Connect with us

Locafest.co.id

[Trivia + Review] Reference Movies That I Watch Recently – Part 1

Bakuman

[Trivia + Review] Reference Movies That I Watch Recently – Part 1

Karena saya ga punya waktu untuk menciptakan review-nya satu-satu, jadi saya tetapkan menulis review singkat dalam satu postingan saja, untuk beberapa movie yang gres saya tonton belakangan. Tidak semuanya movie baru, alasannya beberapa movie baru, saya belum tertarik menontonnya, malah jatuh hati sama beberapa movie usang hehehhhe.


Sepertinya belakangan memang sangat tertarik untuk mencari movie-movie jepang usang dan juga menonton beberapa yang belum sempat saya tonton dan malah tertimbun di harddisk. HAHAHHAA.
Untuk movie-movie usang ini, jujur saja, saya sama sekali tidak melihat sinopsis-nya sebelum menonton. Paling saya hanya melihat oh yang main si ini dan itu. Dan kenapa saya memilihnya bisa jadi alasannya saya tertarik dengan aktornya, sutradarnya atau poster dan judulnya. Pengennya sih imbas terkejut gitu, nonton tanpa tahu kisahnya seru lho. Tapi ya itu resikonya, kadang endingnya memuaskan, kadang enggak sama sekali. Tapi disitu sih asiknya.

Bagi yang bertanya dimana saya mendownload dan menerima acuan movie, saya biasanya langganan di indowebster, ibarat biasa. Tapi belakangan untuk mencari judul baru, saya cek di filmku.net kategory J-Movie. Kaprikornus sekalian browsing dan melihat posternya, kalau tertarik pribadi download. Sayangnya banyak diantaranya yang belum ada sub-nya, padahal tampaknya movie-nya bagus banged T____T

Nah, kali ini saya mau bagi-bagi movie apa yang belakangan saya tonton. Tidak semuanya saya rekomendasikan. Kaprikornus terserah sih mau nonton atau tidak HAHHAHAHAHHA. Karena diantaranya ada yang saya tidak mengerti endingnya atau bagiku endingnya mengecewakan HAHHAHAAH.
Oke. Ini beliau 6 movie yang saya tonton belakangan (yang belum saya review sebelumnya) ^^

1. Our Little Sister / Umimachi Diary (2015)

Alasan kenapa saya menontonnya:

  • Hirose Suzu. HAHAHAHHAHA. Saat movie ini diberitakan dan rilis, saya sudah tertarik alasannya diantara pemainnya ada Hirose Suzu. Aku tahu cast lain ibarat Haruka Ayase, Masami Nagasawa dan Kaho, tapi saya memang berniat menonton movie ini alasannya Suzu-chan. Kalau nggak salah semenjak CM Breeze gitu saya tertarik sama aktris muda ini.
  • Sakaguchi Kentaro. Ditambah ada Sakaguchi Kentaro, saya jadi makin tertarik.
  • Kirokazu Koreeda. Sutradara terkenal di Jepang ini sering menerima penghargaan dengan filmnya yang unik dan kekuatannya ada di script, kere. Our Little Sisters juga menerima banyak penghargaan.
  • Ryu Jun Yeol menonton film ini. HAHAHHHAHAHHA. Sebelum tetapkan menonton, saya tahu kalau Jun Yeol oppa ternyata menonton film ini dan fans Koreeda-sensei, alhasil saya nggak ragu lagi menontonnya.

Cast: Haruka Ayase, Masami Nagasawa, Kaho, Hirose Suzu, Sakaguchi Kentaro, Ryohei Suzuki ect.

Meski sudah tertarik, tapi saya masih ragu menonton movie ini awalnya, alasannya saya kadang cepat bosan dengan movie yang tipenya begini. Meski movie dengan banyak percakapan dan script yang baiklah memang sering menerima penghargaan tapi saya orangnya cepat bosan. HAHAHHAHA.
Dan pada kesudahannya sesudah saya mencoba menontonnya, memang sih bagi yang ga suka movie lambat memang membosankan, tapi saya akui movie-nya bagus. Movie ini tipe Koreeda banged, dengan banyak percakapan, percakapan biasa aja. Seperti dalam movie Still Walking-nya, bayangin aja hampir 1 jam dari durasi movie beberapa tokoh hanya mengobrol sambil menyiapkan makan malam. Dan dengan percakapan itu kita bisa mengetahui apa yang sebetulnya terjadi, kenapa sang anak kembali ke rumah, kenapa kekerabatan ayah dan anak tidak akur dan lain-lain. Disitu kita bisa melihat script-nya keren banged.

