Connect with us

Locafest.co.id

[Trivia] Year In Review 2017 : Drama That I Watched This Year

C-Drama

[Trivia] Year In Review 2017 : Drama That I Watched This Year

Tidak terasa sudah memasuki selesai tahun 2017, padahal rasanya gres kemarin menulis Year in Review 2016. Rasanya belakangan ini waktu berlalu dengan sangat cepat, nggak terasa sudah dipenghujung tahun aja.
Aku berfikir tontonan saya ditahun 2017 ini berkurang dari tahun lalu, terutama dalam hal K-Drama, tapi ternyata sesudah di-lits, tetap aja banyak. Hanya saja untuk tahun 2017 ini, banyak drama yang berhenti saya tonton ditengah-tengah masa tayangnya dan juga ada yang nggak jadi saya tonton sebab problem subtitle-nya usang banged.
Menurutku K-Drama belakangan ini plot-nya boring banged untuk genre yang biasa saya suka, kalua untuk genre yang ga saya suka sudah niscaya saya lewatkan sih.
Tahun 2017 ini, kebanyakan tema K-Drama itu thriller dan gelap, makanya banyak drama yang saya lewatkan. Untuk drama romance sendiri entah kenapa saya malah ga suka dan banyak yang nggak selesai, sebab berdasarkan saya agak membosankan HAHAHHAHA.

Berikut ini list drama-drama yang saya tonton sepanjang tahun 2017, baik yang selesai mau-pun yang tidak selesai.

FINISHED DRAMA

Goblin (2017) –  Meski banyak komentar yang jelek mengenai Goblin, ini yaitu K-Drama yang paling berkesan bagiku di awal tahun 2017 lalu. Aku menyukai ceritanya dan para cast-nya, meski katanya cheesy bla bla bla, saya suka pokoknya sama Gong Yoo HAHAHHAHAAA. Sangat sulit bagi K-Drama kini untuk mencapai kesuksesan Goblin, bahkan hingga selesai tahun 2017 ini belum ada drama yang bahkan mendekati kesuksesan Goblin. Aku sangat merindukan drama ini. KIra-kira bagaimana kehidupan reinkarnasi Eun Tak dan Kim Shin ya? Apakag mereka bahagia? hehhehehe. Tapi meski saya sangat menyukai drama ini, saya juga agak kesal sebab drama ini sudah menciptakan blog lamaku dihapus T______T sedih banged pas liat blog udah nggak ada  lagi di mesin pencarian google. Padahal saya cuma buat sinopsis saja tapi malah dihapus postnya bahkan blognya, masih geram sih HAHHAAHHAHA. Mengingat sebab Goblin pengunjung blog makin nambah, terpaksa deh mulai dari awal lagi. Goblin dan Reply 1997 akan selalu ada dihati aku, sebagai drama bagus tapi bikin saya nyesek wkwkkwkwkwkkwkwkw.n Recomended!

Fight for My Way (2017) – Sebuah drama slice of life yang menceritakan persahabatan 4 orang yang punya harapan besar ketika kecil, tapi harus mendapatkan kenyataan bahwa terjun ke masyarakat sangatlah sulit. Mereka tidak melupakan harapan mereka, tapi mereka juga harus berjuang dijalan yang tolong-menolong tidak mereka pilih, tapi mereka tak punya pilihan selain melaluinya. INi yaitu sebuah drama yang sangat menyentuh dan berkesan bagaimana para tokoh berjuang, saling mencintai, tetap dekat dan tidak melupakan harapan mereka. Apakah kalian pernah mendengarkan lagu Arrow To Athens yang berjudul City of Angels? Maka lirik lagu itu benar-benar menyerupai dengan kehidupan Dong Man dan Aera, saya bahkan menciptakan FMV dengan memakai lagu itu, sebab pas pertama denger lagunya, saya pribadi membayangkan Dong Man dan Aera^^ Recomended!

My Father is Strange (2017) – Sudah usang sekali nggak mengikuti weekend drama korea, dan ini yaitu weekend drama yang hasilnya sanggup saya selesaikan. Dengan script yang menarik, para tokoh yang memiliki keunikan masing-masing, akting yang oke, saya benar-benar sangat menyukai My Father Is Strange. Bagi yang belum mencoba drama ini, saya sangat menyarankan kalian untuk mencobanya. Jangan ragu hanya sebab ini drama punya 52 episode, sebab begitu kalian datang di episode 52, kalian akan mengeluh sebab rasanya kok kurang HAHAHHAHAHAHA. Tapi tolong-menolong plot drama ini nggak jauh-jauh dari plot family weekend drama dengan belakang layar kelahiran, belakang layar masa kemudian dan penyakit mematikan (meski nggak makjang sih). Tapi cara penyampaiannya itu asik. Aku sangat menyukai kedekatan keluarga Byun, bagaimana mereka selalu makan bersama dan sang ayah yang selalu setia berbagi sarapan bagi anak-anaknya. Sebenarnya alasan saya menonton drama ini sebab yang main Jung So Min dan Lee Joon sih HAHAHHAHAHA. Aku dengar drama pengganti drama ini ratingnya justru lebih tinggi, tapi kayaknya makjang gitu ceritanya. Sayang yang main Park Si Ho, saya kurang suka beliau sesudah kasus waktu itu lol. Recomended!

Radiant Office (2017) – Aku mulai menonton drama ini sebab yang main yaitu Lee Dong Hwi. Awalnya saya tidak tertarik tapi jikalau nggak salah waktu itu saya nggak tahu mau nonton apa, terus download deh ini drama. TErnyata bagus dan memang bagus, jadinya saya terus menontonnya hingga tuntas. Ini drama menceritakan mengenai 3 orang yang mengalami banyak kegagalan dalam hidup mereka, seorang gadis yang sudah 99 kali ditolak perusahaan, seorang laki-laki yang tetapkan mencari pekerjaan sesudah putus dengan pacarnya dan seorang laki-laki yang selalu melaksanakan apapun keinginan ibunya. Mereka sama-sama diterima disebuah perusahaan tapi sang Manager berfikir jikalau mereka bertiga masuk sebab koneksi. Mereka bertiga tolong-menolong terikat oleh sebuah takdir yang menurutku sangat kuat. Aku senang mereka bertiga berakhir senang bersama-sama. Drama ini tentu saja ada kisah cintanya, tapi nggak hiperbola sama sekali, makanya saya suka. Awalnya saya tolong-menolong khawatir dengan drama ini, sebab saya malas menonton drama temanya wacana bekerja disebuah perusahaan tapi para tokohnya asik pacaran dan nggak kerja. Untung drama ini porsinya pas. Recomended!

