Connect with us

Locafest.co.id

Sinopsis Revenge Note Episode 2

Uncategorized

Sinopsis Revenge Note Episode 2

SINOPSIS Revenge Note Episode 2
Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Revenge Note Episode 1

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Revenge Note Episode 3

Seorang guru olahraga berdiri di bersahabat pintu pagar. Guru itu merazia siswa permpuan yang menggunakan rok terlalu pendek. Ia mendapat seorang siswa yang roknya terlalu pendek. Guru memarahinya. Ia tahu kalo kaki siswa itu sangat indah, tapi kedepannya jangan melaksanakan hal ibarat itu lagi. Siswa itu mengiyakan. Deok Hee dan Goo hee lewat dan mereka memberi salam pada sang guru. Siswa yang tadi kena tegur menghampiri temannya. Ia mengeluh kalo hari ini beliau sangat nggak beruntung alasannya yaitu tertangkap oleh Yamete. Temannya memjawab alasannya yaitu itulah ia menarik roknya ke bawah. Goo Hee yang berjalan di belakang murid itu nggak sengaja mendengar wacana Yamete dan menanyakan artinya pada Deok Hee. Deok Hee heran Goo Hee nggak tahu wacana Yamete. Itu berasal dari video dewasa. Deok Hee menjelaskan lebih jelasnya. Deok Hee ngasih tahu kalo itu tadi yaitu guru olahraga. Setiap pagi banyak orang yang tertangkap. Ah, sangat menakutkan. Goo Hee heran alasannya yaitu Deok Hee tahu segalanya. Apa beliau yakin kalo beliau yaitu seorang murid baru? Deok Hee bilang pada Goo Hee semoga nggak meremehkannya. Deok Hee melarang Goo Hee untuk meremehkannya, nggak ada hal apapun yang nggak bisa ia temukan. Apa harus Deok Hee memeriksa pacarnya. 

Goo Hee melihat ponselnya. Ia berbalik melihat Deok Hee. Ia menanyakan maksud dari gambar profil gres Jeong Woo. Deok Hee melihatnya dan menganalisanya. Menurutnya itu menggambarkan orang yang lagi jatuh cinta. Goo Hee bertanya apakah mungkin tiba-tiba ibarat itu? Deok Hee menebak, ibarat tiba-tiba punya pacar baru? 
Deok Hee menunjukkan ponselnya. Ia nyuruh Goo Hee untuk melihatnya, ia juga telah mengganti foto profilnya. Goo Hee nanya apa itu? Ia pikir itu beneran. Itu sangat menakjubkan. Deok Hee menjelaskan kalo mulai dari situlah, terhitung udah 571 hari semenjak Eun Woo oppa melaksanakan debut.
Deok Hee menciumi foto Eun Woo di ponselnya. Goo Hee hingga nyebut, “ya Tuhan” mungkin dalam hatinya merasa kasihan ini temennya kenapa? Kayak nggak waras. Deok Hee bilang itu juga dinamakan sebagai “Morning Kiss”. Ia menyapa selamat pagi pada foto itu. Goo Hee tambah miris melihatnya. 
Goo Hee bertanya pada Deok Hee apa beliau menginginkan tanda tandatangan oppa? Deok Hee eksklusif antusias, OMO ia sangat menginginkannya. Kapan Goo Hee akan memberikannya tandatangan oppa? Sebelum itu, Goo Hee ingin Deok Hee melaksanakan sesuatu untuknya. Ha? Goo Hee minta Deok Hee mencari tahu info seseorang. 

Deok Hee dan Goo Hee lagi mengintai Jeong Woo. Goo Hee bertanya pada Deok Hee apakah Deok Hee yakin kalo Jeong Woo mencar ilmu di sana? (What? Goo Hee sebagai pacar Jeong Woo bahkan nggak nggak tahu daerah les Jeong Woo?). Deok Hee sedikit tersinggung alasannya yaitu Goo Hee ibarat sedang mewaspadai kemampuannya. Manusia akan meninggalkan jejak di ruang pribadi mereka. Itu sama halnya dengan ruang cyber. Contohnya komentar “like”, “Following”, dengan melacak semua itu, segalanya akan di temukan. 

