Connect with us

Locafest.co.id

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 18 – Part 2

Pattie Ungsumalynn

[Sinopsis] Princess Hours Thailand Episode 18 – Part 2

============================================================
Sinopsis Princess Hours Thailand Episode 18 Part 2


3 sahabat Khaning sedang makan di cafe dan melihat video itu tersebar hingga disiarkan di TV.
Teman-temannya berusaha berfikir positif, tidak ada yang serius dengan hal ini, mereka juga kalau sedang ada problem selalu saling berpelukan , bahkan orang asing juga berpelukan.
Tapi si kacamata menyampaikan kalau ini problem besar, alasannya ialah diawal Khaning menyampaikan ia bersama ayahnya, kenapa Khaning berbohong?
Teman-temannya gres menyadari hal itu.

Keluarga kerajaan berkumpul alasannya ialah pihak dewan legislatif tiba hari itu untuk membahas bencana belakangan ini merusak image dari kerajaan mereka.
Ada terlalu banyak masalah, di dalam dan luar istana, mengenai putera mahkota dan puteri mahkota. Berdasarkan aturan kerajaan, melihat dari perilaku puteri mahkota, maka puteri mahkota harus di deportasi.
Raja menyampaikan mereka sudah memikirkan mengenai hal ini sebelumnya, dan mengerti kekhawatiran dewan legislatif dan rakyat, tapi mereka meminta diberi waktu beberapa hari untuk menemukan bukti lainnya. Mereka mengerti.

Berita itu dengan cepat hingga ke indera pendengaran ibu Nakhun, mengenai pihak kerajaan yang mencari bukti untuk mengkonfirmasi puteri mahkota tidak bersalah dalam beberapa hari ini. Ibu Nakhun menyampaikan mereka tidak boleh memberi pihak kerajaan waktu, ia meminta Dayangnya segera melaksanakan planning utama mereka. Dayang mengerti.

Dayang ibu Nakhun masuk ke kediaman puteri mahkota membawakan obat, ia bertemu dengan 2 dayang Khaning yang bertanya kenapa dayang ada disana.
TApi jabatan dayang ibu Nakhun lebih tinggi, jadi dayang Khaning tak sanggup melaksanakan apapun, saay dayang ibu nakhun menyampaikan ia tiba mengantar obat untuk Khaning dan menyuruh dayang yang lain pergi dan membiarkannya bertemu puteri mahkota.

Dayang ibu nakhun menemui Khaning di kamarnya untuk menunjukkan tonik obat dari ibu Nakhun, ia sengaja menyampaikan kalau wajah Khaning tampak pucat dan menyuruh Khaning mencuci muka, sementara ia menyiapkan obarnya.
Khaning berdasarkan aja, meski ia resah kenapa dayang kesana, tapi ia sama sekali tidak curiga.
Setelah Khaning pergi ke kamar mandi, dayang dengan cepat mengambil ponsel Khaning dan mengirim pesan pada Inn untuk menemuinya di istana hutan pukul 9 malam ini. Setelah pesan terkirim, dayang menghapus pesan di hp Khaning.

Inn bertemu dengan pengawalnya dan mereka membahas pelaku lagi, masih belum tertangkap lembap siapa, tapi niscaya orang yang sama, dan mereka akan tahu segera. Mereka khawatir mereka tidak sempurna waktu alasannya ialah dewan legislatif terus memaksa mereka menciptakan keputusan.
Inn menanyakan mengenai Khaning dan pengawal menyampaikan Ratree terus menjaganya. Pengawal bertanya apakah Inn punya pesan untuk Khaning, ia akan menyampaikannya.
Tapi belum sempat Inn menyampaikan sesuatu, sekretaris tiba atas perintah Raja, Raja ingin menemui Inn. Inn mengerti.

Dayang masih bersama Khaning di kamarnya, Khaning meminum tonik obat pemberian ibu Nakhun. Dayang memberikan pesan ibu Nakhun mengenai Nakhun, ia menyampaikan bila Khaning ingin menemui Nakhun diam-diam, Khaning sanggup pergi ke kediaman ibu Nakhun. Khaning mengerti.

