Connect with us

Locafest.co.id

[Trivia] Reply 1988 : Sad Fate, A Piece Of My Empty Heart For Kim Jung Hwan Shipper

Go Kyung Pyo

[Trivia] Reply 1988 : Sad Fate, A Piece Of My Empty Heart For Kim Jung Hwan Shipper

SONG OF THE DAY
Lee Seung Hwan – Empty Heart [ download ]


Cuap Cuap Tentang Kekecewaan Minmin terhadap Ending Reply 1988
-Its just my personal thought. If you dont agree, leave it alone-
-Leave me to express my  disappointment-

Fiuh, sesudah merenung semalaman dan membaca banyak komentar netizen dan fans balasannya saya tetapkan untuk membuat postingan ini. Sekali lagi saya ingatkan aku TIDAK akan melanjutkan sinopsis episode 19 dan 20, ibarat yang saya katakan di akun twitter-ku semalam. Kenapa?

Jika kalian ada diposisiku, ketika menulis sinopsis berbeda dengan menonton drama saja. Kalian akan melihat detail-nya dan tidak sanggup skip-skip adegan, begitu lah saya membuat sinopsis. BAgaimana saya sanggup melakukannya, ketika hatiku hancur berkeping-keping melihat adegan mesra pasangan yang bukan OTP-ku? Bagaimana saya sanggup melakukannya ketika Jung Hwan hanya seolah menjadi cameo di episode 20? Bagaimana saya sanggup melakukannya ketika saya hanya dengan melihat adegan mesra mereka saya bahkan meneteskan air mata?

Aku tidak mau menyakiti hatiku lagi dan lagu. Ya. Ini hanya sekedar drama. Itu hanya tokoh fiksi. Tapi saya tidak bisa. Aku terlalu dalam menyukai drama ini dan tokoh fiksi itu. Aku bahkan tidak menduga saya akan jatuh terlalu dalam. Selama 12 tahun saya menonton drama Korea, jujur saja, saya juga pernah suka pada second lead male dan juga pada lead male yang tidak mendapatkan tokoh utama wanita, tapi saya tidak pernah ibarat ini, setidaknya saya menemukan alasan kenapa OTP-ku tidak berhasil dan setidaknya saya masih tetap menyukai OTP yang berhasil itu.

Tapi kali ini. Sulit.

Jujur saja, saya bantu-membantu sudah menulis episode 19 setengahnya, tapi saya benar-benar nggak berpengaruh ketika memasuki adegan itu. Dari pada saya galau nggak jelas, jadi kepikiran dan nangis-nangis mending saya hentikan. Masalahnya adalah, saya sudah tidak sanggup menatap Deok Sun dan Taek secara positif. Aku masih sanggup melakukannya di episode 17 dan 18, tapi jujur, untuk episode 19 dan 20, saya tidak sanggup menatap mereka dengan positif, dalam artian, tiap wajah mereka muncul saya pengin nabok aja bawaannya, sanggup dikatakan saya sedikit muak atau bagaimana. Bahkan scene mereka dengan keluarga yang harusnya menjadi hangat, saya malah nggak mencicipi feel-nya, rasanya hatiku kosong dan saya tidak sanggup menulis dengan baik.
Aku tidak sanggup mengungkapkannya dengan kata-kata, tapi ini ibarat melihat adegan yang seharusnya manis, menghangatkan hati, tapi saya tidak sanggup masuk dalam emosinya.

Maaf kalau saya sedikit kasar, tapi itu lah yang saya rasakan. Jika tidak menyukainya tolong jangan lanjutkan membaca. KARENA INI MURNI PENDAPAT AKU PRIBADI! AKU INGIN BERKOAR-KOAR TENTANG KEKECEWAANKU DISINI!

Aku sangaaaaaaaat menyukai kekeluargaan dalam drama ini. Aku kasih poin 100! Semua scene kekeluargaan sangat hangat dan membuat saya tersenyum sambil menangis. Di Episode 19 saya sangat menyukai ketika Jung Bong dan Jung Hwan yang menghibur ibunya dengan membuat program ijab kabul dadakan kembali ketika ulang tahun ibunya. You know, I crying so hard.
Di Episode 20, puncaknya yakni ijab kabul SunBora yang membuatku menangis dan menangis dan juga ketika ayah dan anak itu membaca surat masing-masing, walau saya hanya mengerti sedikit isinya, saya benar-benar menghabiskan banyak tissu untuk itu.

Selama drama ini tayang semenjak episode 1-20, scene family yakni favorite-ku. Aku sangat menyukai hangatnya kekeluargaan dalam drama ini. Seperti kata PD dan SW kalau drama ini yakni family drama dan saya acungi jempol dengan script mereka perihal keluarga yang sangat menghangatkan hati.

Tapi untuk kekerabatan percintaan, loveline, cinta segitiga, maaf saja. Aku tidak sanggup mengcungi jempol. Mereka merusak keseluruhan drama ini dengan penyelesaian problem cinta yang sangat abnormal menurutku. Mereka merusak semua momen bahwa ini the best drama, dengan ending yang, meh. Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa.

