Connect with us

Locafest.co.id

Sinopsis Secret Seven Episode 12 Part 3

Uncategorized

Sinopsis Secret Seven Episode 12 Part 3

SINOPSIS Secret Seven Episode 12 BAGIAN 3
Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: GMM One

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 12 PART 2

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 12 PART 4

Padlom menatap tumbuhan daerah biasa kunci ruang 305 disimpan. Kini, tanamannya sudah layu. Alan kemudian tiba dan menyapanya.
Alan: “Apa kamu mengecek kunci ruang klub?”
Padlom: “Ya. Kau ingin mengambilnya?”
Alan: “Ya, kita harus mengembalikannya.”
Padlom merasa ia akan merindukan ruangan itu, termasuk daerah mereka biasa menyembunyikan kunci itu.
Alan membenarkan ucapan Padlom. Ia tidak pernah berpikir bahwa anggota klub yang lain juga akan merindukannya. Dia akan menyampaikan pada dosen, bahwa mereka menghilangkan kuncinya. Padlom setuju.

Alan: “Apa kamu senggang Sabtu ini? Aku akan mengundang semua orang di grup Line. Tapi kini kamu sudah ada disini.”
Padlom: “Ada apa?”
Play berkata bahwa itu ialah pertama kalinya Alan minum. Alan berkata bahwa ia tidak minum sebelumnya bukan alasannya ialah ia mahasiswa teladan, tapi alasannya ialah minum alkohol itu tidak sehat.
Pok: “Selamat, Alan.”
Alan: “Terima kasih.”
Neo: “Kau sangat pintar. Kau menerima beasiswa di Kro… Negara apa tadi?”
Liftoil: “Krotugal.”
Spoil: “Bukan!”
Play: “Coyote.”
Spoil: “Bukan!”
Alan: “Kroasia.”
Spoil: “Bukan!”
Alan: “Itu benar, bukan plesetan.”
Mereka kemudian tertawa dan bertepuk tangan. Kemudian Alan mulai menjelaskan mengenai Kroasia, tapi Liftoil menghentikannya dan memintanya menjelaskan dengan singkat saja.
Spoil: “Alan, bagaimana saya terobsesi padamu jikalau kamu pergi jauh?”
Liftoil: “Jangan terlalu dramatis. Alan hanya pergi selama setahun. Lagipula Spoil punya Liftoil.”
Spoil: “Ohya benar, saya punya kau.”
Neo menarik hati Spoil bahwa kini ada banyak pop-up Gent dimana-mana. Tapi kemudian Gent bilang bahwa ia juga tidak akan ada disana.
Padlom: “Ow, kamu mau kemana?”
Gent: “Ke Belanda. Bersama keluargaku akan mengunjungi kakakku yang ada disana.”
Spoil: “Siapa yang harus saya sukai sekarang? Tidak ada yang tampan lagi”
Liftoil kemudian berdeham. “Ah, oppa… Ah, oppa..” teriak Spoil. Seseorang menyampaikan bahwa mereka sudah gila. Id kemudian menyuruh mereka menjauh saja.
Padlom bertanya berapa usang Gent akan pergi. Sepertinya ia agak sedih. “Tiga bulan, tidak terlalu lama,” jawab Gent. “Tapi saya akan lulus lebih dulu daripada kau,” kata Gent pada Alan.
Spoil berkata, “Tidak apa-apa. Alan akan lulus bersama Spoil.” Ia kemudian menenangkan Liftoil yang cemburu.
Pok menyimpulkan bahwa itu berarti program malam itu ialah pesta perpisahan untuk Alan dan Gent sekaligus. Tidak menyerupai biasanya, Ghost tersenyum dan mengajak mereka bersulang.
Pok terlihat menatap langit sendirian.
Kemudian, Neo juga tiba kesana dan melaksanakan hal yang sama.
Neo: “Agak mengejutkan bukan?”
Pok: “Ya.”
Neo: “Walaupun saya bukan penggemar berat musik 90-an menyerupai Padlom, saya tahu beberapa lagu. Aku biasa memakai lagu ini untuk audisi.”