The Best Hit (2017) – Aku menonton drama ini sebab sutradaranya yaitu Yoo Hojin PD-nim dari 1N2D. Dramanya sendiri tolong-menolong nggak terlalu bagus dan banyak banged iklanya, jadi sangat menganggu. PLotnya juga biasa aja. Tapi entah kenapa saya menonton hingga akhir. Mungkin sebab chemistry para sahabat kali ya. Aku suka jikalau mereka bersama-sama, makan sambil ngobrol di atap^^

Age of Youth 2 (2017) – Drama yang paling saya tunggu di tahun 2017 ini. Season kedua dari Age of Youth yang awalnya saya protes banged sebab mereka mengganti tokoh Yoo Eun Jae dan menyerupai dugaanku, beliau tidak terlalu bagus memerankannya. Tapi sebab hasilnya beliau putus sama JOng Yeol sunbae, jadi saya mulai sanggup karakternya. Aku nggak sanggup membayangkan jikalau Park Hae Soo yang main, saya mungkin bakalan patah hati selamanya HAHAHAHHA. Season 2 ini merupakan kelanjutan dari sesaon pertama dan penulsinya benar-benar total banged dengan season 2 ini sebab feel-nya masih terasa, OST-nya juga sama dan plot-nya tetap slice of life dengan misteri didalamnya. Tapi masalahnya yaitu pasangan Ji Won dan Sung Min masih saja dalam friendzone yang menciptakan banyak fans yang berteriak kesal , mengingat di season 1 kisah mereka digantung dan diseason 2 juga masih digantung. Apalagi muncul plot twist dimana Ji Won akan meninggal di tahun 2025 T_____T Sepertinya penulis memang nggak menyukai Ji Won dan Sung Min. Aku seidh banged, tapi setidaknya mereka berdua menikah dan punya anak, hanya saja Sung Min jadi duda muda T_T. Recomended!

Romance Full of Life (2017) – Ini yaitu drama kedua dari trilogi Three Color Fantasy. Ini satu-satunya drama yang saya selesaikan dari trilogi ini. Aku sangat menyukai dongeng drama ini, mengenai mereka yang berjuang untuk ujian PNS. Tapi sebab ini fantasy tentu saja ada yang nggak masuk akal, ada sebuah pil yang jikalau diminum kita akan menjadi pintar, kuat, ganteng HAHAHHAHHA. Sebenarnya ya, tanpa pil absurd itu, jikalau ini drama slice of life biasa, udah bagus lho. Recomended!

While You Were Sleeping (2017) – Aku baper sama 2nd lead di drama ini, huhuhuhuhuhu. Pak Polisi ganteng XD. Menonton drama ini hanya untuk Suzy, Lee Jong Suk dan penulisnya, siapa sangka ternyata Jung Hae In malah buat klepek-klepek dengan kebaikannya dan rasa cintanya yang suci pada sang tokoh utama. Ia bukan tipe yang memaksakan perasaan, tapi ia menyayangi dengan lapang dada dan ingin orang yang ia cintai bahagia. Aku masih ingat banged adegan beliau yang mengambil foto bayangannya dan Suzy, omg T_____T Keren sih penulisnya sanggup nemu inspirasi begitu HAHAHHAAHHA. Ini dramanya, selain wajah para tokohnya yang bikin adem, plotnya bikin merinding dan saya suka banged bagaimana penulisnya menulis tiap episode drama ini. PLot twist-nya keren lah. Karena selain tokoh utama, tokoh pembantu di drama ini juga kiprahnya benar-benar maksimal, kita nggak sanggup membenci para tokoh dalam drama ini, bahkan pengacara yang jahat aja saya selalu menantikan aksinya HAHHAHAHAH. Recomended!

If We Were A Season (2017) – Ini termasuk drama ya, bukan movie, drama special dari KBS. Aku sangat menyukai cinematography dan OSt drama ini. Bikin adem. Tapi script-nya benar-benar menciptakan saya bingung. Intinya ini drama bagus banged tapi bikin bingung, tampaknya kita butuh epsiode panjangnya deh. Aku masih bertanya-tanya jadi si cewek beneran suka sama sobat masa kecilnya nggak sih? Terus kenapa mereka nggak bersatu? Karena takut kekerabatan mereka berubah? Terus arti pelukan yang di stasiun kereta itu apa? Tandanya saya nggak akan melupakanmu? Atau perpisahan terakhir? Karena kan kata si cewek jikalau endingnya pelukan, kisahnya belum selesai, jadi ada sambungannya, tapi gimana? HAHAHAHAHHAHHA. Ini drama banyak menjadikan pertanyaan, tapi saya suka dramanya. Yang memerankan tokoh utama cowoknya menyerupai Kim Soo Hyun XD. (Skor: 3/5)

Beppin-san (2016) – Asadora pertama yang saya ikuti ongoing dan saya banyak mengeluh ketika menonton drama ini, sebab scrit-nya membosankan. Aku bahkan berfikir akan drop drama ini tapi kemudian Yuki Furukawa diumumkan menjadi cast-nya, saya hasilnya bertahan lagi hingga tamat HAHAHHAHAHAH. Ini drama wacana seorang gadis dari keluarga kaya, sesudah menikah ia ditinggal suaminya pegi berperang, ia melahirkan ketika perang dunia II dan harus hidup sebagai ibu tunggal. Ia tidak sanggup melaksanakan apapun sebab beliau ojousan, tapi untuk memberi makan anaknya, beliau harus melaksanakan sesuatu. Satu-satunya yang sanggup ia lakukan yaitu menyulam dan ia mulai bisnis menyulamnya bersama 2 sobat SMA-nya dan 1 anak pembantunya dulu. Mereka menciptakan bisnis pakaian bayi dan anak-anak. Kisah ini dimulai ketika sang heroine berusia 7 tahun hingga 70an tahun, hingga cucunya usia 10 tahun kayaknya.

Hiyokko (2017) –  Ini yaitu asadora ongoing kedua yang saya ikuti dan asadora pertama yang saya ikuti semenjak pemilihan heroine-nya. Aku sangat menyukai drama ini, meski-pun ada beberapa part yang membosankan, tapi saya tetap menikmatinya. Disini kita melihat kekuatan dari naskah sebuah drama, sebab penulisnya benar-benar keren menciptakan bagaimana 1 episode itu hanya percakapan sambil minum teh, tapi tetap menarik. Aku tidak terlalu menyukai akting Kasumi Arimura, tapi di drama ini aktingnya sangat sangat bagus, saya benar-benar menyukai Mineko. Sayangnya menuju ending drama ini, terasa terburu-buru. Apalagi kisah cinta sejati Mineko dan Hide gres dimulai 2 ahad terakhir, jadi benar-benar terasa banged kurangnya. Meskipun begitu, ini drama benar-benar memperlihatkan masa muda remaja tahun 1960an. Drama ini mengisahkan wacana heroine yang ayahnya menghilang di Tokyo. Demi membantu keuangan keluarga, ia berangkat ke Tokyo dan bekerja dipabrik, disana ia bertemu dengan teman-teman gres dan mereka akan menjadi sobat selamanya. Tapi pabrik melarat dan mereka harus berpisah melalui jalan masing-masing. Heroine kemudian bekerja sebagai pelayan disebuah restoran barat dan tinggal di apartemen kecil dan berkenalan dengan orang-orang gres disana. Ia mulai masuk ke masyarakat dan menjadi gadis termuda dalam perkumpulan mereka. INi drama sangat menghangatkan hati. Aku belum sempat menulis review-nya nih, tapi udah ada dalam planning ^^ BAgi fans Kasumi Arimura, ini yaitu drama yang wajib di tonton. Recomended!