Oke. Aku yakni Tim Jung Hwan. Tentu saja saya kecewa dengan endingnya. Apa yang membuat saya kecewa saya sudah mengatakannya dengan berkoar-koar di twitter semalam. Bagaimana saya sangat kecewa dengan perubahan ending yang sangat signifikan, bagaimana saya kecewa dengan female lead yang terkesan plin plan, bagaimana saya kecewa dengan tidak ada rasa berdebar-debar dengan psangan yang terpilih dan tentu saja saya kecewa alasannya yakni mereka seolah membuang Jung Hwan layaknya sampah di selesai episode, pada tahap ini, beliau hanyalah cameo!

Tidak dipungkiri, sebagai tim Jung Hwan dan HwanSunny shipper, saya sangat kecewa alasannya yakni Jung Hwan dan Deok Sun ternyata tidak di takdirkan bersatu.
Kalian terang tahu, point of view drama ini seja episode pertama yakni dari sisi Jung Hwan dan Deok Sun, kemudian berubah ke pov Jung Hwan semenjak episode 3, semenjak alley scene itu.
Kita melihat semua kisah drama ini,, dengan menitik beratkan pada kekerabatan cinta segitiga, hampir semuanya dari sudut pandang Jung Hwan. Aku yakin shipper yang lain juga setuju.

Kita melihat bagaimana beliau mulai menyukai Deok Sun dan memandangnya dengan cara berbeda, menunggunya di depan gerbang selama satu jam untuk berangkat ke sekolah bersama, melindunginya dalam bus, pergi ke McDonalds begitu di telpon, tersenyum rahasia dan hampir menyatakan perasaannya pada Deok Sun, memperlihatkan hadiah natal, menunggu hingga jam 2 malam dan menjemput dengan payung di rumah belajar, pergi ke konser bersama, meaw scene dan masih banyak lagi momen kebersamaan HwanSunny lainnya.

Kalian sanggup melihat bagaimana pengorbanan Jung Hwan pada Deok Sun dan hingga ketika Taek menyatakan perasaannya di hadapan teman-temannya, beliau menentukan mundur untuk tidak jatuh lebih dalam. Dan pada akhirnya, kita melihat bagaimana Deok Sun mendekati dan mendekatinya dan itu tetap tidak berhasil mempersatukan mereka. Sampai tahun 1994, kita sanggup menarik kesimpulan bahwa Jung Hwan, sama sekali tidak tahu kalau Deok Sun pernah menyukainya.
Dan bahkan pernyataan cintanya yang nrimo dan indah, balasannya berubah alasannya yakni lawakan oleh teman-temannya yang bahkan SEDIKIT PUN tidak menyadari kalau Jung Hwan menyukai Deok Sun.

Katakanlah penulis ingin membuat sebuah dongeng perihal cinta pertama yang gagal / tak terbalas. Dimana Jung Hwan balasannya menyatakan cintanya untuk melepaskan cinta pertamanya atau sejenisnya. Tapi, penulis gagal disini. Kenapa? Karena beliau terlalu terik ulur dengan plot dan membuat semakin banyak orang yang percaya kalau Jung Hwan akan bersatu dengan Deok Sun.

Maksud saya disini yakni kalau beliau ingin membuat dongeng ibarat itu, seharusnya beliau lebih cepat mengakhiri cinta sepihak Jung Hwan dan membuatnya move on, dan sekaligus menyebarkan perasaan cinta tokoh yang beliau inginkan bersatu, Taek dan Deok Sun.

Tapi apa? Dia drag plot hingga episode 18 hanya untuk POV Jung Hwan dan membuat kita berfikir masih ada harapan, bahkan hingga ketika itu, bahkan ketika Episode 18 dimana tahun 1994 ketika ulang tahun Taek, saya masih merasa kalau Taek dan Deok Sun tidak ada perkembangan sama sekali. Mereka masih terihat hanya sebatas teman. Kemana saja mereka selama ini?! Tidak sanggup kah mereka membuat Taek dan Deok Sun sudah saling memperlihatkan perasaan suka mereka berdua?

Maksud saya adalah, itu terang Taek memang menyukai Deok Sun dari dalam hatinya. DAn itu benar kalau Taek yakni satu-satunya yang berani mengambil langkah dan tidak ragu-ragu pada balasannya ia menyatakan perasaan sukanya pada Deok Sun. Tapi aksara Deok Sun malah tetap dibentuk ibarat beliau masih 18 tahun dimana beliau menyukai seseorang kalau orang lain menyampaikan ada yang suka padanya.

Aku membaca ada yang menyampaikan kalau Deok Sun memang menyukai Taek semenjak dulu bahkan sebelum Jung Hwan, bahkan sebelum Sun Woo, oke, saya sanggup melihat itu dari episode 20, alasannya yakni ada flasback ke masa kecil mereka, TAPI APA? DIMANA PERKEMBANGAN KARAKTERNYA?!
Itu yang saya harapkan! Aku mengharapkan kita lebih awal melihat bagaimana Deok Sun memang suka pada Taek, tapi apa yang saya tangkap yakni beliau hanya menganggap Taek sebagai adik kecilnya. Jujur saja, bagiku scene Taek dan Deok Sun semenjak episode 1-16, itu hanya terlihat ibarat Deok Sun yang menganggap Taek ibarat adik kecil baginya, istilah di forum, babying him.