Nah, dalam movie Our Little Sister ini, genre-nya juga slice of life. Menceritakan kehidupan sehari-hari, lebih tepatnya hari-hari 4 tokoh utama kita. 3 abang beradik Kouda tinggal bersama di rumah peninggalan nenek mereka. Suatu hari mereka menerima kabar kalau ayah mereka meninggal dunia. Saat mereka masih kecil, ayah dan ibu mereka bercerai dan meninggalkan mereka. Mereka belum bertemu dengan ayah mereka selama 15 tahun semenjak perceraian itu. Tapi sebagai anak tentu mereka pergi ke pemakaman ayah mereka dan disana mereka mengetahui ayah mereka memiliki seorang puteri yang masih berusia 14 tahun, Suzu Asano. Tidak ada seorang pun yang akan merawatnya sepeninggalan ayahnya. Kakak tertua, Sachi Kouda kemudian memperlihatkan Suzu untuk tinggal bersama mereka. Ia tidak memaksa, jikalau Suzu mau. Dan dikala liburan demam isu panas, Suzu tiba ke rumah mereka.

Dan disanalah dimulai kehidupan 4 abang beradik ini. Menghabiskan waktu bahu-membahu dengan kepribadian yang berbeda. Bertengkar layaknya saudara, berbaikan, mengenang masa kemudian dan mengembangkan pengalaman. Sejak kehadiran Suzu, mereka mulai mengenang ayah mereka yang bahkan mereka sendiri sudah lupa wajahnya dan mengingat-ingat bagaimana ayah mereka dikala mereka masih tinggal bersama. Mereka juga ingin Suzu menceritakan ayah ibarat apa ayah mereka.
Suzu ini anaknya pendiam dan pemalu. Ia sulit mengekspresikan perasaannya. Tapi dengan tinggal bersama kakak-kakaknya, ia mulai membuka hati. Di sekolah Suzu unik, beliau terlihat feminin tapi beliau suka sepak bola, beliau yaitu bab dari tim juga T__T

Aku menonton movie ini sekitaran bulan Mei atau Juni 2016 (kalau nggak salah) dan saya sudah lupa-lupa ceritanya HAHAHHHAHA. Tapi jujur saja, ini movie hangat banged. 3 abang beradik yang tiba ke pemakaman ayahnya yang bahkan mereka sendiri ga ingat wajahnya lagi awkward. KAlau nggak salah Suzu juga ga menangis dikala ayahnya meninggal dan saya sangat menyukai di part final mereka pergi ke daerah favorite ayah mereka dan 3 abang beradik ini bisa mencicipi kalau mereka pernah dicintai ayah mereka.

Skor: 8/10 (Recomended! Tapi bagi yang ga suka movie slice of life slow, kalian akan bosan).

2. Bakuman (2015)

Alasan kenapa saya menontonnya:

  • Takeru Sato & Komatsu Nana. Aku tertarik pada movie ini alasannya yang main Nana dan Takeru wkwkkwkkwkwkw. Aku sudah tertarik dengan Nana semenjak Close Range Love, beliau kawaii dan aktingnya keren, saya bahkan menonton movie-nya yang thriller hahahahahha. Kalau Takeru Sato sih jangan di tanya lagi ya gak XD

Cast: Takeru Sato, Kamiki Ryunosuke, Komatsu Nana, Sometani Shota, ect.

Awalnya masih muncul keraguan untuk menonton Bakuman, alasannya ini perihal manga-ka (pembuat komik). Karena itu file Bakuman udah tertimbun di harddisk HAHHAHAHA. Tapi kesudahannya sesudah ngumpulin file yang belum di tonton, saya menonton Bakuman juga dan ternyata KEREN!!!!

Bakuman menceritakan perihal Moritaka Mashiro, seorang siswa Sekolah Menengan Atas yang tak bersemangat. Ia menyukai manga tapi ia tidak mau mengikuti jejak pamannya yang menjadi seorang manga-ka alasannya sebuah alasan. Suatu hari temannya Akito Takagi mengetahui kalau Mashiro pandai menggambar manga dan mengajaknya untuk menciptakan manga dan mempublikasikannya di shonen jump. Takagi sangat menyukai manga dan ia suka menciptakan dongeng tapi kemampuan menggambarnya 0. Sementara Mashiro tidak punya pandangan gres sama sekali tapi kemampuan menggambarnya 100.
Mashiro pada awalnya terus menolak dan menolak hingga suatu hari ia mengetahui kalau gadis yang ia sukai di kelas, Azuki Miho, ternyata punya harapan menjadi seiyuu dan Azuki mendukung Mashiro menjadi mangaka sesudah melihat gambar Azuki. Bahkan secepat kilat Mashiro menembak Azuki dan keduanya berpacaran (bahkan berjanji menikah) sesudah harapan mereka masing-masing tercapai.
Karena Azuki lah Mashiro jadi bersemangat.