Gegege no Nyobo (2010) – Ini juga sebuah asadora / morning drama. Diangkat dari kisah faktual manga-ka gegege no kitaro yang kehilangan tangan kirinya ketika berperang. Ia menikah dengan seorang gadis yang dijodohkan dengannya, 5 hari sesudah berkenalan. Aku sangat menyukai tokoh Shigeru disini, sebab meski ia kehilangan tangan kirinya, ia tidak pernah merasa rendah diri sebab itu, ia tidak mau dikasihani dan peuh rasa percaya diri jikalau ia sanggup melaksanakan semuanya sendirian. Karena tokoh utama drama ini yaitu wacana istrinya, tentu kisah sang istri banyak diceritakan, beliau benar-benar istri yang baik, setia pada suaminya meski mereka hidup dalam kemiskinan. Ini termasuk salah satu asadora terbaik yang saya tonton. Tapi tolong-menolong sesudah belum dewasa mereka tumbuh dewasa, ceritanya mulai agak membosankan. Makin banyak saya menonton asadora, saya makin merasa dongeng itu mulai membosankan ditengah episode apalagi jikalau anak sang tokoh utama sudah remaja. Recomended!

Carnation (2011) – Banyak yang merekomendasikan asadora ini padaku, makanya saya mulai menontonnya. Tapi sayang sekali, saya nggak sanggup memberi rating tinggi pada asadora ini, sebab entah kenapa saya kurang nyaman menontonnya. Tapi dongeng asadora ini bagus banged, mengisahkan wacana seorang gadis yang menyukai mesin jahit dan pakaian barat sementara pada masa itu sangat jarang orang memakai pakaian barat. Ia menjadi designer dan membuka usahanya sendiri. Ia membesarkan 3 puterinya yang juga mengikuti jalannya menjadi designer ternama di Jepang ketika ini. Tentu saja ini diangat dari kisah faktual jadi naskahnya dibentuk dengan baik. TApi menyerupai yang saya katakan diatas, saya mulai merasa ceritanya agak membosankan ketika anak-anaknya remaja dan dewasa. LOL. Tapi ending asadora ini yaitu salah satu ending asadora terbaik yang pernah saya tonton. Aku sangat menyukai mereka membahas mengenai stasiun TV NHK yang akan menciptakan asadora mengenai kisah hidupnya, dan pada episode terakhir, NHK menayangkan Carnation episode pertama. Recomended!

Ohisama (2011) – Karena saya suka Hiyokko, saya jadi ingin tau dengan penulisnya, yang sebelumnya pernah menulis 2 asadora lainnya. Karena itu saya menonton Ohisama, kebetulan yang main yaitu Inoue Mao. Drama ini mengisahkan wacana seorang gadis yang kehilangan ibunya semenjak kecil dan mulai mengurus rumah, ayah dan 2 kakaknya semenjak ia masih 10 tahun. IA kemudian menemukan impiannya untuk menjadi seorang guru. Heroine yaitu gadis yang sangat positif, ia bertemu dengan seorang ibu yang sangat menyukainya, kemudian menjodohkan heroine dengan puteranya. Aku sangat suka sebab mertua duluan yang jatuh cinta padanya, bukan suaminya. Mertuanya sangat baik padanya, masa dimana jikalau udah menikah istri harus membisu dirumah mengurus keluarga, ia malah ingin menantunya terus bekerja. Tapi ending drama ini terasa sangat dipaksakan, sebab rasanya terburu-buru dan seakan-akan untuk menutupi 156 episode ini, harus ada episode tambahan, awalnya ini asadora akan menjadi salah satu asadora terbaik yang pernah saya tonton, tapi sebab mulai membosankan, hasilnya nggak jadi deh HAHAHAHHAA. Tapi saya sangat menyukai Inoue Mao disini yang gampang terharu, hubungannya dengan sahabatnya, keluarganya, orang-orang disekitarnya. Sepertinya Inoue Mao memang salah satu heroine yang sangat pure dan berjiwa malaikat dalam asadora 🙂 Recomended!

Churasan (2001) – Setelah Hiyokko dan Ohisama, hasilnya saya mencoba asadora pertama dari penulis yang sama, berjudul Churasan. Ini asadora tahun 2001, jadi memang jadul banged, dari pakaiannya dan semuanya. Asadora ini mengambil lokasi di Okinawa, jadi pemadangannya indah banged lhoooo. Sayangnya ceritanya fairytale banged dan ada penyakit mematikan di endingnya, padahal menurutku nggak penting banged + tokoh utamanya lama-lama jadi kolot diendingnya, nyebelin banged HAHAHAAHa. Drama ini mengisahkan wacana dua sejoli yang berjanji akan menikah sesudah cukup umur nanti dan sang gadis selalu percaya akan janji itu, sementara sang laki-laki merasa itu hanya janji belum dewasa aja, jadi nggak mungkin lah si cewek masih ingat. Si laki-laki sekolah di sekolah kedokteran dan di gadis berangkat ke Tokyo dan menemukan impiannya menjadi perawat. Awalnya sang gadis patah hati ketika tahu sang laki-laki sudha tak ingat janji mereka tapi kemudian sang laki-laki tetapkan untuk memenuhi janjinya, mereka berdua pribadi menikah tanpa pacaran. Yang menciptakan drama ini seru yaitu kekerabatan para tokohnya. Keluarga di Okinawa sangat unik, mulai dari nenek hingga adiknya heroine. apartemen daerah heroine tinggal orangnya juga asik-asik dan mereka bahkan menemukan jodoh disana, jadi sesama penghuni apartemen ternyata berjodoh kecuali satu orang HAHAHAHAH. Hubungan heroine dan adiknya juga menarik, meski sering bertengkar mereka sangat dekat. Karakter dalam drama ini sangat unik dan punya ciri khas tersendiri. Katanya sih pas drama ini tayang di Jepang, drama ini sangat populer. Recomended!