Mungkin saya yang salah baca maksud penulis atau saya terlalu delulu terhadap Jung Hwan, tapi itu lah yang sanggup saya tangkap, bahwa sama sekali tidak ada debaran dan perasaan romantis ketika Deok Sun menghabiskan waktu bersama Taek (Ep 1-18). Itu yang saya rasakan.

Bahkan di episode 17-20 saya benar-benar mencicipi perubahan plot yang sangat besar. Dan saya masih merasa kalau penulis mengubah script-nya, kecuali untuk episode 18, saya merasa kalau itu yakni script aslinya, alasannya yakni adegannya terasa mengalir dan begitu indah meski Jung Hwan patah hati disana. Kenapa saya menyampaikan begitu?
Aku mencicipi perubahan tiba-tiba perilaku Deok Sun. Oke, semenjak itu beliau mungkin menganggap Taek sebagai laki-laki di matanya, semenjak Taek membatalkan janjinya dan beliau tak sanggup tidur sesudah Taek menggendongnya. Aku sanggup mendapatkan itu. Tapi di episode 18, mereka membuat kalau Deok Sun masih kelihatan tidak ada perasaan apa-apa pada Taek, alasannya yakni ketika mereka membicarakan pacarnya, matanya masih tertuju pada Jung Hwan. Bahkan ketika menyatakan perasaan itu, anggap saja kalau beliau kaget kemudian mencicipi itu hanya masa lalu, apalagi di hingga bermetamorfosis candaan, saya yakin beliau kecewa.

Sejak tim R88 break seminggu, saya dan bahkan k-netizen juga mencicipi perubahan plot di episode 17-20, seolah kita menonton drama gres dengan memfokuskan pada Taek dan Deok Sun.
Mereka ingin mencoba membuat chemistry dan membangun cinta Taek dan Deok Sun hanya dalam 4 episode, tapi itu gagal membuat saya deg-degan. Ada banyak adegan ciuman mereka, tapi saya sama sekali tidak mencicipi itu romantis atau apa, saya malah mengerutkan kening, lho kok jadi gini?

Ditambah lagi, screentime Jung Hwan semakin usang semakin berkurang.
Mereka ingin membangun kekerabatan cinta Taek dan Deok Sun menjadi lebih dalam dengan mengurangi screentime Jung Hwan. Karena apa? Kalau Jung Hwan ada, mereka nggak akan sanggup fokus dengan Taman Kanak-kanak & DS. Aku benar-benar murka ketika melihat bagaimana Jung Hwan semakin usang semakin tidak kelihatan, menghabiskan banyak waktu di rmah belajar, menghabiskan waktu di markas Sacheonnya. WHAT THE?!

Setelah mereka memfokuskan semua kisah pada perasaan Jung Hwan di episode 1-18 (minus 17), semua perihal bagaimana perasaan Jung Hwan, POV Jung Hwan, tiba-tiba mereka membuangnya entah kemana?!
Aku bahkan merasa penulis membenci Ryu Jun Yeol, alasannya yakni beliau benar-benar hanya menjadi cameo di episode 20. Mereka membuang karakternya begitu saja, tidak ada plot lagi, bahkan kita tidak tahu beliau kemana ketika mereka mengambil gambar bersama dengan seluruh anggota keluarga ketika ijab kabul Bo Ra. Dan yang paling membuat saya kesal yakni kita tidak melihat beliau muncul sama sekali di tahun 2016, bahkan Reply series yang lain membuat HAPPY ENDING bagi seluruh aksara di tahun 2013 dan 2014, tapi APA? Katanya ini drama kekeluargaan dan persahabatan? MANA DONG RYONG DAN JUNG HWAN DEWASA?

Ending drama ini dalam kekerabatan loveline benar-benar membuat saya ingin menyumpah serapah. Tentu saja masih banyak yang tidak terjawab sama sekali.
Untuk apa INTERVIEW 2015/2016 itu dilakukan?!
Kita tidak menemukan jawabannya. Untuk membahas kisah cinta Deok Sun dan suaminya?
Lalu kenapa POV tahun 1988 dan 1989 semuanya yakni POV Jung Hwan? Apakah kenangan Deok Sun dimasa itu dipenuhi oleh JungHwan? Konyol.

Makanya saya menyampaikan penulis gagal membuat ending untuk drama ini.
Aku nggak problem kalau Deok Sun bersama Taek, terserahlah, gue ga peduli gitu.
Tapi tidak bisakah mereka menjelaskan lebih detail kenapa dan kenapa?
Semua kenangan manis JUng Hwan dan Deok Sun ketika 18 tahun, yang tahu hanya Jung Hwan dan Deok Sun. BAhkan TIDAK ADA SEORANGPUN YANG TAHU BETAPA JUNG HWAN MENCINTAI DEOK SUN SAAT ITU. SEMUA KENANGAN MANIS MEREKA ADALAH RAHASIA MASA LALU MEREKA.
Jika ujung-ujungnya Taek yang menjadi suami Deok Sun, kemudian wawancara itu gunanya apa? Karena mereka menceritakan masa kemudian mereka ketika itu tapi adegan yang kita lihat kebanyakana dalah adegan-adegan manis JUng Hwan dan Deok Sun. HEOL. Aku ketawa nggak percaya dengan hal ini.