Bersama dengan Takagi, mereka berdua menciptakan manga dan mengirimnya ke Shonen Jump. Sayang sekali, mereka di tolak tapi jalan masih terbuka dengan isyarat dari editor mereka terus menciptakan manga, mengikuti perlombaan manga hingga kesudahannya di terima untuk di terbitkan di majalah manga.
Tapi tentu saja jalan tidak semudah itu. Ada banyak rintangan yang mereka hadapi, ibarat kepindahan Azuki demi impiannya, mereka bertemu dengan manga-ka jenius yang kemampuannya tak tertandingi, gagal menciptakan manga, kehabisan ide, deadline, peringkat manga hingga penyakit.

Aku tidak menyangka Bakuman akan seseru ini, terutama pertandingan menaikkan peringkat manga mereka. Keren banged deh. Aku tau ini movie ada animenya, tapi saya memang belum menonton animenya, makanya saya rasa ini movie seru banged. Banyak lucunya tapi sedihnya juga banyak HAHAHHAAH.

Skor: 8/10 (Recomended! Note: Banyak istilah manga, kalian yang nggak paham mungkin akan sangat kebingungan, meski di jelaskan sih tapi tetep aja, yang ga familiar niscaya akan bingung)

3. Umi No Futa / Sea’s Lid (2015)

Alasan saya menontonnya:

  • Aku bahkan nggak tahu kenapa saya menentukan movie ini. HAHHAHHAHAHAH.
  • Mungkin alasannya tema-nya di desa dan maritim kali ya. Karena saya sama sekali tidak mengenal siapa yang main, bahkan writer dan directornya saya juga nggak kenal. Tapi alasannya ada sub indonya, makanya saya download dan menontonnya. Alasan yang absurd ahhahahaha.

Cast: Akiko Kikuchi, Azusa Mine, Yukichi Kobayashi, Keiichi Suzuki

Ini movie genre-nya drama, tapi saya lebih suka menyebutnya slice of life (meski genre ini hanya di pakai di anime HAHHAHAAH). Menceritakan kehidupan sehari-hari.
Tokoh utama kita, Mari, berhenti dari pekerjaannya di Tokyo. Meski hingga final kita tak diberitahukan alasan kenapa ia berhenti, tapi saya menebak tampaknya ia sudah tak berpengaruh hidup disana alasannya penuh tekanan. Kaprikornus ia kembali ke kampung halamannya di Shizuoka.

Ia kembali ke rumah orang tuanya dan berencana membuka toko kakigori (es serut) di pinggir pantai, alasannya desa mereka terletak di tepi pantai. Ia membangun tokonya sendiri, mendesign dan menyiapkan semuanya sendirian. Ia juga menciptakan pewarna dan perhiasan alami untuk sajian kakigorinya.
Suatu hari, seseorang tiba ke rumah mereka, Hajime-chan, gadis dengan luka di wajahnya, puteri dari sahabat ibunya. Nenek Hajime-chan gres meninggal dunia dan ibu Mari akan merawatnya untuk sementara.

Hajime-chan jarang bicara, ia pendiam dan terlihat ibarat stress berat sesudah kehilangan neneknya. Mari memperlakukannya dengan baik, ibarat seorang adik. Ia tidak memandangnya dengan kasihan, ia mengajaknya ngobrol dan bahkan membantu di kedai kakigori-nya.
Hajime yang awalnya tertutup mulai membuka hatinya dan membicarakan masalahnya dengan Mari. Dan Mari menyampaikan beberapa nasehat padanya.

Masalah lainnya yaitu mengenai kedai kakigori Mari yang hanya punya 2 menu, jarang pelanggan juga, persoalan dengan mantan pacar Mari juga ada dan anggapan orang-orang kalau beliau membuak kedai hanya untuk main-main juga ada. Aku bahkan nggak menyangka saya akan menikmati menonton movie ini. Meski ada part boring-nya, tapi movienya mengalir begitu saja. Tidak ada persoalan yang terlalu besar dan menciptakan pusing di movie ini. Gaya slice of life banged.