Massan (2014) – Aku banyak mendengar review jelek mengenai drama ini dari yang sudah menontonnya, makanya saya nggak tertarik pada awalnya. Tapi makin usang tontonan asadora semakin berkurang, mengingat yang ada subnya juga sedikit. Akhirnya saya menonton drama ini dan ternyata bagus bangeeeed. Aku sangat menyukai drama ini pas saya menontonnya dan ikutan baper sebab pasanagn utamanya skinsipnya tidak mengecewakan banyak, nggak kayak pasangan asadora yang lain. Drama ini based on true story tentang seorang laki-laki yang menciptakan wisky orisinil Jepang untuk pertama kalinya. Disaat semua orang meragukannya dan nggak ada yang percaya padanya, menganggap impiannya hanya sebuah angan-angan belaka, hanya sang istri yang selalu mendukung dan mempercayainya. Bahkan ketika beliau sendiri juga sudah mengalah akan impiannya, sang istri selalu meyakinkannya untuk tidak melupakan impiannya. Uniknya, istrinya yaitu orang asing yang ia temui di Skotlandia ketika ia berguru disana. Pada masa itu, janji nikah orang jepang dengan orang asing sangatlah jarang dan mereka menerima kontradiksi dari aneka macam pihak. Ini drama bagus banged, saya yakin kalian bakalan suka. Recomended!

Hanako to Anne (2014) – Drama ini dibintangi oleh Yoshitaka Yuriko dan itu merupakan alasan saya menentukan asadora ini. Based on true story wacana seorang penerjemah pertama Anne of the Green Gables ke bahasa jepang. Saking sukanya saya bahkan hingga download e-book-nya, tapi belum ada waktu buat membacanya. Aku tertarik pada female lead drama ini yang sangat suka membaca meski ia berasal dari keluarga miskin, ia berhasil masuk ke sekolah elit khusus orang kaya. Ia yang awalnya membenci bahasa Inggris jadi sangat menyukainya dan bahkan tak sanggup lepas dari kamus. Cinta pertamanya yaitu buku dongeng yang dibelikan ayahnya, cinta keduanya yaitu bahasa Inggris, cinta ketiganya yaitu kamus. Pokoknya seru banged ini drama, mengenai perjalanan hidupnya, hingga ia bertemu dengan Anne of the Green Gables dan menerjemahkannya pada masa perang dunia II. Tentu saja kisahnya tidak hanya sebatas itu, kita juga diajak melihat mengenai keluarganya, adik dan kakaknya yang menemukan jalan masing-masing, kisah cintanya, keluarganya, sahabatnya, rekan kerjanya, para guru disekolahnya dan hingga ia tua. Recomended!

Junjo Kirari (2006) – Alasan saya menentukan drama ini yaitu sebab heroinenya, Aoi Miyazaki. Selain itu subtitlenya sudah lengkap dan ada link PAHE juga. Aku high expectation banged sama drama ini, mengingat temanya yaitu musik klasik. Tapi sayang sekali saya melupakan ini drama tahun 2006 yang ketika itu terkenal dengan tema penyakit mematikan. Ini yaitu asadora paling makjang yang pernah saya tonton, dengan tokoh utama yang menyebalkan, egois, tapi saya tetap lanjut menonton hingga akhir. Sayang banged kan udah download 156 episode masa berhenti di episode 30 HAHHAHAHAHHA. Tapi dramanya mulai menarik ketika dipertengahan, tapi penulisnya kembali menciptakan saya kesal sebab di female lead jatuh cinta pada kakak iparnya sendiri like WHAT?! Ditambah lagi endingnya yang terlalu kejam HAHAHHAHA. Aku nggak merekomendasikan drama ini pada orang lain jikalau soal ceritanya, tapi bagi penggemar Aoi Miyazaki, saya rasa harus nonton drama ini. Aku menyukai akting Aoi Miyazaki, tapi ini pertama kalinya saya nonton drama beliau dimana saya nggak suka sama karakternya.

Asa ga Kita (2015) – Dari dulu udah banyak banged yang merekomendasikan drama ini, tapi saya selalu ragu untuk menontonnya. Karena saya nggak suka sama temanya, wacana bisnis. Tapi sebab stok asadora yang udah ada subnya hampir habis, jadi saya menontonnya juga. Dan saya sama sekali nggak nyangka ini asadora LUAR BIASA, BAGUS BANGED!!! Aku bahkan menjadikan asadora ini sebagai asadora terbaik yang pernah saya tonton. Asadora tayang sebanyak 156/151 episode, tentu saja dari sebanyak itu episodenya niscaya ada pecahan yang membosankan dipertengahan, dari pengalaman saya sih, bisanya sesudah heroine punya anak dan anaknya remaja, ceritanya mulai agak membosankan. Aku juga khawatir sama asadora ini, tapi ternyata sama sekali nggak ada pecahan membosankan dalam drama ini dan WOW banged deh, saya sukaaaa.
Asadora ini dibintangi oleh Haru, Tamaki Hiroshi dan Aoi Miyazaki, menceritakan wacana seorang gadis yang selalu merasa diremehkan hanya sebab ia seorang wanita. Ia tumbuh menjadi gadis tomboi dan tidak mau kalah, bahkan pada adiknya yang berguru bisnis, ia juga ingin belajar. Pada masa itu, yaitu hal yang biasa menjodohkan anak dengan partner bisnis dan tokoh utama disini berjulukan Asa, sudah punya tunangan semenjak ia berusia 7 tahun. Ia menikah ketika berusia 15 tahun dan keluarga suaminya itu baik banged. Ia diperbolehkan berguru bisnis yang ia sukai dan berhasil menyelamatkan bisnis keluarga ketika restorasi masa Meiji dimana banyak bisnis yang bangkrut. Ia yaitu pebisnis perempuan pertama di Osaka yang berhasil dengan bisnis kerikil bara, bank, asuransi jiwa bahkan membangun universitas Wanita Pertama di Jepang. Tapi yang menarik disini bukan hanya dia, tingkah suaminya yang pemalas dan kerjaannya main aja juga lucu, kisah kakaknya yang menikah ke keluarga lain yang melarat juga seru. Kisah-kisah tokoh lain disini asik diikuti, kecuali si Fuyu-chan HAHAHAHAHHA. Recomended!