Nggak usang kemudian, Jeong Woo benar-benar keluar dari sana. Goo Hee panik alasannya yaitu Jeong Woo benar-benar keluar. Ia harus gimana? Goo Hee udah disana, apa yang ia harus lakukan yaitu menghadapinya. Deok Hee mendorong Goo Hee untuk menemui Jeong Woo. 

Goo Hee memberanikan diri untuk menyapa Jeong Woo. Jeong Woo sendiri tampak nggak nyangka lihat Goo He bisa di sana. Goo Hee menyampaikan kalo beliau hanya kebetulan lewat. Nggak jauh dari sana ada Ji Hoon dan Kang Min yang juga melihat kejadian itu. Kang Min yang pertama melihat Goo Hee dan ngasih tahu Ji Hoon. 

Goo Hee berbasa-basi bilang pada Jeong Woo udah usang nggak ketemu. Jeong Woo menjelaskan kalo ia benar-benar sibuk. Ia bertanya apa Goo Hee baik-baik aja? Goo Hee mengiyakan. Ia baik-baik aja. Goo Hee tersenyum alasannya yaitu Jeong Woo menanyakan keadaannya. Goo Hee merasa Jeong Woo benar-benar sibuk. Ia bahkan nggak membaca chat-nya. 

Seorang gadis keluar dengan berlari sambil memanggil Jeong Woo. Ia eksklusif memeluk lengan Jeong Woo. Apa Jeong Woo udah usang menunggunya? Gadis itu menanyakan siapa Deok Hee dan Goo Hee. Jeong Woo menyampaikan kalo Goo Hee benar-benar menjijikkan. Goo Hee mengikutinya hingga kemari? Apa beliau gila? 

Goo Hee kaget banget sama apa yang barusan di bilang sama Jeong Woo. Gadis itu bertanya jadi beliau orangnya? Orang yang menguntit di sekitar Jeong Woo? Goo Hee nggak percaya Jeong Woo menyebutnya penguntit. Deok Hee mencoba membela Goo Hee. Apa barusan beliau bilang? Dia ini bukan penguntit. Dia yaitu pacarnya. Deok Hee nyuruh Goo Hee bilang sesuatu. Kenapa nggak bilang apapun pada orang yang beliau sebut pacarnya? 

Jeong Woo malah memfitnah seakan-akan Goo Hee berkeliling dan berbohong bahwa Jeong Woo yaitu pacarnya. Jeong Woo melihatnya begitu menyedihkan jadi ia nemperlakukan Goo Hee dengan baik. Sepertinya Goo Hee udah salah paham pada kebaikannya. Gadis yang di sebelah Jeong Woo mengejek Goo Hee yang begitu bod*h. Ia ngajak Jeong Woo untuk pergi.

Goo Hee mengejar Jeong Woo dan memegang tangannya. Kang Min yang menyaksikan dari jauh menilai itu yaitu hubungan cinta segitiga. Jeong Woo dengan kasarnya mendorong Goo Hee ke daerah sampah. Kang Min merasa kalo tampaknya Goo Hee udah di buang. Deok Hee marah-marah, kenapa ada orang ibarat itu. Apa Goo Hee baik-baik aja? Dia bener-bener sampah. Goo Hee menangis. Ia menyesalkan Jeong Woo yang benar-benar menggunakan sepatu pemberiannya untuk melarikan diri. Dasar jahat! Kang Min bertanya-tanya kenapa hidup Goo Hee begitu menyedihkan? Benar-benar sangat kasihan. 

Deok Hee dan Goo Hee mau menyeberang. Deok Hee udah hingga di seberang tapi Goo Hee masih berdiam diri di tempatnya. Dari seberang Deok Hee teriak-teriak kalo lampunya udah hijau. Ia nyuruhGoo Hee buat lekas kesana. Goo Hee nggak merespon sama sekali tapi Deok Hee terus teriak nyuruh Goo Hee kesana. Goo Hee melihatnya. Jeong Woo yaitu cinta pertamanya. Orang benar-benar gampang berubah. Goo Hee menangis lagi. Sangat frustasi. Deok Hee diam. Ia menatap sahabatnya dari seberang. 