Skor: 8/10 (Ini tipe movie lambat)

4. Forget Me Not (2015)

Alasan saya menontonnya:

  • Karena judul dan posternya. HAHAHHAHAH. Aneh ya, ya, kadang saya memang begitu, tertarik alasannya judulnya dan posternya. Menurut saya posternya unik gitu. Judulnya ibarat nama bunga, jadi saya tertarik.
  • Akari Hayami. Aku menyukai movie-nya My Pretend GirlFriend, makanya saya tertarik menonton yang satu ini.

Cast: Akari Hayami, Nijiro Murakami, Yoshikazu Nishikawa ect.

Aku merasa pernah mendownload movie ini tapi dikala saya cek entah kenapa file-nya hilang. Aku berfikir mungkin terhapus, tapi sesudah saya menonton movienya hingga tamat, saya mengerti kenapa file-nya hilang, tampaknya saya menghapusnya sebelum menontonnya. Karena endingnya begitu.

Forget Me Not menceritakan perihal Takashi Hayama yang bertemu tidak sengaja dengan Oribe Azusa di persimpangan jalan. Gadis itu menatapnya dengan absurd sesudah memungut kalungnya yang jatuh sesudah mereka tabrakan.
Takashi tertarik dengan Azusa dan keduanya bertemu kembali secara tidak sengaja dan berkenalan. Meski awalnya Azusa enggan menyampaikan namanya alasannya suatu hal. Dan usang kelamaan kita mengerti kenapa Azusa bertindak absurd dan selalu menyampaikan ‘jangan lupakan aku’ pada Takashi. Ternyata orang-orang akan melupakan Azusa beberapa jam sesudah mereka bertemu. Jika kalian menonton Kimi No Na Wa dan One Week Friend nah mirip-mirip ibarat itu. Kaprikornus sesudah orang bertemu dengan Azusa, beberapa jam kemudian mereka akan lupa dengan Azusa dan tak ingat pernah mengenalnya.

Takashi berjanji ia tidak akan melupakan Azusa dan Takashi memang melakukannya. Setelah mengetahui nama Azusa, ia menulis di buku dan mengingat namanya terus, dan dikala mereak bertemu kemudian, Takashi benar-benar tidak lupa nama Asuza. Azusa sih bilangnya alasannya Takashi special. TApi dari sisi kita sebagai penonton, kita bisa melihat kalau Takashi sebetulnya lupa, hanya saja beliau lupanya lebih lambat dari yang lain. Saat Azusa mengajaknya ke daerah pertama kali mereka bertemu, Takashi tak ingat itu daerah pertama mereka bertemu. Meski begitu, hanya dengan Takashi mengingat namanya, Asuza sudah senang.

Tapi kemudian Takashi ternyata benar-benar lupa akan Asuza. Karena Takashi menulis semacam diary dan juga pengingat di ponsel-nya, jadi ia tahu ia akan bertemu dengan seseorang berjulukan Azusa. Takashi berusaha menyembunyikan kalau ia lupa tapi Azusa tahu akan hal itu. Dan dikala terakhir yaitu momen yang mengharukan dikala Takashi kesudahannya mengingat siapa Asuza, ternyata mereka dulunya yaitu sepasang kekasih *nangis darah gw* Dulu mereka mesra dan pasangan yang senang lhooo, sebelum penyakit melupakan itu datang.

Movie ini sebetulnya menciptakan kita galau juga, apa alasan Asuza dilupakan. Kalau dibilang penyakit sih nggak mungkin, alasannya bukan dari pihak Azusa-nya. Kalau di One Week Friend kan dari pihak female leadnya yang lupa, jadi menurutku masuk akal lah dan bisa dibilang penyakit, tapi kalau yang lupa semua orang? Aneh. Azusa menyampaikan alasannya sederhana, ini sama ibarat kita yang perlahan melupakan teman-teman SD kita, kalau kita usang nggak bertemu kita bahkan akan lupa nama dan wajah mereka, iya kan? Nah dalam kasusnya, waktu proses melupakannya lebih cepat, itu bedanya. Masuk nalar sih.
Tapi saya tertarik dengan komentar seseorang mengenai hal ini, katanya kemungkinan Asuza itu sudah meninggal dan yang kembali yaitu roh-nya yang belum damai terbang ke surga. Hal ini masuk nalar juga, alasannya Takashi stress berat berat jadi beliau melupakan Asuza dalam jangka waktu itu, dan itu menjelaskan kenapa ada foto Azusa di foto keluarga mereka, juga ayah Asuza yang tidak melihat Asuza dikala part final movie. Tapi anehnya, kenapa teman-temannya di kelas 3D tidak mengenal Oribe Asuza? Apa mereka sengaja ya?