Chiritotechin (2007) – Ini yaitu asadora terbaik kedua yang saya tonton sesudah Asa ga Kita. Asadora ini awalnya nggak ada di list yang akan saya tonton, tapi ada yang merekomendasikannya dan saya menontonnya, bagus bangeeeeeeeeeed. Drama ini menceritakan wacana ‘rakugo’ / comic storytelling Jepang. Sang tokoh utama berjulukan Wada Kiyomi, gadis yang biasa-biasa saja. Ia dan keluarganya pindah ke Obama dimana kakek dan neneknya tinggal, ia pindah sekolah dan sekelas dengan seorang gadis yang punya nama sama dengannya. Gadis itu sangat pintar, cantik, baik dan populer. Karena nama mereka sama, sobat sekelas memberi julukan Kiyomi A (si cantik) dan Kiyomi B, female lead kita. Kiyomi B selalu merasa menjadi bayangan jikalau dekat dengan si A, sebab si A itu sangat populer, ia selalu kehilangan rasa percaya dirinya. Karena itu ketika lulus ia ingin berubah, ia berangkat ke Osaka dan mencari apa yang ia sukai. Kemudian disana ia bertemu dengan seorang master rakugo dan ia merasa jikalau disanalah daerah yang akan mengubahnya. Ia hasilnya menemukan jalannya sendiri dan ingin menjadi pemain rakugo. Perjalanan hidup Kiyomi sangatlah sulit tapi penuh dengan tawa. Yang seru disini bukan hanya Kiyomi, tapi tokoh lainnya juga, menyerupai ibu Kiyomi, keluarga Kiyomi, kakak seniornya dalam bermain rakugo dan lain-lain. Ini drama sangat saya rekomendasikan, dijamin suka. Recomended!

Great Teacher Onizuka (2014) – Gara-gara suka sama Ryota Katayose, saya jadi menonton GTO ini.Aku pernah menonton GTO yang pertama duluuuuu banged, jadi sedikit banyak, temanya udah nggak asing lagi, yaitu seorang laki-laki yang menjadi wali kelas. Dia dulunya mantan preman dan memiliki kenangan masa kemudian yang menyedihkan, beliau melaksanakan pendekatan dengan para siswanya dengan caranya sendiri. Dia sanggup dengan gampang dekat dengan para siswa dan menuntaskan aneka macam problem mereka. Bagi para siswa, beliau menyerupai seorang teman, bukan guru, jadi lezat jikalau diajak bicara dan curhat.

Nigeru wa Haji da Ga Yaku ni Tatsu (2016) – Drama ini tolong-menolong saya tonton semenjak selesai tahun 2016 kemudian dan saya gres menuntaskan diawal tahun 2017, jadi saya kembali memasukkan drama ini dalam list. Nigehaji yaitu salah satu Best Drama yang saya tonton tahun lalu. Dramanya benar-benar unik dan bikin baper. Aragaki Yui manis banged di drama ini. Drama ini menceritakan mengenai janji nikah kontrak, tapi uniknya disini yaitu sebab sama-sama membutuhkan, dimana mereka menjadikan sebuah janji nikah sebagai pekerjaan. Fokus drama ini mengenai perkembangan kekerabatan kedua tokoh yang awalnya hanya berdasarkan kontrak, kemudian jadi saling menyukai. Drama ini terkenal di Jepang sebab temanya menarik. Di Jepang kini ini banyak yang nggak mau menikah, atau terikat, jadi ini memberi opsi bagaimana dengan menikah dan menjadi ibu rumah tangga, seorang perempuan sanggup mendapatkan kebebasannya. Kaprikornus jikalau menikah yaitu pekerjaan, tentu sang istri dibayar gitu. Tapi tentu saja mereka tetap saling mencintai. Recomended!

Kahogo no Kahoko (2017) – Aku menonton drama ini sebab yang main yaitu Mitsuki Takahata dan Takeuchi Ryoma. Menurutku ini drama Jepang terbaik yang airing tahun 2017 yang saya tonton, bersama Hiyokko, keren banged dramanya. Drama ini mengisahkan wacana seorang gadis yang terlalu dimanja orang tuanya hingga ia hampir lulus kuliah tidak sanggup melaksanakan apapun sendirian. Ia kemudian bertemu dengan seorang laki-laki yang berdikari dan jatuh cinta padanya, ia jadi ingin berubah demi laki-laki itu. Tapi ibunya berfikir si laki-laki sangat mencurigakan dan melarang Kahoko untuk bertemu dengannya. Tapi Kahoko hasilnya yakin sanggup lepas dari orang tuanya dan ingin hidup mandiri. Disini diperlihatkan perjalanan Kahoko untuk berubah, dari gadis manja menjadi gadis yang mandiri. Kahoko itu cute banged, kita nggak sanggup membencinya, ia sangat menyayangi keluarganya, no 1 baginya yaitu keluarga dan tentu saja ia juga ingin punya keluarga yang senang suatu hari nanti. Aku masih mengharapkan season 2 untuk drama ini, supaya saja. Recomended!

Ani ni Aisaresugite Komattemasu (2017) – Ini drama lebay banged tapi bikin baper sebab Lead Male-nya bikin gemeeeessss. Awalnya ragu sama akting Katayose Ryota, tapi ternyata keren banged. Aku sempat baper sama Haruka dan Setoka, soalnya kekerabatan mereka itu bikin doki-doki. Drama ini menceritakan wacana dua kakak adik, dimana sang adik berjulukan Setoka sangat gampang jatuh cinta pada orang lain, tapi selalu ditolak. Ternyata masalahnya ada pada kakak laki-lakinya HAruka yang terlalu mencintainya, setiap Setoka jatuh cinta, Haruka akan mendekati si laki-laki dan mengancamnya. Awalnya sih itu hanya perasaan overprotective seorang kakak pada adiknya, tapi ternyata ia malah jatuh cinta pada adiknya, apalagi ketika tahu mereka tidak ada kekerabatan darah.

Princess Hours Thailand (2017) – Drama yang sudah sangat usang saya tunggu, semenjak tahun 2015 lalu, dan hasilnya tayang tahun 2014. Ini yaitu drama thailand kedua yang saya selesaikan sesudah Full House (Kiss Me nggak sanggup saya selesaikan HAHAAHAHA). Drama ini remake dari drama terkenal Korea berjudul Princess Hours, yang suka K-Drama niscaya udah nonton donk. Drama ini menceritakan wacana seorang gadis biasa yang dijodohkan dengan putera mahkota sebab janji kakeknya dulu. Ia mulai masuk ke istana meski awalnya ia tak mau, dan kesulitan menyesuaikan kehidupan disana, apalagi sang putera mahkota ternyata sudah punya seorang gadis yang ia sukai. Drama ini awalnya bikin baper tapi lama-lama jadi makin nyebelin XD Tapi saya bertahan sebab Khaning cute banged dan pemandangan di drama ini indah banged lol.

DROPPED DRAMAS

Weightlifting Fairy (2017) – Ini drama tolong-menolong bagus, awalnya saya sangat menikmatinya, tapi entah kenapa saya malah nggak menyelesaikannya. Sepertinya saya mulai berhenti menonton semenjak OTP pacaran dalam dramanya deh HAHAHAHA.

