dan  menyampaikan kalau ratu menunggu mereka.
Khaning dan Inn memberi hormat pada Ratu yang menunggu mereka. Ratu berdiri dihadapan Inn dan bertanya apa yang sedang inn pikirkan dan kenapa Inn melaksanakan hal ini.
Inn tidak mengerti. Ratu menyampaikan raja kembali dari liburannya tapi tidak melihat Inn disana, RAja sangat murka pada Inn. Inn membisu saja. RAtu bertanya kenapa Inn sama sekali tidak memikirkan hal ini.
Khaning khawatir dan meminta Ratu jangan memarahi Inn, alasannya ialah Inn melihatnya kesepian jadi Inn membawanya keluar.
Ratu berkata, kamu juga puteri mahkota, apa kamu tidak tahu kiprah dari puteri mahkota?
Khaning menunduk diam.

Ratu bicara pada Inn, biar Inn lebih memperhatikan pekerjaannya. Ia ingin Inn menciptakan raja memujinya sebelum posisi putera mahkota diambil oleh orang lain.
Ratu juga mengingatkan Khaning untuk bersiap menjadi Ratu, jangan bersikap kekanak-kanakan lagi.
Ratu snagat murka dan meninggalkan mereka berdua.
KHaning menatap Inn yang membisu saja, ia sangat khawator.

-The End

Komentar:

Preview epsiode selanjutnya nyebelin, saya pikir Minnie sudah nggak akan muncul lagi di kehidupan Inn, tapi ternyata masih ada aja dan Inn dan Khaning masih bertengkar gegara Minnie. Inn nggak tegas sih, jadi Khaning menjadi ragu lagi.
Aku kirain melihat ending episode 15 ini, fokus berikutnya akan berubah dari Minnie, ternyata masih aja HAHHAAHHAHA.

Aku pikir di versi ini nggak akan ada dongeng cinta ibu Nakhun dan ayah Inn, ternyata ada.
Kalau di versi korea sih, mereka memang pacaran duluan, tapi di cewek lebih menentukan putera mahkota dari pada pangeran, untuk statusnya.
Nggak tahu deh di versi ini. Sepertinya sih sama saja.
KIra-kira kapan Nakhun akan melihat foto ibunya dan Raja ya, di versi Korea kan disitu yang menyadarkan Yul untuk kembali ke jalan yang benar.

Raja disini emang nyebelin sih. Aku tau beliau memperlihatkan Inn kesempatan, tapi beliau nggak dapat menutupi wajahnya kalau ia lebih menyukai Nakhun.
Puteri juga nggak menyukai sifat ayahnya itu, dan tampaknya puteri juga tahu apa yang terjadi dengan ayahnya dimasa lalu.
Penasaran kapan puteri akan menyampaikan kalau ia yang akan mengambil alih tahta.
Kalau itu terjadi, apakah Inn akan mengejar impiannya kembali dan Khaning juga akan bebas dari statusnya?
Tapi ada stills penobatan Inn sih. Mungkin hingga Inn siap nanti, puteri yang akan mengambil alih tahta kali ya wkkwkwkwkw.

Di episode ini Inn tidak mengecewakan romantis sih ya, tapi beliau masih aja nggak menyampaikan perasaan sebenarnya.
Mungkin itu juga yang menciptakan Khaning jadi ragu.

Continue Reading

More in Bebe Tanchanok

To Top