Seharusnya PD-nim memperdalam cinta Deok Sun pada Taek lebih awal, dan membuat perasaan Deok Sun lebih terang semenjak awal kalau beliau menyukai Taek. TApi apa yang saya tangkap hanyalah beliau plinplan dan terlalu kolot untuk menyadari ada yang menyukainya. Dia excited ketika Sun Woo menyukainya dan excited ketika Jung Hwan menyukainya, ia bahkan menyukai Jung Hwan kembali dan berusaha menarik perhatiannya. Kemana semua perasaan itu?
Bukankah terlalu kejam melihat Deok Sun dan Taek pacaran dengan Jung Hwan disekitar mereka?
Oke, Jung Hwan mungkin sudah merelakan Deok Sun, tapi tidak bisakah penulis menemukan ending yang memperlihatkan kalau beliau merelakan Deok Sun? Seperti memperlihatkan kebahagiaannya dengan kekerabatan cintanya, dimana beliau bertemu dengan gadis yang benar-benar mencintainya atau setidaknya beliau punya pacar dan membawanya ke ijab kabul Sun Bora?
Tapi pada akhirnya, jangankan ending untuk Jung Hwan, screentimenya pun hanya beberapa menit di episode 20.
Makanya saya menyampaikan mereka membuangnya sesudah ia berjuang keras dari episode 1-18.

Dari dalam lubuk hatiku, saya masih percaya 90% kalau penulis awalnya akan membuat Jung Hwan dan Deok Sun bersatu, tidak ada gunanya beliau membuat sebanyak itu adegan manis, alasannya yakni selama ini dalam setiap Reply Series beliau tidak menyia-nyiakan momen ibarat itu, tapi saya yakin beliau mengubah script-nya.
Aku mendiskusikan bersama rekan soompi yang lain, Dimana sih kami salah menafsirkan kalau Jung Hwan harusnya yang berakhir bersama Deok Sun? Dalam hal ini saya tidak menyampaikan Jung Hwan yakni second lead male, beliau yakni LEAD MALE REPLY 1988!

Sejak awal episode, 100% suami Deok Sun persis Jung Hwan, dari sikapnya, dari gaya rambutnya, bagaimana mereka bertengkar, bagaimana beliau menyampaikan istrinya jelek, bagaimana Deok Sun menggigit tangan suaminya dan lain lain.
Itu yakni 100% kepribadian Jung Hwan. Kita sanggup melihatnya dengan baik, kalau mereka merefleksikan Jung Hwan pada suami Deok Sun. Ya, mungkin itu yakni tipuan PD-nim, biasa, beliau tukang troll.
Tapi bukanlah sangat kelihatan perbedaan perilaku suami Deok Sun dengan tahun 2016 di episode 20?
Aku nggak tahu bagaimana mengatakannya tapi saya merasa Kim Joo Hyuk di awal-awal episode dan Kim Joo Hyuk di selesai episode 20 benar-benar punya kepribadian berbeda. LOL.
Aku bahkan nggak tahu kalau Taek punya dua kepribadian. Dan ini membuat saya tertawa. Jujur, kalian tidak akan sanggup berubah secara signifikan bahkan sesudah dewasa.
Bagiku Kim Joo Hyun diawal-awal episode yakni Jung Hwan, bahkan hingga episode 19, tapi di episode 20, itu memang Taek. Aku cuma sanggup ketawa ga percaya.

Ada yang menyampaikan kalau script berubah alasannya yakni banyak spoiler yang berkeliaran. Toh, mereka syuting di luar, tentu akan banyak spoiler, memangnya apa masalahnya dengan spoiler?
Itu tidak akan mengurangi excited-nya fans untuk menonton, justru akan lebih excited.
Bukankah lebih manis membuat ending yang rasional dari pada mengubah plot sehingga bagi sebagian yang mengikuti drama ini alasannya yakni scriptnya merasa mereka menonton drama lain.

Apa gunanya mereka membuat Jung Hwan sebagai pilot dan Deok Sun sebagai pramugari kalau tidak ada paralelnya sama sekali? Aku yakin awalnya mereka ingin membuat Jung HWan dan Deok Sun yakni couple on the air, alasannya yakni tidak ada alasannya membuat Jung Hwan dan Deok Sun bekerja di bidang yang sama / mirip. Bahkan hingga selesai kita tidak menemukan alasan kenapa Deok Sun menentukan menjadi pramugari, bukankah itu sangat aneh?
Aku yakin Deok Sun ingin menjadi pramugari ada hubungannya dengan Jung Hwan menjadi pilot.
Desas desus kissing di bandara itu tampaknya benar. Mereka sudah syuting adegan itu tapi spoiler keluar dan mereka kesal, kemudian mengubah endingnya.