Legend of the Blue Sea (2017) – Aku juga nggak sanggup menuntaskan drama ini, padahal awalnya saya excited banged. Alasannya sebab apa ya? Aku lupa kenapa saya nggak lanjut, mungkin sebab plotnya membosankan kali ya.

Reunited World (2017) – Aku nyoba drama ini sebab ada yang bilang menyerupai dengan Your Name. Kaprikornus pengen liat miripnya gimana, makanya saya cuma download 2 episode awal. Memang sih ada feel Your Name-nya, tapi nggak terlalu. Aku nggak melanjutkannya lagi sebab memang semenjak awal ini bukan drama yang ingin saya tonton/

The Universe’s Star (2017) – Aku berfikir menonton drama ini sebab episodenya singkat, tapi ternyata jikalau nggak klik sama castnya atau plot-nya tetap nggak sanggup selesai ya. Aku rasa saya nggak melanjutkan drama ini sebab plotnya absurd menurutku HAHHAHAHA.

Chicago Typewriter (2017) –  Aku hanya menonton 2 episode drama ini. Awalnya saya excited sebab para pemainnya, tapi ternyata saya nggak klik sama script-nya, plotnya agak membosankan.

Queen of the Ring (2017) – Ini drama tolong-menolong bagus, padahal episodenya singkat dan saya suka pemainnya. Tapi entah kenapa jadi males nonton bawaannya. Aku cuma nonton episode 1 aja LOL.

Strong Woman Do Bong Soon (2017) – Awalnya saya excited sama drama ini, tapi tampaknya drama ini nggak cocok sama mood saya pas tayang. Mungkin sebab terlalu manis kali ya dan kebanyakan pacarannya jadi saya bawaannya malas lanjutt HAHHAHAHHAAHA.

Ruler the Master of Mask (2017) – Ini drama yang benar-benar saya tunggu, sebab yang main Yoo Seung Ho dan Kim So Hyun. Awalnya, ini drama sangat seru dan saya sangat menantikannya, tapi lama-lama plot-nya berdasarkan saya agak absurd dan saya jadi nggak klik lagi sama dramanya. Apalagi ketika abjad L tiba-tiba berubah dan terobsesi dengan Kim So Hyun. Pokoknya ada sesuatu dalam drama ini yang nggak klik sama aku, jadi saya berhenti menontonnya HAHHAHAHA.

Father I Will Take Care of You (2017) – Aku menonton drama ini sebab Park Eun Bin, awalnya saya menyukainya tapi lama-lama kok jadi membosankan gitu. Karakter Park Eun Bin disini juga tidak bersinar dan terlalu lemah gitu, jadi saya malas melanjutkannya.

Frankenstein’s Love (2017) –  Aku sangat tertarik dengan drama ini ketika awal tayang, bahkan sempat menciptakan sinopsisnya. Tapi lama-lama plot-nya jadi boring. saya nggak terlalu mengenal Nikaido Fumi, makanya saya berharap banyak padanya ketika menonton drama ini, tapi nothing special pada hasilnya LOL.
Sub

Uchi no Otto wa Shigoto ga Dekinai (2017) – Aku juga tertarik dengan drama ini sebab yang main Mayu Matsuoka dan Nishikido Ryo, tapi plotnya membosankan dan nggak ada yang istimewa. Selain itu subnya juga lama, makanya saya drop. Sama menyerupai Nikaido, banyak yang memuji akting Mayu Matsuoka, tapi di drama ini biasa aja menurutku, Nothing special lah. Menurutku aja lho.

Sannin no Papa (2017) – Aku juga excited dengan drama ini sebab yang main young actors semuanya, selain itu tampaknya kisahnya menarik. Tapi lama-lama saya malah bosan dan berhenti menontonnya. Sepertinya sih nggak ada niat lanjut lagi.

Gomen Aishiteru (2017) – Aku tertarik sebab ini remakenya Sorry I Love You, tapi ketika drama ini tayang, subtitlenya nggak rilis-rilis, jadi malas menontonnya. Aku tolong-menolong udah cek episode 1 RAW-nya dan tetapkan tidak menontonnya, sebab saya tampaknya males ke yang mellow mellow ketika drama ini tayang.

DRAMA YANG SUDAH LAMA NGGAK DITONTON LAGI, TAPI AKAN TETAP MELANJUTKANNYA

Girls Generation 1979 (2017) –  Aku gres menonton drama ini hingga episode 2, tolong-menolong bagus dan sesuai dengan selera aku, saya juga klik sama cast dan plotnya, tapi entah kenapa saya belum lanjut-lanjut, tapi jikalau ada waktu saya nanti akan lanjut menontonnya ll

Yutori Desu ga Nani ka? (2017) – Aku sudah menonton drama ini hingga episode 9, tinggal 1 episode lagi dan dramanya akan tamat, tapi saya belum lanjutt-lanjut. Selain itu ada 2 episode SP yang bahkan sudah ada subnya, tapi saya masih aja nggak mengklik file drama ini. Tapi ini yaitu drama yang akan akus elesaikan suatu ketika nanti LOL

Toto Nee-chan (2016) – Ini asadora selalu saya tunggu subtitlenya, tapi lama-lama nyerah juga nungguin subnya dan nggak rilis-rilis. Aku berencana akan menonton RAW-nya saja jikalau udah ada subnya nanti HAHAHAHAHAHA. Aku gres menonton hingga episode 72 dan Tsuneko sudah mulai masuk ke pekerjaan di perusahaan penerbitan dan bertemu dengan orang yang akan membantunya dimasa depan. Karena nantinya, 3 kakak adik dalam drama ini akan menciptakan perusahaan penerbitan sendiri, melanjutkan harapan ayah mereka dulu. Aku sangat menyukai drama ini, bagaimana Tsuneko melindungi keluarganya, ia menjadi ayah sekaligus kakak bagi adik-adiknya, meskipun kadang adik-adiknya merasa jikalau Tsuneko terlalu keras pada mereka. Adik-adiknya sama sekali tidak tahu apa pengorbanan Tsuneko untuk keluarga mereka, saya benar-benar menyukai bagaimana Tsuneko harus merelakan orang yang ia cintai, sebab ia masih harus menjaga keluarganya, ia tak sanggup menikah dan meninggalkan keluarganya.

Tokyo Tarareba Musume (2017) – Ini drama bikin saya galau, tinggal 2 episode lagi kok saya malas banged lanjut bikin sinopsisnya ya, mood-nya itu nggak ketemu, mungkin sebab OTP saya nggak jadi di drama ini ya HAHHAHAAHHA.

Churasan Part 2, 3 dan 4 – Ini juga sudah ada dalam list semenjak usang tapi belum nemu mood untuk menontonnya, padahal dulu pas part 1 selesai ditonton saya heboh banged pengen nonton part 2, 3 dan 4, sebab ceritanya berkelanjutan.