Pokoknya ini movie menciptakan kita berpikir panjang HAHHAHAHAHA.
Setelah dijelaskan endingnya begitu, saya gres paham dan mengangguk-angguk LOL!
Aku tidak merekomendasikan movie ini bagi kalian yang suka happy ending. Tapi bagi kalian yang ga persoalan dengan ending, tonton aja, apalagi yang suka dengan movie yang menciptakan kita berfikir keras.
Awalnya saya kesal juga dengan endingnya, tapi sesudah dipikir-pikir masuk nalar kalau si Asuza hanya hantu.

Skor: 7/10

5. Akko-chan: The Movie / Himitsu No Akko-chan (2012)

Alasan saya menontonnya:

  • Sepertinya seru alasannya ada Haruka Ayase. Kalau soal akting, mbak Haruka Ayase emang TOP. Katanya beliau artis kesayangan di Jepang kan ya? Meski ada Masaki Okada juga, saya malah ga tertarik alasannya beliau lho, soalnya saya kurang suka Kiyoku Yawaku, entah kenapa malah menjadi alasan saya ga tertarik sama dia, padahal saya suka banged I Give My First Love to You.
  • Karena ada di list filmku.net, jadi sekalian download aja HAHAHAHA *lagi lagi alasan aneh*

 Cast: Haruka Ayase, Masaki Okada, Sosuke Tanihara, Riko Yoshida ect.

Aku menonton movie ini tanpa melihat sinopsisnya, jadi memang pure download tonton dan saya kaget ini movie perihal magic HAHAAHAHHAH.
Kaprikornus diceritakan seorang gadis siswi SD bernama Atsuko Kagami yang ingin cepat berilmu balig cukup akal alasannya menurutnya menjadi belum dewasa sangat membosankan dan ia benci diremehkan hanya alasannya ia anak-anak. Atsuko suka berdandan dan punya banyak harapan karir masa depan, selama pekerjaan itu membuatnya mengenakan make up. Tipe idealnya seseoarng yang memiliki pekerjaan keren, ia tidak menyukai pekerja kantoran. HAHAHAHHAHA.

Suatu hari, beling kesayangannya, hadiah ulang tahun dari ayahnya pecah dan ia menguburnya. Malam harinya ia melihat cahaya dari makam kaca-nya dan terkejut ada seseorang disana. Orang itu mengaku beliau peri cermin dan menyampaikan sebuah cermin pada Akko dimana cermin itu bisa mengubah dirinya menjadi apa yang ia inginkan, dengan mengucapkan mantera. Awalnya Akko tidak percaya alasannya ia pikir orang itu membodohinya. Tapi siapa sangka dikala ia mencobanya, ia benar-benar bermetamorfosis gadis 20 tahunan, wajah masa depannya dan ia mulai bermain-main dengan mengubah dirinya menjadi apa yang ia inginkan, jadi pramugari lah, artis lah dll.

Akko sangat senang dengan kemampuan ini. Tentu saja ia merahasiakannya dari siapapun sebagai syarat dari peri cermin. Ia akan berubah jikalau diharapkan dan jikalau ia bosan.
Saat ia mengikuti les liburan demam isu dingin, Akko sangat bosan dan berfikir untuk absen les dan menjadi orang dewasa. Akko menghabiskan waktunya dengan belanja, jalan-jalan layaknya orang berilmu balig cukup akal tapi dengan hati anak-anak-nya. Ia juga membeli produk kosmetik dan tak ragu-ragu berkomentar polos mengenai kosmetik itu dan menarik perhatian seseorang.

Orang itu yaitu Naoto Hayase, seorang manajer muda di perusahaan kosmetik, yang ingin menciptakan produk gres dan ingin menerima komentar polos dari konsumen. Tertarik dengan kepolosa Akko, Naoto memintanya magang di kantor mereka selama liburan demam isu dingin.
Awalnya Akko sangat senang, alasannya semenjak dulu beliau memang ingin menjadi berilmu balig cukup akal dan bekerja. Tapi dunia orang berilmu balig cukup akal tidak semenyenangkan yang di bayangkan Akko, tentu saja. Ada banyak hal yang anak kecil tidak mengerti mengenai dunia orang berilmu balig cukup akal yang sebetulnya lebih kejam dari sekedar tugas-tugas sekolah.
Disinilah Akko berguru bahwa menjadi berilmu balig cukup akal tidak semenyenangkan dan semudah yang ia bayangkan dan tak perlu buru-buru, cukup nikmati prosesnya.