Kita bahkan tidak menemukan alasan kenapa Sun Woo dan Bo Ra melaksanakan ijab kabul di gedung Angkatan Udara. Ada yang menyampaikan kalau mereka sudah booking daerah itu sudah usang untuk ijab kabul Deok Sun dan Jung Hwan, tapi alasannya yakni mereka mengubah script, mereka tetapkan itu ijab kabul untuk Bo Ra dan Sun Woo, mereka sanggup memakai alasan dulu ayah Sun Woo yakni pilot angkatan udara. HEOL.

10%-nya saya menganggap penulis tidak mengubah script alasannya yakni semenjak awal beliau berniat membuat Deok Sun dan Taek bersatu. Dia ingin membuat kisah cinta mereka pelan-pelan sekaligus ingin membuat Jung Hwan mengalami cinta tak terbalasnya. Tapi terlalu banyak yang suka pada aksara Jung Hwan dan mereka menjadi resah dengan hal itu.
Mereka memakai Jung Hwan untuk mendongkrak rating, alasannya yakni kita tahu banyak yang suka padanya, tapi mereka benar-benar kejam dengan memperpanjang masa galaunya, melihatnya kecewa dan lain sebagainya hanya untuk membuangnya pada akhirnya.

Chilbong bahkan masih mendapatkan takdir yang lebih baik. Dia menyayangi Na Jung, beliau memperlihatkan bahwa beliau sangat mencintainya, ia sempat menyampaikan cintanya dengan baik dan hanya berdua dengan Na Jung, dan kemudian Na Jung memperlihatkan rasa terima kasihnya alasannya yakni sudah mencintainya dan balasannya Chilbong sanggup melepaskan cinta pertamanya.
Nah. Jung Hwan?
Aku tak sanggup berkata apa-apa, sesudah semua yang ia lakukan, mereka bahkan tidak sanggup merawat aksara Jung Hwan lebih baik, screentime-nya di potong, beliau selalu memikirkan keluarga dan sahabatnya, beliau muncul cuma di ketika penting dan lagi, beliau menghilang dibeberapa kepingan ijab kabul Bo Ra, beliau tidak mendapatkan pacar dan bahkan tak muncul di tahun 2016.
Bukankah ini drama keluarga? Bikankah setidaknya kita sanggup melihat para Ssangmundong 5 berkumpul bersama ditahun 2016?

Jujur saja, nostalgia yakni titik utama drama ini semenjak awal.
Sejak episode 17-20, rasa nostalgia itu menjadi pudar LOL

Mungkin ada yang bilang ini ‘hanya sekedar drama’ jangan terlalu diambil hati.
Well, saya sudah ada di dunia per K-dramaan semenjak tahun 2004 (kalo saya ga salah ingat) dan jujur saja, bagiku sebuah drama bukan hanya sekedar drama.
Terserah ada yang bilang saya terlalu delulu atau bagaimana, tapi sebuah drama bagiku, sanggup memperlihatkan imbas yang besar dan bahkan saya akan selalu kepikiran sesudah bertahun tahun.
Aku masih ingat bagaimana saya menyukai Princess Hours dan saya terus membayangkan aksara mereka hingga saya kelas 3 Sekolah Menengan Atas dan bahkan menulis banyak cerpen perihal mereka.

Itu aku, yang terengaruhi oleh aksara dalam drama.
Aku tahu harusnya tidak terlalu shipping dan lain sebagainya, tapi tidak bisa. Kali ini tidak bisa.
Aku merasa tertipu dan dibohongi.
Iya, itu benar, saya sedikit membenci aksara Deok Sun disini, dalam hal kekerabatan cintanya.
saya begitu menyukai beliau bersama keluarganya, bagaimana beliau terlihat selalu ceria dan menuntaskan problem dengan baik. Hubungannya dengan family memang the best. Tapi untuk kekerabatan cinta, saya tidak menyukai karakternyat, saya lebih menyukai Bo Ra.
saya emngatakan kalau Na Jung teryata jauh lebih baik, alasannya yakni perasaannya tidak pernah berubah sama sekali, semenjak awal beliau menyukai Oppa.

Kalian sanggup bilang kalau aksara Deok Sun memang ada di dunia nyata, dan itu benar.
Tapi ini yakni sebuah drama, tidak sanggup kah kita tetap menyukai aksara Deok Sun meski ia balasannya menyukai Taek?
Maksud saya yakni penulis gagal menyebarkan karakternya dan Taek / hubungannya dan Taek.
Sejak episode 1-18, kalian tidka sanggup menolak kalau drama ini fokus pada persfektif Jung Hwan. Semuanya perihal Jung Hwan dan perasaannya.
Tapi tiba-tiba semuanya berubah dengan cepat dan plot jadi aneh, terutama semenjak mereka take break 2 ahad itu.