Inn menemui Raja membahas problem puteri mahkota. Mereka tidak sanggup melaksanakan apapaun bila dewan legislatif memutuskan demikian, alasannya ialah ini terlalu sulit untuk membukatikannya, mungkin puteri mahkota akan di deportasi.
Inn terlihat terluka dan bertanya pada ayahnya apakah ayahnya punya solusi mengenai problem ini.
RAja menyampaikan kalau Inn tidak pernah meminta dukungan padanya sebelumnya. Inn menyampaikan ia tidak ingin Khaning meninggalkan istana.
Raja menyampaikan ini hanya sebuah pengumuman pada publik, mungkin mereka masih sanggup mengontrol hasilnya nanti. Dan bila semuanya berjalan lancar, mereka sanggup meminta pertimbangan pada parlemen. Inn berterima kasih.
Raja menyampaikan pada Inn untuk tidak menemui Khaning, Inn tidak boleh pergi kemanapun dan tinggal di istana utama. Ia harap Inn mengerti dan menyiapkan hatinya. Ini ialah hal raja lakukan untuk negeri ini, kewajiban menciptakan semua orang senang tapi tidak punya kewajiban menciptakan diri sendiri bahagia, dan mereka tidak sanggup melaksanakan apapun sesuai dengan cita-cita mereka sendiri.
Inn menyampaikan kalau ia mengerti akan hal itu.

Inn meninggalkan ruang kerja raja dan kembali melihat ponselnya, pesan dari Khaning, tampaknya ia sudah membacanya semenjak tadi. Khaning yang ingin menemuinya malam ini. Inn resah dan gelisah, alasannya ialah raja memintanya jangan menemui Khaning, jangan keluar dari istana utama, tapi Khaning mengirim pesan meminta bertemu di istana hutan. Inn akibatnya memutuskan untuk menemui Khaning.

Malam itu, Khaning belakang layar meninggalkan kediamannya, melewati jalan di hutan untuk menemui Nakhun di kediaman ibu Nakhun.
Ada dayang yang menjeputnya.

Sementara di istana hutan, seseorang menyalakan api.

Khaning menemui ibu Nakhun alasannya ialah ia ingin melihat keadaan Nakhun.
Tapi ibu Nakhun malah menyampaikan mereka sebaiknya tidak menemui Nakhun.
Khaning tidak mengerti kenapa.

Inn pada akibatnya memutuskan untuk menemui Khaning, sesuai dengan kesepakatan di sms Khaning, yang memintanya bertemu di istana hutan.
TApi Inn terkejut begitu hingga disana, istana sudah terbakar, api sangat besar.
Karena berfikir Khaning terkurung di dalam, Inn panik dan memanggil-manggil nama Khaning, ia masuk ke dalam dan mencari Khaning.
Tapi api semakin besar, Inn tidak menyerah. Kita melihat ada sesuatu disana tertinggal, perhiasan?
Sampai tiba-tiba ada pengawal yang tiba dan menarik Inn dari sana, Inn meronta meminta dilepaskan alasannya ialah Khaning ada di dalam, tapi pengawal tidak sanggup melakukannya, itu terlalu berbahaya.
Inn terus memanggil-manggil nama Khaning.

Sementara Khaning di kediaman ibu Nakhun, ibu Nakhun meminta maaf alasannya ialah sudah membuang waktu puteri mahkota tiba ke kediamannya tapi tidka sanggup bertemu Nakhun. Karena rumah sakit dijaga oleh dewan legislatif jadi bila mereka kesana akan terasa tidak sopan, mengingat Khaning tidak boleh menemui Nakhun. Karena Nakhun meminta padanya untuk tidak menciptakan Khaning dalam masalah, jadi ia tidak sanggup membawa Khaning kesana.
Khaning mengerti dan menyampaikan ia akan kembali ke kediamannya. Khaning menyampaikan kalau ia ingin menemui Nakhun untuk meminta maaf padanya.
Ibu Nakhun seolah ingin menahan Khaning untuk kembali sebelum ia yakin rencananya berjalan lancar mengenai Inn.
Dan sebelum Khaning pergi, Dayang menerima laporan kalau informasi sudah tersebar mengenai Inn yang belakang layar memperabukan istana hutan.
Dayang sengaja terlihat sangat terkejut untuk menciptakan Khaning ingin tau mengenai Inn dan akibatnya menyampaikan kalau Inn belakang layar memperabukan istana hutan.
Khaning tentu saja terkejut mendengarnya. Khaning segera meninggalkan kediaman ibu Nakhun dan ibu Nakhun tersenyum puas.