Neo mulai bernyanyi, dan mereka tertawa bersama. Neo memuji para teman prianya yang berjuang dengan baik untuk cita-citanya. Pok kemudian bertanya apakah Neo akan bergabung dengan klub menyanyi dan ikut audisi lagi.
Neo menggelengkan kepalanya dan menyampaikan bahwa ia tidak akan ikut audisi lagi. Mereka tampaknya memandang Padlom dari kejauhan.
Neo: “Aku tidak terpilih. Aku harus mencari panggung lain.”
Pok: “Sama, saya juga. Ayo kita kesana.”
Padlom menangis dan Spoil menghampirinya. “Spoil, saya tidak suka pesta perpisahan. Aku tidak suka kalau ada orang yang meninggalkan kita,” isak Padlom.
Spoil: “Ayolah, kamu sudah tahu sebelumnya kalau Alan akan pergi. Kenapa kamu menangis sekarang?”
Padlom: “Aku tidak tahu, kalau Gent juga akan pergi.”
Spoil :”Tunggu dulu. Gent hanya akan pergi selama tiga bulan. Kau tahu, Alan dan Gent akan kembali nanti.”
Padlom semakin sedih dan Spoil berusaha menenangkannya. “Aku ada disini, Padlom. Apa kamu mabuk?”
Narasi Padlom: “Spoil mengira saya mabuk, padahal tidak.”
“Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku.”
Padlom kemudian mengambil Buku berjudul 50 Fakta perihal Padlom yang dibentuk oleh Gent. Saat itu, Gent juga menciptakan untuk yang lainnya.
Padlom mendapatkan pesan dari Gent, “Tidurlah yang nyenyak.” Padlom gugup sendiri dan meletakkan kembali ponselnya tanpa membalas pesan itu.  
Padlom kemudian mendengarkan musik melalui tape-nya.
Padlom: “Miss, kenapa seseorang sanggup tiba-tiba menyukai lagu yang sebelumnya tidak disukai?”
Dosen: “Para ilmuwan menemukan bahwa otak kita menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Hal-hal yang sering dilihat dan didengar.”
Dosen juga menjelaskan bahwa semakin sering terlibat dengan suatu hal, maka semakin orang akan menyukainya, contohnya musik yang terus didengar setiap hari.
“Mungkin juga pada manusia. Ada kemungkinan sanggup menyukai seseorang yang sebelum tidak kamu sukai di masa lalu.” Padlom masih memikirkan balasan dosennya tadi. “Kedekatan sanggup menumbuhkan rasa suka pada seseorang tanpa disadari.”
Padlom melihat poster Gent dan berjalan mendekatinya. Ia menatap poster itu.
Flashback..
Padlom mengingat momen-momen yang ia lalui bersama Gent.
“Benarkah? Apa saya sungguh punya perasaan padamu?” tanya Padlom pada dirinya sendiri di depan poster Gent. “Itu benar.”

Continue Reading

More in Uncategorized

  • Uncategorized

    Biodata Jung Yoo Jin

    By

    Biodata bintang film Hwang Sun Ah di Moorim School Biodata Jung Yoo Jin DETAIL PROFIL JUNG...

  • Uncategorized

    Biodata Han Ye Seul

    By

    Biodata bintang film Go Hye Rim di Madame Antoine Biodata Han Ye Seul DETAIL PROFIL HAN...

  • Uncategorized

    Biodata Sung Joon

    By

    Biodata pemeran Choi Soo Hyun di Madame Antoine Biodata Sung Joon DETAIL PROFIL SUNG JOON: Nama...

  • Uncategorized

    Biodata Jung Jin Woon

    By

    Biodata pemeran Choi Seung Chan di Madame Antoine Biodata Jung Jin Woon DETAIL PROFIL JUNG JIN...

  • Uncategorized

    Biodata Jang Na Ra

    By

    Biodata Jang Na Ra (Pemeran Drama One More Happy Ending) Demam drama Korea sampai ketika ini...

To Top