Kalau seandainya mereka lebih cepat menumbuhkan perasaan cinta antara Deok Sun dan Taek, maka kita tim Jung Hwan akan lebih gampang menerimanya.
Maksud saya disini adalah, TAek JELAS menyukai Deok Sun dan saya tidak pernah meragukannya. Hanya saja, perasaan Deok Sun tidak jelas. Oke kalau beliau baik pada TAek, tapi sebagian orang menangkapnya beliau baik ibarat seorang abang pada adik dan beneran ga ada romancenya. Satu-satunya adegan yang membuatku berfikir Deok Sun menyadari TAek sebagai seorang laki-laki hanay ketika di lapangan bola itu. Bukankah itu sangat terlambat?
Kenapa mereka tidak membuatnya jauh lebih cepat dan mulai menyebarkan aksara Deok Sun yang menyukai Taek dan juga kekerabatan keduanya semakin erat dan dekat?
Kalau penulisnya membuat ibarat itu, saya yakin saya nggak akan sekecewa ini.
DAn lagi, bukankah Taek terlalu gampang mendapatkan tokoh utama kita? BUkannya Deok Sun bilang kalau mereka berdua sulit untuk menikah? saya makin nggak ngerti.
Bagaimana PD-nim dan SW-nim akan menjelaskan semua keganjalan dan semua pertanyaan tim Jung Hwan?
Aku bahkan nggak mengerti kenapa Deok Sun san suaminya di wawancara dan flasback malah menceritakan cinta JUng Hwan. Non Sense!

Pada akhirnya, apa yang saya syukuri yakni Jung Hwan tidak menikah dengan Deok Sun.
Ya, Jung Hwan, beliau pantas mendapatkan perempuan yang lebih baik dari pada Deok Sun. Aku mencoba berfikir positif mungkin itu maksud penulis.
Tapi bukankah terlalu banyak hal yang masih mengganjal selain yang diatas?
Bukankah ada banyak hal yang mengganjal di hati kita, dan tentu saja aku?

  • Bagaimana dengan cincin Jung Hwan? Apakah ditinggalkan begitu saja?
  • Bagaimana dengan kemeja pink itu, tidak bisakah mereka setidaknya membiarkan Jung Hwan menjelaskannya atau membuat Deok Sun tahu kalau selama ini beliau salah paham? SW nim takut melakukannya alasannya yakni kalau Deok Sun tahu maka beliau akan kesulitan membuat Deok Sun berakhir dengan Taek.
  • Jadi apa gunanya kita melihat Jung Hwan mengepak kemeja pinknya ketika beliau akan pergi ke Angkatan Udara?
  • Bahkan Si Won menyelesakan kisah cintanya dengan Tae Woong, bahkan Na Jung menuntaskan dengan baik dengan ChilBong. Dan bagaimana dengan Jung Hwan? Bahkan tidak ada yang pernah tahu kalau ia menyayangi Deok Sun sangat dalam, kecuali kita. Taek mungkin tahu, tapi beliau tak tahu sedalam apa, beliau cuma liat dompet itu doank.
  • Untuk apa mereka memasukkan film Forrest Gump di episode 18? Bahkan tokoh film itu bersatu sesudah berpisah beberapa tahun.  MAkanya saya menyampaikan episode 18 masih merupakan naskah orisinil penulis.
  • Kita bahkan tidak mendapatkan klarifikasi mengenai sarung tangan pink yang udah entah kemana dan tentu saja kemeja pink itu juga. Paralel yang sangat terang dan disia-siakan.
  • Future hubby personality, udah ga perlu di tanya lagi.
  • Screentime Jung Hwan bahkan lebih sedikit dari pada botol soju dan bir di episode 19 dan 20.
  • Sangat abnormal melihat Deok Sun dan Jung Hwan yang seperti menjadi orang asing di episode 19 dan 20, mereka bahkan tidak ada screen bersama dan hanya bicara sedikit di episode 19. Seolah-olah selama ini Jung Hwan hanya tokoh sampingan yang dilupakan.
  • Deok Sun bangkit pagi-pagi hanya untuk satu bus dengan Jung Hwan, Ia berusaha meyakinkan Jung Hwan untuk ke konser bersamanya, ia memperlihatkan hadiah ulang tahun untuk Jung Hwan dan berdandan maksimal ke pesta ulang tahunnya, ia bahkan akal-akalan terluka supaya sanggup skinsip dengan Jung Hwan, dan di episode 20, kita melihat flashback Deok Sun yang selalu menyayangi Taek? HAHHAHAHAHAHAHA. Are you kidding me? Kemana semua perasaan itu? Apakah itu semuanya hanya mimpi belaka? LOL
  • Bahkan MBC musik ekspo ketika itu, bukankah Deok Sun menyampaikan mereka menonton di rumah? Bukankah ketika itu Taek tidak ada?
  • Kenangan yang diceritakan Deok Sun cendekia balig cukup akal kebanyakan yakni tahun 1988 dan 1989, bukankah ketika itu kita terang melihat cinta Deok Sun hanya untuk Sun Woo dan Jung Hwan? Karena bagiku, Deok Sun dan Taek tidak lebih dari abang adek ketika itu.
  • Plotholes Everywhere, WENYEOL!
  • Perasaan Jung Hwan untuk Deok Sun, alley scene, miaw scene, bus scene, use your head and think carefully why I come, JH smile when his dad and DS do gag, UNTUK APA MEREKA MENAMPILKAN SEMUA INI MEMBUAT KITA JATUH PADA JUNG HWAN LEBIH DALAM KALAU AKHIRNYA DIA HANYA MENJADI CAMEO DI EPISODE TERAKHIR T____T