Deok Hee ngajak Goo Hee buat minum. Ia mencampur beberapa minuman dan memberikannya pada Goo Hee. Mereka masih dibawah umur jadi nggak boleh minum alkohol. Mereka hanya bisa minum itu. Goo Hee menyampaikan kalo Jeong Woo menganggapnya sebagai penguntit. Goo Hee meneguk minumannya. Deok Hee merasa Jeong Woo itu benar-benar. Tapi kenapa Goo Hee hanya berdiri ibarat orang bod*h? Ia seharusnya menghancurkan kepala Jeong Woo. Tapi…Goo Hee bukan benar-benar penguntit, kan? 

Goo Hee menegur Deok Hee. Deok Hee nggak jadi melanjutkan kata-katanya. Ah, semakin ia memikirkannya, semakin deok Hee merasa marah. Haruskah Deok Hee membunuhnya? Goo Hee menciba bernapas tapi dadanyaterasa sesak. Hanya alasannya yaitu Jeong Woo menginginkan sepatu, ia bejerja keras untuk membelinya. Goo Hee menabung sangat lama. Tapi Deok Hee tahu apa yang udah Jeong Woo lakukan untuknya? Apa? Apa yang udah Jeong Woo lakukan untuknya? Nggak ada! Dia nggak melaksanakan apa-apa. Deok Hee bertanya kenapa Goo Hee melaksanakan hal itu? Apa beliau bod*h? Bodoh. Goo Hee merasa beliau emang bod*h. Goo Hee mengambil minuman Deok Hee dan meminumnya hingga habis. Deik Hee menyuruhnya untuk minum pelan-pelan. 

Eun Woo lagi nonton TV bareng kakaknya Goo Hee sambil makan pizza. Udah jam sepuluh lebih tapi Goo Hee belum pulang. Eun Woo khawatir dan nyuruh Goo Joon buat nelpon adiknya. Kakaknya menolak. Kalo udah tiba saatnya, beliau akan pulang sendiri ke rumah. Eun Woo ragu apa beliau benar-benar kakaknya? Eun Woo mengambil ponsrlnya. Kakaknya Goo Hee nyuruh Eun Woo buat melihat wajahnya. (Kenapa? Wajahnya cukup ganteng, kok. Banget malahan). 

Eun Woo meletakkan ponselnya alasannya yaitu ada yang menekan bel. Ia bergegas kedepan dan melihat orangnya dari interkom. Deok Hee menyampaikan kalo beliau temannya Goo Hee. Goo Hee tampaknya nggak merasa baik. Eun Woo nyuruh beliau buat tunggu sebentar. 

Deok Hee nyuruh Goo Hee buat berhenti nangis. Keluarga Deok Hee terus menelpon sehingga ia harus segera pulang. Deok Hee mendudukkan Goo Hee di samping pintu dan meninggalkannya. Eun Woo keluar sehabis Deok Hee pergi. Ia bertanya apa Goo Hee baik-baik aja? Eun Woo membantu Goo Hee bangun dan membawanya masuk. 

Deok Hee yang belum jauh bertanya-tanya apa tadi kakaknya Goo Hee? Suaranya ibarat nggak asing. Kayaknya beliau pernah mendengarnya. 

Eun Woo terus bertanya apa Goo Hee baik-baik aja? Apa beliau sakit? (Iya beliau sakit. Sakit hati). Eun Woo membawa goo Hee hingga di sofa dan mendudukkannya. Kakaknya Goo Hee melihat wajah adiknya. Wajahnya terlihat bod*h. Yak! Seru Eun Woo. Eun Woo mau melihat wajah Goo Hee. Apa beliau habis nangis? Goo Hee menutupi wajahnya pakai tangan. Ia nggak mau Eun Woo melihat wajahnya. 

Eun Woo terus mendesak. Apa terjadi sesuatu? Kakak Goo Hee to the point, apa ia habis di campakkan pacarnya? Eun Woo memberi arahan semoga Kakak Goo Hee diam. Kenapa? Protesnya. Goo Hee yang udah nggak tahan, membenarkan. Dia mengambil bantal dan memukul kakaknya. Apa Go Joon senang? Ia senang adiknya dicampakkan? Apa beliau senang sekarang? 