Skor: 9,5/10 (ini movie bangus banged, ada lucu, ada sedih, banyak pelajarannya, pokoknya keren. Recomended!)

6. Ore Monogatari!! / My Love Story!! (2015)

Alasan saya menontonnya:

  • Aku menyukai animenya. Animenya bagus dan saya suka, kisahnya beda dari shoujo anime biasanya alasannya si cewek suka sama perjaka yang badannyaa bapak banged dan ga tertarik sama prince charming, temennya si cowok. Keren deh, persahabatannya oke.
  • Sakaguchi Kentaro. Awwwww, si ganteng ini XD XD

Cast: Suzuki Ryohei, Mei Nagano, Sakaguchi kentaro ect.

Bagi yang menonton animenya niscaya sudah tahu jalan ceritanya. Jangan menilai orang dari cover-nya, itu intinya. Takeo Gouda yaitu anak Sekolah Menengan Atas yang punya tubuh besar ibarat gorilla, wajahnya ibarat bapak-bapak dan tentu saja beliau tidak terkenal di kalangan para gadis tapi ia terkenal di kalangan pada anak pria alasannya ia sangat baik dan selalu siap sedia membantu siapa saja. Ia yaitu pujaan anak pria di kelasnya.
Makoto Sunakawa berkebalikan 180 derajat. Dia tinggi, tampan, pintar, sangat terkenal di kalangan gadis-gadis. Tapi ia pendiam dan cool. Dan dua orang ini berteman baik semenjak kecil.

Rumah Takeo dan Sunakawa bersebelahan, mereka bertetangga semenjak kecil dan selalu bahu-membahu semenjak kecil. Mereka selalu sekelas, pergi dan pulang sekolah bahu-membahu semenjak SD. Banyak yang galau kenapa keduanya berteman baik, bahkan Takeo sendiri heran kenapa ia berteman baik dengan Sunakawa sang pangeran.

Dalam persoalan cinta, tentu saja Takeo selalu sial. Setiap kali ada gadis yang ia sukai, niscaya selalu saja menyukai Sunakawa. Tapi Sunakawa tidak pernah mendapatkan pernyataan cinta siapapun, ia juga tak pacaran. TAkeo juga galau kenapa.
Suatu hari Takeo menolong seorang gadis yang diganggu preman. Gadis itu Rinko Yamato, sangat manis dan manis. Takeo pribadi jatuh cinta padanya. Rinko juga mendekati Takeo dengan caranya yang bisa dibilang sih berani untuk seorang cewek dan Takeo salah pengertian, menduga Rinko mendekatinya alasannya menyukai Sunakawa.

Demi gadis yang ia cintai itu, Takeo berusaha membantu semoga Rinko bisa mendekati Sunakawa dan bersama dengan Sunakawa. Ia dan Rinko sering sms an, mereka juga bertemu bertiga sepulang sekolah dan makan cake buatan Rinko. Rinko pandai memasak dan Takeo sangat menyukai cake Rinko. Mereka bahkan melaksanakan kencan kelompok dengan gadis di Sekolah Menengan Atas Rinko juga.

Menurutku ini movie tidak mengecewakan, berhubung saya sudah menonton animenya. Meski ada banyak yang kurang, tapi saya menyukai movienya. Mei Nagano cocok banged jadi Rinko, hanya saja beliau terlalu tinggi, di anime Rinko-nya kecil dan imut HAHAHHAHAHAHA.
Suzuki Ryohei 100% cocok jadi Gouda Takeo. Katanya demi tokoh Takeo Suzuki sampe makan banyak untuk membentuk postur tubuh besar ibarat Takeo. Kalau Sunakawa cocok deh sama Kentaro HAHAHAAHHAHA.

Skor: 8,5/10 (Musiknya kurang nih movie, hehhehhehe, movie jepang jarang fokus ke musik ya hahhaha)

Oke, itu beliau 6 movie yang saya tonton belakangan 🙂
Silakan dicoba jikalau tertarik. hehehehhehehehe.

Continue Reading

More in Bakuman

To Top