ONGOING / CURRENTLY WATCHING

Wise Prison Life (2017) – Sebuah drama yang sudah mulai terasa feel-nya di episode 3. Episode 1 dan 2 masih perkenalan dan saya masih agak ragu, apakah saya harus lanjut atau bagaimana, sebab kok kayaknya nggak cocok gitu sama selera aku. Untung saja sesudah nonton episode 3 dan 4 saya pribadi baper berat dan ini drama wajib ditonton. WAJIB!!!!!! Dramanya keren banged, plot twistnya KEREN ya ampun, itu di episode 3 saya beneran ketipu sama yang bikin ramen HAHAHAHHAHAHAHA. OTP di drama ini, meski scenenya sedikit tapi aduh, saya baper paraaaaaaaaah, suka senyam senyum sendiri jikalau re-watch scene mereka. Kayaknya Shin PD memang suka banged sama kekerabatan kakak rasa pacar HAHHAHAHAHAA.

Warotenka (2017) – Asadora pertama yang saya tonton tanpa sub. Aku sudah menonton hingga episode 54 dan sejauh ini saya masih sanggup mengikutinya. Tapi untuk asadora based on true story, ini asadora lemah banged. Seperti kurang garam ketika menontonnya. Padahal awalnya udah bagus, tapi pas episode belasan udah mulai berkurang dan ahad ke-9 dramanya udah mulai seru lagi LOL. Aku rasa penyebabnya yaitu scriptnya kurang menantang jadi beberapa pecahan terasa membosankan. Female leadnya juga kurang gimanaaaaa gitu. Aku berharap bakalan tambah seru dan saya sanggup menuntaskan hingga akhir.

Ashi Girl (2017) – Sampai goresan pena ini dibuat, saya masih menononton drama ini hingga episode 6 dengan subtitle dan menonton RAW hingga episode 8. Subtitlenya belakangan rilisnya makin lama, mungkin subbernya lagi males, mood hilang atau memang lagi sibuk. Ini drama menurutku cukup menarik dan unik, menghibur lah. Meski masih ada kekurangan disana sini. Tapi saya suka sama Yuina dan Kentaro, akan menonton hingga selesai nih drama XD

Good Morning Call Season 2 (2017) – Aku nggak tahu jikalau menunggu drama ini ternyata lamaaaaaa banged. Dulu pas Season 1, saya menontonnya memang sesudah dramanya tamat, kayaknya beberapa bulan sesudah tamat, jadi saya nggak tahu jikalau penantiannya akan sesulit ini. Ini drama udah tayang di netflix tapi linknya nggak muncul-muncul, gres hingga episode 3. Ada sih yang bikin cut scene di youtube, tapi males jikalau nggak full, sebab saya bikin sinopsis drama ini, jadi nanti takutnya jadi males nulis. Penyakit saya tolong-menolong gitu jikalau nulis sinopsis, jikalau saya kebanyakan liat spoiler, contohnya nonton cut scene-nya di youtube, selera saya bikin sinopsis jadi hilang LOL. Kaprikornus enaknya memang nonton full, trus pribadi bikin sinopsisnya, jadi masih fresh gitu wkwkkwkwkkw.

A Love So Beautiful (2017) – drama paling bute 2017 kayaknya ini deh XD Aku menemukan drama ini secara tidak sengaja di weibo, bisanya saya nggak tertarik sama drama China tapi sebab perbedaan tinggi keduanya, saya jadi tertarik dan ternyata sesudah nonton, dramanya bagus juga dan subtitlenya lancar banged. Banyak juga yang hasilnya suka drama ini HAHAHAHHAHA. Tapi awalnya saya baper berat sama Jiang Chen, ketika masih melihat stills dan teasernya, siapa sangka sesudah dramanya tayang, saya baper sama Bo Song HAHAHAHHA. Pantes nggak banyak stills Xiao Xi sama Bo Song berdua, sebab jikalau banyak sanggup jadi shipper war HAHAHAHHAHA. Sebenarnya abjad Bo Song itu nggak ada di versi novelnya, abjad Bo Song sengaja ditambahkan untuk dramanya, dan menurutku, jikalau Bo Song nggak ada, dramanya bakalan kurang seru. Cute sih memang cute, tapi nggak akan seru tanpa rasa cemburu Jiang Chen Hohohohhoohh.

My Huckleberry Friends (2017) – Ini drama yang saya temukan di weibo, sebab ingin tau kok banyak banged yang membandingkan drama ini dengan A Love So Beautiful. Sayang banged nggak ada subtitlenya, tapi sebab saya terlanjur penasaran, saya menonton tanpa subtitle dan ternyata dramanya bagus. Drama ini lebih ke kehidupan real anak Sekolah Menengan Atas di China, dengan aneka macam problem mereka, problem dengan guru, dengan keluarga, dengan sobat sekelas dan lain sebagainya. Fokusnya ke seorang gadis berjulukan Yu Zhou Zhou yang pintar, baik banged dan suka bermain cello. Ia kehilangan ibunya ketika ia Sekolah Menengah Pertama dan tinggal bersama paman dan bibinya. Di sekolah, sebab kebaikannya, ia mulai punya banyak sobat ketika SMA. Lin Yang yaitu seorang anak laki-laki yang berusaha mendekatinya, ia mengetahui masa kemudian Zhou Zhou dan selalu merasa bersalah padanya.

Umechan Sensei (2012) – Aku sudah usang mendownload drama ini tapi nggak ditonton sebab nggak ada subtitlenya. Tapi saya hasilnya mencoba 2 ahad pertama yang ada subnya dan bagus bangeeeeeeeeeeeeeed. Umechan sensei yaitu asadora pertama semenjak tahun 2003 yang mendapatkan rating rata-rata 20%. Tahun 2003-2012 yaitu masa kemunduran asadora dimana sulit sekali mencapai rating 20%, bahkan asadora dengan rating terendah sepanjang masa ada pada masa itu. Umechan sensei menceritakan wacana seorang gadis berjulukan Umeko yang merupakan anak bungsu di keluarganya. Umeko tidak arif menyerupai 2 kakaknya dan agak lamban, ia resah apa yang akan beliau lakukan dimasa depan. Sejak bertemu dengan seorang anak, Umeko kemudian berrfikir mengikuti jejak ayahnya menjadi dokter, tapi semua orang menertawakannya sebab mustahil anak menyerupai Ume menjadi dokter. Umeko tidak mengalah dan hasilnya menemukan orang pertama yang tidak tertawa ketika ia menyampaikan mengenai keinginannya menjadi dokter.