Goo He memegang kepalanya. Ia bilang kalo Jeong Woo udah berselingkuh. Dia melihat Gio Hee dan menyampaikan kalo Goo Hee yaitu srorang penguntit. Goo Hee jatuh dan menabrak tong sampah. Ia ngasih tahu Go Joon dan Eun Woo kalo beliau benar-benar sakit. Goo Hee nangis lagi. Kali ini sambil menutup wajahnya. Nggak ada satupun yang berjalan lancar untuknya. Eun Woo dan Go Joon ibarat ingin menyampaikan sesuatu tapi tiba-tiba Goo Hee teriak. Mereka jadi kaget. 

Goo Hee merasa nggak bisa menahannya lagi. Ia akan menghancurkan semuanya. Goo Hee mengambil tissue dan memakannya. Eun Woo mengusap punggung Goo Hee bermaksud semoga menenangkannya. Goo Joon menyampaikan kalo meskipun Goo Hee itu adiknya, beliau benar-benar menakutkan. 
“Cinta pertamaku dikala berumur 17 tahun sudah musnah dan meninggalkan kenangan pahit”
Go Joon dan Eun Woo mau ngambil kepingan tissue di verbal Goo Hee tapi malah kena bentak. 

Esok harinya. Goo Hee masih di daerah tidur. Eun Woo mengetuk pintunya. Apa Goo Hee masih tidur? Goo Hee menutup wajahnya pakai selimut. Eun Woo masuk membawa segelas air putih. Ia melihat Goo Hee di balik selimut. Apa beliau masih tidur? Eun Woo meletakkan gelasnya dan keluar lagi. 

Goo Hee membuka selimutnya sehabis kepergian Eun Woo. Gila! Benar-benar gila. Goo Hee nyesel kenapa beliau melaksanakan hal semalam. Di depan Eun Woo pula. Ia kemudian mengacak-acak rambutnya. Sebuah pesan masuk. Goo Hee mengambil ponselnya. 
“Apakah anda ingin menjadi anggota dari tim ‘Revenge Note” hanya dengan mengklik link ini, anda akan secara otomatis menjadi member” Goo ragu-ragu tapi pada jadinya ia mengklik link itu. 
“Apa itu? Nggak ada yang tahu gimana bisa satu buah pesan bisa mengubah hidupku”
Bersambung…
Komentar:
Aku kira Ji Hoo bakal menghampiri Goo Hee dikala ia di bilang yang macem-macem sama Jeong Woo, eh taunya enggak. Bahkan hingga dikala Goo Hee di dorong hingga kena tong sampah, beliau juga tetep nggak nolongin. Hadeuh…
Sayang banget Deok Hee nggak nungguin hingga pintu terbuka. Kalo nunggu kan beliau bisa ketemu sama Eun Woo??? 
Ngakak abis pas Goo Hee hingga rumahnya. Ngamuk-ngamuk sama kakaknya hingga pake atraksi makan tissue segala. Eun Woo kayaknya khawatir banget ya sama Goo Hee. Bahkan hingga esok harinya ia masih terus ngasih perhatiannya ke Goo Hee. 
Buat episode selanjutnya kayaknya makin menegangkan. Goo Hee kena bully dan nggak disangka, Ji Hoon lah yang menyelamatkannya. 
Drama ini subindonya keluarnya agak usang jadi musti ekstra sabar nungguinnya. Padahal dramanya sendiri udah tamat. Hadeuh, tepok jidad. 

Continue Reading

More in Uncategorized

  • Uncategorized

    Biodata Jung Yoo Jin

    By

    Biodata bintang film Hwang Sun Ah di Moorim School Biodata Jung Yoo Jin DETAIL PROFIL JUNG...

  • Uncategorized

    Biodata Han Ye Seul

    By

    Biodata bintang film Go Hye Rim di Madame Antoine Biodata Han Ye Seul DETAIL PROFIL HAN...

  • Uncategorized

    Biodata Sung Joon

    By

    Biodata pemeran Choi Soo Hyun di Madame Antoine Biodata Sung Joon DETAIL PROFIL SUNG JOON: Nama...

  • Uncategorized

    Biodata Jung Jin Woon

    By

    Biodata pemeran Choi Seung Chan di Madame Antoine Biodata Jung Jin Woon DETAIL PROFIL JUNG JIN...

  • Uncategorized

    Biodata Jang Na Ra

    By

    Biodata Jang Na Ra (Pemeran Drama One More Happy Ending) Demam drama Korea sampai ketika ini...

To Top