Kediaman puteri, pada dayang panik alasannya ialah informasi mengenai Inn dan Khaning yang tidak ada di kamar, kemudian Khaning muncul di pintu dan segera menemui Ratree menanyakan keadaan Inn.
Ratree sangat khawatir dan bertanya kemana saja Khaning, ia juga menyampaikan Inn baik-baik saja, tapi Inn ditahan. Khaning tentu saja panik dan ingin menemui Inn, tapi Ratree menahannya, Khaning tidak boleh menemui Inn.
Khaning tidak mengerti kenapa mereka menahannya menemui Inn. Ratree meminta Khaning tenang, gosip sudah menyebar luas dan dalam situasi ini, yang sanggup mereka lakukan ialah menunggu.

Pengawal Inn meminta maaf pada Inn alasannya ialah membiarkan problem ini terjadi.
Inn menyampaikan kalau ia tidak apa-apa dan problem ini pengawal tidak bersalah, alasannya ialah ia pergi tanpa memberitahu.
Inn bertanya mengenai Khaning dan pengawal menyampaikan Khaning ada di kediamannya, ia selamat.
Pengawal bertanya kenapa Inn pergi ke istana hutan malam-malam begini dan Inn menunjukkan pesan yang dikirim Khaning. Pengawal terkejut.
Inn menyampaikan hal terpenting ialah puteri tidak disana dan puteri mustahil menyakitinya. Tapi ia tidak begitu yakin mengenai pesan itu, ia merasa bukan Khaning yang mengirim padanya.
Pengawal menyampaikan yang sanggup menyentuh ponsel puteri hanya dayang eksklusif puteri dan ketiganya ada di pihak mereka. Ia yakin itu bukan mereka.
Inn berfikir mengenai hal itu. Pengawal meminta izin Inn untuk menemui puteri besok, ia akan menanyakan mengenai hal itu.
Inn mengerti dan meminta pengawal jangan menyampaikan apapun mengenainya, ia tidak ingin puteri khawatir.
Pengawal mengerti.
Setelah pengawal pergi, Inn bengong berfikir, memikirkan mengenai problem belakangan ini.

-The End-

Komentar:

Wih, ngeri memang ini ibunya Nakhun, Nakhun juga ga ada baik-baiknya berdasarkan aku, beliau tahu siapa yang salah tapi beliau membisu aja, well, memang beliau melindungi ibunya sih, tapi sudah membahayakan nyawa orang, harusnya beliau berfikir lebih dalam lagi.
Ini Lady Krissana memang harusnya masuk penjara menurutku, jangan dilepas gitu aja. Sebel.

Khaning di episode ini beneran nyebelin, ndeso apa gimana ga tau deh. Yang ada di otaknya cuma Nakhun dan Nakhun, kenapa beliau nggak pernah mikirin Inn sih?! Kesal banged.
Dia mau aja di bodoh-bodohi sama ibu Nakhun, kelihatan banged bohongnya, yang menyuruhnya tiba ialah ibu Nakhun, tapi hingga disana malah dibilang ia nggak sanggup menemui Nakhun.
Dayang ibu Nakhun yang tiba ke kediamannya juga sudah sangat mencurigakan, alasannya ialah nggak biasanya beliau datang, bawa obat pula, harusnya kan diserahkan ke dayang Khaning.
Tapi ya namanya drama ya HAHHAHAHAHAH.

Episode ini kayaknya paling nyebelin deh, adegan Inn dan Khaning bersama cuma 2 adegan, itu pun yang romantis cuma 1 aja wkwkkwwkkw. Kesal, padahal bentar lagi tamat, mana banyak banged yang di cut, aigooooo
Bisa nggak sih ada special episode cut scene + BTS nanti, gantinya episode 21 HAHAHHAHAHAHA.
Pengen drama ini cepet tamat tapi pengen liat mesra-mesra mereka juga, alasannya ialah kemesraan mereka kurang banged!

Kasian banged sama Inn, Inn selalu mikirin Khaning dan Khaning, selalu menanyakan keadaan Khaning, bahkan nggak tidur semalaman mikirin Khaning, menemani Khaning. Tapi begitu sadar yang ada dipikiran Khaning cuma Nakhun Ughhhhh sebel banged. Khaning ga ada nanyain Inn sama sekali lho sehabis bangun, kesel banged akuuuuu!!!!!
Pas terakhir, makanya jadi aneh melihat Khaning khawatir sama Inn HAHAHHAHAHA.
Bawaannya emosi nih nonton ini XD

Continue Reading

More in Pattie Ungsumalynn

To Top