 

     
    • Jung Hwan melaksanakan semuanya untuk membahagiakan orang tuanya, memperlihatkan cinta pertamanya pada sahabatnya, mengabulkan harapan kakaknya yang kini menjadi impiannya, Ia menyimpan perasaaan cintanya sendirian, menahan sakitnya sendirian dan beliau mengabdi untuk negara, pada balasannya beliau tidak mendapatkan apa-apa, bahkan tidak untuk screentime? Bahkan untuk kehidupan cintanya dan juga karirnya?
    • Bagaimana dengan Dong Ryong yang juga menjadi cameo di selesai episode? Bahkan ada yang menyampaikan beliau dan Jung Hwan kawin lari ketika ijab kabul Bo Ra dan Sun Woo HAHAHHAHAHAHA makanya mereka menghilang.
    • Mereka menyampaikan kita terlalu bias pada Jung Hwan, kemudian kenapa kebanyakan fans juga mencicipi ketidakadilan yang sama pada aksara Jung Hwan?
    • Mereka melemparkan semuanya untuk membuat Taek menjadi suami Deok Sun, semua perkembangan di 10 episode pertama tidak ada artinya sama sekali.  Aku masih tak habis pikir bagaimana penulisnya sanggup menentukan ending yang ibarat ini. Sebagian dari dalam diriku masih tidak mendapatkan Taek menjadi suami Deok Sun, aku, pribadi, tidak menemukan sesuatu yang berdebar-debar disana. LOL
    • Taek dan Deok Sun berakhir dengan terlalu cepat. Maksud saya yakni tidak ada rintangan yang berarti dalam kehidupan cinta mereka. Mereka berdua lancar-lancar saja, makanya lovey dovey, pelukan, kissing scene dan bahkan ketika mereka menyampaikan saranghae, sama sekali tidak memperlihatkan imbas bagi saya langsung yang menonton. Bahkan adegan bed scene Jung Hwan yang cuma bilang ‘halkke’ lebih memperlihatkan imbas berdebar-debar.
    • Taek yakni yang paling beruntung dalam drama ini diantara 5 geng. Dia mendapatkan ibu, semua orang menyayanginya, ia punya sahabat-sahabat yang baik dan ia bahkan mendapatkan Deok Sun dengan cukup mudah. Jangan katakan kalau beliau juga kesulitan menahan perasaannya alasannya yakni menangis waktu itu, itu nggak ada apa-apanya dengan usaha Jung Hwan. Ya, pada balasannya Jung Hwan kalah alasannya yakni beliau selalu ragu-ragu, saya akui hal itu. Aku tidak menyalahkan aksara Taek sedikitpun, saya hanya kecewa dengan aksara Deok Sun.
    • Aku tahu semenjak awal mereak juga memperlihatkan kalau Taek selalu ada disaat Deok Sun membutuhkan dan saya akui akan hal itu, tapi saya benci alasannya yakni penulis lebih memfokuskan pada Jung Hwan dan ekspresinya, itu membuat kami lebih banyak berharap. Tapi apa? Pada balasannya mereka tak sanggup merawat aksara Jung Hwan dengan baik

    Pada balasannya hatiku di penuhi dengan kekecewaan, hancur berkeping-keping, ibarat kau diterbangkan kemudian dihempaskan ke bumi. TApi jangan salah sangka, saya tetap menyukai drama ini alasannya yakni kekeluargaannya, saya yakin suatu ketika nanti saya akan mengulang drama ini dengan tersenyum kembali, tapi saya sanggup menebak kalau saya mengulang menontonnya, saya rasa saya tetap akan jatuh cinta pada Jung Hwan.

    Bagiku, Reply 1988 berakhir di Episode 18. Biarlah itu akan menjadi bittersweet ending.
    Aku berencana sesudah drama ini berakhir saya akan membuat banyak MV perihal Jung Hwan dan Deok Sun, bahkan BTS mereka dan diluar Reply juga. Tapi saya rasa saya tak sanggup, itu terlalu menyedihkan dan saya menyesal sudah mendownload banyak video variety Hyeri di youtube.

    Aku tahu itu hanya Deok Sun dan Taek, bukan Hyeri dan Park Bo Gum. Tapi untuk ketika ini saya tidak bisa. Bagiku Hyeri yakni Deok Sun dan Taek yakni PArk Bo Gum. Aku bahkan tidak ingin melihat wajah mereka di layar laptopku sekarang.
    Aku mengerti saya jatuh terlalu dalam dan saya langsung bahkan tidak mengerti kenapa ini terjadi padaku.

    Tapi saya sama sekali tidak menyesal menonton Reply 1988.
    Karena saya menemukan Ryu Jun Yeol sebagai salah satu pemeran yang akan bersinar. Aku akan terus mengikuti drama-drama dan movienya, tentu saja. Itu akan membuat saya lebih cepat sembuh dari sakit hati ini.
    Aku jadi sedikit mengerti bagaimana sakitnya menjadi tim Chilbong ketika Reply 1994, alasannya yakni saya waktu itu tim Trash Oppa. Mungkin ini yakni eksekusi alam HAHHAHAHAHAHHAHAHA.
    Tapi bahkan tim Chilbong masih sanggup mendapatkan kenapa Na Jung berakhir dengan Trash Oppa, alasannya yakni semenjak awal hati Na Jung tidak pernah berubah dan saya SALUT pada Na Jung.