Hana ni Kedamono (2017) – Drama yang sangat lebay tapi menarik untuk diikuti. Aku merinding sih menontonnya, tapi entah kenapa tetap saya download aja ini drama HAHHAHAHHA. Drama ini menceritakan wacana seorang gadis pindahan ke sebuah sekolah dan sehari sebelum kepindahannya, ia mengecek ke sekolah, ia bertemu seorang laki-laki yang menolongnya dan menciumnya, kemudian ia jatuh cinta padanya. Keesokan harinya, gadis itu tahu jikalau laki-laki semalam satu kelas dengannya dan ternyata seorang playboy disekolah itu. Aku bertahan menonton drama ini tolong-menolong sebab Sugino Yosuke yang main HAHAHHAA. Selain itu 2nd leadnya ganteng kwkkkwkwkwk.

Oke, itu beliau drama-drama yang saya tonton sepanjang tahun 2017 ini. Ternyata banyak juga kan ya? Meski yang nggak selesai juga banyak LOL. Aku tipenya gitu, jikalau udah agak bosan plotnya, saya libur nonton, planning mau lanjut pas udah tamat, tapi ternyata nggak lanjut-lanjut HAHAHAHAAH. Akhirnya malas deh lanjut lagi.
Berikut ini ranking drama-drama yang saya tonton ditahun 2017. Tentu saja ini berdasarkan pendapat pribadi saya dan hanya drama-drama yang selesai dan sedang saya tonton (aku tidak memasukkan drama yang saya drop).

  • Best DramaAsa ga Kita, Chiritotechin, Kahogo no Kahoko, Nigehaji dan Age of Youth 2.
  • Drama yang tidak direncanakan untuk ditonton sebelumnyaChiritotechin, GTO 2014, My Huckleberry Friends, Massan.
  • Drama yang awalnya saya nggak tertarik, tapi pas ditonton ternyata bagus bangedChiritotechin, Radiant Office, Asa ga Kita.
  • Drama yang awalnya saya excited tapi ternyata mengecewakan Junjo Kirari, Frankenstein’s Love.
  • Drama yang paling bikin baperA Love So Beautiful, Nigehaji, Goblin, Anikoma, Kahogo no Kahoko, Chiritotechin.
  • Drama yang biasa aja tapi terus ditontonThe Best Hit, Junjo Kirari, Beppinsan, Churasan.
  • Best Couple – Mikuri ❤ Hiramasa (Nigehaji); Xiao Xi ❤ Jiang Chen (A Love so Beautiful); Kahoko ❤ Hajime (Kahogo no Kahoko).
  • Best BromanceGoblin & Grim Reaper (Goblin); Lin Yang & Jiang Si (My Huckleberry Friends), Tsurezuretei Brothers (Chiritotechin), Jae Hyuk & Joon Ho (Wise Prison Life), Trio Yutori (Yutori Desu ga Nani Ka)
  • Best Friendship – Belle Epoque Girls (Age of Youth 2), Blank Paper Alliance (Ohisama), Fantastic 4 (Fight for My Way), Ookuibaraki’s friends (Hiyokko), Kiaris mom (Beppinsan), White Lotus & Hanako (Hanako to Anne), Tarareba Onna (Tokyo Tarareba Girls). 
  • Best Siblings – Byun bersaudara (Father is Stange), Kohashi bersaudara (Toto Nee Chan), Natsu & Asa (Asa ga Kita), Jae Chan dan adiknya (While You were Sleeping). 
  • Best OST – 365 Nichi no Kamihikouki (Asa ga Kita), Hanataba wo Kimi ni (Toto Nee Chan), Wakagi Hiroba (Hiyokko), It’s You (While You Were Sleeping), Johaseulkeol (Wise Prison Life), I Will Go to You Like the First Snow (Goblin), Koi Dance (Nigehaji), The Moment (If We Were A Season), Same Day as Today (Age of Youth 2).
  • Karakter perempuan paling berkesan – Byun Hye Young (My Father is Strange), Hana (Hanako to Anne), Kiyomi’s mom (Chiritotechin), Song Ji Won (Age of Youth 2), Asa (Asa ga Kita).
  • Karakter laki-laki paling berkesan – Watahiki (Hiyokko), Asa’s husband (Asa ga Kita), Tsurezuretei Soso (Chiritotechin), Hiramasa (Nigehaji)
  • Karakter yang nasibnya sangat menyedihkan – Sakurako Arimori (Junjo Kirari), Renko-san (Hanako to Anne), Song Ji Won (Age of Youth 2), Kim Shin (Goblin).
  • Second male lead yang paling bikin baper – Pak polisi ganteng (While You Were Sleeping), Wu Bo Song (A Love So Beautiful)
  • Lead male rasa second lead male – Lin Yang (My Huckleberry Friends)
  • Tokoh paling manis (LOL) – Chen Xiao Xi (A Love So Beautiful), Khaning (Princess Hours Thailand), Kahoko Nemoto (Kahogo no Kahoko), Mikuri (Nigehaji).
  • Drama yang bikin adem mata dengan pemandangan, cinematography-nyaWhile You Were Sleeping, Mu Huckleberry Friends, Weighlifting Fairy Kim Bok Joo,  If We Were Sleeping, Princess Hours Thailand.
  • New face this year for me – Katayose Ryota, Jung Hae In, Shen Yue, Hu Yi Tian, Li Lan Di, Steven Zhang, Pattie Ungsumalynn, Sugisaki Hana, Yosuke Sugita, Yoshine Kyoko, Munetaka Aoki, Hoshino Gen, Riho Yoshioka.

Itu beliau bahasan untuk Year in Review tahun ini. Nggak terasa banged ya, 2017 sudah akan berakhir. Aku masih ingat awal tahun 2017 saya sial banged, terutama pas blog saya dihapus gara-gara sinopsis Goblin, ya ampun saya kesal sekali sebab harus mulai dari awal lagi. Pageview blog ini turun drastis dari tahun kemarin, sebab memang mulai dari 0 lagi, meski postingan blog usang sanggup di backup lagi, tapi pageview mulai dari 0 lagi. Aku mulai takut bikin sinopsis drama korea, takut dihapus lagi HAHAHAHHAHA. Selain itu maraknya copy-paste benar-benar menciptakan saya jadi malas nulis belakangan ini. Kan capek banged nulis, milih gambar, trus seenaknya saja copy-paste cuma modal 2 menit, geram banged deh. Tapi orang kayak gitu tuh, dikasih tau juga ga akan ngerti, sebab kebiasaan beliau udah begitu, kebiasaa sulit diubah jikalau nggak dari hati.

Untuk tahun depan, supaya saya masih sanggup update ya. Aku punya sederet drama yang akan saya tonton, yang tayang tahun depan, tapi saya khawatir apakah saya sanggup menontonnya atau tidak. Terutama blog ini, saya harap saya masih sanggup terus mengisinya, meski cuma tulisan-tulisan biasa 🙂

Continue Reading

More in C-Drama

To Top