    Makara kesimpulannya yakni saya sangat kecewa dengan ending Reply 1988 ini.
    10% alasannya yakni Deok Sun berakhir dengan Taek dan 90% alasannya yakni mereka mengabaikan aksara Jung HWan. Seandainya penulis fokus pada love line semenjak awal episode, membuat perkembangan bagaimana Jung Hwan melupakan Deok Sun dan membuat Deok Sun mulai menyadari cintanya lebih awal (misalnya dari ep 15) maka saya yakin kalau drama ini akan menjadi drama yang terbaik.
    Sayangnya, 4 episode tidak cukup mengakhiri semuanya, LOL.
    Dan 1 episode untuk memperlihatkan lovey dovey Taek dan Deok Sun, terasa sangat dingin dan boring. Bahkan kisah cinta SunBora yang awalnya terasa boring menjadi pemenang di selesai episode ini. Karena kisah cinta mereka menjadi menarik dan mengharukan.
    Pada balasannya Deok Sun menikmati kemanjaan Taek sih, ya sudah lah.

    Awalnya saya berfikir Reply 1988 akan menjadi Reply terbaikku, tapi ternyata tidak.
    Setelah saya fikir lagi, yang terbaik bagiku tetaplah Reply 1997. Tidak ada plot yang dipanjang-panjangin, ceritanya cepat, jelas, to the point, meski ada husband hunting game, tapi semuanya berakhir dengan terang dan mengharukan. Sung Si Won tetap menjadi favorite saya dan Yoon Yoon Jae tetap menjadi the best character, diikuti oleh Kim Jung Hwan dan Trash Oppa juga 🙂

    Aku akan berfikir ulang kalau ada Reply series selanjutnya.
    Aku tidak akan percaya lagi dengan script, saya tidak akan percaya lagi dengan hint. Karena bahkan kalau mereka mengarah pada satu nama, penulis sanggup benar-benar mengubah 180 derajat ke arah berlawanan, bahkan kalau endingnya menjadi aneh. Tapi saya tetap mengakui kalau mereka menentukan pemeran dan aktrisnya dengan sangat baik.
    Ingat ya minyu, meskipun ga ada chemistry sama sekali, meski kau jatuh cinta pada tokoh lain lagi, yang patah tulang yakni suami si tokoh utama wanita.

    Entah ini akan menjadi postingan terakhirku perihal Reply 1988 atau tidak, kita lihat saja nanti. Begitu saya menemukan hatiku kembali, saya akan memulai lagi. Tapi ibarat judulnya, hatiku kini sangat kosong. Setelah semuanya, ternyata berakhir sangat menyedihkan.
    Aku tahu semua tim Jung Hwan mengalami hal yang sama, kita menyukai drama ini tapi kemudian dilemparkan ke bumi dengan sangat keras di selesai episode. Bahkan harapan 1% pun sudah tidak ada disuguhi dengan ending yang hingga detik ini masih belum sanggup di terima, alasannya yakni uri Jung Hwan, menjadi cameo T___T
    Bukankah tulisanku sangat panjang?
    HAHHAAHAHAAHAHAAHAHA
    Aku yakin kalau ada tim Taek yang membacanya mereka akan marah, tapi well, ini berdasarkan pendapat saya pribadi. So? Tiap orang punya fatwa yang berbeda kan?
    Aku hanya kecewa alasannya yakni mereka tidak sanggup lebih baik pada aksara Jung Hwan. Karena itu Episode 18 yakni episode terakhir bagiku.
    Kim Jung Hwan mungkin tidak mendapatkan cinta pertamanya, tapi beliau mendapatkan cinta dari seluruh negeri 🙂

    Destined to meet, but not destined to be together. Sometimes, people are meant to stay in your heart, but not in your life. Its true first love sometime cant work even you try your best. But, you cant forget it, because it’s really pure love…

    I am not disappointed enter to this ship. I’m not disappointed, after all time I cheer for you.
    I’m glad I know you and love you until know.
    I know you happy with your choice, i know you happy with your family that love you so much. I know how you really loves your friends, but sometime you also think of your happiness too.
    Someday, sometime we will met again Kim Jung Hwan. I hope that time, if we meet again, you already find your new family, your new love and I know that girls is so lucky to have you as her husband and to have your family as their family.
    Someday, sometime, even I back in time, i will love you again and again…
    You is Male Lead in my herat.
    That memories is real.
    Your love is real.
    You made right choice, even they abadone you, but you know entire world love you.

    Ryu Jun Yeol.
    See you later in your next project.
    I’m glad find you in this series.
    I’m glad I choose to love you.
    You Do Your Best.
    ‘You know, my concern is always you. You. I like you. I love you….’

    With Love #TeamJungHwan
    Hazuki Airin 🙂

    Continue Reading

    More in Go Kyung Pyo

    To Top